Mianhae Chingu-ya

.

By Seoglyu Yeowang

.

Main Cast : Cho Kyuhyun and Lee Sungmin.

.

Genre: Romance, Friendship, Mystery

.

Length: Chaptered

.

Rate: T to M

.

Disclaimer: Author hanya meminjam nama mereka tetapi cerita dan ide ini milik saya. Apabila ada kesamaan kejadian, waktu dan tempat itu hanyalah kebetulan semata.

.

Warning: Newbie, GS, Typo(es) dan Original Chara bertebaran dimana-mana

.

DON'T LIKE DON'T READ

.

CHAPTER 8: Who Are You?

Enjoy it!

Seoul 2016

Harmony Ballroom merupakan ballroom utama di intercontinental seoul coex dengan luas 1164sqm yang mampu menampung 1200 orang kini tengah ramai dipenuhi para pegawai baik itu penata ruangan, pelayan maupun orang-orang lainnya yang berkepentingan. Karangan bunga sebagai ucapan selamat pun telah berjejer disepanjang dinding menuju pintu utama. Harmony ballroom didesain untuk acara peresmian. Setengah ruangan didesain dengan panggung kecil dan kursi-kursi yang tersusun rapih untuk para tamu undangan. Sedangkan sisanya dibiarkan kosong dengan meja panjang dan beberapa kursi di salah satu sisinya.

Diruangan lainnya yang sesungguhnya digunakan untuk melakukan pertemuan pun sukses diubah menjadi ruang tunggu sang 'artis' beserta kru dan managernya itu tak lepas dari kesunyian, setidaknya itu yang terjadi sepuluh menit yang lalu. Kini hanya terdapat dua orang diruangan itu, dua anak cucu adam yang berlawanan jenis. Ya dia adalah Kyuhyun dan Sungmin, Sungmin bermaksud mengadakan meet and greet terkait novelnya sukses diluncurkan beberapa bulan yang lalu.

"Minnie ya apa kau yakin ingin tetap melakukan meet and greet ini?" Tanya si namja

"tentu saja oppa. Aku tidak ingin membuat para pembaca kecewa. Mereka bahkan sudah sangat penasaran dengan penulis novel yang begitu terkenal itu." candanya

"lalu bagaimana jika ada yang mengenali mu ming?"

"tenang saja, bukannya kau akan selalu ada disamping ku dan membantu ku. bukan begitu oppa?

"Bisakah kau tidak bercanda disaat seperti ini?"

"dan bisakah kau tidak usah terlalu mengkhawatirkannya? Ini bahkan sudah hampir h-jam dan aku pun sudah mulai terbiasa."

"aku hanya mengkhawatirkan dirimu ming…" ucapnya lirih

.

.

Kursi-kursi yang dipersiapkan untuk tamu undangan sudah mulai terisi penuh. Dibarisan pertama merupakan tamu undangan khusus yaitu keluarga dan orang-orang penting dari agensi. Dibarisan kedua dipersiapkan untuk para wartawan baik dari acara tevisi, surat kabar maupun radio. Acara pertama yang merupakan meet and greet yang terdiri dari sesi perkenalan dan Tanya jawab seputar kesuksesan pembuatan novel dan kehidupan pribadi pun dimulai. Diatas panggung terdapat sebuah meja panjang dan beberapa buah kursi. Ada Sungmin yang duduk dikursi paling tengah, managernya serta Siwon dan Kyuhyun yang mewakili agensi. Pertanyaan demi pertanyaan yang diajukan berhasil mereka jawab dengan lancar dan berhasil mengundang gelak tawa hadirin yang datang.

Sungmin's POV

Aku tak menyangka jika karya ku yang beberapa bulan dikirimkan pada agensi disukai oleh para pembaca, bahkan mereka begitu antusias meminta pihak agensi untuk mengadakan meet and greet dengan penulisnya. Pihak agensi tentu sangat setuju dan mendukung acara tersebut. Aku pun tentu menyetujuinya karena memang inilah impian ku, menjadi seorang penulis yang terkenal. Tapi tidak dengan kyuhyun oppa, dia sangat menentang hal tersebut sejak awal. Aku tak tahu mengapa bahkan sejak awal, sebelum karya ini dikirmakan dia selalu menentangnya. Padahal dia bilang dia akan selalu mendukung apapun yang kulakukan. Begitu pun dengan sekarang, meskipun dia bilang dia mendukungnya tetapi dia bersikap seolah-olah aku tak boleh melakukannya. Bahkan hingga beberapa saat sebelum acara dimulai.

Kini disinilah aku berada, bersama manager ku, kyuhyun, dan siwon. menghadiri acara meet and greet. Sesi Tanya jawab dimulai beberapa saat yang lalu. Dan apa yang ditakutkan oleh kyuhyun oppa tidak terjadi. Aku siap ke pertanyaan selanjutnya.

"Lee Sung Min, apakah kau sudah memprediksi bahwa karya mu akan sangat disukai oleh pembaca?" pertanyaan Ban Si Ho reporter MSC News

"aku memprediksikan bahwa ini pasti akan disukai oleh pembaca seperti karya-karya ku sebelumnya, tetapi aku tidak menyangka bahwa respon mereka akan se-antusias ini."

"apa yang diucapkan oleh Penulis kita adalah benar, sebelum meluncurkan karnya ini dia merupakan seorang penulis lepas dan dia telah memenangkan banyak perlombaan dari karya-karyanya." Ucap sang MC menengahi. "baiklah, mari kita lanjutkan kepertanyaan yang selanjutnya."

Seseorang di ujung sana mengangkat tangannya, setelah memperkenalkan diri dia pun mengucapkan pertanyaannya. "sosok 'Park Hye Na' itu benar-benar terlihat nyata. Dari manakah anda mendapatkan inspirasi seperti itu?"

"ya, terima kasih atas pertanyaannya tuan shin. Silahkan dijawab pertanyaannya nona lee." Ucap sang MC

"Park Hye Na merupakan sosok yang tercipta dan tumbuh dalam imajinasi ku. bagaimana bisa hal tersebut terlihat nyata? Aku selalu membayangkan bagaimana aku akan bersikap jika aku menjadi dirinya oleh karena itu kisah yang kutampilkan menjadi terlihat lebih realistis." Jawab ku

"jika anda benar-benar mengalami hal itu, kira-kira apa yang anda lakukan? Apakah anda akan melakukan hal yang sama dengan 'Park Hye Na'? lalu apa yang akan anda lakukan jika berada diposisi tokoh lainnya?" Tanya salah satu penonton tiba-tiba

"aku tentu tidak akan melakukan hal yang sama dengan dia. Hye Na adalah tokoh yang baik hati tetapi dia juga tokoh yang bodoh, akan ku pastikan bahwa aku tidak akan jatuh cinta dengan 'orang yang salah'.

"lalu apa yang akan anda lakukan jika berada diposisi tokoh lainnya?" terdengar kembali pertanyaan yang sama dari orang yang sama.

'apa maksudnya ini?' "maaf, bisakah anda perjelas tokoh lain siapa yang anda maksud?" Tanya ku mencoba ramah

"entahlah, mungkin Park Eun Ra." Jawabnya asal

Ku lirik ke arah kyuhyun oppa disebelah ku. aku benar-benar tak mengerti apa maksud yang dia tanyakan.

"maafkan aku tuan tanpa nama. Tapi sepertinya nona lee tidak mengerti arah pertanyaan anda. Untuk pertanyaan selanjutnya dipersilahkan." Jawab Kyuhyun menengahi

"nona lee perkenalkan, nama ku Cho Hee Ra. Aku salah satu penggemar tulisan mu. Aku ingin bertanya mengapa anda membuat akhir yang seperti itu? Bagaimana dengan keadaan tokoh-tokoh yang lain?. Terimakasih"

"ah, ending yang seperti itu bukankah sudah sangat biasa? Tokoh utama berakhir bahagia dengan penjelasan tokoh-tokoh yang lain." Terdengar gelak tawa dari para pengunjung. "alasan ku membuat akhir seperti itu adalah karena aku ingin pembaca lah yang menyimpulkan sendiri bagaimana akhirnya apakah itu akan berakhir happy ending ataukah unhappy ending. Aku harap kau puas dengan jawaban ini, Hee Ra shi, salam kenal." Jawab ku diiringi lambaian tangan.

"baiklah aku rasa satu pertanyaan terakhir sebelum kita beranjak ke acara yang selanjurnya." Ucap sang MC kembali

"nona lee, kami semua disini tahu bahwa yang disamping anda adalah Cho Kyuhyun, adik dari Cho Siwon. dia adalah direktur utama yang menangani S&K Entertainment di jepang. Bagaimana bisa kalian saling mengenal dan membuatnya menghadiri acara mu sekarang?"

"kalian tentu saja mengenalnya bukan?" Tanya ku sambil melirik ke arah kyuhyun. " apa perlu aku mengatakannya disini? Tapi aku yakin kalian tidak akan mempercayainya." Ucap ku dengan nada dibuat sedih.

"tentu saja tidak. kami akan mempercayai apa pun yang kau ucapkan." " ayo beritahu kami, katakana lah" desakan seperti itu terus terucap dari para penonton

"kyuhyun adalah oppa ku. kami sudah saling mengenal sejak kecil." Ucap ku. ekspresi yang sama terlihat dari setiap pengunjung, yaitu terkejut.

"apa berarti kau juga sudah mengeenal siwon? apa kau masuk S&K Karena sebuah koneksi?" cetuk salah satu pengunjung

"aku pastikan bahwa itu tidak benar. Dia mendaftar dan diterima sesuai dengan prosedurnya. Silahkan kunjungi staff HRD kami jika kalian meragukannya." Jawab siwon

"dan, kenapa dia ingin menghadiri acara ku sekarang mungkin akan dijawab langsung oleh kyuhyun oppa sendiri

"bukankah Minnie sudah menjawabnya, bahwa aku adalah teman lamanya. Aku rasa itu sudah cukup untuk menjawab pertanyaan kalian." Jawab kyuhyun sambil tersenyum. "ah, aku mengerti dengan pertanyaan 'siapa' yang kalian maksud. Kalian benar, dia adalah yeojachingu ku. wajar bukan jika seorang kekasih hadir diacara kekasihnya untuk mendukungnya?"

"waaah, kau sungguh beruntung eonni" " kalian memang terlihat serasi" " semoga kalian langgeng" "meskipun aku sedikit kecewa, aku akan tetap mendukung kalian." Kira-kira begitulah suara-suara yang terdengar sesaat setelah kyuhyun mengumumkan hubungannya di depan publik.

"waaah, ini tentu kabar yang membahagiakan pastinya bukan? Mari kita ucapkan selamat dan selalu mendoakan bagi keduanya. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa ini adalah pertanyaan terakhir. Sebelum beranjak ke acara selanjutnya, izin kan saya menutup acara ini. Kurang lebihnya mohon maaf dan terima kasih telah menghadiri meet and greet hari ini. Dan sesi fanssign akan dimulai satu jam kemudian, setelah makan siang. Saya Lee Yoo bi pamit undur diri, selamat menikmati makan siang."

.

.

.

Normal's POV

Pemandangan pertama yang dilihat oleh Sungmin, Sang Manager, Kyuhyun dan Siwon saat pertama kali memasuki ballroom sesudah makan siang adalah antrian penggemar yang telah mengekor rapih hingga ke pintu keluar. Tanpa pembukaan resmi yang berarti acara fanssign pun dimulai. Setiap penggemar dapat bertegur sapa, bertanya, berfoto serta mendapat tanda tangan sungmin dalam novelnya. Semuanya berjalan lancar hingga giliran salah satu pengunjung yang sepertinya merupakan pasangan kekasih itu pun tiba.

"chagi-ya, lihatlah aku tak menyangka dapat bertemu secara langsung dengan Sungmin." Ucap sang gadis pada kekasihnya

"kau benar sayang, sungmin dan oppanya." Jawab si namja.

"apa maksudmu dengan 'sungmin dan oppanya'?" kali ini kyuhyun yang bertanya

"aku tidak salah bicara bukan? Noona sungmin sendiri yang bilang bahwa kau adalah oppanya."

"sudahlah oppa, dia benar. Bukankah tadi aku mengucapkan seperti itu." ucap Sungmin mencoba menengahi perdebatan kecil diantara mereka. "baiklah, siapa namamu noona?" Tanya sungmin setelah menandatangani bukunya dan ingin menuliskan nama si pemilik buku

"ah, ireumi…. Eun Ra. Park Eun Ra." Jawab sang gadis. "Senang bertemu kembali dengan mu Sungminiee. Ah bukan Hye Na-shi. Atau aku harus memanggil mu… Park Hye Jin." Sapa Eun Ra setelah melihat ekspresi terkejut dari lawan bicaranya.

.

.

.

To be Continue

.

Tatarattata akhirnya punya kesempatan buat ngelanjutin ff ini. Adakah yang masih ingat dengan ini? Selamat Hardiknas readers… buat yang sedang menunggu pengumuman kelulusan tetap optimis yaaa, buat yang mau ujian jangan lupa belajar.

.

Gomawo juga buat para readers maupun siders yang udah baca, review, follow dan favorite. Tanpa cuap-cuap, tanpa basa basi, semoga kali menyukai chapter ini. Silahkan tinggalkan jejak untuk kritik dan saran.

.

.

.

See you soon, annyeong