Brave To See The Blood
Author : DeKyu aka Debby
Part : 5/?
Cast : Seluruh member SuJu dan beberapa dari f(x) dan SNSD
Disclaimer : They're all belongs to God and this fic is mine
Rated : T
Genre : Yaoi (boyxboy), romance, friendship, school life, and a little angst
Note : Karena saya author baru, jadi mohon dimaklumi jika cerita dan bahasanya rada gaje dan banyak typo...
"Pengumuman... calon Ketua OSIS yang baru telah dipilih menurut hasil rapat yang kami adakan bersama guru-guru." Terdengar suara menggema dari speaker di setiap sudut membuat HeeMinKyu yang berada di taman belakang pun ikut mendengarnya.
"Selamat untuk Lee Kyuhyun-ssi, anda terpilih menjadi Ketua OSIS yang baru untuk SMA ini. Dimohon Kyuhyun-ssi untuk datang ke ruang OSIS sekarang juga, Terima Kasih" akhirnya pengumuman berakhir dan meninggalkan Kyuhyun yang sedang bercengo ria.
Akhirnya beberapa menit kemudian... "MWO? YANG BENAR SAJA? KOK BISA AKU YANG TERPILIH?" Kyuhyun berdiri dan berteriak sambil menunjuk-nunjuk ke arah speaker *abang Kyu mulai gila nih*.
"YA bocah! Kau sudah seperti orang gila yang sering mangkal di pinggir jalan! Lagian emang speaker ngerti apa yang loe omongin ha ?" teriak Heechul tidak kalah keras dengan Kyuhyun, ia juga menunjuk-nunjuk jidat Kyuhyun *Oppaddeul pada gak waras!*
"Hey, kalian berdua bisa diam tidak ? Kyuhyun-ah, pergilah ke ruang OSIS sekarang juga, mereka pasti sudah menunggumu" ujar Sungmin lembut pada Kyuhyun dan langsung menarik kerah baju Heechul "Heechul hyung, kita kembali ke kelas saja. Annyeong Kyuhyun-ah^^" HeeMin sudah pergi meninggalkan Kyuhyun yang menggalau, xD
Kyuhyun POV
Aku berjalan dengan langkah gontai menuju ruang OSIS, eh, tunggu dulu. Aku tidak ingat letak ruang OSIS dimana! Pabboya Kyuhyun! Kalian pasti bertanya-tanya kenapa kubilang tidak ingat bukan tidak tahu? Jawabannya... rahasia! Hahahaha *evil laugh, xD*
Bagus sekali Kyuhyun, kau tersesat sekarang *sekolahnya kebesaran sih -_-*. Hmm, aku paling malas bertanya kalau sedang penampilan weirdo begini. Adakah yang bersedia menolongku ?
"Haaaah, aku yakin kau pasti tersesat. Ayo ikut aku" namja ini langsung memegang tanganku. Eh, siapa dia ? tunggu, aku mengangkat wajahku. Aku hanya memerhatikan punggungnya saja saat ini. Punggung dan bahu yang tegap, badan yang kekar, OMO? Siwon? Refleks aku langsung melepaskan tanganku.
"Kenapa Kyuhyun-ssi ?" Siwon menatapku heran dan aku hanya menggeleng
"A...a... anniyo, aku hanya kaget saja" jawabku terbata-bata, aish Kyuhyun, kau sungguh memalukan -_-
"Kalau begitu ayo" dia merangkul tanganku *lagi* dan aku melepaskannya *lagi*
"Kau ini kenapa Kyuhyun-ssi ? apa aku berbuat salah denganmu ?" tanya dia dengan muka yang... memelas mungkin ?
"Anniyo, hanya saja... tidak perlu memegang tanganku kan ? biar aku mengikutimu dari belakang" balasku masih gugup, Kyuhyun, hari ini benar-benar hari sial untukmu.
Tapi dia menggenggam tanganku lagi, dan kali ini lebih erat sehingga aku tidak bisa melepaskannya. "begini lebih baik kan? Kajja!" ujarnya dengan senyuman khasnya, menampilkan dimplesnya, masih seperti yang dulu.
Akhirnya aku membiarkan tubuhku ditarik olehnya dan sampailah kami di sebuah ruangan, pastinya ruang OSIS. Kami berdua memasuki ruangan tersebut, aku hanya terdiam kaku didepan pintu. Bagaimana tidak ? ternyata ada orang-orang yang sangat ingin kuhindari *termasuk Siwon* ada EunHae, Henry, Yesung, dan yang paling tidak ingin kutemui lagi adalah Han-gege. Aish, hari ini benar-benar hari sial untukmu Kyuhyun.
"Kau ini dari tadi kenapa sih ? Ayo masuk Kyuhyun-ssi" dia mendorongku masuk dan dia langsung menutup pintunya. Aku beruntung karena ada Leeteuk hyung .
Semua menatap kearahku, tatapan mereka seperti ingin memakanku saja *oppa berlebihan deh*. Aku hanya menundukkan kepalaku, bukan takut, aku hanya tidak suka.
"Kyuhyun-ah ?" panggil Siwon yang ternyata berada disebelahku.
"N..ne ?"
"Apa maksud dari semua ini ? tolong jelaskan pada kami semua disini" sekarang dia menatapku, aku sedikit takut melihat tatapan Siwon seperti itu. Aku tidak menjawab pertanyaan Siwon tadi. Aku hanya menatap lurus kearah matanya.
Kyuhyun POV end
Author POV
Mungkin karena Siwon sudah geram karena tidak mendapat jawaban apapun dari Kyuhyun, akhirnya Siwon mendorong Kyuhyun ke dinding dan memerangkapnya diantara kedua tangannya.
Kyuhyun membelalakkan matanya kaget. "Y..YA! Lepaskan aku!" Kyuhyun mencoba untuk kabur tapi kekuatan Siwon tidak sebanding dengan kekuatannya "Tell me Kyuhyun-ah. Kenapa kau memulai kehidupanmu dengan penampilan seperti ini ? apa kau tidak menghargai kami lagi hah Cho Kyuhyun-ssi ?" tanya Siwon tepat di telinga Kyuhyun. Kyuhyun tambah shock dengan kata-kata Siwon, rasanya seperti tertusuk ribuan pisau, ya, hatinya sakit mendengar kata-kata Siwon tadi.
Tanpa sadar Kyuhyun menitikkan air matanya sambil terisak kecil. Lama kelamaan badannya merosot kebawah dan akhirnya terduduk sambil menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Isakan itu semakin lama semakin menjadi, semua yang berada disana merasa bersalah apalagi Siwon.
"Mi..Mianhae...Mianhaeyo, hiks" gumam Kyuhyun kecil dengan isakan-isakan kecil "Mianhaeyo, aku selalu menghargai kalian sebagai sahabat... hiks... kalian semua sahabat terbaikku... hiks... mianhae... jeongmal mianhae, hiks, hiks..." Kyuhyun terus bergumam maaf membuat semua orang didalam ruangan itu merasa iba...
Siwon langsung memeluk Kyu dan menaruh kepala Kyu di dadanya "Menangislah Kyu. Maafkan aku karena sudah membuatmu menangis" tidak ada yang berkutik disana, semua memeandangi WonKyu yang sedang berpelukan. Mungkin semua menatap WonKyu dengan tatapan iba, tapi lain dengan Hangeng yang merasa sangat cemburu akan adegan yang dilihatnya sekarang.
"Panas huh ?" seseorang berbisik ditelinganya sambil menyikut lengannya, Hangeng menoleh ke arah kirinya, dia menghela napas berat.
"Teukie hyung, bisakah kau diam ? jangan mengucapkan hal-hal yang akan menimbulkan kecurigaan. Cemburu, aku akui aku cemburu. Tapi aku bisa apa sekarang ?" Hangeng tersenyum tipis mendengar kata-kata yang ia lontarkan tadi, ia merasa mulai terbuka akan perasaanya sekarang. Ya, perasaan cinta pada seorang Cho Kyuhyun.
Leeteuk hanya tersenyum sedih melihat dongsaengnya yang sedang dilanda cinta sebelah pihak "Hangeng, kalau kau masih bisa bersabar, bersabarlah. Kita sekarang tidak tahu perasaan Kyuhyun untuk siapa, iya kan ? sudah lama tidak berjumpa, mungkin saja dia menyukaiku, xD" Leeteuk dan Hangeng hanya bisa terkikih kecil.
"Adegan peluk-pelukkannya sudah dong, aku kan mau meluk si Evil Magnae kita ini" sindir Henry sambil tersenyum mesum *Mochi udah ketular virus yadong Zhoumi* *dibakar zhoumi*
"Mi...mianhaeyo hyungddeul" ujar Kyuhyun sembari melepas pelukannya.
"Nah, maukah kau menceritakan kepada kami kenapa kau menghilang selama dua tahun?" tanya Siwon dan mengajak Kyuhyun untuk duduk.
"Selama setahun aku hanya berada dirumahku yang ada di Canada. Aku masih shock karena kematian ibu yang sungguh tragis itu, dan membuatku mempunyai penyakit yang sama sekali tidak kuiinginkan dan hanya mengingatkanku pada kematian ibuku" jelas Kyuhyun panjang lebar, semua hanya bisa mengangguk mengerti dan menunggu penjelasan selanjutnya.
"Aku memutuskan semua hubungan, telepon misalnya. Aku membuang semua alat teknologi untuk berkomunikasi karena aku ingin sendirian. Aku masih ingin merenung, dan hal ini sangat membuat appa khawatir sampai-sampai dia mengundang lebih dari sepuluh psikiater setiap bulannya hanya untuk mengembalikanku menjadi Kyuhyun yang dulu. Kejadian maut yang sering diulang-ulang dalam berita selalu membuatku tambah frustasi. Sampai enam bulan kemudian, berita itu tidak pernah diulang lagi. Sungguh lama hingga membuatku hampir gila."
"Tahun berikutnya, aku memulai sekolahku lagi, masih tetap di Canada. Aku tidak punya banyak teman disana, bukan aku tidak mau, tapi aku selalu mencari kesibukan sendiri sehingga jarang berbaur. Selama 2 tahun itu pun, penyakitku tidak pernah kambuh dan itu membuatku tenang..."
"Tunggu tunggu, kau berbicara penyakit terus dari tadi. Memang kau terkena penyakit apa Kyuhyun-ah ?" Eunhyuk mengintrupsi dan dibalas Kyuhyun dengan senyuman sedih dan tatapan mata yang teduh pada Eunhyuk "belum saatnya kalian tau, mianhaeyo"
"Waeyo Kyuhyun-ah ? Kami kan sahabatmu, keluargamu. Kenapa kau tidak mau memberitahu kami ?" Protes Donghae yang diikuti anggukan oleh Siwon, Yesung, EunRy, sedang Hangeng dan Leeteuk hanya duduk diam tanpa bergeming sedikit pun.
"Mianhaeyo, jeongmal mianhae. Belum saatnya kalian tahu. kalian memang sahabatku, sudah seperti keluargaku sendiri malahan. Tapi, aku belum bisa memberitahu kalian. " balas Kyuhyun sedikit membungkuk pada mereka semua.
Sebelum mereka memprotes lagi, Kyuhyun melanjutkan ceritanya "Dan kenapa aku menyamar karena semua orang mungkin sudah mengira kalau aku meninggal. Aku tidak mau membuat keterkejutan yang akan mengheboh nantinya dan juga aku... aku ingin menghindari kalian karena aku merasa bersalah sudah tidak memberitahu keberadaanku dimana, padahal aku tahu kalian terus mencariku. Mianhae..." Kyuhyun meminta maaf lagi dengan wajah yang semakin tertunduk, dia ingin menangis lagi tapi ditahannya. Sudah cukup dia terlihat cengeng hari ini.
Donghae yang sedari tadi diam, kini mulai beranjak dari kursinya menuju kursi yang diduduki Kyuhyun. Semua terkejut saat Donghae menarik kerah baju Kyuhyun, Kyuhyun pun langsung membelalakkan matanya kaget. "Hae hyung ?" tanya Kyuhyun takut.
Tanpa ba-bi-bu lagi, Donghae menonjok tepat di pipi Kyuhyun membuat kacamata dan rambut palsunya lepas menampilkan wajah asli Kyuhyun. Donghae sedikit tersentak kaget saat melihat wajah Kyuhyun yang sekarang sudah mulai dewasa, dia sungguh merindukan dongsaeng kesayangannya ini, dia ingin memeluknya. Tapi segera ditepisnya pikirannya itu mengingat dia sedang marah dengan Kyuhyun sekarang.
Saat Donghae melangkah untuk mendekati Kyuhyun lagi, Yesung langsung menarik Donghae, memaksa Donghae untuk kembali duduk, tapi Donghae menolak. Donghae menepis tangan Yesung kasar dan kembali memegang kerah baju Kyuhyun lagi.
"Kau bilang kau mengetahui kalau kami terus mencarimu TAPI KAU TIDAK PERNAH MENEMUI KAMI. APA SEGITU BENCINYA KAU TERHADAP KAMI SEMUA HAH ? APA SALAH KAMI PADAMU KYUHYUN?" marah Donghae lagi sambil menatap dalam ke mata Kyuhyun yang akan mengeluarkan air mata itu.
BUUUAAGGH!
Donghae terjatuh! Ya, Kyuhyun memukulnya dengan sangat keras. Semua yang berada disana hanya bisa menyaksikan pertengkaran KyuHae yang sedang panas-panasnya. Kyuhyun sekarang berjalan mendekati Donghae yang terduduk sambil memegangi wajahnya yang lebam, seperti yang dilakukan Donghae tadi padanya, ia menarik kerah baju Donghae.
"Kau bodoh Hae hyung, sungguh bodoh. BAGAIMANA BISA AKU BERPIKIR NORMAL KALAU AKU SEDANG DILANDA FRUSTASI BERAT KARENA KEHILANGAN SALAH SATU ORANG TUAKU DALAM KECELAKAAN TRAGIS SEPERTI ITU HAH?" teriak Kyuhyun tepat di depan wajah Donghae yang sekarang sangat takut akan balasan Kyuhyun.
"Frustasi, aku sungguh frustasi saat itu. Mianhae." Kini Kyuhyun melepas kerah baju Donghae dan terduduk di lantai sambil menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Dia tidak menangis, tapi sedang merenungi sesuatu yang dia juga tidak tahu itu apa. Penyesalan. Mungkin.
TBC
Update lama, cerita gak nyambung... HUUUAAA MIANHAE READERS! Salahkan mata author yang tidak bisa diajak kompromi karena author sedang ngantuk berat sekarang. Jadi mau gak mau harus dipublish biar readers gak nunggu kelamaan. Mian juga kalau WonKyu momentnya kurang menyentuh.
cho tika hyun, ryu, RyeoViieKyuu, ChoiKyuHae, The, Kim Min Lee, Schagarin, Choujiro21, Kyuminjoong, minIRZANTI, choi Kyuwon, NovNov Cloudsomnia, kyu-kyu, Yunienie, anin wonkyushipper, yolyol, cho-choi, cho yekyu, sparknest, forniakyu, Wounded angel, AiAyano, kyUke, Tachibana Himawari, Lee Tae Sung, aiiukiu, apel, honey, lee mey, drinkyu, cho Kyurin.
Makasih udah review, mian gk bisa bales reviewnya cuz author ngantuk banget nih, hhehe.
REVIEW PLEASE^^
DON'T BE A SILENT READERS!
