Cast : Cho kyuhyun as kim kyuhyun (17 yo)

Choi siwon (34 yo)

Kim kibum (18 yo)

Kwon yuri (29 yo)

Kim young woon/kangin as kyuhyun appa (36 yo)

Park (kim) jung soo/ leeteuk as kyuhyun umma (37 yo)

Lee ( kim) sungmin as kangin little brother (34 yo)

Cast lain muncul seiring berjalannya waktu :)

Warning : BL, Typo(s), aneh dll

Happy Reading

"kita memiliki tujuan yang sama, aku ingin memiliki siwon, dan kau memiliki kyuhyun, jadi kenapa kita tidak berkerja sama saja?" Tanya yuri sambil menatap kibum dengan senyum licik.

Kibum hanya diam, mencerna ucapan yeoja yang menurutnya seperti ular berbisa itu, sampai sebuah senyum dingin muncul di wajah tampan nan datarnya. "tawaran yang sangat menggiurkan ahjumma" ucap kibum dengan menekankan kata ahjumma, kibum bisa melihat yeoja didepannya tampak tersenyum senang mendengar jawaban darinya.

"tapi sayangnya aku sama sekali tidak tertarik" lanjutnya, ucapan itu kibum sontak membuat senyum di wajah yeoja cantik itu menghilang, "jangan samakan aku dengan wanita licik sepertimu, aku bukan kau yang akan menggunakan segala macam cara untuk mendapatkan apa yang kuinginkan" lanjut kibum lagi, membuat yeoja di depannya menahan marah, bagaimana tidak, sudah jelas bukan bahwa kibum yang usianya jauh dibawahnya sekarang sedang merendahkannya.

Kibum sudah hendak meninggalkan yuri sebelum namja tampan itu kembali berbalik, dia mendekatkan wajahnya ke telinga yuri dan berbisik dengan suara datarnya, "dan satu lagi ahjumma, jangan coba – coba melukai ataupun membuat kyunnie-ku menangis, karna kau akan berurusan denganku, kau mungkin menganggap peringatanku ini hanya gertakan dari anak kecil, tapi bisa kupastikan kalau kau melakukan itu hidupmu tidak akan tenang, ingat itu" setelah mengatakan itu kibum menegakkan lagi badannya, dan pergi seolah – olah tidak ada yang terjadi, sedangkan yuri hanya dapat terdiam di tempatnya, yeoja sexy itu nampak bergetar, bagaimana bisa seorang bocah seperti kibum bisa tampak menakutkan seperti itu, melihat mata hitam yang menatapnya tajam ditambah nada datar dan dinginnya membuatnya merasa terintimidasi.

"arrggghhhh" yuri mengacak rambutnya frustasi, mengapa dua bocah itu (kibum dan kyuhyun) selalu saja membuatnya kesal. Yuri menghentakkan sepatu hak tingginya keras ke lantai berkali – kali, sampai akhirnya sepatu mahal berhak lancip itu tidak mampu lagi menahan benturan yang disebabkan yuri dan akhirnya patah, membuat yeoja sexy itu terhuyung nyaris terjatuh, beruntung dia langsung berpegangan pada dinding, dia memang tidak jatuh namun banyak orang yang menyaksikan hak sepatu mahalnya patah, bahkan orang – orang itu mentertawakannya, ahh sungguh hari yang sial untuk kwon yuri.

"siaaallll!" umpatnya

"yuri-ssi, apa kita kan pergi sekarang?" tanya manager yuri yang baru saja muncul

"kau dari mana saja?! Sebagai manager harusnya kau selalu di dekatku, dasar tidak berguna!" marahnya pada sang manager lalu berjalan keluar dengan terpincang – pincang karna hak sepatunya yang patah.

"apa salahku?" gumam si manager yang sungguh sangat malang karna menjadi pelampiasan kekesalan kwon yuri.

.

.

"baby lihat ini bukankah sangat lucu?" tanya siwon sambil menunjuk kelinci putih yang menurutnya lucu, namun sayang kyuhyun sama sekali tidak merespon, namja manis itu masih saja menunduk sedih, hahh sepertinya kemunculan yuri benar – benar merusak mood kyuhyun.

Tidak ingin berputus asa siwon mengangkat kelinci itu dari kandangnya, lalu menyodorkannya di depan kyuhyun, berharap kyuhyun akan senang namun yang terjadi adalah ...

HATCHIII, HATCHIII, kyuhyun justru bersin – bersin, namja manis itu menjauhkan kelinci itu dari hadapannya sambil menutup hidung dan mulutnya, "kyu alergi bulu ahjussi" ucapnya tidak jelas karna mulut dan hidungnya masih ditutup

"oh? Mianhae baby, gwenchana? Maafkan ahjussi ne, huhh dasar kelinci jelek" siwon meletakkan kembali kelinci itu ke kandangnya, kelinci itu sudah tidak lucu lagi menurutnya karna bisa membuat kyuhyunnya alergi.

"gwencha hhatchiii" kyuhyun masih saja bersin – bersin

Siwon dengan cepat mengambil saputangan yang memang selalu dibawanya dan memberikannya pada kyuhyun, "maafkan ahjussi baby" sesal siwon

"gwenchana, sudah tidak papa" ucap kyuhyun, namja manis itu menjauhi area hewan – hewan berbulu dan menuju hewan – hewan laut.

Siwon merasa bersalah melihat kyuhyun yang masih tampak murung, yahh dia sama sekali tidak menyangka akan bertemu yuri saat bersama dengan kyuhyun, hahh dia harus melakukan sesuatu untuk mengembalikan senyum manis di wajah kekasihnya itu.

Sebuah senyum simpul muncul di wajah tampan siwon saat melihat segerombolan pinguin dalam sebuah akuarium besar. Siwon berdiri di depan kyuhyun, mencari perhatian namja manis itu agar menatapnya, begitu kyuhyun menghadapnya siwon mulai menjalankan aksinya, namja tampan itu merapatkan tangannya di sisi tubuhnya, gesrture tubuhnya dibuat seperti pinguin.

"baby lihatlah, apa ahjussi sudah mirip dengannya?" tanya siwon sambil mengikuti cara berjalan pinguin, namja tampan bertubuh atletis itu tidak lupa memasang wajah imut.

Kyuhyun sebenarnya masih dalam mood yang buruk namun melihat ahjussinya bertingkah 'aneh' ditambah memasang wajah imut yang sama sekali tidak cocok dengan wajah kekarnya akhirnya membuat kyuhyun tidak kuat untuk menahan tertawa, namja manis itu tertawa keras sambil memegangi perutnya. "hahahahemmbff ahjussi hentikan" ucapnya di sela tawanya, namun siwon justru semakin menjadi – jadi, persis seperti pinguin yang sedang beratraksi.

Siwon semakin bersemangat melihat kekasihnya sudah bisa tertawa, hatinya benar – benar lega, tawa kyuhyun seperti oksigen untuknya, dan kesedihan kyuhyun seperti racun mematikan untuknya, akan dia lakukan apapun untuk membuat kyuhyun tetap tertawa, walaupun itu dengan mempermalukan dirinya sendiri.

"sudah ahjussi dilihat orang" ucap kyuhyun

"ini semua tidak ada apa – apanya dibanding dengan tawamu" jawab siwon, yang mau tidak mau membuat pipi kyuhyun memerah.

"terima kasih ahjussi" ucap kyuhyun terharu

"apapun untukmu" balas siwon

"benarkah?" tanya kyuhyun

"tentu saja, apa ada yang baby inginkan?" tanya siwon

"ne, emmm kyu ingin melihat air mancur" ungkap kyuhyun, yahh dia memang ingin melihatnya dan bermain disana, dia pernah melihat air mancur itu di televisi dan dia sangat ingin melihatnya secara langsung pasti akan sangat menyenangkan bermain disana apalagi bersama siwon..

"kalau begitu tunggu apa lagi, kajja" siwon mengulurkan tangannya pada kyuhyun, yang disambut dengan semangat oleh namja manis itu, keduanya berjalan bergandengan tangan keluar indoor zoo itu, bahkan sepertinya keduanya melupakan kibum yang sekarang sedang sibuk mencari – cari mereka.

.

.

"kyaaaaa!" teriak kyuhyun kegirangan, namja manis itu tampak menikmati bermain air bersama anak – anak kecil yang ada disana, sesekali kyuhyun berusaha menghindar saat anak – anak itu mencipratkan air ke arahnya. Kyuhyun terlihat sangat bahagia, dia tertawa lepas seperti tanpa beban.

Siwon yang sejak tadi menunggui kyuhyun dari kursi yang tidak jauh dari tempat kyuhyun bermain hanya dapat tersenyum melihat tingkah kyuhyun, inilah yang siwon sangat sukai, melihat senyum kyuhyun, tawa kyuhyun, dan dia berjanji akan terus menjaga tawa dari kekasih kecilnya itu.

Siwon melambai pada kyuhyun yang tampak melambai padanya dengan wajah cerianya, siwon menggeleng sekilas saat melihat kyuhyun memintanya untuk mendekat, dia tidak ingin mengganggu kyuhyun yang tampak asik menikmati waktu bermainnya dengan anak – anak itu, ini adalah hal yang wajar untuk namja seusia kyuhyun, bersenang – senang dan bermain, dan siwon tidak akan merubah hal itu, dia mencintai seperti apapun kyuhyun.

"ahjussi kajja" kyuhyun mengampiri siwon, berusaha menarik tangan namja tampan itu untuk bergabung bersamanya.

"anny, kau saja baby"tolak siwon

"isshh kajja" rajuk kyuhyun, namja manis itu bahkan sudah cemberut

"baiklah, baiklah" pasrah siwon, namja tampan itu akhirnya mengikuti langkah kyuhyun mendekati anak – anak yang sedang bermain air tersebut.

"semuanya, kenalkan ini siwon ahjussi, tidakkah kalian ingin memberikan salam perkenalan padanya?" ucap kyuhyun pada anak – anak yang belum lama di kenalnya namun sudah terlihat sangat akrab itu, kyuhyun berkedip ke arah anak – anak itu, senyum jahil tersungging di bibir merahnya.

"annyeong siwon ahjussi" sapa anak – anak itu serempak

"annyeo...ehh yahhh!" siwon sudah hendak menbalas sapaan anak – anak itu saat tiba – tiba saja serangan air dari berbagai arah mengenainya, membuat pakaian yang dipakainya basah kuyup, siwon bisa mendengar suara tawa dari kyuhyun dan juga anak – anak itu, bahkan kyuhyun sudah asik berhighfive ria dengan teman – teman barunya itu, barulah siwon sadar kalau dirinya baru saja dikerjai oleh kekasih manisnya.

"kau mencari masalah kim kyuhyun, terimalah pembalasan ahjussi" ucap siwon dengan nada mengancam, mendengarnya kyuhyun mengambil ancang – ancang untuk melarikan diri, namja manis itu berusaha mengelak dari kejaran siwon, sayang kakinya tidak lebih panjang dari siwon membuat namja tampan itu dengan mudah menangkapnya.

"i got you" guman siwon di telinga kyuhyun, namja tampan itu memeluk kyuhyun erat dari belakang, mencegah kyuhyun yang memberontak hendak melarikan diri darinya. "sekarang terimalah hukumanmu" ucap siwon, setelahnya namja tampan itu membalik badan kyuhyun, dan dengan gerakan sangat ringan memanggul kyuhyun di bahunya, seperti memanggul sekarung beras.

"hwaaaa, ahjussi turunkan!" pekik kyuhyun, namja manis itu berpegangan pada baju siwon karna takut jatuh, "yahh kalian tolong aku!" pekinya saat melihat teman – teman barunya justru mentertawakannya tampa berniat menolongnya sama sekali..

"ini hukuman untukmu karna udah berani mengerjai ahjussi" ucap siwon, namja tampan itu membawa kyuhyun semakin dekat dengan air mancur.

"ahjussi mianhe, kyu kapok, jebal" gumam kyuhyun, siwon tetap bergeming dan tetap membawa kyuhyun mendekati air mancur.

"kyaaaaa!" teriak kyuhyun, badan dan bajunya basah kuyup saat siwon membewanya ketengah – tengah air mancur, namja manis itu didudukkan di antara lubang – lubang yang terus memuncratkan air ke atas itu. "kyu basah kuyub ahjussi" kesal kyuhyun

"sekarang kita satu sama baby" ucap siwon senang lalu mengecup pipi kyuhyun sekilas, menimbulkan rona merah di pipi chubby namja manis itu. Setelahnya keduanya tertawa, mentertawakan tingkah kekanakan mereka, ahh entah bagaimana caranya mereka pulang nanti dengan keadaan basah kuyub, hanya cukup menikmati saat ini, bukankah bahagia itu sederhana.

.

.

"apa masih dingin?" tanya siwon sambil tetap mengeringkan rambut kyuhyun, keduanya memutuskan langsung pulang kerumah setelah 'bermain air', siwon tidak mau kyuhyunnya sakit kalau terlalu lama memakai pakaian basah.

Kyuhyun mengusap hidungnya yang sedikit berair, sepertinya dia sedikit flu, namun bibirnya terus menyunggingkan senyum manis. "anny, kyu sangat senang hari ini ahjussi" girang kyuhyun

Siwon tersenyum gemas sambil mencubit pipi kyuhyun yang memerah karna udara dingin, "mianhae, kyu jadi flu" sesal siwon

"anny, ahjussi tidak salah, hari ini benar – benar sempurna, nanti kita harus kesana lagi" semangat kyuhyun

"ya, tentu saja, tapi lain kali kita harus membawa pakaian ganti" sahut siwon yang dibalas anggukkan kyuhyun. "sekarang tidurlah, baby pasti sangat lelah hari ini"siwon membantu kyuhyun merebahkan tubuhnya ke kasur, setelahnya di sendiri merebahkan dirinya di samping kyuhyun, mereka tidur sambil berhadapan dan bergandengan tangan.

"ahjussi" panggil kyuhyun

"hemm?" sahut siwon, tangannya masih mengelus rambut halus kyuhyun, agar kekasihnya itu cepat tertidur.

"apa ahjussi tidak menyesal menjadi memiliki namjachingu seperti kyu?" tanya kyuhyun

Siwon menghentikan gerakan tangannya di kepala kyuhyun, matanya menatap tepat di mata sewarna lelehan caramel itu, "kenapa kau bicara begitu baby?" tanyanya

Kyuhyun menunduk, mengalihkan tatapannya dari mata tajam siwon, "mereka bilang ahjussi sangat cocok dengan yuri-ssi, mereka bilang ahjussi dan yuri-ssi adalah pasangan yang paling sempurna, kalian cantik dan tampan, aktris dan aktor terkenal, kalian juga..."

"shhhh" siwon menghentikan ucapan kyuhyun, "dengar, baby tidak perlu mendengarkan apa yang mereka katakan, yang mereka lihat hanyalah karna tuntutan skenario, tapi mereka tidak tau bahwa sebenarnya yang ahjussi cintai hanya babykyu" ungkap siwon, ahh dia tidak bisa mengungkapkan betapa besar rasa cintanya pada namja manis ini.

"tapi ..."

"tutup mata dan telingamu lalu dengarkan suara hatimu baby" siwon lagi – lagi memotong ucapan kyuhyun, dia tidak mau kekasih kecilnya ini berfikiran yang macam – macam, "tidakkah baby lihat, dimata ahjussi hanya ada dirimu" lanjut siwon

Kyuhyun terdiam lalu mengangguk, senyum manis terukir diwajahnya, perasaannya menjadi jauh lebih tenang, memang hanya ahjussinya lah yang bisa membuatnya tenang.

Melihat wajah kyuhyun siwon menjadi tidak tahan untuk mencium namja manis itu, tapi dia takut kelepasan lagi, "baby hyung ingin menciummu" ucap siwon, membuat pipi bulat didepannya memerah, kyuhyun hanya mengangguk malu – malu, "tapi ahjussi mohon bantuanmu" ucap siwon lagi

"apa?" tanya kyuhyun

"jangan bergerak, ahjussi tidak ingin sampai lepas kontrol" jawab siwon, wajah kyuhyun semakin memerah.

Perlahan tapi pasti wajah siwon semakin mendekati kyuhyun, sedangkan kyuhyun hanya diam menuruti permintaan ahjussinya, beberapa saat kemudian kedua bibir itu bertemu, awalnya hanya menempel namun sesaat kemudian siwon mulai melumat lembut bibir manis itu, kedua mata mereka terpejam, menikmati rasa hangat yang menjalar ke seluruh tubuh mereka.

Kyuhyun sekuat tenaga menahan diri untuk tidak mendesah pelan ataupun membalas ciuman siwon yang sangat lembut, awalnya kyuhyun memang bisa menepati janjinya, namun karna ciuman siwon yang terlalu lembut akhirnya namja manis ini tidak tahan untuk membalas ciuman siwon.

"shit!" geram siwon, merasakan kyuhyun membalas ciumannya runtuh sudah pertahanan diri siwon, namja tampan itu sekarang mencium kyuhyun dengan agak kasar, mengulum bibir atas dan bawah kyuhyun bergantian, seolah – olah ingin memakan bibir merah itu.

"arghh" ringis kyuhyun saat siwon tanpa sengaja menggigit bibir bawahnya, karna reflek kyuhyun tanpa sengaja juga menggigit bibir atas siwon.

"arghh mian baby" sesal siwon saat melihat bibir bawah kyuhyun yang sedikit terluka, dielusnya bibir bawah kyuhyun dengan jempolnya tepat diatas luka yang tanpa sengaja dia buat, bibir kyuhyun tampak memerah karna ciumannya.

"gwenchana, kita satu sama bibir ahjussi juga terluka" ucap kyuhyun

"seharusnya aku tidak melakukan itu" sesal siwon, siwon merutuki dirinya sendiri yang selalu saja lepas kontrol pada kyuhyun, bagaimana dia bisa tetap menjaga kepolosan kekasih manisnya ini.

"ahjussi seharusnya tidak menahan diri, bukankah kyu kekasih ahjussi, kyu tidak mau ahjussi menganggap kyu sebagai anak kecil" kesal kyuhyun

"mainhae, karna sikap ahjussi membuatmu merasa seperti itu baby, ahjussi hanya ingin menjagamu" ucap siwon, namja tampan itu membawa kyuhyun ke pelukannya, mendekap erat namja yang sangat dicintainya itu.

"aku akan memaafkan ahjussi,tapi jangan lakukan hal itu lagi"

"ne, tentu saja tuan putri" kekeh siwon, namja tampan itu meringis saat kyuhyun mencubit perutnya pelan, ohh dia lupa kyuhyun tidak suka dipanggil tuan putri. "sekarang tidurlah" gumamnya, dielusnya punggung kyuhyun, bibirnya menyandungkan lagu pengantar tidur agar kyuhyun cepat terlelap, dan tidak membutuhkan waktu lama kyuhyun sudah tertidur.

"saranghae babykyu" siwon mengecup bibir kyuhyun sekilas sebelum ikut memejamkan matanya, menyusul kyuhyun ke alam mimpi.

.

.

"eomma!" teriak kyuhyun girang saat dilihatnya sang umma baru saja keluar dari pintu kedatangan luar negeri diikuti oleh appanya dibelakangnya, namja manis itu langsung berlari menerjang sang eomma, ahh betapa kyuhyun merindukan eommanya. "eomma bogoshippo!" pekik kyuhyun begitu sampa dipelukan hangat leeteuk.

CUP CUP leeteuk mencium pipi chubby putranya berulang kali, dia juga sangat merindukan kyuhyun, "eomma juga sangat merindukanmu sayang, bagaimana keadaanmu?, eomma dengar kau sakit sayang" tanya leeteuk bertubi – tubi, namja cantik itu melihat putranya dari atas sampai bawah memastikan tidak kurang satu apapun.

"kyu baik – baik saja eomma, hanya kelelahan" jawab kyuhyun, oh tentu saja dia tidak akan bilang sakitnya karna efek alergi alkohol.

"ahh kasihan sekali anak eomma" leeteuk kembali memeluk kyuhyun, lalu memandang wajah manis putranya, dahinya mengerut bingung saat melihat sesuatu yang aneh di bibir bawah kyuhyun, "ada apa dengan bibirmu baby?" tanya leeteuk

Kyuhyun reflek memegang bibir bawahnya, hasil gigitan siwon kemarin memang menimbukan luka kecil di bibirnya, walaupun sekarang sudah mengering tetap saja bekasnya terlihat. "ee-eemm ini kyu tidak sengaja menabrak pintu eomma hehe" bohong kyuhyun

"pintu? Bagaimana bisa?" tanya leeteuk penasaran

"kyu terlalu mengantuk setelah main game eomma, jadi tidak melihat pintu yang ada di depan dan menabraknya" jawab kyuhyun

"aigo, makanya jangan main game terus baby" omel leeteuk sambilmenyentil dahi kyuhyun pelan yang hanya dibalas gerutuan kyuhyun.

"hahh lihat mereka, kalau sudah bersama pasti mengabaikanku" ucap kangin pada siwon, keduanya sejak tadi hanya memperhatikan interaksi ibu dan anak itu dari jauh tanpa ada niat mengganggu, mereka tau benar bagaimana protektifnya leeteuk pada kyuhyun.

"bagaimana kabarmu siwon-ah? Apa kyunnie merepotkanmu?" tanya kangin

"tidak hyung, kyu anak yang manis dan penurut" jawab namja tampan yang sebagian besar wajahnya tertutup oleh syal itu, ini memang tempat ramai sehingga dia harus melakukan penyamaran, namun sebenarnya itu juga untuk menutupi luka di bibir atasnya, bisa – bisa leeteuk dan kangin curiga melihat bibirnya dan kyuhyun sama – sama terluka.

"entah kapan kyunnie bisa dewasa" ucap kangin

"bukankah itu karna hyung dan leeteuk hyung yang selalu memanjakan kyunnie"

"kau benar siwon-ah, ck sperti kau tidak saja" balas kangin, "tapi mau bagaimana lagi, siapapun yang melihat kyuhyun pasti tidak akan bisa menahan diri untuk memanjakannya, dia begitu menggemaskan" tambah kangin sambil tersenyum geli.

"aku setuju dengan hyung" timpal siwon, yahh kyuhyun memang sangat menggemaskan, dan betapa beruntungnya siwon karna namja yang sangat menggemaskan itu adalah kekasihnya.

"kajja, kita harus menghentikan mereka, kalau tidak mereka tidak akan berhenti berlovey dovey dan membuat orang - orang terserang diabetes, lagipula aku sudah sangat lapar" kangin tertawa geli, namja tambun itu langsung menghampiri anak dan juga istrinya bersama dengan siwon.

"babykyu melupakan appa" rajuknya

"appa bogoshippo!" kyuhyun memeluk kangin, "apa appa membelikan pesanan kyu?" tanya kyuhyun penuh harap

"tentu saja, kaset game, PSP baru dan magnet kulkas" ucap kangin

"kyu sayang appa" girang kyuhyun langsung mencium pipi kangin

"hahh anak ini kalau ada maunya sangat manis" ucap leeteuk yang sekarang berdiri di samping siwon.

"kyuhyunnie memang sangat manis" timpal siwon

"kau benar, terima kasih telah menjaganya selama kami pergi siwonnie" ucap leeteuk tulus

"itu sudah kewajibanku hyung, sebaiknya sekarang kita pulang, kalian pasti lelah" siwon membantu membawakan koper leeteuk dan kangin.

"kau benar, kajja" leeteuk langsung memanggil kyuhyun, dan juga kangin, keempatnya meninggalkan bandara incheon sambil mendengarkan kyuhyun yang terus bercerita pada kedua orangtuanya tentang kegiatannya selama orangtuanya pergi, oh tentu saja minus kegiatan pribadinya bersama siwon, itu akan tetap menjadi rahasianya dan siwon, entah sampai kapan.

.

.

"ckckck coba kita lihat apa yang terjadi denganmu" ucap donghae pada siwon yang sedang di make up, hari ini namja tampan itu menjadi bintang tamu di salah satu stasiun TV.

"apa maksudmu hyung?" tanya siwon

"jangan pura – pura tidak tau, lihat bibirmu itu" jawab donghae

Siwon menyentuh bibirnya, senyum terukir di bibirnya saat mengingat si pembuat luka

"lihat sekarang bahkan kau sudah seperti orang gila tersenyum – senyum sendiri, sebenarnya apa yang kau lakukan sampai terluka seperti itu, apa kau dan kyuhyun..." ucap donghae menggantung, namja tampan itu menatap siwon dengan tatapan menyelidik.

Siwon menengok ke arah donghae, "apa yang kau fikirkan hyung? Apapun yang kau fikirkan saat ini itu semua tidak benar, aku masih punya otak untuk tidak berbuat yang macam – macam pada kyuhyun, dia msih kecil"elak siwon, namja tampan itu menatap donghae tegas, beruntung make up artis yang tadi sedang mendandaninya sudah keluar dan hanya menyisakan dirinya dan donghae, sehingga mereka bisa mengobrol lebih leluasa.

"ya aku tau, kau tidak akan mungkin berbuat senekat itu, kau harus hati – hati siwon, kalau sampai ada yang tau hubunganmu dengan kyuhyun terlebih itu adalah fans – fansmu akan sangat berbahaya untuk kyuhyun, kau tentu masih ingat bagaimana nasib li yin bukan, hanya karna dia terlibat rumor berpacaran denganmu fansmu yang tidak menyukai hal itu menyerangnya, bahkan kudengar dia masih trauma sampai sekarang" ucap donghae serius

Siwon menghela nafas lelah, tentu dia tidak akan lupa, li yin atau zang li yin adalah aktris asal china yang menjadi lawan mainnya saat dia berperan dalam sebuah film di china, kesuksesan film tersebut tentu membuat keduanya yang menjadi pemeran utama dalam film tersebut terkena imbasnya, banyak pihak yang mengatakan bahwa mereka memiliki hubungan spesial, walaupun itu semua tidak benar. Banyak pro dan kontra yang terjadi antara fans siwon yang di sebut siwonest, ada yang setuju dan tidak, masalahnya fansnya yang kontra itu berbuat anarkis dengan meneror li yin bahkan menyerang aktris itu dengan telur saat dia sedang menghadiri acara amal, hal itu membuat siwon merasa sangat bersalah dengan zang li yin, beruntung yeoja cantik itu mau memaafkan fansnya.

"kau tenang saja hyung, aku akan menjaga kyuhyun bahkan dengan nyawaku" ucap siwon, matanya menunjukkan keseriusan, tidak ada yang boleh menyakiti kyuhyunnya sedikitpun.

"siwon-ssi sudah saatnya" tiba – tiba saja salah seorang staff memanggil siwon dan mengatakan bahwa namja tampan itu sudah harus masuk ke dalam studio.

"kita lanjutkan lagi nanti hyung" ucap siwon pada donghae, namja tampan itu langsung beranjak dari tempat duduknya menuju ke studio yang akan dijadikan tempat syuting acara tersebut.

Siwon menunggu namanya dipanggil di belakang stage, sesekali namja tampan itu merapikan pakaiannya yang berupa pakaian santai sweater panjang berwarna putih dipadukan dengan jeans biru gelap.

"mari kita sambut dengan sangat meriah choi siwon-ssi!" suara MC terdengar diiringi dengan tepuk tangan meriah dari para penonton.

Siwon melangkahkan kakinya memasuki stage, wajahnya menyunggingkan senyum yang ramah, namja tampan itu membungkuk sekilas ke arah para penonton lalu menyambut jabatan tangan Yoo Jae Suk yang menjadi pembawa acara dalam acara tersebut.

"selamat datang siwon-ssi, ini pertama kalinya kita bertemu setelah kau kembali dari Amerika" sambut Jae Suk

"ya, senang bertemu denganmu Jae Suk hyung" balas siwon, keduanya saling berpelukan akrab

"tidakkah kami mirip?" tanya jae suk sambil berdiri di samping siwon, pertanyaan jae suk itu tentu saja mengundang tawa dari para penonton. "mari silahkan duduk, anggap saja rumahmu sendiri" ucap jae suk mempersilahkan dudu di sofa merah yang tersedia disana.

"hari ini adalah hari yang sangat spesial karna kita akan melewati dua jam lebih dekat bersama dengan choi siwon, aku tau kalian semua pasti sangat penasaran dengan kehidupan choi siwon, kau memiliki kehidupan yang sangat misterius siwon-ssi" ucap jae suk

"ahh benarkah?" rspon siwon, namja tampan itu memang tidak terlalu terbuka dengan kehidupan pribadinya.

"ya, tapi sebelumnya kuucapka selamat atas kesuksesan drama barumu"

"terima kasih hyung, aku juga ingin mengucapkan terima kasih pada para fans yang telah setia mendukungku sampau saat ini" ucap siwon tulus

Setelahnya acara berjalan dengan lancar beberapa pertanyaan terlontar dari jae suk yang dijawab dengan baik oleh siwon, ada juga pertanyaan dari dua fans beruntung yang mendapat kesempatan bertanya secara langsung pada siwon, sesekali terdengar tawa dalam studio besar itu saat jae suk menyisipkan beberapa lelucon dalam pertanyaannya, sampai akhirnya pertanyaan tersebut sampai pada topik yang sangat membuat semua orang penasaran.

"siwon-ssi, sekarang usiamu sudah 34 tahun?" tanya jae suk

"benar, tahun ini memasuki 35" jawab siwon

"nahh tentu saja usiamu sudah memasuki usia yang matang untuk menjalin hubungan dengan seseorang, aku yakin fans – fansmu uga sudah sangat penasaran dengan sosok spesial yang ada daam hatimu saat ini" ucap jae suk," tapi tunggu dulu, sebelum kau menjawab pertanyaanku yang ini aku ingin menunjukan sesuatu" sela jae suk saat siwon sudah hendak menjawab pertanyaannya.

MC yng sering disebut dengan MC nasioinal korea selatan itu lalu mengalihkan pandangannya pada sebuah layar besar di belakang mereka, beberapa saat kemudian layar besar itu menunjukkan sebuah artikel berjudul 'aktor choi siwon berkencan dengan aktris kwon yuri?' artikel itu dilengkapi dengan beberapa foto siwon dan yuri saat berada di taman bermain kemarin, foto itu memang menunjukkan seolah – olah mereka sedang berkencan.

Di sofa yang didudukinya siwon menahan kesal, tangannya mengepal erat, bagaimana bisa kabar seperti ini bisa tersebar di publik.

"nahh apa kau bisa menjelaskan pada kami semua siwon-ssi? Apa benar kau memiliki hubungan spesial dengan yuri-ssi?" tanya jae suk

"itu tidak benar" jawab siwon tegas, yang membuat jae suk dan seluruh penonton yang ada di dalam studio itu terdiam, "foto ini diambil saat aku sedang berjalan – jalan di taman bermain, pertemuan dengan yuri-ssi itu sama sekali tidak disengaja, dia memang rekan kerja yang baik, tapi hanya sebatas itu, tidak lebih" tegas siwon

"jadi anda menyangkal berita ini siwon-ssi?" tanya jae suk memastikan

"ya" jawab siwon mantap

"lalu apakah ada kemungkinan hubungan kalian berkembang menjadi sesuatu yang lebih?" tanya jae suk

"itu tidak mungkin" jawab siwon

"mengapa kau bisa menjawab seyakin itu siwon-ssi, apa saat ini sudah ada seseorang yang ada dihatimu?" taya jae suk menyelidik.

Siwon menarik nafas panjang, pergulatan batin dialaminya, antara mengatakan yang sebenarnya atau tetap menyembunyikan hal itu. "kau benar hyung, saat ini sudah ada seseorang dihatiku" jawab siwon. Jawaban siwon itu menghasilkan seruan – seruan dari para penonton dan juga jae suk.

"waaaahhh, ini pasti akan menjadi berita yang sanga besar, kalau bleh aku tau siapa seseorang yang sangat beruntung itu siwon –ssi?" tanya jae suk

"kau salah kalau mengatakan dia beruntung mendapatkanku hyung, akulah yang sangat beruntung karna bisa memilikinya, dia sangat manis, polos, baik hati, sedikit manja dan jahil" siwon tersenyum saat menceritakan tentang kyuhyun, namja tampan itu membayangkan wajah manis kekasihnya dan tingkahnya yang menggemaskan, melihat bagaimana ekspresi siwon saat menggambarkan tentang kyuhyun, orang – orang pasti bisa melihat betapa besar rasa cinta namja tampan itu pada kekasihnya.

"apa dia berkerja di bidang yang sama denganmu?" pancing jae suk

"tidak" jawab siwon

"apa kau tidak ingin memberitahunya padaku dan fans – fansmu, kamu semua sangat penasaran"

"maaf hyung, aku tidak bisa mengatakannya untuk saat ini, tapi yang pasti aku sangat mencintainya, dan tidak ada seorangpun yang bisa menggantikannya di hatiku sampai kapanpun" ucap siwon tulus

"aisss kau sangat romantis, aku yakin banyak sekali yeoja yang iri padanya saat ini" siwon hanya tersenyum mendengar ucapan jae suk.

"aku sangat berharap hubungan kalian terus berlanjut, dan aku tunggu kabar baik darimu siwon-ssi" ucap jae suk.

"terima kasih banyak hyung" ucap siwon

"baiklah, kurasa kita sudah saatnya kita berpisah, terima kasih banyak untuk siwon-ssi yang telah menyempatkan waktunya untuk datang kemari" jae suk menjabat tangan siwon

"sama – sama hyung"

"minggu depan kita akan bertemu lagi, tentu saja dengan bintang tamu yang lainnya lagi, sampai jumpa!" jae suk menutup acara tersebut diirngi dengan tepuk tangan penonton dan stage yang semakin menggelap.

"ahh akhirnya selesai juga"lega jae suk saat mereka sudah kembali ke balakang panggung, "terima kasih atas kerjasamamu siwon-ah" ucap jae seuk sambil memeluk siwon, hilang sudah panggilan formalnya.

"sama – sama hyung" balas siwon

"aku sangat kaget mengetahui kau sudah punya kekasih, kau benar – benar berani, bahkan mengatakannya di depan publik" salut jae suk

"aku hanya tidak ingin ada salah paham lagi hyung"

"aku hanya bisa mendoakan yang terbaik untukmu siwon-ah, kalau begitu aku pergi duluan, sampai jumpa lagi" pamit jae suk, dia memang masih harus menjadi MC di acara lainnya, sehingga tidak bisa lama – lama mengobrol dengan siwon.

"ya hati – hati di jalan hyung" siwon membungkuk sekilas ke arah jae suk

"siwon apa kau gila, apa yang tadi kau katakan" tiba – tiba saja donghae datang dan langsung memarahi siwon, beruntung para staff sudah tidak ada disitu dan sedang sibuk membereskan properti.

"kau ini kenapa sih hyung?"

"kau yang kenapa? Bagamana kalau mereka tau itu kyuhyun?" kesal donghae, dia bisa sakit kepala menghadapi tingkah artisnya ini.

"tidak akan ada yang tau kalau tidak ada yang mengatakannya hyung, lagipula aku juga tidak sebodoh itu itu mengungkapkan identitas kyuhyun"

"terserah kau saja, tapi aku tidak mau ikut campur kalau sampai ada masalah karna hal ini"

"kau tenag saja hyung, sudahlah bukankah setelah ini aku masih ada jadwal lagi" ucap siwon

"ahhh benar, aku sampai lupa, ayo cepatlah kita sudah telat" heboh donghae, sedangkan siwon hanya dapat menggelengkan kepalanya melihat tingkah absurd manajernya itu. Siwon menarik nafas sejenak, dia bukan tanpa perhitungan melakukan hal itu, dia hanya tidak ingin orang – orang salah paham, dia sangat mencintai kyuhyun, semoga saja yang dia lakukan ini bukan hal yang salah.

.

.

"brengsek .. brengsek .. brengsek!, bisa – bisanya dia melakuan hal ini padaku, tidak ada yang pernah melakukan ini pada kwon yuri!" yeoja cantik bernama yuri itu membuang seluruh alat make up yang ada di depannya setelah menonton acara yang menjadikan choi siwon menjadi bintang tamunya, dia merasa sangat marah dengan pernyataan siwon, dia merasa begitu direndahkan.

"sial!, aku tidak akan diam saja, kau sudah merendahkanku siwon-ssi" geram yuri

"junseong!" teriak yuri

"ada apa yuri-ssi?" tanya junseong, manajer yuri yang datang dengan terburu – buru.

"kau sudah melakukan yang kupinta?" tanya yuri

Junseong mengangguk cepat, tidak ingin yuri murka, melihat yuri murka sama saja dengan melihat ratu iblis, benar – benar menyeramkan, "aku sudah mendapatkan semua info tentang namja bernama kyuhyun itu" ucap junseong takut – takut.

"bagus" ucap yuri, seringaian tersungging di wajah yeoja cantik itu, "tunggu saja choi siwon, kalu aku tidak bisa membuatmu bertekuklutut padaku, aku akan membuatmu bertekuklutut dengan memanfaatkan kekasih tercintamu itu hahahaha" yuri tertawa puas, rencana – rencana jahat sudah tersusun di otaknya.

Junseong bahkan sampai merinding mendengar tawa yuri, entah kapan dia bisa terbebas ari ratu iblis ini, dia sudah lelah mengikuti semua perintah yuri, asal kalian tau dia juga lah yang membuat dan menyebar luaskan artikel tentang siwon dan yuri, tentu saja itu semua karna perintah yuri, yeoja itu memang akan menjadi seseorang yang mengerikan kalau sudah menginginkan sesuatu, apapun akan dia lakukan. Benar – benar wanita yang mengerikan.

TBC

Yeeeyyyyy akhirnya beres juga, hahh leganya, maaf kalau nunggunya lama ya teman – teman, saya sudah sangat berusaha menyelesaikannya secepat mungkin. Oh ya harap dimaklumi kalau ada typo yang bertebaran , saya benar – benar sudah berusaha menguranginya... hope you enjoy this chap .. see you ...