Minna-san! Siapa yang nunggu fic ini kembali ke alur/Timeline yang sesungguhnya? Ayoooo... Ngakuuu... Oke! Fic Flashback tentang YukiMeguHana telah selesei! Kenapa yuuki nggak tulis tentang keluarga Uchiha?
Karena itu menurut yuuki NGEBOSENIN! Karena pastinya dijawab dengan dua kata Legend dari klan uchiha. Dan juga yuuki akan serius untuk melanjutkan fic yang sangat amburadul ini. Jadi, Mohon bantuannya...
Ne... Yuuki minta saran... Sebaiknya nanti yuuki buat fic PDS 5 Atau nggak ? biar nanti yuuki langsung nulis. Biar nggak nunggu lama gitu.
Yuuki balas reviewnya singkat aja ya? Dan juga trima kasih atas saran dan dukungan para Readers atas respons yang diberikan kalian sangat baik. Yaaah... Sangat berterima kasih ! *Bungkuk Bungkuk*
Sepertinya aku terasa familiar pas bagian chakra kyuubi tersegel. Itu memang cuplikan By Past ya, Yuuki? Bisa dibilang iya dan bisa dibilang nggak. #PLAK! *Dasar labil* Tapi memang itu bukan cuplikan kok. Itu hanya untuk penerangan tentang megumi. ada di fic yuuki yang judulnya "By Past". Masih Chappie 1 sih :v
Kapan lanjut? Ini kenapa ada bunga-bunga cinta bermekaran dimana-mana? Yaap! Yuuki dan Nii-san sengaja kok buat kayak begitu, Soal bunga-bunga cinta bermekaran itu atas saran salah satu readers yang bilang "Masa Zetsu Itachi yang udah tau kalau tobi perempuan harus OverProtektif sih sama si tobi?" Yup! Karena itu Nii-san yang terinpirasi dan langsung mengutarakannya. Tapi, karena yuuki nggak bisa bikin kayak begitu jadinya, yuuki serahkan kepada Nii-san. Berhubung ini akun milik nii-san.
Terima kasih yang sudah mau menunggu yuuki balik kedunia FFn Lagi. Sekali lagi terima kasih! *Bungkuk-Bungkuk* Mohon maaf jika Chapter ini tidak memuaskan nafsu para readers sekalian. Maaf jika ada Typo(s) ... Happy Reading! Don't Like Don't Read.
.
Tobi itu Perempuan By Zyuki and Yuuki hiroshi
.
.
Rated: T+ (Karena nanti ada Romancenya :v)
Genre: Humor,Friendship, Romance, Hurt/Comfourt.
Disclaimer: Om kishi khisi :v ,penpiknya punya yuuki.
Warning: Typo,OOC,OC(nanti),tidak sesuai EYD,Don't Like Don't Read!
Summary: Gak tau :v...(Yuuki ga pande).
.
.
"-Begitulah ceritanya. Otouto..." Jelas Tobi panjang lebar tidak menyadari bahwa sekarang sudah tepat tengah malam.
Itachi menundukan kepalanya atas cerita Nee-sannya tentang kehidupannya setelah ia membantai keluarga serta klannya dan juga meninggalkan konoha. Ia benar-benar bersalah atas semua yang terjadi. Semua misinya hancur, Tapi ia masih memiliki kesempatan. Jika sasuke berhasil membunuhnya. Tapi, Nee-sannya itu akan mengurung diri dikamar jika mengetahui dirinya mati. Ia sangat bingung.
POKE!
Yukito menyentil dahi adiknya itu seperti yang adiknya lakukan kepada sasuke. Ia tersenyum sangat tulus dan manis. Seakan tau penderitaan adiknya, Ia langsung memeluknya. menenangkannya supaya tidak terlalu memikirkan tentang misinya.
"Tenanglah, Otouto... Aku tidak akan membiarkan itu terjadi... Aku juga tau penderitaanmu..." Seakan tau pikiran itachi ia kembali memeluk itachi dengan sangat erat seperti ia tidak akan bertemu dengan adiknya dalam waktu lama. "Maaf ya... Aku selalu menyusahkan mu, Otouto."
Itachi menggeleng pelan, Membalas pelukan kakaknya. "Seharusnya aku yang minta maaf... Karenaku... Malah Nee-chan yang menampung penderitaan sebanyak itu... Apalagi sasuke yang masih sangat polos 'seperti kertas polos yang jika terkena percikan api langsung terbakar' itu."
Yukito melepas pelukan mereka. Lalu mengusap rambut adiknya yang terlihat mengantuk. "Sudah sana tidur Otouto!" Setelah itu, Yukito mendorong itachi ke kamarnya untuk istirahat. "Jangan lupa matikan lilinnya supaya tidurmu nyenyak, Oke?" Tanya Yukito mengangkat jempolnya serta mengedipkan sebelah matanya yang tidak tertutup oleh poninya yang panjang. Itachi menjawabnya dengan anggukan kepala dengan tersenyum lalu, melangkahkan kakinya kearah kamar.
.
.
.
.
.
[Esoknya]
.
'CIP! CIP! CIP!' Suara burung yang berkicau di waktu fajar. Menunggu sang matahari yang masih malu menunjukan sinarnya yang menghangatkan. Dipagi hari yang cerah didepan sebuah gua terlihat seorang pemuda dengan topeng oranye spiral dengan lobang kecil di mata kanannya sedang merentangkan tangannya keatas.
"Hoaaaaahm... Aku masih mengantuuuuuk~~~~" Gumam pemuda itu dengan suara sedikit cempreng. "Oh iya! Aku lupa ! Si yuuki kan belum pulang dari semalam! Kemana ya?" Tanyanya monoton. "Sebaiknya aku membangunkan itac-"
"Mencariku, Tobi?" Tanya seorang pemuda berambut hitam sepunggung yang dikuncir setengah-setengah. Dengan tanda lahir seperti keriput diantara hidungnya. Pemuda yang dipanggil tobi hanya cemberut walaupun tidak terlihat tapi ia tau kalau Tobi sedang cemberut. "Iya. Iyaa... Nee-san..."
"AYO BANTU AKU MEMASAAAAAK, ITACHIIII~!" Ujar Tobi menerjang pemuda berkeriput :v yang bernama itachi lalu, menyeretnya kearah dapur markas. Itachi yang diseret-seret hanya pasrah kepada author. Karena hanya author yang menentukan nasibnya...
.
.
Tobi Itu Perempuan?
.
.
[Di dapur]
.
"Oey itachi! Bantu aku merebus daging salmonnyaa!" Seru sang tobi kepada pemuda keriput disampingnya.
"Ha'i... Tunggu..." Balas pemuda disampingnya lalu beralih profesi yang tadinya memotong sayuran sekarang malah mengaduk-aduk daging salmon yang ada di dalam panci rebusan. Tobi hanya mendengus.
"Sebagai laki-laki kau harus bisa memasak sepertiku, BAKA! Masa' Laki-laki tidak bsa memasak sih?! Dimana semangatmu yang selalu memintaku mengajarkanmu memasak?! Ayooo! Semangaaaat~!" Seru si pahlawan bertopeng. Itachi hanya mengangguk pasrah atas kelakuan 'Nee-chan'nya yang selalu mengingat masalalu tentang dirinya masih di akademi... Sungguh malang...
.
[FlashBack]
.
Remaja wanita bersurai raven sedang menunggu di depan pagar akademi. Menunggu seseorang. Sampai, Terdengar suara bel. Pertanda calon-calon Shinobi akan segera pulang.
"ONEEE-CHAAAAN!" Teriak seorang bocah berambut raven lurus sepunggung yang diikat. (Bener gak?) Sementara yang dipanggil hanya menolehkan kepalanya ke asal suara.
"Yo Otouto... Kau sukses membuatku menunda misiku..." Ujar remaja wanita tadi dengan suara datar, khas uchiha. Sedangkan, sang adik hanya cemberut mendengar kakaknya seperti itu. "Ayo pulang... Kaa-san sudah menunggu..."
"YEEEEAH!" Teriak Itachi gaje. (Zyuki: EKhem... Kalau mau jujur... Ini anak udah kelewat OOC deh...|Yuuki: Woey ! Onii-chan! Pergi sono! Motong cerita aja! kan jadinya kepotong(?)|Zyuki: Lhaaa? Elu ngapain ikut nimbrung? #Ngacir.)
Mereka berdua pulang di selingi canda dan tawa (Coret untuk yukito). Kakaknya juga terkadang terkikik geli mendengar ocehan itachi yang nyeleneh.
"Ne, Onee-chan..." Gumam itachi memanggil kakaknya. Kakaknya menoleh seakan bertanya 'Apa?' Tentu itachi menjawab. "Ajari aku memasak!"
Kakaknya berusaha menahan tawanya. Walaupun ujung-ujungnya keluar juga.
.
POKE!
.
Kakaknya menyentil dahinya. Membuat itachi cemberut."Hahahahahahhah... Baka! Lebih baik kau urusi saja dulu kerjaanmu di akademi! Setelah kau menjadi gennin aku akan mengajarimu kok!" Ucapan itu membuat Itachi sedikit senang.
"Baiklah! Aku akan berusahaaa!"
.
[Flashback Off] (Sedikit nggak nyambung -_- Semoga minna-tachi tidak gagal paham)
.
Itachi tertawa hambar... 'Giliran kecil aku dilarang memasak... Sekarang? Malah dipaksa memasak. Mungkin ini hukuman dari kami-sama untukku karena menjalankan misi yang waktu 'itu'' Pikirnya masih tertawa hambar.
"Hey..." Yukito melambaikan tangannya didepan wajah itachi. "Heellooow~ Ada orang?" Itachi tersadar dari dunia fantasynya. Itachi menghela nafas panjang. Lalu menjawab dengan 'Hn'nya.
"ARGHHH KAU ITUUUU!" Teriak Yukito Frustasi.
.
.
.
Tiba-tiba ada suara pintu diketuk. Itu pintu depan setelah diketuk, Terdengar suara 'Tadaima' Itachi dan yukito berpikir kalau itu setan. Ternyata itu adalah...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Siapakah yang mengetuk pintu? Apakah itu Mpok Nori? Atau Afgan yang numpang lewat? Saksikan kelanjutan kisah mereka di fic ini! ^_^
.
.
.
.
.
.
.
TBC
.
.
.
.
.
Huffft... Minna-tachi pasti akan kecewa padaku... Kalian mungkin bertanya tanya kenapa aku tidak serius dari dulu... Karena aku hanya ingin reaksi para readers terhadap seorang pemula sepertiku. Walaupun ini Fic abal-abal dan gaje ataupun jelek. Kalian boleh menilai seperti apa fic ini. Karena ini sesungguhnya bukan fic buatanku. Melainkan fic kami berdua (Nii-san dan aku).
Tolong jangan salahkan aku. Aku hanyalah seorang author pemula yang tidak tau dunia itu seperti apa. Aku menuliskan hal ini mungkin karena aku merasa kita tidak akan bertemu lagi dalam waktu yang lama.
Jadi, Tolong maafkan kesalahanku ini... Aku bukannya menjelekkan kalian. Hanya ingin tau reaksi kalian. Yaah... Akhir kata...
.
.
.
.
.
Terima kasih dan sampai jumpa. Aku juga tidak tau kita akan bertemu lagi kapan. Aku juga berharap ada readers yang menunggu kelanjutan fic ini kapanpun dan dimanapun. Walupun hanya seorang saja dan ini hanya harapan. Harapan tidak akan tercapai sebelum orang itu berusaha didalan dunia ilusi ini
.
.
Sekian dan sampai jumpa lagi :D
.
.
.
.
.::Yuuki Hiroshi OUT!::.
