Hoshhhh silahkan di nikmati .
Tittle : Call me Appa~ ' Ani~ '
Author : Hyun Hyumin a.k.a Hyun tiwiyesung wook
Part : 2 / ?
Cast : Kim Jaejoong , Jung Yunho , Park Yoochun , Kim Junsu, Jung Ahra, Kim Yunhwa dll…..
Genre : family (?) *Cuma itu yang author tau :p*
Rated : T to G(aje)
Discleamir : Yunjae saling memiliki , begitupun dengan Yoosu ,, Yunhwa dan Ah Ghin punya author mutlak . FF ini jga murni milik saya walaupun idenya pasaran !
Warning : YAOI / BOY X BOY YANG NGAK SUKA OUT AJA !*capslock ke tiban jidat lebar uchun*
Typos berterbangan, OC , OOC, M-Preg judul ngak nyambung ama isinya+aneh , Gaje tingkat akud..
Lau author ngak nampang berarti itu bukan ff saya*sebagian*. Update lamaaaaaaaaaaa !*bow (_ _)
EYD berantakan, kebanyakan dialog.
A / N : Mian lau chap ini membosankan*padahal baru chap 2 *plakkkk
Dan saya akan membuat nih ff kayak sinetron*emank sinetron kayak apa ya? Maklum author kagak pernah nonton*ppletak
ngak tau masih ada yg ingat apa ngak nih ff T,T
Silent reader OUT aja oke !
ini ff aku, jadi suka-auka aku mau ngapain~~~
.
.
.
.
^^^^0^^^^
Mentari mulai menampakkan keagungannya menerobos masuk ke dalam sebuah kamar bernuansa putih itu.
"Ughh…" leguh seorang namja merasakan setitik cahaya mentari dengan tajam masuk ke dalam pupil matanya.
Perlahan mata musang nya terbuka dan mengerjab-ngerjabkannya membiasakan bias sang mentari. Kaki jenjangnya melangkah ke arah beranda kamarnya itu. Dengan perasaan yang tak menentu namja bertubuh atletis itu, menikmati angin pagi yang menerpa wajah kecilnya.
"Boo~sebenarnya siapa kau?" gumamnya lirih, tak terasa bulir air mata pun jatuh di pipi mulusnya.
'KRIETT'
Pintu bercorak abstrak itu terbuka, menampakkan yeoja yang tengah menggendong anak berusia 5 tahun. Sontak Yunho menghapus air matanya dan tersenyum lembut ke arah yeoja tersebut.
"Saatnya menggantarkan Ah Ghin, Yunho-ya~" Ucap yeoja itu menurunkan Ah Ghin yang langsung berlari ke arah Yunho. Dengan sigap Yunho menggendong namja kecil itu.
"Hupp ne noona !" Yunho berlalu (?) bersama Ah Ghin yang berada di gendongannya meninggalkan sesuatu yang mengganjal di hati yeoja tadi -Ahra-. Sedetik kemudian terdengarlah teriakan sang kakak.
"YAK JUNG YUNHO KAU BELUM MANDI !" Yunho yang kini berada di dalam mobil hanya terkekeh (?) geli. "Icchh Yunho hyung jolok!" Ah Ghin yang duduk di sebelah Yunho menutup hidung nya -berpura-pura bahwa hyung nya itu bau.
"Hahahaha~~" Tawa lepas pun meluncur dari mulut Yunho. Ah Ghin mengerucut kan bibirnya. Membuat Yunho tersenyum dan mengelus kepala sang adik dan kemudian kembali fokus ke jalanan menuju TK DONG BANG. Ah Ghin terlihat kesal karna rambut yang sudah di tata rapi oleh noona nya, dengan mudah di berantak kan oleh kakak ke dua-nya itu.
Air Port
"Hiks..umma jahat..hiks ninggalin hiks Yunhwa.." isakan terus meluncur dari bibir mungil berbentuk hati Yunhwa. Yap hari ini 'appa'nya akan pergi untuk menghadiri pertemuan antar cheef (?) yang akan di langsungkan di Jepang, setelah tadi malam ia mendapatkan telpon dari sang menager dari tempat ia bekerja -Restaurand Red Ocean-.
"Yunhwa-ya appa Cuma pergi 3 hari saja ne~? Appa akan membelikan Yunhwa mainan baru !" Dan sepertinya rujukan (?) Jaejoong tak membuahkan hasil karna Yunhwa kini telah bersembunyi di belakang kaki seorang namja imut.
"Sudahlah hyung~ Yunhwa biar aku yang urus. Bukan kah pesawat yang akan hyung tumpangi akan take off 10 menit lagi?" sahut sang namja imut seraya menggendong Yunhwa ke dalam pelukannya.
"Hahh baiklah Su-ie, kebutuhan dan keperluan Yunhwa sudah aku catat di sini." ucap namja cantik itu menyerahkan sebuah note kepada namja bernama 'su-ie'. Perlahan jari lentik nya mengusap pelan rambut anak semata wayang nya itu, lalu mengecupnya. " Saranghae my aegya~" Yunhwa tetap tak memberikan respon apapun. " Baiklah, aku pergi dulu Su-ie, jaga Yunhwa dengan baik ne? Maaf telah merepotkan mu." Lanjutnya.
Jaejoong sedikit membungkuk kearah namja imut yang memakai baju lengan panjang berwarna biru muda. Dengan langkah berat Jaejoong meninggalkan pangeran kecilnya bersama orang lain. Sebenar nya Jaejoong tidak tega meninggalkan Yunhwa, karna selama ini ia tidak pernah membiarkan Yunhwa tinggal bersama orang lain. Kemana pun Jaejoong pergi parti ia akan mengajak Yunhwa pergi, tapi tidak untuk saat ini.
"Hikss..hikss um..umma hiks.." Tangisan pun meledak ketika mata sembab Yunhwa tak mendapati 'Appa' nya di sekitar ia dan namja imut itu berdiri.
Beberapa menit kemudian…..
"Yunhwa-ya liat ke atas, itu pesawat yang di tumpangi oleh Appa-nya Yunhwa~"teriak Junsu menunjuk pesawat yang tengah terbang di udara bagaikan burung yang terbang dengan bebas. Namja kecil itu mendongkak kan kepalanya ke atas dengan air mata yang terus keluar dari mata musang nan jernih itu.
"Hati-hati ne umma? Hiks.. nado calanghae !" kali ini teriakan mengalun dari bibir kecil Yunhwa mengharap orang yang paling ia sayangi sekaligus ia cintai mendengarkan teriakannya.
Junsu itu menurunkan Yunhwa dari gendongan nya. "Kajja Yunhwa harus sekolah ne~" Ucap nya dengan nada melengking. Hanya anggukan kecil yang di berikan namja kecil yang tengah memakai baju TK nya yang sudah basah oleh air mata.
Junsu atau lebih tepat nya Kim Junsu adalah sahabat Jaejoong sekaligus patner (?) nya di Restaurant Red Ocean. Junsu sudah mengenal Jaejoong sejak Yunhwa berumur 2 tahun sehingga Junsu bisa dekat dengan Yunhwa. Dan dengan itulah Jaejoong dapat mempercayai malaikat kecil nya bersama Junsu..
^^^0^^^
TK DONG BANG
Mobil sport mulik seorang namja terparkir dengan rapi di tepian jalan. Namja tampan bernama Jung Yunho itu menggenggap erat tangan kecil adiknya berharap sang adik tak hilang, kalau itu sampai terjadi habislah Yunho di tangan sang kakak. Dan sampailah Yunho di depan kelas Ah Ghin.
"Jangan nakal arra?" ucap Yunho kembali mengacak rambut Ah Ghin, membuat sang pemilik menggerutu.
"Tunggu hyung sepulang sekolah nanti ne?" kata Yunho mencubit ke dua pipi putih chubby Ah Ghin sampai berwarna merah.
"Hyaa cakit hyung,,,," sahut Ah Ghin mengusap pipi nya. Yunho hanya melambaikan tangannya seraya tersenyum manis yang membuat author mimisan.#author di gatak reader
Ah Ghin pun melangkah kan kaki nya ke dalam kelas menuju teman-teman yang ia dapat kan dua hari yang lalu saat pertama masuk sekolah.
.
.
Dengan tergesa-gesa kaki kecil Yunhwa berlari-lari di lorong sekolahnya, dia harus masuk ke kelas sendiri karna mendadak Junsu mendapatkan telpon dari author (?)#author di kejar2 pake parang*
'BRUUKK'
Tubuh kecil Yunhwa terhempas ke lantai, sedetik kemudian isakan kembali terdengar dari bibir Yunhwa karna merasakan sakit di bagian belakangnya.
-YUNHO POV-
'BRUUKK'
Mata ku melebar melihat sorang anak kecil yang tak sengaja aku tabrak. Oh Tuhan aku yakin sebentar lagi ia akan menagis.
Hana
Dul
Set
"Huweeee hikss umma~~" yap kau sukses membuatnya menangis Jung Yunho.
Dengan cepat ku renguh tubuhnya itu, ku usap punggungnya untuk meredakan tangisan yang semakin besar. Dan Fuella (?) di berhenti menangis.
Ku tatap ke dua matanya yang terpejam karna menahan air mata yang keluar.
'DEG'
Mengapa matanya mirip dengan ku?
Bibirnya juga sangat persis seperti ku?
Kenapa aku seperti melihat duplikat diriku?
-END YUNHO POV-
Yunhwa mendongkak kan kepalanya melihat siapa yang tengah menggndongnya,"Nyaman" Batin Yunhwa.
"Hyung yang kemalen !" tunjuk Yunwa tepat di depan hidung Yunho.
"Annyeong kita bertemu lagi.." kata Yunho mengusap pelan kepala Yunhwa. Entah mengapa Yunhwa memejamkan mata musangnya merasa hafal dengan sentuhan itu.
"Milip dengan centuhan umma~" gumam Yunhwa kembali membuka matanya.
"Akkhhhhh…" dengan cepat Yunho menurun kan Yunhwa dari gendonggannya ketika merasakan sakit yang luar biasa di kepalanya.
Yunhwa yang terlihat panik langsung berteriak.
"JUCCI JIDAT LEBALL !" tak lama kemudian datanglah namja berkaca mata dengan pakaian guru (?) ke arah Yunhwa yang kebetulan berada di dekatnya.
Yoochun -sang guru jidat lebar- semakin melebarkan jidatnya eh salah maksudnya melebarkan matanya melihat seorang namja yang tengah terduduk di lantai seraya memengang kepalanya.
"U-Know?" gumam Yoochun menunjuk ke arah Yunho yang tengah kesakitan.
Dengan dearthglare yang ia pelajari dari 'appa'nya Yunhwa memandang Yoochun dengan geram. "Yak jucci cepat tolong hyung itu !" perintah Yunhwa membuat Yoochun tersadar.
Dengan cepat Yoochun menyangga tubuh Yunho dan membawanya ke ruangan UKS yang terdapat di TK tersebut. Kaki kecil Yunhwa terus mengikuti langkah Yoochun, entah mengapa ia sangat merasakan suatu ikatan kepada namja asing tersebut.
"Are you okey?" tanya Yoochun dengan logat Inggrisnya memberi sang namja tampan segelas air putih.
"Ichh cok ke ingglic-ingglican !" sewot Yunhwa mengambil tempat duduk di sebelah namja bermata musang selain dirinya.
"Ya Tuhan apa salah ku pada mu, mengapa anak satu itu begitu tidak suka kepadaku. Padahal baru 2 hari yang lalu aku bertemu dengannya~" batin Yoochun bersedih (?).
"Go..gomawo." ucap Yunho yang masih merasakan sedikit sakit di kepalanya.
"Gwaenchana hyung?" tanya Yunhwa memengang kepala Yunho.
"Ne.. nan gwaenchana~" balasnya tersenyum lembut dan tulus yang kembali membuat author mimisan.*XDDD*
"Boleh aku tau siapa nama mu? Dan hei Yunhwa bukan kah kau harus ke kelas sekarang?" kata Yoochun yang baru menyadari Yunhwa di sana.
"Ani~ aku mau belcama hyung ini~" segera saja Yunhwa merapatkan tubuh kecilnya ke tubuh Yunho yang berbalut baju berwarna hitan lengan panjang.
Hanya helaan nafas berat yang di tunjukkan Yoochun.
"Kau mirip dengan seseorang~"
Dua pasang mata musang menatap heran Yoochun. "Hehh ada lagi yang mirip?" tanya Yunho menatap Yunhwa yang berada di sebelahnya.
"Ne~ aku mengenalnya dengan baik. Sebaik nya Yunhwa kembali ke kelas ne !" Yoochun menggendong paksa Yunhwa yang terus meronta.
Beberapa menit kemudian Yoochun kembali ke tempat Yunho yang masih bingung dengan pernyataan Yoochun tadi.
"Apa maksud perkataan kau tadi?" tanya Yunho to the point.
"Emm pertama perkenalkan dulu, nama ku Park Yoochun. Aku adalah teman baik dari namja bernama U-Know…" sejenak Yoochun menghembuskan nafasnya.
"Dia adalah namja yang paling baik yang pernah aku temui, kami dulu bertemu di Jepang bersama appa-nya Yunhwa ehh mungkin bisa di bilang umma.." Lanjutnya.
-Flash back-
"Yoo U-Know ~"
"Heyy jidat lebar~~"
"Kau masih memanggil ku dengan sebutan itu huh?"
"Hahaha sebutan itu sangat cocok dengan mu :p"
"Aisshh aku adukan kepada Jaejoong-mu baru tau rasa!"
Terjadi lah aksi kejar-kejaran antara dua orang namja yang saling mengejek satu sama lain, sampai datang seorang namja cantik berkulit putih.
"Hey sudah lah, kalian seperti anak kecil saja." sahut sang namja cantik.
"Dia yang duluan mulai Jae, dia mengatai ku jidat lebar," adu namja bermarga Park tersebut kepada Jaejoong -namja cantik tadi-.
"Bukan kah sebutan itu pantas untuk mu?" sahut Jaejoong watados.
"Yeyy kau memang yang terbaik Boojae!" U-Know pun mengecup pipi kanan Jaejoong membuat semburat merah terlukis (?) dengan jelas.
"Ck~ sudah lah aku mengalah~" ucap Yoochun mengalah, sejurus kemudian terdengarlah tawa bahagia oleh ke-tiga orang itu.
-END flash back-
DEG
DEG
DEG
"Arrghhh…." Kepala Yunho kembali merasakan sakit, Yoochun yang berada di dekat Yunho langsung memapahnya.
"Lebih baik aku antarkan kau ke rumah sakit?" ujar Yoochun panik.
"A..ani, aku pulang saja. Tolong beritahu Ah Ghin, bahwa noona nya yang akan menjemputnya." Setelah mengucapkan itu Yunho pergi kesuatu tempat di mana ia bisa menenangkan diri dari hal-hal yang membuat pikirannya menjadi aneh belakangan ini.
^^^0^^^
"Ne yeobaseyo Yunho ya…"
"…"
"Baiklah !"
Flipp
Yeoja berambut blonde itu menghela nafas berat, beberapa saat lalu adiknya menelpon untuk menjemput adik bungsu nya, karna Yunho sedikit ada 'masalah'. Ahra harus membatalkan acara dengan teman-temannya.
Ahra melirik jam yang berada di tangan kirinya.
10:05
Berarti dia sudah harus menjemput adiknya. Dengan tergesa yeoja berumur 25 tahun itu segera pergi ke tempat parkir (ceritanya Ahra lagi di Mall) tak ingin membuat sang adik menunggu lama.
"Ahra-ah?" seseorang menyentuh lembut pundak yeoja bernama Ahra itu.
Segera saja Ahra membalikkan tubuh nya menghadap orang yang telah menggagalkan aksi (?) membuka pintu mobilnya itu.
"Oh dokter Kibum ssi~ ada apa?" tanya Ahra yang mengenal orang itu. Namja berperawakan pendek itu*author di tendang Kibum*, menampakkan mimik serius nya.
"ada apa dengan dokter Kibum ssi? Kenapa wajahnya serius sekali?" batin Yeoja yang sedang memakai baju putih lengan pendek dan di padu dengan rok pendek, memperhatikan wajah serius Kibum.
"Bagaimana keadaan Yunho?"
"Dia baik-baik saja~"
"Apa dia tidak menunjukkan tanda-tanda mengingat sesuatu di masa lalunya?" Kibum membenarkan letak kaca matanya.
DEG
Kejadian 5 tahun lalu terlintas seperti kaset di kepala Ahra, "Aku tidak tau…"ujarnya lirih.
"Kau harus menanyainya, ini sudah 5 tahun dan dia berhak mengetahui masa lalunya." dengan pelan namja bernama asli Kim -Choi- Kibum itu menepuk pelan pundak Ahra dan langsung melenggang pergi.
"Harus kah aku memberitau nya?" kegalauan mulai menyergap Ahra antara memberi tahu atau tidak.
"Lebih baik aku menjemput Ah Ghin dulu." ucap nya, setelah itu mobil Ahra pun melesat meninggalkan mall itu.
^^^0^^^
Jepang
"Hahh akhirnya aku tiba juga di Jepang~" Ujar seorang namja cantik membenarkan jaket yang ia kenakan, menambah kesan manly pada dirinya.
"U-Know…" Jaejoong -namja itu- menahan air matanya yang hampir terjatuh, mengingat nama seseorang yang telah mengambil hati dan sesuatu yang paling berharga bagi nya.
TES
TES
Air mata yang sedari tadi ia tahan tumpah seketika sesampai ia tiba di suatu tempat yang menjadi kenangan dimana ia bertemu dengan namja itu.
-Flash back-
"Yeyy akhir nya aku tiba di Jepang, setelah seminggu yang lalu aku memohon kepada appa untuk melanjutkan sekolah di Jepang~~"
Namja bermarga Kim itu memandang takjub pada kota Tokyo karna ini yang pertama kali nya bagi Jaejoong pergi ke Jepang. Saking terpana nya, jaejoong tak sengaja menabrak seseorang.
"Gomen~" Jaejoong membantu orang yang sudah ia tabrak dengan tidak sengaja.
"Yak bisakah kau hati-hati….se..diki…t" namja itu melongo melihat wajah sang penabrak.
"Gomene~gomene~gomen~~" Jaejoong terus mengucapkan kata maaf seraya membungkukkan badannya.
"Gwenchana~"
"Ehh kau dari korea?"
"Ne~ kau juga?"
" Yeyy! ^^/" namja cantik yang tengah menyandang tas besar itu lompat-lompat gaje seperti author yang lagi kehilangan makanan yang di curi oleh Changmin.#0.0a*plakk!
Tanpa sadar Jaejoong terjatuh karna beban yang ia pinggul membuat namja bermata musang itu tertawa.
"Hey jangan tertawa saja, cepat tolong aku!" Perintah Jaejoong.
"Gomawo emmm….."
"Ju— U-Know !" namja bernama U-Know itu membantu Jaejoong berdiri.
"Kim Jaejoong imnida~"
"Kau mau kemana Joongie?"
"Ehh Joongie o.0a"
"Nama itu cocok untuk mu~~"
"uu'mm~"
"Kau mau kemana?" Ulang namja berbibir sexy bak author*reader muntah masall*
Jaejoong memasang pose berpikir membuat U-Know gemas, tangan indah Yunho pun terjulur mencubit pipi putih Jaejoong. Namja cantik itu meringis sakit seraya menggebungkang pipi nya yang memerah karna ulah teman baru nya itu. Tangan indah U-Know kembali terulur mengelus pipi Jaejoong -untuk meredakan sakit di pipi namja berbibir chery itu.
-Flash Back End-
TES
TES
TES
Langit pun menumpahkan air yang ia simpan, seakan mengerti apa yang di rasakan oleh Jaejoong, pria cantik itu mengadahkan kepala nya ke langit, membiarkan air hujan yang tajam jatuh ke kulit halus bak bayi itu bercampur dengan air mata yang terus mengalir dari mata indah nya.
Dengan langkah gontai Jaejoong mencari tempat berteduh dari terjangan hujan yang membuat baju nya yang sudah basah menjadi tambah basah.
^^^0^^^^
"Cu-ie hyung lama~~" anak kecil yang tengah menyandang tas bergambar ultraman itu mengembungkan pipi nya. Di samping namja kecil itu terdapat namja… yah kalian pasti tau siapa dia.
Tak lama kemudian mobil Jazz berwarna merah berhenti tepat di depan TK DONG BANG, keluarlah sosok hantu#plakkkkk. Keluarlah sesosok namja dengan badan yang agak berisi membuat Yoochun melongo. Yunhwa menarik-narik ujung baju Yoochun, seakan tak memberi respon namja kecil itu mencubit lengan Yoochun.
"Awww…." teriak Yoochun reflek mengusap lengannya sekaligus memberi Yunhwa tatapan tajam.
"Mian, hyung terlambat Yunhwa~" namja imut itu langsung menggendong Yunhwa dan sedikit membungkuk kepada guru yang telah menemani Yunhwa ketika ia terlambat menjemput anak itu.
" Yunhwa bilang apa ke songsaengnim?" Junsu-namja imut itu- menatap Yunhwa.
"Gomawo Jucci Jidat Lebal~~" jawab nya santai seraya mencibir kepada Yoochun yang tengah menatap Junsu dengan pandangan-imut-banget-nih-orang-.
Junsu hanya bisa menggelengkan kepala nya meliat tingkah anak dari sahabat nya itu. " Aku dan Yunhwa pulang dulu bye~~" Yoochun masih saja terpana oleh sosok menawan Junsu yang telah hilang di jalanan.*hadeehh bahasa yang kagak kreatif nih author*
-SKIP TIME-
Malam hari di kota Seoul memang selalu ramai, gedung-gedung tinggi menjulang yang indah di tambah lagi lampu-lampu yang berwarna-warni membuat kota itu tambah menjadi indah di kala malam-maupun siang-. Yunho terus mengemudikan mobil sport hitam nya, setelah seharian menenangkan pikiranya yang sedikit mengalamin 'masalah'.
Rumah bak istana keluarga Jung terpampang di depan mata Yunho, namja itu menghela nafas dan melanjutkan langkahnya masuk kedalam rumah besar itu.
"Pasti aku kena marah" batinnya.
-KRIEETTT-
Ahra berdecak pinggang melihat Yunho yang baru pulang, tapi di urungkan niat nya itu karna melihat wajah sang adik yang tampak murung. Yeoja itu menghela nafas berat, mungkin ini saat nya ia mengatakan kejadian 5 tahun yang lalu.
"Yunho-ya,, aku ingin bicara dengan mu?" sahut Ahra, Yunho yang hendak naik tangga menghentikan langkahnya dan menoleh kea rah Ahra.
"Aku capek besok saja!" balas nya dingin. Sekali lagi Yeoja cantik itu menghela nafas-lagi-.
"Yeoboseyo~~ "
"…."
"Ini aku Jung Ahra~"
"….."
"Heii tidak perlu terkejut begitu!"
"….."
"Aku ingin membicarakan tentang seseorang kepada mu, besok aku tunggu kau di Restaurant Red Ocean jam 12 siang!"
"….."
"Baiklah sampai besok Yoochun ssi~"
Flipp
Ahra menyimpan ponsel nya di meja kecil di dekat tempat tidur nya. Perlahan namun pasti mata nya mulai terpejam, menuntun nya ke alam mimpi.
~Keesokan harinya~
"Yoochun-ssi~" teriak seorang yeoja melambaikan tangannya ke arah Yoohun, dengan cepat Yoochun pergi ke arah yeoja cantik itu.
"Ada apa Ahra ssi?" tanya namja tampan itu duduk di hadapan Ahra. Yeoja itu tidak menjawab, malah mengeluarkan sesuatu lebih tepat nya selembar foto dari tas yang ia bawa.
"Ini…." Ahra menunjukkan foto itu kepada Yoochun. Mata sipit Yoochun melebar, dari mana yeoja yang baru beberapa kali ia temui itu bisa menyimpan foto itu, yahh setidak nya seperti itulah yang di pikirkan Yoochun.
"Da..rii mana kau dapat foto ini?"
TBC…
.
.
.
Author tau kok nih ff gaje, pendek, alur ngak jelas, EYD ngak braturan, banyak typos, gaje, bikin sakit kejang2 (?) n yang paling parah Update nya lamaaaaaaaaaaaaaaaa poooollllllllllll.
Mian lau ff ini ngak seperti yang kalian banyangkan, mian update nya lama, mian lau banyak yang kecewa dan gomawo udah di review part 1 nya :D
Dan YunJae moment nya belum ada xD
Makasih sekali lgi yang udah bilang ff ini bagus, padahal hasil nya mengecewakan.*bow
Author ngak bisa bales review mian*deep bow
oh ya buat yang cassie like fp TVXQ~ family for Indonesia ya :) gomawo :D
Hoshh REVIEW lagi ne?
YUNJAE IS REAL~~~~
AKTF !
