YOOOOHOOOOO! Lice and to the beck! PADA AKHIRNYA DUNIA BERALIH KEMBALI KE CHALICE XDD /tawa antagonis /apaan sih Lice /ditimpuk
Changed Update! Gegara iseng-iseng buka profile Lice lalu lihat fanfic Changed! Gegara baca ulang jdinya pengen updatein nih fanfic!
Sebenarnya nih chapter udah sampai setengah cuman documentnya hilang jadi bikin ulang = 3 =
Daaaaan! Lice bingung mau dibuat Romance atau gak! Kalau Len x Rin jadinya twincest! DDX … Karena itu Lice hapus Genre Romance, diganti Humor and Fantasy, Cuman kalau ada yang mau LenRin juga ada kok cuman sedikit, soalnya sekarang rencana Lice bukan Romance lagi DDX Karena dipikir-pikir ini fanfic bukannya ngarah ke romanc Gomene..
Karena genderbend, jadinya Miku kena! ((rencananya maunya jadi Neko Miku! cuman Lice gak bisa lanjutin kalau dia cuman jadi Neko) Jadiiii kesimpulannya, Miku bisa jadi Neko dan versi genderbendnya! (sungguh mulai ngaco cuman demi kelansungan cerita) dan begitu juga LenRin!
Mungkin sedikit kerasa Miku x Kaito/ MikuoxKaito, cuman Shounen-ai kok! Gak ke yaoi-yaoian /lagi mau tobat soalnya /cmn semakin tobat semakin kepengen baca yaoi /pundung /nasib seorang fujoshi akut. Jadi maaf jika FAnfic lice mulai ngelantur (_ _) udah lama gak buat fanfic dan humornya juga mulai rada-rada kaya kerupuk garing,
Ok No curcol! Cekidot ke TKP!
CHANGED!
Disclaimer : Vocaloid © Yamaha and Crypton Future Media
Changed! © Kuroshi Chalice
Warn : Genderbend!, Slight Shounen ai, Slow progressing, GaJe, ngawur, TYPO, EYD salah, Lebay, Humor garing, Slight Twincest, Harem?, etc
Happy Reading~
"KENAPA AKU JADI PEREMPUAN?!" pekik Len melihat pantulan dirinya di cermin "Apa yang terjadi?" gumamnya tidak percaya melihat matanya semakin bulat, pipinya semakin chubby, memiliki tonjolan di dada, rambutnya memanjang sampai pinggang, badannya terdapat lekukan.
"Kalau aku jadi perempuan... berati Rin..." seketika Len langsung lari ke kamar kembarannya yang kebetulan ada di sebelah kamarnya
=x=X=x=
"Rin ini gawat!" pekik Len sambil menggobrak masuk kamar Rin tanpa ijin sang pemilik
"Yo, Len" ucap seorang pemuda tampan berambut blonde, memandang Len dengan senyuman
Oke bukan sosok pemuda tampan itu saja yang membuat mulut Len terbuka,
Masalahnya...
Sosok lelaki itu tidak memakai apa-apa didepan cermin panjang dan wajah lelaki itu juga seolah-olah kelakuannya adalah wajar.
"Len? Kenapa kau diam? Awas lalat masuk di mulutmu" godanya
"!" setelah 10 detik Len megap-megap, dia langsung berjalan mundur dengan muka tertutup.
"ASDFGHJK! TUTUP BADANMU! SIAPA KAU!? KENAPA TIDAK PAKAI BAJU!? APAKAH KAU ORANG MESUM?! DIMANA RIN?" pekik Len sambil menutup mukanya dan berjongkok saking malunya melihat seseuatu di depannya.
Pemuda itu yang bingung dengan tingkah Len hanya tersenyum dan menunjukkan dirinya "Hah? Ngomong apa kau, Len? Aku Rin~ Kalau soal aku tidak pakai baju, itu karena aku hanya memeriksa apakah aku beneran jadi lelaki atau hanya ilusi aneh" sontak ucapan pemuda itu membuat Len menatap Rin dengan wajah kaget seolah tidak percaya yang didepannya itu adalah kembarannya
"Huh?!" 'Astaga! Dia jadi lebih keren dibandingin saat jadi perempuan!'
"Dan Len... aku penasaran apakah kau melakukan hal yang sama sepertiku" spontan ejekan Rin membuat muka Len semakin memerah
"TENTU SAJA TIDAK MUNGKIN AKU MELAKUKAN ITU! DAN PAKAI BAJU MU! DAN KENAPA KAU SANTAI DI SITUASI SEPERTI INI?!" pekik Len memerah setelah sadar Rin masih tidak mengenakan apapun
"Kenapa kau malu? Bukannya kau dulu juga begini kalau di kamar mandi? Bukannya sudah sering lihat?" tanya Rin "Kau seperti anak polos saja, ck,ck,ck" Rin menggeleng-gelengkan kepalanya dengan wajah smugnya "Dan bukannya ini akan menarik jika situasi seperti ini?" tanyanya dengan seringai
'Astaga sifatnya semakin aneh saja jika dia jadi laki-laki!' batin Len sadar dengan tingkah kembarannya itu "PO-POKOKNYA PAKAI BAJUMU!" Len mendorong masuk Rin kedalam kamarnya.
=X=x=X=
10 menit kemudian
'Bagaimana ini, bagaimana ini! Apa yang harus kukatakan ke kaa-san dan otou-san?!' batin Len sambil berkeringat dingin.
Mereka sekarang sedang turun dari tangga dan menemui kedua orang tuanya yang sedang diruang makan
Sesekali Len menatap Rin yang mengenakan seragam sekolah Len, poninya yang panjang di jepit dengan 3 penjepit rambut, mata shaphirenya terlihat memandang sekeliling dengan seringai
'Kenapa dia semakin keren jika jadi lelaki!? Apalagi aura kelakiannya lebih besar dibanding sebelumnya' batin Len tidak terima saudara kembarnya terlihat lebih 'wah' dibandingin Len sendiri
Sedangkan Len sendiri, dia memakai seragam sekolah Rin, rambut belakangnya yang panjang dia ikat ponytail agar tidak mengganggu, gerakan jalannya yang anggun menambah pesonanya yang ada.
Sungguh, Len tidak menyadari daya tariknya semakin bertambah dibandingkan dia jadi laki-laki
"Ohayou, okaa-san, otou-san~" sapa Rin tanpa peduli tatapan kaget kedua orang tuanya ketika mereka sampai di ruang makan
'Rin! disaat begini kenapa kau menyapa otou-san dan okaa-san dengan santai!? Bagaimana kalau mereka kira kita orang lain dan tidak percaya ini kita?! Apa yang harus kujelaskan ke merekaa?!' batin Len sambil menepuk dahinya sendiri setelah melihat tingkah Rin yang berjalan seolah-olah tidak ada keanehan
"A...a..." Lily megap-megap melihat kedua remaja di depannya, sedangkan Leon, sang ayah, Hanya membelalakan matanya sambil menjatuhkan koran yang ia baca
'Tuh kan, mereka syok dan pasti kita akan diusir keluar' batin Len pesimis
"KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA! LEEEENNN! KAU JADI MANIS SEKALIIIII! RIIIN KAU JADI LEBIH TAMPAN!" pekik Lily nge-fangirling melihat dua remaja didepannya tersebut
Sontak pekikan Lily membuat Len cengo seolah-olah dia tidak mengira ibunya bakalan seperti ini
"Aku tidak tahu kenapa kalian bisa begini, tapi dalam keadaan seperti itu, kalian cocok dengan sifat kalian" ucap Leon tenang sambil melanjutkan baca korannya
"Yap! Yap! Len jadi lebih manis dan Rin jadi tampan!" setuju Lily tanpa peduli entah gimana caranya kedua anaknya berubah gender seperti itu
'Kelihatannya sifat tidak peduli Rin pada apapun yang terjadi padanya itu berasal dari otou-san dan okaa-san' batin Len melihat apa yang terjadi di depannya
"Ayo sarapan, Len. Bentar lagi masuk sekolah dan temanmu, Miku sudah didepan menunggu kalian'' panggil Lily
Len segera ke meja makan dengan sweatdropped di kepalanya
15 menit kemudian
"Hei, karena kalian jadi berbeda gender, bagaimana nama kalian di ganti?" usul Lily sambil membereskan piring-piring bekas makan.
"Hah?" Len cengo mendengarnya
"Kelihatannya seru!" pekik Rin tertarik.
"Bagaimana kalau Len jadi Lenka dan Rin jadi Rinto? Bukannya terlihat lebih manis dan lebih keren?" usul Lily kegirangan.
Len hanya megap-megap mendengarnya 'Itu mah ngambil nama sebagian dari nama kita!' batin Len 'dan gak ada bedanya kelihatannya' batinnya sambil sweatdropped melihat tingkah Lily dan Rin alias Rinto yang kegirangan mendengar nama barunya
"Rin...to" panggil Len setelah diam sejenak memikirkan apakah dia harus memanggilnya Rin atau Rinto
Sontak Rinto langsung menatap Len "Ya, Lenka?" panggilnya dengan senyuman tanpa ragu-ragu seolah-olah nama itu adalah nama Len sebenarnya.
"Kamu santai sekali, Rin" gumam Lenka
"Panggil aku Rinto, Lenka." Rinto mengingatkan "Dan ayo kita kesekolah, aku tidak sabar! Dan Miku sudah menunggu kita! Aku mau menunjukkan ini kepadanya" pekik Rinto tidak sabar dan dia langsung menarik Lenka menuju pintu depan
"Tu, tunggu, Rinto! Ki-kita tidak tahu harus menjelaskan apa ke Miku atau orang-orang di se-sekolah!" pekik Lenka panik melihat Rinto membukakan pintu
"Yooo! Miku! Lama menunggu ya-" Rinto terdiam sejenak melihat sosok di depannya
Di depan mereka terdapat lelaki berambut teal pendek, mata hijaunya menatap dua anak kembar tersebut dengan keceriaan, pemuda itu bersandar di pintu gerbang rumah mereka
"Riiiin! Leeeen! Kalian lihat deh aku jadi keren lho!" pekik pemuda itu senang sambil melambaikan tangannya ke anak kembar tersebut
"..."
"..."
"Siapa kalian/kau?"
To be Continued
Huweeee! Gomene kalau garin Lice udah dalam masalah jika membuat fanfic humor, ini lagi mau dibiasain lagi bikin humor TTwTT Dan soal Romance mungkin bakalan gak ada atau gak presentasenya minim, ini tentang nasib dua anak kembar dan teman mereka yang jadi korban yang kena genderbend TTATT
Dan untuk kalian semua yang ngereview Kalau mereka kena genderbend itu artinya benaaaar! XD
Ternyata gampang ya *sigh* mustinya buat mereka jadi neko-neko atau gak ganti tubuh ya *sigh* cuman sudah terlanjur biarlah yang berlalu = 3 =
Thanks buat Review Kagane Mikasa-san05, Kurotori Rei, Yuppina, Chang Mui Lie, Shiroi Karen, Sae Kiyomi, Kurone Ryu, Yami Nova, Guest, Aikatsu Aika, Reycchi , Boku wa Uzu, Arrow-chan3, , Alice Dreamland, Dere KuroHaru, Guest, The-Flame-Lord617
Maaf jika baru update sekarang setelah sekian lama (_ _)
Review please!
