Now and Forever

.

.

.

Disclaimer: Super Junior punya SM Ent, say. Tapi mereka juga punya keluarga mereka, sahabat mereka, fans mereka, dan tentu saja, Tuhan :-)

Pair: Evil Maknae and Cutie Monkey

Genre: Romance... dan er—saya gak jago ginian.

Rate: T

Warning 1: Maaf jika Anda yang membaca tidak menikmati tulisan ini. Maaf juga kalo ide pasaran. Terinspirasi dari novel yaoi karangan saya sendiri yang saya buat untuk konsumsi pribadi. Sebelum nyesel, teken tombol clase atau back. Chapter ini aneh banget. Please. Please. Please.

Warning 2: Baca sambil dengerin Madly by FTIsland. Atau A Thousand Years, karena di novel asli-nya A Thousand Years.

Don't like? I beg you to don't read!

Hari kedua festival, 3 Februari.

Kyuhyun berulangtahun keenam belas hari ini. Teman-temannya memberi ucapan selamat. Keluarganya bahkan berkata akan mengabulkan semua apa yang Kyuhyun inginkan, tapi… yang Kyuhyun inginkan hanya Hyukjae.

Semalaman Kyuhyun memikirkan Hyukjae, semua sikapnya yang membuat Hyukjaenya sakit hati. Kyuhyun merasa kesal terhadap dirinya. Mengapa dirinya begitu bodoh? Seharusnya dia menanyakan pada Hyukjae tentang semua namja itu, bukannya langsung merasa cemburu buta begitu saja dan menyebabkan Hyukjae menangis.

"Argh! Sial!" kata Kyuhyun geram sambil membanting buku yang sedang dia baca. Supir keluarga Cho yang menemani Kyuhyun hanya menatap tuan mudanya itu takut-takut.

Kyuhyun berangkat sekolah dengan malas dengan diantarkan oleh supir pribadinya. Baru kali ini Kyuhyun berangkat sekolah diantar mobil mewah (biasanya Kyuhyun merakyat alias naik kereta), spontan membuat siswa Cheong Nam menatapnya kagum ketika Kyuhyun keluar dari mobil.

Kyuhyun berjalan dengan malas. Dia hendak menuju ke kelas Hyukjae ketika dua pasang lengan menyergap dirinya. Dia berontak, tetapi lengannya sudah dicengkeram dengan erat sehingga Kyuhyun tidak bisa melepaskannya.

Kyuhyun mendapati Changmin dan Hongki, teman sekelas, yang menyergapnya tadi.

"Mau apa kalian? Aku sedang tidak mood menghajar orang, jadi lepaskan aku," kata Kyuhyun dingin.

Changmin dan Hongki spontan melepaskan cengkeramannya (meski agak kerempeng, Kyuhyun diam-diam ahli beladiri dan jago berantem).

"Jadi?" tanya Kyuhyun dengan aura membunuh tingkat tigabelas. Dia benar-benar sedang badmood. Changmin dan Hongki menatap Kyuhyun ngeri.

"Eh, karena di kelas kita tidak ada yang mau mengikuti kontes Miss Cheong Nam, jadi… ketua kelas mendaftarkanmu secara diam-diam," jelas Hongki takut-takut.

Telinga Kyuhyun berdenging. Dia sedang ingin menghancurkan sesuatu, dan menghajar ketua kelas sepertinya tidak buruk…

"Apapun yang sekarang kau pikirkan, tolong jangan lakukan, Kyu," kata Hongki seakan bisa mendengar pikiran Kyuhyun.

"Kyu, Hyukjae Sunbae juga mengikuti kontes ini, lho," bisik Changmin menghasut Kyuhyun.

Kyuhyun terdiam. "Aku tidak akan ikut. Aku tidak akan menang dengan penampilan manly seperti ini. Bukannya Hongki lebih cocok?"

Changmin spontan melihat Hongki. Hongki, yang merasa terancam, hendak melarikan diri.

"Kyu benar. Kau lebih cocok, Hong," kata Changmin lalu menarik Hongki yang menjerit-jerit tidak mau.

Sama dengan Hongki yang akan didandani menjadi yeoja, Hyukjae juga berteriak-teriak tidak mau. Minho dan Kibum sampai harus memegangi Hyukjae supaya namja imut itu tidak kabur.

Sungmin dan Jinki datang, lalu Jongin menyusul bersama rombongan teman sesekolahnya. Mereka mendukung penuh kelas 2-C yang akan mengikutsertakan Hyukjae di kontes. Bahkan Sungmin-lah yang mendandani Hyukjae. Teman-teman Hyukjae berliur membayangkan Hyukjae akan berubah menjadi secantik apa.

Sore harinya dilaksanakan kontes Miss Cheong Nam. Saking terkenalnya acara ini, banyak siswa atau umum yang melihat acara yang paling ditunggu-tunggu ini. Panggung yang cukup besar didirikan di lapangan tengah Cheong Nam. MC sudah siap, peserta siap dan penonton siap, jadi dimulailah Kontes Miss Cheong Nam.

Peserta hanya ada duapuluh satu, karena tiap kelas diwakilkan satu orang. Nomor undi Hongki duapuluh, tepat sebelum nomor terakhir. Kyuhyun menemani Hongki karena nanti ada pertunjukan bakat, dimana Hongki akan menyanyi dan Kyuhyun mengiringi dengan piano. Hongki terlihat cantik mengenakan gaun berwarna biru. Akhirnya Hongki berhasil dibujuk dengan diiming-imingi hadiah PSP oleh Changmin.

Acara sudah berjalan, dan tinggal tiga peserta terakhir yang belum dipanggil.

"Dan, kita panggil~! Peserta nomor duapuluh! Entry number twenty~!" panggil MC.

Kyuhyun menghela napas, lalu naik ke panggung mengikuti Hongki. Mereka berpura-pura menjadi pasangan. Penonton langsung terkesiap kagum melihat Hongki.

"Kyeoptaaa!"

"Itu namja?"

"Noona, siapa namamu?"

"Aih~! Cantiknya! Mau dong jadi pacarnya~!"

Setelah perkenalan, MC meminta Hongki menunjukkan bakatnya.

Kyuhyun dan Hongki menoleh, di sudut panggung dia menemukan sebuah grand piano. Mungkin peserta sebelumnya menggunakan piano itu. Akhirnya Kyuhyun memutuskan akan memainkan piano.

"MC, kami akan duet. Partnerku akan memainkan piano, dan aku akan menyanyi," ujar Hongki.

"Oh, rupanya Nona Cantik ini akan memainkan piano!" ujar si MC.

Kyuhyun berjalan mendekat ke piano, lalu dia duduk dan mulai menekan beberapa tuts.

Kyuhyun menarik napas, lalu dia mulai memainkan piano.

Nada-nada merdu mengalun lembut, membuai penonton.

"Neo eomneun harureul tteo bonaebwatjiman

Jioggateun apeumi mal gadugo

Neo eomneun sarangeul tteo haeyagetjiman

Jageun jarijochado eomneunde

Mogeul noha ureodo deutji mothal neojiman

Oneuldo ni ireuman bulleobwa..."

Hongki menyanyi dengan penuh perasaan, karena itulah lagu yang diminta Kyuhyun. Itu yang Kyuhyun rasakan. Terhadap Hyukjae.

Penonton bertepuk tangan riuh, memuji suara Hongki dan kepandaian Kyuhyun memainkan piano. Hyukjae, yang mendapat nomor undi terakhir, terharu mendengar alunan dan suara jernih nan merdu Hongki di belakang panggung. Siapa yang menyanyi? Indah sekali… pikir Hyukjae.

Entah kenapa, mendengar lagu ini Hyukjae jadi ingin menemui Kyuhyun dan menyatakan perasaannya. Rasa yang selalu membuat sesak dadanya.

"Michidorok neoman bogoshipda jugdorok neoman bogoshipda

Michyeonaereyo aereulsseodo only you

Naenun neoman bogoshipda jugdorok neoman bogoshipda

Icheodago mareulhaedo only you

Jakku niga bogoman shipfa niga bogoman shipda..."

Saat reff, Kyuhyun dan Hongki menyanyi bersama. Semua terhanyut dalam suasana romantis senja menjelang malam seperti saat itu. Banyak pasangan saling menggenggam tangan dan orang menjadi berani untuk menyatakan perasaannya.

Hyukjae penasaran. Orang selembut apa yang bisa menyanyikan lagu seindah ini? Hyukjae melihat ke panggung dan dia mendapati seorang yeoja yang sangat cantik bergaun biru bernyanyi berduet bersama namja yang mengenakan tuxedo memainkan piano.

Denting piano memasuki klimaks. Kyuhyun memainkannya dengan bagus.

"Teokkkeutkkaji chaoreul geuriun hanmadi o~ neol saranghae..."

Suara Hongki melengking merdu.

"Michidorok neoman saranghanda jugdorok neoman saranghanda

Yeogulhaedo hwarulnaedo only you

Naenun neoman saranghanda jugdorok neoman saranghanda

Babogateun sarangiya only you

Naneun neoman saranghanikka

Neoman saranghanikka..."

Pada bagian akhir itu Kyuhyun menyanyi solo. Suaranya yang sangat merdu membuai semua yang mendengarnya. Denting piano memelan, lalu berhenti. Semua penonton memberikan standing applause dan tepuk tangan yang heboh pada Hongki dan Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum dan menyambar microphone dari MC.

"Lagu tadi berjudul Madly, kupersembahkan untuk orang yang sangat kucintai, Lee Hyukjae," ujar Kyuhyun disambut sorakan dari ratusan penonton.

Hyukjae, yang mendengar semuanya, wajahnya merona dengan warna seindah senja mendengar tembakan seromantis itu. Su-suara itu… bukankah itu suara Kyuhyun-ssi?

Tanpa terasa air mata Hyukjae mengalir. Hyukjae cepat-cepat menyekanya agar tidak merusak make upnya.

"Lee Hyukjae, saranghae. Di manapun kau berada, jika kau bisa mendengarku, tolong jawab perasaanku," kata Kyuhyun lagi, lalu memberikan mike pada MC.

"Wow! Pernyataan cinta yang sangat romantis! Kau bilang ditujukan untuk Lee Hyukjae? Bagaimana kalau dia tidak tau siapa dirimu?" komentar MC, jelas tak mau melewatkan kesempatan untuk mewawancarai pelaku aksi yang heboh ini. Sepanjang sejarah Festival Kebudayaan Cheong Nam High, baru kali ini ada yang berani menembak orang dengan cara seromantis dan seheboh itu.

Kyuhyun tersenyum, membuat penonton deret terdepan terpana.

"Namaku Cho Kyuhyun dan itu tadi hanya kupersembahkan khusus untuk Lee Hyukjae. Hyukkie Sunbae, maafkan sikapku selama ini. Tolong, temuilah aku," kata Kyuhyun.

Hongki spontan berseru "Hyukjae! Hyukjae! Hyukjae! Hyukjae!"

Penonton pun ikut berseru bersama Hongki.

Hyukjae, yang mendengarnya, wajahnya kini sudah berwarna sangat merah. Tanpa diketahui Hyukjae, di belakangnya Minho, Kibum, Sungmin, Jinki, Jongin dan Ryeowook mendorong tubuh Hyukjae hingga naik ke atas panggung.

Sekarang semua mata terpaku pada Hyukjae. Hyukjae hanya menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.

"Ah, ngg… aku peserta nomor dua puluh satu?" kata Hyukjae idiot.

Keadaan panggung menjadi sunyi senyap, karena semua orang terpana melihat yeoja konyol itu, yang luar biasa cantik. Yeoja itu berambut merah halus ikal panjang, mengenakan gaun putih seperti gaun pengantin, dan membawa seikat mawar putih. Hyukjae seperti mempelai yeoja di hari pernikahannya.

Sedetik.

Dua detik.

Tiga detik.

"Hyu-Hyukkie Sunbae?" tanya Kyuhyun.

"Ne?" jawab Hyukjae masih idiot.

Sedetik.

Dua detik.

Tiga detik.

Serempak semua bersorak-sorak. Kyuhyun mendekati Hyukjae. Jantung keduanya bertalu-talu. Mereka saling berpandangan, menyelami netra masing-masing. Di momen itu, di dunia seakan hanya ada mereka berdua. Tanpa suatu apapun yang mengganggu, bahkan sang waktu. Bibir mereka tertarik membentuk senyuman bahagia. Lalu tanpa aba-aba, Kyuhyun dan Hyukjae saling menggenggam tangan satu sama lain dan berlari meninggalkan panggung sambil tertawa.

Mereka terus berlari, tak mempedulikan pandangan atau panggilan orang-orang. Kyuhyun dan Hyukjae akhirnya berhenti berlari saat mereka tiba di atap sekolah. Napas mereka terengah-engah, tangan masih bertaut dan mereka kembali saling berpandangan.

Hyukjae terkejut ketika tangan Kyuhyun menarik tangannya dan membuatnya terjatuh ke dalam pelukan hangat.

"Ah!"

Kepalanya jatuh di bahu tegap. Jantung Hyukjae bekerja bekali lipat lebih cepat karena tindakan pemilik tubuh yang mendekapnya. Bau mint yang tercium di hidungnya membuat Hyukjae mendongak, mendapati wajah Kyuhyun dengan mata terpejam. Kyuhyun yang memeluknya menarik napas, menciumi aroma stroberi yang samar berasal Hyukjae, lalu menghembuskannya perlahan. Sukses membuat Hyukjae menahan napas dan merasakan seluruh tubuhnya menegang. Karena hangat napas Kyuhyun menggelitiknya.

Kepala Kyuhyun menunduk, mendengarkan detak jantung Hyukjae yang awalnya sangat kencang menjadi melambat seperti normal seiring lamanya Kyuhyun memeluk Hyukjae. Mereka berpelukan, tepat membelakangi mentari yang hendak pulang ke peraduan. Mereka berpelukan dalam diam hingga malam datang.

Di bawah sana, panitia pelaksana festival tengah menyiapkan acara puncak, yaitu kembang api. Suara-suara terdengar. Keributan yang mereka tinggalkan masih mencari-cari mereka. Sayup-sayup terdengar, "Panggilan kepada Cho Kyuhyun dari 1-A dan Lee Hyukjae dari 2-C…"

Kyuhyun dan Hyukjae benar-benar menikmati saat-saat itu.

"Hyukjae Sunbae …"

"Ne?"

"Maafkan aku…"

"Untuk…?"

Kyuhyun menegakkan tubuhnya. Dia menatap Hyukjae lekat. "Untuk sikapku yang selalu membuat Sunbae sakit hati."

Hyukjae tersenyum. Tangan Kyuhyun menyentuh bagian belakang kepala Hyukjae dan dia mendekatkan kepalanya. Cokelat bertemu merah. Cokelat pekat bertemu hitam. Kyuhyun menyentuhkan dahi dan hidungnya ke dahi dan hidung Hyukjae. Mereka bisa saling merasakan napas hangat masing-masing. Hati mereka sudah terikat benang merah cinta.

"Sudah kumaafkan, kok, Kyuhyun-ssi," jawab Hyukjae ceria dan manis seperti biasa saat dia bertutur kata. Kyuhyun mendesah lega.

"Saranghaeyo, Lee Hyukjae. Maukah kau menjadi kekasihku?" tanya Kyuhyun pelan.

Hyukjae speechless. Dia tadi memang mendengar pernyataan cinta Kyuhyun, tetapi mendengar secara langsung dan tepat di depannya lebih membuat jantungnya kembali berdetak sangat kencang.

Kyuhyun menunggu dalam diam dengan penuh harap dan cemas. Tak sadar ibu jari tangan Kyuhyun yang memeluk pinggang ramping namja di pelukannya membuat gerakan melingkar, tak mengetahui tindakannya membuat Hyukjae tenang.

"Na... nado saranghae," jawab Hyukjae setelah hening yang cukup lama.

Kyuhyun tersenyum, senyum yang membuat wajah rupawannya makin rupawan. Segala rasa yang membuat dirinya lelah lenyap begitu saja setelah mendengar jawaban Hyukjae. Lalu Kyuhyun sedikit memiringkan kepalanya, mencuri ciuman kecil dari pipi apel Hyukjae, tidak kuat menahan diri untuk tidak mencium Hyukjae lagi. Kali ini di dahi.

Sentuhan sederhana itu membuat jantung Hyukjae berontak di sangkar rusuknya.

"Sekarang acara puncak! Dimana kita akan menyalakan kembang api sebagai tanda penutup festival Cheong Nam High keempat puluh lima!" suara MC terdengar sayup-sayup.

"Kyu-kyuhyun-ssi—"

"Terimakasih atas partisipasi pengunjung sekalian! Terimakasih atas kedatangannya! Terimakasih atas kerjasama semua pihak yang telah membuat festival kali ini begitu meriah! Sekarang, mari kita berhitung sampai hitungan ke sepuluh!" MC memberi aba-aba. Sepuluh detik lagi kembang api mengangkasa.

"Panggil aku Kyuhyunnie atau Kyuhyun-ah, Hyukkie Hyung."

"Sepuluh—

Sembilan—

Delapan—

Tujuh—" hitungan dimulai. Semua orang yang ada di Cheong Nam menghitung bersama-sama.

Sesuatu dalam nada Kyuhyun membuat Hyukjae merona dalam kegelapan. Kyuhyun tidak tahan untuk tidak mengecup pipi yang menggoda itu.

"Enam—

Lima—

Empat—

Tiga—"

"Kyuhyunnie…" suara Hyukjae bergetar saat memanggil Kyuhyun. Pelukan Kyuhyun mengerat.

Hyukjae terpaku memandang mata Kyuhyun yang menatapnya penuh cinta dan begitu tulus. Dada Hyukjae sesak karena bahagia melihat kelembutan Kyuhyun.

"Dua—"

Tanpa membuang kesempatan dimana Hyukjae terpaku di tempat, Kyuhyun kembali memiringkan kepalanya. Kali ini dia mencium bibir merah Hyukjae.

"Satu!"

Duar! Duar! Duar!

Tepat saat mereka berciuman, kembang api menyala dan menyebar dengan indah di langit malam. Mereka berciuman ditemani nyala kembang api.

Hyukjae memejamkan mata perlahan, dan tangannya naik melingkar di leher Kyuhyun. Kalau Hyukjae adalah es, mungkin dia sudah meleleh dan akan mencair dengan sempurna karena ciuman ini. Bibir Kyuhyun bergerak, melumat bibir bawah Hyukjae yang lembut. Kyuhyun tidak terlalu menyukai segala sesuatu yang manis, tapi untuk kali ini, hati Kyuhyun berkata jujur dia menyukai rasa manis karena semua yang dia kecup begitu manis.

Kyuhyun membuat sedikit jarak untuk mengambil napas, lalu mencium Hyukjae lagi, ciuman inosen tanpa lumatan.

Melepaskan ciuman mereka, Kyuhyun melonggarkan pelukan mereka, membuat Hyukjae spontan merosot ke semen atap sekolah yang dingin. Terduduk dengan tatapan tak percaya. Kepalanya tertunduk, sementara kedua lengannya terangkat menutupi wajah yang merona, warna merah menyapu wajah manisnya.

Kyuhyun berlutut di hadapan Hyukjae, menyingkirkan kedua lengan itu, dan mengangkat dagu Hyukjae, yang mau tak mau Hyukjae harus beradu tatap lagi dengan mata Kyuhyun. Kyuhyun menyeringai senang, lalu tertawa kecil dengan tulus melihat wajah kepiting rebusnya Hyukjae.

"Kyu-Kyuhyunnie… kau…" suara serak yang bergetar Hyukjae membuat Kyuhyun ingin menciumnya lagi. Tapi dia segera mengusir pikiran mesumnya itu.

"Apa? Hyukkie," jawab Kyuhyun riang.

"Ya! Dasar mesum! Yadong! Panggil aku Hyung!" seru Hyukjae sambil memukul-mukul dada Kyuhyun. Kyuhyun hanya tertawa riang melihat tingkah Hyukjae. Hyukjae kesal melihat Kyuhyun malah tertawa.

"Ayo turun, Hyukkie. Di sini dingin. Apalagi… kau masih memakai gaun," kata Kyuhyun akhirnya.

Hyukjae melihat ke bajunya, dia baru sadar ketika Kyuhyun berkata begitu, bahwa dirinya masih memakai atribut yeoja…

Blush.

Pipi Hyukjae merona. Mana mungkin dia bisa mengenakan pakaian sememalukan ini? Apalagi di hadapan Kyuhyun. Pasti aku terlihat aneh, pikir Hyukjae.

"Neomu yeppuda, Noona," bisik Kyuhyun tepat di telinga. Hyukjae semakin merona.

"Apa maks—Ya! Panggil aku Hyung, bukan Noona! Dan da-darimana kau tau aku sedang memikirkan itu?" tanya Hyukjae malu.

"Kau seperti mempelai yeoja, Hyung. Bagaimana kalau sekarang kita ke gereja?" kata Kyuhyun sambil tersenyum, menekankan kata 'Hyung'. Hyukjae tambah merona malu plus kesal.

"Aku ini namja!"

Kyuhyun hanya tersenyum dan mengacak rambut Hyukjae. Lagi. Setiap sentuhan dari Kyuhyun selalu membuat jantung Hyukjae berdetak kencang. Mereka berjalan ke tangga. Keduanya saling bergandengan tangan. Senyum bahagia menghiasi bibir mereka.

Hyukjae mungkin tidak tahu, tetapi dia sudah membuat hari ulangtahun Kyuhyun sangat berarti. Karena hal yang selama sebulan ini diinginkan Kyuhyun terkabul. Hyukjaenya, kini benar-benar menjadi Hyukjaenya.

Hari kedua sekaligus hari terakhir Festival Kebudayaan Cheong Nam High berakhir.

.

.

.

A-yo! Nih, saya updaaaaaate~ seneng gak? XD

Karena ada yang bilang kalo KyuHyuk udah jadian maka ff ini tamat, bagaimana kalo ini ditamatin aja? Kekeke /lirikOceanBlue030415/

Okeh, ini balesan review. Aduuuh~ reviewnya bener-bener bikin saya senyum seharian.

OceanBlue030415: kamu mau ff ini tamat? Oke, oke... bisa diatur :) /wigglingeyebrows/ Makasih udah review :*

ermagyu: ini mereka udah jadian... gimana? Puas gak? Kekeke X3 Makasih udah review :*

NovaVishy: iye, si maknae ini emang cemburuan... ini udah banyak belum KyuHyuk moment-nya? Kalo belum, komen ajah ya. Makasih udah review :*

Youmustbeknowme: ter-terlalu singkaaat? Mi-miaaaan TTATT /ikutmewek/ habisnya saya bingung karena review kamu bikin saya senyum-senyum kayak orang gila /aslinya emang udah, sih/ makanye Kyu, kalo mau diperhatiin, baik-baik dong sama si cutie monkey, jangan bully dia mulu. Mentang-mentang maknae /tendang Kyu, ditabok sama Hyukkie en gamegyu atau sparkgyu atau evilgyu atau apalah fans-nya Kyu/ tapi, EunHae emang manis koook~ aiiih, couple favorit saya sebelum KyuHyuk :3

Kamu bukan elf? Saya juga, tapi saya tau banyak soal SJ karena temen saya banyak yang Elf. Saya sih Inspirit, EXOstan (fandom resmi EXO apaan sih?), lagi lirik-lirik BTS (Suga sama J-Hope itu lho kece banget), Baby (Oh my~ Hime imut banget!), and of course, VIP en Blackjaaaack! Saya bahkan pernah bilang sama temen saya yang Bestfriend, kalo saya ketemu CL saya bakal langsung ngelemar dia. Dan, apa yang saya dapat? Temen Bestfriend saya itu langsung ngatai saya gila! Kekeke /malahcurhat/

Kissing scene-nya... kayak gitu /tunjukatas/ kalo gak puas, kamu boleh tabok Kyu /sodorinKyu, ditabok Hyukkie/

Yunho BIAS kamu? Oh, my! SAYA JUGAAA~ XD /tendang, tepar/ Makasih ye udah review :*

lyndaariezz: iya, mereka emang babo. Cie cie cieee~ aja yang baru jadiaaan XD /tunjuk KyuHyuk/ ahahaha :) Makasih ya say udah review :*

Augesteca: tentu aja... Kyu udah sadar ke-babo-annya dan nyatain cinta :) Makasih udah review :*

ravenilu507: sorry banget kalo chapter kemaren sama ini ngecewain ya, maklum, dibikin jaman galau SMA. Saya ini udah tua lho, ngomong-ngomong XD. Maksudya tuh, yang nyadar kalo Kyu gangguin Hyuk kayak anak cowok nggangguin gebetannya buat diperhatiin bukan cuma aku aja, kamu juga kan? Eh, kamu bilang gitu gak sih? Bukan? Maaf, ya? Aduh, saya bingung... lupakan aja deh. Yunho bukannya gak suka homo, dia aja gay. Aku mo pasangin di sama Jaejoong. Eh, saya ngebocorin cerita kedepaaaan! Lupakan, lupakan. Saya sedang hang. Jangan pikirin, lupakan aja. Kalo Ming sih saya gak suka karena alesan pribadi... jangan ilfeel dulu... dulu aku juga gitu, gak suka tapi langsung suka pas liat asli-nya dari mv en reality show. Bukan Ming lho ya. Anyway, makasih udah review :*

rheinakyuhae: apa yang terjadi chap depan udah terjawaaab ;) ini udah update kok. Makasih juga udah review... aduh pujian kamu... ampe dibilang great story... di FFn banyak kok ff bagus, ne, fighting ^^9

PS: sepertinya saya mulai update lagi Maret, lagi ada urusan kuliah en urusan pribadi soalnya. Bukan hiatus, cuman satu minggu juga. Kalo urusan udah selese, mungkin juga minggu ini saya update. Kalo sempet XP

Ciao^^

Februari 23,

Raito