LOVE TRIANGLE
Disclaimer : Fairy Tail cuma milik Hiro Mashima
Warning : Typo(s),Gaje,OOC,school life
Pairing : Natsu x Lucy
Happy Reading,Minna~ ^^


Lucy Heartfillia,seorang Gadis berketurunan Darah Biru—Bangsawan-yakni keluarga Heartfillia.Sekarang,ia tengah menuntut ilmu di sebuah Universitas terkenal disana,Fiore Academy. Di Fiore Academy,terdapat berbagai jurusan. Mulai dari jurusan Seni hingga jurusan Sihir. Kau pasti bertanya-tanya tentang jurusan yang dipilih olehnya. Tentu saja,itu jurusan Sihir. Perlu kalian ketahui,Lucy bercita-cita menjadi seorang Mage alias Penyihir.


AUTHOR POV :
Pagi ini, Lucy tengah bersiap-siap untuk pergi sekolah. Terlihat dari ia yang tengah sibuk merapikan rambut serta seragamnya. Buku-bukunya sudah tertata rapi di tasnya karena ia sudah menyiapkannya semalam.
"Kurasa semua sudah siap. Aku tinggal sarapan dan berangkat sekolah" gumam Lucy. Ia pun bergegas keluar dari kamarnya dan menuju ruang makan. Disana,sudah ada Mama Lucy—Layla Heartfillia-yang menunggu di Meja Makan. Lucy bergegas duduk di samping kursi mamanya. Kedatangannya disambut hangat oleh Mamanya.
"Ohayou Gozaimasu,Lucy" kata Mamanya.
"Ne,Ohayou Gozaimasu" balas Lucy. Kini ia sedang mengambil beberapa potong roti dan sesendok selai Strawberry kesukaannya dan segelas penuh Jus Jeruk.
"Bersemangat sekali?" tanya Mama Lucy. Lucy menoleh ke arah mamanya,lalu tersenyum manis.
"Iya. Sepertinya aku akan dapat teman baru hari ini !" kata Lucy.
"Ara ara .. pantas saja wajahmu sangat bahagia. Semoga kau bisa berteman baik dengan teman baru-mu" kata Mama Lucy.
"Ya,aku juga berharap begitu. Nah,aku berangkat sekolah dulu ya Ma" kata Lucy yang—entah sejak kapan-sudah menghabiskan sarapannya. Mamanya mengangguk dan tersenyum. Lucy lalu berjalan menuju pintu rumahnya,dan membukanya. Saat membuka pintunya,ia melihat temannya yang tengah berdiri dengan senyum manisnya. Ia seorang gadis seumuran Lucy yang mempunya rambut Biru.
"Ah,Levy-chan. Sudah lama menunggu?" tanya Lucy pada temannya yang ternyata bernama Levy.
"Belum,Lu-chan. Aku baru sampai dan baru saja ingin membunyikan bel. Tapi kau keluar duluan,hehe" kata Levy. Lucy tertawa kecil. Ya,Levy adalah sahabat baiknya. Yang selalu mensupportnya dan selalu mendengar keluhannya tentang hari-hari nya.
"Ayo kita ke sekolah,sebelum terlambat" Ujar Lucy sambil menutup pintu rumahnya. Levy mengangguk pelan. Lalu mereka berjalan bersama-sama. Setiap pagi mereka selalu pergi sekolah sama-sama. Karena jarak rumah mereka yang dekat alias SATU KOMPLEK juga karena mereka berada disekolah yang sama,kelas yang sama,serta bangku yang sama. Wah,mereka benar-benar sahabat sejati ya?
Ditengah perjalanan,mereka hanya berbincang-bincang. Tentang Cowok,Fashion,dan lain-lain. Tiba-tiba Levy bertanya,
"Lu-chan,apakah kau sudah memberitahu Dia soal perasaanmu?"
"A-apa maksudmu Levy-chan?" tanya Lucy balik. Mukanya sedikit memerah.
"Maksudku kau sudah mengutarakan perasaan mu pada Natsu,belum?" Levy menjelaskan maksud pertanyaannya.
"Ti-tidak mungkin a-aku bilang se-sekarang!I-ini masih terlalu cepat!" kata Lucy terbata-bata karena Malu.
"Terlalu cepat apanya ? kau ini sudah berumur 17 tahun, waktunya kau memiliki Natsu" kata Levy.
Lucy menghela nafas panjang,omongan Levy memang ada benarnya.
"Aku sebenarnya mau Levy-chan. Tapi sepertinya dia terlalu bodoh untuk mengerti arti kata CINTA" kata Lucy.
"Cobalah dulu,takkan ada salahnya kan?" kata Levy berusaha menyemangati Best Nakama-nya ini.
"Aku ragu" gumam Lucy.
Selang beberapa menit,mereka sudah sampai didepan sekolah. Mereka bergegas masuk ke kelas dan duduk ditempat mereka.
"Ah ya,kira-kira Murid baru kita ini Laki-Laki atau Perempuan ya? Aku penasaran sekali" kata Levy pada Lucy.
"Aku berharap itu perempuan. Jangan Laki-laki" balas Lucy. Rupanya mereka tidak menyadari,bahwa seseorang mendengar percakapan mereka yang bisa dibilang cukup NYARING.
"Tentu saja itu perempuan! Dan dia adalah teman masa kecilku" kata Natsu tiba-tiba. Levy dan Lucy kaget,bukan karena ucapan Natsu. Tapi karena ia yang segitu hebatnya bisa berada langsung dihadapan mereka berdua.
"Te-teman masa kecilmu ? Si-siapa namanya,Natsu?" tanya Levy terbata-bata karena masih kaget.
"Lisanna Strauss" jawab Natsu singkat.
"Dia sudah bersahabat dengan ku sejak kecil. Untung sekali akhirnya ia disetujui kakak-kakaknya untuk pindah kesekolah ini" sambung Natsu.
"Siapa kakak-kakaknya ?" tanya Lucy.
"Tentu saja,Mirajane Strauss dan Elfman Strauss!Sudah terlihat jelas dari namanya,bukan?" kata Natsu.
"Mi-Mira si ketua OSIS ? dan Elfman si ketua klub karate ? wah aku tidak percaya" kata Levy. Natsu tersenyum lebar.
Sedangkan Lucy?
Ia hanya diam,karena .. merasa CEMBURU.


LUCY POV :
Inilah aku,terdiam dihadapan Natsu yang tengah membangga-banggakan Lisanna—calon-murid baru dikelasku. Dia bilang,Lisanna adalah teman masa kecilnya yang sangat dekat dengannya. Aku sedikit cemburu,beruntung sekali sih Lisanna itu. Kenapa bukan aku saja yang menjadi teman kecil Natsu? oke aku mulai berkhayal yang tidak-tidak. Apa mungkin aku GILA? tidak Lucy tidak. Mereka hanya sebatas teman Lucy,tidak akan jadi Pacar. Aduh,kenapa ini makin rumit sih!
"Aye!Semuanya duduk~" oh tidak,itu Happy-sensei! Ia yang datang membuat Natsu lekas duduk dan juga murid lainnya. Kalian tau,Happy-sensei ini adalah Guru yang .. pendek dan juga sinting,kurasa. Kau akan tau nanti,kenapa aku mengatakan dia sinting.
"Hari ini kita kedatangan murid baru. Aye!Silahkan masuk~" kata Happy-sensei memberi aba-aba(?) pada murid baru itu. Murid baru itupun masuk.
"Oh jadi ini yang namanya Lisanna" gumamku. Lisanna,ia seorang gadis seumuranku. Rambutnya berwarna putih dan panjangnya hampir sebahu. Ternyata dia sangat manis ..
"Aye,perkenalkan namamu~" kata Happy-sensei.
"Aku Lisanna Strauss. Yoroshiku Onegaishimasu,Minna-san" katanya memperkenalkan diri.
"Aye,silahkan duduk ditempat yang tersedia~" kata Happy-sensei. Lisanna mengangguk. Sial ! Dia duduk dibelakang Natsu !
"Aye,sekarang kita akan belajar tentang Ikan Salmon kesukaanku~" Ujar Happy-sensei lagi. Nah,pelajaran ini yang membuatku extra BADMOOD.Bayangkan saja,ini bukan pertama kalinya dia mengajarkan tentang ikan ! Sudah semenjak aku masuk kekelas ini aku selalu mendapat pelajaran ikan darinya ! Dasar guru aneh. Baiklah,tinggalkan saja dia. Lagipula aku juga jarang memperhatikan pelajarannya.
"Lu-chan,kau bosan ne?" tanya Levy tiba-tiba. Aku mengangguk malas.
"Kira-kira,Happy-sensei pernah masuk Rumah Sakit Jiwa tidak ya?" kataku.
"E-eh?Kenapa?" Levy terlihat shock(?)
"Habis,dia selalu menjelaskan tentang ikan,ikan,dan IKAN ! Harusnya dia sekarang sudah di rumah sakit jiwa bukan?" kataku lagi. Levy tertawa kecil. Oke,biarkan dia berada didunia bahagianya sendiri. Coba lihat keadaan Natsu dan Lisanna. Mereka tampak gembira. Wajar sih menurutku,karena mereka sudah lama tak bertemu dan mengingat mereka adalah teman masa kecil yang selalu bersama. Tapi .. kenapa mereka harus sedekat itu? Ah,This feels ... COME AGAIN. Tiba-tiba Natsu menoleh ke arahku,astaga ! Aku buru-buru mengalihkan pandanganku. Aduh .. gimana kalau aku ini ketahuan sedang memperhatikannya !?
"Hei,Natsu ! Nanti mau makan bersama ? aku bawakan kau Spaghetti lho ! Yah anggap saja sebagai oleh-oleh dariku .. ahahaha" kata Lisanna.
"Lis ! Tak perlu repot-repot seperti itu" balas Natsu. Aku tak berani menoleh ke arah mereka,hanya cukup mendengar mereka.
"Kan kubilang itu oleh-oleh ! Tak usah sungkan Natsu" kata Lisanna sedikit memaksa.
"Baiklah baiklah. Terserah saja" Ah .. Natsu .. mungkinkah .. kau suka pada Lisanna ?


NATSU POV :
Gadis berambut blonde yang ada disebelahku tapi berbeda bangku denganku. Ya dia,Lucy Heartfillia. Atau biasa kupanggil Lucy dan Luce. Aku menangkapnya tengah memperhatikan diriku. Oke Natsu ! Jangan terlalu GR,masa iya dia akan memperhatikan ku ? kurasa tidak mungkin. Dan gadis ini! Gadis berambut Putih ini ! Lisanna tepatnya,teman masa kecilku dulu. Aku memang senang bisa bersama dengannya lagi. Jujur aku rindu dia. Tapi dia selalu saja menganggu ku ! Selalu mengajakku mengobrol disaat pelajaran seperti ini. Dan terlalu perhatian padaku ! Tidakkah dia sadar aku ini tengah mencoba memperhatikan Lucy!? Tapi mau tak mau aku harus meladeni nya. Karena aku tak mau membuat dia sedih,karena akan bahaya bagiku. Terlebih kakak-kakaknya adalah orang-orang berkuasa di Sekolah ini. Lisanna memang selalu seperti ini,dia seperti Ibu ku saja. Bahkan ibu ku saja tak seperti itu ! Ah,mungkin Lisanna sudah saatnya tau kalau aku suka pada Lucy. Aku tak mau menjadi pacarnya,jujur saja. Aku hanya menganggapnya sebagai adik perempuan ku. Itu saja.
"Lis,aku harus berbicara sesuatu yang penting padamu,nanti" kataku pada Lisanna. Lisanna terlihat bingung,
"Sudahlah tak usah kau tau apa itu. Yang jelas itu sangatlah penting" aku melanjutkan kata-kataku. Lisanna tersenyum,apa sih yang ada di pikirannya saat ini?
"Aku juga Natsu! Aku mau bilang sesuatu padamu yang penting sepulang sekolah" kata Lisanna. Tunggu .. dia .. B-Blush? Apa sih yang dia ingin katakan ! Sampai sampai dia Blushing begitu ? Ah tak perlu kupikirkan sampai segininya.


AUTHOR POV :
Jam pelajaran Happy-sensei sudah hampir selesai. Sehabis ini,akan ada pelajaran Mavis-sensei si guru Matematika yang baik dan manis. Tapi kalau sudah ia sudah marah,kau mungkin takkan mau belajar dikelas ini lagi.
"Aye ! Ini sudah 2 jam pelajaranku,kita akhir sampai disini !" kata Happy-sensei. Ia bergegas keluar dari kelas. Seketika semua murid melompat-lompat ria karena pelajaran membosankan kini sudah musnah(?) walau hanya beberapa hari.
"Ah,bukankah sehabis ini pelajaran Mavis-sensei ?" tanya Levy pada Lucy.
"Iya .. oh dan kita akan di acak lagi,Levy-chan" jawab Lucy.
"Uh .. iya .. Lu-chan kuharap kau bersama Natsu" kata Levy. Lucy blush dan kemudian membalas Levy.
"Levy-chan kuharap kau bersama Gajeel" Levy ikutan Blush. Mereka ini dua sahabat yang saling mendukung ya?
Tiba-tiba Mavis-sensei datang dengan aura nya yang sangaaaat halus. Lebih halus daripada kain sutra.
"Hai anak-anak manis~ hari ini kita akan ulangan kan~?" kata Mavis sensei yang entah sejak kapan sudah duduk di kursi Guru.
"Iya sensei !" kata Murid-murid bahagia.
"Ah~ ada murid baru~ siapa namamu anak manis?" kata Mavis-sensei sambil tersenyum manis. Kemudian ia berjalan menuju Lisanna.
"Lisanna Strauss" jawab Lisanna.
"Ah~ Lisanna~ Nama yang bagus~ baiklah~" kata Mavis-sensei kemudian ia kembali ke kursi guru-nya.
"Karena kita kedatangan murid baru~aku berikan kalian waktu 10 menit untuk membaca kembali materi yang akan kujadikan ulangan~" kata Mavis-sensei.
"Terima kasih Lis ! Berkat kau aku bisa belajar !" kata Natsu pada Lisanna.
"Eh ? jadi kau belum belajar,Natsu?" tanya Lisanna ia sedikit kaget. Natsu mengangguk sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"I-iya. Haha-ha. Aku capek kemarin" kata Natsu sambil tertawa.
"Oh begitu. Yasudah belajar sana ! Waktu cuma 10 menit. Aku juga mau belajar nih" kata Lisanna.
"Uh .. mereka begitu dekat" gumam Lucy. Ia tengah memperhatikan Lisanna dan Natsu—lagi-dan cemburu lagi. Tapi ia mencoba mengalihkan pandangannya ketika Natsu terlihat serius belajar. Ia pun kembali membaca-baca materi di buku meskipun ia sudah belajar semalam. Lucy memang anak teladan. Ia membaca lembar per lembar halaman bukunya. Mencoba mengingat kembali rumus-rumus dan materi lainnya. Tak terasa,ia sudah membaca semua materi yang akan dijadikan ulangan. Bertepatan itu sudah 10 menit.
"Anak-anak~ 10 menit sudah berlalu~ sebelum nya kita akan mengacak tempat duduk dulu~" ujar Mavis-sensei sambil membuka buku absen.
"—Juvia Lockser duduk dengan Gray Fullbuster" nama demi nama murid dikelas ini dibacanya.
"Gray-sama ! Akhirnya kita bisa bersama ! Juvia bangga sekali~" kata Juvia yang membuat beberapa murid tertawa. Sedangkan Gray hanya sweatdrop.
"—Levy McGarden dengan Gajeel Redfox" Mavis-sensei melanjutkan. Levy seperti shock sekaligus bahagia.
"Levy-chan ! semoga beruntung !" kataku pada Levy yang hendak pindah ke tempat Gajeel.
"Ne, Lu-chan ! Semoga beruntung juga .. dengan Natsu hihi" balasnya sambil tertawa kecil.
"Lucy Heartfillia duduk dengan Lisanna Strauss" Lucy kaget. Bagaimana bisa ia duduk dengan si murid baru? Lisanna tampak bingung. Wajar saja ia belum mengenal banyak orang disini, ia hanya mengenal Natsu.
"Lis ! dia orang yang duduk disebelahku ini. Kau beruntung duduk dengannya .." kata Natsu pada Lisanna. Lisanna kaget,
"Apanya yang beruntung ?" tanya Lisanna. Natsu blush seketika.
"Ti-tidak ada !" kata Natsu. Lisanna menaikkan salah satu alisnya,tapi kemudian ia mengangkat kedua bahunya tanda tak peduli dan bergegas pindah ke tempat Lucy yang tengah ber sweatdrop. Natsu mengelus dadanya, 'hampir saja' gumamnya.
"Kau yang bernama Lucy?" tanya Lisanna pada Lucy.
"I-iya. Sila-hkan du-duk Li-Lisanna" jawab Lucy agak terbata karena merasa sangat canggung pada Lisanna. Lisanna tersenyum lalu duduk disebelah Lucy.
"Ah,kita belum kenal dekat. Aku Lisanna,Yoroshiku Onegaishimasu" kata Lisanna sambil memperkenalkan dirinya—untuk yang kedua kalinya-pada Lucy.
"Ne,Aku Lucy. Yoroshiku,Lisanna" kata Lucy.
"Jadi .. kau ini .. temannya Natsu ?" tanya Lucy tiba-tiba.
"Ah iya. Tapi sebentar lagi tidak hanya sebatas teman .. mungkin. Hihi" kata Lisanna. Selagi Mavis-sensei membacakan dan mengacak murid-murid lainnya yang masih banyak jumlahnya, Lisanna dan Lucy saling mengobrol.
"A-apa maksudmu Lis?" Lucy bertanya lagi.
"Um,kau bisa menjaga rahasia tidak ya?" tanya Lisanna.
"Tentu saja bisa ! Tolong beritahu aku dong" kata Lucy. Ia memperlihatkan puppy-eyesnya. Lisanna menghela nafas, menandakan ia mengalah karena tak tahan melihat puppy eyes Lucy yang begitu manis dan Indah.
"Maksudku itu begini,jadi sebentar lagi aku akan—" belum sempat Lisanna melanjutkan kata-katanya dihadapan Lucy yang SANGAT PENASARAN. Suara Mavis-sensei membuyarkan obrolan mereka.
"Baiklah~ Ini dia soal-soalnya~aku harap kalian bisa menjawabnya dengan baik~" Mavis-sensei membagikan lembaran soal ulangan mereka.
"Akan kuberitahu nanti" Lanjut Lisanna. Lucy kecewa,kenapa sih Mavis-sensei harus bersuara ditengah-tengah adegan seperti ini ? terlebih lagi pikiran yang aneh-aneh memenuhi kepala Lucy. Apa maksud Lisanna?


TO BE CONTINUED


Yosh ! Minna-san ! Akhirnya fanfic pertamaku bisa update ! Oke,sebelumnya perkenalkan. Aku Ferren,author baru disini. Yoroshiku Onegai-shimasu ! w
Jadi fanfic pertama ku ini gimana ? apakah Gaje ? Bagus ? Jelek ? gomen ne. Karena aku author baru dan belum terlalu mahir membuat fanfiction dan karena ini pertama kalinya aku membuat Fanfic tentang Anime hehe. Sebelumnya aku seorang author yang membuat fanfic tentang K-Pop saja. Dan sekarang,aku mulai terjerumus(?) ke dunia fanfic anime. Semoga kalian suka dengan kehadiranku disini ! ^^ oh ya,Review please ? biar aku bisa memperbaikinya di Chapter selanjutnya ! Ku usahakan chapter selanjutnya akan update secepat nya ! Jaa-ne ! ^^
Salam,
-Ferrenn