Summary:
Naruto ahkirnya bias kembali kekampus dan kuliah tapi ternyata selama ia pergi semua berubah . dulu kawan kawan sahabat kepercayaanya kini telah berubah menjadi srigala yang menatapnya lapar seolah ingin memangsanya.
Disclaimer:
Selamanya naruto hanya milik MASASHI KISHIMOTO-SENSEI
WARNING:
TYPO, YAOI, GAJE, ALUR SECEPET KERETA SHINKANSEN
PAIRING
SASUKE X NARUTO
RATED:
M(MUNGKIN)
Maaf semuanya jika di fic pertama ku ini sangat mengecewakan. Karna aku buatnya di warnet jadi tergesa gesa banget. Dan parahnya ga bias baca ulang T,T HIKS HIKS HIKS,,,,,,,.Aku berharap di chapter ke 2 bisa lebih baik . terimakasih buat semua nya dah revew. Semula aku takut dan putus asa setelah baca fic ku, tapi ternyata banyak yang mendukungku … HOUNTO NI ARIGATOU MINNA-SAMA
BALAS REVEW YA DIKIT:
onixsafir1023…. THANKS MASUKANNYA AKU AKAN TERAPIN WALAU MUNGKIN MASIH BANYAK TYPO.
kagurra amaya ….MAAF YA DAH BIKIN AME BINGUNG , AKU USAHAIN GA NGEBINGUNGIN LAGI, GA JANJI TAPI HEHEHEHHE.
akai girl… IYA INI FIC MEMNG OKANE GANAI FERSI SASU NARU KOK, #DIBUNUH ISSE – SENSEI, TAPI THANKS … HEHEHE
ailla-ansory…. Maaf ya ini gara gara ga ada waktu baca ulang hwaaaaaa malu aku…
ryota…makasih masukanya , oh mengenai alur nih fik mungkin tak bikin antar mirip ga mirip dengan okane ga nai asli. Soale ga terlalu inget alur okane ganai yang panjang.
Zen Ikkika… maaf maaf maaf maaf bikin bingung, tapi aku usahain ga akan bingung lagi, tapi thanks dah mau mampir ke fic gaje ku.
Micky milky…. Iya nih nyuri cerita dari okane ganai# dibantai isse – sensei. Sebenere aku bermaksud ga merubah karakter sifat naruto yang cerewet dan deroboh tapi masih bingung. Ya deh entar tak coba bikin manly
Uchiha Sanaru…..kyaaaaaaaaa trimakasih trimakasih,,, arigatou#peluk uchiha sasunaru. Ga nyangka bakal dibilang bagus banget.
deviluk shin ryu…. Duh maaf ya… sebenere pengen tak edit seperfec mungkn tapi karna fic dadakan plus, diwarnet jadi aku tak berdaya.
Qnantazefanya….. maaf ya….. aku coba perbaiki di chap ini ya… heheheh jangan kapok mampir ya….
======================================================================================================================== BADAISAKURA ====================================
Sasuke kini dapat memenjarakan tubuh malaikatnya dalam istana emas, tapi tidak dengan hati si malikat. setelah kejadian malam itu, kini si pirang terkasihnya shok dan depresi, jangankan bercinta lagi dengannya, untuk di sentuh saja telah sukses membuat naruto histeris dan mengigil.
Dikantor Sasuke.
"sasuke-kun..." sebuah sapaan dari gadis bersurai pink membuat polusi pendengaran sasuke yang tengah sibuk berkutat dengan pekerjaannya. "Hn" dan seperti biasa, gumaman tak jelas kebanggannya yang menjawab tanpa menoleh sedikitpun. Gadis pink a.k.a sakura yang merasa di acuhkan sasuke pun ahkirnya putus urat kesabarannya. Ia melenggang dengan gaya yang dibuat seanggun mungkin mendekati meja kerja sasuke ." shash- shu- keh- khunnnh, jhan...Ngan achuhh khhha akhu dong..." desah sakura ingin menggoda sasuke. Namun ternyata usahanya sia sia, sasuke tak bergeming sedikit pun ia, masih setia pada dokumen dihadapannya. "apa mau mu, sakura?" tukas sasuke datar tanpa melihat sakura. Mendapat tanggapan tak mengenakan sasuke, si pinkpun pura pura cemberut, ia kembungkan kedua pipinya bermaksud agar terlihat imut, tapi itu malah membuat sasuke semakin mual.
Sasuke beranjak dari duduknya. Ia pergi meninggalkan sakura yang pura pura merajuk. Melihat sasuke melangkah keluar segera sakura kejar dan hadang didepan pintu. "mau ke mana sasuke-kun?" Tanyanya manja. " toilet... kenapa? mau ikut" sahutnya ketus.
Ia lirik si brisik dibelangnya, kemudian melangkah keluar pintu tanpa mau memperdulikan wajah sakura yang semerah tomat karna ucapannya tadi.
Saat Sasuke hapir keluar ruangan berpapasan dengan sabaku kembar yang membungkukkan diri memberi hormat. Sabaku no Gaara dan Sabaku no Sasori, mereka adalah sekertari pribadi Sasuke.
Setelah mereka memasuki ruangan Sasuke mereka hanya menatap datar apa yang ada di dalam ruanga itu. Pewaris tunggal perusahaan medis Haruno, tak lain adalah haruno sakura. " haruno-san ingin minum apa". Sasori yang berjalan disamping gaara mendekat ke arah sakura sembari menawari minuman. Sedangkan gaara masih diam dengan wajah stoicnya sambil merapaikan berkas berkas di mejanya.
Wajah datar duo sabaku ini memanglah sangat mirip tapi tetap dapat dibedakan karna gaara memiliki tato kanji 'AI' didahinya, dan lingkaran hitam besar menyerupai panda di kelopak matanya. Namun hal itu tak memperburuk penampilannya, bahkan membingkai dengan manisnya iris jade, warisan klan sabaku. Memanglah tak dapat dipungkiri wajah baby face nan miskin ekspresi. Surai merah marun yang lembut menambah keelokan twins sabaku ini.
Kembali ke cerita, ketika sasori tengah menghidangkan minuman pada sakura, suasan serasa senyap bak kuburan. Entah mengapa sakura yag tadinya terus berkicau saat ada sasuke, kini diam bungkam tanpa suara. tak beberapa lama sasuke pun kembali ke ruangannya. Tentu hal itu juga merubah suasana hati sakura. Sasuke terlihat asik dengan pekerjaannya tanpa perduli sakura mendekat dan mencoba mengajaknya ngobrol. "haruno-san" tiba tiba suara gara mengintrupsi sakura. "apa keperluan anda berkunjung kemari?" . sakura pun menoleh kearah gaara dan mendengus kecil. Kemudian ia melenggang dengan manisnya menuju sofa tamu biru donker corak harimau yang ia duduki tadi. Ia ambil amplop coklat dari dalam tas pinknya. Setelah itu ia serahkan pada sasori yang ada di sebelahnya. " sopanlah sedikit pada klaien no satu mu, ga-a-ra -ku-n? Ejanya seolah menyindir gaara. Namun seperti biasa, gaara jawab dengan gumaman tak jelas.
" aku akan menginvestasikan saham perusahan ku. Aku kemari ingin mendiskusikan bagaimana prosedurnya" terangnya serius pada gaara. " kemudian ayo kita diskusikan soal masa depan kita sa-su-ke- ku-n...? Tambahnya histeris sembari berhampur ke tempat sasuke duduk. Tapi naas ia hanya memeluk kursi kosong. "hn" lagi lagi dua huruf itu yang menangapai sakura. Sasuske berlalu meninggalkan sakura. Beberapa langkah sasuke berjalan, kemudian ia berhenti sejenak dan berbalik menatap sakura. Sakura pun bersemu malu karna hal itu. Tak beberapa lama sasuke pun menghela nafas panjang kemudiam beranjak pergi. "ku serahkan semua pada kalian, sabaku bersaudara..." setelah berkata demikian, sasukepun meninggalkan ruangannya, tanpa rasa bersalah sama sekali. sedangkan kembar sabakupun hanya bisa mengerdikan bahu mereka dan menghela nafas panjang, pasrah akan sikap atasanya yang semena mena.
Berbeda dengan twins sabaku, sakurapun bercengo ria mendengar ucapan sasuke. Kedua iris emerlan itu terbelalak tak percaya." apa ... sasuke .. hei sasuke tunggu.." triaknya histeris sembari mengejar sasuke. Tapi percuma sasuke telah melangkah jauh meninggalkan kantornya.
Sasuke POV .
Kulangkahkan kaki ku menuju lift, sepanjang perjalanan aku hanya birfikir, bagaimana keadaan naruto saat ini, sedang apa dia, sudah bangunkah dia saat ini. Aku sangat senang saat bertemu lagi dengannya, malaikat rubah pirang ku. Ku tk tak bias mendiskribsikan seberapa banyak ia menolongku , malaikat yang indah bagai matahari yang menerangi kegelapan hatiku. Tapi aku sedikit kecewa karna dia tak mengenaliku. Akupun hanya bisa meruntuki kesialan nasibku hari.
" hari yang melelahkan, ditambah kenapa harus bertemu sipinki berisik itu juga sih" grutuku entak pada siapa.
Setelah aku memasuki lift. kutekan angka lantai apartemenku berada. Yah memang apartemen dan kantor ku berada dalam satu gedung berbeda lantai, hal itu memudahkanku untuk bekerja dan pulang tanpa membuang banyak waktu. Tak butuh waktu lama untuk sampai di apartemenku. Saat aku tiba didepan pintu, hati ku jadi ragu untuk membuka apartemenku sendiri. Tanganku yang terulur untuk memegang kenop pintu kutarik kembali, aku berfikir sejenak. Dan rasa rinduku pada sirubah pirang mengalahkan segala rasa gundahku, oleh karnanya akupun memnutuskan membuka pintu apartentku dan melihat kondisi naruto.
Setelah aku memasuki apartementku yang terbilang luas dan elit ini, ku edarkan pandanganku ke seluruh ruang tamu. Namun tak kutemukan sosok kuning yang kurindukan. Kulangkah kan kaki ku pelan tanpa suara menuju kamar ku, tapi juga nihil, ia tak ada disana, kemudian aku beranjak kekamar sebelah kamarku, tapi juga sama saja. Dan terahkir akupun mencarinya kedapur, 'yah siapa tau dia kelaparan' inerku. Kulangkahkan kaki kaki ku pelan tapi Pasti kearah dapur. Dan benar saja kudapati sosok naruto dengan mengenakan pyama miliku yang kebesaran, ia menuang air putih dalam gelas kaca digenggamannya. " naruto..!" pangil ku lirih, akan tetapi tanggapan yang ku peroleh sangatlah mengejutkan. Tubuhnya bergetar, gelas yang ia genggampun jatuh kelantai dan pecah. "NARUTOOO..." aku pun panik melihat tubuhnya merosot kelantai. "m... -aaf Akh-aku tak sengaja" suaranya terdengar bergetar, apa dia ketakutan. Saat ku lihat dia akan memunguti pecahan kaca yang berserakan, aku hampir tak bias menahan amarahku saat kulihat pecahan gelas mengores jari tan mungil miliknya. ku hentikan ia saat ia bermaksud membersihkan mepahan tadi dengan menggenggam lenggannya. Tapi seketika itu juga ia tepis tanganku. Kulihat ia sangat terkejut. Sekilas tadi safir indahnya membelalak memancarkan rasa takut dan kaget. Namun sesegera mungkin ia sembunyikan dibalik tundukan kepala yang lemah. Tanganya ia dekap erat didepan dadanya, seakan takut untuk ku genggam lagi. "aa-aakhhan aku- ber-res kan segera" ujarnya terbata masih tertunduk.
Aku merasa aneh... Tadi saat kugenggam tangannya, kurasa suhu tubuhnya sangatlah panas, 'apa dia demam ya?' tanyaku dalam hati. ku genggam lagi lengannya. dan benar tubunya memang panas. kuulurkan satu lagi tangan ku, ia terlihat takut dan memejamkan matanya. Tapi ketika tangan ku menyentuh dahinya sorot matanya menggambarkan jelas bahwa ia kini tengah terheran heran dengan sikapku. 'astaga anak ini benar benar demam tinggi. Apa dia tidak merasa jika dirinya tengah demam ya', inerku dalam hati tak kalah heran. " DASAR 'DOBE'. Apa kau tak sadar kau itu lagi demam hah?" kepanikanku tak lagi sanggup kututupi dengan wajah stoicku. Kugendong naruto ala pengantin, kubawa ia masuk kedalam kamar. Kemudian kurebahkan tubuh tan mungil itu diatas tempat tidur king size ku. Ia masih menatapku heran dan penuh tanda tanya.
Segera ku bongkar lemariku mencari kotak p3k miliku. " a-ano.. Aku baik baik saja".
naruto berujar lirih, mungkin ia tak ingin aku khawatir. Setelah kubongkar hampir seluruh isi lemariku, ahkirnya ku temukan apa yang aku cari
" INI DIA..." teriakku kegirngan seperti anak kecil yang baru saja mendapat perment, sunguh aku benar benar tak sadar. 'sial, kenapa aku bisa hilang kendali didepanya. Sungguh tak bisa di percaya, aku benar benar bodoh'. Runtuku dalam hati.
malaikatku kini tengah mengukir senyum tipis dibibir mungilnya. Mungkin ia geli melihat tingkah ku yang bodoh.
Kurobekan satu obat antibiotik penurun panas, dan kuserahkan segelas air dan pil putih itu padanya. Kulihat naruto baru saja akan meminum obat itu, namun segera ku hentikan. Aku membaca aturan pakainya sesaat. "tunggu sebentar" perintah ku padanya agar tak langsung meminum obatnya. Aku pun bergegas kedapur dan membuat bubur.
Yah karna aku ini seorang 'uchiha' maka wajar jika aku tak pandai memasak. Dapur ku jadikan kapal pecah demi semangkuk bubur. Dan ahkirnya dengan susah payah bubur ala 'sasuke'pun jadi.
Segera berikan bubur itu pada naruto." makanlah!" printahku padanya. Ia nampak terdiam sejenak. Manik biru langit itu menatap bubur buatan ku intens. 'apa dia berfikir akan aku racuni ya'. karna ku rasa dia ragu akupun menyanggahnya. "aku tak memasukan racun atau pun hal aneh didalamnya". melihatnya masih tak bergeming akupun menghela nafas panjang dan melanjutkan omonganku lagi. "jika kau tak mau memakannya, ya sudah. akan kepesankan makanan dari restoran saja" tambahku datar tanpa menunjukan ekspresi kecewaku. "ti-tidak... aku akan makan ini" naruto molai mengeluarkan suaranya. ia nampak gugup yah walau wajahnya masih menunduk melihat bubur buatanku. " tidak usah memaksakan diri" sergahku tak ingin ia memakan bubur itu dengan setengah hati. " tidak, aku hanya senang. selama ini tak ada yang perduli denganku." kudengarkan setiap kata yang keluar dari bibir mungilnya dengan seksama. "apalagi setelah kedua orang tua ku meninggal karna kecelakaan. Aku hanya sendiri. Hanya kiba yang menjadi satu satunya saudara ku. Yah walau kami hanya sepupu". Tambahnya denga nada suara yang terdengar bergetar seakan menahan tangis yang hampir pecah.
" akupun sendiri. Aku tak miliki saudara, satu satunya kakak ku Kini menghilang entah kemana tak ada kabarnya" tuturku lembut." aku juga tak memiliki siapa siapa, hidupku pun di isi dengan kegelapan dan rasa sepi. Hingga suatu ketika kutemukan seorang malaikat membawa cahaya dalam gelapku". Lanjutku sembari kutundukan kepalaku. Entah mengapa onyxku serasa sangat panas saat berujar demikian. Suasana pun memjadi hening beberapa saat. " itadakimasu" tiba tiba naruto pun melahap bubur buatanku dengan hikmatnya. Hal itu membuatku tanpa sadar tersenyum simpul.
'ini aneh, dia laki laki. Tapi entah mengapa saat di dekatnya hatiku merasa hangat dan begitu damai' batinku sambil terus menatapnya intens. Aku pun beranjak dari duduk ku , kuambil plester luka di kotak p3k. Kemudian ku berikan pada naruto agar lukanya akibat goresan kaca tadi cepet sembuh. Tapi aneh ia merobek satu bagian plester itu dan menyerahkanya pada ku. Manik shaffir indahnya menatap lurus pada onyxku. Malam cerah bertemu malam kelam sungguh kontras. Tapi entah mengapa aku bagai terseret dalam sorot mata sayunya
NORMAL POV.
Sasuke kini telah merapikan kembali kamarnya yang mirip kapal pecah. Dia mematut dirinya dan hendak kembali kekantornya lagi. Sasuke menatap naruto sekilas, kemudian melangkahkan kakinya pelan mendekati naruto. Shaffir secerah langit musim panas naruto begitu mempesona, walau manik itu memancarakan perasaan yang sulit di ungkapkan.
Tapi entah mengapa tak bosan onyx kelam sasuke terus menyelaminya lebih dalam. Mencari sebuah fakta yang mungkin akan membuat hatinya akan terluka oleh serpihan kenangan masalalu. Lama sang malam berradu pandang dengan sang siang.
kini sasuke mengecup singkat dahi malaikatnya. Dan itu sukses membuat naruto membelalakan mata indahnya.
Sasuke berbalik dan hendak melangkah pergi, tapi langkahnya dihentikan saat naruto tiba tiba menarik ujung jasnya.
pun menoleh dan menatap naruto penuh penuh tanya. "terima kasih". Ujar naruto lirih dengan semburat merah dikedua pipinya.
Sasuke hanya bisa tersenyum tipis dan bergumam" hn" yah begitulah kebiasaan uchiha. naruto yang tak mengerti arti dari gumaman tak jelas sasuke. hanya bisa memiringkan kepalanya seolah meminta penjelasan. Dan dengan telak pose tersebut dapat membuat sasuke hampir mimisan dengan tidak elitnya. Untung wajah stoic sasuke dapat menutupi sesemburat merah yang meronai pipi sasuke. " DOBE...Cepat tidur sana!". Printah sasuke yang sempat memunculkan perempatan didahi naruto." errrrrrrr TEEEEEEMEEEE JANGAN SENAKNYA MEMANGGILKU DOBE. DASAR TEMEEEE MESUM". Teriak naruto lepas kendali, naruto merasa sebal karna dipanggil dobe. Ia mengericutkan bibirnya kemudian mengembungkan kedua pipinya. Hal yang membuat wajah tan manis naruto semakin imut. "fufufufufuuf" sasuke hanya bisa menahan tawa yang hampir meledak karna tingkah imut plus lucu naruto. " kau bisa marah juga ya, DOBE-CHAN?!" ucapan atau lebih tepatnya ejekan dari sasuke sukses membuat wajah naruto kini semerah tomat. " hahahahahahah…. lihat lah wajah mu saat ini, dobe.. Kau lebih merah dari tomat. Hwaaahahaaha". Dan ahkirnya tawa yang sasuke tahan pecah juga. berbagai kaliamat olokan yang mengandung makna candaan terlontar indah dengan lepasnya. sungguh bukan sifat dari uchiha sasuke. sasuke tak pernah merasa selepas ini di depan orang. ia merasa hanya naruto yang yang bisa membuat ia serasa bebas lepas menjadi 'dirinya' atau mungkin malah bukan dirinya. sasuke mengacak acak lembut surai pirang naruto. kemudian mengecup singkat bibir ranum sipirang. dan itu cukup membungkam naruto yang sedari tadi terus menggerutu dengan brisiknya. 'ia pria yang menyebalkan, kejam, mesum, dan kasar. tapi ...'umpatnya naruto dalam hati terpotong karna kecupan sasuke. saat naruto tengah asik dengan pikirannya sendiri kecupan sasuke telah berubah menjadi lumatan lembut. merasa tak ada perlawanan dari naruto. Sasuke pun semakin menuntut dalam ciumannya. Masih tak ada respon dari naruto, hal itu membuat sasuke semakin geram. Ahkirnya sasuke memberanikan diri untuk menggigit agak keras bibir bawah naruto. Naruto pun tersentak merasakan bibir bawahnya digigit, dilumat, dan dikulum sasuke. Begitulah Yang dilakukan sasuke secara terus menerus. Membuat naruto melenguh geli menahan sensasi nikmat yang diberikan sasuke. Lidah sasuke menerobos pertahanan naruto dan membuka paksa mulut naruto. Kemudian ia menginvasi seluruh isi mulut naruto. Dari mengabsen setiap giginya, menggelitik langit langit naruto, sampai mengajak lidah sipirang berdansa liar. Lidah sasuke memilin mendorong dan menarik lidah naruto. Membuat naruto mendesah gelisah. Sasukepun menghentikan pergulatan hebat antara ia dan naruto. Ia tahu jika mulut naruto terus ia 'jajah', maka naruto bisa pingsan atau lebih parahnya mati. Oleh karnanya sasuke pun mengahkiri dansa lidahnya.
Naruto kembali terbengong dengan apa yang baru saja terjadi, ia tak habis pikir dengan apa yang ia lakukan barusan. Ia tak menolak bahkan menikmati sensasi aneh yang baru ia rasakan pertama kali. Terlebih lagi itu dengan sasuke, orang yang telah menjadi 'pemiliknya'. Ini sungguh aneh bagi naruto. Melihat sang terkasih kembali melamun, sasukepun beranjak pergi dari naruto ."aku harus segera kembali kekantor, kau istirahatlah. Aku segera kembali" ujar sasuke lembut kemudian melangkah pergi. Namun belum sempat kakinya melangkah keluar pintu, sasuke menghentikan langkahnya dan menoleh kearah naruto tanpa membalikan badannya. " ittekimasu" ujar sasuke lembut kemudian melangkah keluar pintu. Sasusuke melangkah dengan senyum yang mengembang di bibirnya karna sayup sayup iya mendenga naruto menjawabnya " itterasai". Begitulah yang sasuke dengar walau itu sangat lirih dan terdengar seperti sebuah gumaman lirih dari naruto
Tak terasa sudah 3 bulan naruto dan sasuke tinggal bersama. Naruto masih menjual tubuhnya pada sasuke untuk membebaskan kiba dari tangan para yakuza tempat kiba menjual naruto dulu. Tapi anehnya ia merasa nyaman dan aman di dekat sasuke. Bahkan tak ada kata canggung dan sungkan dalam hubungan mereka. Atau lebih dapat kita lihat sebagai pasangan kekasih yang sangat bahagia atau mungkin kita sebut hubungn mereka sebagai pengantin baru saja. Entahlah apapun hubungan antara naruto dan sasuke yang jelas mereka nampak menikmati kehidupan mereka.
Setelah lama tinggal bersama naruto tetap merasa sering ketakutan yah walau tidak sesering dulu.
Itu lah yang menyebabkan sasuke menolak mentah mentah permintaan naruto untuk kembali kuliah. Sasuke tak mau terjadi hal buruk pada rubah pirangnya yang sangat ia sayangi. Tapi karna sikap keras kepalanya yang tak kenal menyerah menjadikan sasukepun tak bisa menahan egonya lebih lama lagi.
Naruto pun di izinkan dengan syarat ia harus mau diantar jemput oleh sabaku gaara. Dan tak boleh pergi kemanapun tanpa pengawasan dan pemberitahuan terlebih dahulu. Sikap sasuke sangatlah posesif dan protective pada malaikat beriris birunya ini. Sedangkan naruto hanya bisa cengar cengir ria karna telah diperbolehkan kembali kuliah.
Pagi pun datang naruto kini telah bersiap menuju Universitas Konoha. Yah tentunya dengan si datar sabaku gaara dong. Di sepanjang perjalanan naruto berbicara panjang lebar, namun ternyata si panda merah sabaku ini adalah tipe yang sejenis dengan sasuke, tipe yang sedikit becara. Gemar bergumam tak jelas juga sangat miskin ekspresi. Yah benar benar seperti mesin tak beremosi atau mungkin mereka memang robot. Mengingat sikap mereka yang dingin, cuek dan sempurna dalam melakukan segala hal.
Kembali ke tokoh utama kita, sirubah pirang kita naruto uzumaki kini telah tiba di depan kampusnya. Ia tak sabar segera memasuki ruang kelasnya dan menemui sahabat sahabat yang sangat ia rindukan.
Naruto dengan tidak sabar memasuki kelasnya dan tak sengaja menabrak lee salah satu sahabatnya dulu. " akh..." rintih naruto yang dengan sukses mendaratkan pantatnya dilantai yang keras dan dingin karana benturan tadi dengan si hijau beralis tebal a.k.a lee.
lee yang juga merintih kesakitan bergegas bangkit dan bermaksud menolong orang yang dengan ceroboh menabraknya, tapi iris hitam lee membola seketika kala tau siapa yang barusan menabraknya. "NARUTO...APA KAU BENAR BENAR NARUTO? Ohhhhhhhh…..kami-sama …..kemana saja selama ini kau naruto?" teriak lee histeris dengan lebainya sembari memeluk naruto.
Mereka pun melepas rasa rindu mereka dengan bercerita panjang lebar disepanjang perjalanan menuju bangkunya. Dan tenyata tidak hanya lee yang merindukanya. Kini di dekat bangku sang uzumaki sahabat-sahabatnya yang lain telah berdiri dengan tatapan tidak percaya melihat apa yang datang bersama lee. Mereka ber lima hampir mati berdiri begitu melihat mataharinya kembali dengan cengiran lima jarinya yang khas uzumaki narutu. San inilah mereka berlima sahabat sahabat naruto.
Mereka adalah utakata, si penggila yukata dan gelembung ,bahkan kekapus pu ia mengenakan yukata dan memainkan gelembung, aneh memang tapi ia adalah pewaris tunggal pemilik sekolah ikebana no satu di oto.
Selanjutnya ada shino orang yang tak kalah aneh dari utakata, dengan penampilan yang mirip mafia dan mencintai serangga sebenarnya adalah peneliti yang bergerak dalam bidang racun serangga.
Kemudian Neji Hyuga ,Pemuda tinggi tegap bersurai panjang coklat juga berparas hampir mengarah kecantik dan anggun itu bak perwujutan YAMATO NADESHIKO dalam wujud doujo kendo dengan peringkat yang tak dapat diremehkan karna berada di level kelas dunia urutan no 2.
Sisanya ada pein , pria bersurai orange dan penuh tindik dihampir seluruh wajahnya ini adalah ketua gank bermotor paling terkenal di konoha di konoha.
Mereka berlima sangatlah kaya dan menjadi prima dona kampus . tapi para sahabat ini sesungguhnya sangat menyukai naruto. Dan memilik ambisi untuk mendapatkan si pirang yang disukainya sejak dulu. Apalagi setelah naruto kembali kini , sangatlah begitu mengiurakan bagi kelima srigala kelaparan ini.
Dibalik tawa riang pein saat mereka ber 6 asik mengobrol , tersembunyi seringaian penuh arti. " kau harus menjadi milikku naru-chan, dan hanya milikku….. fufufuufufuuf akan kupastikan itu…..".iner saa6t menatap leher tan jenjang milik naruto dengan tatapan …..eeeerrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr ,MESUUUUUUUUM…..
TBC… DULU YAH LOK ADA WAKTU BADAI LANJUTKAN
Sayonara ,,,,,,,,,,,,,,,,,arigatou…
