Yukito menatap punggung adiknya itu tak kuasa melepaskannya...yah... Tidak kuasa...Tidak rela sama sekali tidak...Tapi...Ia tak bisa menolak perkataan sasuke. Ingin ia meminta pertolongan sahabatnya tapi mulutnya tetarasa kaku. Tak bisa melakukan apapun,Hatinya sakit...Tak kuasa menahan Hatinya yang pedih ia pun menangis...Menangis sekencang-kencangnya...Kencang...Dan ia pun tak sadarkan diri didalam rumahnya...

.

.

.

Oke Mungkin ini Lanjutannya anggap saja chapter flashback :D dari sasu pergi dari Konoha, Disini Madara itu bekerja sama dengan Orochimaru sama Kabuto. Dan yang mengambil kyuubi dari khusina adalah Madara, Ceritanya disini waktu Khusina waktu melahirkan megumi, Chakra megumi bersentuhan dengan chakra kyuubi yang mengakibatkan Setengah dari kyuubi masuk kedalam chakra megumi, dan dia menjadi Jinchuriki kyuubi. Selanjutnya Normal...

.

.

.

.

Yukito POV

.

'... Ternyata benar Sasuke tidak mungkin ada disini... Betapa kejamnya kau itachi...' Batinku miris.

"-Kito! Yukito! Bangun! Hey !" Suara asing membangunkanku dari pingsan.

"..." Aku terdiam.

"Yukito! Kau kenapa pingsan?" Tanya Hana kakaknya Sakura.

"Lalu, Adikmu kemana?" Megumi melanjutkan.

Aku terdiam lalu menjawab "Sasuke pergi." Lalu Aku berdiri dan berkata dengan lantang. "Aku akan bergabung dengan akatsuki dan pergi mencari Sasuke!" Aku tau aku. mengambil keputusan yang gila tapi aku dulu sudah bersumpah 'Akan pergi ke Akatsuki tempat para Missing-nin jika sasuke pergi meninggalkan desa untuk mencari kebenaran.' Dan pasti disana ada Itachi, Aku benar-benar merindukannya sejak lama rindu...sekali..dalam hatiku aku tidak berniat balas dendam. akan tetapi,Untuk membenarkan kesalahpahaman adik-adikku.

"Bodoh! Mengapa kau mau masuk kesana?!" Teriak Megumi.

"Benar! Mengapa? Apa karena adikmu?" Lanjut Hana.

"Maafkan aku... Tapi ini salahku...Lagipula aku akan menyamar menjadi Obito Uciha" Ucapku lalu tersenyum kepada sahabatku. "Tapi aku berjanji akan pulang dengan selamat, kok ! jadi jangan cemaskan aku." Lanjut ku.

"Tapi jika kau tidak pulang atau aku menerima berita bahwa kau mati aku tidak akan segan-segan memberitahu kepada Hokage Jiji !" Ancam Sahabatku Megumi.

"Hn aku tau, kok. Tenang saja" Senyumku masih belum pudar dari wajah menyebalkan menurut megumi.

"Kau yakin?" Kali ini hana yang mengkhawatirkanku.

"Um! Aku akan pulang bersama dengan adik-adikku! aku berjanji !" Janjiku kepada kedua sahabatku. "Kalau begitu aku pergi."

"Jangan lupa gunakan 'Henge' !" Teriak Hana.

"Hn. aku tak akan lupa." Jawabku.

.

.

Setelah itu akupun pergi dari desa tanpa sepengetahuan orang-orang desa. Saat itu aku takut..Sangat takut... Tapi aku akan melakukannya demi orang-orang yang kucintai.

.

Tap..Tap..Tap..

.

"Siapa disana?!" Teriakku pada kegelapan malam. Bersyukur aku telah menggunakan henge dengan topeng mirip Lolipop rasa jeruk mandarin. (Yuuki mau-coret- ketawa pas nulis ini :v ).

"Fu fu fu fu... Seharusnya aku yang menanyakannya Baka..." Ucap suara misterius tersebut.

"A-Apa kau anggota akatsuki?" Tanyaku.

"Sayangnya, Iya.." Ucapnya sambil berjalan mendekatiku.

"A-aku ingin bergabung dengan anggota itu..Kumohoon!" Aku berharap dibolehkan olehnya.

"Kau bertemu orang yang benar. Aku adalah pemimpin akatsuki, Panggil saja Pein, Yahiko Pein" Jawab orang yang bernama pein tersebut.

"A-Arigatou P-Pein..." Balasku.

"Kalau begitu ikut aku kemarkas." Ajaknya.

"Um!" Aku menyanggupi.

Tobi POV End (dah ganti kan pake topeng :v).

.

Normal POV.

"Baiklah...Kita sampai..Sebelum aku menerimamu menjadi anggota, Aku ingin mengetesmu terlebih dahulu..." Ucap pein.

"Ha'i. Pein-senpai. Tidak apa kan? kupanggil seperti itu?" Tanya Tobi.

"Hn." Jawab pein.

"Hei Pein! Siapa orang itu!" Tanya seorang berambut Kelimis (Bener gak?) a.k.a Hidan.

"Kau membawa orang lagi?! Bayar kalau begitu! Sekarang tak ada yang gratis!" Ucap Seorang yang memakai kerudung dan cadar a.k.a. Kakuzu.

"Akhirnya kita memiliki anggota baru lagi... khe khe khe" Kata orang berwujud hiu setengah manusia. a.k.a. Kisame.

"Hn." Jawab pein singkat, padat, dan tidak jelas. "Ayo ikut aku..."

"Obito,Uchiha Obito." Jawab Tobi.

"Ayo ikut aku Tobi."

Itachi yang mendengar marga uciha dari ruang tv pun kaget karena setaunya uciha hanya tinggal dirinya,kakaknya dan adiknya.

"Hey! Kau! Apakah benar kau seorang uciha?" Tanya seseorang berkeriput #PLAK. maaf maaf ...Seorang yang memiliki tanda lahir seperti keriput diantara hidungnya. a.k.a. Itachi.

"Hn." Jawab Tobi. 'Nah ini die si Otouto daritadi rasanya pengen gwe jotos tuh muka.' batin Tobi.

"Setauku uciha sudah tidak ada kan?" Tanya satu-satunya wanita disana dikepalanya ada bunga yang terbuat dari kertas. a.k.a. Konan.

"...Pein-senpai..kapan kau akan mengetesku?" Tanya tobi yang benci masalalunya diingat lagi.

"Oh..iya.. Besok kita akan mengetes kemampuanmu sekarang waktunya tidur" Jawab pein kaget.

"Baik." Jawab All akatsuki (-Pein, Tobi.)

.

.

.

Setelah semua tidur Tobi pergi keteras markas.

"Haah~ Aku penasaran apa yang dilakukan sasuke sekarang." Gumam Tobi sambil menekuk kakinya.

"Kau belum tidur?" Tanya Seseorang dari kegelapan, Seperti orang yang dimakan Venus FlyTrap. a.k.a. Zetsu.

"Gya! Huff kau mengagetkanku saja." Teriak Tobi Cempreng, darah berdesir dipipinya menahan malu tapi tak terlihat karena memakai topeng. 'Uuuh...Gawat...Semoga dia tak menyadarinya.' Harap Tobi dalam hati.

"Fu..fu..fu...ahahahahah... Kau seperti wanita saja! " Senyum Zetsu kepada Tobi.

"Hn." Jawab tobi. 'EMANG GWE WANITA BAKA!' Teriak Tobi dalam hati.

"Oh iya..Perkenalkan namaku Zetsu..." Zetsu menjulurkan tangan berniat berkenalan.

"Um! Namaku Yukito Uciha!" Secara tidak sadar Tobi memberitahu nama aslinya sambil membalas juluran tangan Zetsu.

"...B-Bukannya itu nama wanita?" Gugup Zetsu.

"Maksudmu?" Balas Tobi tidak mengerti. 'Apa aku mengucapkan nama asliku ya?' Tanya tobi dalam hati.

"Kau adalah wanita?" Tanya Zetsu.

.

Nah BEGOnya Tobi malah bilang.

.

"Bagaimana kau tau?! aku wanita?" Jawab Tobi kaget.

.

.

GEDUBRAK!

Zetsupun jatoh dengan tidak elitnya.

"Lho? Senpai kenapa?" Tanya tobi.

"Na-Namamu? Yukito? Aku seperti mengenalnya. Ah iya! Itachi pernah menceritakannya padaku!" Jawab Zetsu yang sudah bangun dari jatohnya.

'Lho? kan! bener gwe keceplosan tadi!' Rutuk tobi dalam hati. " T-Tapi jangan bilang pada siapapun! Kumohon!" Pinta Tobi pada Zetsu.

"H-Hn." Zetsu masih kaget. 'Berarti Konan tak akan kesepian lagi!' Batin Zetsu girang. "Berarti kau bisa memasak? Apakah masakannya enak? Benarkah?" Tanya Zetsu bertubi-tubi.

"Iya..Aku bisa...Tentu saja enak! Aku bisa memasak Sup miso,Ramen atau sebagainya" Jawab Tobi.

"YOSHA! Arigatou kau sudah masuk kedalam sini! " Girang Zetsu. 'Karena konan kalau masak ga enak.' Batin Zetsu.

"EH? I-Iya."

.

.

Esoknya...

.

.

"Baiklah! Tobi... Kau sudah siap?" Tanya Pein.

"Selalu." Jawab tobi santai.

"Ekhem..Ekhem... Bisakah kita sarapan dulu?" Tanya konan yang sedang menyiapkan sarapan yang kita pasti sudah tau hasilnya, adalah 'Tahi Kambing'.

"Ha'i! Kubantu!" Jawab Tobi senang berhubung memasak adalah hobinya.

"Heh? Tobi memang bisa memasak?" Tanya semua yang ada disana minnus Zetsu.

"Tentu!" Jawab Tobi sambil tersenyum.

.

.

Prak..Prak.. (Suara konan memecahkan telur ayam).

"Konan-senpai! kenapa dipecahin telurnya! kan kasihan!" Tanya Tobi antara autis sama bingung sama konan masa' wanita tidak bisa memasak.

"Namanyakan juga masak tobi!" Jawab Konan membayangkan kalau dia adalah seorang 'Chef'.

'Mangkanya itu jangan dipecahin bego!' Batin tobi menjerit tidak tahan dengan kelakuan konan. "Emm...Supnya sudah jadi!" Girang tobi sambil berjalan kemeja makan.

Sedangkan konan...Yang ada berantakin dapur, Dia aja kagak bisa masak air, Sedangkan tobi bisa masak sup miso.

"HUWAAA! Sup Miso! Aku kangen makannya!" Teriak Itachi OOC.

'Sama seperti dulu selalu begitu.' Batin Tobi Sweatdrop. "Konan-senpai! ayo makan!" Teriak tobi.

"Hn.."Konan berjalan sempoyongan kearah meja makan lalu duduk.

"Aku mau Coba! AKu MAU COBA UN!" Teriak Deidara.

"AKU JUGA!" Teriak semuanya minnus Tobi.

Sedangkan tobi...Sweatdrop karena dia ga kebagian...Tapi gak papa toh. dia bisa buat lagi.

"Bagaimana?" Tanya Tobi penasaran dengan hasil masakannya.

"ENAK BANGEET ! (Un!)" Teriak All akatsuki minnus Tobi.

"Tobi! Kau LULUS!" Teriak Pein.

"Aku mau Tambah Nasinya!" Teriak hidan sambil menyodorkan mangkuk nasinya yang telah kosong.

"Aku Juga! Aku Juga!" Teriak All akatsuki minnus Tobi.

"Oke." Balas Tobi Pasrah sambil mengambilkan nasi. 'Dasar manja seperti Otouto saja!' Batin Tobi.

.

.

.

SKIP TIME. #loncatgaje.

"Yosha tobi karena kau telah 'lulus' bisakah kau terus memasak didapur? "Tanya pein.

"Tentu saja... Tapi kapan aku bisa menerima misi? " Jawab dan tanya tobi.

"Itu termasuk misi, Baka." Pein berkacak pinggang.

"Err...maksudku misi diluar gitu...kalau memasak aku pasti akan tetap membuatkannya kok." Tobi sweatdrop.

"Tapi kalau kamu pergi misi kami bagaimana mau makan...(Un.)" Ucap semua anggota akatsuki minnus konan.

"Errr...Bukannya ada Konan?" Tanya tobi hati-hati.

"Yosh! Serahkan padaku Tobi!" Teriak konan lantang.

"ENGGAK MAAOOO!" Teriak all akatsuki minnus konan dan tobi.

"Lho? Kenapa?" Tanya Konan penasaran. (Yuuki: Karena masakan elu kagak enak nan...).

"..." Pada diem.

"Yaudah deh, Gini aja... Sebelum aku melaksanakan misi aku akan membuat makanan terlebih dahulu, Gimana?" Saran Tobi.

"Horeee!" Teriak all akatsuki Minnus Konan,Tobi. (Yuuki: Capek gwe nulis All akatsuki mulu).

"Tapi kalian harus disiplin baru aku akan membuatkannya." Ucapan Tobi membuat semua yang ada disana berkata. 'Yaaah~ '.

"Baiklah kalian hari ini mau makan apa?" Tanya Tobi.

"Aku mau Ramen un!" Ucap deidara.

"Aku mau Shusi!'" Teriak Pein dan sasori.

"Aku mau Takoyaki" Ucap Itachi dan kakuzu kalem.

"Gwe mau darah." (Hidan).

"Gwe Yakiniku" (Konan).

"Gwe Semur daging" (Kisame).

"Gwe Pupuk Alami" Ucapan Zetsu membuat semua diem.

"Errr...Zetsu-senpai... Pupuk alami itu apa ya?" Tobi Pura-pura bego.

"Woi Zetsu! disini lagi ngomongin makanan malah nyambung ke tahi" Timpal Hidan sengit dan menjadi selangit :v .

"Pupuk juga kan makanan!" Balas Zetsu tidak kalah sengit.

"EH HIDAN! ELU JUGA KATANYA MAU MAKAN DARAH!" Teriak konan dengan tatapan membunuh.

"Un. Konan bener! Darah kan bukan makanan un!" Teriak Deidara bersekutu dengan Konan.

"Ahahahah! Gwe menang!" Sombong zetsu membuat hidan pundung.

.

.

.

.

.

"Ekhem..Ekhem... Kalian ga denger ya? Tobi mau ngomong tuh." Sang ketua berdekhem sambil menunjuk 'Koki' di akatsuki, Dan membuat semua diem.

"Emm..Ano... Bagaimana kalau kita membuat menu seminggu sekali...T-Tapi... Hidan-senpai boleh tidak diganti menunya?" Tanya tobi hati-hati.

"Hm..." Hidan tampak berfikir sejenak menghilangkan penaaaat~~ (Readers: Jah! malah nyanyi lu!) "Kalau itu bisa, Aku mau semur daging aja." Lanjutnya.

"Hn... Kalau Zetsu-senpai mau pupuk? Tobi sih punya tapi pupuknya kimia, Mau?" Tanya Tobi (Lagi) kali ini kepada Zetsu.

"Boleh deh, Yang penting makan." Jawab Zetsu.

'Oke pas sekali! Tapi mungkin aku harus terlihat seperti anak yang aneh...Mungkin...' Batin Tobi riang plus gemes sama kelakuan anggota akatsuki. "Hn. Kalau begitu Tobi bisa!" Lanjutnya sambil nyengir.

"Yatta!" Teriak semua yang ada disana minnus tobi.

'Oke! Waktunya menjalankan misi~' batin tobi. "Sekarang Tobi mau buat menunya dulu ya..." Ucap tobi.

"Hn/Oke! un /Ya/Baiklah/Baik/Ha'i." Semuanya setuju.

.

.

.

Skip Time.

"Yatta ! jadi.." Girang tobi.

"Mana mana?" Tanya pein.

"Eiits...Tunggu dulu...ada syaratnya...Pein-senpai dan Minna jangan ada yang protes, Itu syaratnya." Ucap Tobi tegas dan membuat semuanya mengangguk, Lalu tobi memberikan secarik kertas HVS yang sudah ia tulis.

Daftar:

Senin: Shushi.

Selasa: Yakiniku.

Rabu: Salad dan Ramen.

Kamis: Semur Daging.

Jum'at: Sup Miso dan Ikan bakar.

Sabtu: Takoyaki dan Susu (Susu SAPI! Jangan ngeres! #PLAK.)

Minggu: Air Putih.

Note: 'Setiap hari zetsu makan pupuk.'

.

.

.

.

.

.

Semua sweatdrop pas ngeliat menu hari minggu, Tapi ada yang beda...KAKUZU! Sweatdrop karena uangnya takut dihabisin.

"Errr...Tobi?" Konan membuka suara.

"Hm?" Balas Tobi ceria.

"...Masa' Hari minggu cuma minum air putih?" Tanya konan.

"Aduuh Konan-senpai Air putih itu makanan!" Jawab tobi.

"Makanan? Makanan apaan?" Konan tambah heran.

"Makanan buatan Tobi." Balas Tobi. 'Semoga makanan ini Itachi tidak sadaar...' Batin tobi takut.

"Owwh." Konan ber'oh ria.

"Hn, Sepertinya aku kenal deh yang namanya makanan air putih." Itachi berbicara (yaiyalah masa kentut? #PLAK.). "Seperti nama masakan Onee-san." Lanjutnya.

"HAAAAH?! Itachi punya kakak? NAANDEEEE?! apa kata dunia?!" Teriakan heboh dari semua anggota minnus Tobi, Itachi menggelegar keseluruh jepang! (Maaf Author lagi lebay karena PR Menumpuk segunung).

"Hn." Jawab itachi Dingin,Sarkastik, Jelas, dan nggak padet.

'Gaaawaaat! Gimana niih...' Batin tobi miris. Sepertinya dewi fortuna masih berpihak padanya nie.

"Tapi kayaknya ga mungkin deh... Onee-chan kan lagi dikonoha jadi ga mungkin disini kan?" Tanya Itachi yang membuat semua mengangguk termasuk tobi yang dalem hati lagi lompat kegirangan.

"Memang siapa nama Nee-chan mu Itachi?" Tanya Kakuzu penasaran.

"Yukito Uchiha" Jawabnya sambil tersenyum tulus yang membuat konan memerah sedangkan pein yang ngeliat cemburu 100 turunan.

"..." Semua terlalu kaget(minnus Tobi) Apalagi zetsu yang sudah tau nama asli tobi.

"A...A...A..." Sedangkan Tobi daritadi mulutnya mangap-tutup-mangap-tutup, Begitu seterusnya. Oh iya sekalian semburat pink dipipinya karena malu namanya diumbar-umbar. 'Ukh gawat...duuh tadi gwe gwe mau ngomong apaan ya? Lupa...' Batin tobi.

"Hm? Ada apa Tobi?" Tanya itachi penasaran kepada kelakuan tobi yang sebenarnya adalah kakaknya sendiri itu. 'Aneh ada apa dengannya? Daritadi logatnya seperti kukenal.' batin itachi.

"Tidak ada..." Tobi menggeleng. 'Aku memang harus melakukannya!' Lanjutnya dalam hati. "YEEEE! TOBI ANAK BAAEEEK!" Tobi melakukan aktingnya berharap bisa dipercaya.

"Un! nape lu?" Tanya deidara penasaran dengan tingkah tobi.

"Hmm...Mungkin dia Autis?" Timpal konan ga punya hati walaupun sebenernya ga ada niat hancurin hati tobi.

"Senpai! Senpai! Main yuk!" Teriak tobi pecicilan walaupun dalem hati yang paling dalem nangis dan dia mendapat ide. ' AHA! gwe ada ide! gwe harus menjadi seorang anak AUTIS! Yeah!' Batin tobi sambil ngerock gaje.

SReeeeet...(Mau tau siapa? Ini adalah Bekicot lewat :v ).

"Oh iya tobi... Aku lupa, Ini jubahmu..." Ucap pein sambil memberikan jubah berawan merah tersebut yang adalah lambang dari akatsuki.

"Hm! ARIGATOU SENPAI!" Teriak tobi sambil meluk senpainya tersebut Tobi dalem hati daritadi mau muntah gara-gara rencana dia sendiri kek begini, Sedangkan Konan hanya menjerit frustasi (atau karena iri ya? #PLAK) Karena pacarnya dipeluk-pelukin sama 'ANAK BARU' yang sinting. Lalu, Pein mah diem aja sambil masang wajah datar yang dari tadi yuuki pengen ngejotos muka tersebut gara mukanya mirip papan buat beladiri yuuki.

"Hn... Eh ..Ngemeng-ngemeng saori saus tiram kemana?" Tanya Hidan.

"Masih tidur un!" balas deidara.

"Tobi...Bisa minta tolong bangunkan senpaimu tidak yang berambut merah." Pinta konan.

"Tentu! Tobi kan anak baek!" Teriak tobi girang.

.

.

.

.

.

Tobi membuka pintu kamar sasori daan VOILA! terlihat sasori dengan wajah innocent tidur dikasur meluk guling sambil ngiler ga karuan. Sedangkan, Tobi memandangnya dengan jijik seumur-umur dia gak pernah ngeliat otoutonya ngiler kek gini begitulah pikirnya.

"Senpai! Senpai! BANGUN! Ayo sarapan!" Ajakn Tobi sambil teriak dikuping kiri sang maniak berbie tersebut. Lalu, Reaksinya?

"Sana! Ganggu aja!" Ternyata eh, Ternyata...Sasori NGIGAU sodara-sodara!

'Ukh daritadi gwe masih sabar buat kagak shinra tensei nie anak!' Batin tobi masih sabar. "Senpai! Ayo bangun!" Ajak tobi masih sabar menghadapi cobaan dari Author (?).

'Arrrghh GA TAHAN GWEEE!' Teriak tobi dalam hati.

"SHINRA TENSEI!" Teriak tobi sambil menaruh telapak tangannya dipunggung sasori lalu setelah itu sasori mental keujung dunia! (?).

'Huuft akhirnya...' Tobi tak menyadari kebego'annya dan langsung keruang makan.

.

.

.

.

.

.

TBC :)

Bagaimanakah chapter ini? Jelekkah? Gajekah?Anehkah?Tulis saja di kolom review dibawah ini ^_^ , Chapter ini terpanjang! Butung usaha dan semangat buat ngerjainnya (Halah..Lebay lu!) Yuuki banyak PR menumpuk gara-gara sakit Tifus yang kambuh yuuki mesti ngerjain satu-satu ntu kerjaan ...

Sampai disini aja yaak Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabara'katuh :D