Cast : Cho kyuhyun as kim kyuhyun (17 yo)
Choi siwon (34 yo)
Kim kibum (18 yo)
Kwon yuri (29 yo)
Kim young woon/kangin as kyuhyun appa (36 yo)
Park (kim) jung soo/ leeteuk as kyuhyun umma (37 yo)
Lee ( kim) sungmin as kangin little brother (34 yo)
Cast lain muncul seiring berjalannya waktu :)
Warning : BL, Typo(s), aneh dll
Chapter 9
"ja baby pakai ini ne" siwon memakaikan beanie rajut berwarna abu – abu untuk menutupi rambut kyuhyun dan juga telinganya, udara memang sudah cukup dingin karna sudah memasuki bulan desember dan siwon sangat tidak ingin kalau kyuhyunnya sampai sakit, bukan rahasia lagi kalau kim kyuhyun sangat tidak bersahabat dengan udara dingin. Ahh tidak lupa siwon memakaikan mantel bulu tebal dan juga syal pada kyuhyun, setelah merasa kyuhyunya aman dan cukup hangat siwon mengambil mantel coklat miliknya dan memakainya.
"kajja baby, ahh kau belum pakai sarung tangan" ucap siwon saat menggandeng tangan kyuhyun
"ahjussi~" rengek kyuhyun, pasalnya dia sudah seperti di kutub, untuk berjalanpun susah karna mantel yang dipakaikan siwon ini sangat tebal, sekarang mau di tambah sarung tangan lagi.
Siwon melirik kyuhyun, namja tampan itu menahan tawanya saat melihat kyuhyun yang seperti buntalan kain karna perbuatannya, ditambah bibir imut itu sekarang sedang mengerucut karna kesal, siwon baru sadar kalau dia sangat berlebihan, "mian baby, baiklah kalau begitu tanganmu masuk ke kantong hyung saja ne" siwon langsung mengandeng tangan kyuhyun dan memasukkan tangan keduanya di saku mantelnya, dibawanya kyuhyun ke mobilnya yang sudah terparkir di depan rumah, begitu keduanya sudah sampai di dalam mobil siwon langsung menyalakan penghangat. "appa sudah hangat?" Tanya siwon lembut
"eummm" kyuhyun mengangguk sambil membenarkan beanienya yang agak menutupi mata, uhh kyuhyun terlihat sangat menggemaskan saat ini, ingin sekali siwon memeluknya erat – erat dan mencium pipi chubby yang agak tertutupi syal itu, huhh tahan siwon.
Dengan kecepatan sedang siwon mulai menjalankan mobilnya, menuju sebuah mall yang menjadi lokasi pengambilan gambarnya, perjalanan yang biasanya membosankan itu menjadi menyenangkan karna ada kyuhyun, bahkan waktu satu jam yang ditempuh tidak terasa sama sekali, tiba – tiba saja mereka sudah sampai di parkiran mall tersebut.
Siwon menatap heran pada kerumunan orang yang berdiri di depan mall, banyak dari mereka yang membawa banner dengan gambar wajahnya. Siwon langsung mengambil smartphonenya dan menelpon sang manajer, "hyung, kenapa ramai sekali?" tanyanya langsung begitu donghae menjawab panggilannya.
"mian siwon, tapi sepertinya berita ini bocor, entah bagaimana caranya fansmu tau kau akan take ulang di mall ini" sesal donghae, sungguh kejadian ini diluar kendalinya.
"bagaimana aku bisa masuk, apa jalan belakang kosong?" Tanya siwon lagi
"dibelakangpun banyak fansmu yang sudah menunggu, begini saja sebentar lagi aku akan mengirim bodyguard untuk mengawalmu masuk" ucap donghae
"baiklah, kutunggu hyung" sahut siwon lalu menutup telponnya, namja tampan itu langsung menengok ke arah sang kekasih yang tampak menatap takjub pada kerumunan fans siwon. "baby" panggilnya lembut
"ahjussi, wahhh fansmu banyak sekali" girang kyuhyun, dia tidak menyangka fans ahjussinya akan sebanyak ini, kyuhyun memang tau siwon sangat terkenal namun namja manis ini tidak menyangka akan seperti ini, fans siwon seperti lautan manusia, bukan hanya dari wanita – wanita dewasa bahkan gadis remaja pun menyukai kekasihnya itu, kyuhyun jadi merasa sangat bangga karna hanya dirinya yang bisa mengisi hati siwon.
Siwon tersenyum melihat tingkah kyuhyun, baru sesaat lalu dia merasa frustasi namun kyuhyunnya memang selalu bisa membuat dia menjadi tenang, awalnya siwon khawatir pada kyuhyun yang sebenarnya tidak terbiasa di keramaian namun saat ini dia bisa tenang melihat senyum di wajah manis kyuhyun.
Beberapa saat kemudian bodyguard yang dikirimkan donghae beserta namja dengan julukan ikan itu sudah berada di dekat mobil siwon, siwon langsung membuka kaca mobilnya sedikit yang membuat fans – fansnya berteriak, untungnya kaca mobil siwon gelap sehingga para fans tidak bisa melihat kyuhyun yang ada di mobil siwon.
"ohh, hai kyunnie lama tidak bertemu" sapa donghae dari celah jendela
"hai, hae ahjussi" balas kyuhyun malu – malu
"aigo, kau sangat menggemaskan" gemas donghae
"hyung" ancam donghae dengan nada mengintimidasi
"hehe, tenang dia milikmu" ucap donghae, namja tampan ini memang sudah tau hubungan siwon dan kyuhyun, tapi dia memang suka menggoda artisnya itu.
"hyung sekarang bagaimana?" Tanya siwon
"begini, untuk keamanan kyuhyun sebaiknya kau keluar terlebih dahulu" usul donghae
"tapi.."
"kau tenang saja kyuhyun akan bersamaku" sahut donghae mengerti kecemasan siwon yang berlebihan.
"baiklah" pasrah siwon, dia akan melakukan apapun untuk keamanan kyuhyun, namja tampan itu langsung menatap kyuhyun dalam dan menggenggam tangannya lembut, "kyu, baby kita akan berpisah sebentar ne, nanti di dalam kita akan bertemu lagi" ucap siwon lembut
Kyuhyun mengangguk, walaupun dia sedikit gugup dan ingin selalu di dekat siwon, dia tidak ingin menyulitkan ahjussi tampannya ini.
"kyu akan bersama hae hyung, dia akan menjagamu" ucap siwon sambil merapikan syal kyuhyun agar tidak ada yang dapat mengenali wajah kyuhyun nanti.
"siwon sudah saatnya" ucap donghae
Setelah mengecup kening kyuhyun sekilas siwon keluar dari mobil, diiringi dengan teriakan fans yang semakin keras juga dua orang bodyguard di kanan dan kirinya, siwon melambaikan tangan dan tersenyum ramah pada semua fansnya.
Dari dalam mobil kyuhyun terus memperhatkan ahjussinya, siwon tampak begitu bersinar, dia memang cocok menjadi pusat perhatian banyak orang, kyuhyun sangat bangga pada ahjussinya.
"nah kyu, sudah siap?" Tanya donghae saat siwon sudah berlalu
Kyuhyun mengangguk mantap lalu keluar dari mobil, sepertinya rencana donghae berhasil, para fans siwon sama sekali tidak menyadari kehadiran kyuhyun yang keluar dari mobil yang sama dengan siwon, mereka terfokus pada sang actor terkenal yang berjalan beberapa meter di depannya. Kyuhyun berjalan merapat pada donghae, bahkan terkesan berjalan di belakang tubuh namja kekar tersebut, yahh walau bagamana pun dia tetap gugup.
Setelah sampai di bagian dalam mall, suasana terlihat sangat berbeda, kedaan tidak seramai duluar tadi, karna memang mall ini sudah disewa untuk lokasi syuting, banyak kru film yang mondar – manir di depan kyuhyun, juga pemain – pemain pembantu yang berperan sebagai pengunjung mall, kyuhyun menatap takjub semuanya, baru pertama kali dia melihat semua ini, dan semuanya tampak keren, banyak sekali alat – alat yang tidak kyuhyun tau.
"kyu suka?" Tanya siwon yang seperti janjinya dia sudah kembali di samping kyuhyun
"ne ahjussi, ini luar biasa" jawab kyuhyun dengan mata berbinar – binar, pasti akan sangat keren kalau dia bisa menjadi cameramen atau bahkan mungkin sutradara dan siwon menjadi artisnya, kyuhyun bahkan terkekeh pelan membayangkan hal itu.
"siwon-ssi" tiba – tiba saja sebuah suara mengagetkan kyuhyun dan siwon, kedua namja berbeda usia itu langsung menoleh ke arah yeoja cantik yang berdiri tidak jauh dari mereka. "ah dan kyuhyun-ssi juga, sudah lama kita tidak bertemu" tambah yeoja itu dengan senyuman ramah namun mengandung banyak arti saat melihat namja manis yang berdiri tak jauh dari namja incaranya.
"yuri-ssi" sahut siwon berusaha ramah, diliriknya kyuhyun yang memasang wajah sedikit tertekuk, jelas sekali terlihat namja manis itu tidak menyukai kehadiran yeoja berbisa itu, tapi apa yang bisa dilakukan yuri memang lawan main siwon.
.
.
Kyuhyun memandang takjub siwon yang sedang berakting di depan kamera, siwon yang biasanya sangat lembut saat berhadapan dengannya kini menjadi siwon yang terkesan dingin namun tetap tampan, siwon benar – benar mendalami perannya dengan baik. tatapan kyuhyun beralih pada yuri yang berdiri tidak jauh dari siwon, keduanya sedang beradu acting, melihatnya wajah kyuhyun langsung merengut kesal, ck kalau saja bukan karna tuntutan peran kyuhyun tidak akan membiarkan yeoja menyebalkan itu dekat – dekat dengan ahjussinya. Kyuhyun bahkan menahan dirinya agar tidak berlari ke arah yeoja itu dan menjauhkannya dari ahjussinya, tidak ingin memandang yeoja itu lebih lama dan justru hanya akan membuatnya semakin kesal kyuhyun kembali melihat ke arah siwon, dan itu membuat senyum diwajahnya kembali terkembang.
Ekspresi kyuhyun yang berganti – ganti itu sejak tadi tidak lepas dari perhatian siwon, namja tampan itu merasa gemas pada kyuhyun, siwon bahkan harus berkonsentrasi penuh agar bisa berakting dengan baik, karna sejak tadi dia tidak bisa menahan diri untuk sesekali melirik ke arah kyuhyun, ingin sekali dia menangkup pipi chubby itu dan menciumnya berulang – ulang, kyuhyun sangat menggemaskan dengan ekspresi apapun.
Dahi siwon berkerut tidak suka saat melihat seorang kru duduk di samping kyuhyun dan memberikan namja manis itu segelas coklat panas, anggap saja dia berlebihan tapi siwon memang selalu merasa cemburu kalau ada seseorang yang dekat – dekat dengan kyuhyunnya, walaupun mungkin saja kru itu hanya berusaha bersikap ramah pada kyuhyun. "kemana hae hyung?" gumam siwon, namja tampan itu mecari – cari keberadaan manajer yang diberinya tugas menjaga kyuhyun selama dia syuting, ck tentu saja siwon tidak akan membiarkan kekasihnya sendirian, tapi sepertinya donghae juga sedang sibuk karna namja tampan itu saat ini sedang berbicara dengan beberapa staff.
"siwon-ssi?" panggil yuri untuk keberapa kalinya karna siwon nampak tidak focus, yaoja cantik itu mengikuti arah pandangan siwon, menahan emosinya saat mengetahui kyuhyunlah yang dilihat siwon. Yuri tidak habis fikir apasih yang dilihat namja tampan dan berkarisma seperti siwon dari bocah manja yang bahkan belum lulus sekolah, dilihat darimanapun tentu saja dirinya lebih unggul dari kyuhyun, dia cantik, sexy, kaya, terkenal, sedangkan kyuhyun? Yuri bahkan yakin kalau kyuhyun masih belum berpengalaman dalam berpacaran.
"siwon-ssi" panggil yuri lagi, kali ini sambil memegang lengan siwon, dan berhasil, namja tampan itu akhirnya menengok padanya, "fokuslah, kita tidak akan selesai kalau kau terus melamun" ucap yuri
"maaf, mari kita lanjutkan" sesal siwon, dia harus professional, lebih cepat syuting ini selesai lebih cepat pula dia bisa kembali pada kyuhyun. Siwon menarik nafas sejenak, memfokuskan dirinya untuk kembali masuk ke dalam tokoh yang dia perankan.
Syuting berjalan dengan lancar, walaupun siwon sempat kehilangan focus beberapa kali, namun namja tampan itu bisa menyelesaikannya dengan baik, syuting baru selesia saat hari sudah menjelang malam, siwon membungkuk sambil mengucapkan terima kasih pada seluruh kru yang sudah berkerja keras hari ini, setelahnya Siwon berjalan ke arah kursi yang sejak tadi ditempati kyuhyun untuk menunggunya, disana dilihatnya kyuhyun sedang tertidur sambil merebahkan kepalanya di meja, kyuhyun pasti sangat kelelahan karna menemaninya seharian. Siwon memandangi wajah manis kyuhyun yang tampak polos saat sedang tidur, dibenarkannya jaket donghae yang digunakan sebagai bantal kyuhyun agar namja manis itu lebih nyaman, beruntung kyuhyun menggunakan mantel tebal jadi namja manis itu tidak kedinginan.
"dia tidur seperti bayi" ucap donghae yang tiba – tiba saja muncul di samping siwon.
"kau benar hyung, sangat menggemaskan, terima kasih sudah menjaganya" ucap siwon tulus
"kau tenang saja, aku tidak keberatan sama sekali, entah mengapa melihat kyuhyun membuatku ingin melindungi dan menjaganya, dia sangat polos" jujur donghae
"itu memang benar, tunggu kau tidak menyukai kyuhyunku kan?" tanya siwon curiga, namja tampan itu mengelus pipi kyuhyun yang sedikit memerah karna udara dingin, siwon sadar kyuhyunnya memang sangat mudah disayangi, itu yang membuat siwon terkadang takut ada yang merebut kyuhyun darinya.
"wow, tenang man aku masih ingin hidup, hyukkie akan mencincangku kalau aku berani menghianatinya" sahut donghae
"dan kalau itu benar terjadi, aku akan dengan senang hati melempar potongan tubuhmu ke kolam piranha hyung" tambah siwon yang membuat donghae bergidik ngeri.
"sebaiknya kau bangunkan dia, kyuhyun belum makan malam siwon, aku menawarinya makan tapi dia tidak mau, dia bilang dia ingin menunggumu"
"baiklah, hyung ikutlah makan dengan kami" ajak siwon
"tentu saja, kalau kau yang traktir" jawab donghae bercanda
"ck, sepertinya kau sudah tertular pelitnya eunhyuk" sungut siwon ketika mengingat kekasih donghae yang sedikit pelit dan perhitungan.
"ahh mungkin itu karna aku sudah terlalu lama hidup dengannya" timpal donghae sambil terkekeh, kekasihnya itu pasti akan mengamuk kalau mendengar ini. "sudah cepat bangunkan kyuhyun"
"baby, bangun sayang" ucap siwon lembut, tangannya masih terus mengelus pipi kyuhyun
"emmm, hoaaammm,eomma lima menit lagi" gumam kyuhyun masih dengan mata terpejam, membuat siwon dan donghae terkekeh pelan melihat keimutan kyuhyun.
"baby, kau harus bangun, dan makan malam, ahjussi tidak ingin kau sakit" ucap siwon lagi
Akhirnya kyuhyun menggeliat pelan, setelah menguap sebentar akhirnya mata bulat itu terbuka, dahi kyuhyun berkerut bingung saat dirinya melihat tempat yang asing saat membuka mata, namun beberapa saat kemudian dia ingat kalau sedang menemani siwon di lokasi syuting. "ahjussi apa sudah selesai?" tanya kyuhyun akhirnya
"sudah, maaf membuatmu menunggu lama, sekarang kita makan malam dulu ne"
"emm, kyu lapar ahjussi" jujur kyuhyun, namja manis ini memang benar – benar lapar.
"baiklah, kajja kyu boleh makan apapun yang kyu inginkan" ucap siwon semangat
"benarkah? Kajja!" kyuhyun tidak kalah semangat. Kyuhyun, siwon dan juga donghae sudah hendak melangkahkan kakinya meninggalkan lokasi syuting saat yuri tiba – tiba saja muncul di depan mereka, kyuhyun bahkan sampai heran melihat yuri yang selalu saja muncul tiba – tiba seperti hantu, ah sepertinya kyuhyun harus memberikan julukan baru pada yuri sebagai 'gwisin ahjumma'.
"apa kalian akan pulang?" tanya yuri ramah
"kami akan makan malam dulu yuri-ssi" donghae menjawab
"ahh kebetulan sekali, aku dan para kru akan makan malam, bagaimana kalau kalian ikut bergabung?" ajak yuri
"mian, tapi kyuhyun tidak terlalu suka terlalu banyak orang" tolak siwon halus
Melihat siwon yang menolak ajakannya yuri memikirkan rencana lain, yeoja sexy itu melangkah mendekati kyuhyun, "benarkah? Sekali ini saja kyuhyun-ssi, siwon juga bagian dari drama ini, akan sangat tidak menyenangkan kalau dia tidak ikut" mohon yuri pada kyuhyun, dia yakin kalau kyuhyun menyetujui siwon juga tidak akan menolak.
"emmm" kyuhyun tampak ragu, sebenarnya dia tidak suka di tempat ramai, terlebih dia tidak terlalu mengenal para kru dan tentunya akan ada yuri juga, namun kyuhyun juga tidak ingin siwon dicap sebagai actor yang sombong karna menolak ajakan makan ini, jadi dengan berat hati akhirnya kyuhyun mengangguk.
"ahh, keputusan yang tepat, kajja, yang lainnya sudah menunggu" ucap yuri senang.
"baby, kau yakin? Kita bisa makan di tempat lain" tanya siwon meyakinkan
"ne ahjussi, gwenchana" jawab kyuhyun, "asalkan ahjussi jangan jauh – jauh dari kyu" ucapnya lagi
"tentu saja, ahjussi tidak akan meninggalkanmu, kajja" siwon menggandeng tangan kyuhyun, masa bodoh dengan para staff yang memandang mereka, yang mereka tau kyuhyun adalah keponakan siwon jadi tidak masalah.
.
.
Seluruh kru dan artis di tambah kyuhyun saat ini sudah berada di salah satu kedai yang ada di dekat mall tempat mereka syuting tadi, banyaknya kru film tampak memenuhi kedai yang lumayan luas tersebut, terdapat banyak meja panjang dan besar di dalam kedai sedangkan untuk duduk, mereka menduakan alas duduk berupa bantal pipih, kedai ini memang terkesan santai dan sangat cocok untuk merayakan sesuatu. Para artis dan sutradara tampak duduk dalam satu meja besar, dan begitu sampai yuri langsung duduk di samping kiri siwon karna di kanan siwon sudah ada kyuhyun yang sejak tadi tidak jauh – jauh dari siwon.
"hari ini aku yang akan mentraktir" ucap sutradara shin, membuat seluruh kru yang ada di ruangan tersebut bersorak senang.
Para kyu mulai sibuk memesan makanan mereka begitupun yang terjadi di meja yang di tempati kyuhyun, kyuhyun sebenarnya tidak nyaman, semua yang ada di ruangan ini jauh lebih tua darinya, tapi kyuhyun berusaha meredam ketidaknyamanannya ini untuk siwon.
"bagaimana kalau kita pesan soju" usul yuri, yang tentunya di setujui yang lain.
"ahh aku setuju, tolong bawakan yang banyak, kita akan bersenang – senang malam ini"sahut seorang aktris lain yang tidak kyuhyun ketahui namanya.
"tapi, sepertinya kita harus memesan minuman lain untuk kyuhyun-ssi, anak kecil tidak boleh minum soju bukan?" tanya yuri yang disambut kekehan para kru, mungkin menurut mereka yuri hanya bercanda tapi kyuhyun tau benar bahwa yeoja itu sedang mengejeknya.
"ahh atau kau mau noona memesankanmu susu kyuhyunnie, noona yakin kau masih minum susu" ucap yuri lagi yang membuat meja yang mereka tempati riuh karena tawa, yeoja sexy itu sengaja tentu saja, agar kyuhyun sadar bahwa tempatnya bukanlah disini, dan seberapa tidak pantasnya bocah itu dengan siwon.
"yuri, jaga ucapanmu!" siwon memperingati, tangan namja tampan itu menggenggam tangan kyuhyun di bawah meja, siwon sudah akan beranjak dari tempat itu, dia lebih memilih dirinya dicap sebagai actor yang tidak sopan maupun sombong daripada melihat kyuhyun dipermainkan, namun genggaman erat tangan kyuhyun yang memintanya tetap tinggal menahan siwon.
"jangan sensitive begitu, aku hanya bercanda, tidak papa kan kyuhyunnie? Kau tidak akan menangiskan hanya karna noona mencandaimu seperti ini?" tanya yuri manis, yang tentu saja palsu.
Kyuhyun menahan dirinya agar tidak menangis, kyuhyun tidak pernah dipermalukan seperti ini, orangtuanya, teman – temannya, kibum hyungnya, ahjussinya, mereka selalu menjaganya, tapi kyuhyun tidak boleh lemah, dia harus kuat, dia tidak ingin yuri semakin merendahkanya. Dasar nenek sihir menyebalkan, umpat kyuhyun dalam hati.
"kalau begitu aku akan menemani kyuhyun" ucap siwon tiba – tiba
Kyuhyun menengok ke arah siwon yang sedang memberikan senyuman menenangkan padanya, kyuhyun sangat beruntung memiliki siwon disisinya, namja tampan itu sangat mengerti perasaan kyuhyun.
"nah, kyu mau pesan apa?" tanya siwon lembut
Kyuhyun tersenyum, "kyu mau coklat panas saja ahjussi" jawab kyuhyun, ada siwon disini dia tidak perlu khawatir, sedangkan yuri sekarang dia sedang menahan kesal karna siwon lagi – lagi membela bocah itu.
"kalau begitu aku kopi hitam" ucap siwon
Dengan kesal yuri diam di tempat duduknya, sesekali dia memandang kesal pada siwon yang begitu perhatian pada kyuhyun, namja tampan itu bahkan mengabaikannya yang terus saja memberi perhatian pada siwon, sampai sebuah rencana muncul di kepala yeoja licik itu. "aku punya ide bagus, bagaimana kalau kita mambuat permainan" usul yuri, dan tentunya dibalas anggukan setuju oleh yang lain. Yuri langsung meraih botol soju yang sudah kosong dan meletakkannya di meja dalam posisi tertidur, "begini aku akan memutar botolnya, dan kalau botol ini berhenti ke arah siapapun, dia harus menghabiskan dua gelas soju" ucap yuri lagi yang dibalas teriakkan semangat dari yang lain.
"ohhh sepertinya kyuhyun tidak perlu ikut, permainan ini tidak cocok untukmu, kau kan masih dibawah umur, sebaiknya kau main mobil – mobilan atau robot saja dirumahmu" ucap yuri sengit sekaligus menantang.
"kata siapa aku tidak akan ikut ahjumma, aku akan ikut" tegas kyuhyun sambil menekankan kata ahjumma.
"kyu" ragu siwon, kyuhyun tersenyum menenangkan siwon, namja manis ini tidak akan membiarkan yuri mempermainkannya lagi.
"baiklah itu maumu, jangan sampai kau menyesal bocah" ucap yuri, yeoja sexy itu tidak bisa menyembunyikan seringaian senangnya.
Awalnya semua berjalan lancar, beberapa kru sudah terkena hukuman termasuk donghae yang harus menghabiskan dua gelas soju, bahkan beberapa ada yang agak mabuk karna terlalu banyak minum. Yuri memutar botolnya lagi, kali ini botol itu mengarah padanya, diiringi seruan teman – temannya yuri menghabiskan dua gelas soju itu lalu mengarahkan gelas yang sudah kosong ke arah kepalanya menandakan dia sudah menghabiskannya, yuri bersender ke arah siwon, merangkul namja tampan itu, semua orang mungkin mengira yuri sudah mabuk, namun tentu saja mereka salah besar, yuri punya ketahanan terhadapa alcohol yang lumayan tinggi, tapi tidak ada ruginya juga memanfaatkan kesempatan.
Siwon tampak risih dengan prilaku yuri dan berusaha menjauhkan tangan yeoja itu, tapi tentu saja dia tidak bisa berbuat kasar pada wanita.
"wahh kalian tampak serasi" ucap salah satu kru "kanapa kalian tidak jadian saja? Kudengar bahkan kalian dinominasikan sebagai best couple tahun ini" lanjutnya lagi.
"maaf, tapi hubungan kami hanya sebatas profesionalitas kerja" jawab siwon
"sayang sekali, padahal kalian sangat cocok, tampan dan cantik, mapan dan sangat terkenal" sahut yang lainnya.
"ahh benarkah? Kurasa kalian benar siwon-ssi memang sangat tampan dan cocok denganku hahaha" ucap yuri masih sok mabuk.
"yuri-ssi, jaga sikapmu!" ucap siwon agak keras sambil menyentakkan tangan yuri, dia tidak ingin kyuhyun salah paham.
"ck, kasar sekali tapi aku semakin suka, ayo main lagi" yuri kembali memutar botolnya, seringainya semakin lebar saat botol itu mengarah pada kyuhyun, dengan memasang wajah sok perduli yuri menatap kyuhyun, "kurasa kyuhyun tidak bisa menjalani hukuan ini, kita bisa ditangkap polisi kalau membiarkan anak kecil meminum soju, benarkan kyu?" tanya yuri sambil tertawa di balik rambut panjangnya yang agak menutupi wajah.
Siwon hendak menggantikan hukuman kyuhyun, sebelum sebuah tangan putih mendahuluinya mengambil gelas soju itu, siwon membelalakkan matanya saat melihat kyuhyun menghabiskan segelas soju itu dalam sekali teguk, wajahnya mengernyit saat merasakan rasa pahit dan asam dilidahnya, kalau bukan demi harga dirinya kyuhyun pasti sudah memuntahkan minuman itu.
"kyu" lirih siwon, dia masih syok dengan yang dilakukan kyuhyun, setelah sadar dari keterkejutannya siwon langsung menahan tangan kyuhyun yang hendak mengambil gelas kedua. "kyu apa yang kau lakukan?" tanya siwon sedikit emosi, dia tidak menyangka kyuhyun akan melakukan ini.
"ahjussi lepaskan tangan kyu, kyu hanya ingin membuktikan kalau kyu bukan anak manja yang hanya bisa berlindung pada ahjussi" jawab kyuhyun, wajah namja manis ini sudah memerah karna efek alcohol, padahal dia hanya meminum sedikit tapi karna ini memang pertama kalinya kyuhyun minum soju wajar kalau dia langsung mabuk.
"hentikan!, maaf aku tidak bisa melanjutkan ini, permisi" ucap siwon, namja tampan itu langsung menarik kyuhyun keluar dari ruangan itu setelah sebelumnya memberikan tatapan menngerikan pada yuri, sepeninggal siwon yeoja sexy itu merapikan penampilannya, setidaknya dia cukup puas hari ini.
.
.
"kau pulanglah hyung biar aku yang mengurus kyuhyun" ucap siwon, kyuhyun sepertinya benar – benar mabuk, namja manis itu sudah tertidur di dalam mobil siwon.
"kau yakin?" tanya donghae
"ya, beruntung kangin hyung dan leeteuk hyung sedang pergi, kalau tidak mereka akan membunuhku" ucap siwon merasa bersalah, dia menyesali keputusannya yang tidak menolak ajakan yuri dan membiarkan kyuhyun melakukan ini semua, siwon benar – benar marah pada dirinya sendiri.
"baiklah, hati – hati dijalan dan jaga kyuhyun, mungkin dia akan sakit kepala besok pagi" ucap donghae prihatin.
"tentu, aku pulang hyung" pamit siwon, namja tampan itu langsung memasuki mobilnya, dan langsung melajukan mobil kesayangannya itu menuju mansion kim.
Begitu sampai di rumah kyuhyun namja tampan itu langsung menggendong kyuhyun menuju kamar namja manis itu.
"ugghhhh ahjumma jelek ….gwisin" gumam kyuhyun setengah sadar di gendongan siwon.
"gwisin jangan dekat – dekat ahjussi, pergi!" racau kyuhyun lagi sambil memberontak dan memukul – mukul ke sembarang arah, mungkin namja itu sedang bermimpi bahwa yuri berada di depannya. Gerakan – gerakan kyuhyun itu tentu saja membuat siwon kesusahan.
Akhirnya dengan susah payah siwon bisa menidurkan kyuhyun dengan selamat di kasur namja manis itu, siwon masih memandangi kyuhyun yang masih meracau tidak jelas, namja manis itu tampak tidak nyaman dalam tidurnya.
"ugghhh panas" racau kyuhyun, siwon membelalakkan matanya saat tiba – tiba saja kyuhyun melepaskan kemeja yang dipakainya.
"kyu apa yang kau lakukan?" panic siwon, bagaimana tidak panic, kyuhyun melepas pakaian di depannya, demi mobil – mobil kesayangannya, siapa yang tidak tergoda melihat kekasihmu membuka pakaiannya di depanmu?, walau bagaimanapun siwon adalah namja dewasa. Siwon semakin panic saat kyuhyun tinggal menyisakan celana pendek yang dipakainya, dan namja manis itu sudah siap melepasnya, tidak, siwon harus menghentikannya, kalau tidak mungkin saja dia bisa lepas kendali, dengan cepat siwon menyambar selimut kyuhyun yang terlipas rapi di atas kasur lalu menutupi badan kyuhyun dengan selimut itu, kyuhyun sempat memberontak, namun siwon berhasil menahannya dan sampai akhirnya namja manis itu kelelahan dan tertidur di atas kasurnya.
Siwon menghela nafas lega, hampir saja, lain kali dia tidak akan membiarkan kyuhyun meminum alcohol lagi.
.
.
Kyuhyun memijat pelipisnya yang berdenyut nyeri, bukan hanya itu dia juga merasa sangat mual, entah mengapa saat bangun tidur tadi kyuhyun merasa badannya benar – benar tidak enak, kyuhyun tidak ingat apa yang terjadi padanya yang dia tahu tadi malam dia makan malam dengan seluruh kru film siwon, berdebat dengan gwisin ahjumma dan setelahnya blurrr dia tidak ingat.
Kyuhyun mengedarkan pandangannya, menatap klinik sekolah yang sekarang ditempatinya, yah walaupun badannya tidak enak kyuhyun memaksa tetap pergi sekolah karna hari ini ada ujian matematika yang tidak bisa ditinggalkan, padahal siwon sudah melarangnya ke sekolah tadi, untung saja siwon memberikan obat yang sedikit mengurangi nyeri di kepalanya dan juga rasa mual di lambungnya, tapi sepertinya obat itu hanya dapat bertahan sebentar, buktinya setelah ujian matematikanya kyuhyun tidak kuat lagi dan akhirnya harus di bawa ke klinik sekolah.
"kyuhyunnie!" sapa seseorang yang tiba – tiba saja masuk ke ruangan serba putih itu, saat ini memang sudah jam istirahat.
"wookie hyung" sahut kyuhyun lemas, ahh lambung kyuhyun memang tidak terlalu bagus karna itu alcohol sedikit saja bisa membuatnya seperti ini.
"bagaimana keadaanmu? Hyung membawakanmu makanan" ryeowook mengangkat kantong hitam berisi makanan yang dibelinya untuk kyuhyun.
"gomawo hyung, tapi kyu benar – benar mual" tolak kyuhyun halus, perutnya sedang tidak bisa menerima makanan apapun
"mual?"
"ne, bahkan tadi pagi kyu muntah – muntah hyung, kepala kyu juga pusing" adu kyuhyun, saat sakit kyuhyun memang suka sekali bermanja – manja.
"ughh kasian saeng" ryeowook mengusap rambut kyuhyun
"mana hyung kepala besar?" tanya kyuhyun
"dia ada urusan sebentar, nanti kemari" jawab ryeowook, kyuhyun hanya mengangguk paham lalu memejamkan matanya untuk meredakan pusingnya, "kibum mana? Biasanya dia tidak jauh – jauh darimu?" tanya ryeowook saat tidak melihat si namja dengan julukan gunung e situ di dekat kyuhyun, biasanya kibum pasti akan menempeli kyuhyun, seperti bulan yang mengorbit bumi, tidak terpisahkan.
"kibum hyung ada kelas khusus dengan kim saem" jawab kyuhyun, memang setelah mengikuti olimpiade, siswa yang tertinggal pelajaran diberikan kelas khusus untuk mengejar materi yang tertinggal, dan biasanya kelas itu akan terpisah, karna itulah kibum tidak masuk ke kelasnya, bahkan kyuhyun belum bertemu kibum sejak pagi, kalau hyungnya itu tau dirinya seperti ini pasti kibum sudah menemani kyuhyun sekarang.
"annyeong" sapa seseorang berkepala besar yang baru saja datang
"hyung jangan berisik, kyunnie sedang sakit" tegur ryewook pada kekasihnya itu.
"oh mian, bagaimana keadaanmu kyu?" tanya yesung
"dia masih sakit, bahkan tadi pagi muntah – muntah" ryewook yang menjawab pertanyaan kekasihnya saat melihat kyuhyun yang sepertinya tidak sanggup menjawab.
"benarkah? Tunggu, muntah pagi – pagi?" tanya yesung, masalahnya dia sangat familiar dengan hal itu, kakak perempuannya yang sedang hamil sering muntah pagi – pagi, jangan – jangan kyuhyun bukan sakit dan justru …
"kyu apa badanmu lemas dan kepalau pusing?" tanya yesung, kyuhyun hanya menagguk lemah, ahh bertambah lagi cirri – ciri kehamilan, kalau difikir – fikir bukankah kyuhyun juga sudah punya pacar, si namja es itu. Ya yesung dan ryewook memang masih menyangka yang disukai kyuhyun adalah kibum, jadi kalau kyuhyun hamil itu adalah anak kibum.
"kyu apa kau pernah tidur bersama kibum?" tanya yesung
"mwo?" tanya kyuhyun bingung, kenapa yesung bertanya hal seperti itu, kyuhyun memang sering tidur bersama kibum, terkadang kibum yang menginap di rumahnya atau dirinya yang menginap di rumah kibum lalu bermain game semalaman. "sering" jawab kyuhyun singkat.
"Astaga!" pekik yesung kaget, jangan – jangan dugaannya benar
"ada apa hyung?" tanya ryeowook bingung melihat tingkah absurd kekasihnya, yesung menarik ryewook menjauhi ranjang yang di tempati kyuhyun, namja berkepala besar itu lalu membisikkan asumsinya tentang 'sakit'nya kyuhyun.
"tidak mungkin hyung" respon ryeowook setelah yesung mengatakan dugaannya
"kau sudah mendengar sendiri kyuhyun bilang mereka sering tidur bersama" sahut yesung. Ryeowook menatap horror ke arah kyuhyun yang sedang mencoba tidur. Benarkah itu semua?.
"kyunnie!" tiba – tiba teriakkan seseorang terdengar, disusul dengan pintu yang terbuka dengan keras, dibalik pintu ada kibum yang baru saja datang dengan nafas terengah – engah, namja tampan itu baru saja menyelesaikan kelas khususnya dan hendak mengajak kyuhyun makan bersama, namun saat sampai di kelas kyuhyun dia justru mendapat kabar kalau kyuhyun sakit dan diantar ke klinik, mendengar hal itu tentu saja kibum langsung berlari ke klinik untuk melihat keadaan kyuhyun, dia sangat khawatir pada namja yang disukainya itu.
"oh, kibum kau datang?" tanya ryeowook
"kibummie, selamat kau akan jadi ayah" ucap yesung tiba – tiba dengan senyum diwajahnya, seolah – olah dia baru saja menyampaikan berita paling membahagiakan di dunia, sepertinya ada yang benar – benar salah paham disini.
"MWOYA?!" teriak kibum mendengar ucapan yesung, siapa yang jadi ayah?
TBC
Hahaha #ketawanista, entah kenapa adegan akhir itu tiba – tiba aja nongol di otakku, semoga chap ini cukup menghibur ya teman – teman, maaf kalau masih banyak typo yang bertebaran dan ceritanya yang semakin gaje aja hehe… terimakasih untuk yang sudah mengikuti ff ini selama ini, juga untuk reviewnya saya terharu lho beneran ….
Udah ah bag mau panjang lebar, akhir kata pai – pai …
