The disappearance of -book of life-

.

Warning : maybe ooc, some typos, beberapa oc, beberapa bahasa sehari hari, MUNGKIN akan ada death chara

.

Disclaimer : vocaloid isn't mine :) ©crypton future media inc and Yamaha corp. but this story is MINE! DON'T YOU DARE TO 'BAJAK BAJAK' THIS! (apalah -.-) 'copy' maksud saya hehe -_-v

.

A/N : makasih buat semua saran, pujian, dan kritikannya. Glori akan perbaiki lagi.

.

Bales review ya :

Ryu kago : arigatou udah mau baca, makasih juga buat pujiannya. ^^ typo ada loh di bagian yang Miku ngomong waktu itu hehehe -_-v keep reading ya :)

Chaos seth : arigatou udah mau baca, wah benar benar di flame yah ternyata ckck. Yaudah deh, ga apa apa sih emang di bolehin, tapi, kalo boleh tau, apanya yang kurang ya?

.

Don't like? Don't read!

.

Like? Review!

.

Udah baca tapi ga suka? Flame dengan sopan yah (emangnya ada ya flame yang sopan?)

.

.

Chapter 2

.

.

"t-tadi.. judul kertas itu apa Kai?" tanya Len

"um.. M-A-T-A-H-A-R?" Kaito mengingatingat

"apa mungkin itu lembaran matahari yang hilang dari book of life?"

Mereka semua terkejut mendengar perkataan Len

"ah? Masa sih?" Rin tidak yakin

"Len, bisa aja itu kan Cuma kertas biasa yang judulnya matahari. Bisa aja itu tugas sekolahnya, artikel yang berjudul matahari atau apalah itu" jelas Miku

"hm.. tapi kalo b—"

"udalah Len, jangan percaya gitu aja. Lebih jelas lagi kalo kita tanya ke kantor polisi, dimana mereka terakhir melihat pencuri itu, kan?" usul Rin

"iya, ayo ke sana" Miku dan Rin jalan duluan

"eh? kalo bener gimana?" Len mengikuti

"loh? Ini beneran mau nyari?" Kaito menyusul

-police office-

"untuk apa kalian menanyakan hal itu?" tanya polisi itu

"kami dengar kalo pencuri itu berhasil mengambil bagian 'benda langit' dan lembar 'music' dari 'book of life'?"

"ya, benar. Lalu untuk apa kalian bertanya soal masalah ini?"

"apa kalo lembar 'musik' hilang dari 'book of life', music tak akan ada lagi di dunia ini?"

"ya, jika ada bagian yang hilang dari 'book of life' itu, bagian yang hilang itu juga akan menghilang dari dunia ini."

"itu artinya kita akan terus hidup seperti ini? Tanpa matahari dan tanpa music?"

"tidak. Tentu tidak. Kami para polisi akan berusaha untuk menemukan pencuri itu, dan mengembalikan matahari dan music ke dunia ini"

"biar kami bantu pa!"

"kalian? Mau bantu? Bisa bantu apa kalian?"

"kami mohon, jika tidak ada lagi music di dunia ini, bagaimana kami bisa menyanyi? Tanpa bernyanyi kami tidak punya penghasilan"

"kalian memang band terkenal, tapi percayalah pada kami, polisi akan segera memberantas masalah ini"

Para vocaloid pun keluar dari kantor polisi itu

"polisi itu tak mau memberitahu sama sekali, huh! Menyebalkan!" Rin ngomel ngomel

"memberitahu apa?" tanya seseorang pada Rin

"eh? kamu siapa yah?" Rin menoleh kebelakang untuk melihat siapa yang berbicara padanya

"perkenalkan, namaku Lui, mantan polisi disini" Lui menjabat tangan Rin erat

"ah.. kami—" wajah Rin memerah

"kalian para vocaloid itu kan? Aku tau"

"oh ha-ha?"

Len hanya cemberut ngeliat mereka berdua

"polisi? Umurmu kelihatannya sama dengan kami, kok sudah jadi mantan polisi?" tanya Kaito

"ya, ayahku yang waktu itu mengangkatku menjadi polisi disini, tapi sudah tidak lagi"

"kenapa kamu di keluark—" Miku yang ingin bertanya dipotong oleh Lui

"oh ya, ada apa kalian kemari?"

"kami ingin mencari tahu tentang pencuri 'book of life' itu. Tapi para polisi itu tak mau memberitahu kami" jelas Len

"apa kamu tau soal pencuri itu?" tanya Miku

"hm.. aku.. kurasa aku tahu"

'jawabannya ga yakin begitu' pikir Kaito

" 'kurasa'? kok ga yakin gitu sih?" tanya Kaito

"eh.. um.. mungkin aku bisa bantu, terakhir aku lihat pencuri itu ada di rumah kepala suku matahari"

"rumah kepala suku matahari? Dimana tuh?"

"ayo aku antar kesana"

Mereka pun pergi ke rumah kepala suku matahari

Sesampainya disana

"nah ini rumahnya" Lui menunjuk ke salah satu rumah

"oh ini ya.. ayo kit—"

Belum berapa menit mereka di sana, mereka langsung di serbu oleh orang orang di komplek itu

"kyaa! Vocaloid!"

"minta tanda tangaaann!"

"Mikuu Rinn Lenn Kaitoo!"

"fotooo!"

"aduh? Permisi.. kami ada urusan sebentar?" Miku berusaha keluar dari kerumunan fans fans mereka itu

"maaf yah.. permisi" Len berusaha keluar dari kerumunan itu

"aduh misi dong? Gua lindes juga nih, kalo ga pada minggir" Rin mulai kesel

"misi misi~! Yang ngasih jalan, Kaito kasih ice cream~!" teriak Kaito

Kerumunan itupun memberikan jalan pada para vocaloid karena kepengen ice cream

Tok tok

"permisi pak kepala suku"

Tok tok

"permisi?"

Tok tok

Belum ada juga yang membukakan pintu

TOK TOK TOK

"bapa kepala suku!" teriak Kaito dengan nada orang papua

Akhirnya pintu pun dibuka

"ada opo?" tanya orang yang membukakan pintu

"loh? Kok ngomong jawa sih? Salah orang ya?" Rin bingung

"eh, maaf ada bapak kepala nya?" tanya Miku dengan ramahnya

"aku yo wedi"

Para vocaloid itu melongo ga ngerti dengan bahasa yang di ucapkan orang itu

"bapa, bapa kepala suku nya?" tanya Miku

"iyo. Nama aku yo wedi" jawabnya

"hah? Bapak kepala sukunya wong jowo?" tanya Rin

"henteu, abdi mah urang sunda" jawabnya

Para vocaloid melongo lagi ngeliat si bapak kepala itu ganti bahasa

"ah, suuuudaah bapa orang apa itu ga pentiing, yang penting kita mau nanya disini" jawab Kaito dengan nada salah satu iklan di tv

"what's up?" tanyanya

"weis gaul"

"apa benar pa, pencuri dari 'book of life' itu pernah kemari?" tanya Miku

"iya, pencuri itu mengambil lembar matahari dari ku!"

"lalu, sekarang apa bapa tau kemana pencuri itu pergi?"

"ya engga laaah, tapi pencuri itu meninggalkan ini" bapak itu menunjukkan selembar kertas pada para vocaloid dan Lui

"kertas apa ini?" tanya Len

"entah lah, tapi di surat ini dia bilang kalo kertas ini dia berikan pada kita untuk menggantikan lembar matahari yang di curinya"

Para vocaloid dan Lui pun membaca surat itu

Kertas ini ku berikan sebagai pengganti dari lembar matahari yang ku curi, masukkan kertas ini kedalam book of life, matahari baru akan muncul. Selamat mencoba

_Cricket

"nama pencurinya Cricket? Kayak bunyi jangkrik ya?" protes Kaito

"jangan perhatikan namanya baKaito, perhatikan kertas dari pencurinya itu, kertas ini berjudul 'matahari', tanpa ada gambar matahari nya. Mungkin kita bisa coba dulu" usul Len

"iya, ayo"

"eh Kaito ice cream nya manaa?" tanya salah satu dari kerumunan itu

"eh? uh.. ga jadi ah hahaha" Kaito pun lari

Para vocaloid dan Lui pun kembali ke kantor polisi

Miku memberikan surat dan kertas dari pencuri yang bernama Cricket itu pada polisi. Polisi itu membaca suratnya

"dari mana kalian dapat ini?"

"itu mudah" Kaito memetik jari

"kami dapat bantuan dari Lui, mantan polisi disini" jawab Miku dengan ramahnya

"Lui? Sebaiknya kalian berhati hati dengannya, jangan mudah percaya dengan kebaikkannya"

Mereka terkejut mendengarnya

'apa maksudnya itu?' pikir Rin

TBC~

(A/N : chapter 2 selesai juga hehehe. Okay, chapter 3 will update soon kalo banyak review ^^v dan, boleh minta pendapatnya dong, readers? Review please~ :D)