ARDIEKA PROUDLY PRESENT
Black Scandal of The Band
Naruto belongs to Masashi Kishimoto
Story by: Me!
Warning: gajeness nista sumpaahh! Typos bermekaran(?) rated M. OOC. AU.
Don't like don't read. Simple as that.
.
.
CHAPTER 4
PART HATAKE KAKASHI
'sial, kenapa gua malah terangsang gini? Mana tadi ada rin chan lagi disana,'
Kakashi menatap kearah obito seraya sahabat nya itu ngeloyor ke wc. Ada yang aneh dengan tatapan nya kearah obito, tampak seperti seringai. Karena sebenar nya , kakashi memang menaruh hati dari dulu pada sosok rin, sebelum rin mengenal obito. Kakashi seperti merasa dicurangi takdir, ia yang kenal lebih dulu, tapi si target malah menaruh hati pada yang baru dikenal nya. Obito.
Kakashi sudah mengenal rin dari smp tanpa sepengetahuan obito, karena memang obito tak pernah mengenal teman teman kakashi sedekat itu, karena pada saat rin kelas satu smp, ia beserta orang tua nya pindah keluar jepang, tepat nya di jerman. Di Frankfurt, sampai rin sudah berumur 19 tahun, mereka pindah kembali ke jepang tanpa sepengetahuan kakashi, ternyata rin masuk di universitas yang sama dengan obito dan dengan nya. hingga saat itu kakashi baru tersadar bahwa gadis yang berada di tengah tengah kerumunan kouhai nya itu adalah nohara rin. Teman kecil nya dulu. Entah kenapa disaat kakashi hendak menegur nya, obito masuk sambil berlari kedalam aula penerimaan mahasiswa baru itu dan menubruk rin didepan kakashi. Saat itu juga kakashi terperangah melihat adegan itu, sesegera mungkin obito bangun dan membantu rin untuk berdiri, tatapan mereka bertemu, obito mengulurkan tangan nya untuk berkenalan, rin pun menyambut nya, tatapan mereka, tatapan itu…
Rasa sesak mengalir begitu saja didalam relung hati kakashi. Entahlah, tapi rasa nya sangat menyakitkan, mengingat kepergian rin yang begitu tiba-tiba saat itu, disaat kakashi akan menyatakan perasaan nya pada rin. Itu semua adalah murni kesalahan nya, bahkan saat rin pergi pun, ia tak dapat mengungkapkan perasaan nya yang sesungguh nya. Menyesal. Kecewa. Tapi mau dikata apa? Namun pada saat takdir menemukan mereka kembali, malah masuk obito sebagai pihak luar, disaat kakashi akhirnya dapat menebus semua kebodohan nya dimasa lalu, tiba-tiba takdir kembali mempermainkan nasib nya seperti humpty dumpty yang duduk di pinggir tembok tertinggi. Hingga akhir nya jatuh berserakan tanpa bisa diperbaiki lagi. Itulah yang sekarang ia rasakan. Sakit. Karena merasa terdahului oleh sahabat nya sendiri. Dan dari saat itulah, kakashi bersumpah akan menyukai rin tanpa sepengetahuan obito. Namun, ada semburat licik yang terlihat dari seringai nya kala itu. Walaupun terlihat tipis tapi tetap tampak jelas. Ia seprti merencanakan sesuatu, entahlah apa itu. Hanya ia dan author saja yang tau.. (hhehehe..)
Saat obito telah selesai dengan urusan wc nya, ia keluar sambil menebarkan cengiran degil khas nya.
"udah?" Tanya minato,
"hu'umm.."
"yaudah, rin koi, udah siap keyboard nya?"
"ummn! Ayo,"
"huh-!"
"udah jangan ngedumel mulu lu ntar cepet mampus lu mau? Kushi chan duduk dlu disana yah,"
"ha'I minato kun,"
"yosha!"
"huhuuu…!" teriak zetsu asal,
TAK .. TIKK. .. TAKK..
"ONE, TWO, THREE, GO!" teriak obito kencang.
Alunan lagu yang mereka bawakan adalah lagu MUCC yang berjudul MOTHER. Karena minato merasa karakter vocal obito mirip dengan karakter vocal sang vokalis MUCC. Alunan lagu itu terdengar sangat indah. Sembari bermain kakashi tak melepaskan pandangan nya dari obito dan rin yang kini saling menatap didepan mereka. Tanpa kakashi sadari, ternyata minato tengah memperhatikan nya juga, minato tampak nya tengah mengendus sesuatu yang janggal dengan sikap kakashi akhir akhir ini terhadap obito. Zetsu yang juga rangkap baking vocal pria tengah membaking vocal obito disela sela reffrain, alunan gitar listrik nya berpadu dengan distorsi milik obito, berdampingan pula dengan suara debaman bass kakashi dan gebukan drum minato yang terdengar prima. Tak lupa aluna keyboard rin yang melengkapi itu semua. Kushina tiba-tiba terpikirkan sesuatu, ia lalu mengambil handycam nya yang ada dalam tas nya, lalu mulai merekam aksi jam mereka. Ia mulai menyorot obito yang udah mulai narsis narsis gaje , sadar sedang direkam, minato, zetsu, rin, dan kakashi pun mulai ikutan narsis gaje didepan kamera. Kushina merekam permainan mereka yang sempurna itu dalam waktu 5 menit. Obito makin bernarsis ria didepan handycam kushina, merasa paling ganteng sekonoha gituloh….
"yupp! Youkatta..! arigatou minna.." jawab minato,
"yee… asik ikutan terekam, udah mulai ada pertimbangan jadi player tetap nih senpai.." zetsu girang,
"hemm, boleh dipertimbangkan," jawab minato dengan tampang serius kearah zetsu,
"hufftthh,"
"kenapa lu nyet? Ngehela napas mulu daritadi gua liat?"
"gak apa apa, capek aja,"
"yakin lu gak apa apa? Udah makan lu? Muka lu pucet tuh,"
"nee kakashi kun, apa kamu sakit?"
"aku ga apa apa beib,"
"ikh-!"
"ooh, iya, kushina chan, aku mau lihat hasil rekaman tadi dong,"
"ohh, ini rin chan, silahkan, niat nya aku mau bantu promosiin ini biar banyak yang semakin mengenal THE BLACK SCANDAL, ga apa apa kan?"
"waahh…!? Ide nya bagus banget kushina san! Arigatou nee…"
"nee, honto arigatou, kushina senpai,"
"arigatou kushina san, ide mu memang bagus,"
"ahh, ga apa apa kok, kan kalian memang sudah harus mempublikasikan band ini, aku hanya akan bantu sedikit kok, tak usah sungkan yah,"
"souka~… kushi chan, kemarilah, aku ingin bicara pada mu, kemarilah,"
"ha'I minato kun,"
"KAKASHI!"
"SENPAI!"
Saat kedua orang itu menepi, kakashi merasa kepala nya berputar, sejurus kemudian ia ambruk di sebelah obito, obito yang kaget langsung menengok kearah kakashi, dan melihat kakashi sudah terkapar dengan mulut berbusa, obito lalu mengangkat nya dan dengan bantuan rin yang memapah kakashi, ke depan pintu studio lalu ke uks didekat kampus, karena studio itu masih ada di wilayah kampus nya, jadi mereka beruntung, karena kaget minato yang sedang berbicara(baca:bermesraan) dengan kushina langsung berlari kearah teriakan rin dan zetsu, rin yang histeris langsung di rangkul kushina untuk tetap tenang. Sedangkan minato dan zetsu, segera membantu obito yang tengah memapah kakashi kearah uks.
'apa yang terjadi sama lu sob?' inner obito.
Ia bingung setengah mati melihat keadaan sahabat nya yang terkapar kejang kejang sambil mengeluarkan busa dari mulut nya, sambil komat kamit berdoa pada kami sama, agar tak terjadi sesuatu yang buruk pada sahabat nya itu. Minato yang sekilas melihat raut wajah obito, hanya bisa menenangkan nya melalui tatapan nya. Obito hanya bisa mengangguk pelan tanda mengerti.
~TBC~
Review minnaa..?
