Tittle:
I Can't Believe It
Main Cast : Kim Jongin (Namja)
Do Kyungsoo (Yeoja)
Other : EXO and other cast
Genre: School Life, Family, Hurt, Romance
Rate: T
Summary:
Do Kyungsoo, seorang yeoja yang harus berpura-pura dengan hidupnya memakai topeng kebahagiaan. Kim jongin namja tan yang hidup hanya bersama ibunya, berjuang keras menggapai cita-citanya.
Desclaimer :
Semua cast Milik Sang Pencipta, Their Family, SME, dan FF ini milik saya seorang *wkwk, maksa abis, padahal baru pertama bikin FF. ASLI! . FF ini dibuat just for entertainment. Don't copy this FF without my permission. DON'T LIKE DON'T READ
WARNING
GenderSwitch/GS/Typos Everywhere/MultiChapter *Maybe wkwk seringai jahil/Don't Like Don't Read Close The Tab
Check This Out
.
.
.
.
.
.
.
Yeoja cantik yang mungil tengah berdiri disebuah halte bus lengkap dengan seragam sekolah yang melekat pada tubuhnya. Matanya yang bulat kini terlihat kosong dan sayu. Bukan karena lamanya bus yang tak kunjung datang melainkan karena pikiran lain yang berputar diotaknya. Sesaat tatapannya kembali hidup saat bus berwarna hijau telah berhenti tepat didepannya, kini dia mulai berjalan menaiki bus, menekan tombol dan memasukkan kartu langganan bus.
Pandangannya menelusuri isi bus, mencari bangku kosong untuk didudukinya. Pencariannya berhenti ketika melihat seorang yeoja cantik yang berseragam sama memanggilnya.
" Kyungie!" teriak yeoja itu melambaikan tangannya memberikan isyarat.
Kyungsoo berjalan mendekati sang yeoja.
" Waah, Baekhie sejak kapan kau naik bus?" mendudukkan dirinya disamping yeoja yang dipanggil Baekhie.
" Waeyo?Apakah aku tidak boleh naik bus Kyung?" balas Baekhyun ketus, moodnya kini sedang buruk.
" Anni, Nona Byun Baekhyun. Kau bisa mengganti mobilmu dengan bus ini jika kau ingin." Balas Kyungsoo setengah meledek.
" YA! Kyung, aku tidak mau melakukan itu! Huh -.-"
" Ah, ne ne. So where is your car?"
" Kau tahu appaku?"
" Ne, waeyo?apakah appamu jatuh miskin?" Kyungsoo meledek Baekhyun lagi.
" YA! Andwae! Anni anni, aku serius Kyung " Baekhyun melayangkan protesnya.
" So, what happened with your belove father, hm?"
" Ap..appa menghukumku kyung karena semalam aku pulang telat. Huuuff" Baekhyun mengeluarkan nafas panjang mengingat kejadiaan semalam.
" MWO?! Kau pulang malam?"
" Baekhyun kan semalam pergi ke club Kyung" jawab seorang yeoja canti cantik duduk dibelakang kursi Kyungsoo dan Baekhyun.
" MWOo…?! Hmmm!"
" Sssssttt, Kyung jangan teriak" kau ingin seisi bus ini mengetahui kemana aku pergi semalam oh?" Baekhyun membekap mulut Kyungsoo dengan tangannya.
" Bwaah, ne ne. Ya, Lu ceritakan padaku apa yang kau ketahui tentang kejadian semalam. Ah! Jangan-jangan kau pergi bersama…" ucap Kyungsoo tak sabar.
" Ah, stop stop guys. Ne Kyung, Baekhyun pergi bersamaku. Lu Han tau hal itu" jawab seorang yeoja dengan entengnya.
" MWO?! Bersamamu Xiu?"
" Kyung, sebenarnya aku yang meminta Xiumin untuk menemaniku ke pub."
" Apa kau salah minum obat Baekhyun?Setauku kau tak suka tempat seperti itu?"
" Hehe, aku tak sedang minum obat dan aku sedang penasaran pada seorang namja yang telah membawaku ke dunia malam itu."
" Namja? Tunggu-tunggu sepertinya hanya aku yang tidak mengetahui hal ini, benarkah?"
" Of course, Kyung" jawab Triangle serempak *Tiga Yeoja cantik
" So, apakah kalian mau berbagi cerita padaku chingu?" Kyungsoo melayangkan puppy eyesnya.
" Jangan khawatir Kyung, aku akan menceritakan segalany padamu. Aku saksi hidup melihat Baekhyun bertingkah seaneh itu."
" Ah, jinjja?! Aku sudah sangat pena…"
" Announcement, penumpang trans seoul. Halte selanjutnya SOPA High School, sekali lagi Halte selanjutnya SOPA High School." Bunyi pengeras suara otomatis yang berada didalam bus menghentikan obrolan mereka.
" Aissh, tanpa sadar kita sudah sampai."
" Aigoooo, kajjah chingu Kita turun. Dongengku akan berlanjut nanti, so please wait a moment" ajak Xiumin.
" Ahh, cepat sekali kita sampai, hhh" keluh LuHan.
" Xiu jangan kau bercerita macam" -Baekhyun
Tanpa Kyungsoo sadari benda yang sangat berarti baginya telah terjatuh. Sebuah benda kecil yang dapat dilingkarkan dalam leher kurus Kyungsoo dengan liontin berbentuk segienam yang memiliki arti mendalam bagi pemiliknya. Ya, kalung itu adalah salah satu benda yang membuat senyuman manisnya hilang. Akibatnya hingga saat ini dia harus memakai topeng kebahagiaan didepan semua orang.
.
.
.
" Baiklah anak-anak kelas 2A Vocal hari ini Changmin Seongsanim tidak hadir karena istrinya Ny. Shim Kyuhyun tengah melahirkan dan beruntungnya kalian juga tidak mengikuti kelas dance modern karena Lee Eunhyuk Seosangnim berada di New York. Kalian bisa belajar sendiri hingga istirahat kedua. Selamat pagi." Itulah tadi pengumuman yang disampaikan wali kelas 2 Vocal, Seoul Art International High School, Lee Donghae Seosangnim.
Seoul Art International High School, sekolah bertaraf international ini bukanlah sekolah sembarangan. Sebenarnya Seoul Art International High School merupakan cabang dari Seoul International High School. SI High School juga memiliki cabang sekolah olahraga yang bernama Seoul Sport International High School.
Kalian bisa membayangkannya, Seoul International High School berisi siswa-siswi yang berkompeten dalam bidang akademik. SI High School membagi kelasnya menjadi 3 golongan, Gold Class, Silver Class, and Bronze Class. Untuk SS High School hanya dibagi menjadi 2 kelas, Regular Class and Parallel Class.
SA High School memiliki 3 jurusan kelas; Vocal Class, Dance Class, and Acting Class. Untuk masuk ke 3 sekolah bergengsi ini para siswa dan siswi harus melalui 3 tahap tes; kesehatan, psikologi, dan tes uji kemampuan. Rasanya benar-benar sekolah yang luar biasa. Beruntungnya 4 gadis cantik yang tengah mendengarkan pengumuman Lee; Do Kyungsoo, Byun Baekhyun, Xi Xiumin, dan Xi Luhan merupakan siswa Seoul Art International High School.
Mereka sudah menjadi siswi disini selama 1 tahun karena tahun ini adalah tahun kedua mereka menjadi siswa Senior High School. Masa dimana mereka mengenal cinta, cemburu, sakit, dan amarah. Ya, masa yang akan mereka lewati adalah masa yang paling indah. Apakah mereka mampu menuliskan kisah mereka?
Do Kyungsoo, seorang yeoja yang murah senyum, baik hati, pintar, dan memiliki suara yang indah. Anak dari Do Kangta, pemilik perusahaan Do Corp. Perusahaan mobil terbesar di Korea Selatan.
Byun Baekhyun, memiliki hati selembut kapas, perilaku secerah bunga matahari, kulit seputih salju, jari-jari yang manis dan senyum yang menawan. Sangat periang dan patuh pada orang tua, anak dari Byun Taemin dan Byun Naeun. Pemilik Hotel Hilton, hotel terbaik di Korea Selatan.
Xi Xiumin, tak banyak bicara, keras, dan bebas. Namun, jika kalian mengenalnya secara dekat kalian akan tahu bahwa yeoja ini sebenarnya yeoja yang manis dan penyayang. Anak dari Menteri pertahanan Korea Selatan, Xi Yi Fan dan Xi Zi Tao. Ayahny keturunan Korea-China namun sejak kecil tinggal diKorea Selatan bahkan lahirpun di Korea sedangkan Ibunya merupakan asli China, jadi Xi Xiumin anak blasteran sama seperti ayahnya.
Xi Luhan, sebenarnya Xi Xiumin dan Xi Luhan merupakan saudara sepupu. Ayahnya Luhan Xi Suho merupakan adik kandung dari Xi Yi Fan, ayah Xiumin. Xi Suho merupakan seorang pemilik Seoul International High School. Ya, tempat dimana Luhan anaknya dan teman-temannya mengenyam pendidikan, sekolah favorit di Seoul. Ibunya merupakan orang China, Xi Yi Xing.
.
.
.
" Apa yang akan kita lakukan chingu, apa sebaiknya kita ke ruang vocal saja? " ajak LuHan si pemilik deer eyes, mereka kini sedang duduk ditaman depan siswa tingkat 2A Vocal.
" Tapi sebelumnya pergi ke kantin dulu yaa. Aku ingin membeli air mineral." tambah LuHan
" Ah, rasanya aku tau apa maksudmu Lu. Kau ingin bertanding nada tinggi bukan?" sahut Baekhyun yang sudah paham akan sifat sahabatnya itu.
Jika ada jam kosong mereka memang senang berlatih vocal bersama di ruang vocal (kenapa bisa?Apakah ruangannya tidak digunakan?) tentu saja Seoul Art High School memiliki banyak ruang latihan dari small size hingga big size *berasa kaya tempat karaoke gak si? Yaa bayangkan ada tempat seperti itu saja tidak apa-apa readers
Yang perlu kalian ketahui Luhan merupakan anak dari pemilik sekolah mewah tersebut, tentu saja dia dengan mudah bisa memiliki satu ruangan vocal pribadi untuknya latihan. Tapi sayangnya, ayahnya tidak melakukan itu karena tidak ingin anaknya menjadi manja. Akhirnya mereka membeli salah satu ruangan untuk mereka latihan dengan syarat apabila ruangan kosong, atau tidak ada jadwal mereka latihan maka ruangan itu bisa digunakan siapapun jika seluruh ruangan latihan sudah penuh. *sama saja bukan ruangan latihan pribadi dong?waah, Luhan appa benar-benar bijak :D
" Ah, bagaimana kalau kita ke kantin saja aku sedang tidak mood untuk bertanding nada tinggi. Apalagi kita tidak ada jadwal latihan, apakah ruangan kita tetap kosong Lu?" Usul Kyungsoo.
" Aku setuju Kyung, sekalian aku melanjutkan ceritaku" sahut Xiumin diikuti anggukan Kyungsoo.
" Ah, benar kita bisa melanjutkan obrolan kita tadi pagi. Ne Xiu?" LuHan menahan tawanya melihat Baekhyun dengan tampak kagetnya.
" MWO?! Kukira kalian telah melupakannya. Andwae! Aku benar-benar malu, Aigooo. Jangan sekarang ne?"
" Wae, Wae, Wae? Tidak usah berkelit Baek, aku sungguh penasaran. Rasanya tak adil jika aku saja yang tidak tahu."
" Hahaha, benar kata Kyungsoo. Kyung kau akan melihat namja itu dikantin." Sahut Xiumin dengan seringainya.
" Jinjja?"
" Ne Kyung, kau tidak pernah ikut kami ke kantin tentu saja kau tak tahu." –Luhan
" Jebal, aku sudah tidak sabar."-Kyungsoo
" Ne, kajja! Kalian puas?!" Baekhyun hanya pasrah dengan keputusan teman-temannya, sebenarnya dia sedikit malu dengan kisahnya sendiri.
.
.
.
.
Saat ini mereka telah duduk berhadap-hadapan dikantin. Xiumin mulai menceritakan apa yang terjadi tadi malam di Club. Bercerita tentang beberapa namja yang memikat hati seorang nona Byun Baekhyun.
Sebenarnya Baekhyun datang ke club malam untuk mengintai seorang namja. Seorang namja yang menarik menurut Baekhyun, dia tahu bahwa namja tersebut satu sekolah dengannya.
Mereka sama-sama dijurusan Vocal, hanya saja warna dasi mereka berbeda, sang namja memakai dasi berwarna hitam menandakan bahwa dia merupakan siswa tingkat akhir.
Di dalam Seoul Art International High School, setiap jurusan memiliki warna seragam yang berbeda, Putih layer hitam untuk Vocal Class, hitam layer putih untuk Dance Class, dan Kuning dengan layer Hitam untuk Acting Class.
Dalam Vocal Class sendiri warna dasi mereka dibedakan untuk menandakan tingkatannya, tingkat pertama berdasi biru donker, tingkat kedua berwarna merah darah, dan tingkat ketiga berwarna hitam pekat.
.
.
.
.
.
TBC/END
semua tergantung readers dan viewers, jujur yuka langsung publish nih FF setelah dibuat. Aduh FF abal ini semoga bisa menghibur Readers sekalian. Yuka seneng banget kalo readers semua berkenan memberikan saran, kritik, pesan, kesan, atau hanya sekedar view tak masalah
Thanks To Allah and All of people and thing in the world :D
