Lice baaaack~ X3

Karena sudah gak ada urusan alasan dan tidak membuang buang word, silahkan lihat warning dari pesan author di chapter sebelah dan mari kita buka tirai!

Changed!

Disclaimer :

Vocaloid © Yamaha and Crypton Future Media

Changed © Kuroshi Chalice

Warning : Humor garing rasa udang, Slight Shounen ai, Slight Shoujo ai, slight romance, slight Twincest, GaJe, lebay, TYPO, EYD ngaco, etc.

~Happy Reading~


"Siapa kau/ Kalian?" ucap Rinto, Lenka dan pemuda itu bersamaan.

"…."

"…"

"Serius deh, siapa kalian/kau?"

"Berhenti mengucapkan kata yang sama denganku!" pekik pemuda itu sambil mengembungkan pipinya seolah-olah itu dapat membuatnya semakin manis

"Bukannya kau yang mengikuti ucapanku?!" pekik Rinto tidak senang.

"KAU! DAN SIAPA KAU?! KENAPA ADA DI RUMAH RIN DAN LEN?!"

"HAAAAH?! INI RUMAH KAMI TAU! JADI WAJAR! DAN KENAPA KAU TAHU NAMA KAMI?! DAN SIAPA KAU!?"

"AKU!? SIAPA AKU?! MUSTINYA KAU BERI TAHU NAMAMU DULU BARU NANYA, DAMN BISHOUNEN"

"HAH?! MUSTINYA KAU DULU, DASAR KEPALA WARNA DAUN BAWANG!"

"HEI! JANGAN MENGEJEK KU KEPALA DAUN BAWANG, FEMINIM!"

Lenka yang melihat cek cokan dua lelaki di depannya hanya bisa sweatdropped.

'Pemuda itu perasaan mirip seseorang' batin Lenka sambil memikirkan beberapa kemungkinan.

"BAIKLAH, SATU SAMPAI SEPULUH MARI SEBUTKAN NAMA MASING-MASING DAN TIDAK BOLEH CURANG!" Pekik pemuda itu dengan muka hampir menangis.

"BOLEH BOLEH SAJA, DAN TENANG AKU TIDAK AKAN CURANG!'' pekik Rinto dengan muka hampir sama dengan pemuda itu

'Ada apa dengan mereka disaat aku sedang berpikir?' batin Lenka melihat saudara kembarnya dan pemuda itu bermuka hampir menangis.

"DAN HABIS INI BERHENTILAH MEMANGGILKU KEPALA WARNA DAUN BAWANG WALAU AKU SUKA DAUN BAWANG!" pemuda itu mulai histeris

"KALAU BEGITU KAU JUGA BERHENTI MEMANGGILKU PEMUDA CANTIK! AKU INI IKEMEN!" Rinto mulai OOC

'Oh, pantas saja mereka mulai mau menangis' batin Lenka sambil memanggut-manggut.

"SATU, DUA, TIGA, EMPAT, LIMA, SEPULUH!" Mereka mulai menghitung.

'Enam sampai sembilannya kalian kemanain!?' batin Lenka sweatdropped.

"NAMA GUE KAGAMINE RINTO/HATSUNE MIKUO, PUAS?!'' teriak mereka secara bersamaan dan mulai memakai bahasa gaul saking keselnya mereka

"..." dua pemuda itu saling menatap lalu mengedipkan mata mereka seakan mereka sedang berpikir

"..." Lenka terdiam dan melakukan hal yang sama dengan 2 mahluk di depannya

"..." keadaan semakin hening

"AAAAAH! LEN DAN RIN/MIKU?!"pekik mereka secara bersamaan

"Astaga aku tidak sadar ternyata itu kalian, kalian ternyata senasib denganku. Ngomong-ngomong kalian terlihat cocok seperti itu" puji Miku atau Mikuo sambil menyilangkan tangannya dan tersenyum

"Heh, kau juga, Miku. Kau terlihat keren dengan keadaan seperti itu" puji Rinto sambil menaruh tangannya di pinggang.

'Bukannya tadi kalian saling mengejek?' batin Lenka sambil sweatdropped

"Jadi namamu sekarang Mikuo ya?" tanya Rinto dengan muka senang

"Yep~" Jawab Mikuo dengan riangnya "Dan sekarang kau Rinto ya? Nama yang bagus"

"Tentu saja, aku yang membuatnya, Len jadi Lenka~"

'Bukannya okaa-san yang membuatnya?' batin Lenka

"Aku jadi tidak sabar melihat reaksi orang-orang di sekolah" ucap Rinto dengan seringai

"Aku juga~ Tidak sabar melihat reaksi mereka akan seperti apa" ucap Miku juga dengan seringai sadis

'Sejak kapan kalian jadi sadis!?' batin Lenka melihat gelagat tetangga dan saudaranya itu.

"Ayo kita lomba lari siapa yang sampai di sekolah duluan" tantang Miku dengan seringai

"Ayo! Semakin cepat semakin baik kita melihat reaksi semua orang" ucap Rinto dengan evil smirk

"Cho-chotto! Kalian-" belum saja Lenka melanjutkan kata-katanya, dua pemuda keceh itu langsung berlari tanpa memerdulikan teriakan Len.

Mau tidak mau Lenka mengejar mereka walau dalam ukuran stamina pasti dia kalah dengan dua mahluk yang dari awal memang mempunyai stamina lebih darinya tersebut.

"RIIIIINTOOOOO! MIKUOOOOO! TUNGGUUU! BAGAIMANA JIKA MEREKA TIDAK PERCAYA ITU KALIAAAN!? DAN PARAHNYA LAGI AKAN TERJADI SESUATU LEBIH PARA DIBANDING ITU!"

"TENANG SAJA, PALINGAN WAJAH SYOK MEREKA YANG KELIHATAN MENARIK!"

"BENAR-BENAR! DAN DIJAMIN TIDAK AKAN ADA YANG LEBIH PARAH, PALINGAN JANTUNGAN DAN KITA HANYA BUTUH 100 LEBIH AMBULAN!"

"ITU MAH LEBIH PARAH LAGI! BAGAIMANA NANTI ADA BERITA "SEKOLAH VOCAVOCA TERJADI SERANGAN JANTUNG MASSAL SEBANYAK 527 ORANG DIKIRIM KE RUMAH SAKIT TERDEKAT, PENYEBAB TERJADINYA SERANGAN JANTUNG MASSAL KINI SEDANG DISELEDIKI" GIMANA KALAU ITU TERJADI!?"

"BUKANNYA ITU BAGUS? YAKKAN, RINTO?"

"BENAR SEKALI! SEKOLAH LIBUR!"

"DAT HELL, SEJAK KAPAN KALIAN JADI LELAKI KALIAN MAKIN SADIS!" pekik Lenka setelah mereka sampai di depan pintu gerbang sekolah "Oh my god, aku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi" gumam Lenka

Dapat Lenka lihat senyuman jahat Rinto dan Miku semakin mengembang, dan mereka saling menatap satu sama lain sebelum berjalan menuju perkarangan sekolah

Dapat Lenka lihat semua mata menatap Rinto dan Miku berjalan dengan santainya, sedangkan Lenka berjalan dibelakang mereka dengan ragu-ragu karena semua mata memandang mereka dengan mata terkejut.

'Kami-sama, semoga tidak akan ada sesuatu yang tidak diinginkan' batin Lenka berdoa

'3….2….1…!' batin Rinto dan Miku menghitung setelah melihat gelagat semua orang.

"KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA! RIN DAN MIKU JADI KEREEEEEEN!"

"ASTAGA AKU MERASA MELIHAT SURGA DIATAS RIN!"

"HATSUNE-SAN! KENAPA KAU BISA JADI SE KECEH ITU?"

"LEN-SAN JUGA SEMAKIN MANIS!"

"KAGAMINE LEN, SINI LIHAT SINI! ASTAGA MANIS AMAT, PENGEN TAK MASUKIN KE KARUNG!"

"SUDAH KAMI DUGA KALAU KAGAMINE ITU JENIS KELAMINNYA TERTUKAR"

"ENTAH BAGAIMANA CARANYA MEREKA SEPERTI ITU, YANG PENTING KITA SUDAH MELIHAT SURGA"

"KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA! LIHAT SINI DONG!"

'Kenapa mereka tidak peduli perubahan kami?!' batin Lenka dengan wajah Dat-hell? 'Dan kenapa mereka tahu itu kami!?'

'Kenapa reaksinya bukan yang kami inginkan?' Oh Rinto, Mikuo sejak kapan kalian jadi memiliki sifat sadis?

Entah semua orang disekolah itu bodoh atau tidak peduli, mereka seolah-olah melihat perubahan gender si kembar dan Miku adalah hal wajar.

Dan sejak hari itu juga, tercipta lah official fanclub untuk Kagamine twins dan Hatsune Miku

Dapat terlihat di balik pohon terdapat lelaki bersurai biru yang tidak terima melihat apa yang di lihatnya.

To be Continued


Oke garing, Lice akui, Style Lice sekarang berubah bukan menjadi humor lagi *pundung* Malah makin garing lagi

Oh well, Review ya minna-san~


Sebelum kita mengakhirin~ Mari kita balas review~

Go Minami Asuka Bi : Kalau Rinto dan Miku kelihatannya gak usah di permasalakan mereka mandi gimana, palingan juga tidak peduli XD (melihat reaksi Rinto di chapter 2 yang telanjang di depan cermin) Kalau Lenka… mungkin hujan darah di hidungnya XD /digiles. Terima kasih atas reviewnya, Minami-san :D

DianneRistan542 : Yo~ Dianne-san :D Yoroshiku~! Semoga betah membaca fanfic di fandom vocaloid Indonesia XD Tau tuh Rin, Lice mah jadi dia pasti langsung panik sama banjir darah dari hidung XD (cuman Lice gak pernah mimisan sih selama ini/curhat), Pasti lah sama gilanya XD, Pasti lebih pas dengan gender mereka yang sekarang dibanding yang sebelumnya XDD, wokeh~ udah update, terima kasih atas reviewnya XD

Kurotori Rei : REEEEEEIIIIII! *peluk* akhirnya bertemu dengan orang yang udah lama disini selain Akanemor Du-dua tahun!? Lice kira delaynya cuman setahun TTwTT Sumimaseeen kalau lama, moodnya baru dapat sekarang, iya ujung-ujungnya cliffhanger XD cuman udah update kok XD Iya Rin jadi tamvan XD Terima kasih atas reviewnya, Rei-san XDD

Furusawa : Kyaaa~makasih XD Pasti ganteng lah~ ditambah sifatnya seperti itu makin ngetop lah XD pasti lah makin imut X3 Kelihatannya cuman ini gak nge fokus ke romance kok :D Lice lagi mau ngembaliin humor Lice QwQ apalagi dengan gaya penulisan lice yang baru jadinya makin susah, Sip~ Makasih atas Review, fave dan follow nya, Furusawa-san XD

Shianata55 : Selamat datang, Shianata-san :D Hehe~ Maaf baru sekarang update moodnya ngilang entah kemana = 3 = dan ngomong-ngomong Lice lagi ngeproject seven prince dan sevem high school itu XD cuman baru setengah dan buntung di tengah jalan /gak ada yang nanya neng. Dan which one juga masih delay /gak ada yang nanya soal itu. Yang waktu memang lucu cuman sekarang Lice gak tahu bakalan Lucu atau enggak QwQ soalnya udah lama gak buat humor TTATT Sama Lice juga! /bukannya kau ada versi cowo mu Lice? /itumah beda. Gak apa, Lice juga suka curhat XD Ini udah lanjut, terima kasih atas reviewnya ya, Shianata-san :D


Silahkan menaruh Review di kotak di bawah ini

II

II

II

II

V