Brave To See The Blood

Author : DeKyu aka Debby
Part : 4/?
Cast : Seluruh member SuJu dan beberapa dari f(x) dan SNSD
Disclaimer : They're all belongs to God and this fic is mine
Rated : T
Genre : Yaoi (boyxboy), romance, friendship, school life, and a little angst

Note : Karena saya author baru, jadi mohon dimaklumi jika cerita dan bahasanya rada gaje dan banyak typo...

Author POV

Setelah beberapa menit, Kyuhyun dan Kangin sampai di kediaman Kyuhyun aka rumah Kyuhyun. Rumah besar bergaya Eropa modern dengan taman yang terbentang luas di depannya. Kyuhyun keluar dari mobil saat mobil berhenti tepat di depan pintu utama rumah tersebut, lalu Kangin mengendarai mobil itu kembali ke garasi.

Seorang pelayan langsung membuka pintu membiarkan Kyuhyun masuk, semua pelayan membungkukkan badan sambil menggumam "Selamat siang Tuan muda". Kyuhyun hanya membalas dengan senyuman.

"Aku akan dikamar seharian ini. Jika appa nanti pulang dan mencariku bilang saja aku di kamar" perintah Kyuhyun pada salah seorang pelayan.

"Ne, Tuan Muda. Akan saya sampaikan. Apa makan siang tuan mau saya antarkan ke kamar tuan muda?" tanya pelayan tersebut

"Ne" jawab Kyuhyun singkat dan langsung pergi menuju kamarnya yang terletak di lantai dua.

Kyuhyun langsung menghempaskan tubuhnya ke kasur yang berukuran King sixe tersebut. Dia menghela napas berat. "Sial, kenapa penyakitku kambuh lagi? Apa Han-gege sudah mengetahuinya? ARGH! SIAL SIAL SIAL!" umpat Kyuhyun sesekali menjambak rambutnya.

"Kalau begini aku akan cepat ketahuan." Kyuhyun terdiam sebentar lalu terbersit pikiran yang sangat mengganggunya dari tadi "Apa tadi aku dicium seseorang? Rasanya hangat sekali. ARGH! Hari pertama saja sudah seperti ini, benar-benar sial!" umpat Kyuhyun lagi. Kyuhyun berhenti mengumpat saat ada seseorang yang mengetuk pintu kamarnya.

"Masuk" sahut Kyuhyun

"Tuan muda, ini makanan anda" jelas pelayan itu

"Taruh saja di atas meja, kau boleh kembali" perintah Kyuhyun

Sang pelayan hanya membungkuk dan beranjak pergi dari kamar Kyuhyun dan tidak lupa menutup pintu kamar Kyuhyun. Sebenarnya sekarang ini Kyuhyun merasa lapar, tapi dia sungguh malas untuk sekedar menyentuh makanan itu.

"Tuan muda ?" terdengar suara Kangin di balik pintu kamar Kyuhyun

"Masuklah hyung, pintunya tidak kukunci" jawab Kyuhyun sedikit teriak, lalu dari depan pintu terlihat sesosok manusia yang menyerupai rakun xD

"Kau janji untuk menceritakannya kan ?" tanya Kangin dengan senyumannya

"Aish, ne ne." Kyuhyun hanya mengangguk malas lalu mulai menceritakan semuanya pada Kangin yang setia mendengarnya.

Mari kita ke ruang musik aka markas Yesung, Siwon, Hangeng, Donghae, Eunhyuk, dan Mochi Henry...

"Han-gege, kenapa gege dari tadi diam terus sih ?" tanya Mochi pada Hangeng yang hanya berdiam diri di sofa sambil menatap keluar jendela

"Anniyo, hanya memikirkan sesuatu" jawab Hangeng sambil tersenyum ke arah Henry lalu kembali menatap ke luar jendela.

Henry hanya mengangguk. Apa yang sebenarnya mereka lakukan? Trio EunHaeRy sedang break dance, Yesung sedang bermain dengan kura-kura peliharaannya, Siwon membaca alkitab *bener-bener anak tuhan, xD* dan Hangeng... ya, dia sedang memikirkan Kyuhyun sekarang ini.

Sebenarnya dia sedikit merasa bersalah karena sudah mencium Kyuhyun tadi. Tapi, semua sudah lewat kan? Dia terlalu rindu makanya dia berbuat seperti itu. Sekarang yang membuatnya tambah bingung lagi adalah,... haruskah ia memberi tahu tentang Kyuhyun pada yang lainnya? Tapi park seonsaengnim sudah bilang jangan. Hangeng sungguh merasa bersalah pada teman-temannya kali ini karena sudah membohongi mereka.

"Annyeong" ucap seseorang yang tiba-tiba masuk ke ruang musik

"Teukie hyung!" sontak semua menghentikan kegiatannya, termasuk Hangeng yang sekarang membulatkan matanya karena kaget 'apa yang dilakukan dia disini ?' gumam Hangeng dalam hati.

"Hey, kaget kalian lucu sekali, hahahaha. Seperti melihat hantu saja." Leeteuk tertawa karena melihat orang-orang didepannya kaget karena melihat dia yang masuk tiba-tiba.

"Teukie hyung, tumben sekali kau main kesini. Ayo duduk." Tawar Yesung mempersilahkan Leeteuk duduk. Semuanya duduk di sofa dalam keadaan diam sampai akhirnya Leeteuk memecah keheningan yang melanda mereka sedari tadi.

"Ada yang ingin kubicarakan dengan kalian, ini tentang Kyuhyun" sontak semua orang disana tak terkecuali Hangeng yang langsung menaikkan kepalanya dan menatap ke arah Leeteuk.

"Kalian tahu Lee Kyuhyun?" tanya Leeteuk dan langsung dibalas dengan anggukan.

"Dialah Kyuhyun sebenarnya" lanjut Leeteuk lagi dengan raut wajah yang serius

"MWO?" semua kaget kecuali Hangeng yang sudah mengetahuinya

"Hangeng, ternyata kau menepati janjimu untuk tidak memberitahu mereka. Maafkan aku karena malah aku yang membocorkan semuanya padahal aku yang menyuruhmu untuk tidak memberitahu mereka dulu" ujar Leetuk panjang lebar.

Semua mata tertuju pada Hangeng, menatap Hangeng tidak percaya "Mianhae, aku juga baru menemui dia hari ini. Secara tidak sengaja aku bertemu di perpustakaan dan..." Leeteuk langsung memotong pembicaraan Hangeng "Cukup Hangeng, biar aku yang bicara. Ini bukan saatnya untuk membocorkan semuanya. Aku butuh bantuan kalian semua." Minta Leeteuk

"Bantuan apa?" Akhirnya EunHae bersuara

"Jujur, aku tidak suka dengan Kyuhyun yang sedang menyamar hanya karena ingin menghindari kalian"

"Mengindari ? apa maksudmu hyung?" sekarang si anak tuhan aka siwon yang angkat bicara

"Makanya jangan langsung memotong pembicaraanku Siwon. Kyuhyun takut kalau kalian marah dengannya karena sudah meninggalkan kalian tanpa kabar apapun. Dia merasa bersalah karena sudah menghancurkan persahabatan ini. Tapi dia menghilang selama bertahun-tahun itu ada alasannya..."

Semua hanya diam, menunggu penjelasan lanjut dari Leeteuk...

SKIP TIME

Esok paginya...

Kyuhyun keluar dari mobil yang biasa dipakai untuk mengantarnya ke sekolah ini. Masih dengan penampilannya yang weirdo itu, ia masuk ke dalam sekolah yang sangat luas itu dan langsung memasuki kelasnya.

Sesampainya di kelas, ia duduk di bangku yang terletak di sebelah Henry. Ternyata Henry belum datang, Kyuhyun hanya membaca buku sambil menunggu bel masuk berbunyi. Tak lama kemudian, TV di setiap kelas menampilkan gambar Siwon aka Ketua OSIS di sekolah ini.

"Pengumuman untuk semua murid, tahun ini akan diadakan ulang pemilihan ketua OSIS, jadi setiap kelas harus mencalonkan beberapa murid untuk dijadikan kandidat. Terima kasih" Jelas Siwon.

Terlihat beberapa murid tidak peduli akan pemilihan ini. Tapi, dibalik semua ini ada tersimpan rencana yang akan berhasil dalam jangka waktu yang singkat.

"Selamat pagi, murid-murid" ujar Park seonsaengnim aka Leeteuk memasuki kelas.

"Selamat pagi seonsaengnim" sahut semua murid tak terkecuali Kyuhyun.

"Baiklah, kita akan membahas masalah pemilihan ketua OSIS. Ada yang bersedia ?" tanya Leeteuk pada semua muridnya

"Saya mencalonkan Lee Kyuhyun sebagai ketua OSIS, karena hanya Kyuhyun yang memiliki nilai akademik tertinggi di sekolah ini" saran salah satu anak.

"Hmmm, ide yang bagus Jinki-ssi. Baiklah, Lee Kyuhyun-ssi saya daftarkan." Ujar Leeteuk sambil tersenyum.

"Saya keberatan seonsaengnim" ujar Kyuhyun sedikit berteriak.

"Anda tidak bisa mengundurkan diri lagi, Kyuhyun-ssi. Apa yang diputuskan oleh teman-teman anda tidak bisa diganggu-gugat lagi. Anda tetap terdaftar." Jawab Leeteuk sambil tersenyum kearah Kyuhyun yang sudah mulai kesal.

...

Jam makan siang...

Setelah mengantongi PSPnya, Kyuhyun langsung melesat keluar kelas menuju taman belakang sekolah. Ternyata sudah ada orang disana, tidak lain adalah Heechul dan Sungmin yang sedang bercanda tawa.

"Kyuhyun-ah, waaah, sepertinya kau sudah ketagihan dengan keindahan tempat ini ya? hehehe" sapa Heechul tertawa kecil.

"...sepertinya..." jawab Kyuhyun singkat dan langsung duduk menyederkan punggungnya ke pohon besar disamping Sungmin sambil memainkan PSPnya.

"Tampaknya kau sudah punya pacar ya Kyuhyun-ah." Ucap Sungmin terkikik geli melihat Kyuhyun memainkan PSPnya dengan serius.

"Hah ? siapa?" Kyuhyun langsung mem-pause PSPnya itu dan menatap Sungmin yang berada disampingnya.

"Itu..." sahut Heechul dan Sungmin sambil menunjuk-nunjuk PSP Kyuhyun dengan bibir mereka yang mengerucut *imut banget*.

Kyuhyun mengikuti arah yang ditunjuk duo HeeMin, ternyata PSPnya yang dimaksud. Kyuhyun mengerucutkan bibirnya, HeeMin hanya tertawa geli melihat Kyuhyun seperti itu. Saking gemasnya, duo HeeMin mencubit pipi Kyuhyun.

"Ya! Hyungleul, behenhi! (Ya, hyungdeul, berhenti)" Kyuhyun langsung menjauhkan wajahnya saat cubitan duo HeeMin terlepas dari pipinya yang chubby itu.

"Pengumuman..."

"MWO? YANG BENAR SAJA?"

TBC

Annyeong readers, mianhae kalo chap ini pendek banget and lama updatenya. Athor janji chap depan bakal lebih panjang dari ini and ada WonKyu nya. Eits, cerita ini masih belum pasti loh bakal Gengkyu atau WonKyu, makanya tetep vote, okeh^^

RNR^^

DON'T BE A SILENT READERS!