Sorry updatenya lama, hihihi.
terima kasih bagi yang sudah membaca fict dari saya, jujur saya belum berpengalaman dalam membuat cerita fiksi, jadi harap di maklumi aja ya.
oh ya, kemarin ada yang tanya gender dari OC di cerita ini, OC dalam cerita ini Gender nya COWOK, dia temen dari kecil nya asuna,
Happy Reading. (^_^)
"Aku pulang"
"selamat datang" sahut bibi asami dari dalam.
oh ya, bibi asami adalah pengasuhku dari kecil, beliau yang selalu menemaniku dan juga menjagaku dirumah ketika ayah dan ibuku pergi bekerja,
dan sekarang beliau juga masih menemaniku, tinggal di satu apartemen denganku.
"yuu-kun, kamu sudah makan?, jika kau lapar bibi akan siapkan makanan untukmu"
"ah. tidak usah bi, aku sudah makan kok, aku mau langsung kekamar saja"
sahutku sambil berjalan menuju kamarku.
"bagaimana kabar Asuna-chan.?" tanya bibi asami.
"eh, kok bibi tau aku bertemu dengan asuna.?"
"tentu saja bibi tahu, kau keluar rumah sambil tersenyum-senyum sendiri, jadi bibi bisa menebak kau pasti ingin bertemu dengan Asuna-chan"
"eeehh... begitu ya,,, Asuna baik-baik saja kok bi, dia masih seperti biasanya"
"begitu-kah?" ucap bibi asami sambil menatapku dengan tatapan yang mencurigakan.
"y-ya begitu, h-h-hahaha"
"oh, ya sudahlah jika kau tidak mau cerita,,, nanti jika kau ada sesuatu bisa kok minta bantuan bibi, (^_^) "
"ya tentu, eh-tunggu sesuatu? maksudnya?", tanyaku sedikit bingung
"ah,, lupakan saja"
"emmmm.. ('_') "
dengan sedikit bingung aku berjalan menuju kamarku, di dalam kamar aku langsung mengambil kotak besar yang sudah aku siapkan, didalam kotak itu Berisi Nerve Gear yang sudah aku beli beberapa hari yang lalu.
Aku berjalan menuruni tangga dengan tangan kananku yang membawa kotak berisi nerve gear tadi, aku berniat langsung mengirimkan nerve gear itu ke rumah asuna agar asuna bisa langsung Mengistalasi nya,
sesampainya didepan pintu aku berteriak.
"Aku berangkat!"
" sudah mau pergi lagi.?" tanya bibi asami keluar dari dapur.
"ya, tapi cuma sebentar kok, aku mau mengirimkan paket ini saja, setelah itu aku langsung pulang"
"ya sudah, Hati-hati di jalan ya.."
"ya"
Aku berjalan keluar dari rumah menuju kantor POS sambil menenteng kotak besar berisi Nerve Gear,
di jalan aku berpapasan dengan seorang pria paruh baya, pria itu mengenakan jas putih panjang, hampir mirip dengan jas yang biasa dikenakan oleh dokter atau ilmuwan.
tak disangka pria itu menyapaku.
"selamat siang"
"s-siang" jawabku."maaf anda siapa ya.? apa kita pernah bertemu sebelumnya.?"
"maaf tiba-tiba menyapamu, kita belum pernah bertemu, tapi aku hanya penasaran dengan benda yang kau bawa itu, apa itu Nerve Gear.?" tanya pria itu.
"i-iya, darimana anda tahu.?"
"ohh begitu, aku hanya menebak saja, emm. apa kau akan memainkan game VRMMORPG.?"
"iya benar, nanti malam aku akan memainkan game SWORD ART ONLINE bersama temanku, sekarang aku akan mengirimkan Nerve Gear ini ke rumahnya."
"emm, begitu ya, kalau begitu silahkan, maaf mengganggu waktu mu."
"iya tidak apa-apa."
dengan sedikit bingung aku kembali berjalan menuju kantor pos, tak lama pria itu berbalik dan berkata sesuatu yang membuatku tambah kebingungan.
"NAK!,,, Semoga Kau Beruntung" ucap pria itu.
"y-ya terima kasih. (Beruntung.? apa maksudnya.?)".
sambil memikirkan maksud pria tadi aku kembali berjalan menuju Kantor Pos dan menemukan fakta.
"(Pria tadi, rasanya aku pernah melihatnya, tapi dimana ya.? mmmmm.),,,, OHHH, aku pernah melihatnya di Situs Resmi SAO, d-dia itu, KAYABA AKIHIKO.,,(0o0)." aku tercengang setelah mengetahui fakta bahwa pria yang baru saja aku temui, ternyata Pembuat dari game Yang akan aku mainkan,.
namun aku masih memikirkan maksud dari perkataan Kayaba Akihiko kepadaku tadi.
"Semoga Beruntung,, Apa maksudnya ya.? apa nanti ada event,? tidak mungkin, game ini masih baru, jadi tidak mungkin langsung ada event,, Hmmm apa ya..?"
Sambil otakku mencoba mencari tahu maksud perkataan Kayaba tadi, tanpa kusadari aku sudah sampai di kantor pos.
Aku masuk kedalam dan memberikan Kotak yang kubawa untuk dikirimkan ke rumah Asuna.
"Terima Kasih Makananya!". ucapku sambil berdiri dari meja makan. "bi, aku mau langsung kekamar saja"
"sudah mau tidur.?" tanya bibi asami.
"tidak, aku mau memainkan game baru bersama asuna."
"Emmm,, Asuna-chan kah., baiklah, titip salam untuk Asuna-chan ya."
"ya" kataku sambil berlari menaiki tangga menuju kamarku.
Didalam kamar Segera ku ambil Ponsel ku yang tergeletak di meja, lalu segera menghubungi Asuna.
"Moshi mosh, yu-kun ada apa.?" ucap asuna.
"tidak apa-apa, aku hanya ingin memastikan saja kau sudah menginstall nya kan.?" tanyaku.
"ya, sudah"
"bagus, jadi bisa kita LogIn sekarang.?"
"Apa kau sudah mengerjakan tugas dari sensei.?"
"e-eh, tugas.?.. eh-hmm, tentu saja sudah, hehehe" jawabku dengan terbata-bata, karna memang aku belum mengerjakanya, bisa dibilang aku lupa kalau ada tugas,.
"HMMM!,, KERJAKAN DULU TUGASMU!" bentak asuna.
"heeh,, Nanti saja, aku mau mencoba game nya dulu."
"Tidak Boleh, kau harus menyelesaikan tugasmu dulu, baru boleh bermain game."
"1 jam saja"
"TIDAK"
"eehh, 45 menit.?"
"TIDAK"
"Jangan begitu Asuna, aku sudah menantikan bermain game ini bersamamu sejak beberapa hari yang lalu, aku cuman ingin bermain denganmu kok,", kataku mencoba memohon dengan nada memelas, "30 menit saja, ok..?".
"Hemm,, apa boleh buat, ya sudah 30 menit saja, setelah itu kerjakan tugasmu."
"SIAP BU!".
"ok. aku akan log in sekarang, dimana kita akan bertemu.?" tanya asuna.
"Kita Bertemu Di Kota Permulaan, semua pemain baru pasti di bangunkan di kota ini, jadi kita bisa bertemu disana." jawabku.
"Baiklah, ayo"
"ya, ayo"
Kututup telefonku dan berjalan menghampiri Nerve Gear, kemudian Kupasangkan di kepalaku,
"seperti ini, kemudian aku hanya harus berbaring, YOSS"
Aku berbaring di tempat tidur Dan memejamkan mataku, kemudian aku Melihat semua nya berubah hanya berwarna putih, kemudian aku berkata.
"START"
BERSAMBUNG
OK. OK, sekian dulu untuk chapter ini, selanjutnya Author akan coba update Fict ini secara terjadwal,
jika ada uneg-uneg yang ingin di sampaikan kepada author, bisa langsung menuju Menu REVIEW.
Sampai Jumpa.
emmmuaaacchhh.. (^*^)
