Kuroneko : Hai, kembali lagi dengan saya, Kuroneko…
Yukineko : Dan saya Yukineko…
YukiKuroneko : Di All About Humor Chapter 5! YEEEYYY!
Leorio : Nih duo author kenapa kesenengan kayak bayi dikasih permen yupi aja sih?
Kuroneko : Lu gak seneng? Hari ini lu muncul di chap 5!
Leorio : WADEFAX?! YESSS! OUEMJII, YESS! (?)
Yukineko : Yuk, mari dibaca!
Disclaimer : HxH milik Yoshihiro Togashi, author anaknya #lah *digebukin satu RT*
Warning : Kata-kata kasar, ancur, garing, gajelas, abal-abal, dsb.
.
.
.
.
Chap 5 : LEORIO SI JELMAAN RUDY CHOIRUDIN
.
.
Leorio POV
Hai minna! Duh, udah lama gak ketemu saya ya!
Gue yakin, lu pada pasti kangen ama muka gue yang unyu-unyu, pipi gue yang tembem dan perut gue yang buncit- (Leorio : KURONEKO! LU NULIS APAAN?!)
Nah, gue mau cerita nih beb! (Readers : Jangan manggil gue pake embel-embel 'beb'!)
Akhir-akhir ini kan duit gue kritis, gara-gara terakhir kali gue ke Duf*n, liat pertunjukan lumba-lumba, trus lumba-lumbanya gigit-gigit kaos kaki gue, nah, gue pukul aja tuh lumba-lumba gak bener pake botol minum gue yang isinya soda. Trus mereka (lumba-lumba) teriak-teriak, gue ketauan satpam, disuruh bayar 5 juta buat gantiin duit facial muka lumba-lumba. (Curcol bacot ==)
Nah, lumba-lumba aja mukanya di facial, kalo muka gue?! Udah muka gue item sebelah, jerawat udah sebanyak pasir di pantai, komedo udah sebanyak komodo (?) dan sebagainya!
MAKANYA GUE BUTUH FACIAL! PINJEM DUIT LO PADA! *Leorio dijambak readers*
Nah, to the point aja ya! Gue butuh kerja sekarang.
Gimana kerjaan dokter gue? Cuti bentar karena gue stress ama pasien yang bau ketek (?).
Gue ngiri ama Gon ama Killua yang udah sukses jadi aktor di sinetron yaoi itu, Kurapika kerja ama bos yang cantik, kaya, perpek dah idupnya. MAKANYA GUE BUTUH KERJA! AA-
(YukiKuroneko : Oke, cukup sudah cuplikan dari Leorio POV, mari kita masuk ke Normal POV).
Normal POV
Leorio lagi jalan-jalan di deket warteg ayam deket rumahnya. Mukanya kelihatan pasrah, tinggal menunggu sebuah berkah datang di hadapannya (?).
"Gue mau kemana coba… -_- Mau nyari kerja sih, tapi enakan kerja dimana?" kata Leorio sambil berjalan terhuyung-huyung.
Tiba-tiba, Leorio ketabrak sama satu produser TV yang gayanya lebay (baca chapter 2 kalo lupa).
"Duh, you kalo lagi walking yah liat- seeing dong!" bentak sang produser TV tersebut dengan aksen indo-inggris nya yang gak bener.
Baru saja Leorio mau meledak (?) sang produser itu tiba-tiba menatapnya dengan serius. Leorio pun jadi ilfeel diliatin sama om-om banci (?).
"Kamu ini… Rudy Choirudin ya? Si Chef yang jago masak itu? Kenapa tiba-tiba muka mu jadi kebakar sebelah?" Tanya sang produser tersebut.
"Hah? Rudi Kancintabakso? Itu nama bokap gue tuh." Jawabnya Leorio sambil cengo.
"Tuh kan, kamu si ahli boga itu! Ayo cepat! Acara nya udah mau mulai!" Si produser langsung narik tangan Leorio.
Kalo misalnya ada Hisoka disana, pasti dia bakal bilang, 'I know that feeling, bro! Gue juga pernah digituin! Tabah aja ya!'
- Studio-
"Nah, Rud! Bersikap normal saja ya, lakukan seperti yang biasa kau lakukan di depan kamera! Oke, siap?" kata sang produser.
"Woi, nama gue bukan Rudi! Gue-
"Udah, gak usah banyak bacod! Hari ini lu musti masak omelette! Lu tau kan caranya? Pasti tau dong, yak mulai! Camera, standby!"
"1… 2… 3… Action!"
*Kamera merekam 1 menit… terekam gambar Leorio yang mukanya kira-kira begini '=A="'*
'Woi, Rud! Cepetan mulai!' teriak sang produser dengan pelan agar suaranya tidak terekam di kamera.
"Ah, iya.. Halo pemirsa yang ada dirumah, disekolah, maupun dipenjara, selamat datang lagi diacara saya, yaitu 'Cooks with Leorio~~~'" sapa Leorio grogi.
'Leorio siapa?' pikir sang produser.
(YukiKuroneko Sama : Oke, mari kita kembali ke scene Killua dan Gon!)
Normal POV
"Nee, Gon! Mau makan apa nih kita hari ini?" panggil sang bocah maniak coklat, Killua.
"Gatau, lagi gak ada ide mau masak apa!" jawab sang bocah all-of-green, Gon.
"Nonton acara masak aja yuk di TV! Siapa tau bisa dapet ide!" sahut Killua.
"Boleh tuh!"
PIP!
Mata Gon dan Killua membulat, makin bulat seperti telor. Dan tatapannya seakan-akan mengatakan 'Tuh si Leorio lagi ngapain berpose di depan kamera?! Udah gayanya kayak orang kebelet!'
"Nah, bahan-bahan yang kita perlukan untuk memasak omelette yaitu telur, susu, daging asap, garam, dan lada!" kata Leorio.
"Lah? Tapi gak ada telor ama susu tuh!" kata Gon.
( Produser POV : JELMAAN RUDIIII! CEPETAN KE PETERNAKAN BELAKANG DAN AMBIL TELOR AYAM 2 BIJI!)
"Emm, pemirsa! Karena ada sedikit kesalahan teknis, mari ikuti saya ke peternakan untuk mengambil 2 butir telur ayam!" kata Leorio sambil memasuki kandang ayam.
'Muonyong! Kotoran ayamnya bau banget! Udah gitu, nih ayam gak mau bertelor! Terpaksa gue bawa nih ayam ke studio deh!' pikir Leorio dalam hati.
"Nah pemirsa! Kita akan mengambil telur ayam segar dari ayam yang sedang mau bertelur ini! Sini biar saya bantu!" Leorio mulai mengocok-ngocok tubuh si ayam betina tersebut. Dia ngocok-ngocok badannya gak nyantai banget, udah kayak ngocok celengan ayam.
'Buset deh, pak! Badan gua gak usah lu kocok-kocok juga bisa gua keluarin sendiri telornya! Nih, balasannya!' batin sang ayam dan mengeluarkan 'bisa' nya ke arah muka Leorio.
PYAR! PYAR! (Suara telor yang mendarat dan pecah di mangkok) dan… PRUUUTT! JLEB!
.
.
.
.
.
"BALIK LU SINI, AYAM SIALAN KAGAK TAU DIRI! MUKA KECEH GUE YANG KAYAK TOMINGSE (?) INI BERANI LU 'PUP' IN?! TRUS DIINJEK LAGI! GUE CINCANG BADAN LU!" bentak Leorio pada sang ayam tersebut dan terjadilah adegan kejar-kejaran di studio. Ada cap kaki ayam di muka Leorio. Jadilah, 'LEORIO CAP KAKI AYAM' (?)
PIIIIIIIIIIIIIIIIIIPPPPP!
Siaran terhentikan sementara, lalu kembali lagi 5 menit kemudian.
"Maaf pemirsa, tadi ada kesalahan teknis jadi siaran dihentikan sementara!" kata Leorio sambil memborgol (?) kaki ayam tersebut dan dilempar ke luar jendela.
"Nah, berikutnya adalah… masukkan susu! Loh, susunya juga kagak ada ya…"
'Jelmaan-chan! (?) Cepet ambil susu nya di kandang sapi! Gak pake lama!' perintah sang produser sambil marah-marah.
Leorio ngibrit ke kandang sapi tanpa berbicara satu kata pun.
'Yaelah! Susunya dikit banget! Mana cukup! Masa gue bawa nih sapi ke studio?! Ntar muka gue di 'pup'in lagi!' batin Leorio.
Seketika ada lampu Phili*ps muncul disebelah kanan atas kepala Leorio. "Aha!" sahutnya.
Kemudian Leorio kembali memasuki studio dengan membawa susu sapi segar yang amat sangat sedikit.
"Oke, pemirsa! Karena susunya sedikit, mari kita buat susu sendiri!" sahut Leorio.
"Buat susu sendiri? Emang gimana caranya?" tanya Gon. Killua udah mikir yang bokep-bokep (?).
"Pertama, kita campurkan susu asli ini dengan cat putih. Boleh memakai cat tembok atau cat baju, yang penting cat putih! Lalu aduk dengan tip-ex, masukan gula, boraks dan sedikit lem uhu! Sudah jadi!" ajar Leorio. Dengar! INI SESAT! JANGAN DIIKUTIN!
Leorio masih mesem-mesem sendiri, para staff udah panik ketakutan, produsernya? Produsernya kebelet mau pipis makanya buru-buru kabur.
Killua cengo ditempat, Gon kabur beli cat putih gara-gara susu dirumahnya udah abis. Killua panik dan nyusul Gon dan mengutuki Leorio dalam hati (?).
"Nah, cara memasaknya… pecahkan telur di dalam panci-" Leorio melempar lempar telurnya kedalam panci seperti ngelemparin Hisoka pake siomay busuk (?) #lah.
"- lalu kita tuang susunya!" lanjutnya sambil mengaduk-aduk omelette yang… lebih tepat disebut 'ramuan orang mati'.
Pancinya kebakar, kompor gasnya meledak, rambutnya kribo sebelah, staff nya udah pada sembayang minta ampun (?) semua ._.
"Oke, setelah matang omelette nya, jemur dulu di jemuran baju biasa agar minyaknya hilang!" kata Leorio sambil menggantungkan omelette disebelah jemuran CD nya produser (?).
"Kita tunggu 5 hari!"
Gon dan Killua speechles, 'demi membuat omelette musti nunggu 5 hari gitu?'
Tiba-tiba ada bayangan seseorang yang terlihat mengamuk di belakang studio, dia datang dan menggebuki Leorio. Siapakah orang itu?
"WARAS DIKIT NOH! LO GIMANE SEH! GAUSAH PAKE DIJEMUR TOH JUGA BISA KERING SENDIRI KALO DISARING TOH!" kata seseorang dengan logatnya yang gajelas. Orang itu. Adalah.
JENGJEEENGG!
Killua menyemburkan jus wortelnya yang sedang diminum ke arah Gon.
"Eh, Killua! Nyantai dikit dong! Gausah pake sembur-sembur!" omel Gon.
"TAPI LU LIAT SENDIRI LAH!" kata Killua panik sambil menunjuk ke arah TV.
"Iya sih… gue tau…"
"ITU ILLUMI!"
Sementara itu, di studio…
"Eh, lu siapa ya? Illu- illu… IlluCUMI! Oiya! Menantunya Killua kan?! Gimana kabarnya, bro?!" tanya Leorio dengan bahasa preman SKSD (?).
"Bro, bro mulu! Ane disini mau ngajarin lu pade cara masak omelette yang bener ye! Jangan dengerin tuh bocah tua! Yang bener tuh begini!" Illumi main nyelonong masuk aja dan menggantikan Leorio.
"Woi, ngapain lu disini? Bukannya lu ada shooting iklan?" tanya Leorio.
"Hah? Iklan apaan? Kok gue ga dikasih tau?" tanya Killua.
"Udah selesai. Tuh tonton aja"
Tayangan dihentikan sementara, dilanjutkan dengan iklan Ilumi.
Anda punya masalah rambut rontok? Rambut bercabang? Ketombe? Kusut? Atau susah disisir? 5 masalah dalam1 solusi! Lahir inovatif shampoo baru! (?)
Shampoo IllululululululuMi!~ (Pose Illumi lagi 'ciss' tanpa eksperesi, rambutnya dikonde dua, megang shampoo sambil dikocok-kocok)
Killua, Gon, Leorio mati cengo ditempat. Produser yang baru balik dari WC nya pun kaget dan-
'WAT DA HELL IS GOING ON HERE?! LU SIAPA?! TRUS OMELETTE NYA GIMANA?!' Produsernya Cuma bisa triak-triak histeris.
Leorio Cuma memberikan tampang 'O_O" aku gak tau apa-apa lo'
Sedangkan Illumi '-_- Ini siapa lagi yang dateng?'
Para Staff ';_; Innailahi pak!'
PIP!
Killua mematikan televisinya. "Anoo, Gon.. sebaiknya kita lapor Kurapika deh"
"Iya" Gon menanggapi.
THE END! :D
(Leorio pun kabur dari studio, sambil membawa ayam sanderaanya (?))
Kata-kata terakhir Leorio 'Seumur hidup, demi apapun gue ga mau jadi chef yang jago masak, trus tampil di TV'
-OMAKE KURAPIKA-
"Iya, baiklah. Saya mengerti, tuan. Iya, saya akan menjaga nona Neon. Iya terima kasih." Kurapika mematikan teleponnya.
'Fuhh… sudah 3 hari sejak kejadian Gon dan Killua… mereka sedang apa ya?' pikir Kurapika.
Tiba-tiba muka Kuroro yang lagi nyengir ama muka Leorio yang lagi cengengesan terlintas di pikiran Kurapika.
'Lah? Kenapa gue jadi mikirin tuh dua orang sarap?!' batin Kurapika.
KRING~ KRING~ Telepon Kurapika berbunyi, ia langsung segera mengangkatnya.
"Halo-
"KURAPIKA! BUKA TV SEKARANG JUGAA!" bentak Killua kencang-kencang sampai Kurapika menjauhkan telinganya dari teleponnya kira-kira sejauh 25 km. (Kuroneko : Itu yang author lakuin kalo denger fangirling Yukineko dari telepon -, Yukineko : Korban gue udah banyak (?))
"Woi, nyantai! Ada apaan sih?" tanya Kurapika.
"Sudah! Buka saja cepetan!"
Kurapika mematikan teleponnya dan langsung masuk ke kamarnya. Ia menyalakan televisi nya dan…
"YA AMPUN! DEMI HISOKA YANG KETELEN PERMEN KARETNYA! DEMI KURORO YANG GAK SENGAJA NELEN RACUN TIKUS! DEMI LEORIO YANG TIBA-TIBA JADI WARAS, GENEI RYODAN AMA LEORIO LAGI KESAMBET SETAN APA?!" teriak Kurapika alay dan histeris.
Ia buru-buru lari dan duduk bersimpuh di ruang tamu.
"Ya Kami-sama… apa orang waras tinggal aku sendiri? Ada apa ini?! AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAA-" oke, cukup teriakannya Kurapika, masih ada yang waras kok. Ya kan, readers? :3
Yukineko : Hooo, Kuroneko, jadi lu nerusin nih fic pas pelajaran computer tadi?
Kuroneko : Iya, jadi sama sekali gak ngerti apa yang dijelasin pak guru.
(Kok jadi curcol?)
Yukineko : Chapter 6, 'Invitation to Hisoka's House' Hayooo~~ Siapa yang mau liat rumah dan keluarga Hisoka?
Kuroneko : Ini ide abal-abal yang kita ketemuin pas hari jumat, ujan-ujanan, ketendang bola (TRUE STORY)
Yukineko : Oh iya, dan satu lagi… *smirks* Fic Kiruretz yang dijamin bikin galau (?) lagi dibuat dan… kayaknya bakal di publish saat ulang tahun Kuroneko!
Kuroneko : ! #$^&#%#&%&(^*(&(&_ (?)
Yukineko : Oke, sampai ketemu di chap 6, minna! :3 Review + fav + follow please!
