Tittle :

I Can't Believe It

Main Cast:

Kim Jongin

Do Kyungsoo

Support Cast:

EXO and another

Genre:

Drama Romance

Rate: T

Desclaimer:

Semua cast milik sang pencipta dan saya hanya meminjamnya

Warning!

GS / Typos / DLDR / RnR

.

.

.

Hallo Readers sekalian : ) ketemu lagi sama yuka yang kurang bakat menulis tapi ide bergentayangan dalam otak menghantui pingin ditulis.. Hiks T.T Mianhae kalau kurang puas sama FFnya tapi jangan bash yuka ya readers ^^

Balasan Reviews

Ruixi : wah, disini malah chanbaek yang jarang keluar. Aku kasihan sama mereka tapi emang lagi gak mood juga nulis mereka *DZIG. Mungkin aku buatin khusus hunhan yaa next chapter tapi gak tau kapan *dipukul ruixi. Berlindung dibelakang yunho :p

Yixingcom : Terimakasih : ) tambah apanya?wkwk
waah, ada yixing juga : ) berarti yixing dan yixing. Ini aja udah cukup seneng, terimakasih : )

Kyunginoru : kok bisa malah mereka yang so sweet? Terimakasih, terimakasih udah mau nunggu dengan sabar : D

.735 : Terimakasih terimakasih : ) maaf gak bisa fast update kaya chapter 1 dan 2 : D wah gak tau nih ㅋㅋㅋㅋㅋ

Zoldyk : terimakasih banyak : )

Kimkyungmin : Terimakasih kim kyungmin : )

Iya mereka bikin envy : ) waah ini udah update. Hehe

Byun najla : oke sip : ) ini udah lanjut

Mwinssi : Hai mwinssi salam kenal : ) rada cepet? Maaf kalau emang begitu, aku udah update chapter 5 dan ini chap 6 dibaca ya dibaca, ditunggu reviewnya oke *wink

LatteDyo : Terimakasih LatteDyo : ) Iya aku juga ngiri sama mereka .

Meca : Annyeong, salam kenal juga meca : ) Haha, aku juga gak suka endingnya berakhir dengan tidak bahagia. Iya terimakasih, ini udah update : )

Guest : Waah, kayanya kamu seneng banget sama Jongin yaaa? Sipp deh : )

Karena kemarin gak ada yang minta cast siapa yang bales reviews jadi aku putusin aku sendiri yang bales review. Terimakasih ucapan, review, dukungan, dan masukkannya readers. Ohiya ini alurnya kecepetan ya? Aduh, mianhae readers soalnya begitu yang ada dipikiran ya aku ketik aja.

.

.

.

.

.

^^ Happy Reading ^^
Chapter 6

ChanBaek Side Story *Baekhyun PoV

Aku bertemu namja tinggi dan rich teeth ini sekitar 3 bulan yang lalu. Dia namja pertama yang menarik perhatianku dengan permainannya. Pertama kali aku melihatnya saat dia sedang bermain guitar diruang latihan musik, aku yang sedang lewat di depan ruangan itu tak sengaja mendengar permainannya. Petikkan gitar yang menggetarkan hati, tanpa sadar aku terbawa oleh pesona petikkan gitarnya. Setiap petikkan gitarnya menuntunku masuk kedalam ruangan yang tidak tertutup sepenuhnya. Aku hanya melihat punggungnya yang menghadap jendela ruangan musik. Dia terus memetik senar gitarnya, bagiku begitu mempesona dan berkharisma. Saat dia berhenti memainkan gitarnya aku segera keluar dari ruangan itu dan bersembunyi di ruang dance yang berada di sebelah. Aku sempat melihat dia hanya terkejut tapi tak mengejarku. Aku memang belum tahu siapa dia karena aku tak melihat wajahnya, setelah dia melewati ruanganku saat bersembunyi ku tahu bahwa namja itu adalah kakak kelasku –Park Chanyeol.

Sejak pertemuan itu aku sering memperhatikannya bahkan terkadang aku mengikutinya tapi aku bukan stalker. Hingga suatu hari aku mendengar dia akan ke club malam, aku mendapat sebuah ide. Aku akan berpura-pura sebagai wanita yang mabuk dan menghampirinya setelah itu aku hanya bisa berharap kita menjadi dekat.

Saat akan pergi ke club, aku mengajak Xiumin. Dia kan pernah memiliki pengalaman pergi ke club malam jadi kuajak saja dia. Setelah aku tahu club malam seperti yang kulihat saat itu nyaliku menciut, banyak wanita cantik dan sexy disana. Aku mulai berpikiran negative tentangnya namun hatiku lega saat aku melihat dia hanya bersenda gurau dengan teman-temannya. Saat digoda seorang yeoja dengan dress mini yang pendeknya sepaha dan menampakkan belahan dada, dia hanya diam seribu bahasa mengacuhkan yeoja itu.

Aku bisa lebih dekat dengannya karena hubungan Xiumin dan Jongdae oppa berjalan baik, untuk mereka jadian tidak butuh waktu lama. Setelah makan malam itu Jongdae oppa menyatakan perasaanya pada Xiumin, rupanya Jongdae oppa lama memendam rasa pada Xiumin hanya saja belum berani menyatakannya. Setelah mereka jadia aku minta tolong pada Xiumin untuk mendekatkank dengan Chanyeol oppa dan kini kami menjadi lebih dekat meski belum jelas statusnya. Rasanya aku mulai tidak tahan dengan ketidak jelasan status hubunganku dengannya, padahal teman-teman mengira kami adalah sepasang kekasih dan Chanyeol oppa tak pernah mengelak saat teman-teman menggoda kami.

Kurasakan mobil yang kutumpangi berhenti berjalan, aku dan dia dalam perjalanan pulang setelah menghadiri pesta kejutan untuk Jongin kekasih Kyungsoo. Aku menoleh padanya, rupanya dari tadi dia sudah menatapku intens.

" Kau hari ini cantik Baekhie." Tiba-tiba saja dia mengatakan hal itu padaku, aku blushing dibuatnya. Tak dapat kubayangkan berapa banyak rona merah yang menghiasi wajahku saat ini. " Terimakasih oppa."

Setelah aku mengucapkan terimakasih dia tak mengatakan apapun, kuputuskan untuk segera keluar dari mobil. " Oppa, aku pulang dulu ne?"

Saat aku hendak membuka pintu mobil tanganku ditahan olehnya, " Tunggu, tetaplah disini. Ada yang ingin kusampaikan." Aku kembali pada posisi duduk tenangku, aku tidak tahu apa yang akan dia sampaikan. Apakah dia akan menjauhiku atau dia telah membenciku? Hari-hari ini dia terlihat menjauhiku, entahlah apa alasannya tapi aku tak mengerti. Aku bisa bertemu dengannya hari ini saja sudah bersyukur, meski dipesta dia hanya sibuk dengan sahabat-sahabatnya.

" Bisa kau tutup matamu?" kenapa aku harus menutup mata pikirku, bukankah dia akan menyampaikan sesuatu?

" Apakah aku harus menutup mata oppa?" aku tanyakan saja padanya. " Iya kau harus menutup matamu." Karena dia sudah berkata begitu mau tak mau aku menutup mataku.

5 detik

10 detik

15 detik

19 detik

Aku merasakan dia bergerak-gerak tak menentu, aku benar-benar penasaran apa yang dilakukan namja yang kusukai ini. Aku berinisiatif akan membuka mata dan mengintip.

" Jangan berani membuka mata sedikitpun apalagi berniat mengintip. Dengar anak manis." Haah~ mendengar hal itu aku jadi kaget sendiri segera saja ku urungkan niatku. Namun, apa ini? Aku merasakan tangannya dibelakang kepalaku. Apa yang dia lakukan sebenarnya? Ah, ini apa maksudnya dia memberikan ini?

" Bukalah matamu." Kubuka mataku perlahan, aku langsung mencari sesuatu yang dia pasangkan pada leherku. Sebuah kalung. Kalung berbentuk bunga mawar dengan design yang unik, benar-benar cantik. " Oppa, ini. ." kalimatku tergantung

" Ini hadiah untukmu, aku akan mengatakannya sekarang. Dengarkan baik-baik." Dia memberi jeda pada ucapannya.

" Sebenarnya aku tahu kau sering mengikutiku sejak lama." Dia menarik nafas panjang " Dan awal pertemuan kita di ruang music saat aku bermain gitar. Kau berlari keluar dan bersembunyi dia ruang sebelah."

" Oppa mengetahui hal itu?" Kupotong ucapannya karena aku merasa shocked dia selama ini masih mengingat kejadian itu. " Hn, jangan potong ceritaku cantik."

Mendengarnya berkata demikian, kau hanya menganggukkan kepalaku. Dia mulai bercerita kembali.

" Awalnya aku tak mengenalimu, aku hanya melihat wajahmu sekilas dan dasi tingkat 2. Setelahnya aku terus melihatmu disekitarku, lama kelamaan aku sadar kau memperhatikanku. Saat di club juga aku tahu kau mengikutiku. Dulu aku hanya berpikir kau adalah seorang wanita yang hanya sekilas, tapi lama kelamaan kau juga mencuri perhatiaanku apalagi semenjak kedekatan kita." Dia berhenti berbicara, kemudian melanjutkannya kembali. " Jadi Nona Byun Baekhyun, apakah kau mau menerimaku menjadi namjachingu yang akan melindungi dan menjagamu?"

Kyaaaaaa, dia menyatakan cintanya padaku. Ini saat yang kutunggu sejak lama, aku begitu senang awalnya aku sempat shocked mendengar dia tahu segalanya tentangku. Tidak adil, kenapa dia tahu segalanya sedangkan aku tidak dan apa ini. Saat ini dia menyatakan perasaannya padaku. Aku begitu bahagia mendengar pernyataan cintanya meski di dalam mobil –bukan tempat yang romantis, tapi ini cukup untukku. Kini saatnya aku mengatakan segalanya padanya, aku ingin menumpahkan segala perasaanku padanya. Tanpa mengucapkan sepatah katapun aku peluk saja namja rich teeth disampingku kusampaikan rasa sayang dan bahagia melalui pelukan hangatku. Dia membalas pelukanku dan membelai rambut hitam mulusnya yang panjangnya sepunggung. Aku terisa, sudah dari tadi aku menahan tangis ini namun setelah ku memeluk tubuhnya tangis ini pecah begitu saja. Aku rasa dia terkejut mendengar isakanku. Dia melepas pelukanku dan menatap wajahku aku begitu malu harus bertatapan dengannya.

" Tatap aku Baekhie." Aku menggelengkan kepalaku. " Aku ingin melihat wajah cantikmu sayang, perlihatkan padaku."

Perlahan kuangkat wajahku, tiba-tiba saja aku kaget dibuatnya dia sudah menempelkan bibirnya pada bibirku sebelum aku benar-benar mengangkat kepalaku menghadapnya. Ciuman yang lembut tanpa nafsu, dia hanya menempelkan bibirnya saja dibibirku. Ini adalah ciuman pertamaku, aku tidak tahu apa yang harus kulakukan aku masih, aku melihat matanya tertutup dan akupun ikut menutup mataku.

5 detik lamanya bibir kami saling menempel, aku tidak ingin mengecewakannya tapi aku juga tidak berani berbuat lebih. Saat acara menempelkan bibir kami memasuki waktu 10 detik. Dia melepaskan bibirnya dari bibirku, dia diam menatapku dan akupun balas menatapnya. Tatapannya tergambar melalui ucapannya " Aku mencintaimu Byun Baekhyun."

Kulihat ketulusan dalam matanya saat dia mengatakannya, membuatku melayang terbang tinggi jauh ke awan. " Aku juga mencintaimu, oppa."

Baekhyun PoV End

.

.

Setelah acara pernyataan cintanya, Park Chanyeol menjelaskan bahwa kalung yang dia berikan adalah kalung yang di design khusus untuknya –mengingat ibunya seorang designer. Dia sengaja meminta tolong pada ibunya untuk mendesign khusus dan dengan senang hati ibunya menerima permintaan putra kesayangannya itu.

Ya kini pasangan baru telah muncul setelah Luhan dan Sehun yang memang sudah lama menjalin hubungan, kedekatan Chen dan Xiumin yang sebenarnya mereka saling suka namun malu-malu, dan pasangan yang dengan romantisnya meresmikan hubungan mereka dalam sebuah makan malam romantis di Namsan Tower –bikin iri readers dan author. Inilah pasangan baru dalam SAI High School –ChanBaek.

.

.

.

.

.

" Oppa, rencana liburan nanti boleh aku mengajak teman-temanku?" Suara yeoja dari sebrang sana mengajukan pertanyaan padanya. Kalian pasti bertanya siapa gerangan yeoja yang sedang melakukan komunikasi via phone dengannya?

Dia adalah yeoja imut berkulit seputih porselen dan rambut almond panjang sepunggung jangan lupakan pipinya yang menggembung bukan karena lebab melainkan karena chubby dia – Xi Xiumin, Chen's yeojachingu.

" Kau ingin mengajak Baekhyun, Kyungsoo, dan Luhan? Begitu maksudmu Minnie?" Chen sedang berbicara dengan gadisnya ditengah acara kumpul-kumpulnya dengan para namja. " Ne oppa, bolehkah?"

Chen meletakkan jari telunjuknya di dagu seraya memikirkan jawaban atas permintaan yang di ajukan si penelpon.

" Ehm. . tapi dengan begitu aku juga harus mengajak pasangan mereka, bukan?" Xiumin terdiam belum menjawab pertanyaan Chen dia hanya bergumam dan akhirnya " Ne oppa, gwenchana?"

Chen mendesahkan nafas panjang, dia mengajak Xiumin liburan di villa milik keluarganya dulu untuk menghabiskan waktu berdua dengan gadisnya tapi dia harus mengubur dalam-dalam rencananya untuk bermesraan dengan gadisnya mengetahui gadisnya membawa serombongan serangga pengganggu.

" Cih!" ucapnya lirih agar Xiumin tidak mendengarnya " Geurae, aku akan mengajak mereka kebetulan aku sedang bersama mereka." Xiumin tak mendengar decihan namjanya, yang dia tahu namja benar-benar menyetujui idenya. " Ne oppa, terimakasih. Sudah dulu ya oppa, aku mau pergi dengan Luhan. Bye oppaa~"

Chen menutup telponnya dan meletakkannya diatas meja café. Saat ini dia tidak sendiri duduk di sebuah café, sudah dia katakan bukan dia bersama dengan 3 namja tampan dengan pesona mereka masing-masing. Ya mereka adalah Jongin, Sehun, dan adiknya si pembuat onar Chanyeol.

" Waeyo hyung? Jangan kau tekuk wajahmu itu." Sindir Chanyeol pada hyungnya itu.

Jongin yang biasanya cuek kini mulai ikutan bicara " Gagal hyung rencana liburan berdua? Kau saja hyung yang terlalu terburu-buru ingin mewujudkan mimpi mesummu."

Jleeb!

Belum sempat Chen mencurahkan isi hatinya, Jongin sudah menyerangnya dengan ucapan pedasnya yang bbangg! –tepat sasaran. Siapa yang tidak tergoda dengan pesona para yeoja, mereka ini namja normal yang bisa melihat mana yeoja cantik dan errhm –menggoda hasrat. Bukankah ini normal –mwoya?! Puasa euy puasa thor (-_-"). (Author: jangan berimajinasi liar, Haha *pinjem smirknya KAI)

Sehun tertawa karena ucapan Jongin, " Yaa Hyung aku tahu kau ingin menghabiskan waktu liburan berdua dengannya, tapi apa kau berani macam-macam pada putri kesayangan Tuan Xi Yi Fan?" Belum sempat Chen menjawab ledekan si hobae itu, adiknya sudah menambahkan

" Jika kau macam-macam dengan putrinya hyung, hidupku takkan tenang. Mungkin saja kau akan wajib militer untuk selamanya." Chanyeol tertawa puas memperlihatnya deretan giginya dan suara baritonenya yang khas.

" Mwoya! Aku tidak berniat melakukan apapun pada Minnie jika dia memang tidak mau." –upps sepertinya Chen sudah salah bicara, dia telah menggali kuburannya sendiri.

Semua menatap Chen penuh selidik kecuali Jongin, dia hanya masih asyik dengan ponsel ditangannya. " Jadi hyung, aku memang berniat untuk melakukan sesuatu padanya saat liburan nanti." Kata Chanyeol penuh selidik.

" Ya ya ya, kau jangan salah paham. Mana mungkin aku berani melakukan itu, kau ingin melihat mayatku tergantung di pohong tomat hah?!"

" Hyung itu masih lebih baik mayatmu digantung dipohon tomat. Aku yakin mayatmu akan dibuang ke segitiga bermuda." Jongin berucap setelah menyimpan ponselnya kedalam saku yang di ikuti tawa membahana dari Chanyeol dan Sehun.

Merasa sudah puas tertawa, Chanyeol bermaksud menanyakan rencana liburan itu pada hyungnya lebih rinci. " Hyung, benar kau akan mengajak kami?" tanyanya lembut pada Chen. " Mau bagaimana lagi, kalian ingin aku mendapat sayatan pedang karena tidak menuruti keinginan anaknya?" jawab Chen asal

" Maaf hyung, tapi aku tidak ikut pergi." Sebuah pernyataan dari salah seorang namja menjadikannya pusat perhatian. " Wae Jongin-ah?" tanya sehun yang rupanya namja itu adalah Jongin –dia memang selalu jadi perhatian (-_-).

" Aku harus belajar dan latihan." Mendengar jawaban Jongin semua sweetdrop dibuatnya, apakah Jongin salah minum obat atau keracunan makanan? Bukankah tanpa belajar keraspun dia masih tetap menjadi juara sekolah? Jawaban macam apa ini, belajar dan latihan ini bukan saat yang tepat. Waktu liburan seharusnya digunakan untuk bersenang-senang bukan untuk memeras otak dan fisik –dasar jongin!

" Ayolah, ini bukan saatnya kau serius belajar dan latihan Kim Jongin." Protes Sehun pada anggota baru dalam keluarganya. "Sekali-kali tak ada salahnya bukan menghibur diri." Tambah Chanyeol " Apalagi kau jarang sekali kita bermain berempat karena kesibukkanmu." Chen ikut menambahkan kalimat protes yang diucapkan 3 orang sekaligus –menyerahlah Kim Jongin.

Lagipula untuk apa Jongin menolak, bukankah saat liburan nanti ada Kyungsoo bersamanya? Apakah Jongin tidak ingin menghabiskan waktu liburannya bersama Kyungsoo? Baiklah, bukan itu alasannya. 4 bulan kedepan ada ujian beasiswa, kalian sudah tahu bukan Jongin adalah siswa yang pandai dan berbakat, karena hal itlah Jongin bisa bersekolah disekolah elit ini dan mendapatkan beasiswa. Bukan beasiswa penuh memang, beasiswa penuh hanya berlaku bagi siswa yang pandai dalam akademik dan menyumbangkan banyak prestasi. Tahun lalu Jongin belum menunjukkan taringnya, dia tidak banyak menyumbangkan prestasi untuk sekolah sehingga separuh biayanya dibantu oleh ayahnya sekarang –Jung Yunho. Tahun ini Jongin sudah banyak menyumbangkan prestasi maka dari itu tinggal bagaimana hasil dari nilai akademiknya saja.

Jongin berpikir kembali, mencoba merancang kembali agendanya jika dia menambahkan waktu liburan. Ya tak ada salahnya bukan menyegarkan otak dan merilekskan badan sebelum tempur –bukannya harusnya bersakit sakit dahulu? Apa kata Jongin aja.

" Baiklah hyung aku ikut." Sehun yang duduk disebelahnya menepuk bahu saudaranya. " Berapa hari kita menghabiskan waktu disana?" pertanyaan ini dia ajukan agar rencananya bisa terjadwal dengan baik.

" Sekitar seminggu. Disana kita akan tinggal di villa keluargaku, masalah transportasi biar aku dan Chanyeol yang mengurusnya. Kau cukup bawa apa yang kau butuhkan saja." Mereka bertiga hanya mengangguk mengerti, ya mereka memang sudah tahu apa saja yang mereka butuhkan karena tahun lalu mereka berempat sempat berlibur di villa milik mendiang Tuan Park Jonghyun. Kenapa dulu Jongin ikut? Tentu saja mana mungkin dia tidak menghadiri acara ulang tahun sunbaenya.

.

.

.

.

Bagaimana kalau sekarang kita mengintip para yeoja yang sedang bershoping ria menghabiskan uang dengan kartu kredit mereka masing-masing. Kyungsoo dan Xiumin bukanlah salah satu shooping hollic seperti kedua temannya. Meski Kyungsoo berpakaian seperti ini –blous tanpa lengan berwarna soft watermelon dan celana cream diatas lutut. Pakaian itu cukup membuatnya terlihat manis ditambah sebuah kalung yang selalu bertengger dileher putihnya menambah kesan manis tersendiri.

Ini sudah yang ketiga kalinya mereka berempat mengunjungi toko sepatu. Daritadi baekhyun mencari sebuah high heels, menurut penuturannya dia ingin heels yang simple dan manis tapi sudah berapa puluh sepatu bermerk yang dia coba.

" Baekhie, yang ini saja menurutku ini bagus." Sandal dengan high tidak terlalu tinggi berwarna soft cream dengan motif simple, cocok sekali dipakai Baekhyun. Begitu pikir teman-temannya dan Baekhyun menyetujuinya.

Kyungsoo memutar bola matanya jenuh " tidakkah itu mirip dengan pilihan pertama, Lu?" mereka semua memperhatikan dengan seksama sandal yang membuat mereka harus mendatangai 3 toko dalam 1 jam. " Ah, iya ini hampir mirip dengan pilihan pertamamu Baek, Haa~ lantas untuk apa kita membuang waktu selama sejam ini."

" Sudah sudah teman-teman, ayo kita belanja baju sekarang. Saat liburan nantikita harus tampil cantik di hadapan para namja." Baekhyun mencoba menghindari pembicaraan tentangnya.

Mereka kembali masuk ke sebuah toko pakaian yang berada di dalam mall. Kyungsoo merasakan ponsel di genggamannya bergetar, dia memeriksa pesan dari namjachigunya. Asyik berpesan-pesan ria dengan namjanya tanpa sadar teman-temannya meninggalkannya dibelakang. Doe eyesnya masih focus dengan ponselnya, sepertinya Jongin mengiriminya pesan yang cukup panjang –curhat mungkin.

.

'Bruuuk'

.

Kyungsoo menabrak punggung seorang wanita yang tidak bisa dibilang muda lagi, dengan segera dia membungkuk meminta maaf pada wanita paruh baya itu. " Choseonghamnida ahjumma, Cheoseonghamni. ." kalimatnya tergantung saat wanita itu berbalik dan Kyungsoo melihat wajahnya.

" Gwenchana nona." Ucap yeoja paruh baya " Ne, anda baik-baik saja ahjumma." Tanya Kyungsoo manakala ada luka parah akibat tabrakannya –dia pikir ini tabrakan mobil (-_-)

Yeoja itu menggelengkan kepalanya " Gwenchana, aku permisi dulu gadis cantik."

" Ne. ." jeda " . .mma." yang hanya terdengar lirih kata itu. Yeoja paruh baya itu bergegas pergi dari TKP –tabrakannya dengan Kyungsoo.

Wajah Kyungsoo yang seputih porselen kini terlihat pucat entah apa penyebabnya, tabrakan tadi mungkin tidak berefek pada wanita paruh baya itu melainkan pada Kyungsoo. Ada apa sebenarnya? Teman-temannya yang melihat perubahan pada raut wajah Kyungsoo ikut khawatir, padahal biasanya Kyungsoo bisa menutupi segala perasaannya tapi akhir-akhir ini dia sudah bisa menggambarkan suasana hatinya.

" Kyungie, kau baik-baik saja? Apakah ada yang terjadi saat kami tadi meninggalkanmu?" tanya Baekhyun penuh selidik.

Menyadari teman-temannya mulai khawatir Kyungsoo hanya menggelengkan dan sebisa mungkin dia memberikan senyumannya " Tidak ada apa-apa, aku hanya kelelahan. Kalian sungguh menyiksa tubuhku yang kurus ini." Semua percaya dengan perkataan tapi tidak dengan Baekhyun, dia cukup lama mengenal Kyungsoo. Sebenarnya apa yang terjadi, apa karena Jongin? Baekhyun memang sempat melihat Kyungsoo mendapat pesan dari namja tan itu tapi rasanya tidak mungkin mengingat hubungan mereka dalam kondisi yang amat-sangat romantic –secara pasangan baru. Lalu jika bukan Jongin apalagi masalah Kyungsoo?

.

.

.

.

To Be Continue

Huwaaaaaa~ akhirnya bisa update juga. Mian kalau kurang puas dan lama updatenya. Terimakasih readers

Salam hug and kiss, keep trying my best

Yukasa kisaragi

Mind to reviews? : )