Ritzter-Workshop, Presents…

Persona 3 FES : Iwatodai Rifleman

Summary : Dengan matanya yang tajam dan Squad yang siap tempur, ia siap membongkar semua misteri…

Genre : Action/Adventure, Friendship, Romance(diusahakan), Humor(diusahakan), Mystery, Drama, Supernatural

Rating : T, semi-M, FLUFFY SMUTTY LEMONY M! *AAAARRGHHH! PERVERT!*

WARNING! : OC, OOC, Typo, Gaje, rating pasang surut, lawakan super RENYAH/GARING!, Spoiler, ada penggunaan senjata api!

Disclaimer : Persona 3 FES-ATLUS, Glock 21-Glock Firearms Co., SKS-Sergei Simonov/Tula Arsenal, AK-47-Mikhail Kalashnikov/Biro Desain Izhevsk.

Author's Note : Readers… gak biasanya setelat ini ya? maaf ya.

Ayo langsung aja kita BACA REVIEW!

Sp-Cs : Hmm… kita Polling aja.

guest : akan diadakan polling, Thx udah baca dan Review fic-ku ya!

secret : Kasihan Rise skillnya ga ada yang bisa nyerang.

anonymous : Bukan cuma karena saya main PB sob, orang gak tahu betul AK SOPMOD itu nama resminya apa(Baca : Sekelebat Info). Dan aku gak hobi pistol angin, senapan angin baru hobi.

Hirosuke Namikaze : salah, Senjata Rusia… tapi ADA di PB. Thx dah Review ya!

Lance Jeevas : Oke.

ket2mon : Siapa bilang DC XP. AK SOPMOD bukan senjata PB, Senjata Rusia ADA di PB. Oke? peace, bro!


Sekelebat Info.

Orang-orang yang main PB biasanya tau apa AK SOPMOD tapi mereka gak tahu apa sebenarnya AK SOPMOD itu. AK SOPMOD itu sebenarnya AK-103 yang diberi Picatinny Rail untuk aksesoris, versi paling baru dari kreasi Mikhail Kalashnikov produksi Biro Desain Izhevsk. Kalibernya lebih kecil dari AK 47 yang 7.62x39mm, 5.45x39mm tapi kecepatannya LEBIH BAGUS dan daya hancurnya sama kayak 5.56x45mm NATO.

Di Fic ini… diceritakan AK-47 yang dimodifikasi menyerupai AK SOPMOD. Jadi gak betul-betul mirip sama AK-103.

Ini ada URL tentang inspirasi AK-47 yang dipakai Niko (GAK USAH PIKIRKAN KEKERAN DI UJUNG SENJATA INI, NIKO KAN MATANYA TAJAM.) : www . fab-defense images / detail / 5 / 16-ak47weapon-png-Mon-Dec-26-16-39-07 . png

INI YANG ADA BAYONETNYA WALAU RADA2 KARTUN : osea570 . deviantart art / AK-47 – 300546552

KALO MAU NGEBAYANGIN… GAMDAR DI URL PERTAMA BAYANGKAN ADA BAYONETNYA, JADINYA… YA GITU DEH.

P.S – Semoga ilmunya bermanfaat dan Selamat membaca…


Iwatodai Dormitory, First Floor.

After School. Saturday 5/9/2009 [05.52PM]

Memang benar kalau T.K ingin memberikan Niko sebuah AK 47 yang di modifikasi jadi SOPMOD, tapi sebenarnya itu biasa-biasa saja baginya. Karena Niko belum tahu apa jadinya senjata itu. Apa tambah jelek? Atau tambah keren? Atau malah menggangu mekanismenya?

Tapi yang membuatnya senang adalah senin nanti ia akan diajak Mitsuru untuk jadi anggota OSIS sekolah. Dan karena Minato juga ikut, otomatis Niko langsung ikut.

Sepulang sekolah, Niko sebenarnya berniat keliling-keliling sebentar di sekitar Naganaki Shrine. Tapi karena bosan, ia memilih untuk cepat pulang.

"Sore, Senpai." Niko menyalami Mitsuru yang sedang membaca majalah.

"Sore, Niko." salam Mitsuru "Dari mana saja kau?"

"Ya… dari sekolahan, jalan-jalan sebentar, baru pulang." Jelas Niko.

"Oh…" Mitsuru terlihat ingin meminta sesuatu "Umm… Niko?"

"Ya, Senpai?" respon Niko sopan

"B-Boleh aku pinjam ponselmu?" Mitsuru tergagap.

"Boleh, memang hape Senpai kenapa?" Tanya Niko.

"Aku mau menelepon Ayahmu…" Mitsuru rada malu "Aku sudah lama tidak bicara dengannya."

"Nih." Niko menyodorkan ponselnya "Sedang dihubungi, speakernya juga aktif."

Biasanya, seorang Mitsuru ekspresinya sangat susah ditebak. Namun hanya dengan Niko-lah ekspresi Mitsuru sangat mudah terbaca. Tanpa kata-kata tambahan, Mitsuru langsung menyabet ponsel Niko dengan cepatnya.

"Eemmm… Aku mau ke WC…" Niko melangkah dengan cepat menuju kamar mandi, sempat terdengar Mitsuru mengucapkan halo lalu disusul dengan "Paman Petrov".

Setelah keluar dari kamar mandi…

"Aah… lega!" seru Niko sambil memperbaiki celananya yang setengah terpakai. Setelah keluar dari WC, Mitsuru ternyata sudah berdiri di depan WC laki-laki.

"Niko."

"AH!" Niko terkejut "Ya ampun, Senpai… kaget aku."

"Nih ponselmu." Mitsuru memberikan ponsel Niko.

"Bagaimana ngobrolnya?" Tanya Niko sambil meraih ponselnya.

"SERU TAHU!" Mitsuru langsung saja memeluk Niko sampai-sampai Niko mukanya merah padam "THANKS BANGET DEH NIKO!"

"Ya ampun! S-Senpai…" Niko tergagap. "OOC Amat!"

"Gak peduli! Yang penting aku senang!" Mitsuru mulai kehilangan formalitasnya.

"Saking senangnya ya, Senpai?" Niko menyengir.

"Ya, trims… Adikku…" Lalu Mitsuru sadar kalau dia memeluk Niko "…"

"Sadar 'kan apa yang kau lakukan?" Niko menyengir lagi.

"Gak apa-apa, kau kan adikku…"

*CRING!* Suara aneh berdering di kepala Niko lagi.

Thou Shalt Have Our Blessing

When Thou Chooseth To Summon Arcana Empress…

Your Empress Arcana Social Link is Reached Level 3!

You Obtain a New Power…

Now You can Block the Ice Attack, the Element of the Empress Arcana!

"Senpai… aku…"

"Kok ada yang keras-keras disini?"

"Itu masalahnya, mau lepas sekarang?"


Iwatodai Dormitory, Niko's Room.

Evening. Saturday 5/9/2009 [07.30PM]

Niko sedang disibukkan dengan pembersihan senjata, walau sebenarnya Niko cuma merasa ingin saja. Kesibukannya pun dibuyarkan oleh suara panggilan dari bawah, ternyata Minato memanggil "Niko, ada kiriman untukmu!"

"Oh… oke!" Niko langsung bergegas ke ruang santai di lantai dasar.


At the Lounge…

Niko dengan kencangnya lari dari lantai dua ke bawah tapi dengan suara yang pelan, wajar saja karena dia tidak menggunakan alas kaki. Terlihat dibawah ada Minato dan T.K sedang berbincang.

"Yo, Niko." salam Minato.

"Yo." Balas Niko pendek.

"Umm… mana senjatanya?" Niko bingung.

"Di mobil, ayo ikut aku." T.K mengajak Niko keluar, Minato membuntuti dari belakang.


Outside the Dorm…

T.K dan duo Fool akhirnya berada di luar. Mobil yang T.K maksud bukan mobil biasa, tapi sebuah Cadillac Escalade EXT, Escalade versi Pick-up Double Cabin… mobil paling jarang muncul di jalanan-jalanan Jepang.

"Aaaa… Tee." Niko menyingkat nama T.K "Bagaimana bisa kau punya Escalade EXT?"

"Jual AK dan beberapa Dragunov ke pasukan oposisi dunia YANG… sangat membutuhkan, membuatku bisa membeli mobil macam ini LEBIH dari 2… walau sebenarnya cuma punya satu." T.K melawak sedikit.

"Ya ampun…" Minato terlihat kaget dengan apa yang dikatakan T.K tadi "Bisa jadi sekaya itu, ya?"

"Ahahaha… aku itu gak suka hambur uang, makanya aku simpan sisanya… daripada aku beli Lamborghini, baik aku beli mpbil beginian." Jelas T.K.

"Oh…" seperti biasa, Duo Fool ber-'o'

"Oke, senjatanya ada di…" T.K mengeluarkan sebuah benda yang dibalut Koran yang dibawahnya ada kotak kardus "Sini."

"Di balut Koran?" Niko menautkan alis.

"Ya! kalau yang di kotak itu magasennya plus peluru." T.K menjelaskan.

"Sungguh hemat…hehe." Minato tertawa kecil.

Niko pun mengambil AK barunya. "Whew… lumayan beratnya."

"Oh ya…" T.K mengeluarkan sesuatu dari balik jasnya dan meletakkannya "Nih…"

"Wow… Bayonet bahan besi karbon, dapat dari mana!" Seru Niko.

"Ini pesan, lumayan sih… tapi gak apa-apa…"

"Lumayan mahal?" tebak Minato.

"Lumayan… langka." T.K mengoreksi tebakan Minato.

"Trims ya, Ayahku yang bayar nanti..." Niko dan Minato meninggalkan T.K.

"Tunggu." Duo fool terhenti "Aksesorisnya gratis."

"Sering amat kasih gratis… tapi trims ya!" akhirnya T.K benar-benar ditinggalkan.

"Tunggu!"

"Apaan sih?" Niko agak kesal.

"Eh… nanti balik sini aja."

Niko kekesalanya mereda dan T.K menunggu di bawah…

… Niko Kembali ke bawah.

"Aku belum dapat info apa-apa, Bro." Niko memulai pembicaraan.

"Bukan tentang info… tapi ini." T.K memberikan sebuah tas karton.

"Apa ini? kok di staples?" Tanya Niko.

"Hadiah… sudah, aku mau balik… DAH!" T.K dengan cepat langsung naik mobil stir kiri itu.

"Dasar gak jelas…" Niko tersenyum mengejek, lalu kembali ke ruangannya.

Sesampainya di atas, Niko membuka benda-benda yang ia terima dari T.K. ia senang dengan pemberian T.K, apalagi yang terakhir diberikan… "KYAAA… ROSSONERI!"


Iwatodai Dormitory, Niko's Room.

Dark Hour. Saturday 5/9/2009 [Dark Hour]

Niko tidur dengan nyenyaknya bersama dengan jersey bola barunya. Nyaman sekali dia tidur… entah dia mimpi apa sampai ileran, tapi itu semua berakhir ketika…

*TEENG-TEENG-TEENG-TEENG…*

"Hah! Apaan tuh!" Niko kaget ketika mendengar bunyi alarm darurat "Ada apa!"

*TOK-TOK-TOK* ada orang mengetuk pintu Niko "Niko, ayo ke Control Room!"

Ternyata suara Minato, Niko segera bangkit dari kasurnya "Ya, sebentar!"

Niko sebenarnya kurang sempat memakai baju seragamnya, tapi terpaksa ia pakai baju A.C Milan pemberian T.K tadi. Niko ingat kalau dia punya manset untuk musim panas nanti, jadi dia pakai untuk sementara agar tidak terlalu dingin dan tidak lupa pita lengan S.E.E.S miliknya.

*CKLEK* "Ayo…"

"Wow… baju bola darimana?" Tanya Minato agak kaget.

"T.K, Ayo ke atas…" duo fool pun bergegas ke control room.

*BRAK!* "ADA APA!" Junpei keluar dengan tergesa-gesa.

"Ayo ke control room…" Minato cepat-cepat ke lantai 4.

"Ayo, Junpei…" Niko menyusul Minato.

"Buru-buru amat!" lalu Junpei menyusul dan memakai pita lengannya sambil jalan.


Iwatodai Dormitory, Control Room

Dark Hour. Saturday. 5/9/2009 [Dark Hour]

Para Persona-User kelas Junior tiba di Control Room. Terlihat ada Mitsuru dan Akihiko ada disana.

"Kita disini…" kata Yukari menuruti panggilan bel.

"Mana… biar kuhancurin satu-satu!" Junpei bersemangat.

"Mana Nik... Petrovich maksudku?" Tanya Mitsuru…

"… Mana dia tadi?" Minato bingung.

Yang dibicarakan akhirnya tiba di lantai empat dengan AK 47 dan magasen cadangan di tas selempang kecil, Pistol Glock 21 di holster pinggang, dan Evoker di holster paha… mirip Yukari, hanya saja Niko pakai celana panjang.

"OKE! Ada masalah apa?" Tanya Niko dengan semangat tanpa menyadari banyak yang ternganga.

"Wow… baju bola?" Tanya Akihiko.

"Aku malas ganti baju kalau emergency kaya gini…" jelas Niko "Oke… aku siap briefing."

"Kami melacak ada Shadow di luar Tartarus." Mitsuru memulai briefing.

"Hah!" Niko kaget.

"Kita tidak tahu secara pasti, tapi kami berpikir ini adalah Shadow besar lagi." Lanjut Mitsuru "Kita harus mengalahkan mereka semua yang kita temukan, secepat mungkin." Mitsuru masih berbicara "Sebagian orang tidak tahu kalau Dark Hour ada. Tapi, jika setengah dari kota hancur, aka nada kepanikan besar nanti. Hal tersebut harus dihentikan bagaimanapun juga!"

"Dengan kata lain, kita harus menghabisi musuh, kan? Akui pasti ikut!" seru Junpei lagak superhero.

Yukari mendesah "Huh… Junpei…"

"Takut aku kalau kamu kaya gitu…" Niko agak mengejek.

"PASTI BEGITU!" Junpei emosi.

"Sudah-sudah. Akihiko, kau tetap disini sambil menunggu Pak Ketua." Perintah Mitsuru.

"Apa! Kau bercanda, ya! aku ikut!" Akihiko tidak terima.

"Kau masih dalam masa penyembuhan. Nanti kau cuma jadi halangan bagi mereka."

"Cih…" Akihiko masih kesal.

"Sebenarnya bukan halangan… tapi kalau sakitnya kambuh, masalahnya ada di kau, Akihiko-senpai." Minato menenangkan keadaan.

"Kita juga lebih fit daripada keadaan senpai sekarang." Niko ikutan.

"Benar, aku setuju dengan mereka berdua." Mitsuru menyetujui "Percayalah dengan mereka… mereka siap. Nanti kau dapat kesempatannya."

"Argh…" Akihiko menggeram "Sialan."

"Tenang! Aku yang mengawasi!" Junpei percaya dirinya meningkat.

"Aku gak punya pilihan lain…" Pandangan Akihiko mengarah ke Minato "Kau yang memimpin."

"Minato lagi…?" Junpei terdengar kurang puas.

"Lebih baik…" Niko mengelus dadanya menandakan ia lega.

"Kami mengandalkanmu…" Mitsuru menunjukkan rasa percaya.

"Kulakukan yang kubisa…" Minato terdengar setuju untuk jadi pemimpin lagi.

"Heh, kau jadi pemimpin lagi…" Junpei terdengar merasa kasihan "Untung aku bukan kamu…"

"Padahal kau mau kan…?" Niko menggoda Junpei.

"Apaan sih!" Junpei kesal.

Lalu Akihiko angkat bicara "Biarkan mereka berempat pergi dulu. Kalau kau mau memberikan bantuan kau harus siap-siap dulu kan?"

"Tunggu di depan stasiun. Aku akan berada disana secepat mungkin." Perintah Mitsuru.

"Aku mengerti." Yukari mengangguk "Ayo… kita pergi."

"Oke, Bos." Niko dan Minato mengacungkan jempol.

"Yeah… AYO!" Junpei pun pergi duluan disusul para Junior.


Iwatodai Station, Entrance.

Dark Hour. Saturday 5/9/2009 [Dark Hour]

Setibanya di stasiun, para Junior Persona-user menunggu sambil duduk-duduk di tangga stasiun. Ada Junpei dan Minato membawa minuman pemberian Niko.

*CREK* "Lock and Load… siap tembak!" Niko sudah siap dengan.

"Niko… kau seperti kapten tim bola aja, dari tim mana itu?" Tanya Junpei.

"AC Milan, jujur aku bukan Milanisti… tapi aku suka bajunya saja." Kata Niko.

"Apaan Milanisti?" Junpei bingung.

"Fans AC Milan namanya Milanisti, mengerti?" Minato angkat bicara.

"Hebat…" puji Niko sambil menenggak minuman sodanya.

"Dimana sih dia?" Yukari tidak sabaran menunggu Mitsuru.

"Dia nanti datang… santai dulu." Junpei menenangkan keadaan.

"Lagi bulan purnama… tapi lebih menyeramkan pas Dark Hour tiba." Kata Yukari.

Tiba-tiba, para Junior mendengar derungan suara mesin. Niko yang merespon pertama "Lho… suara mesin?"

Lalu pandangan mereka tertuju ke sumber suara. Junpei bereaksi "Huh? A-apa?"

Suara mesin itu berasal dari… Motor yang dikendarai Mitsuru. Lantas saja para junior kaget. Karena setahu mereka benda-benda bermesin tak bisa beroperasi ketika Dark Hour tiba. Tapi ini justru membuat teori yang mereka anut terpatahkan.

"Maaf telah membuat kalian menunggu…" Mitsuru meminta maaf "Malam ini, aku akan memberikan bantuan dari sini. Segala yang lain akan tetap sama." Mitsuru memulai pengarahan "Lokasi terakhir Shadow adalah di dalam monorail, tidak jauh dari stasiun. Untuk kesana, kalian harus berjalan kaki menyusuri rel."

"Yang bener! Bukannya bahaya…?" Junpei ragu.

"Jangan khawatir, tidak ada barang-barang elektronik yang berfungsi ketika Dark Hour tiba, termasuk monorail."

"Tapi… motormu?" Junpei, Niko, dan Minato dengan lucuna bertanya bersama.

"Ini Spesial, tahu." Mitsuru kehilangan formalitasnya sebentar "Jika keadaan berubah, akan kuberitahu secepat mungkin."

"Oke." Yukari terdengar bersemangat.

"A-Ayo kita lakukan!" Junpei agak takut, mungkin karena 'Arena Perang' yang ada di monorail

"*CREK* Aku siap…" Niko bersemangat "Rasa-rasanya kok nanti aku lawan Priestess ya?"

TO BE CONTINUED…


AUTHOR'S NOTE

Ritzter : SAYA KEMBALI… saya mau cepet2 update, makanya aku potong yang ceritanya mau Full-Chapter sampai lawan Arcana Priestess.

Reader : KENAPA POTONG-POTONG AUTHOR BAHLUL!

Ritzter : Maaf-maaf! AH! Oh ya!, Niko kalau pacaran cocok ama siapa ya? soalnya aku gatel pengen nulis Niko ngomong-ngomong "I Love You"-kah "Aishiteru"-kah

Tapi… dari rencana saya NikoxOC rencananya… ada juga yang mau NikoxFuuka dulu (Kalau dipikir2 lucu juga kalau ku-Pair) saya minta pendapanya ya!

Niko : Masa aku dicariin jodoh sih?

Ritzter : gak tahu ya, aku Cuma gak sabar aja nulis kamu pacaran.

Niko : Terserahmu lah… kamu yang nulis kok.

Ritzter : Ada bumbu tambahan yang menunjukkan kalau Niko hobi sepak bola, baju bola AC Milan yang dipakai buat tandang.

nih URL baju bola yang dipakai Niko : sportsbrampton shop / wp-content / uploads / acmilanAway2008-09 . jpg

Aku bukan Milanisti, aku ambil baju ini karena cocok dipakai sama armband S.E.E.S.

TERIMA KASIH BAGI PARA READERS YANG SILENCE MAUPUN NON-SILENCE YANG MEMBACA DAN MASIH SETIA. DAN TOLONG ADD FACEBOOK-KU + FOLLOW TWITTER-KU YA!

MIND TO REVIEW…?