Hollaa~ Ini infonya Hiatus, ya? Gomen Gomen... Yuuki lagi mau aja nulis mumpung sempet muahahahahahah~! Oke Jawab review ya !
Jawaban review :
kepo : Huhuhuhuhuh... Gomennasai.. Tapi tenang ini masih cerita masa lalu tobi kok... Yang diceritain ke Itachi. Gomennasai... Dan Arigatou sudah review~
ZeaZea2605 : Hai juga Zea~ Terima kasih sudah review ya~ dan juga terima kasih sudah menyukai fanfict yuuki yang jebol ini Gomennasai.
Myori Coco : Yup! Hiatus tapi kali ini SPESIAL untuk kalian yang suka cerita yuuki. Terima kasih sudah membela yuuki #BungkukBungkuk. Iya Senpai! Yuuki akan belajar segiat-giatnya. Yuuki ndak tersinggung kok... Malahan makin semangat :D Arigatou sudah review !
Minna~ Disini mungkin ada unsur drama sedikit. Menurut yuuki sih dramatis tapi kalau readers mungkin udah "Hoek ! Hoek!" (Muntah maksudnya) Maaf ya ! Kalau jelek ! Karena fic ini dari dulu udah jelek. Yang kagak suka mending minggat ! Don't Like Don't Read. Happy Reading ^_^
Chapter Penjelasan/Chapter flashback
Chapter 4.
'GLuk... I-Ini Tobi?' Tanya zetsu dalam hati. 'B-Bukannya... dia wa-wanita? A-atau dia me-memakai he-henge?' Tanyanya lagi kali ini mirip seorang pelawak yang bernama 'Azis Gagap'
'Kyaaa! Dia tampaaan!' Teriak Konan dalam hati. 'Tapi kalau aku berpaling dari Pein mungkin dia akan marah... Bagaimana ya?' Tanyanya dalam hati. (Ai: Ternyata bener dugaan Kuju konan mau berpaling darimu pein... Ck..Ck..Ck... #Geleng-Geleng.
'Hn.' Itachi bergumam tidak jelas dalam hati. (Ai: Nih anak lama-lama gwe bejek-bejek luw!).
.
.
.
"Engghh..."Sebuah suara menghentikan perang batin yang nggak kunjung berhenti. "Lho? Aku dimana" Ternyata itu suara tobi.
"Hn. Kamarmu." Jawab Itachi.
'Gwe harus nanya nih! Awas aja ntu anak kagak ngejawab!' Batin Zetsu kesal. "Eh! Ini udah malam tau... Lu pada kagak tidur?"
"Tapi..." Potong konan masih mau ama tobi.
"Tidak ada tapi2an, Tobi harus istirahat full sampai waktunya menjalankan misi." Elak zetsu tegas. (Yuuki: Padahal elu mau nanyain pertanyaan kagak guna itu, kan?).
Akhirnya, semua pergi. Tapi sebelum pergi pein bilang.
"-Cepat sembuh dan jangan rebut Konan-chanku" Tegasnya dingin sambil melirik tajam kearah tobi yang ganti baju (INGET! PAKE HENGE!) akatsuki yang kotor.
"Ha-Hai Pein-senpai." Ujarnya sambil menggunakan topeng lolipop jeruknya.
.
.
'BLAM!' Suara pein menutup pintu dengan kencang (Baca: SANGAT KENCANG). Sedangkan, Tobi dan Zetsu hanya berkeringat dingin.
.
.
"Etto... Zetsu-senpai! Tobi mau istirahat dulu yah!" Teriak tobi mencerahkan suasana sambil melompat kearah tempat tidur, Tapi sebelum itu tangan zetsu sudah mengambil tangan tobi. (Yuuki: OH SO SWEEET~|Ai: NAJIS!)
"Hey Tobi, Jangan berakting. Kau hanya ingin mencegah Itachi ditemukan sasuke, bukan?" Tubuh tobi yang masih membelakangi zetsu diam membeku. Sebenarnya didalam topeng itu dia sudah menangis dalam diam. "Untuk mencegah mereka saling bertarung, kan?" Tambahnya.
"Ti-Tidak kok."Elak tobi dengan suara serak khas suara habis menangis.
'D-Dia... Menangis? Apa kata-kataku sungguh menyakitkan?' Batin Zetsu mengarahkan fic ini kepada genre drama."Cepat jawab yang jujur. Jangan berbohong. Kagak baik." Zetsu mengganti suaranya menjadi suara Kiai-Kiai yang lagi ngeden sambil nasehatin orang. (Yuuki: AH SOAK! Kesel gwe bacanya. Gunta-Ganti genre mulu.|Ai: Bukannya elu yang nulis?|Yuuki: BUKAN! Yang nulis yang ada dibelakang lu! *Nunjuk mikano*|Ai: Oh)
"A-Aku tidak bohong, k-kok." Jawabnya masih suara serak.
"Sungguh? Kalau begitu apa aku harus membawa sasuke kesini untuk membuktikannya?" Tanya zetsu sedikit kesal karena tobi masih berbohong.
"TIDAAAAAAAAAK!" Teriak tobi histeris dengan suara wanitanya. "JANGAN PANGGILKAN DIAAAA!"
"Sudah kubilang untuk jujur." Balas zetsu. "Satu lagi, Kalau kau mau aku bisa membantumu, Kebetulan aku mahir untuk memata-matai. Dan aku punya beberapa info tentang orochimaru." Lanjutnya sambil duduk dikasur (Mang ada ya? Ada-Adain lah.)
"Umm... Aku kurang yakin, Eheheheheh..." Ujar tobi sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. "Mungkin aku bisa yakin. Tapi mungkin juga tidak. Karena ini urusan pribadi." Lanjutnya serius.
"Tentu saja kau harus yakin! Mata-mata terbaik diseluruh dunia shinobi! Adalah aku! Kau bisa mengandalkanku." Ucap zetsu sambil membusungkan dadanya dan sedikit narsis, yak? Taneman aja bisa narsis. Masa elu kagak(?).
"Etto... Ini sudah malam... Sebaiknya kita membicarakannya nanti saja." Elak tobi karena sudah mengantuk sejak tadi.
"Hn."
.
.
[Paginya 04.30]
.
"Hoaaahm." Suara uapan lebar dari sosok topeng lolipop jeruk mandarin a.k.a. Tobi. "Enaknya masa apa ya?"
Tobi memasuki dapur akatsuki yang bobrok dari dulu itu. Lalu, mengambil spatula dan telur ayam lalu memecahkan telur itu di atas Frying pan (Yuuki: Emang udah ada ya?). Setelah itu, Bersenandung ria.
"Hmmm... Apalagi ya? Hari ini jadwal makan sushi. Ah iya! Rumput lautnya ketinggalan!" Teriaknya mencari rumput laut diLemari batu (Gara2 Kakuzu pelit) tempat penyimpanan bahan masakan 1/4nya udah Kadaluwarsa. "Ini dia." Ucapnya senang lalu melihat tanggal kadaluwarsanya mukanya langsung berubah menjadi masam. "Ini kan... Rumput laut 2 tahun yang lalu..." Gumamnya lalu pergi keluar. Sebelum keluar ia sempat menulis surat.
"Hoaaaahm~ Un? Ini kertas siapa? Konan kali Un. Tapi ini ada tulisannya un." Gumam deidara sambil mengambil kertas yang ditinggalkan tobi sebelum kepasar.
Aku pergi kepasar. Maaf aku belum menyiapkan Sushinya. Gomenne... Dikulkas ada es krim yang kubeli untuk kalian semua masing-masing satu. Gomen ya.
-Tobi-
"UOOOOH! Ada Es krim!" Teriaknya (Untung kagak kenceng-kenceng) sambil membuka kulkas dengan kasar. "Yaaah... ada sembilan. Aku, Danna,Kakuzu,Hidan,Pein,Konan,Itachi,Kisame,Zetsu. Hmmm... Ah! Ini kesukaanku!" Teriaknya kesetanan sambil memegang bungkus es berwarna pink bergambar Barbie.
"Berisik ada apa sih pagi-pagi." Gerutu Semua anggota akatsuki (-Deidara dan Tobi). "UAAAH! DEIDARA ! APA ITU YANG ADA DITANGANMUUU!"
"Etto... Ini hadiah dari Tobi untuk kita." Jelas deidara senang. Akhirnya semuanya mengambil alih es krim masih masih lalu berpose seperti P*wer Rang*r menyatukan Hpnya bedanya ini pakai Es krim.
"Bersatuuu! AKATSUKI!" Teriak pemimpin mereka Pein.
"HIYAAAAAAT!" Teriak mereka berpose ala masing-masing sembari membuka plastik es krimnya.
.
.
[Tobi]
.
Sekarang tobi sedang berjalan-jalan kepasar konoha setelah membuka hengenya. Ditengah jalan dia bertemu megumi dan Hana yang baru pulang dari kantor hokage.
"Oey! Yukito!" Sapa mereka berdua memancing perhatian para pembeli.
'Ga-Gawat! Padahal aku sudah pakai jubah ini.' Batin yukito kesal menatap jubah berwarna merah yang melekat ditubuhnya. Akhirnya dia berlari keluar konoha dengan megumi dan hana yang masih mengejarnya.
"Yukito!" Teriak megumi menarik jubah tobi. Beruntung ia masih tertutupi dari atas hingga bawah.
"Maaf anda salah orang. Saya tak mengenal yukito." Ucap tobi melangkah menjauhi mereka.
"Yukitoooo! JANGAN TINGGALKAN KAMII! SUDAH CUKUP KAU PERGI DARI KONOHAA! AYO KITA KEMBALI DI TIM 7 !" Teriak Hana OOC. Sedangkan, yang dipanggil hanya berjalan terus meninggalkan mereka berdua.
'Gomen... Gomen... Gomen... Gomen... Gomen... Gomen... Aku tak bisa pulang sekarang." Batin tobi menangis terisak-isak. "Gomenne... Aku tak bisa pulang sekarang... Aku harus mencegah sasuke melawan itachi... Hiks! Hiks!" Gumamnya.
"Yukito..."Gumam Megumi lemas dan berhenti mengejar yukito. Selama ini ia telah menganggap yukito kakaknya. Setelah ia ditelantarkan karena tidak memiliki chakra. Akan tetapi, saat lahir chakranya menyentuh chakra kyuubi alhasil kyubi sekarang ada didalam tubuhnya. Dan sebenarnya chakranya bukannya tidak ada. Tetapi, Disegel oleh kakek rikudou. (Males jelasinnya. Tapi terpaksa deh)
"Megumi... Itu yukito,kan? Megumi... MEGUMI! JAWAB AKU! ITU YUKITO KAN?!" Teriak Hana histeris melihat tobi yang sudah sangat jauh.
"..." Megumi diam lalu berdiri meninggalkan hana. Ia masih murung, melihat kakaknya pergi lagi.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
.
Holaaa! Balik lagi setelah sekian lama mager (males gerak) ! Bagaimana Chapter ini? udah baikan atau masih ancur kayak dulu? Tentang megumi, Nanti akan yuuki buat ficnya. Slooww~ Sebenernya yuuki mau langsung updete semua FF mengingat PC yuuki akan di service. Takutnya nanti malah kena Internet sehat.
Ai: Dasar Plin-Plan.
Mikano: Hn. Tuh anak katanya mau updete tapi kagak jadi mulu dari sebulan yang lalu.
Ai: Betul itu.
Yuuki: Ehh! BAKA ! Gwe bukannya gak mau updete tapi KI! (Kehabisan ide maksudnya Bukan Killing Intens).
Ai: Alah Bohong!
Mikano: Udahlah! POKOKNYA FIC INI TE BE CE !
.
.
.
Salam perdamaian.
-Yuuki, Ai, Mikano-
.
.
.::Yuuki Hiroshi OUT!::.
