Summary: "kenapa kau kembali ke Konoha, Apa kau mau menyakiti Imoutou-ku lagi? Jangan harap!"

"dia di culik sampai 2 hari, untung saja Naruko- neechan langsung di selamatkan! Melihat ke adaannya ia sangat tertekan!" Chap 6 Updet!

Disclaimer: Naruto©Masashi Kishimoto

Forever You Girl, Dobe-chan©Devil Brain

Pair: SasufemNaru, xxxfemNaru

Genre: Romantis, Family, angst

DB/n: Yoho, Devil Brain come back! Lama gak updet rupanya banyak yang nulis yaaa! Apa ge perkembangan Rate M, makin Nista aja nie dunia*duak.

Dan fic ini saia persembahkan pada

Para Author Devil Brain yang dengan suksesnya mengatasi berbagai Ujian!

wokeh dari pada banyak cincong lanjut!

Warning: OOC, OC(Chara Devil Brain), Alur super cepat, Miss Typo(s)

~Namikaze Mansion~

"Minato Jii-san, Kushina-Baa-chan!" teriak Lia dari luar.

"ada apa- ! Astaga, Naruko!" Kushina dan Minato berlari ke arah Sasuke yang menggendong Naruko

"Angkat dia ke kamarnya!" perintah Minato pada Sasuke, Sasuke mengangguk.

~Skip Time~

"bagaimana ke adaan Naruko, Tsunade-hime?" tanya Kushina yang duduk di tepi kasur Naruko

"yah, dia tidak apa-apa, ia hanya tertekan! Sama seperti beberapa tahun yang lalu, sepertinya ada yang menyebabkan traumanya kembali!"kata Tsunade sambil memperhatikan pasien tetapnya.

~diluar Kamar Naruko~

"Ne, Naruto Nii-san! Ap-"Lia menghentikan perkataanya, saat melihat Naruto yang berjalan ke arah Sasuke sambil mengeluarkan aura yang tidak mengenakkan.

"Sasuke, apa yang sebenarnya terjadi hah?" Tanya Naruto sambil menarik kerah baju Sasuke dan menabrakkan tubuh Sasuke ke dinding.

"KYA, Sasu-Niisan!"teriak Izty histeris.

"Naru Nii-chan, hentikan!" Yuki menarik-narik baju Naruto.

"Silahkan pukul saja sepuasmu Dobe! Aku memang pantas mendapatkannya karena tidak bisa menjaganya!" kata Sasuke tenang.

"Kau..!" Bruk, Naruto langsung memukul Sasuke telak di pipinya.

"Sasu-niichan!" Riyu menghampiri Sasuke, Naruto mendekati Sasuke dan bersiap akan memukul lagi.

Grep, "hentikan tindakan kekanak-kanakan kalian!" Kyuubi tiba-tiba menggenggam pergelangan tangan Naruto.

"Uh" Naruto membuang mukanya, dan langsung berjalan membelakangi yang lainnya.

"baiklah, tenangkan diri kalian! Dan kalian berempat!" Kyuubi memandang Lia c.s "ceritakan padaku apa yang terjadi nanti!" Kyuubi masuk ke kamar Naruko.

"Kalian, katakan kenapa trauma Naruko kembali! Apa kalian melewati tempat yang membuat traumanya kembali, atau-" Naruto menatap ke depan "-ia telah kembali kesini" . Lia dan Yuki terdiam, Naruto melirik sekilas "jadi dia telah kembali" Naruto langsung berlari keluar Mansion .

'siapa yang dimaksud kembali? Apakah yang tadi!' inner Sasuke yang melihat Naruto keluar mansion

"Yuki, ini gawat! Ayo kejar Naru-" , "Kalian tetap di sini!" kata Sasuke menghentikan Lia yang akan berlari. "kalian harus menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi!" kata Sasuke. Lia dan Yuki membatu.

~Sementara itu, Naruto~

"Rupanya kau memang disini, sama seperti pertama kali kita bertemu!" kata Naruto sambil berjalan ke arah seorang pemuda berambut merah marun yang membelakanginya. "apa maumu kembali kesini-" pemuda itu membalikkan badannya dan menatap Naruto, di dahinya terdapat tato bertuliskan kanji 'AI' "-Gaara!"

"menurutmu?" tanya Gaara balik.

"kenapa kau kembali ke Konoha, Apa kau mau menyakiti Imoutou-ku lagi? Jangan harap!"

"hey, tidak bolehkah aku melihat calon tunanganku, Na-ru-to!" kata Gaara sambil memberi penekanan pada setiap kata.

"dia bukan calon tunanganmu lagi setelah apa yang kau lakukan 4 tahun yang lalu, dia sekarang sudah bahagia tanpa kau di sini!"

"hm, jadi bukan calon lagi yaa, atau lebih pantas mantan calon tunangan!"kata Gaara menyeringai. "well, akhirnya aku tidak termasuk kedalam keluarga Namikaze! Semua rencanaku telah hancur rupanya!"

"Kau hanya memanfaatkan Naruko saja, rupanya aku salah menilaimu, Gaara! Kau hanya menginginkan harta kekayaan keluarga Namikaze saja dan mendekati Naruko hanya untuk itu!" Gaara tersenyum " dan karena rencanamu gagal kau menculik Naruko bukan!"

"heh,bagaimana yaa! Kalau aku bilang iya? Apa yang terjadi?" tanya Gaara.

"Hasilnya adalah ini!" Bruak, Naruto memukul Gaara terus menerus.

~Back to Sasuke~

""dia di culik sampai 2 hari, untung saja Naruko- neechan langsung di selamatkan! Melihat ke adaannya ia sangat tertekan!" kata Lia menundukkan kepalanya.

"dan beberapa hari setelah di selamatkan, Naruko-neechan berusaha bunuh diri karena merasa telah di khianati tunangannya sendiri!" Yuki memalingkan wajahnya.

'Naruko, sebegitu kelamkah masalalumu?' Sasuke menatap pintu kamar Naruko.

(~_^ )V_DEVIL BRAIN_v( ^_~)

"Gaara, katakan apa maumu kembali lagi ke Konoha!" geram Naruto sambil mencengkram kerah baju Gaara.

"Hump, cuih!" Gaara mebuang darah yang ada di mulutnya ke muka Naruto.

"Brengsek Kau!" saat Naruto akan melancarkan pukulannya terdengar teriakan "HENTIKAN!" Naruto dan Gaara melihat ke arah orang yang menghentikan kegiatan adu jotos mereka.

"ka-kau!"

(~_^ )V_DEVIL BRAIN_v( ^_~)

"Ga-Gaara~" Naruko bangun dari tempat tidurnya, dan menatap sekeliling lalu menundukan kepalanya. "Kenapa~" Naruko mulai mengeluarkan air matanya.

FLASHBACK 4 TAHUN YANG LALU

"Gaa-Chan!" panggil anak cewek berambut blonde pendek kepada pemuda berambut merah marun.

"Naruko, ada apa?" tanya Gaara, Gaara menarik Naruko kedalam pelukannya.

"A-ano, Kata Kaa-san Gaa-chan mau gak ikut makan malam hari ini di rumah"tanya Naruko blushing.

""hm, aku tidak bisa menolak! Ya karena Naruto sahabatku, selain itu-" Gaara menatap Naruko dan memegangi tangan kanan Naruko "-Kau juga tunanganku" Gaara mengecup cincin berlian yang melekat di jari manis Naruko. Naruko makin memerah "Ayo pergi!"

~Skip Time~

"hm, kau datang Gaara!" sapa Naruto yang melihat Gaara datang dengan Naruko.

"heh, jelas saja aku datang! Masa aku tidak datang!" kata Gaara sambil menepuk pundak sahabatnya, tiba-tiba Naruto menepis tangan Gaara. "huh?" gumam Gaara kaget.

"Naruko, Masuklah dan bantu Kaa-san di dalam!" perintah Kyuubi yang baru keluar dari mansion.

"Baik Aniki!" Naruko berlari ke dalam Mansion. Gaara menatap Naruko yang masuk.

"Gaara, apa maumu?" tanya Naruto. Gaara melirik Naruto

"Apa maksudmu? Aku kesini karena di undang kalian bukan!" kata Gaara yang menghadap Naruto dan Kyuubi.

"Bukan, maksudnya adalah kenapa kau mendekati Naruko dan Keluarga Namikaze?" tanya Kyuubi

"apa yang kalian maksud? Tentu saja karena aku mencintai Naruko, apa lagi alasan aku?" kata Gaara sambil menatap geram pada Naruto dan Kyuubi.

"apa bukan karena ingin menguasai Harta Namikaze, aku tau kau mendekati Naruko untuk itu! Karena Naruko adalah pewaris asli perusahaan Namikaze bukan!"
"huh, ketahuan kah?" kata Gaara sambil menyeringai

"brengsek kau!" Naruto menarik kerah Gaara "aku tidak menyangka mempunyai Mantan sahabat yang sangat brengsek seperti kau!".

"Jauhi Naruko untuk selamanya, karena pertunangan kalian tidak akan pernah terjadi!" kata Kyuubi sakratis.

"Huh!" Gaara menepis tangan Naruto dan melenggang pergi dari Mansion Namikaze . 'lihat saja nanti' Gaara menyeringai.

1 minggu kemudian.

"Gaa-chan?" Gaara melirik ke arah gerbang dan terlihat Naruko yang memanggilnya. "se-sedang apa".

"hanya menunggumu!" kata Gaara sambil mendekati Naruko, Naruko mundur "ada apa Naruko, kenapa kau menjauhi aku? Apa kau tidak mencintai aku lagi?" kata Gaara yang menarik pergelangan tangan Naruko.

"Gaa-chan, lepaskan! A-aku tidak mau bersamamu lagi! Kau cuman memanfaatkan aku saja!" Naruko berontak, Gaara geram dan menarik Naruko kedalam Mobilnya. "Gaa-chan!"

Gaara membawa mobilnya ke sebuah vila yang berada di pedalaman gunung, dan langsung menarik Naruko masuk kedalam Vila.

"Gaa-chan, lepaskan aku!" Naruko masih berontak walaupun hasilnya mustahil.

"Diamlah!" bentak Gaara, Naruko membatu. Gaara mendorong Naruko masuk kedalam Kamar yang berada dalam villa dan menhempaskan tubuh Naruko di kasur.

"Ma-mau apa kau?"Kata Naruko gemetaran. Gaara melucuti pakaian Naruko dan dirinya.

"hmp, membuktikan padamu kalau aku sangat mencintaimu!" Kata Gaara sambil menindih tubuh Naruko.

"Ga-Gaara Hentikan!"Teriak Naruko

FLASHBACK OFF

"HENTIKAN!"teriak Naruko, Sasuke yang mendengar teriakan Naruko langung masuk ke dalam kamar Naruko.

"Naruko, NARUKO SADARLAH!" Sasuke mengguncang tubuh Naruko

"Sa-sasuke, Sasu-"Naruko langsung memeluk tubuh Sasuke sambil menangis, Sasuke membalas pelukan Naruko.

"tenanglah, ada aku di sini! Sudah tidak apa-apa!" Sasuke mengusap kepala Naruko.

"Sasuke, aku takut! Takut kalau kejadian itu terulang lagi! Aku takut ia ke sini karena ingin melakukan itu lagi! Aku taku-" Sasuke menghentikan perkataan Naruko dengan telunjuknya.

"aku ada di sini untuk menjagamu, Naruko! Aku janji!" Sasuke megecup bibir Naruko lembut.

(T)ekanan (B)atin (C)inta