Why it Should Kyu?
Genre : Angst, Brothership
Cast : All Member SJ
Ini FF ke 2 Saya, mohon Reviewnya ya
Warning Typo!
...Happy Reading...
Sebelumnya
Semua member suju pun selalu berdoa untuk kesembuhan kyuhyun.
Kyuhyun yang menjalani kemo-nya setiap hari merasa itu semua akan sia – sia.
Selanjutnya
Kyuhyun sejak melakukan kemo yang dianggap sia - sia, ia semakin kurus dan wajahnya pun kurang terlihat baik dan bisa dikatakan cenderung wajah orang sakit.
Member super junior pun tak pernah bosan untuk menyemangati dan menemani kyuhyun saat kemoterapi.
Rambut kyuhyun yang biasanya terlihat lebat sekarang pun kian hari kian menipis.
Sungmin sebagai hyung yang dekat dengan kyuhyun pun sangat sedih melihatnya.
Siang ini di dorm, member suju lengkap karena mereka ada waktu free sehingga mereka gunakan untuk istirahat. Semua member minus kyuhyun sedang berkumpul di ruang tengah, ada yang bergurau ada yang membaca buku dan masih banyak lg. Sungmin yg sedari tadi hanya diam melihat member lain pun memutuskan untuk menemani kyuhyun dikamar.
Saat sungmin masuk ke kamar mereka, ia melihat kyuhyun duduk di pinggir tempat tidurnya dengan memegang rambutnya yg rontok. Sungmin pun mendekati kyuhyun.
Sungmin "Sedang apa kyu?"
Kyuhyun "hyung.., rambutku rontok lagi hyung. Malah lebih banyak dari hari sebelumnya."
Sungmin "tenang kyu itu hanya efek samping dari kemoterapi yang kau jalani. Tetap Semangat kyu"
Sungmin pun memeluk kyu sambil mengelus punggung kyu untuk mengalirkan rasa kasih sayang agar kyu tenang. Tanpa terasa sungmin pun meneteskan air mata melihat dongsaeng kesayangannya terlihat begitu rapuh.
Sungmin melepaskan pelukannya kemudian membaringkan kyu agar dapat istirahat.
Kyuhyun "hyung..."
Sungmin "waeyo kyu?"
Kyuhyun "temani aku hyung..., aku lelah ingin tidur..."
Sungmin "istirahatlah aku akan disini menemani mu" sambil mengelus surai rambut kyu yang tipis dan menggenggam tangan kyu.
Kyuhyun "gomawo hyung"
Sungmin "untuk apa kyu?"
Kyuhyun "untuk semuanya hyung"
Sungmin "Tak perlu berterima kasih kyu, semua kulakukan karena aku sangat menyayangimu"
Kyuhyun pun tidak membalas perkataan sungmin karena ia sudah terbang ke alam mimpi. Sungmin yang merasa kyu tdk membalas hanya tersenyum simpul melihat kyu yang sudah terlelap.
Sungmin "Tetap semangat kyu, aku akan selalu disampingmu. Mimpi indah saeng"
Sungmin yang sudah mengantuk pun merebahkan kepalanya di dekat kyu. Dan tak lama alam mimpi pun menghampiri sungmin.
...
Malam hari di dorm
Kyuhyun "hyung apa yg kau lakukan?"
Leeteuk "membuat makanan spesial, untukmu dan membuat makanan untuk yang lain." Sambil tersenyum
Kyuhyun "untukku hyung?, makanan apa?"
Leeteuk "iya untukmu, bibimbab."
Kyuhyun menatap hyung tertuanya tanpa berkedip, leeteuk yang di tatap pun merasa gelisah.
Leeteuk "waeyo kyu?, kenapa kau menatap ku seperti itu?"
Kyuhyun "ani...ani..., lanjutkan hyung masaknya"
Leeteuk pun geleng geleng kepala melihat dongsaengnya yang menurutnya aneh.
Makan malam pun tiba.
Leeteuk yang memasak pun memanggil semua member untuk berkumpul makan, leeteuk tidak lupa juga memanggil dongsaengnya dikamar.
Leeteuk "Ayo semua makan!..., Makanan Sudah Siap..."
Ketika semua berkumpul, leeteuk pergi memanggil kyuhyun untuk bergabung makan juga
Saat didepan kamar KyuMin...
Leeteuk mengetuk pintu kamar kyumin tersebut tapi tak ada jawaban. Akhirnya leeteuk pun masuk, toh tak ada yang menjawab saat dia mengetuk. Saat leeteuk masuk ia melihat gundukan selimut dan ada suara perang perang yang mungkin berasal dari psp kesayangan kyuhyun.
Leeteuk pun mendekat
Leeteuk "Kyu... ayo makan saeng."
Leeteuk menyentuh menyentuh gundukan tersebut hanya saja tidak ada jawaban. Leeteuk pun menjadi khawatir, ia memutuskan untuk membuka gundukan tersebut. Mata leeteuk saat gundukan tersebut terbuka melebar sempurna.
Leeteuk "KYUHYUN!..."
Member lain yang saat ingin makan terkejut mendengar teriakan leeteuk. Mereka bergegas menuju kamar kyumin tersebut mereka langsung mendekati sang leader yang memangku kepala maknae mereka dengan darah mengalir dari hidung mereka.
Kyuhyun pun dilarikan kerumah sakit terdekat. Semua berkumpul di depan UGD dan menunggu kabar dari sang dokter yang menangani dongsaeng mereka.
FlashBack
Kyuhyun Pov
Aku terbangun dari tidurku karena mendengar suara ricuh dan aku pun memutuskan untuk mencari asal suara ricuh tersebut.
Aku melangkahkan kaki menuju dapur dan melihat ada Leeteuk Hyung yang sepertinya sedang memasak.
Aku mendekati hyungku dan bertanya
Kyuhyun "hyung apa yg kau lakukan?"
Leeteuk "membuat makanan spesial, untukmu dan membuat makanan untuk yang lain." Sambil tersenyum
Kyuhyun "untukku hyung?, makanan apa?"
Leeteuk "iya untukmu, bibimbab."
Tiba tiba aku merasakan pusing yang luar biasa dan aku pun tak menyadari bahwa aku memperhatikan hyungku.
Leeteuk "waeyo kyu?, kenapa kau menatap ku seperti itu?"
Leeteuk hyung membuyarkan lamunan ku dan pusing dikepala ku seakan tak menghilang. Malah bertambah sakit.
Kyuhyun "ani...ani..., lanjutkan hyung masaknya"
Setelah itu aku memutuskan untuk menuju ke kamar dan aku membaringkan kepala ku yang sangat sakit. Saat aku membaringkan kepala ku aku merasa ada yang mengalir deras dari hidungku, dan aku mencium bau anyir. Saat ku pegang hidungku ternyata darah lah yang keluar dari hidungku.
Aku pun sudah tak berniat bangun. Saat aku mendengar bahwa leeteuk hyung sudah berteriak bahwa makanan telah siap aku memutuskan untuk menutup semua badan ku dengan selimut karena aku tau leeteuk hyung pasti ingin memanggil ku dikamar. Dan aku tak mau ia khawatir melihat keadaan ku yang seperti ini.
Setelah aku menutup badan ku dengan selimut aku pun menyalakan psp ku setelah itu gelap menghampiri ku dan aku tidak tau lagi
End Kyuhyun POV
FlashBack End
Pintu Ruangan UGD yang ditunggu tunggu pun terbuka dan memperlihatkan sang dokter dengan keringat yang bercucuran serta raut wajah yang lelah.
Member mengerubuti sang dokter dan bertanya segala macam tentang dongsaeng mereka.
Leeteuk "Dok.. Bagaimana keadaan dongsaeng saya dok?"
Dokter "tenang... tenang..., dongsaeng ada sedang dalam masa kritis dan kita harus mencari donor sum sum tulang belakang untuk melakukan operasi sehingga dongsaeng anda bisa selamat"
Setelah dokter tersebut mengatakan hal mengenai keadaan dongsaeng mereka yang , mereka semua menangis dan tak tau harus berbuat apa apa.
Dokter tersebut meninggalkan mereka semua yang terlihat bersedih.
TBC
Gomawo yang sudah membaca
Ditunggu reviewnya ya
Mianhae kalo terlalu sedikit, say masih dalam proses belajar and maaf ya kalo ceritanya kurang seru.
