Author Note :

-Nothing-

Fun aja deh, hahaha


Tekken © Namco

© Hatake ChiLd

Warning : AU, Garing, Gaje, maybe Typo n OOC

~Yup, Selamat membaca~


-Two Brother –

Besok adalah hari Valentine.. Hari yang di tunggu-tunggu oleh wanita untuk memberikan coklat kepada anak anak cowok yang disukainya..

Xiao PoV :

"Kyaa~ akhirnya coklat buatanku untuk Jin-Kun sudah selesai!" Girangku senang di dapur rumahku. Aku disini membuat coklat bersama seorang sahabatku yang bernama Miharu. Dia Juga membuat coklat untuk cowok yang disukainya.. Hmmm, kira-kira siapa ya cowok yang disukai Miharu? Aku jadi penasaran.

"Eh, Miharu.. omong-omong, Coklat itu mau diberikan ke siapa?" tanyaku hati hati

"Uhmm.. Untuk anak cowok di kelas kita yang pasti."Jawab miharu malu-malu sampai tersipu malu.

"Ha? Tidak biasanya Miharu menyukai seseorang. Tapi siapa ya? Selama ini belum pernah kudengar bahwa dia menyukai seseorang" batinku dalam hati

"Uhm, ke siapa sih? Kalau aku boleh tahu..." Tanyaku ke Miharu

"yeah.. Kau bisa mengetahuinya besok. Maaf aku tidak bisa memberitahumu sekarang." Jawab Miharu.

"Ouh, Nggak apa apa kok, lagian juga nanti kan bakal tau.. hehehe" Jawabku masih penasaran, Miharu hanya tersenyum malu, mungkin dia nggak tahu kalau aku sangat penasaran.

End Xiao PoV

Jin PoV

Aku sedang latihan basket dengan sepupuku sekaligus sahabat terdekatku Lee. Sejak kami pertemu kami selalu latihan bersama. Sebenarnya aku juga ingin membicarakan masalah valentine besok dengannya.. Tapi, nanti sajalah…

"JIN! AWAS!" Lee berteriak kearahku

DUOGH! akhirnya aku mencium bola basketku sendiri.

"Maaf Jin, kenapa sih kau ini? Bisa-bisanya melamun saat main basket. ASTAGA! JIN! HIDUNGMU BERDARAH! AYO SEGERA DIOBATI" Teriak Lee nggak kalah panik dari orang-orang yang terkena bencana gempa bumi.

"Ah, tidak apa-apa, aku hanya kurang hati-hati" Jawabku sambil menutupi hidungku.

"Nih, Tissue, sebentar aku ambilkan kompres di rumahku" akhirnya Lee pun pergi.

"haaa.. bagaimana ya besok? Aku mau nembak dia pakai cara apa? Masa langsung bilang 'Xiao, I Love U, mau jadi pacarku?' " Batinku dalam hati

"Ah, jangan-jangan. Tidak romantis sama sekali.. ehmm, bagaimana kalau kuberi bunga dan coklat untuk dia?" debatku dalam hati

"Ah jangan-jangan, atau diberi boneka panda saja ya? Aaarrrggghhh aku bingung"

"JIINN.. AKU DATANG!" Terdengar suara Lee dari jauh

Setelah itu, aku pun diobati dan ia pun bertanya

"Hei, ada apa denganmu? Kau nggak kaya biasanya deh.." Tanyanya khawatir

"Ah,tidak apa-apa, ayo kita mulai latihan lagi." Ajakku kepada Lee

"Tunggu! Ada yang tidak beres. Memangnya kenapa sih? Lebih baik tunggu dulu , kita istirahat saja, ada apa sih?" Tanya Lee mengintrogasiku

"Yeah, kau tahu kan kalau aku mau nembak xiao?" Akhirnya mau tak mau aku membicarakannya dengan dia

"Oh.. Ya tau lah, memang kenapa? Kau bingung mau nembak dia dengan cara apa?" Tebak saudaraku ini.

"Uh, Tepat sekali" batinku dalam hati

"Yah, itu yang kubingungkan, aku bingung mau memberi dia bunga dan coklat atau boneka panda. Menurutmu bagus yang mana?" Tanya ku

"ehmm.. Lebih baik kau beri dia boneka dan coklat saja. Kalau bunga cepat layu rasanya." Akhirnya Lee memberikan pendapatnya dan aku pun setuju dengan itu.

"Okey, Lalu, kau mau nembak Miharu dengan apa?" Tanyaku balik

"ap..apa? heemm… aku sendiri belum memikirkannya, lebih baik apa ya? Hehehe" Lee malah cengar cengir.

"ASTAGA! Kau ini.. payah, yah memang kau nggak ada rencana apa-apa?" Tanya ku sambil ber-sewatdrop.

"hahahah, sudah pasti ada! Aku akan menyanyikan lagu The way U Look at Me …"

"APA? TIDAK JANGAN MENYANYI! KAU INGAT SAAT PELAJARAN MUSIK DULU?SEMUA KACA PECAH GARA-GARA SUARAMU!" akupun berusaha mencegah Lee untuk rencana konyolnya itu.

"Ah, kau benar, bisa-bisa Miharu malah pingsan di depanku. Eh, tapi itu bagus, aku bisa menggendong plus memeluknya.. Hehehe" Tawanya Mesum (?)

"PLETAAK!" Akhirnya akupun mendaratkan tanganku ke kepalanya .

"Adow.. aku hanya bercanda. Aku berencana memberinya bunga dan boneka juga sih.. Tapi nanti jadi kembar-kembarin kamu." Jawabnya takut takut.

"hahaha, tidak apa apa, bukannya enak ya kalau kembar? Jadi double kan ?" akhirnya aku berhasil meyakinkan Lee.

"Excellent" jawabnya senang

"Hei, sekarang kita cari coklat dan boneka untuk mereka yuk?"Ajakku kepada sepupuku ini.

"Ok, tapi kita mandi dulu biar excellent! Hehehe" Tawanya

"okey,kita ketemu di sini 1 jam lagi" Lalu kita pun segera bersiap-siap.

End Jin PoV

Hari ini hari valentine, saatnya bagi para wanita untuk memberikan coklat kepada para pria..

Di kelas XI-1, di bangku paling belakang, bangku si 'duo keren' , terdapat suasana yang amat teramat suram.

"astaga Jin, kita melupakan sesuatu yang sangat penting" Lee memulai pembicaraan

"Ugh,, kau benar.. seharusnya laki-laki memberikan coklat kepada wanita saat White day, bukan saat Valentine Day." Jin pun menjadi lesu

"aaarrgghh.. Tapi kita sudah membeli hadiah dan coklat untuk mereka" Teriak Lee frustasi

"Ah, sudahlah, kita serahkan saja hari ini, nanti waktu istirahat,bagaimana? Cinta tak menyangkut hari" Jawab Jin meyakinkan Lee

"Excellent, kita akan buat janji dengan mereka saat istirahat nanti. Omong-omong, kau mau nembak dia di mana?" Tanya Lee

"Di taman dong, tempat yang paling bagus." Jawab Jin tegas

"hah! Sama dong? Bagaimana ini?" Lee jadi bingun

"Hahaha, kita berada di tempat yang berbeda saja, lagian taman sekolah kan luas." Jawab Jin santai

"Excellent" jawab Lee senang

"Kita bilang ke mereka sekarang saja" ajak Jin kepada Lee

Xiao PoV

"Miharu, sebenarnya mau kamu kasi ke siapa sih coklat itu?" Tanyaku masih penasaran

"Uhhmm.. Ke Lee chaolan.. hehehe" Jawab Miharu malu-malu

"Apa? Kalau begitu ini akan jadi mudah, aku mau kasih coklat ini ke Jin, mereka kan selalu berduaan,jadi gampang untuk ngajak ketemu bersama" girangku

"Miharu, nanti kita berikan coklat ini di taman sekolah yuk?" ajakku kepada Miharu

"boleh, waktu istirahat ya?tapi di tempat yang bereda. kalau begitu, kita janjian dengan mereka sekarang saja." Ajak Miharu

"okay!" Jawabku senang

End Xiao PoV

-Di kelas-

"Jin, Lee, Selamat Pagi" sapa Xiao dan Miharu bersamaan.

"Ah, Xiao, Miharu, Selamat pagi" Balas Lee dan Jin bersamaan

"Eh, aku mau bicara kalian" Seru mereka berempat bersamaan.

"Ah, maksudku, aku mau bicara denganmu saat di taman waktu istirahat nanti Xiao" Jin berbicara sambil malu-malu

"Eh, aku juga mau bertemu denganmu saat istirahat di taman nanti Miharu." Lee juga berbicara sambil malu-malu

"Ehm, kebetulan, aku juga mau bicara denganmu di taman Jin" Xiao pun salah tingkah

"eehh.. aku juga mau bicara denganmu di taman Lee" Miharu juga menjadi salah tingkah

"Baiklah,nanti istirahat kita ketemu. See You" kata mereka berempat bersamaan dan kembali ke tempat duduk mereka masing masing karena pelajaran sudah dimulai.

Istirahat

"aduh Jin, aku malu nih untuk ketemu Miharu" Lee pun mulai panik

"aduh, aku juga Lee, rasanya keberanianku menciut kalau meu bertemu Xiao" Jin pun tidak kalah paniknya.

"Eh, itu mereka,tidak lupa bawa hadiahnya kan?" Tanya Lee tambah panic

"ya.. ya sudah lah, masa sih lupa?" Jin tambah panic begitu melihat Xiao.

"ba,, baiklah, kita laksanakan rencana kita" ajak Jin

"Oke."Lalu mereka menuju tempat janjian mereka masing masing.

Jin PoV

Aku sudah tiba di tempat anak cewek ini. Tapi, kenapa aku malah ketakutan begini ya?

"Ah, Jin, a.. akhirnya kamu datang juga" Jawab xiao tergagap

"Y.. Ya, ma, maaf, apakah kamu sudah menunggu lama?" aku pun berbicara dengan gagap

"Ah, ti,, tidak kok, lalu, kenapa kau ingin bertemu di sini?" Tanya Xiao malu-malu

"Ehm,, sebenarnya…" pembicaraanku terputus karena aku sedang mengambil keberanian.

"Apa Jin?" Tanya Xiao dengan Imutnya. Astaga, imut sekali sampai-sampai aku ingin meleleh

"Sebenarnya, Xiao, Would You be My GirlFriend?" Akhirnya aku mengambil posisi berlutut sambil menyodorkan boneka dan coklatku kepadanya

"Mu..Mungkin waktunya tidak tepat karena ini bukan White Day, tapi, apa salahnya ?" aku pun melanjutkan perkataanku

"Ji.. Jin.." Wanita di depanku ini malah memerah mukanya. Mungkin karena melihat tingkahku yang aneh ini ya?

End Jin PoV

Xiao PoV

"a.. astaga Jin, ternyata, kau memintaku jadi , tentu saja aku mau." Batinku sambil ber-blushing ria

"Jadi, Ling Xiaoyu, apakah kau bersedia menjadi pacarku?" Tanya Jin menegaskan

"Te..Tentu saja Jin, From now, I'll be your GirlFriend" Jawabku senang dengan muka yang masih memerah.

"Yeah, arigatou, Xiao-Chan" Sekarang Jin memanggilku dengan embel-embel CHAN. Kyaaa~ ini hari yang paling menyenangkan bagiku.

"Ah,rasanya ada yang lupa. Oh ya, coklat ini" batinku

"Ji, Jin-Kun" sekarang akupun memanggilnya dengan embel-embel KUN. Padahal biasanya aku nggak pernah bilang pake embel embel KUN ke dia

"hm? Ada apa , Xiao-Chan" tanyanya lembut

"In.. Ini, sebenarnya rencanaku untuk memanggilmu ke sini untuk memberikan coklat ini,jadi, maukah kau terima coklat ini?" Tanyaku malu malu

"astaga, Xiao, kau baik sekali, tentu saja aku mau menerima coklat dari wanita yang aku cintai, ayo,kita duduk di kursi sambil makan coklat" ajaknya kepadaku..

End Xiao PoV

"Hei Lee, bagaimana denganmu? Rencanaku sukses besar, bahkan, Xiao memberikan coklat untukku. Ini hari yang paling hebat dalam hidupku." batin Jin dalam hati

Miharu PoV

"Xiao,bagaimana denganmu? Aku deg deg an nih kalau ketemu Lee" batinku ketakutan

"Ah, Miharu,maaf membuatmu menunggu lama" Suara Lee mengagetkanku

"ah, maaf, kau kaget ya?" tanyanya panic

"eh, ti..tidak kok,aku juga baru datang" Jawabku tergagap

"apa keperluanmu bertemu denganku?" tanyaku penasaran

"eh, sebenarnya ini.. anu,, apa, aduuhhh..ini lohh" Lee malah mengulur-ulur pembicaraan

"ya? ada apa Lee? Kenapa kau ketakutan begitu? Aku nggak menyakitimu kok." Jawabku

"yah.. ma.. maaf,, hahaha" Lee tertawa

"sebenarnya begini Miharu.. Aku.." Lee memulai pembicaraan dengan serius.

"Ya? ada apa Lee?" Tanyaku lebih penasaran

"Miharu, , Would You be My GirlFriend?" Tanya Lee dengan penuh keyakinan

"A.. Lee.." Aku pun menjadi malu dan mungkin mukaku merah padam. Aku tidak percaya kalau dia menembakku sekarang ini. Oh Tuhan, apakah ini mimpi? Kalau ini mimpi, tolong bangunkan aku.

"Miharu?" Suara Lee pun memecah Lamunanku

"Yes, From Now, I'll Be your Girl Friend" Jawabku sambil ber-blushing ria.

"YEAH! Miharu, aku punya hadiah untukmu." Lee menyodorkan sebuah kotak berbentuk hati dan sebuah boneka beruang yang manis.

"Astaga Lee,Lucu sekali boneka ini. Arigatou Lee-Kun" aku memanggilnya dengan embel-embel KUN.

"Hehehe.. Doita, Miharu-chan" Lee pun memanggilku dengan embel embel CHAN.

"Ah ya, ini aku ada sesuatu untukmu." Kataku sambil menyodorkan coklatku.

"Ah, te.. terima kasih Miharu-chan, ayo kita makan coklat bersama-sama" Lalu aku dan Lee pun duduk di bangku taman sampai bel pelajaran usai.

End Miharu PoV

-pulang sekolah-

"Hei Jin, bagaimana kau dengan Xiao? Sukses besar eh?" Tanya Lee dengan girang

"sukses besar bro!, kau sendiri bagaimana?" Tanya Jin tak kalah girangnya

"Muahahaha! Very very Excellent. Aku saja diberi coklat sama dia" Jawab Lee dengan bangga

"Sama dong, Hahahahah, Benar-benar hari yang paling membahagiakan dalam hidupku" Kata Jin senang

"Like Me.." Lee juga senang.


TBC

Hehehe…

Eits, ceritanya belum berakhir sampai sini lohhh..

Ah ya, Anna belum keluar di chap ini, anna akan keluar di chap chap selanjutnya

Masih banyak cerita yang lain.. baca yah di chap selanjutnya XD

Lagi-Lagi

RnR Pleasee .