Choi Siwon point of view
Aku dan Ye Eun sudah sampai didepan gedung berlantai 14 yang megah itu. Pemiliknya adalah appaku sendiri. Disambut seorang penjaga yang begitu tegas seolah ingin menahan langkahku
"anda hendak menemui siapa tuan?" Tanya penjaga itu padaku
"tuan Choi" jawabku singkat
"apa anda sudah memiliki janji dengannya?" penjaga itu kembali bertanya
"tidak! Tapi saya benar – benar harus menemuinya" jawabku sedikit mendesak
"maaf tuan tidak mudah untuk bisa bertemu tuan Choi apalagi anda tidak memiliki janji sebelumnya. Apa anda ingin meminta sumbangan? Untuk putri anda?" pernyataan penjaga itu sungguh membuatku emosi.
Aku tarik kerah baju penjaga itu dan membuatnya menjadi kusut
"siapa orang yang sudah menerima orang brengsek sepertimu bekerja ditempat ini? Ingatkan aku akan satu hal bahwa aku akan memecatmu!" aku sungguh emosi dan tidak mampu menahannya didepan Ye Eun
"appa!" Ye Eun menarik jaketku
"lepaskan aku brengsek! Pengemis sepertimu mana mungkin bisa memecatku" penjaga itu berusaha melepaskan cengkramanku
"kamu harus ikut aku!" aku tarik kasar penjaga itu menghampiri resepsionis dan menimbulkan kegaduhan dilobby gedung.
"nona! Sambungkan aku untuk berbicara dengan tuan CHoi jika anda ingin namja ini selamat" aku mengancam
"baik tuan kami mohon jangan buat kegaduhan" nona itu berusaha menyambungkan telpon keruangan appa
"maaf tuan sekertarisnya bilang tuan Choi sedang keluar mungkin beliau sedang dalam perjananan menuju kemari" nona itu tampak kikuk
"kamu tunggu dan lihat apakah aku bisa memecatmu atau tidak" aku dorong dengan kasar penjaga itu.
Seorang penjaga lainya berlari kearahku memberi tahu kalau appa sedang berjalan menuju kearahku. Dan benar saja aku melihat appa sedang berjalan sambil berbicara dengan seseorang melalui ponselnya. Diikuti asisten juga beberapa stafnya. Appa sama sekali tidak berubah dia masih tampan dan memiliki karisma itu. Mataku berkaca – kaca dan air mataku menetes. Appa semakin dekat dan dia menatapku dengan tatapan penuh Tanya
"Si Siwon-ah!" appa ternyata tidak pernah melupakan fisikku walau aku sudah banyak berubah
"appa" aku tidak sanggup berkata – kata
"Siwon-ah!" appa berlari lalu memelukku
"miane appa! Karena sudah meninggalkanmu dan membuatmu kecewa
"Siwon-ah" appa menangis tanpa memperdulikan wibawanya dihadapan semua stafnya.
Kejadian itu membuat semua yang ada dilobby heran dan bertanya – Tanya
"kamu masih hidup nak!" appa mengusap air mata dipipiku
"yah appa! Aku juga sudah memiliki puteri. Ye Eun! Berikan salam pada kakek" aku kenalkan Ye Eun pada appaku
"ah cucu yang sangat cantik dan lucu" appa segera menggendong Ye Eun dan memberinya pelukan juga ciuman
"pengurus Kang! Tolong batalkan semua jadwal saya hari ini! Putera saya sudah kembali dan membawa hadiah yang sangat berharga saya ingin melepas rindu dengan mereka" appa memerintahkan staffnya
"baik tuan akan saya urus semua" pengurus Kang yang sudah belasan tahun bekerja pada appa tampak begitu setia mendampingin appa
"saya sangat senang tuan muda kembali dalam keadaan baik – baik saja! Tuan Choi begitu terpukul saat mendengar tuan muda tewas dalam kecelakaan itu" pengurus Kang mengangguk padaku
"gumawao ahjussi!" aku peluk pengurus Kang dengan hangat
"kita bicara diruangan appa!" appa mengajakku keatas
"appa! Tolong kabulkan satu permintaanku" aku tatap penjaga yang tadi dengan tatapan sinis
"apa itu?" Tanya appa sambil terus menggendong Ye Eun
"penjaga yang tidak bisa menghargai orang lain tidak pantas bekerja ditempat appa! Pecat dia" aku tatap penjaga itu dengan tatapan puas
"kalian dengar? Pengurus Kang urus apa yang SIwon minta" appa segera mengabulkan permintaanku.
Diruang kerja appa menjamu aku juga Ye Eun dengan berlebihan, semua makanan mewah dari restaurant dilantai 5 dipesan untuk menjamu kami. Aku ceritakan semua yang sudah aku alami selama keluar dari rumah tidak termasuk status eomma Ye Eun yang sebenarnya karena aku takut akan mempengaruhi perasaan sayang appa kepada Ye Eun.
"appa sudah bertemu kembali dengan Kyuhyun?" tanyaku pura – pura tidak tahu
"yah waktu itu dia datang menemui appa disini. Dia menanyakan eomma juga kamu, dia begitu terpukul saat appa bilang kamu sudah meninggal Siwon-ah dia menangis dan begitu bersedih. Tidak menyangka dia berubah banyak dan menjadi orang yang sukses setelah dia meninggalkan kita" Appa menyuapi Ye Eun steik
"kami juga sudah bertemu kembali tanpa sengaja. Panjang ceritanya appa" aku teringat Kyuhyun yang masih berbaring dirumah sakit
"jinja? Appa sudah bisa membayangkan betapa bahagianya dia begitu mengetahui kamu masih hidup" apa tersenyum
"yah dia sangat bahagia, tapi dia harus mendapatkan luka tembak semua gara – gara aku" aku menundukan kepalaku
"maksudmu?" apa bingung
"demi menyelamatkan aku dia mengalami luka serius dibahu kanannya. Kini dia masih terbaring lemas dirumah sakit setelah melewati operasi mengeluarkan peluru dari bahunya. Dan karena itu dia harus membatalkan kontrak manggung di Jepang juga di Cina. Rekannya bilang mereka harus mengganti rugi sekitar 1 milyar pada pihak label" aku mennarik nafas dalam
"ya Tuhan kenapa dia bisa mengalami nasib buruk seperti itu" appa menyesalkan apa yang sudah menimpa Kyuhyun
"apakah appa bisa meminjamkan aku uang sebesar 1 milyar? Aku berjanji akan melakukan apapun yang appa minta" aku menatap appa dengan memelas
"jadi kedatanganmu hari ini semata adalah demi menolong Kyuhyun? Bukan karena kamu ingin bertemu dengan appa?" appa bertanya dengan nada menyindir
"miane appa! aku tidak memiliki keberanian untuk pulang sebelum aku sukses karena aku malu telah mengecewakan appa" aku berkata putus asa
"tentu saja appa akan membantumu. Apa tidak peduli apa alasan kamu kembali yang penting appa bisa berkumpul kembali dengan kamu. Appa hanya minta kamu kembali dan tinggal bersama appa! Appa begitu merindukan suasana keluarga seperti dulu. Selama ini appa sendirian, appa pasti akan bahagia jika kamu kembali bersama Ye Eun" apa mengusap kepala Ye Eun lembut
"baiklah appa aku pasti akan segera kembali kerumah, dan aku juga berencana akan membawa Kyuhyun kembali bersama kita" aku menyanggupi keiinginan appa
"tentu saja bawa dia kembali bagaimanapun juga Kyuhyun adalah anak appa" appa setuju dengan pendapatku.
Aku sudah mendapatkan uang untuk menganti rugi pihak label dimana Kyuhyun bernaung. Aku sudah meminta Kyuhyun untuk kembali hidup bersama aku dan appa juga Ye Eun, Kyuhyun dengan mudah menyetujuinya. Besar harapanku bisa hidup bahagia bersama appa, Kyuhyun juga Ye Eun dirumah mewah kami.
"appa sangat bahagia karena kamu mau kembali kerumah ini Siwon-ah" appa membuka percakapan saat kami sedang bersantai diruang keluarga
"aku terlalu malu untuk kembali serumah ini appa, hidupku sangat hancur diluar sana" Siwon menatap Ye Eun
"kamu tidak tahu betapa appa sangat terpukul saat mendengar kabar kematianmu Siwon-ah"appa menunjukan kesedihannya
"miane appa! Saat itu aku memang benar – benar tidak ada keinginan untuk kembali kerumah ini. Itu sebabnya aku memanfaatkan tragedi itu untuk merubah jati diriku"Siwon menjelaskan
"sudahlah lupakan semua masa kelam itu! yang penting sekarang kita sudah berkumpul kembali"appa tersenyum padaku
"Kyuhyun-ah! Appa juga sangat bangga sama kamu! Kamu banyak sekali berubah. Lihat kamu sekarang! Begitu tampan, sukses dan terkenal. Sudah pasti akan banyak sekali yeoja yang akan mengejarmu. Apakah kamu sudah memilih yeoja yang beruntung yang akan mendampingi hidup kamu?"appa bertanya pada Kyuhyun
Uhuuk uhuuk
Aku tersedak mendengar pertanyaan appa. Entah kenapa aku merasa tidak senang saat mendengar kalimat "apakah kamu sudah memilih yeoja beruntung yang akan mendampingin hidup kamu?"
Kyuhyun adalah milikku tidak ada seorangpun yang boleh memilikinya. Dia milikku seorang karena sudah lama aku jatuh cinta padanya.
"saya masih tidak ada niatan untuk memikirkan yeoja sekarang ini appa"respon Kyuhyun dan sesekali melirik kearahku.
Jawaban Kyuhyun sedikit memberiku rasa tenang karena sepertinya Kyuhyun memang tidak pernah menyukai yeoja.
"appa hampir saja lupa tadi dokter yang merawat eomma menelpon appa untuk memberikan kabar bagus. Eomma sudah banyak mengalami kemajuan dan emosinya sudah sangat stabil. Dokter menyarankan agar eomma dibawa pulang dan merasakan kehangatan bersama keluarganya" appa meneguk teh ginsengnya
"appa yakin eomma pasti akan lebih cepat sembuh jika eomma berada disini bersama kita"appa memandang aku dan Kyuhyun bergantian
"kita jemput eomma segera appa! Pirasatku mengatakan eomma akan baik – baik saja jika berada dirumah ini bersama kita"Kyuhyun tiba – tiba menimpal
"jinja? Apakah kemampuanmu melihat masa depan sudah kembali Kyuhyun-ah?" tanya appa bersemangat
"mola appa! Tapi sesaat setelah kita membahas tentang eomma! hati kecil saya mengatakan eomma akan baik – baik saja jika eomma tinggal bersama kita"aku sangat yakin Kyuhyun memang berkata jujur
Writer point of view
Tuan Choi memindahkan Ye Eun bersekolah ditempat yang jauh lebih bagus dan berkualitas sesuai dengan kelasnya. Dia sangat menyayangi Ye Eun dan memberikan semua fasilitas mewah untuk cucu kesayangannya itu. Siwon sedang diberikan pedidikan khusus oleh pengurus Kang untuk dapat membantu tuan Choi dikerajaan bisnisnya, Kyuhyun yang masih terluka dan hanya berdiam diri didalam rumah mewah itu dan sesekali menjaga Ye Eun. eomma yang sudah mulai berangsur membaik diijinkan pulang seminggu kedepan.
"Kyuhyun-ah apa kamu sudah makan?" Tanya Siwon saat kembali kerumah setelah mendapatkan pelajaran kilat dari pengurus Kang
"belum hyung seperti biasa aku menunggu kalian pulang" jawab Kyuhyun menghampiri Siwon
"kalau kamu lapar makanlah duluan mana tahu aku dan appa pulang terlambat" saran Siwon
"gwencana hyung aku bisa menahan lapar" Kyuhyun tersenyum pada Siwon
"apa Ye Eun sudah pulang?" Siwon baru menanyakan puterinya
"sudah hyung, setelah selesai belajar dia langsung tidur mungkin karena lelah" Kyuhyun memeriksa Ye Eun dikamarnya yang dulu adalah kamar Kibum
"gumawao karena kamu sudah menjaga dan merawat Ye Eun" Siwon menatap Kyuhyun dalam membuat Kyuhyun yang memang menyimpan rasa cinta terhadapnya tidak karuan
"wae? Kamu diam saja" Siwon tampak heran dengan sikap Kyuhyun yang kikuk
"ani. Sudahlah hyung" Kyuhyun berlalu meninggalkan SIwon berusaha menghindari tatapan Siwon yang membuat hatinya meleleh.
Siwon tiba – tiba menarik tangan Kyuhyun masuk kedalam kamarnya yang memang bersebelahan dengan kamar Ye Eun menutup rapat pintunya dan langsung mencium bibir Kyuhyun yang tebal itu.
Mereka berdua berciuman hangat penuh kasih dan begitu mesra. Kyuhyun pasrah saja saat lidah Siwon menjelajahi sekitar mulutnya. Mereka berdua mendesah karena kehabisan nafas dari ciuman penuh emosi itu
"Nghhhh"Kyuhyun mendesah
"hmmmm hhh"Siwon ikut mendesah
Bibir mereka berpagutan dan lidah mereka saling menghisap, menjilat dan menyedot dengan penuh nafsu. Perlahan ciuman itu mereka lepaskan
"hyung! Apa yang sedang kita lakukan?" Tanya Kyuhyun dengan wajah yang memerah
"tidakkah kamu mengerti bahwa hyung sangat mencintai kamu lebih dari sekedar hyung yang menyayangi dongsaengnya? Sudah lama hyung memendam rasa ini Kyuhyun-ah tapi hyung berusaha untuk menyangkalnya karena apa yang hyung rasakan padamu adalah salah dan tidak normal" Siwon berkata jujur apa adanya
"nado hyung! Mungkin perasaan cinta itu akulah yang lebih dulu memilikinya jauh sebelum hyung merasakannya" Kyuhyun pun bersikap jujur pada Siwon
"kita jalani saja dulu dan kita harus menyembunyikannya dari appa karena hyung tidak ingin membuat appa yang baru saja bahagia karena kita berkumpul kembali menjadi syok melihat kita" Siwon memeluk Kyuhyun erat
"tentu saja hyung! Kita tidak boleh mengecewakan appa" Kyuhyun menengadahkan wajahnya menatap Siwon yang jauh lebih tinggi darinya.
Mereka kembali berciuman melepas hasrat yang mereka pendam selama 10 tahun ini dan berhenti karena Ye Eun yang terbangun mengetuk pintuk kamar appanya.
Hubungan terlarang Siwon dan Kyuhyun berjalan dengan baik. Mereka berdua sering menyempatkan untuk jalan berdua tanpa Ye Eun. Siwon begitu bahagia dengan kisah cintanya bersama Kyuhyun dia menjadi lebih giat belajar dan akan segera masuk dalam kerajaan bisnis appanya.
Begitu juga Kyuhyun walau sudah tidak berkarier secara langsung dalam musik, dia tetap produktif dan menciptakan nada – nada indah untuk dimainkan pasangan Yesung dan Wookie.
Eomma sudah pulang kembali berkumpul bersama keluarganya. Eomma sangat bahagia karena ada Ye Eun yang bisa menggantikan Kibum dan memperlakukan Ye Eun sangat baik hingga Siwon tidak ada kesempatan untuk mengurusnya membuat Siwon semakin leluasa menjalankan hubungan asmaranya dengan Kyuhyun.
Cho Kyuhyun point of view
Hubungan terlarang antara aku dengan Siwon hyung walau dijalankan secara sembunyi – sembunyi tetap saja terasa begitu indah. Siwon hyung sangat perhatian hampir setiap jam dia selalu menelponku untuk memastikan aku baik – baik saja padahal aku ada dirumah bersama Ye Eun juga eomma.
Dia juga sering menyatakan cintanya setiap mengakhiri telponnya benar – benar membuatku terlena dibuatnya. Jika kami semua sedang berkumpul baik diruang keluarga atau ruang makan, Siwon hyung selalu memberikan tatapan dan signal yang membuatku tersipu. Aku sungguh bahagia dibuatnya seakan dunia ini adalah milik kami berdua.
Malam ini aku merasa tidak nyaman dan gelisah dengan perasaan hatiku sendiri, entah kenapa padahal aku baru saja berkencan dengan Siwon hyung menonton konser salah satu penyanyi barat. Aku kirim pesan melalui ponsel untuk Siwon hyung yang sudah beristirahat dikamarnya isi pesanku
"hyung apa kau sudah tidur?" tidak lama Siwon hyung membalas
"belum, kenapa? Kamu mau masuk kekamarku? Kemarilah aku masih merindukanmu" jawaban itu membuatku tersenyum geli
"babbo aku hanya ingin memastikan apa hyung masih bangun karena aku sangat gelisah dan tidak bisa memejamkan mataku" balasku lalu dia kembali membalas
"kamu gelisah karena tadi kita tidak memiliki kesempatan untuk berciuman. Hyung kekamarmu yah! Untuk memberikan kamu ciuman hangat supaya kamu bisa tidur nyenyak" aku kembali tertawa geli membaca pesannya
"andwee terlalu bahaya jika eomma atau appa meliatnya. Sudahlah aku tidur hyung selamat malam" balasku untuk terakhir
"eomma dan appa sudah pasti tertidur pulas saat ini. Jangan kunci pintu kamarmu hyung akan masuk" balasannya membuat hatiku berdebar kencang
Deg deg deg deg
Tidak lama aku mendengar suara langkah mendekati kamarku.
Tok tok tok
Suara pintu kamarku diketuk pelan. Aku yakin sekali orang yang mengetuk pintu kamarku adalah Siwon hyung. Aku segera membuka pintu yang memang tidak dikunci itu.
"selamat malam sayang!"Siwon Hyung menerobos masuk dan seketika melumat habis bibirku hampir saja masuk semua kedalam mulutnya
"tenanglah hyung! Tutup dulu pintunya"aku balas menggoda
"aku sangat merindukanmu, kita bahkan tidak pernah memiliki kesempatan seperti sekarang ini. Padahal jarak kamar kita sangatlah dekat"Siwon menatap Kyuhyun dengan penuh nafsu
Siwon segera memeluk Kyuhyun secepat kilat dia cium bibir tebal kyuhyun penuh nafsu. Lidah Kyuhyun menari – nari didalam mulut Kyuhyun dengan lincah dan ternyata lidah Kyuhyun menyambutnya lebih aktif.
Terdengar suara mendesis dari adegan ciuman hot itu. Siwon semakin mendorong Kyuhyun hingga bersandar didinding kamarnya. Mereka masih berciuman dan saling menghisap lidah dan bibir lawannya
"hmmm hmmm" Siwon mendesah penuh nafsu
Kyuhyun melepaskan ciuman itu perlahan karena kehabisan nafas.
"hyung apa kamu yakin appa dan eomma sudah tidur?" Kyuhyun tampak sangat ragu
"tentu saja! Jadi malam ini adalah milik kita" Siwon menatap mata Kyuhyun
Kyuhyun pun menarik nafas dalam, adegan yang akan dilakukan selanjutnya akan menghabiskan nafasnya
"sudah lama aku membayangkan malam seperti ini hyung, aku selalu membayangkan bagaimana rasanya aku ada didalam pelukanmu" Kyuhyun berkata sambil menyentuh lembut dada bidang Siwon. Lalu menciumi leher Siwon
Siwon pun membiarkan saja tubuh sempurnanya dijelajahi tangan dan bibir Kyuhyun, hingga dia suara desahannya menjelajah ke penjuru kamar
Tangan Siwon mulai menyentuh tubuh Kyuhyun, Kyuhyunpun pasrah dalam pelukan Siwon, hingga Siwon semakin tidak dapat lagi melawan hawa nafsunya sendiri.
Dengan penuh nafsu, Siwon melumat bibir Kyuhyun, mendekap, meraba dan membelai di setiap lekuk tubuh Kyuhyun. Kini Tangannya mulai menyentuh bagian terlarang Kyuhyun membuat Kyuhyun bergidig.
Dengan tiba-tiba Siwon melepaskan pelukannya, ia pun lalu berdiri tegak di hadapan kyuhyun. Dengan begitu bersemangat Siwon lepaskan semua pakaian yang menempel ditubuhnya hingga telanjang
Kini Siwon berdiri telanjang di hadapan Kyuhyun. Seolah ingin membuktikan bahwa dirinya adalah milik Kyuhyun.
Kyuhyun tidak kuasa menyembunyikan rasa pesonanya melihat tubuh dengan bentuk yang sempurna seolah Tuhan sengaja mengukirnya sebagai barang seni bernilai tinggi.
"Ah.., kau memang begitu sempurna hyung..!" pujian itu Kyuhyun persembahkan untuk Siwon saat menatap tubuh Siwon yang telanjang.
Siwon tersipu malu saat mendengar pujian Kyuhyun Lalu ia pun berkata,
"aku adalah milikmu Kyuhyun-ah! Begitu juga kamu Tuhan menciptakan kamu hanya untukku"
Lalu Siwon pun merunduk dan mencium Kyuhyun, dan ciuman bibir yang terpagut di dalam cinta, diiringi nafsu syahwat dari kedua pasangan yang sudah lama terpisah itu.
"Ciumlah aku, hyung, hingga nafasku berakhir..!" lirih Kyuhyun mesra ditelinga Siwon.
Dengan perasaan cinta dan gairah, Siwon pun melumat bibir Kyuhyun, hingga membuat kobaran birahinya menjadi panas
Siwon menarik tubuh Kyuhyun dan segera membaringkannya diatar ranjang. Lalu menindihnya.
"aku memang milikmu hyung, sekarang, besok, lusa selamanya aku adalah milikmu" Kyuhyun mendesah nakal ditelinga Siwon sementara tangan Siwon memainkan membernya.
Kata-kata Kyuhyun benar – benar membuat birahi Siwon semakin memuncak
Siwon turun dari tubuh Kyuhyun dan mulai melepaskan pakaian tidur Kyuhyun. Dia lemparkan pakaian itu sesuka hati hingga Kyuhyun benar – benar telanjang dihadapannya.
Siwon berbaring lalu memposisikan tubuh Kyuhyun menungging dimana member Kyuhyun mengarah dihadapan wajahnya dan wajah Kyuhyun mengarah diatas member Siwon mereka kini sudah membuat posisi 69.
Siwon dan Kyuhyun saling menjilat dan menghisap member lawan mainnya.
"hmmm ahhh hhhhh" Siwon lebih dulu mendesah nikmat merasakan oral yang dilakukan untuknya
"sluurrrp" Siwon terus menjilati member Kyuhyun
Batang milik kedua namja tampan itu sudah mulai tegang dan berada diposisi yang sudah siap menyerang lawan. Mereka merubah posisi.
Siwon berbaring dan memposisikan Kyuhyun diatasnya. Dari posisinya berbaring Siwon dapat melihat dengan jelas betapa Kyuhyun begitu tampan dan sangat putih. Member Kyuhyun yang sudah mengeras dan panjang menjuntai memanjang diatas perut Siwon.
Siwon kocok lembut member Kyuhyun dan
"ahhhh nghhhh hyung" lirih Kyuhyun dengan mata terpejam
Tangan Siwon kini mulai pindah kebagian belakang Kyuhyun dan memposisikan Kyuhyun telungkun didadanya. Maka dengan leluasa jemari Siwon dapat memainkan lubang anus Kyuhyun dengan gerakan menekan juga memutar membuat otot anus Kyuhyun relax.
Siwon mulai menekan dengan gerakan memutar lubang itu dengan jari telunjuknya.
"ahhhhh hmmm" Kyuhyun mendesah merasakan sensasi dari sentuhan Siwon
Perlahan jari itu Siwon tekan masuk kedalamnya
"hmm nikmat hyung" desis Kyuhyun
Dua Jari Siwon kembali masuk
"lakukan sekarang hyung! Aku sudah relax
Siwon mulai memasukan membernya masuk kedalam anus Kyuhyun yang sudah membuka lebih lebar dari ukuran lubang aslinya. Siwon mulai mngarahkan Kyuhyun untuk duduk diatasnya dan tangan Siwon membantu bokong Kyuhyun bergerak naik turun diatas tubuhnya.
"hmmmm ahhh ini sungguh nikmat Kyu" Siwon mendesah.
Kyuhyun memejamkan matanya sambil menikmati sensasi yang dirasakan dibagian belakangnya
"ouw hmmm hyung!" Kyuhyun mendesis nikmat
Hasrat Siwon semakin memuncak mendengar desisan Kyuhyun yang. Kedua Tangan Siwon mengarahkan bokong Kyuhyun untuk bergerak lebih cepat lagi
"ahhhhhhh" Siwon mendesah mengigit bibir bawahnya dengan mata terpejam
Kyuhyun mengocok batangnya sendiri yang menganggur diatas perut Siwon
"ohhh hmmmm ahh kamu sungguh hebat hyung" Kyuhyun terus bergerak menggoyangkan bokongnya
"ahhh Kyu arrrg hmmm lebih cepat Kyu" mata Siwon terus terpejam dimana nafasnya sudah tidak karuan memburu kenikmatan yang luar biasa
"aku akan memuaskanmu Hyung" Kyuhyun semakin mempercepat gerakannya dimana member Siwon yang besar menancap masuk didalam anusnya
"mmmmmmh ouw God ahhhhhh Kyu" Siwon semakin tak kuasa menahan rintihannya
"ahhhhhhhh" Kyuhyun mendesah membuka matanya menatap Siwon yang sedang memandangnya
Siwon merasa sesuatu yang sangat mendesak ingin segera keluar dari membernya
Croooootttt
Keluarlah cairan kental yang putih itu didalam anus Kyuhyun
"aaahhhhh thanks God" Siwon tarik kepala Kyuhyun kedalam pelukannya
"apa aku memuaskanmu hyung" bisik Kyuhyun dimana tangannya masih mengocok batangnya diantara perutnya dan perut Siwon
"sangat Kyuhyun-ah" jawab Siwon menurunkan Kyuhyun dan membaringkannya
"slurrrpp"Siwon kembali menjilati, mengulum dan mengocok batang Kyuhyun yang masih tegang
"ahhh hyung ouw itu sunggu nikmat"Kyuhyun mengekspresikan apa yang kini dirasakannya
Siwon semakin bernafsu memberikan Kyuhyun oral dan berharap Kyuhyun segera mencapai orgasmenya
"ahhh hyung aku akan segera keluar ouuwww" rintih Kyuhyun
Lalu,,,, croooottt
Sperma Kyuhyun masuk kedalam mulut Siwon dan mengotori bibir dan dagunya
Kyuhyun segera melumat bibir Siwon dan mereka kembali berciuman dimana sperma Kyuhyun ada diantaranya
"saatnya hyung kembali kekamar sebelum eomma dan appa terbangun dan mencurigai kita" Siwon turun dari kasur Kyuhyun
Setelah lelah dari pertempuran luar biasa itu, Siwon segera memakai kembali pakaiannya dan bergegas kembali kekamarnya sebelum eomma dan appa terbangun dari tidurnya.
Malam itu mereka selamat tanpa ada orang yang menyaksikan petualangan sex mereka.
tbc
miane baru update lagi yah to all lovely reader
vai kasih tuh nc-nya walau agak iuhhhhh sperma Kyuhyun gkgkgkgk
itu masih pemanasan
tunggu nc super hot yang udh kaya kompor meleduk ntar dichapter puncak *mana para yadongers temennya Hyukjae teriak!
gumawao udh sabar n setia baca ff vai
vai cintaaaahhh kalian smua kiss n hugs
muaaacchhhh
