Kuroneko : Kembali lagi dengan saya, Kuroneko, author tergila, teraneh dan tercakep sekampung! (author dilemparin sepatu). Nah, kali ini Kuro mau buat fic ttg Genei Ryodan yang sedang berunding agar kelompok mereka lebih terkenal! Bagaimanakah ceritanya? Silahkan dibaca!
Warning : OOC, Gajelas, garing, aneh, de el el.
Disclaimer : Hunter x Hunter milik Togashi kok :3, author cuma numpang beli Killuanya selusin (?)
Normal POV di markas Genei Ryodan.
Pagi yang cerah, di sebuah markas perkumpulan mafia terkenal di Yorkshin yang disebut sebagai 'Genei Ryodan' atau Phantom Troupe itu sedang merencanakan sesuatu.
"Jadi gimana nih rencana nya, Danchou?" tanya seorang pemuda ber-rambut pale-blonde, Shalnark.
"Iya nih, Danchou! Dompet gue menipis gara-gara misi terakhir kita! Nyerang tukang batagor yang gak mau ngasih diskon!" ujar seorang kunti cebol (?) yang bernama Kortopi itu.
"Itu kan salah Danchou! Kenapa waktu itu Danchou lupa bawa dompet? Yang dibawa malah celengan ayam! Hasilnya, kita dimasukin ke penjara kan?! Biar bisa keluar kita semua patungan 2 juta buat nyogok si satpam?!" jelas gadis moe ber-rambut pendek, Shizuku.
"Kalian semua tenang dulu… Aku sedang berpikir…" kata Danchou- atau yang lebih kita kenal sebagai Kuroro/Chrollo.
"Mikir apaan Danchou?" kata Shalnark sambil mengintip isi buku yang lagi dibaca Kuroro. "ASTAGA!" teriaknya.
"Kenapa teriak-teriak Shal?" tanya Shizuku kebingungan.
"L-liat…" Jari Shalnark menunjuk ke arah buku yang dibaca Kuroro. 'Pintarnya Anak Yorkshin Belajar Membuat Origami!' 'Pertama, lipat kertas menjadi dua, lalu blablabla'!
"Aku sedang berpikir… kenapa kertas origami bisa jadi begini?! Seseorang, jelaskan padaku!" tanya Kuroro gaje sambil berapi-api (?).
"Sabar Danchou, eh… ngomong-ngomong Machi ama Phinks mana?" tanya seorang samurai tua (?) yang bernama Nobunaga.
"Oh dia lagi-
"Danchou! Kami sudah pulang!" sapa Machi sambil menggotong 1 buah TV besar.
"Lah, itu apaan Machi?" tanya Nobunaga.
"TV" jawab Machi singkat.
"Bukan, maksudku… kenapa kamu tumben-tumbenan beli TV?" lanjutnya.
"Hup!" Phinks menaruh TV itu di dekat ruang tamu. "Ituloh, Machi kan akhir-akhir ini nge-fans sama satu idol group di Negara Jepang dan di Jekarte! Makanya, dia bela-belain beli TV buat nonton acara kesukaannya!" jelas Phinks.
"Nah, bentar lagi mulai! Ayo semuanya ikut nonton!" ajak Machi.
Machi menekan-nekan tombol di remote TV. "Eh? Film apaan nih?" tanyanya.
Di channel tersebut tertera judul sinetron yang bernama 'Ketika Gon bertasbih dan menjadi bokep'… dan ada juga judulnya 'Killua ngompol lagi' dan juga 'Soto ayamku, kemanakah kau pergi?'
"Woi, Machi! Film apaan sih ini?!" tanya Nobunaga setengah ngamuk.
"S-sabar dikit kek! Gue kan masih nyari!" Machi tetap menekan tombol-tombol tersebut sampai akhirnya ia menemukan film yang ia sukai.
"Ah! Ini dia!"
'JKT48 and AKB48 Story!'
Machi nonton dengan semangat, melihat para member-member yang unyu unyu itu menyanyi dan menari. Sedangkan Phinks dan Nobunaga nyaris nosebleed gara-gara cewek-cewek cantik nan seksi itu.
Tiba-tiba Kuroro meletakkan kertas dan gunting yang ia gunakan untuk membuat origami dan ikut bergabung dengan mereka. "Acara apa ini?" tanyanya.
"Ah, sini Danchou! Film nya seru loh! Yang cantik-cantik banyak!" bisik Phinks tapi kedengeran.
"Hmmm…." Kuroro memperhatikan para member JKT48 dan AKB48 dengan sangat serius.
"Danchou? Ada apa? Jarang-jarang danchou serius begini kalo lagi nonton film!" tanya Feitan, si tukang reparasi payung (?).
"Iya! Biasanya Danchou kalo nonton Conjuring atau Indisious (begini kan tulisannya ._.) biasa-biasa aja! Sampe-sampe Danchou ketiduran dan ngeces!" tambah Nobunaga.
Kuroro masih terdiam, Nobunaga malah tambah curiga.
"Jangan-jangan Danchou suka sama Takamina?" tanya Shizuku polos. Takamina itu leader dari group A (ya kan?) dari AKB48. Kuroneko fans nya :3 /gaadayangnanya
"HAH?!" 1 markas gempar semua.
"D-D-Danchou suka T-takamina?!" tanya Feitan lebay.
"Danchou! Takamina itu istri gue yang ke sembilan! Jangan direbut!" ancam Phinks.
"Gila lu, poligami!" ucap Machi sambil ngibrit dari tempat (?).
"Hah? Origami?" tanya Kuroro budek.
"Danchou kalo mau belajar Origami, sana belajar ama Kalluto!" jawab Shalnark sambil mendorong tubuh mungil Kalluto ke arah Kuroro.
"Gak, bukan begitu… maksudku.." ucap Kuroro pelan.
Machi,dkk masih bingung oleh gerak gerik aneh Kuroro.
"Kita coba bikin grup kayak mereka yuk! Genei Ryodan 48! GNR48!" usul Kuroro.
Phinks,Nobunaga,Feitan,Shalnark,Franklin nganga… Sedangkan Machi,Shizuku,Kalluto dan Kortopi malah semangat 45.
"Bagus, Danchou! Gue setuju banget!" kata Machi sambil loncat-loncat kayak anak kecil dibeliin mainan.
"Najes! Gila, gue malah gak setuju! Gue maunya 'pacaran' ama orang kayak mereka, bukan 'menjadi' kayak mereka!" kata Franklin.
"Woi, lu pada nyadar gak sih?! Kalo kita jadi kayak mereka, kita bakal jadi terkenal! Punya banyak duit dan gak usah nyolong-nyolong kayak maling lagi!" jelas Machi.
"Tapi mendingan yang lain kek! Sm*sh gitu…" usul Nobunaga.
"Sm*sh apaan tuh? Yang gue kenal cuma AKB48 ama JKT48!" kata Machi.
"Jadi gimana kalian setuju kan?" tanya Kuroro to-the-point.
"Yup!" "Gak!" Machi ama Phinks melotot-melototan.
"Kalo gitu gini aja deh, kita pecah jadi dua kelompok! Ada beberapa yang masuk ke grup GNR48, satu lagi Ry*d*n! (baca : Ryodan, parody dari Sm*sh)" sahut Kuroro.
"Boleh juga Danchou! Nah, grup yang gak terlalu populer musti bayarin makan!" jawab Phinks.
"Duel nih? Oke, gue stuju!" ucap Machi.
"Kalo gitu, Gue, Machi,Shizuku,Kalluto ama Kortopi masuk ke frup GNR48, Shalnark, Phinks, Nobunaga, Feitan ama Franklin masuk ke Ry*d*n!" kata Kuroro.
"Oke!"
-Skip Time, GNR48 POV (latar : di taman deket stasiun TV)-
"Nah! Ayo kita latihan disini!" ucap Kuroro.
"Yakin disini, Danchou? Banyak orang loh… Apa gak malu?" tanya Shizuku.
"Malahan lebih banyak orang lebih bagus! Kita bakal lebih populer Ry*d*n! Nah, dengan begitu kita bakal diundang ke stasiun TV yang ada disana!" jawab Kuroro sambil menunjuk gedung Yorkshin TV.
'Orang-orang ini memang aneh… Awalnya aku gak mau ikutan, tapi karena aku penggemar JKT48, terpaksa deh ikutan ama orang-orang aneh ini!' batin Kalluto.
"Kalo gitu, latihan lagu ama dance yang 'Heavy Rotation' ya! Tariannya emang agak susah, jadi latihan pelan-pelan aja!" kata Machi.
"Oke, 1 ..2 ..3"
"I WANT YOUUUU!" Kuroro muter-muter ala anak alay dan tangannya memegang sapu sebagai pengganti mic.
"I NEED YOUUUU!" Kuroro nungging-nungging dan mulutnya monyong-monyong, trus dia make lipstick berantakan ampe ke pipi (?).
"I LOVE YOOOUUU! ATAMAAAA NOOO NAAAAKAA!" teriak Kuroro ampe tenggorokannya nyari pecah. Semua orang ngeliatin dia, termasuk seorang produser film.
"Sepertinya Danchou semangat sekali! Ayo minna! Tunjukkan semangat kita! Ayo kita contoh sikap baik Danchou!" sahut Machi, saking semangatnya dia sampe ganti baju ala JKT48.
"HEAVYYYY ROOTAATIOOOONN!~~~" Orang-orang yang lewat cengo semua, mereka pada ngibrit dari tempat pas Kuroro nyanyi-nyanyi gajelas sambil nunjuk-nunjuk ke arah cewek-cewek yang lewat.
-15 menit kemudian!-
"Usaha yang bagus, tim! Kita istirahat sebentar!" kata Kuroro sambil mengelap keringat dan lipsticknya yang berantakan.
"Gak kusangka ternyata Danchou hebat juga!" puji Shizuku.
"Iya! Aku jadi bangga sama Danchou!" tambah Machi.
"Danchou juga jago nari nge-bor lagi!" tambah Kortopi .
"Sankyuu minna!" Kuroro menggunakan jurus meong eyes jutsu yang diajarkan YukiKuroneko (?) "Abis ini kita latihan tarian River ya!"
"Yosh!"
-Ry*d*n POV (latar : dibelakang studio Indosi*r)-
"Menurut gue, sebaiknya kita nyanyi lagu ini deh!" kata Shalnark sambil menyerahkan selembar kertas pada teman-temannya.
"Apaan neh?" tanya Nobunaga.
"Lirik lagu" jawabnya singkat.
'Ada cewek dibelakang satpam…
Sedang tidur, mukanya nan aduhai…
Mau kusapa, tapi inget muka…
Muka rata-rata gak diterima… Uooo…
Shalnark kece, Nobunaga pesek…
Phinks buncit, Feitan cebol…
Franklin jomblo ngenes…
Kami ber-5 adalah boyband terkenal sepanjang sejarah!
Yeah! Yeah! Yeah!'
Phinks, Nobuanga, Feitan, Franklin cuma bisa cengo meratapi lirik yang dibuat Shalnark.
"Gimana? Bagus kan?!" tanya Shalnark dengan muka berharap.
"Ummm… liriknya ancur, gajelas, berantakan, trus… kesannya ngerendahin gue banget deh!" kata Phinks.
"Iye, gue juga!" sahut Feitan dan Nobunaga bersamaan.
"Yah, kalo gitu kita gak punya lirik dong?" tanya Shalnark.
"Mendingan kita rundingan bikin liriknya deh!" usul Franklin.
-30 menit kemudian-
"Nah! Gini aja! Kan bagus!" kata Phinks sambil nyengir-nyengir.
'Kuingat masa laluku yang sangatlah ancur…
Wajahku sebelum operasi plastik itu item sebelah…
Kuingat juga masakanku saat ujian boga dulu…
Ikanku gosong, dan masih ada seekor yang kelepek-kelepek…
Aku berjanji kepada keesokan hari…
Pasti akan jauh lebih baik…
Karena besok adalah hari pemeriksaan hewan peliharan secara rutin…
Tralalala… Trololol… (3x)'
"Yess! Liriknya bagus, bro!" sahut Feitan sambil tos-tosan ama Nobunaga.
(Kuroneko cuma cengo ._. Bagaimana dengan readers?)
- Di Sisi lain, di rumah kontrakannya Gon dan Killua-
"Bosen juga ya, kalo ga ada kerjaan!" kata sang bocah kece, alias Killua zoldyck sambil menonton televisi.
"Iya, berita lagi sepi, cuma tentang berita kenaikkan KKM sekolah doang!" balas sang bocah innocent, Gon Freecs.
KLIK
Mata Gon dan Killua membulat saat melihat film di channel M3tr0 TV (Kuroneko gak alay loh! Cuma buat sensor aja! (?))
"Nah, pemirsa! Kali ini kita kedatangan tamu, yaitu seorang fans JKT48 dan AKB48! Saking sukanya mereka pada idol group tersebut, mereka rela menari dan menyanyi ala JKT48 di depan studio M3tr0 TV! Mari kita sambut, GNR48!" kata seorang pembawa acara.
"K-Kuroro?!" Gon cengo saat melihat Kuroro dan teman-temannya memasuki panggung interview.
"Sudah berapa lama kalian meng-cover lagu dan tarian JKT48?" tanya sang pembawa acara.
"Baru hari ini! Baru mulai!" jawab Kuroro, sang leader dari grup GNR48.
"Wow! Baru sehari tapi kalian sudah seperti pro! Nah pemirsa, mari kita lihat cuplikan aksi mereka tadi!" Sang pembawa acara menyalakn video rekaman Kuroro dkk tadi.
'GNR! 48!' Kuroro teriak ala seorang leader yang hendak memulai tarian River mereka.
Lalu mereka menarikan tarian River yang amat-sangat susah itu! Tapi Kuroro menarikannya dengan sangat lincah! Seperti seorang penari balet! (?)
Killua dan Gon masih menatap tayangan tersebut dengan tatapan 'Astaga! Kayaknya mereka itu mafia deh! Kenapa tiba-tiba jadi begini?! Apa gara-gara Kurapika?!'
Dengan cepat, Gon memindahkan channel yang sedang ia tonton ke channel 1ndosi*r.
KLIK
Gon dan Killua makin cengo saat melihat MV Phinks, Shalnark, Nobunaga, Franklin dan Feitan yang berjoget-joget ala kuda nil kebelet kencing (?) dan sambil menyanyikan lagu yang gak jelas asal-usulnya.
Terlihat scene Feitan yang lagi nge-goda satu cewek, tapi akhirnya Feitan ditampar karena tiba-tiba tangannya meraih dompet tuh cewek (maling -_-)
Juga si Franklin dan Nobunaga yang harlem shake di depan gedung ibadah ampe dilaporin ke Komnas HAM, MK, DPR, DPD, DPRD, dkk (?).
Jangan lupakan Shalnark dan Phinks yang entah kemana menghilang, ternyata ditemukan sibuk mengikuti lomba makan sate padang se-Yorkshin dan mereka juara 2, dan mendapatkan hadiah tiket berlibur ke Jakarte (?).
"Woi, apa-apaan ini?!" Killua cengo sambil mematikan televisi.
"Sejak kapan mereka jadi gaje begitu?!" Gon nganga, masih mengingat-ingat apa yang telah ia tonton barusan.
…
"Kita tanya Kurapika yuk!" ajak Killua.
~Behind the scene~
"Nah, sekarang sudah jelas GNR48 lah yang paling populer!" sahut Machi sok-pede-mode.
"Enak saja! Ry*d*n dong yang paling kece!" bentak Phinks.
Nah, keputusan untuk siapa pemenangnya ada di tangan readers! Nah, silahkan me-review! :3
Kuroneko : Akhirnyaaa! *nengok jem* Wow, udah 3 jem gue buat ginian ye? Nyohoho, yang penting selesai! Gomen kalo Kuroneko update nya lama! Udah mau masa ujian nih! –w-"
Yukineko : Oiya, minna! Sekarang YukiKuroneko lagi bikin cerita Kiruretz! Nah ceritanya-
Kuroneko : YUKINEKO! JANGAN BIKIN GUE NANGIS LAGI!
Yukineko : Oke, oke gomennasai –w- Chapter 5 tentang Leorio dan Omake Kurapika! Jaa nee~
