Ff Kyumin /Who cares?/yaoi/pervert!Kyu Cute,Ambisius!Min/ No Bash No Flame Mianhae.
slight other office couples
Summary : Sungmin Berambisi mengejar cinta namja idamannya
RATED: M*mecum
AUTHOR:CHOSUNGMI (dedo)
WARNING:YAOI,Gaje,Abal-abal, penggunaan kata yang tidak benar,M-preg*maybe
Genre:romance, brothership,humor*garing krontang*selalu mah
Couple:kyumin always to be Amazing.hehe*dibakar readers
Main cast:Cho Kyuhyun
Lee Sungmin
Other cast: Kim Ryeowook
Lee Hyukjae
Lee Donghae
Kim Joongwoon aka Yesung
Henry Lau
Zhoumi
Key
Baro
Supporter in Film : Choi Siwon
Kim Kibum
Disclaimer: Kyumin milik Tuhan yang Maha Esa ,mereka HANYA masih tinggal di Bumi dan di Klaim sementara oleh Orang tua mereka,ELF,JOYER,SPARKYU,PUMPKINS,dan...S-A-Y-A#PLAK,
Warning:BOYS LOVE,YAOI, gak sesuai EYD,typo(s),alur yang dipaksakan (makhlum nyesuaiin)dll yang membuat anda tidak nyaman, cerita pasaran
DISLIKE, Don't READ
NO BASH NO FLAME
Sama-sama punya perasaan ne
Jangan coba nge Bash atau nge Flame klo gak Suka
Mianhae
.
Happy reading ^^
.
.
.
Chapter 7
.
.
..._*.*.*Who cares?.*.*.*_...
.
.
"Kyuhyunnie~hiks kita putus!. KAU TERNYATA SUDAH PUNYA ANAK!." Sungmin berteriak berderai airmata di pipi mulusnya dalam waktu bersamaan menunjuk kesal dua bocah yang berada dalam dekapan Kyuhyun, dua bocah yang memang telah mengerti bahwa Kyuhyun memang bukan Appa sebenarnya, terbengong begitu saja sampai lupa menutup mulut mungil masing-masing.
"Sungmin bisa kujelaskan." Kyuhyun yang tanggap jika Sungmin telah diselimuti prasangka buruk, mulai turun tangan, berjalan sigap dengan langkah lebarnya memeluk Sungmin, namun Sungmin berusaha memberontak, meloloskan wajahnya dari dekapan Kyuhyun untuk melihat dua bocah yang telah membatu di sebrang sana.
"ANI!. MINNIE MERASA DI KHIANATI!. INI MIRIP DENGAN TRAGEDI YANG BIASA MINNIE TONTON PADA DRAMA, SANG PERAN UTAMA AKHIRNYA DIKHIANATI HUEEEEEEE KEJAAAAAAM!."
"Tapi mereka bukan anakku!. Jangan terlalu menyamakan sesuatu dengan hal yang bau berlebihan chagiya" Sungmin menengadah menatap garang Kyuhyun dengan linangan air mata, terlihat menakutkan?. Tidak. Sungguh Kyuhyun malah ingin tertawa melihat ingus juga ikut serta keluar dari lubang hidung kecil Sungmin. He's so cute.
"PEMBOHONG, KAU PILIH AKU ATAU MEREKA!." Sungmin menunjuk diri sendiri kemudian melayangkan telunjuknya pada dua bocah di sana- tindakan negosiasi yang nyaris mirip dengan iklan di televisi. Sungguh kekanakan. Kyuhyun yang tak juga melepaskan pelukannya hingga kini kembali dengan mudah membenamkan tubuh Sungmin dalam tubuhnya. Berucap menangkan tepat di depan wajah manis Sungmin.
"Shhh, tenanglah pelankan suaramu jangan sampai buat kedua keponakanku menangis, oke?."
"Ahjusshi, Baro sudah menangis tuh." Bocah berambut merah mendengus dan menunjuk namja berambut ungu di sampingnya menggunakan ibu jari.
Merasa di perhatikan sekarang, tentu saja jiwa kekanakan namja ber-nama Baro itu muncul ke permukaan hingga semaki mengeraskan volume suaranya.
"Hiks...hiks HUEEEEEEEEEEEE."
"Ommona!." Pekik Sungmin cemas dan berhenti memproduksi air mata, tanpa di komando menarik lengan Kyuhyun untuk mendekati bocah tersebut.
.
..._*.*.*Who cares?.*.*.*_...
.
Sungmin mengelus bergantian surai berbeda warna dua bocah yang terlentang di atas kasur motif Pororo, sesekali mengintip dan mendesah pelan saat mendapati dua pasang mata masih terjaga di sana.
Choi Key dan Choi Baro, dua nama bocah yang beberapa saat lalu ia hafal, keponakan Kyuhyun dari pihak laki-laki, Key yang mempunyai rambut bercat merah menyala berusia 9 tahun sedangkan Baro yang mempunyai rambut bercat ungu baru berusia 7 tahun.
" Mian. Untuk tingkahku yang begitu bar-bar di hadapan kalian, sungguh sebenarnya hyung bukan orang yang seperti itu." Sesal Sungmin untuk sekian kalinya sejak Kyuhyun dengan batuan Key menjelaskan untuk meluruskan paham Sungmin. Yang merasa telah didosahi- Baro dan Key menggeleng secara bersamaan. Menunjukkan rasa makhlumnya pada namja manis yang masih mengelus rambut keduanya.
"Hyung tidak perlu minta maaf, kami sudah memaafkan, cemburu pada kekasih memang suatu hal biasa." Serobot Key sok bijak, Sungmin mengerutkan kening- tak biasa seorang yang baru ditemuinya memanggilnya Hyung-bukan , bukan maksud tak ingin menjadi akrab-karena biasanya orang yang baru di temuinya, selalu saja memanggil Sungmin dengan sebutan Aggashi, atau Noona. Secara untuk seukuran namja Sungmin selalu disebut Canti-
"Hyung sangat cantik." Ungkap Baro
"Sama seperti Mommy." Timpal Key.
Sungmin terbahak, masih ada satu poin yang benar. Elusan lembut tadi tiba-tiba berubah menjadi acakan, kedua bocah itu tidak protes hanya terkekeh karena tahu bahwa namja manis itu tengah tersipu malu.
"Mommy kalian pasti lebih cantik dari hyung." Keduanya mengangguk menyetujui. Suasana canggung kini mencair tergantikan dengan tawa renyah yang di lontarkan bersama, memenuhi kamar luas tersebut.
.
..._*.*.*Who cares?.*.*.*_...
.
" Jadi bagaimana Kyu?."
Kyuhyun berdehem ringan sebelum menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh orang di sebrang telpon.
"Sudah jelas, karyawan di sekolah itu tidak dapat dipertahankan, untuk honorer di pecat dan pegawai pemerintah segera dimutasi, aku ingin segera siap pengganti terpercaya dan bersih ketika kita melakukan keputusan ini Appa."
"Kau benar tak ingin menyerahkan semua ini pada polisi Kyu?."
Kyuhyun mendesah berat, memilih menyandarkan punggung di sofa untuk mengurangi beban yang tengah ia pikirkan begitu paksa.
"Tidak, ini juga kesalahan kita yang kurang memperhatikan. Tapi segalanya akan lebih baik lagi, aku akan bertanggung jawab penuh pada sekolah itu."
"Baiklah, tapi Appa ingin kau yang urus semuanya bersama orang kepercayaan Appa di sekolah."
Kyuhyun mengangkat alis kanannya tinggi-tinggi.
"Nugu?."
"Kyunnie~."
.
..._*.*.*Who cares?.*.*.*_...
.
Pada akhirnya Sungmin tersenyum lega begitu mendapati dua bocah di sampingnya telah terbang ke alam mimpi, namja manis itu memutuskan beringsut menjauh setelah mencangklong tas sekolah miliknya, ia berniat pulang.
Dengan hati-hati menguak pintu dan melangkah sepelan mungkin agar tak mengganggu dua bocah tampan di sana.
Blam
Sungmin bernafas lega, menatap pintu yang tertutup itu dengan sayang sebelum membisikkan kata 'jalja'.
"Kemana Kyunnie?." Pandangan Sungmin mengedar, tak menemukan namja yang tadi sedang duduk tenang di ruang televisi, Sungmin memutuskan untuk mengambil keputusan mencari keberadaan Kyuhyun. Tak begitu sulit menemukan Kyuhyun karena ia samar mendengar suara namja itu. Hingga membawanya pada ruang utama-ruang tamu.
"Kyunnie~." Panggil Sungmin manja.
"oh, ne ming?." Sungmin mengerjap lamat ketika Kyuhyun berbalik dengan menutup flip ponselnya cepat. Sungmin mebiarkannya saja toh tidak ada yang terlihat aneh dari perubahan air muka Kyuhyun yang biasa-biasa saja.
"Ng..aku pamit pulang." Kyuhyun beranjak berdiri, Sungmin telah berada di hadapannya.
"Kau pasti kelelahan . Kenapa begitu terburu-buru?." Kyuhyun menempelkan sebelah tangannya pada pipi Sungmin mengelusnya pelan, Sungmin hanya menggumam dan menutup mata cukup senang dengan perlakuan lembut Kyuhyun padanya. Keduanya saling bertatap dalam sebelum Sungmin memutus kontak itu lalu menunduk malu.
"terburu-buru apanya?. Ini sudah malam Kyu~." Kyuhyun tersenyum jahil, tanpa sungkan mengangkat dagu Sungmin hingga keduanya kembali menatap.
"Bagimana jika kau menginap?." Kyuhyun mendekatkan wajah mendorong tengkuk Sungmin untuk membantu usahanya mencium bibir tipis namja manis itu, tiba-tiba Sungmin mendorong tubuh Kyuhyun hingga namja itu terjerembab di sofa, Kyuhyun gelagapan hanya sedetik sebab ekspresi setan tergambar ketika Sungmin mendudukkan diri di pangkuannya.
"Ani. Sudahlah Minnie tak mau merepotkanmu, aku akan naik taxi sebagai kendaraan untuk pulang. " Sungmin berlagak tak acuh, sedetik kemudian ia tersenyum begitu manis kemudian memangut bibir Kyuhyun kasar. Kyuhyun dengan senang hati membalasnya mengigit pelan bibir bawah Sungmin membuat namja manis itu tanpa sadar membuka mulutnya, setelah itu hanya Kyuhyun yang mendominasi Sungmin hanya dapat meleguh dan semakin mengencangkan genggamannya pada kemeja Kyuhyun.
"Bocah nakal." Canda Kyuhyun setelah ciuman itu terlepas, Sungmin tertawa lebar.
"Kyaaaaaa~"
Bruk.
Giliran Kyuhyun yang kini tertawa, tanpa aba-aba Kyuhyun berhasil membalik posisi merebahkan Sungmin di atas sofa, menindi tubuh mungil Sungmin, Kyuhyun menatap Sepasang mata bening itu dengan kilat gairah membuncah. Memandangi Foxy itu jauh-jauh berharap Kyuhyun dapat menembus dan menggali semua perasaan Sungmin.
"Kau cantik."
"Aku namja." Gerutu Sungmin, walau sering mendengar dari siapapun tetap saja Sungmin kadang risih jika sedang ingat bahwa ia benar seorang namja tulen.
Ada kesenangan tersendiri saat Kyuhyun memandang wajah merajuk Sungmin, dengan bibir yang dipoutkan tentu itu menjadi ukiran paras yang paling menggemaskan selain kedua keponakannya.
Kyuhyun kembali mengarahkan bibirnya tepat di atas kulit bibir Sungmin, menghisapnya lagi, dan kembali warna merah muda itu berubah menjadi warna merah darah.
"nghh.." bibir tebal itu turun menuju leher menghisapnya, menjilat dan berakhir dengan gigitan yang meninggalkan kissmark.
"ngaahhh~." Sungmin memukul manja lengan Kyuhyun, saat Kyuhyun mempreteli busananya, dan Sungmin sekarang telah naked.
"Aghhh~nghh jangaaaan~." Kyuhyun tak mendengarkan penolakan bagai angin itu, tanganya terlanjur bermain di dada putih Sungmin, memelintir puting Sungmin menariknya sesekali menyusu.
"nghhh..okh" Kyuhyun mendesis merasakan jari tengahnya di baluti kehangatan memasuki hole kembali melumat bibir bengkak itu kali ini di seratai ciuman di pipi.
"ugh...lagi Kyuuuu~." Tubuh Sungmin begitu sensitif , dapat tersulut begitu cepat, Sungmin tak bisa menahan suaranya untuk berteriak dan memohon lagi saat jari Kyuhyun telah menumbuk telak prostat Sungmin, menyodoknya lagi bertahap dengan jemari yang semakin ditambah masuk.
Sungmin hendak melayangkan protes saat Kyuhyun menari keluar jemarinya, namun Kyuhyun segera membungkamnya dengan cumbuan panas.
Keduanya telah panas dan sama-sama dalam posisi hasrat teratas. Kyuhyun tak sabar menurunkan celana dan boxernya, dan terpampanglah junior besar Kyuhyun yang menegang dan mengeluarkan precum di ujungnya.
"masukkan Kyu~" Sungmin menggeliang, tubuh putihnya sudah dibanjiri peluh. Segera namja di atas Sungmin menarik kaki Sungmin hingga tergantung di bahunya, Kyuhyun mengarahkan dengan sabar miliknya yang telah tegang pada lubang Sungmin.
"Akhhhhh!." Sungmin menjerit kesakitan seiring dengan masuknya junior besar Kyuhyun. Kyuhyun mengeratkan jemari mereka yang entah kapan telah bertaut mesra." Tahan Min, kau tahu ini akan berahir menyenangkan bukan?." Bisik Kyuhyun tepat di samping telinga Sungmin. Berusaha terlihat tenang walau ia menggeram dan memendam hasrat yang melambung akibat pijitan hole Sungmin yang masih sempit.
"Arraseo, tapi kita baru saja melakukannya sore tadi, ini perih Kyu~." Kyuhyun tersenyum hangat seraya mengusap peluh di dahi Sungmin. Menunggu agar Sungmin terbiasa, adalah keputusan terbaik. Memandangi mata Sungmin yang baru saja terpejam.
"Bergeraklah Kyu~." Kyuhyun menurutinya, menggerakkan dengan begitu pelan dalam lubang yang tiga hari ini berturut-turut ia masuki. Ekspresi nafsu jelas-jelas terpanti di wajah Kyuhyun saat hole Sungmin kembali memijit keras Juniornya.
"Sungminhh..." Kyuhyun masih setia menghujam halus, ia sudah tidak tahan melesakkan batangnya kasar.
"Ohhh...ohhhh..Faster Kyuuu~."
.
..._*.*.*Who cares?.*.*.*_...
.
"Ah..ah...ahh... ..ah..ah..nhhhh...Kyuhhhh.." Kepala Sungmin menggeleng kenanan-ke kiri semakin mengangkang dan menjerit keenakan, tidak terlalu keras- Sungmin sebisa mungkin meredam, mengingat Kyuhyun memilik dua keponakan yang tengah tertidur pulas di rumahnya.
"Oh.. sempith masih sempithh ini hebat chagiyaaahhhh." Kyuhyun semakin bersemangat menggenjot tubuh Sungmin, namja manis di bawahnya ikut mendesah keenakan, Kyu menghajar prostatnya tanpa ampun dan bertubi-tubi.
"Ahhh.. lebih dalamhhhh...Kyuuu~."
Blesshhhh.
"Ahhhh...ohhh...iyaahhh..Kyuu~ si... situuuhhh~."
Jleb
"Di sini chagiyahhh..."
"ohhh...ahhh..ahhh"
Kaki Sungmin mengejang ke atas, Tubuh Sungmin menggeliang keenakan, sensasi bercinta mereka boleh terasa berbeda di tempat baru, namun keduanya tetap saling memiliki gairah sama untuk memuaskan pasangan.
"Akkhhhh" Satu pukulan kasar junior Kyuhyun, Sungmin selesai mencapai Klimaks. Cairan spermanya membasahi Kyuhyun dan dirinya.
"Ahh~ lelah." Tentu saja lelah, dalam waktu yang begitu dekat melakukan itu lagi dan lagi.
"Ohhh...Kyuuuuu~ ahh." Sungmin kembali di tarik bermain saat Hujaman kasar terasa menghantam prostatnya.
"Aku belum keluar sayanghhh." Kyuhyun mencekam paha putih Sungmin, lalu kembali menggenjotnya tanpa ampun. Lebih kasar karena ia ingin segera sampai menyusul Sungmin.
Jleb... sreeet...bleshhh...bleshh..blessshhh.
Sungmin menutup mulutnya dengan sebelah tangan, untuk meredam rintihannya. Sungmin kini tak berdaya, Kyuhyun menungganginya dengan begitu sempurna, di tambah dengan junior ukuran Super itu, Sungmin jadi begitu puas dan pasrah untuk terus di masuki hanya oleh Kyuhyun.
"Hanya kau Kyuuuuhhh~" Sungmin menggumam di sela desahannya, matanya yang berair menahan air mata kenikmatan memandang Kyuhyun yang telihat begitu gagah dan tampan di saat bersamaan.
Namun sayang, gumaman itu hanya sekedar menjadi gumaman yang terbawa hembusan nafas.
Kyuhyun tak mendengarnya, namja tampan itu terlalu sibuk memuaskan diri, memasuk dan mengeluarkan batangnya cepat.
Bleshhhh.
Tubuh Kyuhyun mengejang , cairan cinta Kyuhyun menyebar deras melesak masuk dalam lubang Sungmin , Kyuhyun tatap menggenjot dan terus memasukkan cairannya dalam lubang surga itu.
"Ahhh~." Sungmin merasa lubangnya penuh. Nafasnya berhembus lega. Kyuhyun menyesap bibirnya lembut. Menggumamkan kata'Gomawo' atas kepuasannya. Herannya Sungmin sama sekali tak tersenyum dan malah merengut"Aku. Lelah. Sekarang." Ucapnya menekan di setiap kata, karena milik Kyuhyun yang belum dicabut kembali membesar dalam tubuhnya.
"Biasanya kau yang selalu meminta. Apa kau sudah sadar tak jadi bocah nakal?" Sungmin terlihat semakin resah.
"Aku bukan anak nakal, lagipula aku memiliki batas, ketahanan tubuhku tidak se-mengerikan itu."
"Satu kali lagi chagiyaa~."
"Kyaaaaaaaaa." Kyuhyun tertawa seram, menggerakkan pingulnya kencang, Sungmin tentu tak merengek lagi merasakan sakit, untuk sekian kalinya Sungmin hanya sanggup mendesah.
Blesssh..sleep...blessss...
Keduanya kembali terhanyut dalam penyatuan, Gerakan brutal kedua tubuh itu diimbangi dengan desahan yang saling bersautan,.
.
..._*.*.*Who cares?.*.*.*_...
.
"Yeobo, Semangat mu yang seperti kuda mesum itu menjengkelkan." Yang disindir hanya tertawa renyah menampilkan lesung pipi indah di wajahnya.
"Sutradara selalu menyukai kerja kita hingga tak perlu mengulangi adegan."
"Biar aku." Siwon, namja kekar itu mendahului langkah Kibum membuka pintu apartement di lantai 12.
"Silahkan My Prince." Kibum tersenyum kalem, sempat-sempatnya mencuri ciuman, Kibum masuk diikuti Siwon.
Tebak apa yang pemandangan yang mereka lihat. Baju- celana dan seragam yang berserakan. Di bawah sofa sedangkan di sofa yang kosong tercecer cairan yang tentu kedua dapat langsung mengetahuinya.
"Sejak kapan si setan itu menanggalkan keperjakaannya?." Tanya Siwon begitu santai.
"Molla. Dia sepupumu aku tak mungkin mengurusi orang lain sedetail itu kecuali padamu- suamiku sendiri." Kibum menjawab seraya menghendikkan bahu heran.
" Arraseo Bummie, Kita harus segera mencari baby sister, Kyunnie mulai mempunyai kesibukan baru sekarang."
"Setuju." Setelah itu tangan Kibum menarik Siwon dalam kamar tamu yang biasa mereka tempati jika kalau sedang berkunjung ke apartement Kyuhyun.
.
..._*.*.*Who cares?.*.*.*_...
.
Skip Time.
"Nghhaaahh..ahhh.." Sungmin hanya mendesah lirih, bertahan dalam posisi mengangkang setelah menungging, Kyuhyun masih berada di atasnya menyodok dalam kesadaran penuh. Menghajar Prostat Sungmin sampai pagi.
"Ohhh...sampaiiii." Kyuhyun menembakkan Spermanya yang nyaris bening-kembali dalam lubang merah merekah Sungmin, namja tampan itu ambruk menindi tubuh mungil Sungmin.
"Menyinggir..kau berat."
"Arraseo." Kyuhyun menarik lalu mengendong Sungmin yang sudah lemas tanpa melepaskan tautan intim mereka, mereka berdua benar-benar tidak tidur namun Kyuhyun masih memiliki tenaga lebih untuk menahan dan menghimpit tubuh Sungmin pada pintu kamar.
Kyuhyun mulai menggenjot menarik turunkan tubuh mungil Sungmin. Dengan kedua kaki yang menggantung di udara.
"AHHH...AHHHH...AHHHH..NAHHHNGHH." Sungmin berteriak frustasi, saat junior Kyuhyun mulai bergerak, saat itu pula gairahnya kembali tersulut tinggi.
"Oh.. sempiht ...Sungmin..."
"GYAAAAA. BERHENTI KALIAN BERDUAAA!."
Brak brak
"Ahjusshi, gwaenchana?."
"Sungmin hyung, gwaenchana?."
" Kyu~, hentikaaaaan~." Sungmin memerah menahan malu, merutuki kebodohannya yang lupa kalau bukan hanya ada dia dan Kyuhyun di sini. Kyuhyun hanya terperangah, diam seribu kata, kedua namja berbeda umur itu membeku di tempat.
.
.
***Beberapa saat yang lalu.***
Siwon melempar potongan terakhir roti bakar dalam mulutnya, Seperti biasa Kibum bertugas membenahi serta menyuapi kedua anak kandungnya yang tampan.
"Ahjusshi belum bangun?. Kalau kamar tamu diisi Dad sama Mom, berarti Sungmin hyung tidur bersama Kyu ahjusshi." Key melayangkan tatapannya pada pintu kamar mer-tag Gaemgyu yang masih tetutup rapat.
"Heum, padahal Baro mau lihat Hyung manis itu."
Siwon menghentikan acara minumnya, mengikuti pandangan Key yang terfokus pada pintu Kyuhyun.
"Dia memang membawa teman, murid lebih tepatnya." Tebak Kibum seratus persen benar, ia mengenali seragam yang berserakan di ruang tamu saat membersih kekacauan yang di buat adik iparnya itu.
"Tak biasa Kyu ahjussi belum bangun pagi ini, biasanya ikut makan bersama dan pergi mengantar ke sekolah." Ucap bocah berambut ungu itu kebingungan.
"Tidak perlu, pagi ini Appa yang menggantikan Kyu ahjussi, Appa dan Umma free hari ini. Bagaimana kalian ma-"
"AHHH...AHHHH...AHHHH..NAHHHNGHH."
"Uhuk."
Suara jeritan berbahaya memotong ucapan Siwon, namja berlesung pipi itu tersedak ludah sendiri, Kibum mendelik menjatuhkan roti bakarnya, Key dan Baro yang ikut mendengar turun, rasa ingin tahu keduanya membuat kedua bocah itu bergegas berlari ke arah pintu kamar Kyuhyun.
"GYAAAAA. BERHENTI KALIAN BERDUAAA!."
Siwon mejerit panik melihat kedua putranya malah berlari tunggang langgang. Kibum yang biasanya tenang hanya dapat menggerung kaget seolah kehilangan suara. Keduanya sadar bahwa suara berbahaya itu pasti bermula dari perbuatan yang sama berbahaya nya-untuk anak di bawah umur seperti Baro dan Key. Takut kedua anaknya mengerti lebih awal gara-gara tindakan asusila Kyuhyun dan pasangannya yang bernama Sungmin itu.
Brak brak
"Ahjusshi, gwaenchana?." Key menggebrak pintu ber-cat coklat tua itu.
"Sungmin hyung, gwaenchana?." Sambung Baro tak kalah hebohnya.
"Kajja pergi sekolah. Mommy dan Dad yang akan mengantar kalian berdua."
"Mom?." Baro dan Key tersentak, saat sadar Kibum telah berada di belakang mereka
Kibum tak seperti Siwon yang mencak-mencak gaje, namja cantik bak putri itu dapat dengan cepat mengontrol emosi dan berfikir cepat. Ia sigap berlari dan merengkuh kedua anaknya.
"Mau tidak?, akan Mom tambah uang jajan dan beli ice cream saat pulang."
"Mauuuu~~" Alhasil, dua bocah polos itu langsung menjawab mendayu tawaran Kibum, serta-merta melupakan rasa cemasnya pada Kyuhyun dan Sungmin saat mendengar suara aneh di pagi hari ini.
Kibum menggendong kedua tubuh mungil itu, mencium bergilir pipi tembam kedua buah hatinya.
"Anak pintar, anak pintar." Ucap Kibum memamerkan Killer Smile nya, Siwon hanya cengo di kursi makan.
.
.
Tbc
.
.
.
Penasaran bagaimana sikap Sungmin saat bertatap muka dengan idolanya?.
Soal min yang gak mau terikat jawabannya sebenarnya mudah kalau chingu dapat menebaknya, saya bahas di chap depan ne~.
Saya merasa ff ini bertambah yadong dari chap ke chap -.- gak ingat umur.
Yah semoga masih pada kuat baca* tengok- kanan kiri.
***HAPPY KYU'S DAY***
^^ SEMOGA TAMBAH LANGGENG SAMA MING EOMMA.^^
Makin keren sebagai penyandang status Seme buat Lee Sungmin.
.
.
Big Hug & Kiss:
SISSY/ Guest/Rya(2x)/zee konstantin/Keyla HB malik/Guest/pumpkinsparkyumin(2x)/ Phia89/rizkaendahagustin/ /Yefah/bebek/minnie kyumin/My Bunny Rena/kyumin pu/Guest/sary nayolla/retnopitaelfforever
^^ Ini balasan repyu dari Author gaje:
SISSY: ah~, kayaknya kemaren benar-benar gak masuk chingu, mian, nah ini sudah di lanjut, gomawoo, Happy Kyu's Day.
rizkaendahagustin+ Guest: nie sudah lanjut Gomawo, Happy Kyu's Day.
Rya: Henry Cuma suka, setuju kalau si kue mochi perlu di waspadai chingu, soal Yunho masih misteri*pasan muka serius hhehehe, ng Ming masih ingin main-main. Gomawooo chingu, Happy Kyu's Day.
zee konstantin: yah, keduanya sama-sama saling punya pikiran yadong#plak, walau umin masih keci hehe.
Keyla HB malik: kayaknya kedua namja itu gak akan di bahas, hehe, Zhoumi bakal muncul tapi entah di chap mana, mereka keponakan Kyu chingu. Gomawoo. Happy Kyu's Day.
Guest: ah~itu Cuma keponakan Kyu kok chingu, gomawoo. Happy Kyu's Day.
pumpkinsparkyumin: ah Yeye banget chingu, gak dia gak mau dinikah mungkin kapan-kapan#plak. Happy Kyu's Day.
Phia89: masih misteri chingu, ne emang belum punya anak chingu, hehehehe. nahhh gomawooo sudah mau menunggu. Happy Kyu's Day.
: hahahaha, itu keponakan ne, Happy Kyu's Day.
bebek: gak bukan anak kok chingu hanya keponakan, wah memang sayang tapi gak enak juga nikah kalau masalah Kyu yang berantas sekolah itu belum selesai, , Happy Kyu's Day.
Yefah: chingu bener, itu Cuma salah paham kok, ne sudah di lanjut Gomawo. Happy Kyu's Day.
minnie kyumin: ne ada sebabnya chingu, ne umin salah paham ama kyu. Gomawoo. Happy Kyu's Day.
My Bunny Rena: Ne saya dataaaang#plak, boleh panggil Eon?. Ne.. konfliknya samar sudah ada, kalau rasa ada dikit eon tapi gak sadar. Gomawo. Happy Kyu's Day.
kyumin pu.: oh..itu akan segera di bahas chingu, ne Umin emang naughty di sini#plak, gomawooooooo. . Happy Kyu's Day.
Guest: ne Umin salah pahan chingu, namanya juga anak labil#plak, gomawo, Happy Kyu's Day.
sary nayolla: ne ini sudah dilanjut, ah gak kok itu ponakannya Kyu, Gomawo, Happy Kyu's Day.
retnopitaelfforever: oh itu akan ada jawaban di chap depan, itu juga masih misteri chingu#plak, ahahaha namanya juga kaget, oh dua bocah itu keponakan Kyu. Gomawo, Happy Kyu's Day.
.
.
Menurun ya?#plak
Oke saya tidak mempersalahkannya, mungkin tulisan saya saja yang makin serampangan#ditabok bolak-balik.
Setidaknya kalian boleh beri masukan, tapi bukan Bash, oke?.
Oke*dijawab sendiri
See You* saranghae~
*muach
.
