Chapter 3
(Kejutan)
(~-o-)~OoOoOoOoOoOoOoOoOoOoO~(-o-~)
Di Ruang Istirahat…
"Aku Menang!" Sungmin berteriak girang, ia mengangkat kedua tangannya ke udara, nafasnya sedikit tidak teratur karena terlalu lelah berlari.
"Hosh… hosh… ka- kau curang!" Wookie mulai mengatur nafasnya kembali, ia memegang kedua lututnya dan terus mengatur nafasnya.
"Seperti perjanjian, kau yang menraktir makan malam!" Sungmin berkata sambil masuk ke kamarnya.
"kalaupun aku yang menang, kau juga akan menyuruhku menraktir makan! Dasar!" Wookie mengumpat sejadinya, dan Sungmin hanya tertawa.
Di kamar KyuMin…
"Kasurku berantakan sekali, siapa yang membuatnya jadi begini? Menyusahkan" Sungmin menyibakan selimutnya yang berada di atas bantalnya, ia membetulkan letak selimutnya.
Mana diary-ku?
Sungmin mengangkat bantalnya, namun yang ia dapatkan hanya gantungan bergambar kelinci kecil.
Kenapa benda ini ada di sini? Inikan milik Kyu…
Sungmin bergumam sambil mengambil gantungan itu, ia tidak yakin jika Kyu yang mengambil diary-nya, tapi kenapa gantungan itu ada di atas kasurnya?
"Hyung…" Suara serak itu mengagetkan Sungmin, ia membalikkan tubuhnya…
"Kyu…" Sungmin terbelalak melihat seseorang di hadapannya.
"Kau cari ini?" Sungmin semakin terbelalak melihat apa yang dipegang oleh Kyu, dengan cepat ia merebut Diary miliknya.
"Kenapa bisa ada di tanganmu?" Sungmin berkata sambil sedikit membentak.
"Kau sendiri yang menaruhnya sembarangan!" Kyu mlai ngotot, ia malah balik membentak Sungmin.
"Akh… aku malas berdebat denganmu…" Sungmin beranjak dari tempatnya, ia berjalan melewati Kyu, dan sedetik kemudian ia berhenti karena tangannya dipegang erat oleh Kyu.
"Demi Diary… ada apa hah?" Sungmin menatap Kyu dengan tatapan super duper sinis, pandanga mereka bersatu, dan Sungmin kaget melihat mata Kyu yang berwarna merah seperti orang habis MENANGIS?
Mereka terdiam sambil menatap satu sama lain, muka Sungmin sedikit bersemu saat ia rasakan wajah Kyu mulai mendekat, nafas Kyu mulai menerpa wajah Sungmin. Sungmin yang sedikit sadar dengan apa yang Kyu ingin lakukan menutup matanya perlahan, namun tiba-tiba…
"Hyung, makananya sudah si-" Wookie kaget melihat pemandangan yang ia lihat, Ia bahkan belum menyelsaikan kata-katanya. "ap" dan ia baru menyelesaikanya sambil menutup kedua tangannya.
"Ah… ia ayo kita makan…" kata Sungmin yang mulai sadar, ia menarik tangan Wookie dan memberi tatapan 'jangan beri tau siapapun' dan langsung pergi meninggalkan Kyu.
"Arkhhhhh… sedikit lagii!" Kyu sedikit frustasi atas kegagalannya mencium Sungmin. Dan ia berjalan meninggalkan kamarnya sembari memikirkan cara balas dendam pada Ryeowook yang sudah menggagalkannya.
(~-o-)~OoOoOoOoOoOoOoOoOoOoO~(-o-~)
Besoknya di kamar KyuMin…
Kyu sedang berkutat dengan Psp-nya, ia memainkan Psp-nya sembari mengemil keripik kentang hasil curiannya dari kulkas yang sebenarnya kripik itu milik Shindong.
"Arkh… kenapa siiih!" Kyu membanting Psp-nya di atas kasurnya, ia kesal… padahal ia sudah berusaha, namun kenapa ia selalu saja kalah? Sebenarnya kata itu tidak akan pernah ada di kamus Kyu, ia menatap layar Psp-nya yang tertera tulisan 'GAME OVER' yang selalu membuatnya ingin membuang tulisan itu jauh-jauh.
"Kenapa pikiranku sama sekali tidak konsen…" memang benar, ia tidak bisa konsentrasi… otaknya tertuju pada seseorang yang telah mengalihkan duniannya, ia menghela nafas kembali… merebahkan badannya di atas kasurnya memejamkan matanya.
Sungmin…
Lagi-lagi nama itu, ia menggapai kertas di sampingnya dan pen di atas lemarinya dan menyalakan ipod-nya sambil mencari lagu yang ia inginkan.
"Cause you're amazing…Just the way you are…" Kyu mulai menuliskan lirik yang ia dengar, ia ingin memberikan sedikit kejutan untuk putrid errr~ ralat maksudnya putrid jadi-jadian yang telah mengalihkan dunianya.
"lagu yang sangat cocok untukmu…" kata Kyu sambil tersenyum, dan kembali menuliskan lirik lagu itu.
Di ruang istirahat…
"Hyung!, benarkah? Hahahaha…" Para anggota suju yang lainnya tertawa geli mendengar cerita Leeteuk yang sangat menggelitik.
"Lalu… lalu?" Heechul sedikit penasaran, ia tertawa terbahak-bahak.
"Em… Kyu mana?" Sungmin bertanya kepada Leeteuk yang sedang meneruskan ceritanya.
"Entah, mungkin ada di kamarnya…" Leeteuk menjawab sambil kembali bercerita.
"Haaaah… biarkan saja lah…" Sungmin akhirnya kembali mendengarkan lelucon dari Leeteuk.
"HAHAHAHA…" dan akhirnya semua tertawa…(kecuali Kyu)
Di kamar Kyumin…
"Selesai…" Kyu menruh lirik lagu itu di samping kasurnya, dan ia mulai berurusan dengan kertas-kertas lainnya.
(~-o-)~OoOoOoOoOoOoOoOoOoOoO~(-o-~)
Besoknya, dikamar Kyumin…
"Ahhhh…" Sungmin membuka matanya perlahan, ia melihat jam di samping kasurnya.
Jam 07.46…
Ia beranjak dari kasurnya, tanganny mengambil handuk yang tergeletak di atas kursi. Ia berjalan menuju kamar mandi, drom sangat sepi, mungkin hanya ada ia, tapi saat ia berjalan ke dapur… terlihat Wookie sedang mengambil segelas air, ia menghembuskan nafas sebentar.
"Pagi Hyung…" Wookie tersenyum kearah Sungmin yang sedang mengambil air minum.
"Ia… pagi juga" sebenarnya Sungmin ogah-ogahan jawab salam dari Wookie, ia masih terlalu ngantuk menjawab salam itu.
"Masih ngantuk ya?" Wookie berjalan menuju keran, ia mencuci tangannya di bawah keran sambil bersenandung kecil.
"Engh…" Sungmin berjalan menuju kamar mandi, dan hanya mendapat cekikikan kecil dari Wookie.
Setelah mandi…
"Wookie, kau tau Kyu dimana?" Sungmin bertanya sambil mengelap rambutnya yang basah, ia duduk di samping Wookie yang asik menonton TV.
"Tidak, yang aku tau… tadi dia keluar rumah pagi pagi sekali, sekitar jam 5" Wokie menjawab tanpa menatap Sungmin.
"Haaaah…" Sungmin menghela nafas, ia menyandarkan punggungnya di sandaran sofa.
"Memangnya kenapa?" Wookie mengambil pandang ke Sungmin dengan tatapan penasaran.
"Ah, bukan urusanmu… ngomong-ngomong yang lain mana?" Sungmin mencoba mengalihkan pembicaraan.
"Sedang pergi, kecuali aku Siwon Hyung dan Kibum, jawab Wookie.
"Eh? Bukanya hanya kita berdua?" kata Sungmin bingung.
"Tidak, mereka ada di kamar sedari tadi, aku tidak tau menreka sedang apa… padahal mereka sudah bangun tadi…" kata Wookie.
"Um… begitu ya?" Kata Sungmin sambil beranjak pergi menuju kamarnya.
Kamar Kyumin…
Sungmin membaringkan badannya di kasur, ia menatap ranjang di sampingnya, sejenak ia memikirkan kejadian kemarin.
"Kyu… hyun…" Sungmin menyentuh bibirnya sejenak, sejujurnya ia senang mendapat perlakuan Kyu yang mungkin sudah mulai menerima dirinya dirinya kembali.
"Hyng… kau sedang apa?" Sungmin tersentak mendpat kehadiran Wookie yang menatapnya bingung.
"Aku akan ceritakan sesuatu padamu!" Sungmin menarik tangan Wookie agar sekarang mereka sejajar.
"Okay… jadi mau cerita apa?" Wookie menatap Sungmin penasaran.
"Jadi sebenarnya…"
(~-o-)~OoOoOoOoOoOoOoOoOoOoO~(-o-~)
Kita ke Kyu…
"Em… paman?" ia menyapa penjual kue di dalam kedai yang idak terlalu besar itu.
"Ya? Ada yang bisa saya bantu?" kata penjaga roti tersebut.
"Emmm, ia… jadi aku minta paman berikan ini pada pelanggan paman besok…" Kyu memberikan penjaga itu amplop putih misterius.
"Eh ia, tapi yang mana?" kata penjaga toko itu sedikit bingung.
"Namanya Sungmin, jadi jika ia meminta amplop itu berikan padanya, namun jangan beri tau jika aku yang memberikannya…" Kyu menatap penjaga toko itu yakin. "Tapi, paman jangan langsung memberi amplop itu, cobalah beri sedikit tantangan sebelum memberikan amplop tersebut… aku ingin memberinya sedikit kejutan…" kata Kyu sedikit berharap agar paman itu mau membantu.
"Yasudah baiklah…" kata paman itu menyetujui.
"Ah… terima kasih paman…" Kyu memberi ucapan terimakasih dengan membukukan badannya, lalu ia berlari keluar toko itu.
"Anak muda jaman sekarang…" kata penjaga toko sambil menggelengkan kepalanya.
"Baiklah selanjutnya toko eskrim…" kata Kyu sambil melangkah senang.
TBC…
Author cuap-cuap's:
Maaf lanjutannya author publish lama…
Author lagi jarang dapet giliran kompi…
Soalnya author punya lappy sendiri*plaaak…
Tapi author punya keanehan…
Author Cuma punya inspirasi ngetik kalo di depan kompi…*curcol
Makanya author lebih suka ngetik di kompi…
Ya begitulah rasanya…
FFnya gak sempet eezy edit lagi, jadi kalo ada salah kata atau penulisan eezy mohon maafnya…*bow
Ratapan anak tengah…*ngangis
Yasudah, apapun komen kalian eezy terima…
Byeeee…. Masih bersambung loh…!
