Chapter 7 : Mayu x Muyo

.

.

.

.

.

Hi Minna! XD emi balik lagi :3 kali ini yang menang adalah... Mayu dan Muyo! Maaf updatenya lama! DX biasa, kehabisan ide! Ok! Langsung ke cerita!

.

.

.

.

.

WARNING: Gaje, Pendek, Abal, Typo(mungkin), Tidak sesuai EYD, dll

Desclaimer: Vocaloid bukan milik Emi

Don't like don't read, tombol back selalu tersedia dan pasti ampuh untuk keluar dari fict ini :D

Happy Reading~

.

.

.

.

.

- di tempat Mayu, Memories Garden-

"Wuah... Banyak sekali ya benda seperti portal disini... Sepertinya tempat ini sangatlah luas, apakah aku bisa menelusurinya ya?" Kata Mayu sambil melihat ke kiri dan ke kanan, Ia kebingungan sebenarnya... Kenapa? Ia bingung karena apa fungsi dari portal itu, sebenarnya ia ingin mencoba masuk... Hanya saja, takutnya berbahaya bukan?

"GYAAAA! Mana sih jalan keluarnya! Ga ketemu ketemu!" Teriak Mayu

"Eh? Kau disini rupanya" kata seseorang dari belakang Mayu

"Si-siapa?" Tanya Mayu sambil membalikan badannya... Ia melihat MUYO berdiri di belakangnya...

"Oh, lo rupanya, mau apa kau hah?" Tanya Mayu dengan pertanyaan bodohnya yang tentu saja jawabannya untuk mencari jalan keluar

"Mau cari jalan keluar lah! Emang lo pikir mau apa?!" Kata Muyo dengan nada ketus

"Woles(?), lgan gua cuma nanya, ga masalah toh..." Kata Mayu

"Ya udah... Sekarang mau cari kemana?" Kata Muyo

"Kiri kiri kiri(?)!" kata sebuah suara

"Tuh denger! Ke kiri!" Kata Mayu

"Kanan kanan kanan(?)" Kata suara itu lagi

"Tuh! Ke kanan!" Kata Muyo

"Kiri Kanan, kulihat saja, banyak portal(?)~" kata suara itu yang ternyata adalah author yang lagi nyanyi nyanyi gaje, sontak Mayu dan Muyo langsung bergubrak ria

"Eh thor! Dimana jalan keluarnya?! Jangan cuma nyanyi nyanyi gaje disitu! Masa character vocaloid favoritmu yang dua ini dibiarkan menderita?!" Kata Mayu yang sudah bangun dari acara gubraknya(?) Bersama Muyo sang pemimpi- *coret* maksudnya sang yandere sejati(?)

"Kaga tau lah! Cari sorangan(?)! Lo pikir gua babu lo?!" Kata author gaje pake mike

"Ga guna lo ditanyain juga!" Kata Muyo

"Emang! Masa nanya ke orang geblek sih? Nanya tuh ke yang pinter gitu! Kaya Einstein(?)!" Kata sang author

"Einstein udah meninggal dodol!" Kata Mayu

"Kata sopo?(?)" Kata sebuah suara

"Sopo lg ini?!(?)" Kata Muyo sambil ngeliat kebelakang dan ada seorang Einstein dibelakang mereka sambil nyengir kuda(?)

"... Bapa akhirnya kita bertemu (?)!" Kata Mayu sambil berlari ke Einstein dengan slow motion

"Anakku(?)!" Balas sang Einstein

"Woiiiiii! Kenapa jadi drama pertemuan ayah dan anak sih?!" Kata sang author

"Lah... Orang lo yang nulis! Dodol amat lo!" Kata tiga orang dengan koor bersamaan(?)

"Udah! Emi sama Einstein kebelakang dulu!(?)" Kata sang author sambil nyeret Einstein (?)

-back to story-

"Hei... Bagaimana kalau kita mencoba salah satu portal?" Kata Muyo

Mereka pun melihat lihat, mereka melihat portal berwarna orange, kuning, hijau, merah, ungu, dan masih banyak portal lain, tapi yang membuat mereka tertarik adalah portal warna hitam

"Ehm... Bagus juga... Ah! Yang itu saja dulu!" Kata Mayu

"Ok!" Kata Muyo

Merekapun berjalan ke arah portal dengan cahaya warna hitam itu.. Mereka memasukinya dan seketika juga OC para author ada di depan portal itu

"Benar dugaan kita... Mereka akan memilih portal dengan warna ini..." Kata Runko

"Ya... Mereka kan memang begitu... Yandere dan suka warna gelap... Langsung mulai saja ya?" Kata Rumia

"Yup! Ayo masuk!" Kata Runko dan masuk ke portal itu

"Baiklah..." Kata Rumia lalu masuk

- back to Mayu and Muyo -

"Ugggh... Ini dimana?" Kata Mayu melihat sekelilingnya yang mirip dengan kamar

"Iya..." Kata Muyo dan...

.

.

.

.

.

Mereka melihat bahwa mereka berada di satu ranjang dan memakai piyama tidur!

"A-apa maksudnya ini?!" Kata Mayu dengan muka ngeblush

" G-gua juga kaga tau!" Kata Muyo dengan muka yang ga kalah merah

"Mama! Papa!" Panggil dua orang anak kecil yang sebenarnya adalah Runko dan Rumia yang menyamar

"Ma-mama?" Mayu mulai bingung

"Pa-papa?" Muyo juga mulai bingung

"Papa! Papa sudah janji bukan bahwa hari ini kita akan bermain bersama di taman belakang?" Kata Runko

"E-eh? I-iya..." Kata muyo dengan bingung

"Mama juga kan janji akan ikut bermain!" Kata Rumia

"I-iya" kata Mayu

"Ayo!" Kata mereka sambil menarik Mayu dan Muyo

.

.

.

.

.

-Di taman belakang-

Sesampainya di taman belakang mereka langsung mulai bermain.. Atau bisa juga disebut dengan permainan yang tidak lazim dimainkan... Mereka memainkan lempar pisau!

"Ma-mama keren!" Kata Rumia dengan agak takut

'Buset dah! Nih orang dua ngajak main anak kecil pake pisau!' Kata Runko dalam hati

"Ehehehehe, iya dong!" Kata Mayu sambil terus melempar pisau ke papan

"Kita puaskan main kita hari ini ya! Tapi kita juga harus hati hati karena prajurit istana sedang mencari mama!" Kata Rumia dengan raut muka yang dibuat sedih

'Hah? Untuk apa penjaga itu mencariku? Bukankah tidak terjadi apa apa?' Pikir Mayu bingung

"Hei! Dengar! Ada suara!" Kata Muyo yang sedari tadi duduk di bangku sambil melihat Mayu memainkan pisaunya

"E-eh? Apakah itu prajurit istana? Mereka akan segera menemukan kita!" Kata Runko dengan nada panik dan dengan raut muka panik

"Tenanglah... Aku akan mengecek ke depan.. Kalian tunggulah... " Kata Muyo

"Tunggu sebentar, Papa! Pakailah ini untuk jaga jaga!" Kata Runko sambil memberikan baju zirah dan pedang yang terlihat sangat kuat

"Baiklah..." Kata Muyo dan sesegera mungkin memakai baju zirah dan menyiapkan pedangnya

"Wuaaah! Papa keren!" Kata Rumia dengan mata bling bling dan sontak saja Runko ada asap di kepalanya, kenapa? Cemburu karena pasangannya bilang keren ke cowo lain...

Mayu? Dia memalingkan wajahnya... Kenapa? Karena kalau dilihat sekarang pasti dia sudah blushing parah...

"Ah... Sudah ya... Aku pergi kedepan dulu..." Kata Muyo

"Hati hati papa!" Kata Rumia

"Tenang saja" kata Muyo

- di depan -

"Hei! Cepat buka!" Kata para prajurit

'Cih... Ternyata benar mereka! Aku harus memberitahu mereka!' Kata Muyo dan berlari ke arah belakang dan saat Muyo berlari para prajurit mendobrak pintu

"Kami akan segera mencari kalian!" Kata salah satu prajurit

- di belakang -

"Ayo! Cepat kita pergi!" Kata Muyo

"E-eh?" Kata Mayu

"Ketemu juga! Cepat tangkap mereka!" Kata sang prajurit

"Cih! Terpaksa harus kuhadapi!" Kata Muyo

Muyopun beradu pedang dengan para prajurit sedangkan Mayu menjaga anak anak, namun.. Mayu melihat bahwa seorang prajurit ingin menusuknya dari belakang... Mayu pun kaget, lalu segera berlari dan memeluk Muyo dari belakang dan yang terkena tusukan bukanlah Muyo tapi Mayu

"MAYUU!" Kata Muyo langsung memeluk tubuh yang lemah itu

"Go-gomenasai... Gua ga bisa ngertiin lo... Gomen" kata Mayu lalu perlahan menutup matanya

"Bangun! Mayu! Bangun!" Kata Muyo, para prajurit hanya menatapnya dengan pandangan kaget karena sebenarnya Mayu adalah sang persembahan untuk dewa kerajaan itu

"Kalian.. Sialan!" Kata Muyo lalu langsung menyerang ... Tidak begitu lama para prajurit langsung tewas...

"Mama!" Kata Rumia dan langsung nangis (yang harusnya pura pura jadi beneran karena terlalu menghayati)

'Rumia... Lo terlalu menghayati!' Pikir Runko

"Mayu..." Kata Muyo mendekat lalu langsung mengangkat tubuh Mayu ke pangkuannya

" Andai saja... Gua waktu itu ga lengah... Maafin gua ya..." Kata Muyo lalu mencium Mayu di bibir, Runko dan Rumia yang ngeliat langsung ngeblush dan seketika juga, kenapa? Karena mereka ga pernah liat orang ciuman dan ga dibolehin ma author #dicabok.. Dan seketika juga cahaya menyelebungi mereka berdua

" Mi-misi berhasil" kata Runko dengan muka masih blushing

"I-iya..." Kata Rumia lalu mereka juga pergi

- back to Mayu and Muyo-

"Ada apa tadi?" Kata Muyo

"Entahlah..." Kata Mayu

"Kau tidak apa apa kan?!" Kata Muyo

"Tentu saja!" Kata Mayu

"Kalian sudah balik?" Kata Melody

"Iyalah!" Kata 2M (Mayu dan Muyo)

"Baguslah... Cepat kalian pulang atau jalan jalan! Jadi lebih senang hari ini" kata Melody

"Tapi pulangnya jam 5 ya! Ada acara!" Kata Shiyuki

"Baiklah!" Kata Mayu dan muyo lalu mereka berjalan pergi..

MayuMuyo, END

.

.

.

.

.

A/N: yah! Waktunya author ngebacod ria! Maksudnya masuk portal adalah, masuk ke dalam sebuah cerita dari salah satu OC author :3 kalau merah masuk ke cerita Kuro, hijau masuk ke cerita Melody, kuning masuk ke Vierre, ungu ke cerita Zene , dll, tapi disini mayu dan muyo memilih masuk ke cerita Rumia dan Runko :3 jadi begitulah XD target sih kalau bisa 52 kalau bisa lebih sih ,oh ya, waktunya ngevote!

Kageito x Yukari

Akaito x Meiko

Piko x Miki

Lui x Ring

IA x IO

SeeU x SeeWoo

Tait o x Kiku

Gakupo x Luka

Sampai jumpa di chapter selanjutnya! XD fict ini lanjut atau tidak keputusannya di tangan readers :3