Mituska sakurai: akan tahu di chapter ini
Uchiha hani namikaze: akan terjawab di cgapter ini
Terimakaish atas yang sudah review dan salah nulis judul hehehe
Oke ini chapter 2
Disclamer
Naruto dan Fairy Tail bukan punya saya
Naruto dan Fairy Tail: Witch School
Pairing: Belum Ada
Genere: Adventure
Raiting: T
Warning: gaje, OOC, OC, dan mungkin typo
.
Chapter 2
.
"jellal kali ini biar aku saja, sudah waktunya dunia tahu jenis sihir ku" ucap naruto yang tiba-tiba ada dibelakang jellal, dan jellal segera berbalik arah dan keluar arena.
"baiklah kalau itu mau mu naruto" balas jellal yang tepat berbicara dikuping naruto.
"oh, ternyata jellal yang belum kalah langsung dihantikan oleh naruto, yang akhirnya kita akan tahu sebentar lagi apa itu sihir naruto" ucap wasit.
.
Natsu segera mengeluarkan api dari tangan kanannya, dan langsung berlari kearah naruto, tapi naruto hanya diam saja ditempat dengan tenang. Semua orang yang melihat naruto hanya berkata 'apa yang dia lakukan'.
Natsu segera mengayunkan tangan kanannya yang sudah dilapisi oleh api kewajah naruto, tapi dengan mudah dihindari oleh naruto dengan menunduk kebawah, lalu natsu mencoba mengayunkan kakinya yang dilapisi api ke perut naruto, tapi dihindari oleh naruto dengan melompat salto kebelakang dan mendarat dengan sempurna ditanah.
Naruto segera berdiri dari posisi mendaratnya, dan menatap natsu dengan mata birunya yang indah. Jellal yang melihat naruto hanya tersenyum tipis yang terukir diwajah tampannya.
"ternyata kau masih main-main ya naruto" batin jellal yang melihat naruto, hanya terus menghindari pukulan dan tendangan natsu. lalu saat natsu mencaba mengayunkan tangan kirinya yang sudah dilapisi oleh api, tapi dihindari oleh naruto dengan melompat dan memegang bahu natsu.
Naruto yang ada dibekang natsu segera menyelengkat kaki natsu dengan kaki kanannya, tapi dihindari oleh natsu dengan melompat kebelakang.
"naruto kau bisa lebih serius?" tanya natsu "dari tadi aku hanya melihat mu menghindari serngan ku, dan mencoba menyerang ku baru tadi" tambah natsu. naruto yang mendengar kata-kata natsu hanya tenang, sedangkan jellal tersenyum.
"kau salah bicara natsu" batin jellal.
Natsu segera mengeluarkan ilmu sihirnya, tercipta lingkaran sihir didepan natsu berwarna merah dengan pola naga, natsu segera menarik nafas dalam-dalam.
"Karyuu no Hokou [rangun naga api]" natsu menyemburkan api yang lumayan banyak kearah naruto, tapi naruto hanya diam saja. semua orang yang menonton pertandingan berfikir 'apa dia bermaksud mengenainya'.
DDUUAARRR
Ledakan terjadi karna serngan natsu barusan, semua penonton laki-laki maupu perempuan berteriak nama naruto.
"NARUTO-KUN" NARUTO" teriak seluruh penonton yang menonton pertandingan naruto vs natsu. tapi tiba-tiba ada kilat berwarna kuning dibelakang natsu, dan muncul seseorang pemuda berambut kuning panjang, yang diketahui naruto, sedang menodongkan pisau cabang tiga, atau kunai cabang tiga keleher naruto.
"kau kalah natsu" ucap naruto tepat di kuping natsu, natsu yang mendengar kata-kata naruto, tidak percaya kalau naruto ada dibelakangnya.
"bagaimana bisa?" batin semua orang termasuk natsu, jellal yang melihat tersenyum tipis.
"jadi itu alas an naruto, mengapa tadi memegang bahu natsu" batin jellal yang masih setia memandangi pertandingan didepannya.
FLASHBACK
Natsu mencoba menyerang naruto dengan tangan kirinya yang sudah dilapisi oleh api, tapi dihindari oleh naruto yang melompat dengan salto kebelakag natsu dan memegang bahu natsu. di bahu natsu langsung muncul tulisan kanji yang dibaca "Hirashin".
Naruto yang mendarat ditanah segera menyelengat kaki natsu dengan kaki kanannya, tapi dapay dihindairi oleh natsu dengan melompat kebelakang.
FLASHBACK
"kau sungguh pintar" batin jellal "tidak salah kalau memang Fox Slayer naruto" guman jellal.
Terlihat natsu menghela nafasnya dan mengangkat kedua tangannya keatas.
"baiklah aku menyerah" ucap natsu dengan lemas. Naruto yang mendengar segera memasukan kembali kunai cabang tiganya keskunya. "sial kenapa dia tidak menunjukan sihirnya sih, tapi tidak apa yang penting satu sudah terbongkar kalau dia bergerak seperti kilat, mungkin itu salah sihirnya" batin natsu, yang kembali berjalan ketampat teman-temannya.
"baiklah pemenangnya adalah naruto, berarti pemenang raiting game ini adalah tim crisme sorciere" ucap wasit dengan teriak, para siswi dan siswa segera bersorak bergembira, yang sudah mendukung crisme sorciere.
"rencana kita tidak berhasil ya?" tanya gray kepada natsu yang berjalan disebelah teman-temannya, untuk kembali keasrama.
"seperti tidak tapi aku melohat dia bisa bergerak cepat, tapi aku yakin itu bukan gerak, tapi sihir teleport, tapi kenapa bisa langsung dibelakang ku ya? Terus bukannya sihir teleport ada sebuah mantaranya atau tulisannya?" tanya natsu dengan bingung. Tiba-tiba wendy kaget dengan tulisan kanji yang ada dibelakang natsu.
"natsu-san kenapa bisa ada tulisan kanji dibelkang mu?" tanya wendy dengan nada yang masih shok, gray, lucy, dan gray segera melihat dan alangkah kagetnya melihat tulisan itu.
"mungkin ini salah satu tulisannya, kenapa naruto bisa meneleport dirinya ke belakang natsu" ucap erza dengan tenang.
"aku baru ingat kalau dia tadi memegang bahu ku dengan telapak tangannya, saat dia melompat kebelakang ku" ucap natsu
"APA? Dia bisa membuat tulisan sihir teleport dalam sekejap diluar perkiraan" ucap erza dengan shok begitu juka dengan gray, lucy, dan wendy "dan aku yakin pasti dia masih menyimpan kemampuan yang lainnya" tamah erza yang sudah mulai tenang.
"ya aku yakin itu" balas gray, yang segera berbelok kenanan bersama dengan natsu "Jaa ne kita berpisah, sampai ketemu besok wendy, lucy, erza" tambah gray segera berjalan bersama natsu.
.
Di taman asrama terlihat pemuda berambut pirang yang sedang berjalan, dan dia melihat satu anak memiliki rambut jabrik berwarna hitam dengan baju seragam khas FTS. Naruto segera menghampiri anak itu yang terlihat bersedih.
"hey kenapa kau bersedih?" tanya naruto yang sudah ada disebelah anak berambut hitam jabrik tadi.
"aku mengecewakan ayah ku yang ada dialam sana, karna aku tidak bisa menggunakan sihir apapun" jawab anak itu dengan menghapus air matanya dengan lengan kanan.
"jangan bersedih seperti itu, pasti ayah mu akan ikut bersedih, bagaimana kalau aku mengajarkan mu teknik sehir" ucap naruto yang mencoba menenangkan anak tadi yang memangis.
"benarkah?" tanya anak itu, dan dibalas anggukan oleh naruto. "nama nii-san siapa?" tanya anak itu dengan senyum.
"naruto namikaze, dank au pasti sudah tahu aku bukan karna aku satu-satu orang yang menjadi pemimpin tim yang berkelas D" jawab naruto dengan senyum.
"oya aku tahu, tapi aku sangat kagum dengan nii-san karna tadi bisa mengalahkan natsu-nii dengan cepat" balas anak itu dengan senyum.
"lalu nama mu siapa?" tanya naruto
"romeo" jawab anak itu dengan senyum, yang diketahui bernama romeo.
"baiklah mulai sekarang kau akan dengan tim crisme sorciere" ucap naruto, sedangkan romeo hanya mengangguk. "dan sekarang pindah lah kamar mu, dengan ku, dan jellal, karna kamar kami, masih kurang satu orang" tamah naruto dan romeo hanya mengangguk.
.
Pagi yang cerah datang di Fairy Tail High School. Terlihat pemuda berambut kuning yang dengan malas berjalan ke kamar mandi untuk melakukan ritual paginya. Setelah selesai dengan ritual paginya naruto segera memakai sergamnya dan berjalan ke kelasnya.
Para siswa dan siswi sudah pada tahu tentang naruto penyihir kelas D yang mampu mengalahkan natsu dalam itungan menit. Berita itu dengan cepat menyebar keseluruh sekolah, sehingga membuat para guru shok akan berita itu, kecuali sang kepala sekola Makrov.
"akhirnya kau menunjukan salah satu kemampuan mu Fox Slayer, atau bisa aku panggil naruto" batin makrov dengan memegangi dagunya.
.
Naruto yang kini ada dikelas tidak memperhatikan pelajaran dikelas, tapi dia malah malah tertidur dalam kelas, jellal yang melihat itu hanya geleng-geleng kepala.
"sifat bodoh mu kambuh lagi, baru kemarin kau menunjukan sifat cool mu itu, sekarang sudah kambuh lagi sifat bodohnya" batin jellal.
.
Bel pulang telah berbunyi seluruh murid FTHS segera berhamburan keluar kelas, ada yang pergi ke asrama, taman, lapang sepak bola, lapangan basket tempat sihir, dll. Naruto yang kali ini sedang ada ditempat latihannya yang sangat rahasia, karna hanya anggota crisme orciere yang tahu tempat ini.
Naruto sedang melatih romeo untuk menggunakan sihirnya yang terpendam, karna naruto merasakan kemampuan sihir terpendam dalam diri romeo.
"baiklah romeo, kau belajar sihir apa?" tanya naruto kepada romeo yang ada didepannya.
"aku ingin sihir api" ucap romeo dengan bangga.
"kau ingin seperti natsu ya?" tanya naruto kepada romeo
"tidak, aku hanya ingin bisa menggunakan sihir api, dan bisa aku variasi, mejadi sebuah bola, panah, hujan, naga, burung-burung, dll" jawab rome dengan semangat.
"oh baiklah kalau begitu, pada dasarnya sihir itu adalah keinginan dari mana kita menginginkan kemampuan sihir itu, mungkin elemen sihir berbeda dengan ku, tapi aku akan mengjarkan salah satu yang mudah, karna ini, adalah perkumpulan energy sihir, setiap orang pasti bisa menggunakan sihir ini" ucap naruto dengan tenang.
"sihir apa itu" tanya romeo yang penasaran.
"Rasenggan, mungkin ini akan berguna untuk mu" jawab naruto. Naruto segera melempar bola air ditangannya.
"hancurkan bola air itu, dengan satu tangan, gunakan kemampuan energy sihir mu, dan aliri kedalam, lalu putar air yang ada didalamnya hingga pecah, lalu setelah kita akan masuk kedalam mode selanjutnya" ucap naruto.
Romeo segera melakukan apa yang di perintah oleh naruto dengan semngat. Romeo terus melakukan apa yang diperintah naruto selama 1 jam tapi tidak membuah kan hasil, tapi dia tidak menyerah sama sekali.
Akhirnya romeo berhasil memecahkan bola air yang ada digemgamannya dalam kurun waktu 3 jam, tapi naruto menyuruh melakukannya sekali lagi.
"coba kau lakukan sekali lagi romeo" ucap naruto dengan melempar bola air ke romeo, romeo segera menangkapnya, dan memecahkannya dengan cepat sehingga membuat naruto tersenyum. "lumayan cepat walaupun tidak secepat aku dulu" batin naruto.
"baiklah ambil ini, kau hancurkan bola angin itu, dengan cara yang sama, tapi akan sedikit suli" ucap naruto dengan melemparkan sebuah bola keret berwarna putih kepada romeo, romeo segera menangkapnya, dan melakukan apa yang disuruh oleh naruto.
Sudah dua jam romeo mencoba melakukannya tapi hasilnya nihil karna bola karet pemberian naruto sama sekali tidak pecah.
"romeo latihan sudah dulu, sekarang sudah jam 5 lebih kita kembali, nanti yang lain mencari kita" ucap naruto, sedangkan romeo hanya memasang wajah lesu karna belum berhasil memecahkan bola keret pemberian naruto.
.
Kini naruto tengah duduk dengan jellal, romeo, meredy, dan ultear di salah tempat paling ramai di FTHS, yaitu sebuah bar, dan tempat dimana seluruh tim berkempul menjadi satu perwakilan yaitu fairy tail. Tempat dimana semua murid akan bekerja besok karna besok hari sabtu, tepat hari libur.
"jadi kau mengajarkan romeo rasenggan naruto" tanya jellal dan dibalas anggukan oleh naruto. "lalu sudah sampai mana?" tanya jellal.
"baru sampai tahap satu, sisanya besok, kalau kalian tidak ambil pekerjaan, besok kita latihan bersama" jawab naruto.
"sayangnya aku sudah menggambil pekerjaan" balas jellal dengan tennang, dan menutup matanya yang sedang meningmati, kopi yang ada dibibirinya.
"aku juga sudah menggambil pekerjaan naru-kun, bersama meredy" ucap ultear dan meredy mengangguk.
"yasudah tidak apa, toh kalian butuh uang, mungkin nanti, besok aku juga menggambil pekerjaan, dengan romeo, kalau dia sudah bisa menyelesaikan tahap keduanya" balas naruto.
"aku pasti akan menyelesaikan tahap kedua itu, dengan cepat" balas romeo dengan semangat, naruto yang mendengarnya hanya tersenyum tipis, begitu juga dengan jellal.
"hey romeo bagaimana kalau kita keluar untuk mencari baju, yang cocok untuk mu, dan mencari sebuah pedang" ucap naruto mencoba memberi usul kepada romoe, karna romeo hanya menggunakan pakian kaus saja.
sedangkan naruto memakai pakian baju tempur (baju anbu dengan samurai dibelakangnya). Sedangkan jellal memakai jaket, dengan dalaman sebuah baju putih (seperti waktu di menara surga), Ultear memakai pakian jubah biru yang terbuka, dengan dalaman ketat (seperti waktu udah bikin serikat sendiri bersama meredy dan jellal). Meredy menggunakan pakian yang sama dengan ultear.
"baiklah kalau begitu" ucap romeo kemudian berdiri begitu juga dengan naruto "kami pergi dulu ul-chan, me-chan, jellal" ucap naruto dan romeo kemudian pergi mencari sebuah baju yang cocok untuk romeo.
.
Kini mereka sedang ada disebuah took baju, dan romeo tampak memilih pakaian yang cocok dengannya. Akhirnya mereka menemukan pakaian yang cocok dengan romeo. Sebuah baju ninja, degan celana panjang dan sepatu boots, serta dua pedang pendek yang menjadi satu. (kalau tidak tahu bayangin aja pedangnya sai ada dua terus disatuin jadi kaya pedangnya sasuke. atau ostilahnya pedangnya atas sama bawah).
Akhirnya mereka segera kembali ke FTHS, tapi dijalan mereka dihadang oleh sekelompok bandit yang mencoba mengeroyok mereka.
"biar aku saja romeo yang melawannya" ucap naruto yang maju dan menatap para bandit didepannya dengan tajam.
"kau tidak mungkin bisa melwan ku, kau saja masih penyihir tingkat D" ucap bandit yang ada didepan naruto dengan nada mengejek.
"kalau begitu, buktikan kata-kata mu, kalau kau bisa mengalahkan ku" balas naruto dengan dingin.
"kau menantang ku? Kalau begitu baiklah" ucap bandit didepannya "semuanya maju" tambah bandit didepan naruto. Seluruh bandit yang ada didepan naruto segera maju, dan menerjang naruto dengan senjata masing-masing. Naruto segera memegang gagang pedangnya yang ada di punggungnya.
Bandit pertama segera mengayunkan tongkat baseballnya ke wajah naruto, tapi dihindari oleh naruto dengan menunduk, dan naruto segera mengayunkan pedangnya dengan cepat keperut bandit itu.
Lalu bandit kedua menggambil kesempatan karna naruto sedang menunduk, segera mengayunkan tongkatnya yang dihiasi dengan duri-duri ke naruto, tapi dihindari oleh naruto dengan meloncat kekanan, dan segera mengayunkan pedangnya ke kaki musuhnya.
Bandit ketiga segera mengayunkan tendangannya kewajah naruto yang masih menunduk akibat menebas kaki bandit kedua, tapi dihindari oleh naruto dengan melompat, dan dengan segera naruto mengayunkan pedangnya kewajah sang bandit.
Lalu bandit keempat yang melihat naruto baru mendarat ditanah dengan sempurna segera mengayunkan tantonya ke dada naruto, tapi dihindari oleh dengan memiringkan badannya ke kiri, dan naruto segera mengayunkan pukulannya kewajah sang bandit.
Yang kelima atau yang terakhir, segera mengayunkan samurainya keleher naruto, karna bandit kelima sedang ada dibelakang naruto, tapi naruto bisa merasakan hawa kehadirannya, dengan segera naruto melompat kearah kiri, dan ditangan kanan naruto tercipta bola spiral berwarna biru, naruto segera mengarahkan bola spiral ditangannya keprut bandit kelima.
"Rasenggan" naruto berucap dengan mengayunkan rasenggannya keprut bandit kelima, dan membuat bandit kelima terpental cukup jauh.
Naruto segera berdiri dengan tegak layaknya seorang pendekar. Romeo segera menghampiri naruto dengan berlari.
"tapi hebat sekali naruto-nii" ucap romeo dengan semangat.
"bola spiral biru tadi adalah rasenggan" ucap naruto "dank au harus menyelesaikan tahap kedua mu dulu, untuk bisa menguasai rasenggan" tambah naruto, dan romeo hanya membalas emgangguk, dan mereka segera pulang ke FTHS.
.
.
.
TBC
Nah udah pada tahu kan sihir naruto apaan? Dan jangan lupa ada satu sihir naruto yang terkuat pasti kalian tahu kan? Kalau belum pada tahu coba tebak karna chapter depan flashback dimana naruto menjadi fox slayer.
Disini romeo bukan anaknya Macao
