Try To Remember
Part 3
Cast: Lee Sungmin, Cho Kyuhyun, Choi Siwon, Victoria and others.
Seoul, 31 Desember 2025 10.30 PM
*Kyu's Apartement*
Kyuhyun meletakkan barang-barang Sungmin di kamarnya, setelah selesai dengan barang-barang tersebut pemuda berambut coklat tersebut buru-buru kembali ke ruang tamu. Dia melihat Sungmin yang sedang asyik memandangi tiap sudut apartement mereka.
Kyuhyun berjalan kearah Sungmin dan memelukknya dari belakang. Sungmin berjengit merasakan seseorang memeluk pinggangnya erat.
"Aku akan menyiapkan air hangat untukmu" ucap Kyuhyun sambil memberikan kecupan-kecupan kecil di bahu Sungmin.
Sungmin berusaha menghindar, menghindar dari kenyataan bahwa ada rasa hangat dan nyaman dari kecupan dan pelukan Kyuhyun.
"Tidak perlu, aku bisa menyipkannya sendiri" tolak Sungmin, dia melepaskan pelukan Kyuhyun. Kyuhyun mengerti bahwa Sungmin masih tidak terbiasa dengan pelukannya dia pun melepaskan Sungmin.
"Baiklah, kamar mandinya ada dikamarku di lantai 2, pintu bercat biru" ucap Kyuhyun. Sungmin menganggukkan kepalannya dan berjalan meninggalkan Kyuhyun.
"Huufftt" Kyuhyun menghela nafas, ini terlalu sulit, berhadapan dengan Sungmin membuat seorang Cho Kyuhyun kesulitan. Bahkan nilai A+ saja bisa didapatnya dengan mudah dibangku kuliah, lantas kenapa pikiran jeniusnya itu seolah-olah mengkhianatinya?
"Drrtt Drrttt" Kyuhyun melihat handphonenya, setelah melihat siapa yang memanggilnya dia buru-buru mengangkatnya.
"Ne umma?" ternyata itu panggilan dari sang ibu, nyonya Lee.
"Kalian sudah kembali ke rumah?" Tanya suara di seberang sana.
"Ya, kami baru saja sampai" jawab Kyuhyun.
Tidak mudah membawa Lee Sungmin ke apartement-nya. Pemuda manis itu sempat menolak dan memaksa Kyuhyun untuk mengantarkan dirinya ke rumah sang umma. Tetapi satu bentakan dari Cho Kyuhyun mampu membuatnya terdiam dan mengikuti kemauan pemuda yang mengaku menjadi suaminya tersebut.
"Umma akan kesana besok pagi" suara wanita diseberang sana membuat Kyuhyun sadar dari lamunannya.
"Tidak umma!" cegah Kyuhyun
"Tapi kyu…"
"Jika aku bilang tidak itu artinya tidak ada penolakan" ucap Kyuhyun tegas.
Suasana menjadi hening sejenak. Pasangan ibu dan anak tersebut tenggelam pada pemikiran mereka masing-masing.
"Percayalah padaku Umma, bukankah aku sudah berjanji akan menjaganya? Bukankah Umma juga sudah menyerahkannya padaku?" Kyuhyun berusaha tenang.
"Baiklah" ucap nyonya Lee final. "Tapi berjanjilah untuk selalu sabar menghadapinya"
"Tentu saja umma" jawan Kyuhyun mantap.
"Selamat malam Kyu"
"Malam umma" Kyuhyun mengakhiri percakapan mereka.
Kyuhyun memasuki kamarnya sambil membawa segelas susu coklat hangat untuk Sungmin. Saat dia memasuki kamarnya dia melihat Sungmin baru selesai mandi dan sedang mengeringkan rambutnya. Kyuhyun meletakkan susunya di meja dekat ranjangnya, kemudia memilih duduk di tepi ranjang sambil mengamati Sungmin.
Merasa diperhatikan, Sungmin menghentikan kegiatannya. "Ada apa?" Tanya Sungmin.
Kyuhyun tersenyum sambil menggelengkan kepalanya. "Tidak ada, hanya mengagumimu" tambahnya.
DEG!
Sungmin merasa detak jantungnya berpacu cepat, entah mengapa ucapan Kyuhyun membuat pipinya memanas. Melihat rona merah dipipi Sungmin membuat Kyuhyun tersenyum, dia ingin menangkup kedua pipi itu, menciumnya lembut, tapi melihat bahwa Sungmin masih asing dengan sentuhannya, membuat Kyuhyun menepis keinginannya tersebut.
"Kemarilah ming" ucap Kyuhyun sambil menepuk-nepuk ruang kosong disampingnya.
Sungmin mengerjap polos, haruskah dia berada sedekat itu dengan seorang Cho Kyuhyun? Tiba-tiba Sungmin teringat akan bentakan Kyuhyun saat di rumah sakit tadi, dan itu membuat seorang Lee Sungmin menciut. Sungmin menyeret tubuhnya mendekati Kyuhyun.
Kyuhyun POV
Dia berjalan kearahku, senyumku semakin berkembang, kupikir dia akan menolak permintaanku. Dia berhenti tepat dihadapanku.
"Aku mengantuk, Kyuhyun-ssi"
Aku membelalakan mataku, apa aku tidak salah dengar? Dia memanggilku dengan embel-embel 'ssi'?
"Min panggil aku kyuhyun!" tegasku
Aku bisa melihat raut kaget dari wajah Sungmin, mungkin ini karena nada bicaraku yang sedikit meninggi? Aku memegang tangannya, bisa kurasakan bahwa dia sedikit bergetar.
'Ohhh kumohon tidak lagi, tolong jangan takut padaku lagi' batinku
Kulihat Sungmin menundukkan kepalanya, aku berdiri dari dudukku dan memeluknya. Tak berapa lama setelah kupeluk, aku merasakan kemejaku bagian dadaku basah, Sungmin menangis dan itu karena aku.
"Min maafkan aku, aku tidak bermaksud membentakmu" ucapku berusaha menenangkannya.
Aku masih memeluk sambil mengelus punggungnya.
"Hanya saja, aku masih tidak terbiasa jika kau bersikap asing kepadaku Ming" lanjutku
"Aku sama sepertimu, aku masih merasa asing denganmu dan semua kehidupan yang kau ceritakan. Aku masih merasa asing dengan semua sentuhanmu" lirih Sungmin.
DEG!
Kata-kata itu menohok kyuhyun tepat dihatinya. Dia mengeratkan pelukannya pada Sungmin berharap bisa mengurangi rasa sakitnya. Dia merasakan tangis Sungmin mereda. Dia memegang dagu Sungmin dan mendongakkannya, sehingga kedua obsidian Sungmin bertemu dengannya.
"Kalau begitu, aku akan mengingatkan bagaimana dulu kau begitu menikmati semua yang ada padaku"
Kyuhyun POV end
Entah siapa yang memulai, tapi sekarang kedua namja itu sudah berada diatas ranjang dengan bibir bertautan. Kyuhyun berusaha mengecap semua rasa yang ditawarkan oleh bibir Sungmin. Bibir Sungmin selalu menjadi candu baginya.
Sungmin meleguh, sungguh dia tidak tau bagaimana bisa tubuhnya bisa berkhianat padanya.
"Euuunngg" Sungmin mendesah
Otaknya sudah menyuruhnya untuk menghentikan segala kegilaan ini, tetapi tubuhnya berkata lain, tubuhnya sangat menikmati semua yang Kyuhyun lakukan, bahkan menginginkan lebih.
Kyuhyun melepaskan tautan bibir mereka, terdengar decak sebal dari Sungmin. Kyuhyun mengangkat wajahnya untuk melihat Sungmin. Sungmin berada dibawah kungkungannya saat ini, dengan bibir yang merah merekah dan pandangan mata yang sayu.
Kyuhyun mengecup kedua kelopak mata Sungmin.
"Aku mencintaimu Cho Sungmin" ucap Kyuhyun mantap
Sungmin menatap Kyuhyun, menyelami kedua obsidian Kyuhyun yang menurutnya begitu menghanyutkan.
"Aku…aku belum terbiasa…"
"Biasakanlah" putus Kyuhyun
Sungmin semakin menatap Kyuhyun dengan tatapan terkejut
"Kau tahu bahwa saat hari berganti, kadang aku sudah melupakan apa yang sudah kita lewati…" lirih Sungmin
Kyuhyun paham akan hal itu, dan dia selalu paham bahwa Sungmin hanya sedang berusaha untuk menghapusnya, semua tentangnya, tapi bukan berarti Kyuhyun harus berhenti dan menyerah akan ingatan Sungmin bukan?
"Kalau kau melakukannya lagi, aku akan selalu ada disini untuk mengingatkanmu, setiap hari, setiap menit, setiap detik, aku akan membuatmu mengingatku, semua tentangku" ucap Kyuhyun.
"Selamat ulang tahun, Cho Sungmin" dan Kyuhyun kembali merasakan bibri yang sudah membutnya mabuk itu.
Sungmin bungkam dalam ciumannya. Dia tidak tahu harus melakukan apa, tapi kali ini biarkanlah dia menikmati semua sentuhan Cho Kyuhyun. Biarkan dia merasakan betapa besarnya kesungguhan Cho Kyuhyun untuk membuat dia mengingat lagi tentang pria itu.
Seoul, 1 Janury 2025 07.00 AM
*Kyu's Apartement – KyuMin's Room*
Sinar mentari pagi masuk menerobos melalui sela-sela jendela kamar Kyuhyun. Sungmin mengerjapkan matanya saat sinar matahari tersebut menerpa wajahnya. Dia menggeliat kecil saat merasakan ada sepasang tangan yang sedang memeluknya erat.
Sungmin menatap wajah pria itu, begitu tampan dan damai. Sungmin membelai wajah Kyuhyun yang begitu dekat dengannya.
DEG!
Sungmin ingat, dia ingat apa yang sudah dia dan Kyuhyun lakukan kemarin malam. Dia ingat bagaimana Kyuhyun mengatakan bahwa pria itu mencintai Sungmin. Dia ingat bagaimana pria itu menciumnya panas dan dia ingat bagaimana ciuman itu membawa mereka ke malam yang penuh desahan dan gairah.
Sungmin merona, ya, setelah Kyuhyun mengatakan ucapan ulang tahun padanya, pemuda itu mencium Sungmin, mencumbu Sungmin dengan lembut, berakhir dengan penyatuan dan Sungmin tidak menolak.
Sungmin berusaha membalikkan badannya, sampai dia sadar bahwa mereka sama-sama telanjang, dan gerakan Sungmin yang tiba-tiba tersebut membuat pahanya bergesekan dengan 'sesuatu yang mengeras' milik seorang Cho Kyuhyun
"Euunngghh~" Kyuhyun mengerang
Sungmin berusaha memejamkan matanya, berpura-pura tidur. Kyuhyun membuka matanya, dia melihat Sungmin yang masih tertidur dipelukannya. Kyuhyun tersenyum, kemarin malam dia berhasil membuat Lee Sungmin menjadi miliknya. Entah, walaupun dia tahu bahwa Sungmin 'mungkin' akan melupakannya lagi pagi ini, itu tidak masalah, setidaknya dia sudah mempunyai alasan untuk tersenyum karena kegiatannya dan Sungmin kemarin malam.
Kyuhyun masih betah mengamati Sungmin, mengamati semua bagian dari pemuda imut ini. Mata yang indah, hidung yang tajam, bibir shape M yang selalu merekah, semua yang ada pada Lee Sungmin adalah potret sebuah kesempurnaan.
Dia terus mengamati Sungmin sampai dia sadar bahwa mereka masih sama-sama telanjang. Dan seorang Cho Kyuhyun selalu mempunyai 'masalah' yang sangat serius dengan bagian bawahnya.
"Ugghhh" erang Kyuhyun
Dia bangkit dari ranjangnya perlahan agar tak mengganggu Sungmin. Dia melangkahkan tubuh telanjangnya kearah kamar mandinya. 'Teman kecilnya' butuh pelampiasaan.
*flashback on*
Seoul, 2 February 2023 7.30 PM
*Lee Mansion*
"Selamat untuk kelulusan Cho Kyuhyun, sebagai mahasiswa kedokteran lulusan terbaik, cheers" seru tuan Lee
Para tamu yang ada disana mengangkat gelas mereka, dan bersulang untuk kelulusan seorang Cho Kyuhyun.
Malam ini keluarga Lee mengadakan pesta kelulusan untuk Cho Kyuhyun. Semua relasi bisnis tuan Lee datang pada acara ini.
Kyuhyun tampak sedang berbincang-bincang bersama kekasihnya, Victoria.
"Aku tidak melihat Sungmin Oppa" Tanya Vict. Kyuhyun hanya mengendikkan bahunya.
Kyuhyun tidak tahu ada dimana hyung-nya itu sekarang, yang jelas Sungmin mulai menjaga jarak dengannya.
"Ah itu dia" seru Victoria, Kyuhyun mengikuti arah pandang Vict dan menemukan sosok Sungmin yang baru saja memasuki halaman rumah.
Sungmin terlihat lelah. Dia mengedarkan pandangannya ke segala penjuru. Jujur dia tidak begitu menyukai pesta.
"Hyung" seseorang menepuk pundak sungmin
"Wookie" seru Sungmin langsung memeluk tubuh kecil sahabatnya itu
"Kau dari mana saja? Ajhuma dan ajushi mencarimu dari tadi"
"Aku hanya berjalan-jalan sebentar wookie-ah, kau tahu kan kalau aku tidak begitu suka pesta" Sungmin beralasan
"Tapi ini pesta adik kesayanganmu hyung" tambah wookie
Sungmin tersenyum tipis, dia memang tidak menceritakan pada wookie apa yang sudah terjadi antara dia dan Kyuhyun. Sungmin tidak ingin membebani orang lain.
"Tess Teess" suara seseorang membuat kedua namja imut itu menolehkan kepala mereka kepanggung
"Selamat malam semuanya, Terima kasih sudah menyempatkan diri untuk menghadiri pesta ku ini" kata Cho Kyuhyun dengan senyumnya
Ryeowook menyeret Sungmin untuk lebih mendekat kearah Kyuhyun
"Sebelumnya aku ingin berterima kasih kepada Umma dan Appa Lee, karena mereka lah aku bisa menjadi seperti sekarang, Terima Kasih Umma Appa" ucap Kyuhyun, Nyonya dan Tuan Lee hanya bisa tersenyum bangga.
"Dan sekarang aku berdiri disini untuk mengumumkan sesuatu kepada kalian semua" lanjutnya
DEG!
Tiba-tiba jantung Sungmin berdetak kencang, entah mengapa tapi Sungmin merasakan aliran darahnya mengalir dengan sangat cepat.
"Disini, dihadapan kalian semua, aku ingin melamar kekasihku, Victoria Song"
DUM!
Seperti terhantam oleh benda keras, tiba-tiba mata sungmin berkunang-kunang, dan dia meneteskan air mata.
Semua mata tertuju pada Victoria. Vict hanya tersenyum malu, sambil terus menatap Kyuhyun.
"Kemarilah Vict, katakan bahwa kau menerimaku" ucap Kyuhyun
Victoria berjalan menghampiri Kyuhyun dan langsung memeluk lelaki itu, Kyuhyun tersenyum sambil memeluk Victoria, dan semua penonton bertepuk tangan.
Diantara semua kegembiraan itu, seorang Lee Sungmin meneteskan air matanya, meratapi segala kesedihan yang menimpanya.
"Hyung kau baik-baik saja?" pertanyaan ryeowook menyadarkannya
"Iya"
"waahh aku tidak tahu bahwa Kyu akan melamar kekasihnya mala mini, sungguh kejutan yang luar biasa" seru wookie sambil tersenyum
Oh wookie tidak sadarkah kau bahwa pemuda disampingmu sudah bercucuran air mata?
"Aku pergi sebentar" pamit Sungmin tanpa memperdulikan tatapan bingung wookie
'Semuanya sudah berakhir Cho Kyuhyun dan terima kasih untuk selalu menghancurkan hatiku' sungmin berjalan menuju mobilnya dan meninggalkan semua kegembiraan itu.
*flashback off*
*TBC*
Uwwahhhh aku datang membawa chapter 3…
Buat yang nanya, apa sih yang dialami sungmin sampe dia ilang ingatan? Kyuhyun itu nikah sama sungmin apa vict sih? Dan pertanyaan yang lain-lainnya
Jawabannya satu, SABAR yaa, hhahaha
Semuanya bakal aku ungkap kok… gimana sungmin bisa ilang ingatan, gimana kyu bisa nikah sama ming~ semuanya bakal terungkap nanti
Dan terima kasih buat semua saran dan masukannya
Maaf kalo aku nulis masih banyak salah-salah *ngumpet di ketek min*
Buat yang review di chap kemaren, MAKASIH BANYAK YAAA :* maaf kalo reviewnya gak bisa dibales satu-satu, tapi percaya deh review kalian bikin aku semangat ngelanjutin ini ff
Tetep review yaaa~'
See you next chap :*
