Brave To See The Blood
Author : DeKyu aka Debby
Part : 5/?
Cast : Seluruh member SuJu dan beberapa dari f(x) dan SNSD
Disclaimer : They're all belongs to God and this fic is mine
Rated : T
Genre : Yaoi (boyxboy), romance, friendship, school life, and a little angst
Note : Karena saya author baru, jadi mohon dimaklumi jika cerita dan bahasanya rada gaje dan banyak typo...
Author POV
Merasa ada yang menepuk pundaknya, Kyuhyun mengangkat wajahnya dan melihat Hangeng yang mengulurkan tangannya. Kyuhyun menerima uluran tangan itu dan berdiri. Donghae tersenyum kearahnya dan mendekatinya "mianhae Kyuhyun-ah, aku terbawa emosi tadi, kau tidak apa-apa?" tanya Donghae khawatir.
"Ne, gwenchana Hae hyung. Mianhae kalau aku memukulmu terlalu keras, hehehe." jawab Kyuhyun dengan cengiran membuat semua orang yang berada disitu pun tertawa.
"Bogeoshippeo Kyuhyun, kau sudah besar sekarang." ujar Donghae sembari memeluk Kyuhyun.
"Kau mencat rambutmu Kyuhyun-ah?" kini Yesung yang memeluk Kyuhyun, Kyuhyun hanya mengangguk dan tersenyum.
"Apa aku terlihat jelek?" tanya Kyuhyun tidak yakin.
"Hahaha, kau kelihatan keren Kyuhyun-ah. Aku yakin namja sekalipun pasti akan tertarik denganmu." puji Yesung, Kyuhyun hanya terkekeh kecil.
"Evil Kyu, Bogoshippeo" Henry berlari dan langsung memeluk Kyuhyun sampai hampir jatuh.
"Ya Mochi-ge! Aku hampir saja jatuh" Kyuhyun mengerucutkan bibirnya imut "Kyaaaa, neomu KYEOPTA!" Henry teriak kegirangan dan memeluk Kyuhyun sekali lagi dan sukses membuat mereka terjatuh. Semua hanya tertawa menyaksikan duo magnae mereka.
"Aish, pantatku sakit sekali dari tadi jatuh mulu." Kyuhyun mengusap pantatnya yang sakit itu.
"Hehehe, mianhae Kyuhyun ah." Henry meminta maaf pada Kyuhyun yang mulai kesal itu.
"Mau?" kali ini Eunhyuk yang ngasih strawberry milk ke Kyuhyun, "Gomawo Hyukkie Hyung, hehehe" jawab Kyuhyun nyengir gaje dan memeluk hyungnya yang mirip monyet itu *ditimpuk unyuk*.
"Bogoshippeo Hyukkie hyung, kapan-kapan kita manjat pohon sama-sama ya^^" ajak Kyuhyun dan langsung mendapat hadiah geplakan di kepala "Hei, bocah setan. Kau piker aku monyet hah ? *udah mulai niru Heechul ni kasarnya*" Kyuhyun memeletkan lidah mengejek Hyukkie"Kan mirip :P hahahaha" Hyukkie mengejar Kyuhyun sampai keluar ruangan.
"Mulai lagi, kalo gak Hae dengan Kyuhyun, Henry dengan Kyuhyun, Hyukkie dengan Kyuhyun. Benar-benar tidak ada kerjaan. Kalo ketemu bertengkar terus, Haaaaa~" ujar Leeteuk menghela napasnya ntah untuk keberapa kalinya.
"Tapi, kalau tidak begitu tidak akan seru kan hyung, hahaha" sahut duo HaeRy dan ikut menyusul KyuHyuk yang lari ntah kemana dan semua yang ada di ruangan itupun hanya bisa tertawa melihat kelakuan dongsaeng-ddeul mereka.
"Apa kita perlu merayakan ini ?" Tanya Yesung dan dibalas oleh seringaian dari Leeteuk *Kyu : Teukie hyung COPAS :P*
"Jangan dulu, sebelum rencana kita yang terakhir tercapai." Jawab Leeteuk yang masih setia dengan seringaiannya.
"Teukie hyung, kau kelihatan seram kalau seperti itu, mana Angel kami ?" ejek Hangeng.
"ahahaha, segitu seramkah seringaiku ? apakah seringaianku mengalahkan seringaian Kyuhyun?" Tanya Leeteuk menggebu-gebu.
"Anniyo!" jawab mereka semua serempak membuat Leeteuk cemberut dan yang lainnya tertawa terbahak-bahak.
BRAAAK!
Semua berhenti melihat dongsaeng-ddeul mereka kembali dengan napas yang terengah-engah. Mereka tertawa terbahak-bahak setelah sekian lama menutup mulutnya masing-masing meninggalkan hyung-ddeul mereka yang cengo.
"Kyuhyun-a, jangan lupa besok kau harus memberi pidatomu sebagai Ketua OSIS yang baru." Kata Leeteuk sambil tersenyum manis, sifat Angelnya kembali lagi ternyata.
"Mwo? Kukira ini hanya siasat kalian saja. Ternyata pemilihan sungguhan ya. Aku mau, tapi tetap dengan penampilan weirdoku, bagaimana ? boleh ?" Tanya Kyuhyun serius pada Leeteuk.
"Ne, boleh-boleh saja. Memang sudah seharusnya kan kau jadi pemimpin disekolah ini. " jawab Leeteuk tetap dengan senyuman di bibirnya.
"Ya Teukie Hyung! Jangan karena aku adalah seorang…."
Kita tinggalkan dulu mereka ya, hehehe (Readers : Ya author! Kau ini suka sekali membuat penasarn orang!* *Author : itulah kesanangan seorang author, hahahahaha *Evil Laugh*)
Tanpa disadari oleh Siwon, Hangeng, Yesung, Leeteuk, Eunhyuk, Donghae, Henry dan Kyuhyun, ada seseorang yang berada di depan pintu ruangan OSIS dan mendengarkan semua pembicaraan mereka.
"Gotcha Kyuhyun!" ujar Namja itu dengan senyuman yang sulit diartikan lalu melenggang (?) pergi dari tempat itu.
Ruang OSIS…
Bwara simple… "Halo" ternyata ponsel Kyuhyun yang bordering dan langsung mengangkatnya.
"Apa tidak bisa ditunda ?" Tanya Kyuhyun
"…"
"Ne, ne. kalau begitu aku izin dulu dengan Teukie hyung. Aku tunggu di depan gerbang utama."
"…"
Kyuhyun mematikan panggilannya. "Teukie hyung, aku izin untuk hari ini. Kangin hyung meneleponku tadi. Annyeong^^" minta Kyuhyun pada Leeteuk karena Leeteuk adalah wali kelasnya, Kyuhyun menyambar (?) wig dan kacamatanya lalu segera melesat keluar. Tak lupa ia mengambil tasnya dulu di kelasnya.
Setelah 10 menit, Kangin datang untuk menjemput Kyuhyun yang sudah menunggunya dari tadi.
"Mianhae Kyuhyun-ah, aku sedikit telat menjeputmu" ujar Kangin sedikit membungkuk dan membukakan pintu penumpang untuk Kyuhyun.
"Gwencahanayo Kangin hyung" mereka berdua memasuki mobil dan berbincang-bincang masalah yang ditelepon tadi.
"Appa sungguh membutuhkanku saat ini, biasanya dia bisa menghandle semua kliennya. Memang dari mana kliennya sekarang ini ?" Tanya Kyuhyun pada Kangin.
"Entahlah, yang dibilang appamu hanyalah kalau klien itu dari Cina." Jawab Kangin yang masih focus pada jalanan yang ada didepannya.
"Aku jadi khawatir. Tidak pernah appa memanggilku seperti ini kalau bukan urusan darurat. " jawab Kyuhyun, dia merasa akan ada ancaman besar untuknya.
Ruang OSIS…
"Teukie hyung, kenapa Kyuhyun terburu-buru seperti itu ? apa ada masalah?" Tanya Siwon khawatir.
"Mollayo, dia tidak memberitahuku." Jawab Leeteuk sekenanya.
"Apa rencana kita besok akan berhasil ?" Donghae meragukan rencana yang dibuat oleh Leeteuk.
"Pasti berhasil Hae-ah. Kyuhyun itu tipe yang tidak sabaran, pasti dapat mudah terpancing dengan jebakan yang kita rencanakan." Sahut Yesung enteng.
"Kau benar sekali Yesung. Lagipula jebakan seperti itu juga tidak perlu kita buat akan terjadi dengan alami. Kareana sebagian besar murid-murid disekolah ini adalah murid-murid yang tinggi hati, jadi gampang sekali untuk kita membuat rencana yang memanfaatkan keadaan alami." Jelas Leeteuk panjang lebar yang diikuti anggukan oleh semua yang berada disana.
"Omo? Sekarang jam berapa ?" Tanya Leeteuk dengan wajah panic.
"Jam 12.30 hyung. Ada apa ?" Tanya Henry balik setelah memberi tahu jam berapa sekarang.
"MWO? Pabboya! Aku lupa kalau aku ada jam mengajar! Aku pergi dulu, Annyeong." Leeteuk segera berlari ke luar ruangan OSIS dan semua pun tertawa terbahak-bahak lagi. Sepertinya hari ini adalah hari yang penuh kesedihan dan kebahagiaan. Hahaha *Author juga numpang ketawa, xD*.
Sementara itu Kyuhyun dan Kangin yang sudah sampai di sebuah kantor yang sangat besar, atau perusahaan Appa Kyuhyun yang sudah mendunia...
Kyuhyun agak setengah berlari menuju kantor appanya. Perasaannya tidak enak saat ini, pegawai-pegawai disana pun hanya menatap Kyuhyun heran. Sedangkan Kangin hanya mengikuti Kyuhyun dari belakang.
"Appa, gwenchana ?" tanya Kyuhyun panik saat baru membuka pintu ruang appanya.
"Kyuhyun-ah, kau tidak apa-apa ? apa ada seseorang menyakitimu?" Cho Shindong aka Appa Kyuhyun langsung memeluk anaknya dan meraba-raba wajah anaknya takut anaknya terluka.
"Ne, gwenchanayo appa. Ada apa sebenarnya ?" tanya Kyuhyun lagi yang sudah menenangkan appanya yang ketakutan itu.
"Appa menerima surat yang mengatakan bahwa kau dalam bahaya, appa panik sekali. Haaa~ syukurlah kau tidak apa-apa Kyuhyun-ah." Ujar Shindong memeluk Kyuhyun erat seakan-akan Kyuhyun akan meniggalkannya saat itu.
"Apa pengirim surat itu memberitahukan namanya ?" Kyuhyun melepaskan pelukan Shindong.
"Dia hanya membuat 'Musuh Bebuyutanmu', dan aku yakin pasti dia yang akan mengincarmu." Jawab Shindong sambil menunjukkan surat ancaman itu.
"Haaa~ memang orang ini tidak pernah mengenal kata menyerah. Sudah tua bangka masih saja tidak tobat." Ujar Kyuhyun sambil tersenyum geli.
"Ya Kyuhyun-ah! Kau harus tetap waspada. Nyawamu sedang terancam tapi malah cengar-cengir. Appa takut kalau kehilangan anak satu-satunya! Pabo!" Shindong menjitak kepala Kyuhyun.
"Ya appa! Nanti anak semata wayangmu ini bakal bodoh kalau dijitak terus!" marah Kyuhyun.
"Mana bisa kau bodoh, kau kan kelewat pintar ! susah untuk membuatmu bodoh!" jitak Shindong lagi, kini agak keras.
"Ya, Appa GENDUT! Berhenti menjitakku!"
"Mwo? Kau bilang aku apa ? gendut-gendut gini appamu!" jitak Shindong, lebih keras!
"Appa kan memang gendut! Itu F.A.K.T.A!" jawab Kyuhyun sambil lari menghindari appanya, kini Shindong dan Kyuhyun sedang berlarian didalam kantor Shindong yang lumayan luas itu, hehehe.
"Haaaa~ untung saja semua berjalan seperti biasanya. Berarti mulai sekarang aku harus menjaga Kyuhyun lebih hati-hati lagi." Kata Kangin mengulas senyum manisnya setelah mengintip kedua tuannya sedang bercanda ria didalam sana, Kangin akhirnya memilih meninggalkan mereka untuk pergi makan sian, Kangin lapar sekali *pantas aja badan loe besar amat bang, xD*.
Di tempat lain...
"Appa, aku sudah melihat anak laki-laki yang bernama Kyuhyun itu. Apa appa serius ? aku tidak tega menyakiti anak semanis dirinya." Ujar namja yang tingginya seperti tiang listrik itu.
"Jangan katakan kalau kau menyukainya?" tanya appa namja itu dengan nada dingin.
"Sepertinya..." jawab namja itu dengan nada yang sangat pelan tapi appanya tetap bisa mendengarnya...
"Buang perasaan itu jauh-jauh, anakku. Mereka yang sudah pernah menghancurkan keluarga kita, mereka menghancurkan perusahaan kita." Ujar appanya lagi tapi dengan nada bicara yang lembut sambil menghampiri namja ini.
"Mereka tidak menghancurkannya appa. Itu semua karena keegoisan appa sendiri yang menolak ajakan mereka untuk bekerja sama! Appa yang sombong karena menganggap appa sudah hebat jadi tidak perlu bantuan orang lain la..." PLAAAK! Sebuah tamparan mendarat di pipi namja itu.
Namja itu memegangi pipinya yang sudah membengkak akibat tamparan dari seorang appanya. Dia menatap appanya dengan pandangan tidak suka, tapi dia tidak bisa membenci appanya ini. Begitu-begitu adalah orang tuanya. Yang dia inginkan sekarang hanyalah menyadarkan appanya ini.
"Kalau kau berani menolak, aku tidak akan segan-segan menghapus namamu dari silsilah keluarga ini, Camkan itu!" bentak lelaki tua itu dan meniggalkan namja tadi yang hanya bisa diam memikirkan semua kata-kata appanya itu.
Skip time...
Kyuhyun bangun kesiangan, untung saja dia tidak telat. Masih dengan pakaian 'Weirdo'nya itu, dia memasuki kelasnya. Henry sudah datang rupanya. Duo EunHae pun berkumpul di meja duduknya dan Henry.
"Pagi, Kyuhyun-ah." Tegur Eunhyuk, Donghae, dan Henry serempak sambil tertawa. Kenapa tertawa ? karena penampilan Kyuhyun yang weirdo itu sangat terlihat lucu. Hahahaha *Author ngebayangin Kyuhyun kayak gitu aja ngakak abiz, hahahha*.
"Huaaaaammmmmm~ pagi~" jawab Kyuhyun malas.
"Hey, kau kenapa Kyuhyun-ah ? pagi-pagi sudah kayak mayat hidup, hahaha"ejek Henry sambil menyentil hidung Kyuhyun.
"Aww! Sakit gege. Semalam aku bermain PS dengan appaku sampai pagi,sepertinya dia juga kesiangan. Soalnya tadi aku bangun dia masih berlarut dalam mimpinya." Jawab Kyuhyun yang mulai menaruh kepalanya di meja.
"YA KYUHYUN-AH! Jangan tidur! Sebentar lagi bel masuk tahu!" Enhyuk membangunkan Kyuhyun yang hampir memasuki alam mimpinya itu.
"Aish Hyung! Sebentar saja, aku ngan..." protes Kyuhyun terpotong karena ada beberapa yeoja yang masuk langsung marah-marah.
"Mana Lee Kyuhyun?" teriakan cempreng dari seorang yeoja, Jung Jessica.
"Aku disini yeoja centil!" sahut Kyuhyun sedikit teriak.
"MWO? Apa kau bilang? YA NAMJA TENGIK! Bisa-bisanya kau yang jadi ketua OSIS? Cih, orang seperti kau seharusnya tidak pantas!" omel Jessica yang diikuti anggukan oleh dua temannya, Victoria dan Yoona.
"Orang seperti kau malah lebih tidak pantas, dasar Yeoja centil!" yang ini sindiran dari Donghae membuat Jessica membulatkan matanya kaget.
"Eh, Hae oppa ada disini rupanya. Eunhyuk dan Henry oppa juga, hehehe. Mianhae..." suara Jessica langsung melembut dan merapikan pakaian serta rambutnya.
"Sebaiknya kau kembali ke kelasmu sana! Aku muak melihat kalian terus!" bentak Donghae kasar membuat tiga yeoja centil itu takut dan segera melarikan diri kembali kekelas mereka.
"Apa kau tidak terlalu kasar Hae-ah?" tanya Eunhyuk sambil menghirup susu strawberrynya.
"Biar saja. Aku memang benar-benar muak melihat mereka. Aku tidak suka dengan yeoja centil seperti itu. Masih enak melihatmu chagiya^^" puji Donghae ke Eunhyuk yang sekarang pipinya sudah semerah strawberry, xD.
"Mwo? Kalian jadian?" tanya Kyuhyun tidak percaya.
"Hehehehe" EunHae Cuma nyengir gaje.
"Sudah dari kelas 2 SMP mereka jadian Kyuhyun-ah." Jelas Henry.
"Wow, Chukkae^^ Maaf kalau aku baru tahu, hehehe." Kyuhyun menyalami tangan HaeHyuk sambil senyum-senyum. "PJ dong hyung" Kyuhyun langsung mengeluarkan Puppy eyesnya.
"apaan tu PJ?" tanya mereka bertiga sambil garuk-garuk kepala *banyak kutunya bang? xD*
"Aih, hyungddeul gak GAHOL AH! PJ itu Pajak Jadian." Jelas Kyuhyun singkat.
"Ooooooo" EunHaeRy ber 'o' ria.
KRRIIIIIIINNGGGGG!
"Yaaah, udah bel..." Henry merutu kesal.
"Perhatian seluruhnya! Semua berkumpul di aula. Kita akan mengadakan acara untuk penerimaan ketua OSIS baru. Terima kasih" Siwon mengakhiri kataa-katanya.
"Mwo? Hari ini? Aish, aku belum mempersiapkan pidatoku." Kyuhyun mengacak-ngacak rambutnya. Eits, hati-hati bang. Ntar tu wig lepas, xD.
"Sudah dikasih tahu kale,... Loe aja yang gak denger :P" sahut trio EunHaeRy sambil memeletkan lidahnya membuat Kyuhyun makin kesal.
"Hahahaha, kajja Kyuhyun-ah. Kau tidak memperlukannya. Kau kan pintar, eh bukan pintar, tapi cerdas. Kajja^^" ajak Henry.
"Aish, baiklah."
Kyuhyun, Henry, Eunhyuk dan Donghae berjalan bersama menuju ke aula. Kyuhyun masih saja menekuk wajahnya kesal. Sesampainya di aula, Leeteuk langsung menyambutnya.
"Annyeong Kyuhyun-ah. Sudah siap?" tanya Leeteuk.
"Belum seonsaengnim. Semalam aku ketiduran jadi tidak sempat membuat pidato." Jawab Kyuhyun sambil mempoutkan bibirnya *Aih, neomu kyeopta!*
"Hahahaha, kau tidak perlu itu. Kau kan cerdas Kyuhyun-ah." Puji Leeteuk.
"Haaa~ lama-lama aku bosan dengan kalimat itu." Jawab Kyuhyun lagi tetap dengan bibir poutnya.
"Bisa kau berhenti mempoutkan bibirmu itu Kyuhyun-ah ? aku jadi ingin memakanmu, xD." Canda Leeteuk yang langsung mendapat deathglare dari Kyuhyun. Kyuhyun menaiki panggung karena ingin semua ini cepat selesai sehingga dia bisa kabur untuk tidur. Dia benar-benar ngantuk hari ini, dia butuh istirahat.
"Hey, Hangeng, hentikan death glaremu itu. Aku hanya bercanda, tidak mungkin aku memakan dongsaeng yang sekaligus muridku itu. hehehehe" ujar Leeteuk ngeri karena melihat tatapan Hangeng yang sungguh mengerikan gara-gara Leeteuk bilang 'ingin memakan Kyuhyun'. Hihihi, Hangeng cemburuan ya :D.
Kyuhyun memulai pidatonya, untung saja dia sudah mendapat gambarannya. Kalau tidak, sungguh malu sekali dirinya tidak bisa meyakinkan mereka karena pidatonya yang tidak jelas. Baru saja mau mengucapkan kata-kata penutup, Jessica langsung berteriak mengejek Kyuhyun.
"Hey, apa kalian setuju kalau namja ini menjadi ketua OSIS kita ?" teriak Jessica yang dibalas oleh beberapa murid disana, ada yang mengangguk dan ada yang hanya diam saja.
"Heh, liat sendiri kan namja aneh! Orang sepertimu tidak pantas menjadi ketua OSIS kami. Asal usul keluarga saja tidak jelas." Kyuhyun hanya diam menanggapi ejekan Jessica, dia sedang malas berdebat dengan yeoja cerewet seperti itu.
"Ya Jessica! Berhenti mengejek Kyuhyun! Yang penting kan dalam segi nilai akademik dia yang terpintar." Bentak Heechul kesal.
"Heechul oppa, perhatikan namja ini baik-baik. Kalau dia hanya seorang murid beasiswa, tidak akan bisa dia sanggup menjadi ketua OSIS di sekolah yang serba mahal ini!" sahut Jessica dengan nada meremehkan, membuat Kyuhyun semakin muak.
BRAAAKKK!
'Gotcha!' gumam Donghae, Eunhyuk, Henry, Siwon, Yesung, Hangeng, dan Leeteuk.
Kyuhyun melepas wignya, menampilkan rambut pirang kecoklatannya itu. Lalu, membuka kacamata yang berlensa tebal itu menampilkan matanya yang bulat dan bola matanya yang berwarna kecoklatan itu. Kyuhyun juga melonggarkan dasinya yang diikatnya sampai batas leher itu. Wow, Kyuhyun sekarang benar-benar beda dari penampilannya yang 'weirdo' tadi.
"Kau..." gumam Jessica tidak percaya.
"Cho Kyuhyun?" teriak semua murid kaget dan hanya ditanggapi oleh Evil smirk dari Seorang Cho Kyuhyun,...
TBC
Hi hi hi readers...
Apa chap ini sudah panjang? Sudah kan? Kan ? kan ? xD.
Udah 7 halaman loh untuk ceritanya doang...
Author sebenarnya sedih karena yang ngereview dikit banget, jadi inspirasi author berkurang, lebih tepatnya gk muncul-muncul, huhuhuhu...
Oia, yang minta Kyuhyun lebih muda dari Henry sudah q kabulin, hehehe. Yang minta chap dipanjangin udah q panjangin! Jangan ada yang bilang chap ini kependekan, okeh ? #maksa.
Penentuan pairing akan ada di chap terakhir. Jadi ntar cuman ada moment"nya aja. Di chap terakhir nanti Hati Kyuhyunlah yang berbicara, xD. Chap terakhir kapan ? ntah, author juga gk tahu, hehehehe.
Ada fans Jessica disini kah ? mianhae kalo aku buat Jessica jadi pemeran centil disini, hehehe.
Okeh^^
KLIK 'REVIEW'
DON'T BE A SILENT READERS!
