Brave To See The Blood

Author : DeKyu aka Debby
Part :
7/?
Cast : Seluruh member SuJu dan beberapa dari f(x) dan SNSD
Disclaimer : They're all belongs to God and this fic is mine
Rated : T
Genre : Yaoi (boyxboy), romance, friendship, school life, and a little angst

Note : Karena saya author baru, jadi mohon dimaklumi jika cerita dan bahasanya rada gaje dan banyak typo...

Author POV

"Ap...apa kau benar... Ch...Cho... Kyuhyun?" tanya Jessica gelagapan, ingin sekali dia mendapatkan jawaban tidak dari orang yang mengaku sebagai Cho Kyuhyun.

Semua orang disana terlihat sangat kaget setelah melihat orang yang mirip sekali dengan seorang Cho Kyuhyun yang dirumorkan sudah meninggal 2 tahun lalu. Siapa sebenarnya seorang Cho Kyuhyun?

"Ne, Jessica-sshi. Cho Kyuhyun imnida, pemilik SM High School ini. Senang bisa bertemu kalian lagi." Jawab Kyuhyun sambil menyunggingkan evil smirk andalannya.

"Ha... Haha...HAHAHAHA." Jessica tertawa terbahak-bahak sambil memegangi perutnya. Semua orang menatap heran pada Jessica. Victoria dan Yoona membantu Jessica untuk berhenti tertawa supaya Jessica tidak malu.

"Hahaha, hei namja tengik. Apa buktimu kalau kau benar Cho Kyuhyun 'pemilik sekolah ini'?" tanya Jessica sambil mengeluarkan smirk meremehkannya.

"Leeteuk hyung, bisa tolong jelaskan pada mereka?" minta Kyuhyun pada Leeteuk yang berada di bangku penonton. Leeteuk berdiri dari tempat duduknya dan berjalan ke atas mimbar.

"Jessica-sshi, benar apa yang dikatakan oleh namja ini bahwa dia adalah Cho Kyuhyun. Dan, sekolah ini sekarang resmi milik Kyuhyun sejak tahun ajaran baru. Cho Kyuhyun tidak meninggal. Semua hanyalah rumor belaka. Selama ini dia menghilang karena sekolah ke luar negeri, dan kenapa dia masuk SMA sesudah tahun ajaran dimulai selama dua bulan, itu karena dia sedang mempelajari sekolah ini. Aku minta kepada kalian semua termasuk majelis guru untuk menghormati Tuan Muda Cho Kyuhyun karena dialah kepala sekolah kita sekaligus pemilik resmi sekolah ini." Jelas Leeteuk dan mendapat tatapan tidak percaya dari semua murid dan beberapa huru yang tidak mengetahui detail tentang anak ini.

"Dan, Choi Siwon akan menjabat kembali menjadi Ketua OSIS serta Leeteuk hyung akan menjadi wakilku. Jika ada yang menolak atau memprotes, silahkan keluar dari sekolah ini. Sekolah ini hanya membutuhkan murid-murid yang tahu diri dan selalu mengikuti ketertiban sekolah. Dan ingat, sekolah ini bukan ajang untuk menjelek-jelekkan orang Jessica-sshi. Ingat! Yang kaya itu adalah orang tuamu, bukan dirimu." Ejek Kyuhyun mengeluarkan smirk andalannya.

Leeteuk dan Kyuhyun turun dari mimbar. Sambil berjalan, Kyuhyun menatap Jessica sekilas. Tampak dari wajah Jessica yang terlihat pucat. Leeteuk, Hangeng, Yesung, Siwon, Eunhyuk, Donghae dan juga Henry menuju kantor Kepala Sekolah yang sekarang adalah kantor Kyuhyun. Tapi, bukan berarti Kyuhyun menjadi Kepala Sekolah disini dan ia tidak belajar. Ia tetap masuk kekelasnya untuk belajar, dan akan di Ruang Kepala Sekolah saat jam makan siang.

"Haaa~ Puas sudah membuka jati diriku didepan semua orang?" sindir Kyuhyun.

"Kau sendiri yang melakukannya :P" sahut EunHaeRy sambil memeletkan lidah mereka, Kyuhyun hanya cemberut karena sudah dilerjai.

"Aku tidak menyangka kalau kau juga menjadi kepala sekolah disini Kyuhyun-ah." Ujar Hangeng masih tidak percaya kalau Kyuhyun menjadi Kepala Sekolah di SM High School ini.

"Hehehe, Han-gege masih tidak percaya? Tanya saja pada appa. Sebenarnya appa sudah melarangku untuk ini, tapi aku tetap memaksa. Aku ingin bekerja keras sebelum berperang dengan perusahaan-perusahaan lain, hahahaha. Walaupun susah sih." Keluh Kyuhyun.

"Tenang saja, kami semua akan membantumu. FIGHTING!" balas Hangeng menyemangati Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum pada Hangeng sambil menggumam 'Gomawo'.

"Jadi bagaimana? Pesta ?" ajak Henry dan semua orang mengangguk.

"Hmm, boleh juga. Tapi mau merayakan dengan cara apa? Ada usul?" tanya Kyuhyun.

"Aku mau karaoke." Sahut Henry.

"Tanding dance!" teriak EunHae bersamaan.

"Sepertinya karaoke saja." Sahut Yesung juga.

"Hmm, aku terserah kalian saja." Ujar Siwon.

"Aku juga. Tapi karena ini perayaan kembalinya Kyuhyun. Biar Kyuhyun saja yang menentukan." Jawab Hangeng tegas.

"Hangeng-yah, kalau terserah Kyuhyun, pasti dia akan merayakannya di game center -" sahut Leeteuk sambil lirik-lirik Kyuhyun yang sudah cengar-cengir.

"Baiklah, kalau aku yang menentukan, aku mau…" Kyuhyun menghentikan ucapannya, membuat semua orang disana penasaran.

"Karaoke ?" tebak Henry dan Yesung serempak.

"…"

"Tanding dance ?" tebak EunHae semangat.

"…" masih tidak ada respon dari Kyuhyun.

"Game center?" kini trio HanTeukWon yang menebak dengan tatapan malas kalau misalnya jawaban 'iya' akan keluar dari mulut magnae.

"…" Kyuhyun tampak berpikir, lalu "Aku mau…" semua menatap ke arah Kyuhyun yang lagi-lagi menggantungkan kalimatnya.

Rumah Kyuhyun…

"Selamat datang Tuan Muda. Tuan muda, ada tamu untuk anda." Ujar pelayan.

"Eh? Siapa ?" tanya Kyuhyun heran. Jarang sekali ada yang mau menemuinya sampai ke rumahnya.

"Kyuhyun oppa~" panggil seorang yeoja dengan nada yang tomboy.

"Amber? Hey, kenapa kau disini ? kapan kau pulang?" kaget Kyuhyun dan langsung memeluk Amber.

"Tiga jam yang lalu oppa. Aku bosan di Canada, lebih baik aku disini. Aku akan masuk sekolahmu oppa. Aku dengar dari Shindong ahjussi kalau sekolah itu milikmu oppa. Jadi, urus surat pindahku ya oppa. Oia, Chukkae~" Amber tersenyum dan menyalami Kyuhyun.

"Ne, baiklah. Akan kuurus surat pindahmu. Kenapa tidak meneleponku dulu? Siapa yang mengantarmu kesini?" tanya Kyuhyun beruntun sambil mendudukkan badannya di sofa.

"Aku menelepon Shindong ahjussi dan menyuruh Kangin oppa untuk menjeputku." Kyuhyun hanya ber 'o' ria.

"Oh, iya. Kau lelah tidak ?" Kyuhyun beranjak dari sofa menuju ke kamarnya.

"Anniyo oppa. Waeyo?" tanya Amber yang juga beranjak dari tempat duduknya.

"Bersiap-siaplah. Hyung-ddeul membuat pesta kedatanganku malam ini. Mau kan ikut?" tawar Kyuhyun.

"Ne, oppa. Aku ikut denganmu. Lagipula ngapain juga dirumah sendirian." Terima Amber dan segera kekamarnya begitu juga dengan Kyuhyun.

Kyuhyun selesai berganti pakaian setelah sebelumnya mandi. Ia memakai sweater putih berlengan panjang sampai ke telapak tangan membuatnya tambah imut *cubit pipi Kyu*, dan celana panjang. Setelah menyisir rambutnya, ia keluar dari kamarnya menuju ruang tamu. Terlihat Amber suda duduk disana.

"Yeoja tomboy memang tidak perlu lama-lama berdandan. Hahaha." Ejek Kyuhyun.

"Ya oppa! Waktu sampai tadi aku sudah mandi jadi tingal menukar baju pergi saja. Aku berdandan sih sedikit, walau hanya pakai bedak. Hehehe." Jawab Amber sedikit malu.

"Hahaha, sejak kapan kau suka pakai bedak ? Tapi menurutku, mau berdandan atau tidak kau tetap cantik walaupun kelihatan tomboy, hahaha" Puji Kyuhyun sambil mencubit pipi Amber.

"Ya oppa! Lepaskan!" Amber menarik tangan Kyuhyun dari pipinya dan mengelus pipinya yang memerah karena dicubit Kyuhyun. Sedang Kyuhyun, dia hanya terkikik geli melihat gadis yang sudah dianggapnya yeodongsaengnya ini.

"Aku pulang." Teriak seseorang yang baru masuk ke dalam rumah.

"Appa!" "Ahjussi!" sahut Kyuhyun dan Amber bersamaan.

"Kau sudah pulang rupanya, Kyu. Kukira kau masih ada urusan disekolah." Ujar Shindong sambil memeluk anak kesayangannya itu.

"Anniyo appa. Aku hanya tinggal mengurus kepindahan yeoja tomboy ini saja. Sudah datang kayak hantu gak bilang-bilang dulu, langsung minta urusin surat pindah." Ledek Kyuhyun pada Amber yang mengerucutkan bibirnya.

"Halo Amber, lama tidak bertemu. Aish kau ini. Masih saja berpenampilan namja." Shindong mengacak-ngacak rambut Amber.

"Ahjussi, aku sudah menyisir rambutku. Lagipula, kalau aku berpenampilan seperti ini kan lebih keren ahjussi, hehehe." Jawab Amber sambil cengar-cengir.

"Wah, sudah jam 07.30pm. Appa, aku dan Amber pergi dulu ya." Kyuhyun dan Amber berjalan keluar rumah.

"Chakkaman, kalian mau kemana?" tanya Shindong.

"Leeteuk hyung mengadakan perayaan selamat datang untukku appa. Aku mengajak Amber saja, daripada dia dirumah sendirian." Jawab Kyuhyun "Aku bawa mobilse sendiri ya appa, Gwenchana ?" tanya Kyuhyun.

"Ne, gwenchanayo. Hati-hati saja. Jangan terlalu ngebut, kendarai dengan kecepatan normal saja. Amber, ingatkan Kyuhyun kalau dia terlalu ngebut membawa mobil." Jelas Sindong.

"Arraseoyo, ahjussi. Kajja oppa^^" ajak Amber menarik lengan Kyuhyun menuju garasi.

Sementara itu disuatu tempat...

"Haaa~ katanya jam tujuh sudah disini, tapi pemeran utamanya malah telat." Keluh Donghae.

"Sabar Hae-yah. Mungkin dia sedang ada urusan makanya datangnya telat." Ujar Eunhyuk sambil merangkul Donghae.

"Siwon-ah, apa kau tidak mau mencoba?" tanya Yesung pada Siwon yang hanya menyenderkan dirinya di dinding sambil memainkan iPhonenya.

"? Mencoba apa ?" tanya Siwon balik.

"Menembak Kyuhyun." Jawab Yesung dengan pabbonya mengucapkan hal itu. Hangeng yang sedang meminum air mineral pun reflek memuntahkannya karena mendengar ucapan Yesung tadi.

"Kau kenapa Hankyung-ah?" heran Yesung.

"A...anniyo. ponselku hanya tiba-tiba bergetar." Jawab Hangeng gelagapan sambil mengeluarkan iPhonenya walau sebenarnya tidak ada pesan maupun panggilan masuk.

"Oh, jadi Siwon, bagaimana ?" tanya Yesung lagi.

"..." Siwon tidak menjawab.

"Wonnie-ge, menurutku ide Sungie-ge tidaklah buruk. Tidak ada salahnya untuk mencoba." Dukung Henry sambil melempar (?) pada Siwon yang masih sibuk dengan ponselnya.

"Ya, Siwon-ah! Jawab pertanyaanku." Teriak Yesung kesal.

"Aish hyung. Kau ini ada-ada saja. Anniyo, aku tidak akan melakukannya." Jawab Siwon ketus.

"Mwo? Waeyo ?" tanya EunHae serempak.

"Kalau ditolak gimana? Terus persahabatan kita semua hancur dan kita tidak akan pernah bersama lagi. Apalagi Kyuhyun baru saja bersama kita. Anniyo, aku tidak mau melakukannya." Jelas Siwon dan kembali memainkan ponselnya.

"Tapi, Siwon-ah, kau sudah menyukai Kyuhyun sejak dulu kan? Apa salahnya mencoba ? walau ditolak juga tidak apa-apa. Tenang saja, Kyuhyun tidak akan mungkin membencimu hanya karena sebuah pernyataan cinta." Jelas Yesung seperti seorang psikiater cinta *Sungie oppa ngesok deh, SMA aja belum tamat, xD*

"Aih, ne ne. I'll try." Akhirnya Siwon menyerah dengan permintaan Hyungnya itu.

"Hankyung-ah, yang tabah ya, hehehe." Ejek Leeteuk berbisik disamping Hangeng yang sedang menampilkan wajah kesalnya itu.

"Teukie hyung, berhentilah meledekku." Jawab Hangeng kesal.

"Ne, aku kan hanya bercanda Hankyung-ah. Maafkan mereka ya. Mereka tidak tahu perasaanmu terhadap Kyuhyun, mereka hanya tahu kalau Siwon menyukainya. Kalau mereka tahu kau juga mempunyai perasaan yang sama terhadap Kyuhyun, pasti mereka tidak akan mengucapkan hal itu didepanmu." Jelas Leeteuk yang meminta maaf pada Hangeng mewakili dongsaengddulnya itu.

"Gwenchana, Teukie hyung. Sepertinya perasaan ini tidak akan pernah tersampaikan. Aku hanya berharap, semoga Kyuhyun dapat memiliki hidup yang baik dengan orang yang akan menjadi pasangannya nanti. Entah itu Siwon, atau namja beruntung lainnya yang pantas untuknya." Hangeng sedikit sakit dengan kata-katanya barusan.

"Kalau dia jadi denganku bagaimana?" tanya Leetuk dengan seringainya.

"Ya hyung! Ingat umur-_-" ledek Hangeng.

"Aish, lagi-lagi umur. Untung saja hanya umurku yang tua, kalau sempet ni wajah juga, gak bakal laku gue *wuih, logatnya abang*." Jawab Leeteuk sambil memegangi wajahnya itu.

"Hahaha." Hangeng hanya tertawa melihat hyungnya itu.

Tiiiin tiiiin~ *Anggap klakson mobil*

"Annyeong hyung-ddeul." Sapa seseorang yang baru keluar dari mobil itu.

"Kyuhyun-ah, WOW. Kau bisa bawa mobil sekarang." Puji Eunhyuk pada Kyuhyun yang hanya bisa tersenyum manis.

"Ah, aku lupa. Hey~" panggil Kyuhyun pada seseorang lagi yang ada dimobilnya.

"Amber?" ujar Henry duluan yang tampak terkaget-kaget.

"Hehehe, annyeong mochi-ge. Lama tidak bertemu^^" jawab Amber menebar senyumnya.

"Waaah, kau tetap dengan stylemu. Gue suka gaya loe *Donghae oppa-_-*" puji Donghae.

"Bagaimana kabar keluargamu di Canada ?" tanya Henry.

"Mereka baik-baik saja gege." Jawab Amber.

"Kenapa kau telat Kyuhyun-ah? Kami menunggumu hampir satu jam." Kesal Eunhyuk sambil menoyor kepala Kyuhyun.

"Hehehe, tadi sedikit macet hyung." Jawab Kyuhyun cengar-cengir.

"Sudah-sudah, ayo kita masuk." Ajak Leeteuk yang dibalas anggukan dari semua dongsaengnya.

Tunggu, ada yang tahu mereka dimana sekarang? *Readers : gimana mau tahu? emang kami peramal, dasar author bego'* *Author : hehehe, gitu amat—author sedih nih.* *readers : makanya kasih tahu.*. baiklah, mereka sekarang berada di Lotte World. Kyuhyun ingin sekali kesini karena ingin menenangkan pikirannya. Tidak ada salahnya kan me-refresh pikiran yang sedang kacau.

"Amber, aku ingin bertanya padamu. Kau ke Canada saat setahun Kyuhyun menghilang kan ?" tanya Hangeng ke Amber yang sedang menikmati es krimnya.

"Ne, gege. Aku ke Canada untuk melihat kondisinya dan ingin mengajaknya kembali ke Seoul. Tapi dia menolak. Dia masih ingin menenangkan dirinya karena kejadian tragis itu masih terputar di pikiran Kyu oppa. Akhirnya, Shindong ahjussi menyuruhku untuk menemani Kyuhyun oppa disana dan aku pun jadi bersekolah disana untuk menemani Kyuhyun oppa supaya tidak kesepian." Jelas Amber dan Hangeng hanya ber 'o' ria.

"? Kyuhyun oppa dimana?" Amber menggeleng-gelengkan kepalanya mencari Kyuhyun.

"Dia sedang bersama Siwon-ge." Henry yang berada disamping Amber menjawabya dengan santai.

"Ha? Dengan Siwon-ge ? ngapain ?" Amber heran dengan jawaban Henry.

"Aku menyuruhnya untuk menyatakan perasaanya ke Kyuhyun, entahlah kalau berhasil atau tidak." Jelas Yesung disertai senyuman yang meragukan.

"Aku tidak yakin kalau Kyu oppa bakal menerima Siwon oppa." Tebak Amber dan langsung mendapat deathglare dari pendukung WonKyu tentunya.

"Apa dia menyukai yeoja ?" tanya Hangeng penasaran.

"Anniyo." Jawab Amber sambil menundukkan kepalanya, dari raut mukanya terlihat sedih.

"Waeyo Amber? Kenapa kau tiba-tiba sedih?" Henry sedikit panik melihat yeodongsaengnya ini bersedih.

"Kyu oppa yang sekarang susah merasakan yang namanya cinta. Karena dia terus menolaknya. Menolak sebuah perasaan yang mungkin saja muncul dihatinya. Dia tidak mau belajar mencintai orang lain karena takut kehilangan orang-orang yang dicintainya, seperti ummanya..." Amber semakin sedih akan penjelasannya sendiri.

"Lalu appanya ? apa Kyuhyun tidak menyayangi appanya?" kini duo EunHae yang sedari tadi bermesraan akhirnya ikut nimbrung dalam musyawarah(?).

"Kyuhyun tetap menyayangi appanya, bahkan susah untuk Kyuhyun meninggalkan appanya. Karena ia takut kalau ia akan kehilangan appanya juga. Maksud tidak ingin belajar mencintai orang lain lagi karena Kyuhyun takut Tuhan akan mengambilnya lagi, sudah cukup ummanya yang sudah diambil Tuhan kembali ke sisi-Nya. Betul tidak Amber ?" Leeteuk memastikan apakah penjelasannya tepat.

"Ne, oppa." Amber mengangguk.

"Berarti dia tidak mencintai kita begitu ?" ujar Hae tidak terima, dan PLETAK!

"Ya Hyukkie! Apa yang salah dengan ucapanku ?" protes Hae karena mendapat geplakan dari kekasihnya itu.

"Kau ini kok Pabbo banget sih. Dasar Ikan Mokpo!" Gerutu Eunhyuk dan menggeplak kepala Hae (lagi) *lama-lama kepala Hae bisa bengkak itu, hahaha*.

"Ya Hyukkie-ah!" Hae ingin menggeplak kepala Eunhyuk balik tapi Eunhyuk buru-buru sembunyi dibelakang Leeteuk, Leeteuk hanya tertawa geli melihatnya.

"Hae-ge PABBO! Ikan Mokpo Pabbo!" ejek Henry tidak kalah pedas.

"Henry-ah, kau mau kugeplak hah ?" tanya Donghae yang sepertinya mau mengamuk.

"Sudah, sudah. Kau ini memang pabbo sekali Hae-yah. Kyuhyun itu mencintai kita, tapi hanya sebatas sahabat atau saudara. Maksud dia tak ingin belajar mencintai seseorang, yang mungkin saja akan merebut hatinya nanti." Jelas Yesung sambil mengelus kepala Donghae yang sudah mengerti itu.

'Haaa~ kenapa jadi rumit begini ?' gumam Hangeng dalam hati sambil menghela napasnya.

"Kenapa menghela napas gege ?" tanya Henry dengan wajah innocent-cutenya itu.

"A..A..Anniyo. Hanya udara malam ini sedikit lebih dingin saja, hehehe." Hangeng gelagapan.

Henry hanya mengangguk tanda mengerti sedangkan Hangeng menghela napas lega. Leeteuk pun menghampiri Hangeng.

"Yang sabar ya. Mengejar Cinta itu memang tidak gampang, hahaha." Ejek Leeteuk dan mendapat deathglare dari Hangeng 'Aku menyesal memberi tahu perasaanku padanya, huft' gumam, Hangeng.

...

"Haaa~ ternyata Tan Hangeng juga menyukai Kyuhyun rupanya. Semakin susah untuk mendekati Kyuhyun kalau seperti ini."ujar seorang namja yang tempo hari menguping di ruang musik.

"Sebenarnya aku juga tidak sanggup untuk melukai bocah itu. Bocah itu terlalu manis, dan dia sudah mengambil hatiku..." lirih namja itu dan pergi dari tempat itu.

...

Bianglala...

Siwon dan Kyuhyun kini berada di salah satu ruang bianglala yang mulai berputar. Mereka bercanda tawa seperti biasanya. Siwon sebenarnya agak gugup karena dia hanya berdua saja dengan Kyuhyun, dan dia harus menembaknya. Ya, walaupun ada resiko dia ditolak sih, tapi apa salahnya juga mencoba.

"Waaaahhhh~ pemandangannya indah sekali dari sini. Benar-benar indah, sudah lama sekali aku tidak melihat kota Seoul seindah ini pada malam hari." Tutur Kyuhyun yang memandangi kota Seoul dari jendela bianglala itu. Tampak Kyuhyun sangat menikmati pandangan yang indah itu, ia terus menampilkan senyuman manisnya yang membuat Siwon semakin kagum akan sosok seorang Cho Kyuhyun.

"Kau seperti anak umur 5 tahun, Kyuhyun-ah." Ledek Siwon sambil tertawa kecil, menampilkan lesung pipitnya yang manis itu.

Kyuhyun menoleh ke arah Siwon sambil mempoutkan bibirnya 'Ya Tuhan, sabarkan Hambamu agar tidak mencium Kyuhyun sekarang juga' batin Siwon.

"Siwon hyung, katanya kau mau menyampaikan sesuatu? Mau bicara apa ?" tanya Kyuhyun sambil memiringkan kepalanya-imut.

'Kyuhyun, berhentilah bersikap imut seperti itu. Aku jadi ingin memakanmu sekarang' batin Siwon sambil mengurut kepalanya yang pusing itu.

"Waeyo Siwon hyung?" Kyuhyun tampak heran dengan sikap Siwon yang tidak seperti biasanya itu.

"Eh, anni. Hehehe, hanya memikirkan sesuatu." Jawab Siwo asal tapi tetap dengan senyumnya sehingga Kyuhyun tidak curiga.

"Oh, Kajja Siwon hyung. Kau mau bicara apa?" tanya Kyuhyun lagi.

"Aku... aku..." Siwon merasa kalau ada sesuatu di tenggorokannya membuat ia tidak bisa melanjutkan kalimatnya.

"Aku..."

"Ne?"

"Aku... Aku... Sara..."

TBC

Hajar author karena update lama banget. Mianhae, tapi chapter ini udah author panjangin nih. Masih ada yang bilang pendek? Bakal author timpuk pake ddangkoma, xD. Di chap ini konfliknya belum ada, tapi di chap depan bakal ada kok konfliknya. And banyak moment GengKyu dan WonKyu, itu artinya chap depan bakal panjang banget, hehehehe *bersorak*.

Oia, author seneng karena banyak yang ngereview. Makin banyak ngereview makin cepet updatenya, hahahaha. Karena author semangat banget kalau banyak yang ngereview.

Namja itu Zhoumi? Atau Changminkah? Ayo, kita main tebak-tebakan. Hahahaha...

^^REVIEW PLEASE^^

DON'T BE A SILENT READERS!