Title: Ceritanya Cepet Banget ya?

Disclaimer: Naruto milik Masashi Kishimoto. Jadinya sasuke buat aku *pelukTeme* *diRasengganDobe*

Penulis: NanaToki

Genre: Romance (?) Friendship (?)

Pair: SasuNaru ~ ItaKyuu

Rated: T

Warning: Membuat hati berdebar nggak karuan, full of typo(s) miss typo!, OOC yang busyet dah, bahasa yang sulit dimengerti dan beberapa hal yang membuat bosan.

Tidak suka? Nggak usah baca

yang gak suka mendingan ke laut aja

.

.

Chapter 2:

"Ngaku!"

.

.

"aku… tak akan meninggalkanmu, dobe!"

.

Sudah dua bulan lebih sasuke dan naruto berteman, dan saat ini mereka sedang menjalani ujian tengah semester. Dan dari sinilah semua dimulai.

.

"ssst~ teme… ssst~ teme! Teme!" dari tadi naruto terus memanggil sasuke yang duduk berseberangan dengannya. Kenapa dia memanggil sasuke? Karena hari ini hari pertama ulangan tengah semester dan naruto sangat sangat pusing untuk mengerjakan soal-soal rumit itu. Jadilah dia memanggil sasuke yang malah meladeni cewek-cewek yang bertanya padanya yang tidak ada habisnya.

Naruto sendiri malah diabaikan oleh sasuke. "dasar si teme sialan.. kenapa kalau cewek-cewek itu yang Tanya selalu dia jawab kalau aku yang Tanya dia selalu pura-pura gak denger! Teme sialan" gerutu naruto sebal pada sahabatnya itu.

"bagaimana kalau kau kumpulkan saja.. waktunya sudah habis"

"nanti.. aku belum menjawab soal-soal ini" bentak naruto pada seseorang yang menyuruhnya mengumpulkan ujiannya.

Eeh? Tunggu dulu~ Saat didengar-dengar suara itu suara yang naruto kenal sebagai suara gurunya yang mesum.

"ka…kakashi-sensei?" Tanya naruto menoleh pada gurunya yang sudah dia bentak tadi.. dia hanya nyengir takut..

"mana naru-chan kertas ulanganmu? Waktunya sudah habis.. teman-temanmu sudah keluar semua" pinta kakashi sambil menjulurkan tangannya meminta kertas ulangan naruto.

"ini sensei" jawab naruto menyerahkan kertas ujiannya, dia terlihat pasrah sudah atas hasil ulangannya hari ini.

.

.

TokiToki

.

"sialan sekali kau.. kenapa kau tadi tak menjawab panggilanku? Pura-pura nggak dengar!" bentak naruto marah-marah pada sasuke.

Saat ini mereka berada di tempat kesukaan mereka..

"hn"

"kau malah meladeni panggilan cewek-cewek genit itu, teme!"

"hn"

"aupha? Ka.. kau itu aku sedang marah-marah besar kenapa kau santai sekali"

"hn.. lalu aku harus bagaimana, dobe?"

"terserah.. aku benci padamu" ucap naruto yang saat ini sudah 100% marah. Saat dia akan pergi meninggalkan sasuke, tiba-tiba sasuke meraih tangan naruto dan naruto yang tak tahu menjadi hilang keseimbangan dan ambruk.

"apa.. kau cemburu dobe?" goda sasuke pada naruto yang saat ini berada diatasnya

"ce…cemburu? Gila kau ya! Aku? Cemburu? Padamu?.. jangan gila" sanggah naruto. Wajahnya sangat sangat merah.. mengetahui bahwa jarak antara dirinya dan sasuke sangatlah sangat dekat.

"yasudah.. kalau kau tak cemburu.. aku jadi bebas meladeni cewek-cewek ganjen itu" ucap sasuke seraya berdiri dan akan pergi meninggalkan naruto kalau saja naruto tak berteriak.

"iyaa! Aku cemburu!" teriak naruto yang sudah tak tau harus bagaimana.

"Aku.. sejak dulu menyukaimu teme! Tapi kau selalu begitu. Membuatku tak berani mengungkapkan perasaanku.. saat kau bersama wanita-wanita tadi.. aku.. cemburu! Aku cemburu teme!" aku menyuka_"

GREB!

"diamlah dobe! Jangan teriak-teriak.. apa kau mau semua tahu kalau kau menyukaiku?" bisik sasuke pada naruto yang saat ini ada dipelukannya itu..

Naruto yang tiba-tiba mendapat pelukan, diam seribu bahasa.. dia seperti terbang dan tak takut untuk jatuh.

"aku juga menyukaimu dobe.. sejak dulu.. perasaan kita sama! Aku menanggapi wanita tadi memang sengaja membuatmu cemburu.. " ucap sasuke lirih namun terdengar oleh naruto yang memang jarak mereka sangat mepet.

"sa…sasuke? dasar teme sialan~"

.

.

"hey teme! bagaimana kalo nanti pulang sekolah kamu main kerumahku?"

"ngapain dobe?" jawab sasuke yang saat ini sedang duduk dibangku mereka berdua.

"entahlah.. ajak saja itachi-nii sebagai alasan" ucap naruto sambil nyengir.

"baiklah.. untukmu aku mau" jawab sasuke sambil tersenyum kecil.. ini pertama kali dia bermain kerumah naruto.. biasanya naruto yang main ke rumahnya bersama kyuubi,

"waah~ kau romantic sekali" girang naruto yang langsung saja memeluk sasuke. Tak perduli dengan pandangan disekitar mereka yang menggambarkan kekagetan dan shock!

"hn"

.

.

TokiToki

"aniki, bagaimana kalau kita main kerumah kyuubi?" ajak sasuke pada kakaknya yang saat ini sedang bermain playstation milik sasuke.

"tumben.. apa kau ingin bertemu naru?"

"emm~ iya" jawab sasuke sedikit ragu-ragu. Takut kalau kakaknya akan mengetahui hubungannya dengan naruto saat ini. ya gimana nggak takut.. orang masih kelas 6 SD udah pacaran. (pengalaman author)

"sasuke.. semenjak kau berteman dengan naru, kau berubah"

"maksudmu?" Tanya sasuke bingung.. apa maksud itachi keriput itu dengan berubah? Dia kan bukan powerranger yang kalau ada monster harus berubah.

"kau.. menjadi lebih terbuka dan sering tersenyum.. aku senang melihatmu seperti ini sasuke" jawab itachi mencoba menjelaskan sambil bangkit dari duduknya lalu mengajak sasuke pergi kerumah kyuubi dan naruto,

"ayo"

.

.

.

"tumben sekali keriput ini kesini, ada apa?" Tanya kyuubi yang bingung sendiri.. tumben sekali kekasihya ini main kerumahnya.

"sepertinya sasuke rindu sama naruto, jadi dia ngajak kesini.." jawab itachi tersenyum sambil mendekatkan wajahnya ke jawah kyuubi.

"pantas saja tadi baru sampai dia sudah berlari menuju kamar naru" jawab kyuubi santai. Saat dia melihat wajah itachi yang semakin mendekat dia sedikit menjauh hingga kepalanya terjebak antara punggung kursi dan itachi.

.

.

"ehem" dehem seseorang dari belakang mereka yang tak sengaja melihat kejadian intim mereka.

"tou-san.. kaa-san.. kalian mau kemana?" Tanya kyuubi sedikit pucat dan panic mengetahui bahwa ayah dan ibunya melihat kejadian tadi.

"kami ingin ke rumah mito baa-chan.. sudah lama kami tak kesana.. dan mungkin 2 sampai 3 hari kami menginap di sana.. kamu jaga naru baik-baik ya kyuubi" tutur kushina ibu kyuubi dan naruto,

Kyuubi hanya mengangguk sekali tanda bahwa dia setuju.. memangnya kan selalu dia yang menjaga naruto kalau orang tuanya bepergian. Tapi.. kadang juga tsunade baa-chan yang menjaga naruto.

.

"wah kaa-san kok nggak ajak-ajak kalau mau kerumah mito baa-chan?" ucap suara cempereng dari tangga. Disana terdapat naruto yang melangkah turun diikuti oleh sasuke dibelakangnya.

"besok kan naru-chan masih ujian, jadi dirumah saja sama kyuu-nii" ucap minato ayah naruto sambil merendahkan badan untuk menyetarakan tinggi badannya dan tinggi badan naruto, setelah itu dia tersenyum.. mengacak rambut blonde milik naruto yang persis seperti miliknya.

"hai`" jawab naruto semangat seperti biasanya

"eeh? Ini teman naru yaa? Kok nggak dikenalin sama kaa-san?" Tanya kushina pada naruto saat menatap bocah raven disamping naruto

"ohh… ini teman ku sasuke, adik itachi-nii"

"ohayou minato-san, kushina-san! Nama saya uchiha sasuke" perkenalan dari sasuke yang diikuti oleh gerakan membungkuk memberi salam pada orang tua naruto.

"waah sasuke yaa? Adik itachi.." ucap minato tersenyum melihat sasuke.. bisa-bisanya kedua anaknya terpincut oleh charisma sang uchiha semua. "hmm kalau tau begitu seharusnya kamu sama itachi sering-sering aja main kesini.. sekalian temani naruto sama kyuubi" lanjut minato yang sekarang menatap itachi.

"yasudah kami berangkat dulu ya naruto, kyuubi, itachi, sasuke… jaa ne~" pamit kushina yang sudah melangkah keluar menuju mobil yang diikuti oleh minato.

"jangan lupa jaga naru-chan" tariak nya dari luar, memperingati kyuubi.

.

.

"kalian kembali main ke kamar saja.. aku mau ngomong dulu sama kyuubi.." ucap itachi mengusir adik-adiknya supaya tidak mengganggu kemesraannya bersama kyuubi.

"sasuke, nanti kalau mau pulang tinggal panggil kakak, ya" lanjut itachi pada sasuke yang sudah naik tangga di tarik oleh naruto.

.

"sejak kapan sasuke menjadi terbuka dan menurut dan.. sopan seperti itu?" Tanya kyuubi pada kekasihnya itu yang sedang memainkan helaian ramut kyuubi.

"semenjak dia kenal naruto"

"ooh"

.

.

TokiToki

"naruto.. ke kantin yuk" ajak salah satu teman naruto bernama gaara.

"ayooo" jawab naruto semangat, hari ini dia belum makan, jadi dia semangat saja kalau diajak kekantin.

"oh yaa.. sasuke.. kamu nggak ikut?" Tanya naruto yang menoleh pada kekasihnya itu.

"nggak.. aku lagi males dobe"

"yaudah"

.

.

"hei naruto, kamu itu kenapa bisa begitu akrabnya sih sama sasuke yang sombong itu?" Tanya gaara yang heran pada naruto kok bisa berteman dengan sasuke.

"dia nggak sombong kok, malah baik hati" jawab naruto tak mau kekasihnya itu dianggap sombong.

"kau ini.. spertinya ada sesuatu diantara kalian" Tanya gaara menyelidik yang membuat naruto salah tingkah

"ap…apa maksudmu gaara? Kami cu..Cuma te..teman doang kok" sanggah naruto yang tak mau hubungannya sama sasuke diketahui orang-orang.. ya dia kan masih kelas 6 SD

"terserah lah.. tapi kau terlihat grogi deh.. saat aku bilang gitu tadi"

"nggaaak~"

.

Diperjalanan menuju kantin mereka hanya menghabiskan waktu untuk mencertikan kedekatan naruto dengan sasuke.

.

.

"hey naruto gimana kalau pulang sekolah nanti kita ke rental playstation?" ajak kiba yang duduk disebelah naruto di kantin.

"aku nggak bisa.. nanti aku ikut kyuu-nii ke rumah temannya" jawab naruto

"hmm.. baiklah.. kalau ada waktu kita main bareng yaa" ucap kiba yang setelah itu pergi bersama sikhamaru.

.

.

TokiToki

"kyuu-nii kita jadi ke rumah sasuke kan?" Tanya naruto pada kakaknya itu.

"nggak jadi.."

"kenapa"

"mereka kan mau kesini naru~"

"ooh!" naruto hanya be-oh-ria mengetahui dia tak jadi kerumah sasuke karena sasuke yang kerumahnya. Dia sempet kaget sih.. dkira gak jadi kesana dan gak bisa ketemu sasuke.

.

.

Ting tong ting tong~

"masuk aja nggak dikunci.." seru seseorang dari dalam. Setelah itu pintu rumah namikaze terbuka dan masuklah dua orang uchiha.

"hallo kyuu" basa basi itachi pada kekasihnya itu

Kyuubi hanya mendumal kesal melihat kekasihnya yang selalu saja merayu.

"kyuu.. naruto dimana?" Tanya sasuke pada kyuubi yang masih mendumal.

"di kamar. Masuk aja dia dari tadi nanyain kamu terus.."

"hn" setelah itu sasuke berlari meninggalkan sepasang kekasih yang sedang bercumbu, menuju ke tempat kekasihnya sendiri.

.

.

"dobe?"

"ah.. teme.. masuk aja"

Setelah mendapat persetujuan dari yang empunya kamar sasuke masuk dan melihat naruto yang sedang duduk di kursi kayu persegi panjang yang berada di balkon kamarnya.

Sasuke menuju ke kursi itu dan duduk di samping naruto. Dia genggam tangan naruto.. yang membuat empunya tangan menoleh dan tersenyum mendapati kekasihnya juga tersenyum.

Naruto pun menyandarkan kepalanya ke bahu sasuke.. mencari kenyamanannya sendiri di bahu sang uchiha bungsu.

"teme?"

"hn?"

"kalau aku sudah besar nanti…" naruto tak meneruskan ucapannya dia tersenyum membayangkan masa depannya bersama bocah disampingnya ini.

"apa, dobe?"

"aku mau sasuke terus bersamaku.. tidak pernah pergi dariku" ucap naruto yang sukses membuat sasuke kaget, namun lama kelamaan ekpresi kaget itu hilang dan digantikan oleh senyum bahagia yang tak bisa dia tahan lagi.

"kalau aku tidak bisa bagaimana?" goda sasuke pada naruto

Naruto langsung mengangkat kepalanya dan memandang wajah teme itu.

"kenapa kau berkata seperti itu,, me..memangnya kenapa kau tidak bisa?" Tanya naruto balik yang membuat sasuke tersenyum kecil dan sekejap sudah menaruh bocah blonde itu di dalam pelukannya.

"kalau aku tidak bisa meninggalkanmu dari sekarang, bagaimana dobe?" Tanya sasuke yang masih mendekap naruto.

"ke… hey, aaargh sialan kau ya, teme sialan!" teriak naruto dalam pelukan kekasihnya itu.. namun, walaupun naruto sebal dengan perkataan sasuke dia tahu kalau kekasihnya itu hanya menggodanya..

Naruto pun membalas pelukan sasuke mendekapnya dengan erat tak akan terpisah selamanya..

.

.

Kalau kalian mengira ini cinta monyet yag dialami anak kelas 6 SD.. kalian salah besar… atau mungkin betul besar!

.

.

"aku… tak akan meninggalkanmu, dobe!"

.

.

_To be Continued_

.

Mina~ nana datang lagi nih dengan chapter dua dari fanfic nana, gimana bagus nggak? Jelek yaa? Biarin aja~ nana tetep nerusin ide nana kok.. sedih juga kan kalo berhenti atau dihapus.

Jadi nana tetep lanjutin.. makasih yang udah nge-review *mumumu* #ditabokPakeParutanKelapa#

nana baru sadar kalo chap kemarin full dengan typo.. bahkan nama naruto jadi "narto".. gomen~ abis nana ngetiknya ngebut.. keburu malem.. udah ngantuk bingit soalnya!

oh iya, nana mau curhat! waktu nana ngetik salah satu chap dari fic ini dan udah selesai tinggal nyimpen... tiba-tiba laptop nana mati *lowbet* nana sedih banget, frustasi, gila, ayan, dst-.. mina pernah gak ngalamin kayak nana?

abis gitu.. ide nana ilang gitu aja.. bingung mau nulis lagi.. padahal yang ilang itu bagian yang bagus banget *menurut nana*

sedih~

sedih~

pundung~

bales review aja deh~ X(

Vianycka Hime: hahaha~ gomen vian-san,, typo nya di chap kemaren sungguh luar biasa. nana aja ngeri bacanya! narto itu tetangga nana XD

iya masih chibi.. di daerah nana usia 12 kelas 6 SD vian-san.. gak bakal discountinued fic sebelah.. nana usahain semua fic yang nana buat bakal tamat!

amin! moga naik rated-nya. arigatou readers setia nana: Vianycka Hime, *mumumu* aku sayang sasuke bukan vian-san loh ya :P

nasusay: iyaaa, nasu-san.. ini gak nana hapus.. malah nana terusin! arigatou udah nge-review + baca! :*

Luce stellare of Hyuzura: kyuu gak jahil karena dia kakak sayang adik.. kebiasaan karena sering ditinggal orang tuanya dan disuruh ngurus naruto terus.. jadi kyuu jadi sayang adik (gak jahil).. tapi kalo berantem sama itachi nana kayaknya gak bisa buat *gemn.. disini kyuu saya buat juuga cinta itachi tapi juga ada sedikit dimana kyuu mengejek itachi terus! *gomen kalo gak suka! arigatou udah RnR :*

Yaudah deh makasih yand mau baca fic nana..

Akhir kata, REVIEW PLEASE, jaa ne~

NanaToki_