Loha Readers~! XD
Setelah sekian lama, akhirnya saia bisa update fic ini! T~T

Saia lama update dikarenakan mau US dan UN, dan juga harus mencari informasi pertandingan.
Ok, pertama-tama balas review dulu!
Yamato Akahito:
1. Itu Sanada. Saia salah ketik. DX

2. Lomba renang? Saia usahain deh. *ngebayangin Amu pake pakaian renang* *dihajar Amu* PS: Saia ini Yuri loh! XD

3. Kemaren belum ad aide, makanya lombanya pendek.

4. Kelewat sadis! XD
AnGeL Yumi Yunna HikaRin:
Lombanya kayaknya gak bisa dipenuhin, soalnya saia gak tega ngeliat anggota guardian yang imut-imut pasangan ma Akatsuki yang SUPER JELEK! *dihajar Akatsuki*
hime-chan:
HTT rencananya emang mau dimunculin, cuma belum waktunya ja! XD

Ruvina no Ookami Hime:
Sarannya ditampung dulu. ^_^
Kazuki Namikaze:
Iya tuh. Padahal bisanya cuma maen boneka. :p

Sekain dulu balasan reviewnya.
Dari sekain banyak fic yang saia bikin, review di fic ini yang terbanyak (mungkin karena cross over). Jangan lupa review lagi ya! XD
Ok, Disclaimer!

Disclaimer:
Naruto ©
Masashi Kishimoto

Shugo Chara! © Peach-Pit sensei

Akatsuki vs Guardian Seiyo © Yui-Amu 'Yuri Lovers' Hinamori

Rated:
T

Genre:
Humor

Summary:
Author mengajak Akatsuki dan Guardian Seiyo untuk liburan yang sebenarnya untuk membuat mereka bertanding. Siapa yang lebih hebat? OOC, OC, abal, dwwl (dan warning-warning lainnya). Mind to RnR?

Studio:
"Jumpa lagi dalam acara kesayangan kita, 'Akatsuki vs Guardian Seiyo'! Baiklah, kita langsung saja ke pertandingan berikutnya, yaitu lomba berenang!" teriak Hiiro yang langsung disambut oleh teriakan para Guardian, sementara para Akatsuki langsung berpesta.
"Kis, lo aja yang maju. Lo kan paling jago berenang di Akatsuki," perintah Pain.
"Ok bos!"

"Bagaimana ini? Mereka kan punya hiu. Pasti mereka menang," kata Amu.
"Meskipun kita bisa berenang, tetap saja mustahil untuk menang," kata tadase menimpali.
"Tenang saja! Aku punya ide!" kata Kukai seraya mengeluarkan tali dari dalam bajunya.
"Tali?" tanya para guardian + Ikuto dan Utau ditambah para Shugo Chara heran. (Tulis aja semua temannya!)

"Biar aku saja yang ikut! Aku akan pakai cara ini, meskipun kemungkinan menangnya hanya 5%,"

"Pokoknya kau coba saja," kata Ikuto.

"Tambahan! Semuanya harus ikut!" sambung Sanada yang disertai teriakan histeris dari para peserta.
"YANG BENER AJA LO! GUE KAN KERTAS!" teriak Konan. Semua orang (-Konan) langsung tutup telinga.
"Itu mah DL! Derita Lo! Saya cuma ngikutin perintah author. Katanya dia mau ngeliat Amu memakai pakaian renang," ujar Sanada santai. Amu langsung blushing berat.
"Hei! Author kan cewek! Buat apa dia ngeliatin Amu?" tanya Tadase disertai anggukan dari teman-temannya.
"Pertama, author sebenarnya Yuri. Kedua, dia itu lolicon!" jawab Hiiro watados. Amu langsung merinding.

"HIIRO! SUDAH SAIA BILANG JANGAN KATAKAN YANG ITU!" bentak author dari bangku penonton menggunakan toa. Semua orang langsung tutup telinga.
"Heh, author mesum! Sejak kapan lo disini?" tanya Len.
"Eh? Kenapa saia disini?" tanya Author balik. Len sweatdrop.
"Sana lo! Gangguin gue aja!" usir Sakura. Author langsung pergi ke dunia lain (belakang panggung maksudnya)
"Nih, pakaian renangnya," kata Sanada seraya memberikan pakaian renang untuk para Guardian. (Biar mudah ngebayanginnya, pakaian renangny yang model pakaian renang sekolah SD di anime-anime itu loh)
"Hoi! Buat kami mana?" tanya Pein.
"Kalian juga mau? Bilang dari tadi," balas Sanada.

"Ya sudah, ambilin sana!" perintah Itachi. Sanada sweatdrop.
"Udah gak ada lagi. Kalian pakai boxer aja," ucap Sanada watados lalu ngelonyor pergi. Akatsuki langsung nangis guling-guling (Kecuali Kisame yang masih adem ayem)
"Ma… Masa aku harus memakai ini? Aku kan malu!" kata Amu sambil blushing.
"AMU! BERJUANGLAH!" teriak author dari balik panggung sambil blushing saat melihat Amu.
'Author! Awas kau!' inner Amu sambil mengepalkan tangan.
"Baik! Semuanya segera kebelakang studio. Lombanya diadakan disana," kata Sanada. Guardian langsung teriak (lagi).
"Diluar? Kami kan malu kak!" kata Amu.

"Tenang saja Amu. Tempatnya tertutup kok," balas Hiiro. Amu langsung bernafas lega.

"Ngapain kalian bengong? Buruan ke belakang panggung!" teriak Konan sambil menendang semua anggota Akatsuki.
"Ayo kita segeera keluar,"

Back Studio:
"Baiklah, lombanya segera kita mulai. Berhubung Guardian hanya ada 8 orang dan Akatsuki ada 10 orang, maka author memaksa kami untuk bergabung dengan Guardian," kata Hiiro dengan menekankan kata memaksa tanpa menyadari aura gelap dari author.
"Sebelumnya, kita liat dulu pesan-pesan berikut ini," kata Sanada.
"Naruto! Berhenti makan ramen! Arahkan kamera ke layar!" perintah Hitsugaya. Naruto langsung mengiyakan sambil mengancungkan jari tengah.

Iklan

Len datang ke sebuah toko obat sambil memegangi perutnya. Dia lalu menghadap ke Meiko, si penjaga apotik tersebut.
"Heh, Meiko. Ada obat mag gak?" tanya Len dengan tidak sopannya. Meiko langsung memberi Death Glare.
"Ngomong yang sopan!" bentak Meiko.
"Ugh… Iya iya… Ada obat mag?" tanya Len lagi.
"Tunggu sebentar! Gue ambilin dulu!" kata Meiko lalu kebalik lemari. Dia lalu muncul lagi dengan membawa Obama.
"Can I help you?" tanya Obama. Len langsung bengong dengan mulut menganga. Lalu datanglah Kaito dengan menyuapkan waffle ke mulut Len sambil berkata: "Mau yang lebih garing? Makan Tango Waffle!"

Back to Studio
Setelah insiden di iklan itu, Len langsung ngamuk.
"Sialan lo author! Gue bunuh lo!" bentak Len.
"Meiko, sejak kapan kalian syuting tuh iklan?"
"Kemaren," jawab Meiko singkat. Rin hanya ber'oh' ria.
"Ya sudah, kita langsung ke pertandingan saja," kata author menggantikan Sanada (kan Sanada ikut lomba juga)
"Inilah urutan pesertanya!
1. Itachi vs Ikuto
2. Kisame vs Kukai

3. Sasori vs Sanada
4. Deidara vs Utau

5. Konan vs Amu

6. Zetsu vs Hiiro

7. Tobi vs Yaya

8. Hidan vs Nagihiko

9. Kakuzu vs Rima

10. Pein vs Tadase
Pertandingan menggunakan sistem estafet," jelas author panjang lebar sambil ngos-ngosan.
"Cocok tuh, dua orang autis," kata Hidan kepada Nagi sambil menunjuk kearah Yaya dan Tobi yang sudah berdiri bersebelahan.
"Haha!" tawa Nagi garing.

"Baiklah! Lomba segera dimulai! 3… 2… 1… DOR!" aba-aba author sambil menembakan pistol kearah udara. Bersamaan dengan itu, Itachi dan Ikuto segera berenang.

Di Dekat Studio:
"Sialan! Siapa sih yang nembak? Hang Glider kesayangan gue jadi bolong dah!" ratap Kid sambil memandangi Hang Glidernya yang bolong karena tembakan Author. (A/N: Ruangan mereka bertanding memang tertutup, tapi atapnya terbuka)
"Kid! Sini lo!" teriak Conan.
"Enak aja! Gue ini bukan mau mencuri, tapi mau nonton pertandingan antara Akatsuki melawan Guardian Seiyo. Lo asal tending bola kearah gue, jadinya gue kabur,"
"Bilang kek daritadi. Gue juga mau kesana. Kalau tau gue gak bakal nembak bola ke muka lo tadi," kata Conan enteng.
"Makanya, jangan asal serang. Gara-gara lo, gue ampir kena tembak peluru nyasar! LIat Hang Glider gue!" kata Kid sambil menunjukan Hang Glidernya yang bolong. Conan cuma cuek.
"Kan ampir kena, bukan udah kena," jawab Conan enteng. Kid langsung menendang pantat Conan sehingga Conan nyungsep ke semak-semak dengan tidak elitnya.
"Rasain lo! Baru tahu rasa!"

Back to Studio:
Terdengar para penonton berterak mendukung para peserta yang sudah berganti ke putaran kedua (Kisame vs Kukai).
'Waktunya rencana!' inner Kukai sambil mengeluarkan tali, lalu mengikatkan talinya ke kaki Kisame sebelum Kisame menjauh.
'Kok kayak ada yang megang kaki gue? Ah, cuma perasaan gue aja kali!' inner Kisame sambil terus melanjutkan berenangnya, sementara Kukai mengap-mengap.
'Puh… Nih ikan… Berenangnya… Ngebut amat… Aku jadi… Mengap-mengap… Gini… Puh…' inner Kukai sambil berusaha mengambil nafas disela-sela keluar-masuknya dia dari air akibat kecepatan Kisame yang melebihi manusia biasa (kan dia ikan)
"Eh? Kenapa tuh anak? Berenangnya aneh banget," tanya Miku pada Kaito yang sedang makan es krim.
"Meneketehek!" jawab Kaito singkat. Miku sweatdrop.

(A/N: Berhubung keliatannya kalau diliatin semua bakal panjang, maka kita skip saja langsung ke putaran terakhir)

"Gue pasti menang!" teriak Pein ke arah Tadase yang tertinggal jauh.
"Bagaimana ini? Tadase bisa kalah!" kata Kukai cemas.
"Tenang saja! Aku punya cara!" kata Amu sambil mengedipkan matanya. Author langsung nosebleed.

"Pangeran! Jangan kalah!" teriak Amu. *pik* Telinga Tadase langsung bergetar mendengarnya. Lalu muncul mahkota kecil diatas kepalanya.
"AKU BUKAN PANGERAN! TAPI AKU RAJA!" teriak Tadase lalu menambah kecepatan berenangnya meninggalkan Pein yang terbengong-bengong.
"Lihat, berhasil kan!" kata Amu lagi.

"Benar juga. Kalau klita mengatakan kata pangeran didepannya, dia akan langsung berubah kepribadian," kata Nagi manggut manggut.
"Dengan ini, pemenangnya sudah dapat dipastikan, yaitu Guardian!" semua anggota Guardian langsung bersorak-sorak sementara Akatsuki langsung mengeroyok Pein.
"Padahal kami sudah berusaha keras meninggalkan mereka jauh mengingat lo payah dalam hal berenang! Sia-sia perjuangan kami!" teriak Kisame sambil menginjak Pein.
"Ampun! Ampun!" teriak Pein meohon. Guardian hanya sweatdrop melihat mereka.

To be Continued

Akhirnya chap ini bisa diupdate juga!
Mohon maaf bila ceritanya pendek, karena author (lagi-lagi) kehabisan ide.
Jangan lupa untuk…

Review!

v

v

v

v

v