Akarin: Sumimasen. Mohon maaf yang sebesar-besarnya bagi yang sudah menunggu fanfict ku yang sangat-sangat terlambat selama berbulan-bulan dan terimakasih kepada pembaca yang masih setia menunggu. Karena ujian sudah selesai akan aku lanjutkan fanfict ku ini

Disclaimer: vocaloid serta chara-chara yang ada di dalam cerita ini bukan milik author.

Chapter 2 : The Battle Continued

Cerita sebelumnya

Rin menyatakan perang pada Len, dan membuat seluruh sekolah ramai akan berita itu, apalagi bagi anggota Fanclub Kagamine Len. Dan battle di mulai.

Seluruh siswa yang menyesaki tempat deklarasi perang itu kembali kelas.

"Hei kau!" panggil Len.

"Kau memanggilku Len-sama!" dengan wajah yang tersenyum Teto mendekati Len.

"Perintahkan semua anggotamu jangan ada yang ikut campur masalah ini kau ketuanya kan?" ucap Len.

"Ta-tapi Len-sama–"

"Jangan banyak protes!" Len meninggalkan Teto.

.

.

.

Keesokan harinya, Pelajaran di mulai, kelas masih dalam keadaan tenang.

"Aghhh... gawat aku memulai hal yang merepotkan" gerutu Rin sambil menempelkan wajahnya ke meja. Sedangkan Len
"Cewek menyebalkan itu mempermalukanku,lihat saja nanti ku balas kau!"

"Pagi semuanya!" Meiko-sensei memasuki kelas.
"Pagi sensei!"

"Sensei akan memperkenalkan murid baru, silahkan masuk."
seorang gadis berponi, rambutnya panjang

"Namaku Mayu, salam kenal."
Rin yang saat itu pikirannya sedang entah kemana
"Mayu...? MAYU?!"

"Silahkan kau duduk di sebelah sana" ucap Meiko-sensei sambil menunjuk kursi yang akan diduduki Mayu, barisan ke 3 sebelah kiri yang cukup jauh dari Rin

"Cewek itu juga masuk ke sini,aku kira dia bakal lama lagi di luar negeri."
saat Rin tanpa sengaja meliriknya Mayu melambaikan tangannya dengan senyuman terpasang di wajahnya.
"Gee..! sudah kuduga dia tau, Ahhh... makin tambah merepotkan"

.

.

.

.

Jam Istirahat

Rin keluar kelas menuju kantin,saat itu seorang gadis sudah menunggunya di luar kelas.

"Yo! Rin."
"Mayu." Rin melanjutkan jalannya
"Kagamine Rin dari kelas 1-D, gadis dengan pita putih bermata biru, berani menantang Len-sama seorang ahli waris perusahaan besar dan idola sekolah ini" ucap Mayu sambil mengiringi Rin
"Lalu?." Tanya Rin
"Itu yang kudengar saat pertama kali masuk ke sini dan pfftt"
"Jangan tertawa!" bentak Rin
"Ahahahaha ... tapi itu lucu sekali Rin" tawa Mayu memancing perhatian sekitar.
"Kalau terus tertawa kutinggal kau!" Rin meninggalkan Mayu.
"He-hei tunggu Rin!" Mayu berlari mengejar Rin

Ditempat lain
"Anak baru itu sepertinya teman Rin."
"Kita tidak bisa melakukan apa-apa terhadap Kagamine Rin karena permintaan Len-sama"
"Bagaimana kalau kita incar saja cewek yang bernama Mayu itu untuk memberi Kagamine Rin pelajaran"
"Ide bagus, bagaimana kalau sepulang sekolah?"
"oke"

Kantin sekolah

"Di sini saja,meja ini kosong." Kata Rin
"Kenapa kau juga masuk sekolah ini sih?" tanya Rin
"Tentu saja karena ada kau kan!" jawab Mayu santai
"Ah bodohnya aku harus menyakan itu"
"Hehe"
"Kau tak perlu tertawa bangga seperti itu." Ketus Rin
Rin pergi meninggalkan Mayu
"Kau mau kemana?" Tanya Mayu
"Mencari yang manis-manis" Jawab Rin sambil meninggalkan Mayu
"Kalau gitu aku vanilla" teriak Mayu.

Yang di pilih Rin adalah es krim,dua es krim di tangan kanan dan kiri.
Saat Rin berjalan menuju meja yang dia duduki tadi

"Duakkk"
"Ahahahahaha" rupanya tawa itu berasal dari fanclub Len
"Hei! siapa diantara kalian yang menyandung kakiku?!" teriak Rin
"Ahahaha rakyat jelata memang lebih pantas bersujud di lantai" kata Teto
"Kasane Teto!" geram Rin
tapi entah kenapa tawa serta kantin jadi senyap

"Te-Teto-sama" kata salah satu cewek yang berdiri di belakang Rin
rupanya es krim yang di pegang Rin tadi saat Rin terjatuh, terbang dan mendarat di...
"Ahahahaha" Kepala Len. Rin tertawa dengan sangat keras, tawa Rin mengundang tawa yang lain seisi kantin selain Teto dan kawan-kawan.
"Len-sama" Teto dan kawan-kawan ketakutan. Rin berdiri
"Awalnya aku ingin kalian menggantinya tapi tidak perlu lagi hahaha" kata Rin dengan berjalan meninggalkan Teto dan kawan-kawan.
"Kagamine Rin!" teriak Teto
"Kau tidak perlu berterima kasih, dah..."
saat Rin menuju ke tempat Mayu yang sedang menunggunya

"Hoi Rin!" Teriak Len
Rin Berpaling "APA?!"
"Pcakk" wajah Rin penuh dengan es krim coklat.
"Apa yang kau lakukan bodoh?!" teriak Rin
"Kau kira, aku akan diam saja kau mempermalukanku jelek!" Balas Len
Rin mengambil Salad sayur milik Mayu dan balas melempar Len, tapi Len dapat menghindar dan kena murid lain. Tiba-tiba saja ada yang berteriak.
"Perang lempar makanan Kagamine!"
siswa lain ikut melempar makanan sisa di piring mereka, suasana kantin berubah jadi arena perang lempar makanan.

"Ada apa ini?" Teriakan seseorang yang rupanya meiko-sensei.
Semua murid langsung diam dan berhenti.
"Siapa yang memulai ini? Tanya sensei
semua jari menuju ke dua Kagamine itu.
"Dia yang mulai sensei" Kata itu terlontar bersamaan dari Rin dan Len sambil menunjuk
"Kagamine Len! Kagamine Rin! Ikut aku"
"Baik sensei" ucap mereka berdua bersamaan.

Setelah mereka terjebak di ruangan Meiko-sensei untuk memberi penjelasan,mereka mengganti pakaian yang penuh kotoran bekas makanan itu dengan pakaian olahraga, kebetulan pelajarn selanjutnya Jam olahraga,kelas 1-D sedang menuju ke lapangan.

"Ahahaha"
"Berhenti tertawa Mayu" gerutu Rin
"Karena itu aku masuk ke sekolah ini, kalau ada kau tentu saja tidak akan membosankan" ucap Mayu.

"Baiklah anak-anak aku Kaito, aku guru olahraga kalian. Hari ini sensei akan menyuruh kalian lari 100 m, untuk mengetahui ketahanan tubuh kalian, sensei akan menggil kalian satu-persatu"

"Kagamine!" Teriak Kaito-sensei
"Sensei kau memanggil yang mana? Rin apa Len?" tanya Mayu.
"Ehh?! Ada dua Kagamine?" kata Kaito-sensei dengan wajah kaget.
"Saudara?"
"Tentu saja bukan!" Kata dua Kagamine itu bersamaan.
"Oh kebetulan marga kalian sama yah, kalau begitu kalian berdua Kagamine Len dan Kagamine Rin lari duluan"

"Haahh?!" Lagi-lagi mereka bersamaan.
mereka bersiap di garis start
"Battle ke 2 nih teman-teman, gak boleh di lewatin" kata salah seorang siswa 1-D
seketika mereka bergerombol dengan sorak sorai mendukung,
"Ayo Rin!" "Kyaaa Len-sama"
"Baiklah ... Siap... Go!" Rin dan Len mulai berlari . Tapi, di tengah lari pun mereka berdua bukan hanya adu cepat malah...

"Dasar sampah!" kata itu terlontar dari mulut Len
"Haah...?! cowok bodoh!" balasan Rin.
"Jelek tingkat tinggi!"
"Payah selangit!"
"Pita mainstream!"
"Haahh?!..."
teriakan Rin itu dan lari 100 m itu berakhir dengat adu gulat di tengah lapang,saling menindih,tarik menarik.

"Hei kalian! Kagamine!" Kaito-sensei mendatangi mereka dan berusaha memisahkan mereka dengan susah payah.
"Kalian disana jangan hanya diam saja bantu sensei memisahkan mereka"
"Yah sensei padahal lagi menarik-menariknya" keluh Mayu.
Para cewek penggemar Len membantu Len berdiri, Mayu memukul kepala Rin.
"Sakit Mayu!" Teriak Rin, Mayu menarik Rin berdiri.
"Kau sudah cukup menghiburku hari ini" kata Mayu sambil tersenyum senang
"Aku tidak mempersembahkan sebuah pertunjukkan untukmu tau" balas Rin kesal.
"Iya iya fufu"
pelajaran kembali berlanjut dan akhirnya usai.
"Oh iya! Hoi Len Rin" teriak Mayu
"Jangan lupa tugas kalian sepulang sekolah yah"
kedua Kagamine itu hanya pergi meninggalkan Mayu dan kembali ke kelas.
"Jangan tinggalkan aku Rin" Teriak Mayu

Sepulang sekolah

Tugas yang menunggu mereka adalah hukuman yang di beri Meiko-sensei yaitu membersihkan Kantin yang kotor karena perang lempar makanan yang mereka mulai.

"Jangan dekat-dekat pisang bodoh! Nanti bodoh mu itu menular ke aku!" ketus Rin pada Len.
"Sebaiknya kau yang jauh-jauh sana dasar jeruk jelek! Wajahmu itu merusak pemandangan saja" balas Len.
"Hei kalian yang di sana, kalau masih berantem seperti itu tidak akan selesai lo" goda Mayu.
"Diam kau!" teriak dua Kagamine itu bersamaan.
"Ahahaha kalau gitu aku duluan pulang yah, bye bye Two Kagamine" Mayu pergi dengan melambaikan tangannya.
Dua kagamine itu melihat sekitar mereka dan menghela napas berbarengan.

Saat Mayu pulang,tiba-tiba saja 3 orang gadis mencegatnya
"Mau kemana kau?" tanya Teto
"Apa kalian bodoh?! Ya jelaslah mau pulang!" balas Mayu sambil melihat jam tangannya
"Gumi! Bawa dia" kata Teto sambil menunjuk ke arah kebun belakang sekolah
"Baiklah" Gumi dan seorang gadis lain menyeret Mayu menuju ke arah yang di tunjukkan Teto tadi
"Hei kalian mau apa sih menyeretku kemari? Aku mau pulang tau!" walaupun Mayu berkata seperti itu dia tidak melawan sedikitpun ketika di seret.
"Kau, sepertinya berteman baik dengan Rin?" tanya Teto.
"Yah begitulah, sudah yah" Mayu mau pergi dari situ tapi di halangi oleh Gumi
"Yah kami hanya mau memberikan pelajaran yang penting untuk Kagamine Rin" kata Gumi
"Minggir kau! Schedule ku sudah mau lewat ini, lagipula kau!" Mayu menghadap ke Teto
"Berhenti memanggilnya sok akrab seperti itu panggil dia dengan marganya!" tatap mayu dengan tajam, amarah teto memuncak
"Diam kau!" teriak Teto sambil mengayunkan pukulannya.
Tapi pukulan itu dapat di hindari Mayu dengan menunduk setelah itu, Mayu bangun dengan cepat dan memukul perut Teto sampai Teto terduduk kesakitan memegangi perutnya, saat Gumi ingin memukul Mayu dari belakang tangan Gumi langsung di tangkap Mayu dan memelintirnya ke belakang,gadis yang satunya pun berlari ketakutan meninggalkan Teto dan Gumi yang kesakitan.
"Sudah ku duga kalian cepat atau lambat akan melakukan ini, berani sekali kalian menggangggu teman dari sahabatku seperti ini! Sampai membuat sahabatku terluka! Kalau kalian berlaku seperti ini lagi, jangan harap kalian akan bisa makan dengan tangan kalian lagi!" Mayu melepaskan tangannya dari Gumi, setelah itu Gumi dan Teto berlari meninggalkan Mayu.

"Aaahh... jadwal ku telat 3 menit deh" Mayu berlari-lari kecil meninggalkan tempat itu menuju mobil jemputannya di luar gerbang sekolah.

Di tempat lain

Rin dan Len masih membersihkan kantin yang masih setengah kotor itu, yah tidak mungkin mereka bisa membersihkan tempat itu dengan damai kan.
Saling mengejek.
"Hoi jelek di situ masih kotor" lontaran kata dari Len
"Aku tau itu bodoh kau tak perlu bilang kepadaku, dan juga kau harus membersihkannya dengan bersih! Apaan tuh masih kotor juga" Balasan dari Rin tentu saja
sesekali pel serta sapu mereka malah di jadikan tombak buat berantem
"Payaaahhh!"
"Pita mainstream...!"

"Hei jelek"
"Apa?!"
"wah kau menjawab ngerasa yah"
"Diam kau pisang bodoh...!" jawab Rin dengan menghentak-hentakkan kakinya
"Cewek yang bernama Mayu itu rasanya aku pernah liat, dimana ya?" tanya Len
"Yah wajar kau merasa seperti itu dia kan putri dari salah satu keluarga mafia yang terkenal dan hebat. Usano group, perusahaan mereka pun juga besar, pasti kau pernah mendengarnya walaupun sekali" jawab Rin
"oh... aku paham sekarang" teriak Len
"Apa?"
"Kau pelayannya kan hahaha" kata Len dengan menunjuk Rin
"Tentu saja bukan cowok bodoh!" Rin melempar Len dengan bak sampah.

Bagaimana kelanjutan Battle dua Kagamine ini? Tunggu di chapter selanjutnya yah!

Akarin desu~
mohon maaf apabila ada typo dan kesalahan-kesalahan serta terimakasih banyak bagi yang mau membaca. Kutunggu kritik serta sarannya yah Arigatou Gozaimasu