Kuroneko : Yo, minna! Makasih untuk yang udah review di chapter pertama *bow* Balesannya dibawah ya! Nah, kali ini chapter 2 bercerita tentang Hisoka! Agak pendek gapapa ya! :3 Btw… YUKINEKO MENGHILANG! *kabur*

Disclaimer : HxH bukan punyaku! Kalo punyaku Retz ga bakal mati #plak

Warning : Gaje, abal-abal, ancur, garing, OOC, kata-kata kasar, author muncul, dsb.

.

.

.

Chapter 2 : Iklan Kartu *S Versi Hisoka


Chapter ini dimulai dengan suatu pagi yang cerah di rumah kontrakan pemuda berprofesi badut atau pesulap kagak jelas (?).

"Fufufu~ Hari ini aku masak apa ya~~" ucap seorang pemuda/badut/pesulap/orang sarap sambil mengenakan celemek warna pink ber-renda dan ber-pita berbentuk hati (?).

Selagi pemuda itu menyiapkan masakannya, ia menyalakan TV di kamarnya agar tidak terlalu sepi. Tiba-tiba terdengar jeritan yang sumbernya berasal dari TV tersebut.

"PEMIRSA! BREAKING NEWS! DUA BOCAH ANAK LAKI-LAKI MEMAINKAN SEBUAH DRAMA YANG MENGGEMPARKAN PARI YAOI FANGIRLS! MARI KITA SAMBUT! INI DIA! KILLUA-SAN DAN GON-SAN!" kata seorang pembawa acara di Breaking News.

Hisoka pun kaget dan cengo begitu mendengar nama 'Killua dan Gon'. Ia meletakkan pete dan jengkol mentah yang baru saja mau dimasaknya di dalam bak cucian (?) dan cepat-cepat duduk dan menonton TV tersebut.

"Apa alas an kalian memainkan drama shounen-ai tersebut?!" tanya pembawa acara itu antusias.

"Ehh… kami hanya disuruh kok! Dan kami cuma iseng-iseng aja! Gatau kenapa bisa nge-top begini!" jelas Killua.

"Begitulah pemirsa! Sepertinya Gon dan Killua hanya iseng memainkan drama tersebut tetapi bisa terkenal begitu! Sampai disini dulu wawancara kami! Sampai jumpa lagi di Breaking News selanjutnya!" pamit pembawa berita tersebut.

Hisoka nyengir-nyengir ngeliat acara tersebut. 'Gon dan Killua memainkan drama ku? Fufufu~ Boleh juga!' batin Hisoka. Hisoka pun masuk ke dalam kamarnya dan menyalakan komputer untuk mengecek review-review di blog nya.

"Hooo~ Ternyata mereka memainkan drama yang ini~" kata Hisoka sambil menonton drama Killua dan Gon di Y*utube.

Hisoka diam sejenak.

.

.

.

.

Lalu ia pun berdiri, melepaskan celemek Lolita nya dan beranjak keluar dari kamar.

'Mungkin hari ini aku mau berjalan-jalan di dekat Stasiun Televisi saja~' pikirnya.

~Skip Time~

Sudah 2 jam Hisoka berjalan-jalan, dan ia pun nyasar. Hisoka yang cengo karena ga tau mau kemana pun akhirnya memutuskan untuk balik ke rumah kontrakannya untuk sarapan karena tadi dia lupa sarapan.

Baru saja Hisoka mau memanggil bajaj (?) ia mendangar sebuah teriakan pemuda yang cukup membuat telinga nya congek.

'WAAATT? PEMAIN IKLAN PULSA HANDPHONE KARTU *S GA DATENG? APAH KATAH DUNIAH SEKARANG?! OWHH MAII GOTT~ WAT SHULD AII DUU NAUUUU?!' teriak pemuda paruh baya dengan logat alay nya.

Hisoka kesal dan berniat untuk membunuh pemuda itu. Ia mulai mengambil kartu-kartu miliknya yang disembunyikan di kantung celana nya, tiba-tiba pemuda itu melihatnya.

"WAHH~ JADI ELU YA PEMAIN IKLAN KARTU *S NYA?! KENAPA BARU SATENG SEKARANG! AYO CEPET MASUK! SHOOTING BEB!" kata pemuda itu histeris sambil menarik tangan Hisoka.

'Wa de hell is going on?' pikir Hisoka.

"Okay! You! Musti mainin iklan begini!" kata pemuda itu sambil menjelaskan Hisoka untuk main iklan tersebut.

"Anderseten? (Understand), okey! Kita mulaiii~~"

Hisoka masih cengo dan setengah sadar. 'Main iklan? Berarti kalau aku memainkan iklan tersebut, orang-orang dapat mengenalku dari iklan ini? BEGITUKAH?! Apel ku tercinta (Gon), lihat gayaku! Kau pasti ngiri karena acting ku dalam memainkan iklan ini! Kembali lah move-on padaku! Wahahaha!' pikir Hisoka gajelas.

1~ 2~ 3~ ACTION!

-Sementara di rumah Gon-

"AKU GAK MAU KELUAR RUMAH!" rengek 2 bocah yang terkena skandal karena drama mereka yang membuat banyak orang salah paham.

"Mattaku! Sampai kapan kalian mau begini terus?!" bentak seorang gadis yang lagi enak-enak nonton TV di rumah Gon, alias Author kalian yang tercinta (Readers : *muntah semua*), Kuroneko-nyan!~

"Ini semua salah lu kan! Cepet apus Fanfic ini yang chapter 1! Gue udah ga tahan!" pinta Killua.

"Gak bakal! Toh banyak yang suka!"

Gon dan Killua kembali menggalau disebelah kamar mandi (?) sampai mereka mendengar panggilan dari Kuroneko.

"A-ada apa? Kok teriak-teriak?" tanya Gon.

"I-ini…" kata Kuroneko sambil menunjuk ke acara televisi yang sedang ditontonnya.

"Itu?"

Terlihat ada iklan yang sedang diputar. JRENG! Bunyi gitar dimainkan.

'Lalalala~~ Lalalala~ Pakailah Kartu *S! Dijamin batere handphone mu tahan lama kalau di charge, kalau nggak yah tetep aja!~~' Hisoka muter-muter di stage sambil memakai baju balet dan sepatu high-heels. 'Gue ini pro-hunter! Make Kartu *S! Enak dipakai! Murah! Harga terjangaku! Yeah! Yeah!~' Hisoka nyanyi-nyanyi ga jelas sambil lempar kartu kearah pemain bantuan dibelakangnya ampe mati. 'If you make kartu *S, gue kawinin lu ama Apel jabrik ku tercinta (Gon), If you don't, gue kawinin lu ama Kambing kesetrum (Killua)' Hisoka pun maju sampai mukanya pun di shoot close-up.

Kuroneko, Killua dan Gon pun terdiam menonton iklan Hisoka tersebut. Kuroneko siap-siap mengambil remote TV untuk memindahkan channel, tetapi Killua bilang "Tunggu! Masih ada kelanjutannya!". Eh? Kelanjutannya?

Hisoka mengambil apel berwarna hijau dari kantung celananya dan berkata 'Apel itu belum matang! Akan kutunggu sampai sudah matang untuk dibunuh~~' Hisoka menjilat bibirnya.

"Loh? Produser! Ini kan ga ada di narasi!" kata seseorang staff.

"Kita lihat saja dulu. Jangan terlalu panik" kata produser tersebut.

Muka Hisoka masih terlihat seperti 'Rape-face' sampai ada seorang anak kecil berteriak.

"Ahhh! Mama! Itu om-om yang nyuri apel dagangan kita tadi pagi ma!" teriak anak kecil tersebut.

"Hah?" Hisoka menoleh ke arah anak kecil tersebut.

"Apa?! Oh iya! Orang itu! Hey kau! Kau belum bayar apel yang kau ambil tadi!" kata mama anak kecil tersebut sambil ngejer-ngejer Hisoka.

"Ampun cyin~ Lu bisa ngeliat kagak sih gue lagi shooting?!" bentak Hisoka sambil muter-muter di stage.

"Gue kagak peduli! Sekarang cepet bayar!" kata ibu-ibu tersebut sambil mengarahkan sapu ke muka Hisoka. Lalu kejer-kejeran pun terjadi di stage. Dan itu shooting live loh. LIVE! SIARAN LANGSUNG!

"Wah! Apa-apaan ini! Cepet ganti! Ganti!" teriak produser tersebut.

"Ta-tapi ini siaran langsung pak!" kata salah satu staff.

"Ahhh! Cepet matiin deh!"

CTEK!

Layar TV di rumah Gon tiba-tiba gelap. Dan 5 menit kemudian kembali nyala lagi, tapi sudah bukan iklan yang dimainkan oleh Hisoka tadi. Kuroneko, Killua dan Gon hanya dapat cengo dan berpikir 'WTF?!'

~End~

Kuroneko : Ha~i! Ha~i! Gimana ceritanya minna? Garing ya? Aneh ya? Maklum, Kuroneko lagi sakit berat dari hari Jumat! TTwTT

Killua : Apa hubungannya ama nulis FF?

Kuroneko : Kyaa! Ada Killua! *meluk Killua*

Killua : Woi! Gon! Tolongin gue!

Gon : Maaf Killua, aku sudah diberi tugas oleh Kuroneko-sama untuk memberi tahu synopsis tentang chapter ketiga! Chapter ketiga itu… Ada Kurapika, ada Retz! Baca ya minna!~ Jangan lupa Review/Fav/Follow/Promosi kalo boleh! Jaa nee~ *kedipin mata ke para reader* (Readers cewek : Kyaa!~)

-To Be Continue-

-Jigoku-no-Hana : Sankyuu Review nya! :3 KuraKuro? AYE JUGA SUKAAAAAA! *ikut fangirling*

-Chamcha : Makasih udah review! Nih, ada balesan dari Bisky! Katanya "Ohohoho~ Terima kasih! Itu hal biasa~"

-Kujyou Riska chiie haloho : Yak! Sudah update! Thx for the review!

-Runa Yukimura : Makasih reviewnya! Semoga Gon makin sayang anda (?)