Disclaimer : Eyeshield 21 belong to Riichiro Inagaki-sensei & Yusuke Murata-sensei. But Idea is belong to Youi_Chan & Story belong to me~

Pair : HiruMamo, SuzuSena

Rated: K+ (Maybe~)

Nyoho~ Ternyata banyak juga yang penasaran~ Tenang saja! Tidak akan berakhir semudah itu! Rii dengan senang hati akan terus menyiksa Hiruma! KEKEKEKEKKEKEKE!
Buat semua yang udah review~ makasih banyak yaa~ Rii sangat terharu! Yoshi, Happy Reading!

Previous on A Hell Vacation

"Hiruma, lucu ya!" Kata Mamori lagi sambil menunjuk kembang api devilbats. Hiruma tersenyum dan menggandeng tangan Mamori.
"Aishiteru, Fucking Manager." Bisik Hiruma di telinga Mamori.
"A, Aishiteru yo, Hiruma-kun..." Balas Mamori sambil blushing.

o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o(\^0^/)-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o

Pagi yang indah nan cerah di sebuah hotel berbintang, tidurlah 11 anggota DDB beserta peliharaan dan official-nya dengan damai. Namun kedamaian itu segera terusik dengan datangnya setan yang tiba-tiba membangunkan semua orang lewat telepon pagi buta.

-606-

'Kriiiinggggggggg' telepon hotel berdering keras.
"Halo~" Sapa Jumonji yang masih ngantuk
"BANGUN ANAK SIALAN! CEPETAN MANDI! KITA BERANGKAT JAM 4 PAGIII!" Seru Hiruma dari seberang. Jumonji masih loading karena suara Hiruma yang menggelegar membuat kupingnya budeg dan otaknya menjadi lambat berjalan.
'tut tut tut tut~' telepon ditutup sedangkan Jumonji masih diam di tempat masih dengan memegang telepon plus muka-muka bego gimana gituu~ *Di hajara massa*.
"Siapa bro?" Tanya Kuroki yang tiba-tiba bangun. Jumonji hanya menoleh.
"Tau tuh. Paling Mak tetangga gue nyariin kambingnya yang ilang." Jawab Jumonji masih dengan muka-muka bego. Togano yang baru bangun meraih HP-nya dan melihat SMS yang masuk.

from: HirumaYouichi

BANGUN TERI-TERI SIALAAANN! KUMPUL DI LOBBY JAM 4! AWAS TELAT! HUKUMANNYA KUCINCANG KALIAN LALU KU BERIKAN PADA CERBERUSS! YA-HA!

Melihat SMS yang mencolok mata tersebut, mata Togano, Kuroki, dan Jumonji terbuka sangatttt lebar. Jumonji udah ngga cengo-bego lagi…. Mereka cepat-cepat suit siapa yang mandi duluan. Karena 3 kali sama terus, akhirnya mereka memutuskan mandi berjamaah.

-609-

'Klontang klontang klontang klontang' HP Sena berdering keraasss.
"Ha, Halo…"Sapa Sena yang masih ngantuk. *Gila aja sekarang kan baru jam 3.30 pagi!*
"BANGUN ANAK SIALAN! CEPETAN MANDI! KITA BERANGKAT JAM 4 PAGIII!" Seru Hiruma dengan kata-kata yang sama dengan yang diucapkannya pada Jumonji. Namun reaksi Sena berbeda dari Jumonji.
"Masya Allah! Astaghfirullah hal adzim! Laillah ha ilallah! Innanillahi wa innanilahi raji'un!" Sena dengan kecepatan suara dzikir gara-gara suara gila-gilaan Hiruma. Saking kerasnya suara si Sena, Taki, Monta dan Yukimitsu sampe bangun dari alam kuburnya eh salah alam mimpinya.
"Malah Dzikir lagi! Tau gue kalo lo udah tobat! Udah sana mandi! Kalo ga, gue pancung lu semua!"Lanjut Hiruma sama kerasnya. Monta, Taki, Sena, dan Yukimitsu saling pandang selama 5 detik. Untung Loading mereka ngga lambat-lambat amat kayak Jumonji *Di tabok Jumonji*. Mereka langsung ngibrit ke kamar mandi untuk berebut mandi. Namun karena akhirnya tidak ada yang mau mengalah, merekapun bernasib sama, yaitu mandi berjamaah seperti penghuni kamar nomor 606.

-607-

Diantara kamar 606-609 yang paling normal di bangunin adalah kamar nomor 607….

'Glodak Glodak glodak! Klothak klothak!' Ringtone ynag satu ini punya Mamori pastinya! Soalnya ringtone HP Suzuna bunyinya 'Prang! Crang! Cringg!' *Suara piring pecah* dan survey membuktikkan bahwa ringtone HP DDB ngga ada yang bener kecuali Hiruma yang Ringtone-nya malah Vierra-Dengarkan curcolku…
"Halo?" sapa Mamori dengan suara normal.
"Udah bangun ya sayang~ kok tumben!" Kata Hiruma yang sifat ke-'bencongannya' kambuh *Di buang ke kali sama Hiruma*. Mamori kembali ilfeel.
"Hi, Hiruma. Tolong jangan gunakan nada yang menjijikan itu. eh iya. Aku udah bangun gara-gara tadi sholat tahajud." Jawab Mamori sambil menahan muntah *Di bejeg-bejeg Hiru*.
" Itu bukan aku yang ngomong! Tapi si Author sialan itu yang bikin aku kayak gini! Hueeee EMAKKK!" Kata Hiruma membela diri sambil teriak-teriak manggil emaknya pula *Di Granat Hiru*.
"I, iya deh… Lalu ada perlu apa? apa kau ingin aku dan semuanya berangkat jam 4 pagi?" Tanya Mamori.
"Duh~ Pinternya cewekku~. Iya bener! Cepetan bangunin Cheer sialan itu! CEPETAAANNN! AWAS TELAATT!" Jawab Hiruma dan menutup telepon. Mamori ikut Loading agak lama. Dan sekali lagi, Survey membuktikan bahwa teriakan Hiruma dapat mem-budegan orang dan membuat orang menjadi LoLa. Setelah sekiaan lamanya Loading, Mamori membangunkan Suzuna yang lagi enak-enaknya ngiler di TKP yang tak lain adalah kasur yang empuk nan lembut… but but but but but~.
"Suzuna-chan, Suzuna-chan. Ayo bangun!"Seru Mamori sambil menggoyangkan badan Suzuna.
"Ng~ Ntar. 5 menit lagi….." Balas Suzuna.
"Eh, Nanti di pancung setan lho!" Kata Mamori lagi.
"Biarin. Asal sama Sena deh…" Balas Suzuna masih ngiler.
'Nih anak peranakan dari kebo sama manusia kali ya!' batin Mamori. Ting! Sebuah bohlam muncul di atas kepala Mamori.
"Mamo-nee~ matiin lampunya! Hemat listrik dong." Sahut Suzuna yang masih aja ngiler. Mamori buru-buru mematikan lampu yang entah dimana colokannya.
"Suzuna-chan~ ntar kalo ngga bangun Sena di rebut manager Hakushu lho~" bisik Mamori TEPAT di telinga Suzuna. Mata Suzuna langsung terbuka seutuhnya. Seolah-olah mata yang tadinya masih 3 watt sekarang jadi 18.000 watt mendengar kata-kata sadis Mamori.
"Hah! Aku bangun kok! Aku bangun! Mana Sena? SENAAAAA!" Teriak Suzuna GaJe. Bahkan teriakannya sampai membuat alarm mobil-mobil yang diparkir berbunyi nyaring, gelas pecah dan tembol retak-retak. Mamori hanya tenang-tenang saja karena ia sudah menutup kupingnya dengan gabus.
"Su, Suzuna-chan! Ngga apa kok! Kau mandi dulu saja sana! Biar Sena lebih terpikat sama kamu!" Seru Mamori di tengah teriakan Suzuna yang masih di bagian –AAAAA. Otomatis Suzuna langsung diam dan turun dari tempat tidur serta tak lupa menyambar handuknya.
"He, hebat sekali efeknya." Sahut Mamoris sambil memperhatikan Suzuna yang tengah masuk ke KM (Kamar Mayat) *Di bacok Massa*.
Sekali lagi Hiruma menunggu di lobby di temani Kurita dan Musashi yang masih ngiler ngeliat pahatan coklat itu*Di tendang Mushan & Kuritan*. Hiruma mendecih kesal.
"Sialan! Kenapa sih teri-teri sialan itu selalu saja membuatku menunggu lama!" Keluh Hiruma sambil terus memperhatikan jam di tangannya.
"Bukannya kau sendiri yang bilang kalau mereka harus datang tepat jam 4?" Tanya Musashi.
"Iya! Tapi lebih cepat kan lebih baik! Kayak Jusuf Kalla gitu!~" jawab Hiruma sambil promosi.
"Perasaan pemilu di Indonesia udah selesai dari dulu deh =_=." Sahut Musashi dan kurita. Tepat saat jam menunjukkan pukul 03.58, datanglah segerombolan anak-anak setan yang masih dengan kantung mata yang setia menemani seperti Rexona.
"Selalu saja kalian datang 2 menit sebelum waktunya." Sahut Hiruma.
"Maaf Senpai! Aku ngantuk banget nih….." Kata Sena memelas.
'dengarkan Curcolku, tentang kambingnya
betapa manisnya senyum kambingnya-
'

Seluuruh anggota DDB langsung bungkam mendengar Ringtone Hiruma yang lebih parah dari bunyi piring pecah, barang jatoh, sampai suara kurita ngglundung.
"hn." Sapa Hiruma.
"You-nii~ ini aku adik kesayangan yang setia padamu~" Kata Sebuah suara di seberang.
"Oh! Kau dimana adek nemu? Tau ngga sih sekarang jam berapa?" Tanya Hiruma dengan sadisny.
"Kami ada di belakang Youi-nii kok 3." Jawab Youi yang tiba-tiba muncul bagai pocong di luar pintu.
"Ri, Rii-chan, Youi-chan! Sedang apa kalian disini?" Tanya Mamori.
"Penjelasannya ntar aja di jalan. Udah ngga ada waktu! Cepet bawa kami ke 'sana'!" Seru Hiruma. Bus DDB-oun akhirnya datang. Mereka langsung digiring kayak domba menuju Bus. Seperti biasa, Mamori duduk di sebelah Hiruma, Sena duduk denga Suzuna, Monta yang dari tadi nggigitin sapu tangan duduk sama Taki dan Yukimitsu di kursi yang muat 3 orang. 3 bersaudara Ha-Ha sudah pasti terus bersama-sama. Sedangkan Kurita dan Musashi duduk di tempat yang muat 3 orang. Maklum, Kurita di hitung 2 *Di remek-remek Kuritan*. Dan tidak lupa, Riiku dan Youi yang tengah pesta Nosebleed gara-gara ngeliatin gambar Alviss di hape. Hari masih cukup pagi bagi Surabaya. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa cukup banyak orang-orang yang usdah bangun untuk melaksanakan aktivitas awal mereka. Bus terus melaju menuju sebuah pantai. Pantai apa lagi kalo bukan kenjeran? Setelah masuk cukup dalam, *Nih ceritanya kenjeran bersih kinclong* Bus berhenti di area parkir. Udara masih dingin. Namun berbau asin khas laut. Riiku memandu semuanya termasuk Youi menuju ke pantai.
"Masih gelap ya." Sahut Suzuna. Sena mengangguk.
"Kita mau ngapain di sini?" Tanya Mamori. Hiruma Cuma diam dan terus memperhatikan jam di tangannya. Waktu sudah menunjukkan pukul 5 kurang sedikitttt *Di tabokin massa*. Dan hanya dalam beberapa detik, di ufuk timur munculah sang mentari. Cahaya-nyayang masih berwarna orange bercampur kuning, membuat langit di atasnya berubah warna menjadi ungu.
"Ka, Kawaii~." Seru Suzuna dan Mamori.
"Hem tidak buruk juga." Sahut Musashi.
"Setuju!" Balas Yuki, Kurita, dan 3 bersaudara Ha-Ha.
"Indah MAX!" Kata Monta.
"Ahaha! Memang pemandangan sunshine di pantai memang indah sekali~"
"Ano, Riiku-chan dan Youi-chan, apakah Hiruma-san yang menyuruhmu untuk membawa kami kemari?" Tanay Sena. Riiku dan Youi saling pandang.
"Sebenarnya kami hanya menyarankan. Habis Youi-nii bilang ingin ke tempat yang pemandangannya bagus saat pagi hari." Jawab Youi. Sena mangut-mangut.
"Feeling-ku bilang kalo sebenarnya yang ingin You-nii tunjukkan pada Mamo-nee adalah sunshine ini~" sahut Riiku.
"Uwah~ aku menyerah MIN!" Kata Monta lesu.
"Kok 'min'?" Tanya Sena.
"Iya soalnya kalo MAX kan pas tenaga penuh~ sekarang jadi min~" jawab Monta lesu.
"Udah relakan saja!" Kata Youi.
"Iya! Nanti aku kenalkan deh!" Timpal Riiku.
"Hah? Sama siapa?" Tanya Monta mulai bersemangat. Riiku & Youi tersenyum penuh arti.
"Ya! Tenang saja! Nanti kita bakal ke'sana' kok!" Kata Riiku.
"Apa lagi ntar Kurita-senpai juga pasti dapat!" timpal Youi. Mata Monta membulat sempurna.
"Oh! Aku mau MAX!" Serunya semangat. Sena dan Suzuna merasakan firasat buruk saat melihat Riiku & Youi mengeluarkan aura warna ungu~ seungu poison cooking-nya Bianchi. Youi menatap Rii dengan pandangan 'Mari-kita-lakukan-itu!'. yang di tatap hanya blushing.
"Aih~ youi-chan~ jangan menatapku seperti itu donkkk~" Kata Riiku yang jiwa Lesbonk-nya kumat (Emak: Eh gua ndidik elo dengan sangat baik tao! Malah lesbongan lagi! Apa kata duniaaa?). ..

-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-TAMAT *Di hajar readers* bo'onk kok~masi lanjut~-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o

Riiku: Nyo~ maaf pendek! Emes ngamuk-ngamuk! Rii juga kehilangan beberapa ide karena nih Rii lanjuton habis bangun tidur! Jadi Cuma 4 halaman deh! Gomen nee~

Maaya: Tapi tenang saja! Di Ch selanjutnya bakal lebih gila lagi! Siapa sebenarnya pasangan hidup Monta dan Kurita? Simak chapter selanjutnya~~ *Bawa2 papan dg tulisan : REVIEW PLEASE pluss gambar anak anjing melas*