Cast : Cho kyuhyun as kim kyuhyun (17 yo)

Choi siwon (34 yo)

Kim kibum (18 yo)

Kwon yuri (29 yo)

Kim young woon/kangin as kyuhyun appa (36 yo)

Park (kim) jung soo/ leeteuk as kyuhyun umma (37 yo)

Cast lain muncul seiring berjalannya waktu :)

Warning : BL, Typo(s), aneh dll

Chapter 7

Pagi yang sangat indah untuk seorang choi siwon, bagaimana tidak kalau saat ini seorang namja manis yang sangat dicintainya sedang meringkuk dengan manjanya dalam pelukannya. Namja manis itu, cho kyuhyun, masih memejamkan matanya, tidur dengan sangat pulas, enggan melepaskan pelukan hangat siwon.

Siwon masih memandangi wajah polos malaikatnya itu, ahh dia tidak akan pernah merasa bosan padahal sudah lebih dari satu jam sejak dia bangun yang dilakukannya hanya memandangi kyuhyun, sekali lagi siwon merasa menjadi namja yang sangat beruntung karena bisa memiliki kyuhyun-nya.

Diusapnya sayang rambut kyuhyun yang lembut, merasakan tekstur lembut itu ditelapak tangannya, "baby" panggilnya selembut mungkin, sebenarnya dia enggan membangunkan kyuhyun namun dia sudah berjanji pada umma dari namja manis yang dicintainya ini bahwa dia akan mengantar putra kesayangan leeteuk ini pagi – pagi, yahh walaupun tidak bisa dibilang pagi juga karena matahari sudah bersinar cukup terang, salahkan siwon yang masih ingin menikmati waktunya bersama kyuhyun, beruntung ini hari minggu sehingga sekolah kyuhyun libur.

"baby heyy bangun sayang" panggil siwon lagi masih sambil mengusap rambut kyuhyun

"engghhh.." lenguh kyuhyun, sepertinya namja manis ini mulai merasa terganggu, perlahan kyuhyun mulai membuka matanya, walaupun dengan sangat sulit, sesekali namja manis itu kembali memejamkan matanya karena masih merasa mengantuk. "ahjussi" panggilnya, kyuhyun cukup kaget melihat siwon didepannya dengan jarak yang emmm sangat dekat, ditambah dia berada di tempat yang asing, namun tiba – tiba pipi kyuhyun memerah saat mengingat kejadian semalam saat dia resmi menjadi kekasih siwon, dan kamar yang ditempatinya saat ini merupakan kamar namja tampan itu. Tanpa sadar kyuhyun menyembunyikan wajahnya di dada siwon karena malu.

Siwon terkekeh pelan melihat tingkah kyuhyun, ahhh menggemaskan dia selalu dibuat jatuh cinta lagi dan lagi pada namja manis ini. "baby angkat wajahmu, ahjussi mau melihat wajah manismu" goda siwon, dihadiahi pukulan pelan dari kyuhyun didadanya.

Siwon mengusap punggung kyuhyun yang terlapisi kaos putih miliknya yang dipakai namja manis itu, "baby, ahjussi juga masih ingin memelukmu, tapi ummamu yang posesif itu akan memarahi ahjussi kalau ahjussi menahan anak manisnya lebih lama lagi" ucap siwon di dekat telinga kyuhyun. "sekarang cepatlah mandi, ahjussi akan menyiapkan sarapan" ucap siwon lagi lalu memberikan kecupan sayang di kepala kyuhyun, setelah itu mulai beranjak meninggalkan kyuhyun untuk membuat sarapan.

Setelah memastikan siwon tidak ada lagi dikamarnya kyuhyun merubah posisinya menjadi telentang, ditepuknya kedua pipi chubbynya yang masih memerah, "aigoooo! Umma kyunnie malu" pekiknya sambil memeluk bantal yang baru saja dipakai siwon, ckk tidakkah dia seperti gadis remaja yang sedang kasmaran?

.

.

Siwon dan kyuhyun jalan bergandengan sambil memasuki kediaman kim, siwon terus menggenggam tangan kyuhyun sejak mereka keluar dari apartemennya tadi, tangan kyuhyun yang lebih kecil dari tangannya sangat pas dan nyaman untuk digenggam, dan kyuhyun pun tidak keberatan sama sekali, karena tangan siwon terasa sangat hangat, dan kehangatan itu menjalar sampai ke hati kyuhyun, membuat senyum manis tidak pernah hilang dari wajahnya.

"baby kau sudah pulang" sapa leeteuk begitu melihat wonkyu memasuki rumah, yang membuat tautan tangan keduanya otomatis terlepas.

Melihat sang umma yang sudah ada di dipannya tiba – tiba saja membuat kyuhyun menjadi sangat gugup. Saat perjalanan menuju ke rumahnya tadi dia dan siwon membicarakan tentang hubungan mereka, dan pasangan baru ini sepakat untuk menyembunyikan hubungan mereka terlebih dahulu, baik dari leeteuk dan kangin maupun dari publik, bagaimanapun siwon adalah aktor terkenal pasti akan terjadi kehebohan kalau publik sampai tau, walaupun sebenarnya siwon tidak perduli kalau karirnya akan merosot karena sudah memiliki kekasih, namun dia hanya menghawatirkan kyuhyun, terkadang fansnya bisa menjadi sangat menyeramkan dan sangat liar, dia tidak mau terjadi sesuatu hal yang buruk pada kyuhyun, tidak akan pernah.

"baby kenapa melamun?" tanya leeteuk heran, apalagi melihat ekspresi kyuhyun yang seperti menyimpan sesuatu.

"emm anni umma, kyu hanya kangen umma" jawab kyuhyun, namja manis itu berusaha menenangkan debar jantungnya, ini pertama kalinya dia menyembunyikan sesuatu dari sang umma, biasanya dia akan bercerita apapun pada leeteuk, kyuhyun tidak menyangka ternyata backstreet itu mnyulitkan.

"ahh, my baby, umma juga merindukanmu" leeteuk langsung memeluk putra kesayangannya erat, lalu beralih pada siwon, "hyung juga merindukanmu siwonnie, kau sibuk sekali akhir- akhir ini"

"mian hyung" sesal siwon

"hmm gwenchana, kalian sudah sarapan?" tanya leeteuk

"sudah umma, ahjussi membuatkan kyu sandwich tanpa sayur, enak sekali" kyuhyun menepuk – nepuk perutnya yang agak membuncit karena kekenyangan.

"wahh, terima kasih siwonnie sudah menjaga kyu, bocah ini pasti merepotkan" ucap leeteuk yang langsung mendatangkan protesan kyuhyun karena di sebut bocah dan merepotkan apalagi didepan siwon ahjussinya, dia kan jadi merasa malu.

"anni hyung, itu sudah kewajibanku, dan aku tidak keberatan sama sekali, justru aku sangat senang" ucap siwon sambil memandang mata kyuhyun penuh cinta, membuat pipi kyuhyun memerah, hahh kalau saja leeteuk tidak ada disini siwon pasti sudah menarik kyuhyun dan memeluknya erat.

"kalau begitu kalian masuklah dulu, appa sudah menunggumu kyu, hahhh sejak malam dia terus saja menanyakan tentangmu, membuat umma pusing" keluh leeteuk

"benarkah umma?" tanya kyuhyun

"tentu saja, kau taukan appamu itu sangat posesif"

"ehmmm sepertinya ada yang membicarakanku, ahh siwon-ah kau juga disini, bagaimana kabarmu?" tiba – tiba saja kangin muncul dan langsung menghampiri istri, putranya dan siwon.

"sangat baik hyung" jawab siwon

"baguslah" kangin menepuk punggung siwon sebentar lalu pandangannya beralih kepada leeteuk dan kyuhyun, "jadi, siapa tadi yang membicarakan appa hmm?" tanya kangin

"tidak ada, appa terlalu pede" jawab kyuhyun dengan senyum polosnya

"aishhh anak nakal, appa merindukanmu" kangin memeluk kyuhyun

"nado appa" jawab kyuhyun sambil membalas pelukan kangin.

"sudah – sudah kalian ini seperti tidak bertemu bertahun – tahun saja" ucap leeteuk yang hanya dihadiahi cengiran dari ayah dan anak itu, sedangkan siwon hanya tersenyum lembut melihat kebahagian dan keharmonisan kim family ini.

"kajja masuk" ajak leeteuk lagi

"emmmm maaf hyung aku tidak bisa, aku harus segera ke lokasi syuting" ucap siwon dengan ekspresi menyesal, sungguh dia tidak ingin pergi, dialihkan pandangannya pada kyuhyun, hatinya sakit melihat raut kecewa di wajah manis kekasihnya itu.

"haruskah? Bukankah ini hari libur siwonnie?" tanya leeteuk

"mian hyung"

"yasudah tidak papa, ingat jangan terlalu menforsir tenagamu siwonnie" nasihat leeteuk

"ne, gomawo hyung"

"baby ahjussi pergi dulu ne" pamit siwon setelah leeteuk dan kangin meninggalkan mereka.

Kyuhyun hanya diam, dia tidak rela, hatinya sangat resah, bukan hanya karena dia masih merindukan ahjussinya tapi dia juga khawatir, bukankah kalau siwon pergi syuting dia akan bertemu dengan ahjumma menyebalkan-nenek-sihir yang merupakan lawan main ahjussinya itu. Mengingingat hal itu membuat kyuhyun benar – benar kesal.

"baby" panggil siwon lagi

"hmmmm" jawab kyuhyun

""heyy sayang jangan marah, ahjussi janji akan cepat menyelesaikan syuting dan mengajakmu jalan – jalan nanti" janji siwon

"baiklah, tapi ahjussi harus berjanji satu hal" ucap kyuhyun

"apa itu?" tanya siwon penasaran

Kyuhyun mengisyaratkan siwon untuk mendekat, begitu siwon mendekat kyuhyun sedikit berjinjit untuk menggapai siwon yang memang lebih tinggi darinya, namja manis itu mendekatkan bibirnya ke telinga siwon lalu mebisikkan sesuatu, begitu selesai tanpa mengucapkan sepatah katapun kyuhyun langsung berlari meninggalkan siwon dengan pipi yang agak merona karena malu.

Setelah kyuhyun pergi siwon masih terdiam di tempatnya, dengan senyuman yang semakin lama semakin berkembang, hatinya menghangat mengingat bisikan kyuhyun barusan.

'ahjussi jangan dekat – dekat dengan ahjumma menyebalkan, saranghae ahjussi dan cepat kembali'

Hahhh ingin rasanya siwon berteriak, mengatakan pada seluruh dunia betapa dia sangat mencintai namja bernama cho kyuhyun.

.

.

"yak! Choi siwon apa kepalamu baru saja terbentur? Hantikanlah senyuman modohmu itu" komantar donghae sambil memandangi siwon yang sejak tadi senyum – senyum sendiri.

"kau mengganggu kesenanganku saja hyung, aku sedang sangat bahagia" balas siwon masih dengan senyumnya.

"tapi tidak dengan selalu tersenyum seperti itu, aku sampai ragu apa kau masih waras"

"aishh hyung jadi kau fikir aku gila?"

"bisa saja kan, kemarin kuluhat kau seperti orang yang depresi dan sekarang kau seperti orang yang baru saja mendapatkan lotre"

"hahh ini bahkan lebih membahagiakan dari pada mendapatkan sebuah lotre, aku bahkan tidak tau bagaiamana cara mengungkapkannya"

"yaaaaa terserah kau saja lah, yang penting sekarang segera selesaikan syutingmu"

"tentu saja, aku juga ingin cepat selesai" siwon memeriksa penampilannya di cermin sampai ... "OMO! ANDWAE!" pekiknya yang langsung membuat donghae melompat dari tempat duduknya kerena kaget, beruntung di ruangan ini hanya ada mereka berdua.

"wae? Ya ada apa siwon?" tanya donghae

"aishhh, Andwae ini tidak boleh terjadi" siwon masih meracau di depan cermin, membuat donghae kesal karena namja tampan itu tidak manjawab pertanyaannya.

"choi siwon, jawab aku!, ada apa?!" tanya donghae lagi sambil berjalan menghampiri siwom, "apa tumbuh jerawat di wajahmu?" tebak donghae asal

"bahkan ini lebih parah hyung" jawab siwon

"lalu apa?!" ucap donghae kesal, hahh ingin sekali dia memukul kepala siwon

"kau lihat ini hyung" siwon berbalik menghadap donghae, tangannya menunjuk bawah hidung dan bagian dagunya yang di tumbuhi rambut – rambut tipis (kumis dan jenggot).

"ha?!" donghae melongo, demi semua koleksi boneka ikannya yang berjumlah ratusan, sekarang donghae benar – benar ingin memukul siwon sampai pingsan, dia histeris hanya karena kumis dan jenggot.

"hyung bagaimana ini?" tanya siwon melihat donghae masih bengong

"apanya yang bagaimana?, bukankah kau memang sudah biasa memiliki kumis dan jenggot tipis, lagipula fansmu juga menyukainya" jawab donghae

"aishhh ini berbeda hyung, aku jadi terlihat lebih tua" keluh siwon, dia tidak ingin terlihat tua, siwon bahkan baru menyadari gaya rambutnya sangat kuno dan klimis, ya walaupun dia tetap tampan, tapi dia ingin mengimbangi kyuhyunnya, dia ingin menjadi yang terbaik untuk kyuhyun, dan dia ingin menjadi pantas untuk kyuhyun.

"lalu apa masalahnya, biasanya kau juga tidak mengeluh, dan membiarkan kumismu tumbuh"

"ahh kau tidak akan mengerti hyung, aku tidak mau tau setelah ini kau harus menemaniku ke salon, aku ingin bercukur dan mengganti gaya rambut" putus siwon final, lalu meninggalkan donghae untuk kembali melanjutkan syuting.

"aku bisa gila kalau begini" keluh donghae, lalu mengikuti langkah siwon.

.

.

"cepat hyung" ucap siwon sambil berjalan menuju mobilnya yang terparkir di basement

"ck kalau kau ingin cepat bantu aku bawa pakaian ini" omel donghae dengan susah payah membawa pakaian siwon.

"mian hyung, sini kubantu" ucap siwon hendak memngambil beberapa potong pakaian dari tangan donghae sebelum sebuah suara seseorang yang sangat tidak ingin dia temui memanggil namanya.

"siwon – ssi, bisa kita bicara sebentar" ucap yuri, Yeoja yang sekarang terlihat sangat cantik dengan dress hitam pendeknya itu menghampiri siwon.

"ada apa yuri-ssi?" ucap siwon dingin, dia sangat malas meladeni yeoja di depannya ini

"bisakah kita bicara sebentar?, emmm berdua saja" yuri melirik kerah donghae, donghae yang mengerti arti tatapan yuri langsung berpamitan untuk masuk ke mobil terlebih dahulu.

"ada apa? Aku tidak punya banyak waktu" ucap siwon enggan, sejujurnya dia masih kesal dengan perbuatan yuri di kona beans waktu itu.

"masalah yang waktu itu, di kona beans, aku benar –benar menyesal, maaf karena membuatmu merasa tidak nyaman, aku sedang ada masalah saat itu"ucap yuri dengan wajah menyesal bahkan matanya sampai berkaca - kaca.

Siwon yang pada dasarnya memang namja yang sangat baik hati dan tidak tega apalagi terhadap wanita, ibunya selalu mengajarinya untu menghormati wanita, tentu saja dia tidak ingin memperpanjang masalahnya, mengingat mereka juga masih harus menjalani proses syuting bersama, lagipula yuri juga sudah menyesal. "baiklah, aku memaafkanmu yuri –ssi" jawab siwon yang membuat yuri tersenyum senang.

"kalau tidak ada lagi yang ingin dibicarakan aku pergi" pamit siwon

"tunggu" yuri menahan tangan siwon, "ahh maaf" yuri langsung melepaskan tangannya saat melihat tatapan siwon, "emm bisakah kita menjadi teman setelah ini siwon-sii?" tanya yuri

"aku tidak pernah merasa kau adalah musuhku yuri-ssi, aku juga tidak pernah pilih – pilih dalam berteman, asalkan kau menjaga sikapmu kurasa tidak masalah" ucap siwon lalu meninggalkan yuri

"sekali lagi terima kasih siwon –ssi" ucap yuri agak keras agar siwon dapat mendengarnya, begitu siwon sudah tidak terlihat lagi senyum manis itu digantikan dengan sebuah senyum angkuh, "hahh aku memang aktris yang sangat baik" gumamnya sambil mengibaskan rambut panjangnya kebelakang, jika kalian bertanya apakah yuri benar – benar menyesal jawabannya adalah TIDAK, dia tidak pernah menyesal telah mencium siwon, tapi kalau dengan merendahkan dirinya, perpura – pura menyesal dia bisa dekat dengan siwon, menjadi temannya, dan pada akhirnya akan membuat namja tampan itu bertekuk lutut padanya, dia rela, karena yuri selau mendapatkan segala yang dia inginkan, dan dia akan mewujudkan hal itu bagaimanapun caranya.

.

.

Kyuhyun berguling – guling di atas ranjang queen sizenya, bibir namja manis itu mengerucut imut karena bosan, sejak tadi dia menunggu telpon atau sms dari siwon, namun tidak ada satupun telpon dan sms yang masuk ke smartphonenya, padahal ini sudah cukup sore.

"uhhh bosan" keluhnya sambil mendudukkan tubuhnya di ranjang, diambilnya boneka 'won'yang tergeletak di sampingnya.

"wonnie, kyu bosan, ahjussi lama sekali" curhatnya

"apa yang sedang ahjussi lakukan disana? Apa ahjumma genit-menyebalkan-nenek-sihir itu dekat – dekat ahjussi ya?" tanyanya pada boneka beruang itu, yang tentu saja tidak mendapat jawaban.

"heyy wonnie ayo jawab" kyuhyun menekan tangan boneka beruang itu membuat boneka won itu mengeluarkan suaranya, lebih tepatnya suara siwon yang tertanam disana.

'saranghae babykyunnie'

Mendengar suara yang sangat kyuhyun rindukan itu membuat kedua pipi bulatnya langsung memerah, "nado saranghae ahjussi" balasnya sambil memeluk Won erat, kekesalannya langsung hilang bahkan hanya karena mendengar suara siwon.

Dddttt dddrrrtttt getaran dari smartphonenya mengalihkan perhatian kyuhyun, diambilnya smarthpone putih yang tergeletak di meja itu, dilihatnya sebuah pesan masuk dari siwon.

'baby, maafkan ahjussi baru bisa menghubungimu, ahjussi sedang menuju ke rumahmu, bersiap – siaplah kita akan kencan'

Saranghae baby :)

Membeca pesan dari siwon langsung membuat kyuhyun melompat dari kasurnya, dengan tergesa – gesa kyuhyun membuka lebar lamari pakaiannya, "aduhhh kyu harus pakai apa?" gumamnya sambil mengobrak – abrik(?) isi lemari yang penuh dengan pakaiannya itu, dia harus memakai pakaian terbaik di kencan pertamanya.

Diambilnya beberapa pakaian lalu mencocokkannya dengan tubuhnya di depan cermin, beberapa kali kyuhyun menggeleng, merasa pakaian itu kurang cocok untuknya, dengan asal dilemparnya pakaian yang tak terpakai itu di kasur, menimbulkan gunungan pakaian yang cukup tinggi diranjangnya.

Sampai akhirnya pilihan kyuhyun terjatuh pada kaus panjang berwarna abu – abu gelap dan jins berwarna putih, sudah tidak ada banyak waktu untuk memilih pakaian, sebentar lagi siwon pasti akan sampai, dan benar saja beberapa saat kemudian suara leeteuk terdengar dari luar kamarnya kalau siwon sudah menunggunya di depan.

Begitu kyuhyun keluar kamar leeteuk sudah menunggunya, ibu satu anak cukup takjub melihat putranya yang sangat manis, "aigo, anak umma manis sekali, memang kalian mau kemana sih?" tanyanya

"hanya jalan – jalan umma" jawab kyuhyun

"benarkah?, kalian seperti ingin pergi kencan saja" canda leeteuk sambil tertawa, sedangkan kyuhyun hanya menampilkan senyum kakunya menanggapi ucapan sang umma, dalam hati sesungguhnya dia merasa bersalah.

"yasudah cepat turun, tidak baik membuat ahjussimu menunggu lama" ucap namja cantik itu lagi yang langsung dituruti kyuhyun, ibu dan anak itu berjalan sambil beriringan menuruni tangga.

"ahjussi" panggil kyuhyun saat dilihatnya punggung tegap siwon yang berdiri membelakanginya.

Dengan cepat siwon berbalik, matanya memandang takjub kyuhyun yang tampak sangat manis kaos abu – abu yang dipakainya tampak begitu kontras dengan kulitnya yang putih, ditambah semburat merah di pipinya yang chubby dan lembut, ahh andai saja tidak ada leeteuk yang berdiri di samping kyuhyun, siwon sudah akan langsung menerjang namja manis itu dan menciumi pipi chubbynya itu sampai puas.

Tidak jauh beda dengan siwon, kyuhyun juga begitu takjub melihat penampilan siwon yang napak berbeda dari biasanya, tidak ada kemeja dan pakaian resmi yang biasa siwon pakai digantikan dengan polo shirt berwarna putih yang mencetak jelas badan tegap siwon dan juga jeans hitam yang dipakainya, siwon terlihat lebih segar dan sangat tampan, ditambah namja tampan itu mengganti model rambutnya menjadi lebih trendy, rambutnya yang biasanya sangat rapi itu agak dipotong pendek dan dibuat berdiri, terlihat sedikit berantakan namun membuatnya berpuluh – puluh kali lebih tampan.

"kalian ini kenapa? Kenapa malah diam saja?" tanya leeteuk heran melihat siwon dan kyuhyun yang masih mematung di tempatnya.

"ah, ehmmm ne hyung, kalau begitu kami berangkat" ucap siwon dengan nada gugup, terlalu terpesona eoh?

"umma kyu pergi" pamit kyuhyun

"ne, hati – hati baby, jangan merepotkan ahjussi mu ne" nasihatnya

"eumm" kyuhyun mengangguk patuh

"jangan pulang terlalu malam ne siwonnie, besok kyu harus sekolah"

"tentu hyung"

Leeteuk mengantarkan wonkyu sampai depan pintu, melambai ke arah audi hitam yang mulai melaju meninggalkan kediaman kim.

.

.

Kyuhyun dan siwon berjalan beriringan di dekat sungai han, keheningan terjadi di antara mereka berdua, sejak dua puluh menit yang lalu saat mereka sampai di tempat yang sangat terkenal sebagai tempat kencan ini kedua namja ini tidak berbicara sama sekali, kedua namja ini sama – sama gugup mengingat ini kencan pertama bagi keduanya.

Kyuhyun sejak tadi hanya berjalan sambil sesekali meliririk siwon malu – malu, ohh sungguh dia sangat gugup, padahal biasanya dia akan sangat santai mengandeng atau merangkul siwon, tapi sekarang terasa sangat berbeda.

Siwon sendiri sejak tadi berusaha menenangkan degup jantungnya, karena nama manis yang ada di sampingnya dan juga saat mereka berjalan sesekali lengannya menyenggol lengan kyuhyun mengantarkan getaran – getaran halus yang sangat dia sukai. Dengan berani siwon menggenggam tangan kyuhyun, membuat namja manis itu agak kaget namun tidak menolak genggaman siwon, justru dia semakin mengeratkan tangannya.

"baby" "ahjussi" panggil mereka bersamaan, setelah itu tawa pelan keluar dari bibir keduanya, menertawakan keadaan canggung yang baru pertama kali terjadi saat mereka bersama.

"ahjussi duluan saja" ucap kyuhyun

"apa kau merasa bahagia? Sama seperti yang ahjussi rasakan saat ini?" tanyanya sambil memandang kyuhyun lembut

"eum" kyuhyun mengangguk "tentu saja" jawab kyuhyun mantap membuat siwon tersenyum senang.

Perlahan siwon mengangkat tangan kyuhyun dan menempelkannya didadanya, membiarkan kyuhyun merasakan debaran jantungnya, "kyu dengar ahjussi, mungkin nanti akan sulit untuk kita, mungkin nanti akan banyak orang yang akan menentang hubungan kita, mungkin nanti akan banyak orang yang menyudutkan dan mengejek kita karena hubungan ini, namun satu yang harus kau yakini bahwa aku choi siwon akan selalu ada untukmu, selalu mencintaimu, dan tidak akan membiarkan siapapun membuatmu sakit, dan kau harus percaya itu" ucap siwon tulus

Kyuhyun langsung memeluk tubuh tegap siwon, menenggelamkan wajahnya di dada siwon, "kyu juga sangat mencintai ahjussi, walaupun ini pertama kalinya bagi kyu, kyu yakin akan perasaan ini, dan tentu saja ahjussi harus selalu ada untuk kyu, kyu akan marah kalau ahjussi pergi" gerutu kyuhyun

Siwon menepuk punggung kyuhyun "tentu saja sayang, ahjussi bisa mati kalau jauh darimu" goda siwon

"gombal"

"kau tidak percaya?"

"kyu percaya, karena kyu juga tidak bisa jika tanpa ahjussi" balas kyuhyun manis

"benarkah? Kekasih ahjussi sangat manis" goda siwon lagi, sepertinya menggoda kyuhyun akan menjadi kegiatan favoritnya.

"ahjussi jangan menggodaku" rengek kyuhyun

"ne" siwon mengelus rambut kyuhyun sayang, siapapun pasti bisa melihat cinta siwon yang sangat besar kepada kyuhyun. "sekarang bisakah kita jalan lagi baby?" tanya siwon sambil kembali menjulurkan tangannya ke arah kyuhyun

"tentu saja" dan di sambut dengan semangat oleh kyuhyun.

Sepasang kekasih ini kembali menikmati suasana sungai han yang begitu tenang yang sangat romantis, sesekali terdengar candaan dari keduanya, mereka berharap rasa bahagia ini, kebersamaan ini tidak akan pernah berakhir.

.

.

"ahjussi tidak bisa menjemput kyu?" tanya kyuhyun pada siwon di sebrang line telpon, namja manis ini baru saja keluar dari kelasnya, biasanya siwon selalu mengantar dan menjemputnya namun hari ini tiba – tiba saja siwon menelpon dan mengatakan dia tidak bisa menjemput kyuhyun karena syutingnya belum selesai, jujur saja kyuhyun kesal namun kyuhyun harus mengerti karena bagaimanapun siwon adalah aktor terkenal dan tentunya sangat sibuk, dan tentu saja tidak selalu bisa meluangkan waktunya untuk kyuhyun, namja tampan itu punya kewajiban yang harus diselesaikannya.

"baiklah" jawab kyuhyun dengan bibir mengerucut karena kesal

"jangan marah sayang" ucap siwon di sebrang sana

"anni" elak kyuhyun

"jangan bohong, ahjussi baby sedang mempoutkan bibirmu, benarkan?" tebak siwon tepat sasaran, bagaimana namja tampan itu bisa atau apa yang dilakukan kekasih manisnya?

"anni, ahjussi sok tau" balas kyuhyun

"benarkah?" goda siwon

"ishh ahjussi, tentu saja" jawab kyuhyun

"hahaha baiklah, hati – hati pulangnya ne baby, jangan naik bis yang terlalu penuh, dan aklau ada orang jahat berteriaklah yang kencang atau telpon ahjussi" nasihat siwon

"ne ahjussi, ahjussi tenang saja kyu kan sudah besar, kyu sudah dewasa" ucapnya

"tidak ada orang dewasa yang berantakan saat memakan es krim sayang" ucap siwon diakhiri dengan kekehan kecil

"iss ahjussi sudahlah, kyu tutup ne, kyu sudah sampai halte"

"arraseo, hati – hati, saranghae baby"

"nado" balas kyuhyun dengan wajah memerah lalu memasukkan smartphonenya ke dalam saku setelah siwon mengakhiri panggilannya.

Senyum tidak pernah lepas di wajah kyuhyun, mengingat siwon begitu perhatian padanya, tidak terasa hampir sebulan mereka menyandang status sebagai sepasang kekasih, dan selama itu pula mereka berhasil menyembunyikan hubungan ini dari orang lain, bersama siwon kyuhyun merasa sseperti seorang puteri, ahjussinya yang dewasa itu selalu bisa mengimbanginya, selalu memanjakannya, dan sangat mengerti dirinya, ajhussinya itu juga selalu bersikap manis, selalu mendahulukannya diatas apapun, dan kyuhyun merasa sangat beruntung, dia tidak pernah menyesal karena menjadi kekasih siwon, tidak akan pernah.

"kyuhyunnie bogoshipo" tiba – tiba saja suara seseorang yang sangat kyuhyun kenal membuyarkan lamunan kyuhyun, ditambah sebuah pelukan hangat yang tiba – tiba diterima kyuhyun, membuat namja manis itu tidak berkutik.

"ki-kibum hyung" panggilnya tidak yakin, karena seingatnya kibum masih berada di luar kota untuk mengikuti olimpiade

"ne, i'm back kyunnie" jawab namja tampan itu sambil kembali memeluk kyuhyun, sedangkan kyuhyun hanya pasrah menerima pelukan erat dari namja yang sudah dia anggap hyungnya itu.

TBC

I'm back with kibummie and yuri kkekkekke

Adakah yang kangen?

Maaf banget lama teman – teman, tugas kuliah saya menumpuk seperti cucian saya di rumah #abaikan

Maaf kalo chap ini rada aneh, udah lama gak ngetik sihhh #ngeles, yang penting saya seneng akhirnya bisa update lagi ...

Mungkin setelah ini updatenya akan lebih lama karena saya akan KKN + PPL yang lamanya sekitar 2,5 – 3 bulan, dan kemungkinan tidak bisa update saat itu karena pasti akan sangat banyak kegiatan #mian #bow, tapi kalau ada kesempatan pasti diusahaan update ... semoga tean – teman tidak kecewa dengan chap ini #pai -pai