Yukineko : Yukineko kembali!
Kuroneko : Kyaaa! Dia balik! *lempar batagor*
Yukineko: Iya, gue abis pulang merantau dari arab!
Kuroneko : Oke! Gausah pake basa-basi!
Warning : author sering muncul, garing, gajelas, OOC (SANGAT PARAH), ide abal-abal yang dibuat saat isirahat sampai Yukineko minumnya muncrat, Kuroneko cengo saat ada guru Inggris negur (?) (Kok cuhat ya? -.-")
Disclaimer : HxH bukan milk kami! Kalo punya kami, udah pasti Kurapika dan Killua dibikin OOC (?)
Normal POV
Cerita ini adalah kelanjutan dari omake di chapter pertama. Kurapika yang pikirannya kacau akibat menonton drama shounen-ai ala Killua dan Gon itu akhirnya memutuskan untuk cuti dari pekerjaanya sebagai bodyguard keluarga Nostrade untuk mendidik Killua dan Gon.
Sedangkan, Killua dan Gon lagi nganggur di rumah kontrakan (?) mereka. Killua yang hari ini giliran membersihkan rumah pun lagi nyuci piring, sedangkan Gon lagi enak-enak latian nen sampai-sampai pintu rumah mereka jebol (?).
TING TONG
"Woi Gon! Bukain pintunya sana! Ada orang tuh!" panggil Killua yang sedang mengelap piring-piring yang sudah dianggap 'bersih'.
"Iya sebentar!" sahut Gon yang sedang menelpon toko reparasi karena pintunya jebol.
'Toko reparasi trampil Manny~ Anda merusak! Kami perbaiki~ Ini Manny!~'
"Salah fandom woi!" Oke, itu gak nyambung == Back to story!
KREK
"Selamat siang- Eh, Kurapika! Tumben kau datang ke kontrakan kami! Ada apa tiba-tiba? Wah, curang nih gak bawa oleh-oleh!" sambut Gon sambil melihat-lihat barang bawaan Kurapika.
"Nggak, aku kesini hanya untuk memberi tahu kalian sesuatu!" ucap Kurapika dengan sangat santai.
"Hmmm, oke. Ayo masuk!" kata Gon sambil mempersilahkan Kurapika masuk ke dalam rumah kontrakan mereka.
"KILLUAAA! KURAPIKA DATENG NEH!" teriak Gon dari depan teras ke Killua yang ada di dapur.
"Apa?! Lu barusan bilang Kurapika bawa pizza tapi ilang dicuri tukang bajaj?!" tanya Killua yang setengah budek- (author ditabok readers).
"Kuping lu dimana sih?! Barusan aku bilang Kurapika dateng!" ucap Gon.
"Ohhh"
"Halo Killua! Sudah lama kita tidak bertemu ya!" sapa Kurapika yang nyelonong masuk ke dapur.
"I-iya! Tumben ke sini! Mau ngapain?" tanya Killua yang lagi cuci piring.
"Mau ngomong ama kalian berdua!" evil smile Kurapika pun ditampilkan untuk kedua temannya itu. "Tolong taruh dulu piring-piring tersebut. Aku ingin berbicara sesuatu pada kalian"
"Oke, mau ngomong apa?" tanya Gon yang sedang mempersiapkan teh untuk Kurapika.
"Tentang ini!" Kurapika menunjukkan kaset yang berjudul 'Chocolate Basi Love'. Dan Killua dan Gon sangat terkejut bahwa itu adalah drama yang mereka mainkan! (baca chapter 1 kalo lupa!)
"K-Kurapika… kok kamu bisa punya kaset i-itu?!" tanya Gon gagap.
"Aku cuma asal beli kok! Dan pasti kalian tahu kan kenapa aku ke sini?" Kurapika mulai smirk.
Killua speechless, sedangkan Gon… Gon mah… -_-
"Ohhhh, jadi Kurapika nge-fans ama kita?! Bilang dong dari awal! Mau tanda tangan kan? Aku ambil kertas dulu ya!" Kuroneko cuma bisa facepalm denger kata-kata Gon.
"BUKAN BEGITU! AKU CUMA MAU MENASIHATKAN KALIAN! DIMANA AKAL SEHAT KALIAN SELAMA INI?! GON, AKU PIKIR KAU ORANGNYA POLOS! TERNYATA AKU SALAH! KILLUA, AKU MENYESAL KARENA KAU TELAH TERKONTAMINASI OLEH SI SESAT LEORIO ITU! APA KALIAN TAHU APA YANG KALIAN PERBUAT WAKTU ITU?! RENUNGKAN DULU BAIK-BAIK!" bacod Kurapika yang membuat Killua dan Gon merinding ngeri.
Dan Kurapika nge-bacod ampe pagi.
Setelah itu Killua dan Gon bertobat.
Tamat.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"WOIII! KALO CERITANYA BEGINI GAK SERU!" teriak Killua dari depan layar computer ke arah YukiKuroneko.
"Yahh, abis mau gimana lagi?" tanya Yukineko.
"Gini aja deh!" Kuroneko loncat ke dunia anime (?).
"Nee, Kurapika! Boleh aku minta satu obat dari tas mu itu?" tanya Kuroneko.
"Boleh! Obat apa?" tanya Kurapika.
"Ini!" Kuroneko mengambil satu buah obat yang bernama 'Pengubah sifat 5 jam'.
"Nah, Kurapika, coba bilang 'aaa' deh!"
"Aaa-
Kuroneko dengan cepat memasukan obat itu ke dalam mulut Kurapika dan langsung balik ke dunia manusia. "Fufufu~ readers, selamat menikmati!"
"Kurapika! Kurapika!" ucap Gon sambil mengguncang-guncangkan tubuh Kurapika yang pingsan akibat dikasih obat gak bener ama Kuroneko.
"A-aku…" kata Kurapika yang baru sadar akibat disengat (?) oleh listriknya Killua.
"Kurapika! Kau sudah sehat?!" tanya Killua.
Gak ada respon…
"Kurapika?"
"Siapa yang lo panggil Kurapika hah?! Mulai hari ini lo pada musti manggil gue 'MAMI KURAPIKA!' The greatest 'mami'' in this Hunter world! AHAHAHAHAAAA!" Kurapika mulai berbicara gajelas, mukanya merah seperti orang mabok yang minum alkohol.
"K-Kurapika? WOI AUTHOR! TOLONG JELASIN APA YANG SEDANG TERJADI PADA KURAPIKA!" bentak Killua.
"Dilihat dari nama obatnya udah tau kan? 'Pengubah sifat 5 jam!' Artinya sifat Kurapika akan tetap begini sampai 5 jam ke depan!" jelas Yukineko. Sekarang pukul 10.00 pagi.
"Duh gimana nih?!" tanya Gon panik.
"Yah, mau gak mau kita tunggu jem 3!"
"Tapi kan itu masih lama!"
TING TONG
"Siapa lagi sih yang dateng?! Udah tau lagi ada masalah di rumah! SIAPA SIH?!" teriak Killua yang lagi panik sambil membuka pintu.
"A-ahh… Maaf! Apa kedatanganku mengganggu kalian?" tanya gadis tersebut.
Ya, gadis itu adalah Retz! Dia adalah tetangga mereka, hanya beda 6 kamar. Daaannn~ Diam-diam Killua suka padanya! (Author YukiKuroneko Sama itu nge-ship KiruRetz, jadi kalo ada yang sehati (?) PM!)
"B-Bukan begitu kok! Aku kaget tiba-tiba kamu dateng! A-ada perlu apa?" tanya Killua malu-malu.
"Ehmm… sepertinya ada orang ya?" tanya Retz.
"Cuma ada Kurapika kok! Dan dia-
"EH?! KURAPIKA DATENG! KYAAA! MANA MANAA?"
Rahasia ya! Retz sebenarnya nge-fans ama Kurapika setelah pertempurannya ama Omokage, alias kakak laki-laki Retz. Tenang aja kok, disini gak ada pair KuraRetz kok, kalo ada PM! (?)
"Selamat Siang Retz! Ohohoho~ Ada apa nih tiba-tiba?" tanya Kurapika yang lagi gila mode sambil nyelonong ke teras rumah.
"Ehh? K-Kurapika? Ada ap-
"Dia dikasih ramuan gila ama author! Diemin aja 5 jam, ntar juga sembuh!" bisik Gon.
"Oh oke"
"Jadi, kenapa kamu kesini Retz?" tanya Killua.
"A-aku diusir…" jawabnya pelan.
"Hah?! Diusir siapa?" tanya Gon.
"Omokage nii-san…"
"Sialan tuh Omokage! Kenapa bisa sampe diusir?" tanya Killua.
"Aku.. aku…"
Retz mulai bercerita.
"Aku gak bisa nyuci piring, makanya aku disuruh ngeles nyuci tapi aku ga punya uang!" jelas Retz (?).
"OOOHH! Nyuci piring? Kalau itu MAMI KURAPIKA bisa! Sini, biar 'mami' ajarin!" ucap Kurapika semangat 45 sambil narik tangan Retz.
…O_O"
"Oke, kalo misalnya 'mami' tanya sesuatu, kalian musti jawab 'Yess, Mami!' mengerti?!" kata Kurapika.
"Y-Yess Mami!" jawab mereka bertiga sweatdrop.
"Nah, Retz! Begini cara nyuci piring! Ambil spons, kasih sabun, trus dicuci piringnya ampe bersih! Nah, kalo udah dibilas pake air bersih lagi! Jangan lupa abis itu langsung di lap!" jelas Kurapika.
"Y-Yess, mami!"
"Nah, biar gak bosen kamu juga boleh sambil nyanyi! Sini 'mami' contohin!"
"Erm! Erm! Tes.. 1.. 2.. oke,
UWOOOOO! CINTA ENEHH! KADANG KADANG TAK ADA LOGIKAAAAAA!" Kurapika nyuci piringnya sambil teriak-teriak sampe piringnya pecah semua.
Sementara Retz lagi latihan nyuci piring, Gon minta diajarin naik sepeda sama Kurapika-eh, maksudku 'Mami Kurapika'
"Killua, ajarin aku naik sepeda dong!" pinta Gon pada Killua.
"Hah?! Kenapa harus aku?!" kata Killua.
"Yahhh, habisnya Kurapika lagi ngajarin Retz" kata Gon.
"Gak apa-apa kok! 'Mami' bisa ajarin! Toh Retz lagi latian! Killua dampingin Retz ya!" kata Kurapika sambil menghampiri mereka berdua.
'Yess~ Akhirnya gue berduaan ama Retz!' Killua joget-joget (?).
"Y-Yess mami ._."
- Taman di depan kompleks-
"Nah! Sekarang, coba gowes (Gini kan ya tulisannya? ._.) sepedanya ampe ke tiang itu!" kata Kurapika.
Gon mencoba menggowes sepedanya sampe ke tiang tersebut, tapi detik-detik terakhir sebelum nyampe, Gon kesandung batu dan dia nyemplung ke got.
"GOOONN!" Kurapika panik dan langsung pergi ke tempat got itu berakhir, di kali Ciliwung.
"Ukh…." Badan Gon ngapung di kali Ciliwung (?).
"Nak? Kau tidak apa-apa nak?" tanya seorang ibu-ibu yang sedang mencuci baju.
"Iya nek-eh, bu…" jawab Gon.
"GOOON!" teriak Kurapika yang datang membawa sepeda berkeranjang yang biasanya buat ibu-ibu abis belanja.
"Cepet naik!" Kurapika narik ujung baju Gon dan ditaruh di keranjang (?).
Gon melirik ke arah jam tangannya yang tidak rusak dan masih utuh tersebut, jam menunjukkan pukul… 11.20… Masih lama… -_-
"Killuaaaa! Buka pintuuuu!" teriak Kurapika dari depan rumah.
Ga ada jawaban.
"Terpaksa lah, gue manjat aja kayak maling!"
"Anoo, Kurapika… Pintunya gak dikunci kok! Masuk saja!" kata Gon yang sweatdrop melihat tingkah laku temannya yang berprofesi maling (?) eh salah :D
KREK
"Killua, kau sedang apa?" tanya Gon yang bingung.
Bingung karena Killua lagi foto-foto piring hasil cucian Retz.
"Eh, gak ada apa-apa kok! Ngomong ngomong, Gon! Kenapa kamu basah kuyup begitu?" tanya Killua.
"Gue kecebur ke got dan mendarat di kali Ciliwung!" Killua speechless. "Retz mana?" lanjutnya.
"Ohh, dia udah pulang! Katanya mau ngasih ijasah 'LULUS UJIAN NYUCI PIRING S1' ke Omokage biar dia gak diusir lagi!" jelas Killua.
"Killua! Gon! Kita makan yuk!" ajak Kurapika.
"Boleh, aku udah laper berat nih!" kata Killua.
"Kalo gitu, sini 'mami' ajak kalian ke restoran yang paling enak dan paling mahal ya!" kata Kurapika.
"YESS MAMI!" Killua dan Gon saling tos.
Sesampainya mereka di Restoran, Killua dan Gon memesan makanan-makanan enak dan yang pastinya harganya mahal. Kurapika hanya senyum-senyum saja dan membiarkan mereka memesannya.
"Ahh! Enak banget makanannya! Makasih ya, Kurapika!" kata Gon.
"Panggil aku 'MAMI KURAPIKA'!" bentak Kurapika.
"I-iya, ampun –w-"
"Ngomong-ngomong… makanan ini… 'mami' yang bayar kan?" tanya Killua ragu-ragu.
"Kalian in ngomong apa sih? Masa 'mami' yang bayar? Ya kalian dong!" kata Kurapika kebingungan.
Gon dan Killua cengo… Mereka liat harga makanan yang mereka beli di menu… 3 juta, 6 juta, 10 juta… Gon dan Killua pun facepalm.
"SESEORANG TOLONG GUEEEE!" teriak Gon dan Killua.
Tiba-tiba ada dua orang gadis yang menengok ke arah Gon dan Killua lalu bisik-bisik.
'Nee, mereka itu pemain drama yang terkenal itu kan?!' bisik salah satu gadis ke temannya.
'Iya! Dan sepertinya mereka sedang kesulitan!' jawab temannya itu.
"Ano…"
Gon dan Killua menengok ke pemilik suara tersebut.
"Kalau kalian tidak keberatan, kami bisa membayarnya!" kata salah satu gadis yang tadi kepada Gon dan Killua.
"Benarkah?!" tanya Gon dengan puppy eyes.
"Iya! Dia adalah pemilik restoran ini! Dia bisa memberikan potongan diskon atau pun gratis!" kata teman gadis itu sambil mengedipkan matanya.
"Waaaa! Terima kasih sekaliiii!" ;_; Killua nangis (?).
"Tapi ada syaratnya!" gadis tersebut pun mengeluarkan smirknya!~
"Kalian harus main drama sebentar aja untuk kami!~ Gampang kan?" sahut temannya.
"Eh? B-boleh sih… tapi dialognya?" tanya Killua.
"Kau!" gadis itu menunjuk Killua. "Harus bilang 'Aku mencintaimu! Tidak akan pernah melepaskanmu!' ke orang itu!" sambil nunjuk Gon. "Dan kau musti membalasnya dengan pelukan! Mengerti?" lanjutnya.
'Demi bisa keluar dari restoran ini gratis, apapun gue lakuin deh!' pikir Gon dan Killua.
"START!"
"Akumencintaimutidakakanpernahmelepaskanmu! -_-" kata Killua panjang lebar tanpa titik koma.
Dan Gon langsung meluk. Okeh, selesai. Mereka takut digebukin Kurapika yang sedang memberikan deathglare untuk mereka.
"Gon! Sekarang jam berapa?!" Killua menyadari sesuatu.
"Etto.. 13.30!" jawab Gon.
"Kita cepetan pulang yuk!" ajak Killua.
"Kenapa kalian buru-buru banget sih?" tanya Kurapika.
"Sebentar lagi jem 3!" ucap Gon.
"Yah terus kenapa?" lanjut Kurapika.
'Gon! Jangan jadi terlalu polos! Cari alasan lain agar dia cepetan pulang tanpa mengetahui alasan yang sebenarnya!' bisik Killua.
"Ehh… Anime kesukaan ku bakal main" jawab Gon.
"Lagipula, pesawatmu berangkat jam 4 kan? Kita harus cepat-cepat pulang!" kata Killua sambil menarik tangan Kurapika dan menyeretnya pulang (?).
Sesampainya mereka dirumah~
"Pegel gue, nyeret Kurapika dari restoran ke rumah yang jaraknya 80 km –-" kata Killua.
"Eh, Killua! Dia pingsan!" ucap Gon.
"Biarin dia pingsan aja dulu, ntar pas dia bangun, kita ceritain semua hal memalukan yang dia lakukan hari ini!" kata Killua sambil smirk.
"Oiya Killua, aku lupa ngasih tau kamu sesuatu!" kata Gon.
"Apa?"
"Aku baru pasang CCTV kemarin! Tepat di deket dapur dan depan ruang tamu!" katanya.
"Buat apa kamu pasang? Toh gak ada yang mau masuk ke rumah kita yang bentuknya mirip kandang ayam!" Killua ngaku (?).
"Bukan! Pas Kurapika sudah sadar, kita bisa tunjukkin video tersebut kepadanya!" usul Gon.
"Eh iya juga! Pinter juga lu Gon!" kata Killua.
"Ukh…"
"Kurapika! Kau sudah sadar?!" teriak Gon.
"Eh,Gon! Dari tadi aku tuh ngapain aja sih? Kenapa badanku pegel linu ama basah begini?" tanya Kurapika.
"Nonton video ini biar kamu tahu semua jawabannya!" kata Killua sambil membawa Kurapika ke kamarnya untuk menonton rekaman aksi Kurapika hari ini.
Kurapika cengo masal
"KURONEKOOOOO! YUKINEKOOOOOO! SIALAN LU BERDUAAAAA!" teriak Kurapika yang lagi ngejer2 YukiKuroneko, sedangkan Gon dan Killua hanya bisa lega karena Kurapika sudah kembali seperti semula!
~OWARI~
Yukineko : Gimana minna, ceritanya? Bagus kan?
Kuroneko : Sedikit preview untuk chapter 4, GENEI RYODAN KEMBALEEE! *lempar petasan*
Yukineko : Review ya! ;) Oiya, untuk balasan review, dibalas lewat PM
