After The Weeding

Novel Remake, karya Kim Ji-Oh

Min Yoongi

X

Park Jimin

MINYOON/MINGA/YOONMIN FANFICTION

RATED BERUBAH – UBAH SEWAKTU – WAKTU!

IF YOU DON'T LIKE. DON'T READ IT !

IF YOU WANT COPAS, WITH AUTHOR NAME JUSEYO

Genderswitch for Min Yoongi and other characters!

Happy reading~

.

.

.

.

.

.

.

.

Chapter 1

Sebuah pepatah Inggris mengatakan bahwa rumah adalah istana seorang pria. Lalu, apakah itu membuat istri menjadi seorang ratu? Atau malah membuatnya menjadi hantu yang bergentayangan tanpa tujuan di istana?

.

.

.

.

.

.

.

.

.

"Jadi? Belum juga?"

"Iya… begitulah."

"Apa sih masalahnya? Dokter bilang kalau tidak ada apa – apa, kan? Aneh. Hei, suamimu…."

"Kenapa suamiku?"

"Lihat suamimu. Ia kan seorang casanova, seperti kuda jantan yang senang berkeliaran. Siapa tahu ia semangka yang tidak berbiji…."

"Ti-tidak. Hei! Bicaramu keterlaluan sekali sih, cepat tarik ucapanmu!"

"Kau marah? Aku bisa saja menarik kembali ucapanku tapi suamimu memang tidak becus. Tidak tahu diuntung! Ia membiarkanmu yang masih muda berdiam diri di rumah. Memangnya kau perhiasan mahal?"

[tut…tut….]

"Suara apa itu?"

"Hah? Itu nada sela. Sepertinya ada telefon masuk. Nanti kutelfon lagi. Sampai nanti."

"Oke, nanti hubungi aku lagi ya!"

.

.

.

"Hal….."

"Kau bicara dengan siapa sih? Lama sekali"

"Ah… mianhae yeobo. Teman, ia baru kembali dari Amerika setelah tinggal dua tahun disana."

"Cukup. Hari ini aku pulang terlambat. jangan menghabiskan waktu dengan telpon – telponan, lebih baik kau baca buku. Bikin kesal saja."

"….."

"Sudah dulu!"

Suara suaminya rendah dan kasar. Tidak marah, tapi dipenuhi kekesalan, sembari menyuruhnya membaca buku daripada menghabiskan waktu dengan menelfon.

Yoongi merasa sedikit lebih sedikit tenang mengetauhi bahwa hari ini suaminya akan pulang terlambat lagi. Yoongi meletakkan gagang telepon dengan tangan gemetar.

"Hahhh…."

Yoongi menghela napas panjang sambil mengeluarkan suara cukup keras. Sekali, dua kali, tiga kali….

"Huuhh…"

Sebagai penutup, Yoongi menghela nafas dengan sangat panjang, mengeluarkan segala beban dalam dirinya secara paksa. Akhirnya, tangannya tidak gemetar lagi.

Lucu baginya. Pernikahan mereka hampir memasuki tahun ketiga, tapi tangan Yoongi selalu gemetar tanpa alasan setiap kali merasakan keberadaan suaminya. Suaminya juga tahu ia memiliki gejala seperti ini, dan bingung akan hal ini, tapi sekarang laki – laki itu tidak peduli, malah sering menertawakan Yoongi sambil menaikkan sudut bibirnya sedikit

Seorang Casanova dan berperilaku seperti kuda jantan yang senang berkeliaran

Teman Yoongi, yang baru kembali ke Korea setelah dua tahun tinggal di luar negeri, berkata seperti itu saat pertama melihat suami Yoongi di pesta pernikahan Yoongi. Temannya teringat akan makhluk setengah manusia setengah kuda yang muncul dalam dongeng – dongeng Yunani. Suami Yoongi gagah dan tampan, juga memiliki otot kuda. Sangat cocok.

Yoongi terhuyung – huyung dari sofa. Mengambil pakaian dalam lemari, lalu melangkah ke kamar mandi. Bibi yang bekerja dirumahnya sudah pulang setelah menyiapkan makan malam. Sekarang, Yoongi sendirian dirumahnya yang besar. Ia duduk bersandar di samping bathub dan menyalakan kran air. Suara air sangat bising. Rintihan tanpa suaranya juga bising.

Yoongi yang memainkan air dengan tangannya lelah, tiba – tiba mengarahkan pandangannya ke cermin besar yang digantung diatas wastafel. Ada seorang perempuan disana. Tubuhnya dipenuhi tanda kemerahan. Jari Yoongi menelusuri tanda itu dengan ragu – ragu.

Leher….. ada sebuah tanda yang disebabkan oleh seseorang dengan sengaja. Padahal leher Yoongi sangat kecil dan kurus.

Dada…. Tanda berwana keunguan yang terasa sakit sampai "menusuk tulang"

Yoongi masuk ke bathup berisi air panas yang masih beruap setelah memakai shower cap

"Ah!"

Kali ini dia lupa memasukkan busa sabun ke dalam air. Ia hanya bisa tersenyum lemas, lalu mengambil container berisi gel buatan Perancis yang mahal. Membuka tutupnya dan menuangkannya ke dalam air panas.

Currr. Pung. Pung

Aroma memabukkan bunga yang hanya tumbuh di Himalaya ini memenuhi ruangan. Yoongi yang sudah dimabukkan oleh aroma itu, keluar dari kenyataan yang menyakitkan, dan kembali ke peristiwa tiga tahun silam dengan tatapan mata menerawang

.

.

.

Tiga Tahun Silam

"Hei! Disinii!"

"Oppa"

"Bawa, kan?"

"Iya!"

Kakak lelaki Yoongi sangat pintar, tapi sering melupakan sesuatu, sehingga hari ini Yoongi harus mengantarkan amplop berisi dokumen ke kantornya. Saat itu adalah awal musim panas, pepohonan di kota besar yang diselimuti debu mulai mengeluarkan daunnya yang berwarna hijau sampai orang berkata "ah! Musim semi!"

"Sekarang sudah mulai panas. Terima kasih sudah datang. Mau minum yang segar – segar dulu di kantor?"

"oke."

Saat kakaknya mengajaknya ke kantor, Yoongi tidak berpikir apa – apa. Hanya mengikutinya sambil bertingkah lucu

Kenapa aku begitu? Kenapa? Yoongi bodoh.

"Bagaimana dengan pekerjaan oppa? Setiap pagi ibu selalu berdoa ke kuil, padahal kondisi pinggangnya sangat parah. Oppa, ibu berbuat seperti itu untuk Oppa, jadi jangan sampai perusahaan ini hancur, mengerti?"

"Iya.. dasar. Kau lebih cerewet dari Ibu. Kau pikir Oppa siapa? Pasti berhasil. Usaha ini pasti sukses!"

"Huh! Oppa bisa menjadi seperti sekarang juga karena orang tua Oppa, jadi urusan sukses atau tidak kan urusan nanti, yang penting sekarang, Oppa harus giat bekerja!"

"Hahaha…. Dasar, dasar."

"hehehe"

Yoongi sudah pernah datang ke kantor kakaknya beberapa kali. Kantor kakaknya masih sama, mungil dan bersih. Tak ada satupun karyawan perempuan disana, padahal sudah hampir empat bulan berlalu sejak sang Kakak bergabung bersama tiga atau empat temannya untuk memulai sebuah Venture Company. Yoongi, yang tidak sabar bertemu karyawan kakaknya yang semuanya adalah senior dan junior kakaknya. Bertemu dengan orang itu untuk pertama kalinya. Seorang pria yang sedang duduk di sofa hitam yang tampak murah, Park Jimin.

"Pasti anda sudah lama menunggu, Direktur Park. Ini dokumen yang saya ceritakan. Adik saya baru saja mengantarkannya. Nah, Yoongi, beri salam. Direktur Park Jimin akan berinvestasi disini. Ini Yoongi, adik saya. Dia mahasiswi tahun ketiga Universitas Ehwa jurusan sculpture."

"Waahh… Investor? Ibu pasti akan sangat senang mendengar berita ini. Aku Min Yoongi. Terima kasih banyak. Pilihan anda tepat. Oppa berencana membuat perusahaannya berhasil secara global…."

"Saya Park Jimin. Senang bertemu denganmu."

"Ah.. ya… Itu.."

Yoongi ingin menunjukkan kebahagiaannya karena akhirnya ada juga orang yang berinvestor ke perusahaan kakaknya. Dia juga ingin membangga – bangga kan kakaknya. Namun, sebelum Yoongi sempat mengucapkan satu kalimat utuh, Jimin memperkenalkan diri dan memberi salam dengan nada formal, sekaligus menghentikan celotehan Yoongi.

Seharusnya Yoongi sadar saat itu.

Jimin bukan orang yang mau berbicara atau mendengar hal – hal yang tidak penting. Walaupun Jimin memotong Yoongi dengan tidak sopan, Yoongi tidak bisa menyalahkan ketidaksopanan Jimin.

Karena, Jimin tampan.

Sepertinya karyawan yang lain sedang berada di luar sehingga di kantor hanya ada kakakknya dan Jimin yang sedang duduk berhadapan sambil membicarakan bisnis. Yoongi mengambil minuman kaleng dingin di kulkas kecil yang diletakkan di sudut kantor. Ia lalu duduk di kursi kantor kakakknya dan mulai chatting dengan teman kampusnya. Sebenarnya ia sama sekali tidak menaruh perhatian pada apa yang teman – temannya bicarakan. Jantungnya berdebar kencang bak remaja yang sedang dalam masa puber saat mencuri pandang kearah Jimin dari balik komputernya.

Yoongi dan kakakknya sama – sama memiliki wajah yang mungil. Mereka memiliki kulit yang sama putihnya dan mata yang sipit. Namun, kakak Yoongi memiliki alis yang tebal seperti lelaki kebanyakan, sedangkan alis Yoongi tipis dan rapi, seperti alis aktris tahun 1930-an. Selain alis, secara keseluruhan wajah mereka hampir mirip. Yoongi selalu berfikir jika kekurangannya adalah alisnya.

Yoongi, yang sejak tadi diam – diam mencuri pandang ke arah Jimin, tidak bisa menemukan satu kekurangan Jimin. Rambut pendek Jimin tertata rapi, penampilannya menunjukkan bahwa dirinya bukanlah orang biasa. Satu – satunya hal di wajahnya yang memperlihatkan perasaannya. Garis keriput diantara kedua alis hitamnya yang hampir berbentuk lurus

Aku terlalu terang – terangan melihatnya ya?

Tiba – tiba jimin menolah dan langsung melihat ke arah Yoongi. Wajah Yoongi langsung memerah karena malu. Orang berkulit putih sulit menyembunyikan perasaan mereka. Jimin, yang melihat pipi Yoongi memerah seperti apel, tersenyum

Ia tersenyum!

Yoongi menyembunyikan kepalanya dibalik komputer. Sibuk menahan tawa sendirian. Jimin terlihat benar – benar seperti pria cantik saat menambahkan senyuman di wajahnya, yang biasanya gelap bak roti panggang yang sudah matang dengan sempurna –kenapa aku jadi teringat makanan?- Beberapa garis chat yang menanyakan keberadaannya muncul di layar.

Namun, Yoongi sibuk mendinginkan pipinya yang panas dengan kedua tangannya. Yoongi akan tetap senang walau teman – temannya keluar dari layar komputer dan meledeknya.

"Mau es batu?"

Hah?

Kapan ia datang? Jimin duduk di tepi meja sambil menatapnya. Yoongi tidak menjawab, malah sibuk menoleh kesana kemari untuk mencari kakaknya.

"Ketua tim Min Woobin sedang ke stasiun kereta bawah tanah untuk fotokopi. Padahal aku sudah memberi tahu dokumen – dokumen yang kubutuhkan hari ini."

Melihat Jimin yang tampak tak menyukai ketidak siapan Woobin, Yoongi berkata tanpa ekspresi kepada Jimin.

"Oppa sangat pintar. Ia orang yang dapat merencanakan masa depan. Ia sangat pandai berbisnis. Ia juga ceria sehingga banyak orang yang menyukainya. Oppa memang memiliki beberapa kekurangan, tapi itukan wajar. Kalau tidak, nanti tidak menarik lagi dong. Betul kan?"

"Tidak menarik kalau tidak punya celah. Itu esensimu kan?"

"Apa? Iya... mungkin."

Biasanya, Yoongi bisa menjelaskan maksudnya dengan jelas dan tepat, tapi kata "esensi" yang digunakan Jimin terasa asing baginya. Yoongi adalah orang yang selalu dikelilingi tanah liat dan tumpukan marble. Ia bahkan tidak pernah membaca "Prinsip Politik Lee Geuk Chan". Jadi tentu saja ia tak bisa berkata apa – apa saat Jimin berbicara tentang esensi. Jimin bukan tipe orang yang sabar untuk duduk dan mendengar, atau membicarakan hal yang tidak beresensi. Mereka berdua sangat tidak cocok.

.

.

.

.

.

.

.

TBC

.

.

.

.

YAAHHH! AJHUMMA KEMBALI DENGAN FF AJHUMMA! CHAP SATU UPDATE. GIMANA? HERAN KAN DARI AWAL BACA SIAPA KAKAK YOONGI? YAAHH! DIA KIM WOOBIN AKTOR YANG GANTENG ITULOHHH/? YANG MAIN DI SCHOOL 2013 SAMA LEE JONG SUK /? /G /? YANG SAYA UBAH MARGANYA MENJADI MIN WOOBIN/? HAHAHA

GATAU KENAPA KEPIKIRAN NAMA KIM WOOBIN YANG HARUS JADI KAKAKNYA MIN YOONGI PADAHAL JELAS – JELAS MERREKA GA COCOK/? TAPI ENTAHLAH. KALIAN SUATU SAAT/? AKAN TAU MENGAPA SAYA MEMILIH KIM WOOBIN SEBAGAI KAKAK MIN YOONGI DISINI. KARENA MENURUT SAYA COCOK SEKALI DENGAN KARAKTER WOOBIN DISINI WKWK. SOALNYA KALO NGAMBIL MEMBER BTS YANG LAIN, RASANYA GA COCOK BGT GITU :( WKWK MEMBER BTS TERLALU ERRR/?

YAHH~ SATU NAMA KELUAR KAWAN~ PENASARAN CERITANYA SAMA KARAKTER YANG AKAN KELUAR LAGI? PENGEN TAU BANGET? TUNGGU YAH APDET CHAP DEPAN!

OH YA JANGAN LUPA BACA WITHOUT YOU MINYOON, LALU AJHUMMA BAWA FF BARU

THE PATH OF TEARS, DENGAN MAIN CAT YOONMIN DAN CHANBAEK KYAAA

YOONGI DAN BAEKHYUNNYA GENDERSWITCH LOH BERUBAH UMUR JUGA MEREKA PADA/? WKWK, TERUS BACA YAH

BALASAN REVIEW

: INI SUDAH APDET YAH SAYANG :3 KEEP BACA DAN REVIEW~

Tabifangirl : SEREM KAN SEREM :3 HAYO GABISA TIDUR NIH/?

naranari part II : IYADONGZ~ SEBENERNYA YOONGI ITU COCOK JADI CEWE/? WKWK ADUH BAUNYA SAMPE KESANA YA :( KKK~ NANTIKAN AJA SELANJUTNYA~ IYA INI SUDAH APDET :3

Lee Shikuni : WKWK, IYA INI PROLOG, KARENA TAK SERU JIKA TAK ADA PROLOG :3 INI SUDAH KILAT KOK SAY :3

firelight92 SUDAH APDET NIH :3

azerolee ADUH, KAYANYA SIH IYA LOH SAD SAMBIL MOTONG BOMBAY :( JAHAT SEKALI SAMA YOONGI DITINGGAL TINGGAL MULU JIMINNYA. NANTI JIMIN NYANYI NENG TOYIB GIMANA/? /G

SuperCloudNov HAHA :3 EMG JARANG TAU FF NYA MINYOON BERUBAH GENDER/? WKWK, IYAA SRAN DITAMPUNG SAY :3

FyRraiy HEPI ENDING GA YA/? HEPI GA YA/? HNGGG/? TUNGGU :3

Guest INI SUDAH NEXT NIH :3

Ivy ADUH KALO APDET TIAP HARI JUMMA SAKAW NANTI/? WKWK

.

ANYEONG~

DONT FORGET TO REVIEW YEOROBUN! ^^