Minna! Gomen klo d chapter sblomnya critanya pndek bget, d chapter ini critanya bkln saya pnjangin dkit. Bagi yg kmaren2 ud nge-review, jwbn review klian bs di check dbwah story^^
Meet reading, Minna :D
Story start!
Chapter 3: Let's Begin the Lesson!
Disclaimer: Vocaloid belongs to Yamaha, not my own
Genre: Friendship, Romance, Hurt/Comfort, Slice of Life
Rated: T
Warning: OOC, Typo, a little bit comedy, Dramatically Romance
Don't like, don't read it!
.
.
.
.
.
Kaito mengajak Miku masuk ke rumahnya. Mereka duduk di kursi yang terletak di teras depan. Kaito masuk ke dalam rumah untuk menyalakan lampu, lalu ia segera kembali ke teras depan. Kaito menundukkan kepala, Miku menatapnya...
"Jadi, apa yang bisa kubantu?". Tanya Miku
"A-Aku menyukai seseorang". Kaito berkata, wajahnya sedikit merona
Miku yang mendengarnya agak sedikit terkejut
"Etto, s-siapa?". Miku bertanya, wajahnya juga merona
Kaito tersenyum, ia menatap Miku
"Oh, tidak! Senyumnya itu, aku melihatnya. D-Dia sangat... tampan dan juga...". Miku berkata pada dirinya sendiri
"Jadi, bisakah kau membantuku supaya aku bisa lebih dekat lagi dengannya?". Kaito bertanya sambil tersenyum, ia mengabaikan perkataan Miku barusan
"Ah, baiklah. Tapi aku tidak tahu bagaimana caranya... aku samasekali tidak berpengalaman dalam hal itu". Miku berkata, sementara wajahnya merona merah
"Eh? Jadi kau tidak punya pengalaman apapun?". Kaito kembali bertanya, ia terlihat seperti ingin tahu
Miku yang mendengar perkataan Kaito barusan merasa sedikit terkejut
"Apakah aku baru saja mengatakannya?!.. gawat! Mungkin dia akan berpikir bahwa aku ini masih baru dan belum berpengalaman samasekali dalam hal bercinta... bagaimana ini? Aku benar-benar malu..". Miku berkata pada dirinya sendiri sambil menepuk dahinya
Miku kembali menatap Kaito
"Aku tahu yang tadi itu sangat memalukan, tapi tolong jangan tertawakan aku". Miku berkata sambil menundukkan kepalanya, ia merasa malu karena sikapnya barusan. Namun Kaito malah menganggunya dan berkata
"Tidak... kupikir yang barusan itu sangat lucu". Kaito membalasnya sambil tersenyum
Miku mengangkat kepalanya, wajahnya kembali merona seperti layaknya kepiting rebus
"Waaahh! Wajahmu memerah, hahaha". Kaito berkata sambil mengejek
"A-Apa, t-tentu saja tidak!". Miku berkata sambil memalingkan wajahnya yang masih merona
Kaito kembali menatap Miku dan melanjutkan pembicaraan
"Jadi, bagaimana kalau besok kita mulai saja pelajarannya?". Kaito bertanya sambil berdiri dari kursi tempat duduknya dan bersiap-siap untuk masuk ke dalam rumah
"B-Baiklah". Miku berkata sambil berdiri dari kursi duduknya lalu berjalan menuju gerbang depan
"Jaa nee". Kaito berkata sambil melambaikan tangannya pada Miku
"Sampai jumpa besok, Kaito!". Seru Miku
Kaito melambaikan tangannya sekali lagi, namun Miku tidak menatap balik sementara ia sudah berjalan melewati gerbang
"Sampai jumpa, Kaito... aku sangat menyukaimu..". Miku berkata pada dirinya sendiri
/Crypton Academy
Hari berikutnya di kelas...
"Ohayou, Miku". Kata Gumi
"Ohayou, Gumi". Balas Miku
"Ohayou, Miku". Kata Luka
"Ohayou, Luka. Eh, ngomong-ngomong di mana Gakupo?". Miku bertanya, ia menyadari bahwa Gakupo tidak ada di kelas
"Gakupo sedang sakit". jawab Rin
"Ya, mungkin kita akan menjenguknya sepulang sekolah nanti". Len menambahkan
"Ya, kau benar". Miku berkata sementara matanya terus menatap ke seluruh penjuru ruangan untuk mencari Kaito
"Ide yang bagus, tapi kali ini aku yang akan pergi bersama Len". Neru berkata sambil menatap Len
Tak lama kemudian, bel sekolah pun berbunyi. Kiyoteru sensei memasuki ruang kelas
"Semuanya, kembalilah ke tempat duduk kalian masing-masing". Kata Kiyoteru sensei
"Benar-benar hari yang membosankan". Len berkata sambil berbisik
"Shhhh... Len, pelankan suaramu. Kiyoteru sensei mungkin saja mendengarmu". Rin berkata pada Len
"Hari ini kita akan mempelajari tentang-". Kiyoteru sensei berkata sambil menulis sesuatu di papan tulis
Tiba-tiba Miku menyadari sesuatu, dari jendela kelas yang terletak dekat dengan koridor. Ia melihat seorang pemuda bersurai ocean blue sedang berdiri di luar sana, kemudian berjalan dengan santai menuju ruang kelas
"K-Kaito?". Miku berkata sambil berbisik
Kaito menatap Miku dan meletakkan salah satu jarinya tepat di bibirnya, ingin mengatakn: "ssshh, aku sedang mencoba untuk masuk, aku terlambat".
Miku mengerti dan mencoba untuk bersikap seperti biasanya, namun wajahnya kembali merona. Sementara itu, Kaito memasuki ruang kelas dan menggeser pintu secara diam-diam. Namun Kiyoteru sensei lebih cepat menyadarinya, ia pun berhenti menulis dan menatap Kaito
"Shion-san, bisakah kau berhenti melakukan itu dan jelaskan padaku mengapa hari ini kau datang terlambat?". Tanya Kiyoteru sensei
"Ah, itu. Hahaha... gomen, sensei. Tadi aku bangun kesiangan, jam alarm di kamarku mendadak mati". Kaito berkata sambil menggaruk kepalanya yang samasekali tidak gatal
"Itu adalah alasan paling konyol yang pernah kudengar. Silahkan masuk, duduklah di kursimu". Kiyoteru sensei berkata, lalu ia kembali menulis di papan
Seisi kelas yang mendengarnya langsung tertawa terbahak-bahak
Miku tersenyum dan berkata pada dirinya sendiri sambil menatap Kaito
"Kau sangat ceroboh, Kaito".
Kaito hanya tersenyum karena seisi kelas telah menertawakannya, tapi raut wajahnya mendadak berubah menjadi serius
Miku yang melihatnya langsung terkejut dan berkata pada dirinya sendiri
"Mengapa tiba-tiba saja raut wajahmu berubah menjadi seperti itu? Kau ini benar-benar sangat misterius".
Seusai kelas, mereka berkumpul di halaman depan sekolah...
"Baiklah, sekarang saatnya untuk pergi ke rumah Gakupo!". Kata Len dan Rin bersamaan
"Hai hai". Kata Miku
"Saatnya untuk menghajar dia karena hari ini tidak masuk sekolah, hahaha". Luka berkata sambil berbisik
"Pergi ke rumah Gakupo bersama dengan Len!". Seru Neru, ia terlihat bersemangat
"Luka, mengapa raut wajahmu terlihat sedikit menyeramkan dan juga kau sempat tertawa?". Tanya Gumi
"Sepertinya mereka semua sedang bersenang-senang". Meiko berkata sambil tertawa
"Aku akan ikut". Kaito berkata sambil tersenyum
"Haaiii!". Seru mereka semua
.
.
.
Saat di jalan, Kaito mengenggam tangan Miku dan berbisik di telinganya
"Jangan lupa, pelajaran pertama akan dimulai hari ini".
"Hai". Balas Miku
Kaito berjalan duluan dan mengikuti teman-teman yang lain
"Matte kudasai, minna!". seru Miku sambil berlari
Beberapa saat kemudian, mereka tiba di rumah Gakupo...
"Ding dong!". (mereka menekan bel pintu)
Tak lama kemudian Gakupo keluar dari dalam rumah dan menyuruh mereka semua untuk masuk ke dalam. Mereka duduk di ruang tamu
"MENGAPA HARI INI KAU TIDAK DATANG KE SEKOLAH?!". Luka berkata sambil menatap Gakupo
"Aaaahhh, kowaaiii! Tasukete, Len". Gakupo berkata sambil mengejek, sementara itu ia memeluk Len
"Menjauhlah dari Len!". Seru Rin dan Neru bersamaan, mereka terlihat cemburu
"Aku akan menyiapkan teh untuk kalian". Kata seseorang
Mereka yang mendengarnya langsung terkejut, kemudian menatap orang itu. Seorang gadis bersurai putih panjang yang model rambutnya dikuncir dua kebawah berjalan menghampiri mereka. Gadis itu, Yowane Haku. Dia juga satu sekolah dengan mereka
"HAKU, SEJAK KAPAN KAU ADA DI SINI?!". Seru mereka semua
"Dia muncul darimana saja". Kata Kaito
"Hari ini aku berada di rumah Gakupo untuk membantunya, mengingat kalau sekarang ini dia sedang sakit. Mungkin dia akan kerepotan jika sendirian berada di rumah. Maka dari itu aku datang kemari, lagipula rumahku letaknya juga tidak jauh dari sini". Haku berkata sambil berjalan menuju dapur
Luka yang mendengarnya merasa sedikit cemburu
"Jangan pedulikan dia, jadi kalian semua sangat khawatir sehingga memutuskan untuk menjengukku?". Tanya Gakupo
"Ya, karena kau sedang sakit dan... uhm...". Luka berkata, wajahnya merona merah
"Eh?". Gakupo bertanya
"JANGAN HANYA BILANG" EH?" KONO BAKA!". Seru Luka
"Maksudnya dia ingin bilang bahwa kami semua sangat khawatir". Miku menambahkan
"Oh, arigatou minna". Gakupo berkata sambil tersenyum
Wajah Luka masih merona merah, mereka semua menyadarinya dan tertawa terbahak-bahak
"Huh?". Tanya Gakupo
Haku kembali dari dapur sambil membawa sebuah nampan yang berisi beberapa cangkir teh
"Minna-san, teh nya sudah siap". Haku berkata sambil meletakkan beberapa cangkir teh tersebut di atas meja, lalu ia berjalan menuju dapur untuk menaruh nampan
"Yatta~". Kata mereka semua
Mereka semua terlihat sedang bersenang-senang. Len dan Rin bermain PS3. Neru masih terus-terusan menggoda Len. Gakupo berbincang-bincang dengan Meiko dan Luka. Haku menyesap secangkir teh sambil menonton televisi. Sementara itu, Kaito dan Miku masih terdiam di sofa tempat duduk mereka. Tak lama kemudian, Kaito beranjak dari sofa tempat duduknya, begitu pula dengan Miku
"Aku dan Miku ingin membicarakan sesuatu. Kami ingin pergi keluar sebentar". Kata Kaito
"A-Apa?". Tanya Miku
"Hai hai, ayo kita pergi, Miku". Kaito berkata dengan nada suara yang cukup menggoda
Mereka tiba di sebuah ruangan yang merupakan kamar tamu. Kaito membuka pintu dan mengajak Miku masuk ke dalam bersamanya...
"A-Apa maksudnya ini, Kaito?". Tanya Miku
Tiba-tiba saja Kaito mendorong Miku ke atas tempat tidur. Posisi Miku berada di bawah, sedangkan Kaito di atasnya. Kaito mulai mendekatkan wajahnya pada Miku
"E-Ehhhh, Kaito!". Seru Miku, wajahnya merona merah
"Pelajaran pertama: bagaimana cara membuat supaya gadis itu jatuh cinta padaku saat ini juga". Kaito berkata sambil menatap lurus ke arah Miku
.
.
.
To Be Continued
Minna, bgaimana mnurut klian? Apkah sdh ckup memuaskan? Heheheh^
Mind to review, please? :3
Ok, sblumnya saya mau balas review2 dri para readers dlu XD
*Shiroi Karen: ngak lah, dia gak mngkin kekonci d wc atau dkrjain sm tmen2nya #bletakk , palingan si Kaito cm bolos pljaran krn dianggep itu pljran ngebosenin, lgian yg ngajar gurunya jg lumayan galak *dilemparbukusmkiyoteru #bletakk
*Ryuuna Hideyoshi: kli ini critanya ud saya panjangin, apkh ckup memuaskan? Heheheh XD. Pair d fic ini memang Kaito x Miku, cm Mikuo bkln jdi org ke 3
*Emilia Frost: kykna bukan cm Miku doank, Kaito sprtinya jg brhrap klo dia bs pnya kisah cnta yg sama. Ide yg mnarik? mkasih atas pujiannya, heheh XD
*Akanee-chan: mkasih, heheh^ klo ada wktu luang nti saya psti bkln update kilat, klo saya update nya klewat lama mngkin lgi ada ksibukan laen, tetep brsabar yah XD
