My ViewFinder

chapter 2

.

By: Shinna (Shin Jaeyoong)

Rated: T

Genre: Romance,Humor garing, Angst ga kerasa, dst B)

Pairing : YunJae :*, YooSu, Changmin, Kim Hyungjoon, and other

" Fanfic ini terinspirasi dari Yaoi Manga berjudul You're My Love Prize in Viewfinder. Namun seluruh jalan cerita dalam fanfic ini mutlak milik saya, hanya akan sedikit menyamai cerita aslinya. Dan demikian pula Jaejoong oppa yang mutlak milik saya B) *dibakarmassa* "

" Jangan mengCopy apapun dari FF ini tanpa seijin dari author"

"Jangan sekali kali mencoba mem Bashing pairing yang ada dalam FF ini"

Happy Reading ~

OoOo YJ OoOo

"arghh!. Padahal itu transaksi mafia yg paling penting,kenapa bisa jatuh ke tangan Jung Yunho sih". Gerutu Jaejoong yg pagi ini tengah berada disebuah cafe setelah kemarin membuat gempar seisi kantor .

"Aku harus mendapatkan roll film itu kembali. Hemm..pasti hyung maniak game itu bisa membantu ku".

#Jaejoong pov

Aku pun menuju ke sebuah game canter yang cukup ternama di Seoul. Aku mengelilingi area game canter itu,berharap segera menemukan seorang namja yang mirip tiang listrik.

"Hei..cantik,sedang apa namja semanis kau berkeliaran disini".tiba tiba seorang namja dengan tampang berandalan menghampiriku.

"Jangan coba coba mengganggu ku. Cantik cantik begini, aku masihlah seorang namja yang jago berkelahi". Aku pun memasang wajah se-cool mungkin.

"Bwahahaha...kau justru terlihat lucu,kau tau itu. Sudahlah,ayo ikut kami saja ketempat karaoke".Dengan se-enak jidat nya namja itu menyeret ku menuju pintu keluar.

"Dasar sialan..lepaskan aku bodoh!". Aku pun menghentakkan tangan nya dan menendangnya.

"Yaaa..berani sekali kau,rasakan ini!". Dia pun bersiap untuk meninju ku,aku pun hanya bisa melindungi kepala ku dan memejamkan mata.

Grebb.

"Heihei,ada apa ini. Bisakah kalian tenang sedikit,aku sedang berkosentrasi menyelesaikan level terakhir dari game ini".

Akupun mendengar suara seseorang tepat disamping ku,segeralah aku membuka mata ku dan menoleh kesamping. "Hyaa..minnie hyung. Kenapa kau lama sekali. Hampir saja wajah keren ku ini dihancurkan oleh mereka". Adu ku pada namja tiang listrik itu,yap Shim Changmin. Namja berusia 18 th yang sedari tadi ku cari.

"Ck,tidak ada unsur keren yang melekat pada dirimu Jae. Dan kalian,cepat pergi dari sini". Namja namja berandalan tadi pun segera pergi dari sini,hahh..siapa coba yang tidak tau pada Minnie hyung. Diakan raja game didaerah ini. Aku juga tidak paham,cuman karena keahlian nya dalam bermain game kenapa mereka bisa sampai segan kepada nya.

"Kenapa kau kemari ?". akupun tersadar dari lamunan ku,dan segera menoleh pada changmin hyung.

"Ahh..begini hyung,aku butuh bantuan mu. Kajja,kita bicara ditempat lain saja. Bagaimana kalau cafe ? aku akan mentraktir mu makan siang hyung". Segera saja kutarik tangan changmin hyung keluar dari game canter itu.

#Author Pov

Terlihat lah saat ini Jaejoong dan Changmin duduk berhadapan disebuah cafe. 2 gelas milkshake dan 2 porsi pancake tersaji dihadapan mereka.

"Jadi...kau butuh bantuan apa dari ku Jae". Tanya changmin to the point sambil memasukkan sepotong pancake ke mulut nya. "Jangan bilang ini berhubungan dengan dunia mafia lagi". Tambah Changmin.

Jaejoong yang sedang menyeruput milkshake nya pun tersedak karena kaget. "Aish,min hyung. Kenapa kau mudah sekali menebak maksud dari aku mencari mu".

"hahh~...kali ini apalagi yang ingin kau lakukan pada Jung itu. Menyadap telepon nya, merombak jaringan komputer nya?".tanya Changmin

"Ani. Aku hanya ingin minta tolong pada hyung untuk..." .Jaejoong pun melihat Changmin yang tangah menatap nya curiga."membantu ku masuk ke club milik Jung Yunho itu". Lanjut Jaejoong.

"Mwo!?. Kau gila Jae. Masuk ke club seorang Jung Yunho si raja mafia di Seoul sama saja dengan bunuh diri. Dan lagi kau itu jurnalis yang sedang ia cari cari. Aku tidak masalah untuk membantu mu dalam hal lain,tapi untuk hal ini aku menolak Jae". Jelas Changmin panjang lebar.

"Jeball hyung. Aku harus masuk ke club itu. Jung Yunho telah mengambil roll film ku yang berisikan kegiatan nya yang sedang menyuap anggota pemerintah. Dia melakukan hal itu kemarin saat berhasil menangkap ku—upss~". 'sepertinya aku keceplosan'.batin Jaejoong.

"Kau kemarin tertangkap?. Bagaimana bisa?!. Apa dia menganiaya mu,apa suie hyung tau tentang ini?"

"Sssttt..tenanglah min hyung. Kau berisik sekali. Suie hyung tidak perlu tau tentang ini. Kau hanya perlu membantu ku masuk ke club nya, lalu aku akan mengendap endap dikantor nya dan mengambil roll film ku yang berharga,setelah itu aku akan segera keluar. Jeball hyung, bantu aku sekali ini lagi dan jangan beritahu suie hyung". Jaejoong pun memasang puppy eyes andalan nya.

"Aishh..ne,ne!. Akan kubantu kau. Selesaikan lah urusan mu disana dengan cepat lalu keluar. Aku tidak ingin diomeli oleh Suie hyung dan sebagai imbalan nya,kau harus membiayai makan ku selama sebulan".

"gomawo min hyung. Tenang saja,jika berita ini berhasil terbit,aku akan dapat banyak uang"

OoOo YJ oOoO

Malam hari nya, terlihat Jaejoong yang berada tidak terlalul jauh dari pintu masuk sebuah club malam yang bernama Mirotic Heaven.

"Dasar min hyung,kenapa aku harus menjadi waitress sih. Kenpa tidak membuat kan aku ID club nya saja. Ish menyebalkan!". Dengan terpaksa akhirnya Jaejoong melangkah kan kaki nya ke arah pintu masuk club,ia pun menunjukkan identitas waitress palsu buatan Changmin pada penjaga club. Dengan mudah nya Jaejoong diijinkan untuk masuk ke club itu.

"Hei kau!, apa yang lakukan dengan hanya berdiam diri disana,cepat tawari para pengunjung dengan minuman itu,dasar bodoh!''. Jaejoong pun langsung menuju counter sesaat setelah dibentak oleh ajjushi yang kira kira berumur 40 tahunan dan sepertinya dia seorang kepala pelayan di club itu.

"Silahkan tuan minuman nya". Tawar Jaejoong pada para pengunjung.

'aish. Dimana jalan untuk menuju ruangan Jung sialan itu. Apa mungkin diatas?'.batin jaejoong. Iapun mengendap endap menaiki tangga menuju lantai dua setelah ia menaruh nampan minuman yang ia bawa ke meja counter.

Sampailah Jaejoong pada koridor dilantai dua,disana terdapat banyak sekali pintu dengan nomor yang terpasang urut yang sepertinya isi dari pintu pintu itu adalah kamar. Tak jarang pula Jaejoong mendengar suara suara aneh dari dalam pintu itu.

Saat Jaejoong melewati sebuah kamar bernomor 23,ia tertarik untuk berhenti sejenak karena pintu dari kamar itu tidak tertutup rapat,sehingga ia dapat melihat 2 orang pria berumur 50 tahunan yang sedang bercakap sigap Jaejoong pun mengeluarkan Hp nya dan menyetel(?) aplikasi recorder nya.

"Bagaiaman,apa kau sudah menjual seluruh narkoba yang ku berikan pada mu kemarin".tanya pria dengan jas coklat tua pada pria satunya.

"Tentu saja,sangat mudah untuk menjual narkoba di Korea bahkan sampai luar negeri jika pemerintah sama sekali tidak ikut campur".balas pria satunya

"Tampaknya tuan Jung memang sangat membantu kita"

"Ya,kita harus berterima kasih pada nya".dan kemudian terlihat lah kedua pria itu tertawa bersama.

'dasar Jung Yunho..Benar benar manusia jahat'. Jaejoong pun mematikan Hp nya dan hendak berbalik, namun tiba tiba ia merasakan sesuatu melingkar dipinggang nya.

"Hi,cantik...apa yang kau lakukan di club ku. Hemm...". tanya suara itu dengan nada lembut namun menusuk(?) tepat ditelinga Jaejoong. Jaejoong pun seketika menegang,ia merasakan aura gelap dibelakang tubuhnya. "Jung Yunho..."

"Ne manis. Ini aku. Kau merindukan ku?".

"Cih,kau bercanda. Lepaskan aku,atau akan berte-...". Tangan kanan Yunho yang sedari tadi menganggur pun segera membekap mulut Jaejoong. Dan dengan sigap,tangan kirinya yang sedari tadi merangkul pinggang Jaejoong sekarang meraih sebuah jarum suntik dan menyuntikkan nya keleher putih Jaejoong.

"Emmphh...". seketika itu Jaejoong langsung kehilangan kesadaran nya.

"Kau telalu jauh ikut campur dalam dunia ku, Kim Jaejoong..."

.

.

TBC

Ne,ne,ne?...

Shinna tau! XD, ini masih pendek kan,hehehehe. entah kenapa Shinna hobi banget ngePost pendek pendek :3 hihihi

O ya,mugkin diawal nya ni FF emang hampir sama ato mungkin sama ama Manga nya..tapi percaya deh,chap chap selanjutnya akan ada hal yang jauh dari Manga nya. bisa aja Mpreg shinna munculin..fufufu

Reply Review :

Hikari Vongola = Update kilat O.O gimana kalo hujan aja cingu,,shinna takut kilat nih -3- *innocent

Clein Cassie = duhduh NC ya~~,,tapi Shinna ga mahir bikin NC nih -3- ,,shinna kan masih polos *bohongbanget . Umur Jaema emang sengaja dibikin muda,akhir akhir ini Shinna lagi suka ama YunJae FF yang Yunpa nya jauh lebih tua dari Jaema :D hehe

BooFishy = Anggep aja 16 tahun udah bisa jadi jurnalis cingu,Jaema tu jurnalis special,muda dan berbakat B) (?) . hemm,untuk sekolah,Shinna juga belom tau~~,tapi kayak nya Jaema emang masih sekolah disini, *lohiniauthornyasapacoba

LuCassiopeia = Lanjut nih,walau pendek lagi XD haha

meyy-chaan = Lemon nya masih dipikirkan ne cinguya~~..soalnya Shinna gak mahir bikin Lemon T_T *authorgajelas . Ne kita sama XD shinna juga lagi nunggu lanjutan manga viewfinder ;3

loupe = Habisnya kan Yunpa tua *plakk . Jadi Jaema manggil ajjushi deh~~~

chidorase = iya ini terinspirasi dari manga cingu XD, ni dilanjut..walau lagi lagi pendek XD

haico1412 = Awalnya emang keliatan sama kayak manga nya cingu, tapi shinna udah nyiapin jalan cerita sendiri untuk chapter chapter berikutnya :D

GOMAWO buat yg udah Review :D

Mari-mari..REVIEW lagi neeeee~~

follow : drKimJaejoong