Cast : Cho kyuhyun as kim kyuhyun (17 yo)

Choi siwon (34 yo)

Kim kibum (18 yo)

Kwon yuri (29 yo)

Kim young woon/kangin as kyuhyun appa (36 yo)

Park (kim) jung soo/ leeteuk as kyuhyun umma (37 yo)

Lee ( kim) sungmin as kangin little brother (34 yo)

Cast lain muncul seiring berjalannya waktu :)

Warning : BL, Typo(s), aneh dll

"apa perutmu masih mual kyu?" tanya kibum pada kyuhyun yang sedang menyenderkan kepalanya di pungungnya, saat ini kibum memang sedang menggendong kyuhyun ala piggy back, namja manis itu tampak memejamkan matanya berusaha meredam rasa pusing yang masih menyerang kepalanya juga mual di perutnya.

"masih hyung" gumamnya lemah sambil menahan gejolak di perutnya.

"sebentar lagi kita sampai kamarmu, dan kau bisa langsung beristirahat kyu" ucap kibum berusaha menenangkan kyuhyun, namja yang biasanya bersifat dingin ini tidak tega melihat kyuhyun yang kesakitan, kibum bahkan sampai rela membolos untuk menemani kyuhyun yang memang izin pulang cepat karna sakit. tadinya kibum ingin membawa kyuhyun ke rumah sakit namun namja manis itu dengan tegas menolak, dia memang tidak terlalu suka dengan rumah sakit.

Kibum memanglah sangat menyayangi kyuhyun, dan melihat kyuhyun kesakitan dan sedih adalah hal yang sangat tidak kibum inginkan, mungkin kalau dia bisa menggantikan rasa sakit kyuhyun dia akan melakukannya dengan senang hati, sejak kibum mengenal kyuhyun dia sudah berjanji untuk selalu melindungi kyuhyun dan menjauhkan namja manis ini dari rasa sakit, melihat kyuhyun sakit dan dia tidak bisa melakukan apa – apa untuk mengurangi rasa sakitnya membuatnya menjadi kesal pada dirinya sendiri, seolah dirimya tidak berguna.

Begitu sampai di kamar kyuhyun, kibum langsung merebahkan kyuhyun secara perlahan di atas kasurnya, mengusap dahi kyuhyun yang berkeringat, mengambil minyak angin dari kotak obat lalu mengoleskannya ke tengkuk kyuhyun dan perut namja manis itu, berharap semoga bisa sedikit mengurangi mualnya, lalu kibum menaikan selimut bergambar pesawat luar angkasa milik kyuhyun sampai sebatas dada, padahal kyuhyun berkeringat namun badannya tidak berhenti menggigil.

Melihat keadaan kyuhyun yang buruk membuat kibum menggeram kesal, namja tampan ini kembali mengingat penjelasan dari dokter jaga di klinik sekolahnya mengenai keadaan kyuhyun. kibum sangat kaget saat dokter itu mengatakan kyuhyun mengalami efek alergi karna minuman yang mengandung alcohol yang dikonsimsinya. Karna terlalu kaget bahkan kibum sampai bertanya berulang – ulang kali pada dokter itu dan tentu saja dia mendapatkan jawaban yang sama. kibum sangat bingung, namja tampan ini sangatlah mengenal kyuhyun, kyuhyun adalah namja yang sangat polos, jangankan meminum minuman beralkohol bahkan melihatnya saja pun mungkin kyuhyun tidak pernah, kibum tau benar kedua orang tua kyuhyun sangat menjaga putra tunggalnya itu dari pengaruh – pengaruh buruk di luar sana.

Kibum sangat menyesal beberapa minggu ini dia jarang menemani kyuhyun karna kesibukan persiapan olimpiade yang dia ikuti, kibum jadi tidak bisa menjaga dan mengawasi kyuhyun. kibum juga tau selama seminggu ini orang tua kyuhyun pergi untuk urusan bisnis dari ummanya.

Kibum menoleh ke arah kyuhyun saat mendengar lenguhan dari namja manis itu, dilihatnya kyuhyun yang tampak tidak nyaman dalam tidurnya. Diusapnya keringat didahi kyuhyun dengan lembut, saat tangannya menyentuh dahi kyuhyun itulah kibum dapat merasakan suhu tubuh kyuhyun yang mulai menghangat, sepertinya kyuhyun mulai demam.

"kyu, jangan buat hyung khawatir, hyung tidak suka melihatmu sakit" gumam kibum lembut, namja tampan itu lalu menggantikan baju kyuhyun yang basah oleh keringat dengan pakaian yang lebih nyaman, setelahnya kibum mengambil sebaskom air dingin dan kain bersih untuk mengompres kyuhyun.

.

.

"kyunnie!" siwon langsung meneriakkan nama kyuhyun begitu namja tampan itu memasuki pintu utama kediaman kim, siwon sangat khawatir dengan keadaan kyuhyun, yahh ketika siwon menjemput kyuhyun di sekolahnya tadi dia sangat kaget karna tidak menemukan kyuhyun, fikiran – fikiran buruk sudah bersarang diotaknya, dia sempat mengira bisa saja kyuhyun diculik atau ada orang yang berbuat jahat paanya. Tidak ingin menduga – duga akhirnya siwon bertanya dengan guru dan kekhawatiran siwon semakin bertambah saat mengetahui bahwa kyuhyun sakit dan izin pulang lebih awal. Siwon langsung melajukkan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju kediaman kim, tidak diperdulikannya rambu – rambu lalu lintas dan juga telpon dari donghae yang mungkin saja memintanya kembali ke lokasi syuting.

"oh god, baby" lirih siwon begitu sampai di kamar kyuhyun dan menemukan namja pujaan hatinya itu tengah terbaring lemah diatas ranjangnya dengan kain basah yang menempel di dahinya, sungguh siwon merasa hatinya sangat sakit melihat kyuhyun seperti ini, rasa bersalahnya semakin besar, namja tampan ini menganggap kyuhyun seperti ini karna kesalahannya yang membiarkan kyuhyun meminum alcohol.

Tampa menyadari ada sosok lain yang sejak tadi memperhatikannya dari sofa yang ada di pojok kamar siwon langsung menghampiri kyuhyun, menatap sendu kekasihnya itu, berulang kali siwon menggumamkan kata maaf pada kyuhyun. siwon hendak mengelus pipi kyuhyun yang terlihat memucat sebelum sebuah suara menghentikannya.

"jauhkan tangan ahjussi dari kyuhyun" ucap kibum dingin

"kibum-ssi" ucap siwon heran saat dirinya menyadari keberadaan kibum yang sejak tadi memperhatikannya di atas sofa, "apa yang kau lakukan disini?" tanya siwon

"apa lagi? Tentu saja menjaga kyuhyun" jawab kibum sinis, terlihat di mata gelap namja tampan ini memancarkan kemarahan yang begitu besar pada siwon.

"aku bisa menjaganya kau bisa pulang" ucap siwon lalu kembali memusatkan perhatiannya pada kyuhyun.

"apa ahjussi yakin?" tanya kibum sinis, namja tampan ini bahkan sejenak melupakan kesopanannya pada seseorang yang lebih tua, dia terlalu marah pada siwon, "lalu siapa yang harus bertanggungjawab atas keadaan kyuhyun yang seperti ini?" tanya kibum lagi

"i-itu.." siwon ragu untuk menjawab karna ini semua memang kesalahannya, dan melihat kemarahan kibum sepertinya namja datar itu sudah tau apa yang menyebabkan kyuhyun seperti ini.

"ahjussi tidak menjawab berarti dugaanku benar, karna ahjussilah kyuhyun seperti ini" melihat siwon tetap diam kibum kembali melanjutkan, "aku sangat mengenal kyuhyun ahjussi, kyuhyunKU sangat polos, dia tidak pernah mencoba – coba minuman beralkohol, kecuali kalau ada yang mempengaruhinya" ucap kibum memojokkan siwon

"apa maksudmu kibum-ssi?" tanya siwon marah, dia tentu saja tidak terima dituduh mempengaruhi kyuhyun, demi tuhan dia adalah orang yang sangat ingin melindungi kyuhyun dari apapun, bahkan seekor semut dan nyamuk pun tidak akan dia izinkan menggigit kyuhyun.

"apa kurang jelas ahjussi, ahjussi membawa pengaruh buruk pada kyuhyun, sebelum ahjussi datang kyuhyun tidak pernah seperti ini!" marah kibum. Kibum bahkan sampai mengepalkan kedua tangannya di sisi tubuhnya, menahan diri agar tidak melayangkan pukulannya pada siwon, walau bagaimanapun dia masih harus mengontrol kemarahannya.

"apa kau fikir aku ingin seperti ini hah?!, aku sangat menyayangi kyuhyun bahkan melebihi rasa sayangku pada diriku sendiri, aku tidak akan dengan sengaja merusaknya" elak siwon, namja tampan ini juga mulai tersulut emosi walaupun dia sudah sangat merusaha meredam emosinya, walau bagaimanapun dia yang lebih dewasa dari kibum.

"huhh" kibum mendengus meremehkan, "omong kosong. Mulai sekarang aku tidak akan diam lagi ahjussi, aku kim kibum akan merebut kyuhyun darimu, ingat itu!" ucap kibum tegas sebelum meninggalkan kamar kyuhyun.

Sepeninggalnya kibum siwon mengerang kesal, "bodoh, bodoh" siwon memukul kepalanya sendiri, betapa bodohnya dia sampai tidak bisa menjaga kyuhyun. "mianhae baby" lirih siwon sambil memandang kyuhyun sendu.

.

.

"eungghhh" setelah hampir tiga jam lamanya kyuhyun tertidur akhirnya kyuhyun mulai terbangun, kyuhyun menyentuh kain basah yang menempel di dahinya, mengerjapkan matanya sejenak untuk menyesuaikan cahaya yang diterima retina matanya secara tiba – tiba sekaligus untuk menghilangkah pusing yang untungnya sudah banyak berkurang, kyuhyun mengedarkan pandangannya, dia hanya seorang diri di dalam kamar, kyuhyun melirik jam weker bentuk pesawat luar angkasa yang ada di atas nakas samping kasurnya, ternyata hari sudah cukup sore. Kyuhyun mencoba bangkit dari kasurnya dengan menopang badannya menggunakan sikunya lalu menyandarkan badannya ke kepala ranjang, badannya masih cukup lemas walaupun sudah membaik.

CEKLEK, pintu tiba – tiba saja terbuka, siwon muncul dari balik pintu sambil membawa nampan dengan semangkuk bubur yang masih mengepul, segelas air putih dan beberapa tablet obat. "kau sudah bangun baby?" tanya siwon saat melihat kekasihnya sudah membuka mata, rasa lega melingkupi hatinya.

"hemm" sahut kyuhyun dengan suara serak, dia benar – benar merasa sangat haus. Mengerti dengan keadaan sang baby, siwon langsung menghampiri kyuhyun dan membantu namja manis itu minum.

"apa sudah lebih baik?" tanya siwon sambil merapikan rambut kyuhyun yang terlihat berantakan

"ne, kenapa ahjussi sudah pulang? Bukankah ahjussi ada syuting sampai malam?" tanya kyuhyun, walaupun suaranya masih terdengar lemah, namja manis itu berusaha terlihat kuat, dia tau siwon sangat khawatir dan juga merasa bersalah karna keadaannya, terkadang kyuhyun ingin merutuki tubuhnya yang terlalu lemah.

"bagaimana ahjussi berkerja kalau kau seperti ini hemm?, ahjussi sangat mengkhawatirkanmu baby" siwon membawa kyuhyun ke dalam pelukannya, merengkuh hangat tubuh yang lebih kecil darinya itu, membuat kyuhyun merasa rileks. "mianhae, karna ahjussi kau seperti ini" sesal siwon, namja tampan itu mengeratkan pelukannya pada tubuh kurus kyuhyun, menghirup aroma bayi yang menguar dari leher jenjang kyuhyun, aroma yang selalu bisa menenangkannya.

"sudah kyu katakan ini bukan salah ahjussi, kyu seperti ini karna perbuatan kyu sendiri, kyu yang terpengaruh oleh permainan ahjumma jelek itu" kyuhyun berusaha menenangkan siwon, kyuhyun tidak ingin siwon selalu menyalahkan dirinya.

"tapi…." Ucap siwon terputus saat tiba – tiba saja kyuhyun menciumnya lembut, kyuhyun tidak tahan mendengar siwon yang selalu menyalahkan dirinya sendiri, jadi inilah satu – satunya cara untuk membuat siwon diam.

"baby" lirih siwon begitu kyuhyun melepas ciumannya, siwon mengelus pipi chubby kyuhyun yang tampak kemerahan karna demam.

"sekarang yang kyu butuhkan adalah ahjussi disini menemani kyu" ucap kyuhyun

Siwon tersenyum, kyuhyun memang sangat tau bagaimana cara membuatnya tenang, siwon sangat bersyukur memiliki kekasih seperti kyuhyun. "baiklah kalau begitu baby harus makan dulu, ahjussi sudah membuat bubu abalone untukmu" ucap siwon, namja tampan itu mulai meraih mangkuk berisi bubur dan mulai menyuapi kyuhyun dengan sabar, sesekali dia harus memaksa kyuhyun untuk menerima suapannya, kyuhyun sangat sulit makan kalau sedang sakit, kalau sudah seperti ini biasanya akan ada sang umma yang akan merawat dan juga memanjakannya, tapi sekarang ummanya sedang pergi,

"baby memang pintar" ucap siwon begitu kyuhyun menghabiskan sesendok bubur terakhir, namja manis itu masih menahan bubur itu di mulutnya, sangat enggan menelan makanan lembek tersebut. "ayo telan baby, biar kau cepat minum obat" gemas siwon, akhirnya dengan berat hati kyuhyun menelan bubur terakhirnya.

"nahh sekarang minum obatnya" ucap siwon manis, walaupun bagi kyuhyun ucapan siwon sangat mengerikan, urghh dia sangat membenci yang namanya obat. Kyuhyun menutup mulutnya dengan kedua tangannya sambil menggelengkan kepalanya.

"baby, kalau tidak kau minum obat, kapan baby akan sembuh?" tanya siwon memelas, namun kyuhyun tetap menggeleng, dengan sangat amat terpaksa siwon mengeluarkan kemampuan aktingnya, dalam sekejap ekspresi siwon berubah sesedih mungkin, "apa baby tega kalau ahjussi terus merasa bersalah melihatmu sakit" lirih siwon.

Tidak tega melihat wajah memelas kekasihnya, dengan enggan kyuhyun mulai melepaskan bekapan di mulutnya, lalu dengan cepat menelan obat – obat yang disiapkan siwon dalam sekali teguk, kyuhyun langsung meraih air putih yang ada di meja dan meneguknya sampai habis untuk menghilangkan rasa pahit di mulutnya, namun sepertinya air putih itu tidak membantu banyak, mulut kyuhyun masih terasa pahit, itu terlihat dari ekspresi kyuhyun yang mengerutkan alisnya.

Siwon terus memperhatikan ekspresi kyuhyun, dia sebenarnya ingin tertawa melihat kyuhyun yang tampak menggemaskan, namun tentu saja hal itu tidak akan dia lakukan, bisa – bisa kyuhyun ngambek seharian. Setelah kyuhyun meletakkan gelasnya dengan cepat siwon meraih wajah kyuhyun, mempertemukan bibirnya dengan bibir pucat kyuhyun, berusaha membagi rasa pahit untuk mengurangi rasa pahit di bibir kyuhyun, wajah kyuhyun memerah sempurna karna ulah siwon, namun tidak bisa dipungkiri dia juga menyukainya.

Keadaan kyuhyun semakin baik, sepertinya obat yang diminumnya mulai menunjukkan khasiatnya demamnya sudah turun, mual diperutnya juga sudah berkurang, malam itu kyuhyun duduk dengan tenang di atas kasurnya sambil video call dengan sang umma.

"kyu tidak papa umma" ucap kyuhyun entah sudah keberapa kalinya, namun wajah cantik ummanya yang ada di layar smartphonenya masih menunjukkan kekhawatiran pada putra sematawayangnya itu.

"benar? Wajahmu masih sangat pucat baby" ucap leeteuk, namja cantik itu memang langsung menghubungi kyuhyun saat mendengar kyuhyun sakit dari siwon saat dia menanyakan keadaan kyuhyun pada namja tampan itu, sungguh leeteuk sangat khawatir, ini pertama kalinya dia tidak berada di dekat putra manisnya itu ketika kyuhyun sakit, kalau saja urusannya dan kangin bisa ditinggal, dia pasti akan langsung memesan tiket untuk penerbngan ke korea secepatnya.

"umma tenang saja, ada ahjussi disini, ahjussi merawat kyu dengan baik, umma membantu appa saja" ucap kyuhyun

"kyunnie, benar hyung, hyung tenang saja, aku akan menjaga dan merawatnya" sahut siwon yang tiba – tiba saja bergabung bersama kekasihnya.

"siwonnie, hyung sangat berterimakasuh padamu karna sudah menjaga kyunnie, hyung akan sehera pulang kalau urusan disini sudah selesai,jaga kesehatan dan umma menyanyangimu kyunnie" ucap leeteuk sebelum memutus sambungannya telponnya.

"nahh karna sudah malam sekarang saatnya baby untuk tidur" siwon mengambil smartphone dari tangan kyuhyun lalu meletakkannya di nakas, membantu kyuhyun untuk berbaring lalu menyelimutinya sampai sebatas dada, setelahnya dia sendiri merebahkan badannya di samping kyuhyun, memeluk kekasih kecilnya itu, membenamkan wajah kyuhyun didadanya sambil menepuk – nepuk punggung kyuhyun dan bersenandung pelan, walaupun suaranya memang tidak semerdu suara kyuhyun, kyuhyun sangat menyukai suara husky ahjussinya. keaduanya hendak tertidur saat mendengar suara langkah kaki mendekat, dengan tidak rela wonkyu melepaskan pelukan mereka,

Ceklek, pintu terbuka, menampilkan sosok tampan kibum yang memasuki kamar dengan tas ransel yang menggatung di punggungnya.

"kibum hyung" lirih kyuhyun

"kyunnie, bagaimana keadaanmu?" tanya kibum, mengabaikan tatapan tidak suka siwon yang dilayangkan padanya, namja tampan namun sangat dingin itu menghampiri kyuhyun dan menggenggam tangan namja pujaan hatinya itu.

"sudah lebih baik hyung" jawab kyuhyun

'syukurlah" lega kibum

"nahh, kau sudah tau keadaan kyuhyun bukan kibum-ssi, sekarang sebaiknya kau pulang karna kyuhyun harus istirahat" ucap siwon, namja tampan itu tidak bisa menutupi nada dingin dari suaranya, terlebih saat ini kibum menatapnya tanpa takut, seperti menantang.

"aku akan disini menemani kyuhyun" jawab kibum enteng

"aku yang akan menemaninya sekarang pulanglah" siwon menatap tajam namja di depannya

"selama ahjussi tidak ada akulah yang menemani kyuhyun, jadi ahjussi tidak berhak melarangku menemani kyuhyun" kibum tidak mau kalah, dia tidak akan membiarkan lagi siwon berbuat seenaknya. Dengan santai kibum naik ke kasur kyuhyun, tidur di sisi kiri kyuhyun karna sisi kanannya sudah ditempati siwon, beruntung kasur kyuhyun cukup besar.

"apa yang kau lakukan?!" marah siwon

"apa lagi? Bukankah sudah kukatakan aku akan menemani kyuhyun" jawab kibum enteng

"ahjussi, kibum hyung, kalian berisik sekali kepala kyunnie jadi pusing, sekarang diamlah, kalau kalian ingin menemaniku jangan berisik, atau tidak ada satupun yang menemaniku" ancam kyuhyun, bagaimana bisa siwon dan kibum yang biasanya sangat cool dan tenang jadi sangat berisik.

"baiklah" ucap siwon dan kibum berbarengan, setelahnya mereka saling beradu death glare, ck benar – benar kekanakan.

"tidurlah baby" ucap siwon lembut, namja tampan itu menggenggam tangan kanan kyuhyun, berusaha membuat kyuhyun tidur menghadapnya, namun kibum yang tidak mau kalah menggenggam tangan kiri kyuhyun, akhirnya kyuhyun tidur terlentang dengan kedua tangannya berada di genggaman kedua namja tampan yang tidur menyamping meghadapnya.

"astaga aku bisa gila" gumam kyuhyun frustasi, sepertinya dia tidak akan bisa tidur dengan tenang malam ini, tidak dengan kedua namja yang menarik – narik kedua tangannya.

.

.

Kyuhyun bangun paling pagi mendahului kedua namja tampan yang masih tertidur lelap, dengan usaha keras namja manis itu berusaha melepaskan tangannya dari genggaman kedua namja tampan itu tanpa membangunkan mereka. Kyuhyun menghela nafas lega saat kedua tangannya terbebas, dengan langkah hati – hati kyuhyun menuruni ranjangnya, hahh tubuhnya terasa lebih segar pagi ini, dia sudah merasa sehat, tidak ada lagi kepala pusing dan perut mual.

Kyuhyun melirik sekilas ke arah kedua namja tampan yang masih tertidur nyenyak sebelum melangkah ke jendela kamarnya yang menghadap keluar, menyibak khordennya dan membiarkan cahaya matahari masuk ke kamarnya, untungnya cahaya matahari itu sama sekali tidak mengganggu tidur siwon dan kibum. Kyuhyun membuka jendela, menikmati udara pagi, ahh lebih tepatnya pagi menjelang siang karna jam kyuhyun sudah menunjukkan pukul sepuluh lewat tujuh belas menit, beruntung ini adalah hari libur, jadi kyuhyun tidak perlu khawatir terlambat ke sekolah.

Setelah mencuci muka dan menggosok gigi kyuhyun turun ke lantai satu, lebih tepatnya ke dapur, namja manis ini ingin menyiapkan sarapan untuk kedua namja yang masih tidur lelap itu, dengan bantuan petunjuk membuat kopi dari internet kyuhyun mulai meracik kopi buatannya.

"dimana umma meletakkan kopi?" gumam kyuhyun, matanya menatap sekeliling dapur, mencari bubuk berwarna coklat gelap itu, namja manis itu memekik senang saat menemukan toples berisi bubuk kopi milik appanya di lemari bagian atas yang biasa digunakan leeteuk untuk menyimpan benda – benda berbentuk bubuk. Setelah mendapatkan yang dicarinya kyuhyun mengambil dua cangkir beserta piring kecil sebagai tatakannya, kanapa dua? Dia membuatnya untuk siwon dan kibum, yahh walaupun terbilang masih remaja kibum memang lebih menyukai kopi daripada susu seperti kyuhyun, karna itulah kyuhyun sering mengatai kibum dewasa sebelum waktunya.

"masukkan dua sendok kopi" gumam kyuhyun membaca petunjuk di smartphonenya, namja manis itu bingung memilih ukuran sendok, yang kecil atau yang besar, "ahh yang ini saja, mungkin lebih banyak lebih enak" gumam kyuhyun lalu mengambil sendok ukuran besar, menuangkan dua sendok penuh bubuk kopi ke cangkir.

"selanjutnya gula" kyuhyun mengambil bubuk berwarna putih di lemari yang sama tempat menyimpan kopi tadi, "hemm, kenapa bentuknya berbeda, di gambar gulanya sedikit lebih besar dan seperti butiran kotak" gumam kyuhyun bingung sambil melihat bubuk putih halus di toples yang diambilnya, kyuhyun sama sekali tidak tau kalau yang diambilnya itu adalah garam, yahh mereka memang sama – sama putih.

"mungkin gula ini sangat mahal jadi lebih halus" komen kyuhyun polos lalu menuangkan dua sendok penuh 'gula' ke dalam cangkir, setelahnya namja manis itu menuangkan air panas dan mengaduknya sebentar. Kyuhyun nampak puas dengan kopi buatannya, selanjutnya namja manis itu mengambil gelas lain lalu menuangkan susu cair yang memang sudah disimpan ummanya di dalam kulkas.

"semuanya beres" sorak kyuhyun senang, "ahh selanjutnya memanggang roti" semangat kyuhyun, dengan petunjuk yang sama – sama dari internet kyuhyun mulai membuat roti panggang buatannya, setelahnya diletakkan roti yang tampak menghitam di beberapa bagian itu di atas sebuah piring datar, setelahnya kyuhyun meletakkannya di atas nampan bersama dua cangkir kopi dan susunya, dengan hati – hati kyuhyun membawanya ke kamarnya yang ada di lantai dua, sepertinya mereka akan sarapan di kamar kyuhyun.

Kyuhyun memasuki kamarnya dengan hati – hati, kedua namja itu masih tertidur namun posisi mereka sudah berubah, kalau tadi mereka tidur dengan berjauhan sekarang mereka tidur saling berpegangan, sepertinya kibum dan siwon mencari – cari tangan kyuhyun yang mereka genggam semalaman, dan karna kyuhyun sudah bangun tentu saja mereka tidak menemukannya.

Kyuhyun menahan tawanya agar tidak pecah, padahal biasanya kedua namja yang penting dihidupnya itu saling beradu deathglare namun sekarang mereka terlihat sangat akur dan manis, seperti kakak adik, ahh tiba – tiba saja sisi jahil kyuhyun muncul, dengan tergesa dletakkannya nampan yang dibawanya ke atas nakas, lalu meraih smartphonenya yang diletakkan di sakunya, memotret kedua namja itu dari beberapa posisi, bahkan sampai mengclose-up wajah polos keduanya saat tidur, setelah puas kyuhyun kembali mengantongi smartphonenya, nahh sekarang saatnya membangunkan kedua pangeran.

Dengan jahil kyuhyun menyetel jam weker, setelahnya meletakkan jam weker itu tepat di tengah – tengan siwon dan kibum.

"10 …9 …8 …7 ….6 …5 …4 ….3 …2 ….1…. 0 KRINGGGGGGG!" tepat saat kyuhyun selesai menghitung mundur jam weker itu beerbunyi dengan nyaringnya, membuat kedua namja yang masih berpegangan tangan itu terbangun dengan kaget.

"HA HA HA HA HEMMBBHHH" kyuhyun tidak dapat menahan tawanya melihat ekspresi bingung yang tampak lucu dari kedua namja tampan itu, sedangkan kibum dan siwon hanya menatap kyuhyun yang masih tertawa sambil memegangi perutnya bingung karna masih belum sepenuhnya sadar.

'tunggu kalau kyuhyun disitu, lalu yang tangannya kugenggam' batin kedua namja itu, keduanya langsung menengok ke arah tangan mereka yang masih bertaut dan … "HWAAAAAAA" siwon dan kibum berteriak kencang dan saling melepaskan tangan mereka dengan ekspresi panic yang semakin membuat kyuhyun tertawa puas

"yahh, bocah kenapa kau memegang tanganku!" sungut siwon sambil mengibaskan tangannya dengan ekspresi jijik

"enak saja, ahjussi yang memegang tanganku!" balas kibum sambil mengusap tangannya kasar seolah baru saja memegang virus berbahaya.

"yahh kyunnie/baby jangan tertawa" pekik keduanya karna kyuhyun tidak juga berhenti tertawa

"ka-lian sangat lucu hemmbb hahahaha aww" sangking serunya kyuhyun perutnya sampai terasa sakit.

"yahh baby berhenti nanti perutmu sakit" siwon bangkit dan menghampiri kyuhyun, walaupun sebenarnya dia kesal juga karna dikerjai kekasihnya namun siwon memang tidak akan pernah bisa marah pada kyuhyun, ohh dia terlalu mencintai namja manis ini.

"hehe, aku membuat sarapan untuk kalian" ucap kyuhyun setelah berhasil menghentikan tawanya, namja manis ini dengan bangga menunjukkan hasil kerja kerasnya.

Siwon dan kibum saling pandang setelah melihat hasil kerja kyuhyun, mereka tampak tidak yakin dengan makanan buatan kyuhyun, dilihat dari warnanya yang nyaris hitam di banyak bagian dan juga mereka sangat tau bahwa kyuhyun tidak pernah menyentuh dapur, ohh ini pertama kalinya kedua namja itu kompak.

"ayo ahjussi, hyung, kyu sangat berusaha keras membuatnya"

"bagaimana denganmu kyu?" tanya kibum ragu

"buat hyung dan ahjussi saja kyu sudah punya susu" jawab kyuhyun lalu meminum susunya dengan nikmat.

Dengan ragu kibum dan siwon mengambil sepotong roti dan menggigitnya kecil, suara nyaring terdengar saat gigi mereka menggigit roti itu, rasa pahit mulai menjalar di lidah mereka saat bagian yang gosong itu mengenai lidah mereka, sejujurnya siwon ingin tidak menelannya kalau saja ini bukan buatan kekasih manisnya, dan sepertinya kibum juga berfikiran sama dengannya, kedua namja tampan ini tampak bersusah payah menelan sepotong roti itu, seolah – olah mereka menelan duri, ohh mereka berjanji tidak akan membiarkan kyuhyun menyentuh dapur lagi.

Setelah menelan roti itu siwon dan kibum dengan cepat meraih cangkir berisi kopi, berharap menghilangkan rasa kering dan pahit dilidahnya, ohh namun sepertinya itu pilihan yang buruk, hampir saja kedua namja itu menyemburkan kopi itu saat pertama kali cairan berwarna hitam itu menyentuh lidahnya, rasanya justru lebih buruk dari roti hitam, ini pertama kalinya mereka meminum kopi dengan rasa seabsurd ini. Pahit dan asin.

"bagaimana hyung, ahjussi?" tanya kyuhyun semangan dengan senyum cerianya.

"em, e-enak, benarkan kibum?" tanya siwon dengan senyum garing.

"n-ne, benar sangat enak" sahut kibum dengan senyum yang tak kalah garing

"benarkah? Wahh kalau begitu kyu akan sering – sering membuat sarapan untuk ahjussi dan hyung" ucap kyuhyun semangat, sedangkan kibum dan siwon hanya dapat merutuki nasib mereka, sepertinya setelah ini mereka harus membeli obat pencuci perut kalau tidak ingin keracunan.

.

.

"bosan" keluh kyuhyun sambil meniup poninya yang sudah agak memanjang, sepertinya kalau ummanya pulang nanti dia akan meminta sang umma memotong poninya, kenapa sang umma, ohh itu karna kyuhyun tidak suka orang asing menyentuh – nyentuh rambut indahnya.

Kyuhyun melirik dua orang namja yang sedang sibuk dengan kegiatannya masing – masing, siwon sibuk dengan Koran pagi yang telat dibacanya dan kibum sibuk dengan buku – buku tebalnya yang membosankan, ohh ayolah kibum hyungnya sudah sangat pintar tanpa membaca buku – buku itu setiap hari. "hahh, bagaimana bisa umma meninggalkanku bersama dua namja membosankan" keluh kyuhyun, sebenarnya dia ingin bermain PSP, namun dia sudah menamatkan gamenya beberapa hari yang lalu, menonton TV, ahh jam segini yang ada hanya berita siang.

"ahjussi~" rengek kyuhyun dengan nada manja, membuat siwon sejenak mengalihkan perhatiannya dari Koran ke arah kekasih manisnya, memandang wajah cemberut kyuhyun yang lucu membuat siwon tidak tahan untuk mencubit pipi chubby kyuhyun.

"ishh appo" ringis kyuhyun

"mianhae, ada apa baby hemm?" tanya siwon lembut sambil mengelus rambut kyuhyun

"bosan" keluh kyuhyun

"baby bosan, emm bagaimana kalau kita jalan – jalan?" usul siwon

Mendengar kata jalan – jalan mata kyuhyun berbinar – binar senang, ohh kim kyuhyun sebenarnya berapa usiamu?. "kyu mau ahjussi" semangat kyuhyun

"baiklah kalau begitu sekarang ganti baju, ahjussi juga akan ganti baju"

Kyuhyun langsung beranjak ke kamarnya untuk mengganti pakaian, siwon juga akan ke kamarnya saat melihat kibum juga bangun dari duduknya, "kau mau apa?" tanya siwon

"tentu saja ganti baju, ahjussi pikir aku akan membiarkan ahjussi pergi berdua saja dengan kyunnie, tentu saja tidak" jawab kibum sengit lalu pergi meninggalkan siwon.

Siwon menggeram kesal, hahh sepertinya namja dingin dan datar itu benar – benar ingin merebut kyuhyun darinya.

Setengah jam kemudian ketiganya sudah siap di depan mobil siwon, kyuhyun tampak manis dengan sweater coklat susunya, walaupun sudah mulai memasuki musim semi udara dingin masih berhembus, kibum tampak santai dengan kaos dan jeans biru yang dipakainya, sedangka siwon, seperti bisasa namja itu tampak tampan dengan polo shirt putih dan juga jeans biru gelap, yang membedakannnya dengan kibum dan kyuhyun adalah atribut penyamaran berupa kacamata hitam dan juga syal yang dipakainya.

"oke let's go" semangat kyuhyun, mereka memutuskan untuk pergi ke arena bermain, yahh tentu saja itu permintaan kyuhyun, kyuhyun bilang dia ingin ke kebun bintang indoor yang ada di kawasan arena bermain.

Sesampainya di arena bermain kyuhyun tidak ada lelahnya berkeliling sambil menarik dua namja di kanan dan kirinya, mencoba seluruh permainan, tidak menyadari kibum yang tampak tidak nyaman dengan tempat ramah, yahh namja dingin ini memang terbiasa menyendiri ataupun bersama kyuhyun saja, sedangkan siwon dia tidak nyaman karna takut ada yang mengenalinya, namun melihat betapa senangnya kyuhyun tentu saja kedua namja itu menekan ketidaknyamanan mereka.

"ayo kesana ahjussi" semangat kyuhyun

"baby, istrirahat dulu ne, kau baru saja sembuh" ucap siwon dengan nada membujuk

"tapi … ah baiklah" pasrah kyuhyun, sebenarnya dia masih ingin main namun melihat tatapan siwon dan kibum dia tidak tega juga menolak permintaan kedua namja itu. Akhirnya mereka memutuskan untuk duduk di dekat arena komedi putar, kyuhyun duduk dengan nyaman dengan bubble tea detangannya.

Tiba – tiba saja suasana mendadak ramai, para pengunjung tampak berlarian ke satu titik mengumpul seolah – olah ada hal yang menarik.

"ada apa sih?" tanya kyuhyun panasaran, namun namja manis ini tidak bisa melihat apapun karna para pengunjung yang mengerubungi objek itu.

Siwon yang memang cukup tinggi mengambil inisiatif untuk berdiri dan sedikit berjinjit agar dapat melihat apa yang terjedi, matanya terbelalak saat melihat seorang yeoja berkacamata hitam berada di tengan kerumunan, yeoja itu berjalan dengan dikawal beberapa bodyguard, kwon yuri. gawat, kalau sampai dia melihatku dan menyapaku, bisa – bisa banyak gossip tentang kami, batin siwon, dia harus segera pergi dari sini.

"baby, kajja kita pergi" ajak siwon gusar

"kemana ahjussi, kyu masih ingin main" elak kyuhyun

"mainnya ke tempat lain saja ne, sekarang kita pergi dulu" siwon meraih tangan siwon, hendak mengajaknya pergi, sedangkan kibum hanya menatapnya heran.

"kajja baby"

"tapi ahjussi…"

"SIWON-SSI" teriakan seorang yeoja terdengar, dan siwon merutuk dalam hati sepertinya dia terlambat, sekarang pasti orang – orang sudah menyadari keberadaannya, dengan tidak rela dilepaskannya tangan kyuhyun, dia tidak ingin kyuhyun terlibat masalah kalau sampai orang – orang melihat mereka pergi bersama.

"siwon-ssi kebetulan sekali" ucap yuri sambil tersenyum manis, menghasilkan bisikkan – bisikan dari para pengunjung melihat actor dan aktris terkenal yang sering menghiasi layar kaca dan yang sedang diberitakan memiliki hubungan spesial berada di satu tempat yang sama, tentu saja mereka berfikir bahwa siwon dan yuri sedang kencan.

"yuri-ssi" jawab siwon kikuk, matanya sesekali melirik kyuhyun yang berdiri di samping kibum dengan tatapan sedih

"senang sekali bertemu denganmu, aku sedang tidak ada teman untuk jalan – jalan untung bertemu denganmu disini" ucap yuri manis, dalam hati yeoja itu tertawa licik, tentu saja ini bukan kebetulan, dia tau siwon pergi ke tempat ini, yahh tanpa sepengetahuan siwon yuri menyewa mata – mata untuk mengawasi namja tampan itu, dan yuri sengaja menyapa siwon untuk menimbulkan rumor tentang mereka, benar – benar rencana yang hebat kwon yuri.

"bagaimana kalau kau menemaniku, ini pertama kalinya aku kesini" yuri dengan manja menggandeng tangan siwon.

"maaf" siwon melepaskan tangan yuri, dia tidak ingin menyakiti kyuhyun yang masih menatapnya nanar, ohh betapa dia ingin memeluk kekasihnya itu, mengatakan pada seluruh dunia bahwa dirinya hanyalah milik kyuhyun, tapi tentu saja itu tidak bisa dia lakukan untuk keselamatan kyuhyun.

"ahh kyuhyunnie juga ada disini" sapa yuri berlagak baru tau bahwa disini juga ada kyuhyun, "wahh, kau memang sangat baik siwon-ssi, bahkan di hari liburmu kau menemani keponakan kecilmu bermain" ucap yuri menekankan kata keponakan dan kecil.

"kyunnie, kajja kita ke kebun binatang saja" ajak kibum, namja tampan itu tidak tega melihat wajah sedih kyuhyun, langsung saja kibum menggandeng tangan kyuhyun dan membawa namja manis itu ke kebun binatang indoor yang berada di kawasan arena bermain, kyuhyun yang awalnya bersemangat untuk melihat hewan – hewan yang ada disana hanya mengikuti langkah kibum dengan pandangan kosong.

"baby" lirih siwon, namja tampan itu mengikuti kibum dan kyuhyun, sebenarnya dia ingin mengenyahkan yeoja yang sekarang dengan tidak tau malunya bergelayut di lengannya, bahkan dengan santainya yeoja itu melayangkan senyuman dan lambaian pada para pengunjung yang masih menatap mereka.

Begitu sampai di kebun binatang indoor suasana lebih sepi, siwon langsung melepaskan tangan yuri, "yuri-ssi, apa yang kau lakukan? Kau bisa menimbulkan masalah" kesal siwon

"memang apa yang aku lakukan? Aku hanya menyapa teman yang tidak sengaja kutemui" jawab yuri sok polos

"ck" siwon hanya dapat berdecak kesal lalu menyusul kyuhyun yang berjalan di depannya bersama kibum, sedangkan yuri tampak tertawa puas, rencananya sukses besar. Yeoja seksi itu mengibaskan rambutnya lalu mempercepat langkahnya untuk menyusul siwon.

"baby" siwon meraih tangan kyuhyun, menyampaikan permohonan maaf lewat tatapan matanya, kyuhyun berusaha tersenyum, dia berusaha mengerti dengan resiko pekerjaan siwon, bukankah hal seperti ini biasa, namun hatinya tetaplah sakit melihat bnyaknya orang yang mendukung siwon bersama si ahjuma jelek.

"ahjussi kyu mau melihat kura – kura" ucap kyuhyun berusaha mengalihkan rasa sakit hatinya

Siwon memandang kyuhyun sendu, ingin sekali dia menghapuskan kesedihan di wajah manis babynya. "tentu, kajja" jawab siwon sambil menggandeng tangan kyuhyun lembut, meninggalkan kibum yang hanya bisa menatap mereka sedih.

"kau menyukainya bukan?" tanya yuri yang tiba – tiba saja muncul di samping kibum

Kibum melirik yeoja itu sekilas, "bukan urusanmu ahjumma" sahut kibum dingin

"oh ayolah aku tak setua itu untuk dipanggil ahjumma, panggil saja noona, dan aku bisa melihat kau menyukainya, sama sepertiku yang menyukai choi siwon" ucap yuri enteng, kibum hanya diam menunggu kelanjutan ucapan yeoja sexy itu. "kita memiliki tujuan yang sama, aku ingin memiliki siwon, dan kau memiliki kyuhyun, jadi kenapa kita tidak berkerja sama saja?" tanyanya sambil mentap kibum dengan senyum licik.

TBC

Yeaaahhhh akhirnya perjuangan keras menyelesaikan chap ini, selesai juga, leganya …..

Miiiiiannn miaaannn jongmal mianhae karna chap ini sangat lama, saya sudah sangat berusaha menyelesaikan ini secepatnya, tapi apa mau dikata, jadwal padat, ide mentok dan jadilah updatenya sangat ngaret. Ohh ya harap dimaklumi yahh kalau masih ada typo bertebaran, saya sudah berusaha meminimalisirnya.

Semoga teman – teman puas dengan chap ini, saya juga mau mengucapkan terima kasih untuk yang sudah mereview ff abal saya ini, akhir kata sampai jumpa di next chap dan ff yg lain #pai – pai …