Ff Kyumin /Who cares?/yaoi/pervert!Kyu Cute,Ambisius!Min/ No Bash No Flame Mianhae.

slight other office couples

Summary : Sungmin Berambisi mengejar cinta namja idamannya

RATED: M*mecum

AUTHOR:CHOSUNGMI (dedo)

WARNING:YAOI,Gaje,Abal-abal, penggunaan kata yang tidak benar,M-preg*maybe

Genre:romance, brothership,humor*garing krontang*selalu mah

Couple:kyumin always to be Amazing.hehe*dibakar readers

Main cast:Cho Kyuhyun

Lee Sungmin

Other cast: Kim ryewook

Lee hyukjae

Lee donghae

Kim joongwoon aka Yesung

Lee Henry

Zhoumi

Supporter in Film : Choi Siwon

Kim Kibum

Disclaimer: Kyumin milik Tuhan yang Maha Esa ,mereka HANYA masih tinggal di Bumi dan di Klaim sementara oleh Orang tua mereka,ELF,JOYER,SPARKYU,PUMKINS,dan...S-A-Y-A#PLAK,

Warning:BOYS LOVE,YAOI, gak sesuai EYD,typo(s),alur yang dipaksakan (makhlum nyesuaiin)dll yang membuat anda tidak nyaman, cerita pasaran

DISLIKE, Don't READ

NO BASH NO FLAME

Sama-sama punya perasaan ne

Jangan coba nge Bash atau nge Flame klo gak Suka

Mianhae

.

Happy reading ^^

.

.

Lope my readers ^^

.

.

.

Kyuhyun menciumnya. Tepat di bibir tipis Sungmin, melumatnya dalam, hingga namja belia itu meleguh panjang.

"Aku sudah tak tahan." Bisik Kyuhyun dengan suara pria dewasa miliknya. Sungmin bergetar.

.

:::who Cares?:::

Chapter 4

.

Eunhyuk dengan tenang meminum susu trawberrynya, memandang jengah wajah manis lain di sebrang meja. Merasa kebas.

"Kau kenapa Wook?." Yang ditanya malah membuang muka dan menggumam tak jelas seraya mengutak-atik kasar ponselnya. Eunhyuk bergenyit sanksi.

"Yak!. Aku bertanya soal dirimu, kau kenapa sih?."

"Aku sedang kesal padamu hyung!." Jawab Ryeowook cepat.

"Wae?."

"Karena kau menyerahkan sahabat kita pada orang yang tak dikenalnya."

"Dia punya itu yang besar."

"Tapi tidak secepat itu hyung." Eunhyuk menghela nafas kalah, meneguk susu miliknya hingga kandas. Memandang Ryeowook yang telah menangis lirih. Eunhyuk mencoba mengalah membuang Ego-nya, mendekati tubuh mungil Ryeowook.

"Hyung!. Kau!." Ryeowook makin terpancing emosi ketika Eunhyuk merebut paksa ponsel yang sedari tadi menampilkan foto Sungmin pada layarnya.

"Kau mau aku membatalkannya kan?. Kita hubungi Sungmin."

.

"Ah.." Sungmin mendesah lagi, ketika deretan gigi Kyuhyun merapat untuk menandai kulit bahunya. Lengan Sungmin terulur lemah memeluk leher jenjang Kyuhyun. Menatap wajah tampan Kyuhyun yang juga tengah menatapnya. Penuh gairah, kedua seolah ingin saling mengisi.

"Aku tak tahu harus bagaimana setelah ini, penisku menegang, beritahu aku apa yang harusnya dilakukan pada penisku." Kyuhyun tidak sedang menggoda. Ia berani bersumpah atas ketidak tahuannya tentang seks sesama jenis. Namun Sungmin mengartikan lain hingga merona segini parah. Bibir tipis itu sudah tergerak kembali menjamah bibir tebal Kyuhyun, kali ini Sungmin yang memulainya.

"masukkan ke dalam single hole milikku." Jawaban Sungmin terdengar begitu ambigu bagi Kyuhyun, dan Sungmin menyadarinya, dengan sabar tangan mungilnya bergerak menggenggam jemari telunjuk Kyuhyun lalu mengarahkan tepat pada bagian pantatnya besarnya.

Sungmin menggigit bibir ketika namja cantik itu sengaja menaikkan pinggul dan melebarkan paha di saat bersamaan

"Di dalam sini" Sungmin secara cepat dan kasar memasukkan telunjuk panjang Kyuhyun ke dalam lubang rektumnya .

"Ugh." Desah keduanya mengalun berbalasan, Sungmin merasa kesakitan saat jari Kyuhyun berada dalam Hole perawan miliknya, Sedangkan Kyuhyun merasa terangsang dengan jari nya yang terasa panas dalam tubuh Sungmin. Penis Kyuhyun semakin membesar dan menegang hingga namja tampan itu merasa celananya semakin sesak.

Drrrt...drrrrrt...dddrrrt.

Ekspresi Sungmin berubah seketika. Ringtone ponsel yang ia ketahui sebagai miliknya tengah mengalun.

"Huh, ponselku." Kyuhyun melongo ketika Sungmin melepas tautan hole dan jemarinya, turun dari ranjang, berniat berjalan untuk menerima panggilan ponsel yang ia tinggalkan dalam celana seragam tergeletak di depan pintu -

"Aw." Sungmin terpekik, terjatuh pasrah di atas lantai, Kyuhyun melompat dari ranjang menekati Sungmin.

"Gwaenchana?."

"Bokongku sakit, yang tadi jari Kyu masuk, sekarang meninggalkan rasa perih." Adu Sungmin polos. Kyuhyun meneguk saliva susah.

"Mau ku bantu." Sungmin mengangguk lucu, Kyuhyun mengeratkan geraham kala mata hezelnya mau tak mau melihat dengan jelas tubuh telanjang sungmin dalam jarak sedekat ini. Tubuh berisi yang begitu putih tanpa cacat.

"Eum...bantu aku~kali ini Minnie mau gendong."

"Mwo?."

Drrrt...drrrrt...drrrt

"Palli Kyu~!."

"A-arra."

.

.

:::::Who Cares?::::::

.

.

"Yeobboseo Wookie"

"Ming ini aku Eunhyuk, batalkan." Sungmin mengerucut tak mengerti arah juntrungan ucapan sahabat.

"Eh, maksudnya yang mana?." Kyuhyun hanya diam berlengsehan bersama Sungmin di lantai yang dingin.

"Batalkan kegiatan mesum pertamamu dengan songsaeng itu." Pipi Sungmin menggembung mendengarnya, beralih memandang penuh wajah tampan Kyuhyun gusar.

"Tapi kami sudah mulai, Minnie saja telanjang bulat begini."

"Apa ada masalah?." Kyuhyun menyela, Sungmin menggeleng canggung. Tanpa Sungmin beringsut mendekati tubuh topless Kyuhyun dan bersandar penuh di dada pucat namja itu. Seperti sepasang kekasih sungguhan. Padahal saling bertemu selama 24 jam saja belum sepenuhnya mereka lewati.

"Eunhyuk-ah." Panggil Sungmin lagi saat suara Hyuk tak terdengar di sebrang, hanya terdengar suara lirih dan goyangan sinyal.

" Hyung ini Wookie, Batalkan batalkan hyung, setidaknya kalian harus saling menyelami beberapa waktu lagi, maksudku setidaknya kau tahu tempat tinggalnya."

"Tapi Minnie sudah di bawa ke apartementnya." Jawab Sungmin Jujur kembali Kyuhyun hanya diam tanpa berniat menganggu.

"Eh, jinja?."

"Yak, Wook berikan padaku palli!."

"Ne"

"Sungmin-nah!" Sungmin memutar mata sebal merasa kedua sahabatnya di sebrang sedang heboh sendiri.

"Ne, ada apa lagi Hyuk?." Tanya Sungmin tandas.

"Temui kami di Kona Bears, dalam waktu 25 puluh menit, arraseo?!." Eunhyuk sedang mengancam lebih dari nada memerintah ataupun bertanya, dan itu pertanda harus dipenuhi, salah-salah hidup Sungmin seminggu ke depan tidak akan aman dari ocehan seribu kalimat milik Euhyuk jika berani menolakknya.

"Arra." Mau tak mau kata itulah yang wajib di lontarkan oleh Sungmin.

Pip

"Bisa kau ceritakan apa yang sudah terjadi Sungmin-shii?." Sungmin mendongak, Kyuhyun bertanya dengan tersenyum khas seorang pendidik saat bertanya pada anak didiknya, tapi menurut Sungmin itu terlalu formal dan berlebihan, dengan lancang jemari mungil namja cantik itu menyusuri pinggiran wajah tampan Kyuhyun, menatap menggoda.

"Panggil Minnie saja Kyu Chagi~." Tungkasnya seraya menggerling pada kalimat terakhir. Jantung Kyuhyun terpacu kasar dalam sekejap keduanya seolah kembali intim, bibir tipis Sungmin bahkan telah menyapu perpotongan leher jenjang Kyuhyun meniupnya dengan hembusan pelan dan keras secara acak.

"Apa mau diteruskan Minnie-ah?." Sebagai orang yang lebih dewasa Kyuhyun memang tidak dapat disalahkan sepenuhnya atas tingkah Nakal Sungmin, nafsu milik semua namja dan Kyuhyun baru saja terjebak oleh sikap provokatif milik Sungmin.

"Ng." Sungmin telihat berfikir keras menempatkan jari telunjuk di bawah bibir ranumnya berpose-memang kelebihan naturalnya telihat begitu imut dan menggairahkan di saat beramaan Eunyuk melarangnya untuk berbuat lebih dengan Kyuhyun dan senang hati Sungmin akan menurutinya,jadi jelas bahwa pose sebelumnya adalah sebuah modus untuk kembali menggoda birahi namja dewasa seperti Kyuhyun .

Kyuhyun menunggu, melupakan sesuatu yang terasa menggantung pada Tubuhnya.

"Mianhae Kyu~, kali ini kita tunda aku ada janji dengan Euhyuk dan Ryeowook." Ucap Sungmin menyesal mata bulatnya memandang polos, dalam satu detik Kyuhyun kalah total oleh pesona yang di pancarkan oleh seorang Lee Sungmin.

"Mau ku antar?." Kyuhyun menawar secara halus, walau dalam hati ia merasa berat ditinggal Sungmin,. Hanya saja Kyuhyun merasa nyaman. Dan yang lain terlalu membingungkan untuk sekedar di apresiasikan.

"Tentu saja, Kyu sekarang-kan pacar Minnie." Lagi-lagi Sungmin berucap polos, membuat Kyuhyun tersenyum lebar. Tujuan pertama mereka dibuat dengan cepat dan di batalkan dengan cepat, itulah yang di sebut tidak gegabah namun Justru terasa menarik, menurut versi Kyuhyun.

"Ugh." Kyuhyun menatap tak percaya, dia baru saja meleguh. Sadar ada yang tak beres secara insting tatapan namja tampan itu melihat dalam ruang lingkup yang lebih luas dari memandang wajah cantik Sungmin.

"Apa yang kau lakukan Min?." Kyuhyun tidak tahu harus bertanya apa lagi saat mendapati tangan mungil Sungmin telah menyentuh juniornya yang menegang, Benar. Menengang dan masih membesar dalam ukuran maksimal. Oh jadi benda inilah yang membuat Kyuhyun seolah terganjal, Junior nya masih 'On' walau penyulut dari sesi making Out mereka telah selesai beberapa menit yang lalu.

"Minnie Suka dengan ukuran milik Kyu yang besar, Handjob. Pernah dengar?. ."

"Ne. Tapi aku lebih tertarik dengan Blowjob." Tanpa membuang waktu hanya sekedar untuk mengangguk setuju, namja cantik itu segera menempatkan bibir mungilnya tepat di depan Junior Kyuhyun, mata Kyuhyun memejam menahan nikmat saat lidah panas dan mulut mungil Sungmin menyapa Kulit kemaluannya.

"Ughh..nghmmm...nghmmm." Sungmin lebih banyak tersedak ketika dengan kelakuan keras kepalanya memaksa mulut mungilnya untuk meraup batang ukuran super Kyuhyun, dan lebih banyak mendesah kecewa saat usaha keras kepalanya itu sia-sia. Hanya bisa mengemut dan menjilatnya seperti Ice cream. Kyuhyun hanya tersenyum sesekali mengelus serta meremas suari hitam namja di bawahnya-sang kekasih baru.

Kyuhyun dan Sungmin sama-sama orang berpredikat awam dalam cinta, Namun Kyuhyun datang begitu lama, Sungmin bersabar, berakhir dengan kepuasan mendapat cairan Kyuhyun yang terasa begitu manis dalam mulut mungil Sungmin. kembali mengatakan kekagumannya pada ukuran Batang Super Kyuhyun hingga Kyuhyun tak lagi canggung dengan perlakuan polos Sungmin pada miliknya. . Kyuhyun menghujani tubuh putih polos Sungmin dengan ciuman gairah di bawah guyuran air Shower Kyuhyun meminta Sungmin kembali melakukan Blowjob.

.

.

Sungmin turun dari mobil mewah Kyuhyun setelah 25 menit mereka lalui dari beberapa kegiatan, awalnya Sungmin berencana memberi alasan apapun agar Eunhyuk memaafkan keterlambatannya-namun tidak jadi ketika tenggang waktu yang ia sebutkan pada Kyuhyun benar-benar di habiskan secara efisien mulai dari mandi sampai perjalanan di tempat tujuan, hanya dua puluh lima menit dan itu tepat.

"Mianhae aku tak bisa mengajakmu." Sesal Sungmin sebelum turun dari mobil Kyuhyun kini mereka saling berhadapan. Kyuhyun tersenyum menghendik tanda tak keberatan.

"Aku berharap kita punya waktu lebih."

"Ng...untuk mengenal lebih dekat bercerita panjang dan jangan lupa untuk saling memuaskan." Sungmin mengubah intonasi untuk kata 'saling Memuaskan'. Hanya itu namun sialnya celana Kyuhyun kembali menyempit, double sial ketika Sungmin menyadari perubahan bentuk benda di antara selangkangan namja dewasa itu.

"dan memuaskanmu secara lebih Lee Sungmin." Tambah Kyuhyun saat wajah Sungmin mendekat untuk sekedar menyematkan ciuman di pipi kiri Kyuhyun. Sungmin tertawa renyah, Kyuhyun cepat tergoda dengan wajah cantik Sungmin, berani menarik dagu sang namja cantik melumat bibir tipis itu dengan kasar. Keduanya meleguh keenakan

"Kau sempit saat jariku di dalammu." Kyuhyun melepaskan sejenak tawanan bibir Sungmin, mengganti topik kemesuman, pembicaraan yang seolah sudah tak berportal antara murid dan guru.

"Tidak akan sempit jika telah di masuki berkali-kali." Sungmin menggoda Kyuhyun dengan mengutip salah satu dari beribu-ribu ucapan yadong Eunhyuk yang berkolaborasi dengan kekasih mesum sehidup sematinya Lee Donghae. Saat mendengarnya Kyuhyun secara imajiner seperti tertusuk panah gairah.

"Kita akan buktikan." Chup. Keduanya kembali bertaut bibir mesra, diakhiri dengan sedotan saliva milik Sungmin pada Kyuhyun, dan sesi perpisahanpun selesai.

.

.

.

-Kona Bears-

"Dia orang baik." Ucap Sungmin.

"Dan namja itu sudah jadi kekasih Sungmin." Tambah Eunhyuk, Ryeowook menepuk jidat kasar.

"Setidaknya harus ada pendekatan lebih dalam, coba ceritakan apa-apa yang sudah kalian lakukan?." Selidik Ryeowook dengan mata menyipit hanya Yesung yang dengan kekonyolannya berani menertawakan wajah serius ber-cap gagal namjachingunya. Walau dalam kenyataan Sungmin dan Eunhyuk yang berada dalam satu meja membenarkan perlakuan Yesung.

"Apakah aku harus berbohong?." Sungmin bertanya tak penting.

"Boleh untuk Eunhyuk hyung dan tidak untukku." Eunhyuk memasang wajah sesebal mungkin pada Ryeowook.

"Mandi bersama, berciuman, dan oh lihat-lihat." Sungmin kegirangan membukan tiga kancing teratas seragamnya, dan terlihatlah dua ukiran nuansa warna biru, pink, dan ungu di bahu kiri Sungmin. Sungmin terlihat begitu bahagia mendapatkannya. Terlihat dari raut wajah yang berseri-seri

"Yah Tuhan!." Ryeowook dan Yesung kompak kehilangan nafas sedangkan Eunhyuk tersenyum mesum. Sungmin tetap pada raut semula yaitu berseri-seri.

.

.

.

Skip Time

.

Hari sabtu menjadi week end fisik bagi siswa SM high school pasalnya itu adalah hari khusus pelajaran jasmani sepanjang hari hingga sore nanti.

Sungmin sedang termenung di ruang ganti Khusus Eunhyuk Line, Eunhyuk menyadari keanehan Sungmin memilih lebih dahulu berganti seragam oleh raga sebelum bertanya.

"Kau kenapa hyung?." Bukan Eunhyuk yang bertanya melainkan Ryeowook yang baru saja membuka pintu ruang ganti mereka.

"Ah!. Wokkie kau sudah ku tunggu!." Sungmin melompat-lompat kesenangan, berjalan-masih sambil melompat-lompat mendekati Ryeowook yang mematung.

"Aku pinjam celana olah ragamu."

"Mwo? Pantatmu terlalu besar Ming walau ukuran tubuh kalian sama pasti kau kesulitan nanti. Memang kau tak bawa celana Ming?! ." Serobot Eunhyuk, Ryeowook hanya menurut dan mulai membuka ranselnya. Sungmin tersenyum tanpa dosa.

"Celanaku pas sedangkan celana Wook kecil." Lontaran Sungmin sama sekali tidak dapat menjawab pertanyaan Eunhyuk.

" Jadi apa maksudmu Ming?." Kali ini Sungmin tersenyum misterius.

"Dengan begitu celana yang kecil dapat mencetak bokongku agar terlihat sexy jadi Wookie kita tukaran."

"Sebentar, buat apa hyung melakukan ini?." Ryeowook ikut buka suara.

"Tentu saja untuk menggoda kekasih Resmi Lee Sungmin." Sungmin benar menggunakan celana ukuran terkecil Ryeowook , hingga tercetak jelas belahan pantat bulat nan besar milik Sungmin.

"Gomawo Wookie baby..." ucap Sungmin mengutip panggilan khusus Yesung pada teman manisnya itu. Sungmin menggoyang-goyang semangat pantat besarnya merasa sempurna dengan santai melegang keluar ruang ganti Hyuk Line, meninggalkan Ryeowook yang memerah dan Eunhyuk yang geleng-geleng pasrah.

"Dia memang sudah punya niat menggoda, terlalu polos, bagaimana jika songsaeng itu lepas kendali melihat penampilan sexy-nya itu?."

"Aku tidak dapat memarahimu hyung, kali ini benar-benar keinginan Sungmin hyung." Timpal Ryeowook seraya menghela nafas panjang.

.

.

Tbc

.

.

Yang kemaren makasih buat review-nya.

Selagi liburan. ^^

Saya berniat meneruskan ff lama, Ini chap pemanasan setelah ff ini berjamur#plak.

Selamat Tahun baru~~~

Dan Saengil Chukkae buat ondongyi~(Lee Sungmin).

Happy Sungminnie day~

Ada yang mau ff ini dilanjutkan juga?. Gomawo ne.^.^.

fly kiss dari saya*kepedean.

Review?.

Muach*