WonKyu Family
Cast :
- Choi Siwon (namja)
- Cho Kyuhyun a.k.a choi kyuhyun (yeoja)
- Choi Minho (namja)
- Choi Suho (namja)
- Choi Baekhyun (yeoja)
- Yang lain nyusul
Pair : Wonkyu and all couple
Summarry : Kepanikan seorang ibu saat anak-anaknya beranjak remaja dan mengalami hal baru yang namanya jatuh cinta.
Warning : GS, Typo(s), terjadi perubahan sifat besar-besaran, judul dan isi tidak nyambung.
.
.
.
.
ditaman terlihat minho dan suho yang berjalan beriringan, mereka sedang mencari seseorang lebih tepatnya yeodongsaengnya yang keluar rumah. mereka mencari di kedai es krim tetapi tidak ada, akhirnya mereka menyusuri taman dan jalan raya.
"hyung...kemana lagi kita mencarinya?" tanya suho yang berjalan dibelakang minho, suho kelihatan lelah pasalnya mereka sudah menyusuri taman itu 2 jam lamanya, tetapi belum juga ada tanda-tanda baekhyun.
"sudahlah, kita cari saja dulu. mereka pasti tidak jauh dari sekitar sini" jawab minho sambil terus mencari sang adik.
"punya dongsaeng satu saja menyusahkan" gerutu suho, minho berhenti dan menatap suho tajam. "yak, hyung kenapa melihatku seperti itu sih? menakutkan tahu" keluh suho, dia benar-benar takut ditatap tajam minho.
"ck, suho~ah, baekki itu perempuan bagaimana kalau terjadi sesuatu padanya, bagaimana kalau namja itu macam-macam pada baekki" jelas minho, walaupun usil dan jail minho begitu menyayangi adik-adiknya, minho juga selalu melindungi adik-adiknya itu.
"hehehehe, ne hyung aku tahu kok, ya udah kajja kita cari lagi" akhirnya suho pun mengalah daripada urusannya panjang dan juga minho jadi berpidato ala presiden kalau sudah marah, jadi suho memutuskan mencari aman saja.
.
.
.
sementara itu dirumah kyuhyun terus uringan-uringan tidak jelas berjalan kesana kemari mengelilingi rumahnya sendiri, entah sudah berapa putaran yang jelas sampai sekarang belum juga berhenti.
"baby...tenangkan dirimu, aku pusing melihatmu berputar-putar tidak jelas seperti itu" keluh siwon, kyuhyun berhenti dan menatap tajam siwon,
"bagaimana aku bisa tenang, ini sudah 2 jam tapi mereka belum juga kembali, bagaimana kalau jerapah itu macam-macam pada baekki, aish...semua ini salahmu, aku tadi kan sudah melarangnya, tapi kamu dengan mudahnya mengijinkan" kyuhyun benar-benar marah dan kesal pada siwon,
"aigoooo...baby, kamu tahu kan namja itu membawa dampak baik, dan aku rasa tidak mungkin dia melakukan hal aneh-aneh, mereka pasti tahu yang baik dan yang buruk, jadi tenangkan dirimu ne" siwon terus berusaha menenangkan kyuhyun yang uring-uringan tidak jelas siwon.
"dampak baik dari mana? harusnya dia itu kesini minta ijin dulu sama kita, baru itu namanya namja bertanggung jawab, jangan seperti ini sembunyi-sembunyi" sangkal kyuhyun, seperti inilah kalau mereka sudah mulai berdebat pasti tidak ada yang mau ngalah.
"eerr... iya juga sih, tapi kalau dia kesini minta ijin apa kamu akan mengijinkannya?" tanya siwon, kyuhyun terlihat memikirkan kata-kata siwon tadi.
"tentu saja tidak, enak saja main ngajak-ngajak anak orang" siwom hanya geleng-geleng kepala mendengar jawaban kyuhyun, bagaimana bisa tadi mengatakan suruh minta ijin sementara itu kyuhyun tidak mengijinkannya.
"jadi kesimpulannya, dia tidak minta ijin ke kita karena tahu kamu tidak mengijinkannya baby" jelas siwon, kyuhyun hanya diam mendengarkannya.
"yah...kok jadi kamu yang marah, harusnya aku yang marah, karena kamu sudah seenak jidat mengijinkannya pergi, aish..." kyuhyun masih kesal dan marah pada siwon.
"ne...ne mianhae ne babykyu yang cantik, manis dan menggemaskan" kata siwon dengan sedikit merayu. masih sempat-sempatnya merayu sang istri yang sedang marah seperti harimau yang sedang lapar.
.
.
.
kedua namja tampan nan mempesona masih juga berjalan menyusuri jalan raya, entah sudah berapa lama mereka berputar-putar dijalan itu tetapi yang dicari beum juga ketemu.
BRUKK
tanpa sengaja minho menabrak seorang yeoja yang membawa barang belanjaan ditangannya, yeoja itu nampak marah dan menatap tajam minho.
"yak...anak muda, kalau jalan itu lihat-lihat pabbo" bentak yeoja itu sembari memunguti barang belanjaannya yang berceceran dijalan, dengan segera minho membantu memunguti belanjaannya yeoja tadi.
"mianhae ahjumma, aku tidak sengaja, sungguh mianhae ne" minho merasa tidak enak dan meminta maaf pada yeoja tadi, suho pun ikut membantu minho memunguti belanjaan yeoja tadi.
"ck, lain kali kalau jalan itu pakai mata biar gak nabrak orang" kata yeoja itu.
"ahjumma, jalan itu pakai kaki, bukan mata" sangkal minho, rupanya minho mau cari mati dengan yeoja itu, jelas-jelas sudah marah masih saja ngeyel.
"mwo? yak, kalau dikasih tau itu didengar jangan..."
"UMMA..." perkataan yeoja tadi terpotong oleh teriakan seorang yeoja yang tiba-tiba lari menghampiri yeoja tadi."umma kenapa sih? marah-marah terus?" tanya yeoja kecil itu, bukan kecil sih maksudnya seumuran dengan suho.
"minnie, kok kamu kesini?" sementara itu yeoja yang dipanggil minnie itu hanya tersenyum dan mengambil belanjaan sang umma. minho dan suho hanya diam memperhatikan keduanya.
"err...annyeong, mianhae ne ummaku sudah marah-marah pada kalian" minho dan suho nampak kikuk sendiri mendengar permintaan maaf dari yeoja tadi. umma sama anak sangat berbeda, ummanya judes dan galak sementara anaknya sopan dan ramah.
"yak taeminie,,,, kenapa kamu yang meminta maaf, harusnya mereka yang meminta maaf, mereka yang sudah menabrak umma..." taemin pun menarik tangan sang umma dan pergi meninggalkan tempat itu, minho hanya diam mematung meperhatikan tingkah mereka.
"hyung..." panggil suho, minho hanya diam dan terus memperhatikan dua yeoja yang sudah pergi meninggalkan tempat itu. "hyung...hyung kenapa sih?" suho mengibas-ngibaskan tangannya di depan wajah minho, minho mulai tersadar dari lamunannya dan nampak bingung.
"eh? iy suho, ada apa?" tanya minho balik, suho menghela nafas berat.
"hyung...itu kenapa sih? melamun saja, kajja kita cari baekki lagi" kata suho pergi meninggalkan minho yang masih berdiri mematung. "yak..hyung kenapa masih disitu, cepat kita pergi mencari baekki" minho pun berjalan mengikuti suho.
"eh? ne ne... cerewet sekali sih". spertinya suho sudah tahu apa yang membuatsang hyung melamun sedari tadi.
"eh hyung? hyung suka yah sama anak ahjumma galak tadi, siapa namanya taeminnie atau apalah tadi?" goda suho, minho memincingkan matanya mendengar pertanyaan suho.
"sok tahu kamu,,, hyung hanya merasa aneh saja, bagaimana bisa umma sama anak sifatnya berbeda jauh kayak gitu, kita saja memilik sifat seperti mommy, evil, usil, keras kepala, manja dan masih banyak lagi, oh iya kalau kamu memiliki sifat lemot bin pabbonya daddy" kata minho sedikit mengejek suho.
"yak, hyung jangan mulai deh. eh tapi cantik juga loh hyung manis pula kalau dilihat-lihat, cocok kalau dijadikan yeojachingu hyung, pasti hyung bakal tunduk seperti daddy kalau didekat mommy"
PLETAKK
suho meringis kesakitan karena minho tiba-tiba menjitak kepalanya, sementara itu minho menatap tajam suho,
"jangan sembarang bicara kamu" kata minho kesal,
"wae? memangnya salah aku memujinya, dia kan benaran cantik hyung, sopan pula, atau gini saja yeoja itu biar buat aku" kata suho panjang lebar sembari terus mengelus kepalanya.
"jangan macam-macam kamu, atau kamu mau hyung jitak lagi kepalamu?" ancam minho, belum sempat minho menjitak kepala suho, suho sudah menghindarinya.
"kita pulang sajalah hyung,,, itu bocah kalau sudah capek pasti juga pulang sendiri, atau gak kalau lapar juga pulang cari mommy"
PLETAKK
"aish...hyung suka sekali sih menjitak kepala orang, tadi pagi daddy, nah belum juga setengah jam sudah jitak kepalaku lagi, jitak sekali lagi noona tadi buat aku" suho benar-benar kesal karena minho terus saja menjitak kepalanya. setelah mengatakan itu suho lari meinggalkan minho. sepertinya suho sudah mulai tertular otak evil minho
"yak, suho~ah berani kau, jangan macam-macam" terjadilah adegan kejar-kejaran antar hyung dan dongsaeng.
.
.
.
.
kyuhyun terlihat lebih tenang, pasalnya baru saja baekhyun pulang kerumah dengan diantar seorang namja. namja yang bernama chanyeol itu terlihat meminta maaf pada kyuhyun. awalnya kyuhyun hanya diam dan tidak menanggapi permintaan maafnya tapi berkat bujukkan siwon akhirnya kyuhyun memaafkannya.
"sekarang kamu boleh pergi, sebelum permintaan maafmu aku cabut" kata kyuhyun ketus dan berusaha mengusirnya secara halus.
"ne..ahjumma, saya permisi.. ahjussi gomawo ne, atas bantuannya" siwon tersenyum dan mengangguk. chanyeol pun pergi meninggalkan rumah keluarga choi.
"tuh baby, dia itu namja baik-baik, buktinya dia meminta maaf" kyuhyun menatap siwon tajam, seketika siwon menutup mulutnya dengan tangannya.
"mommy...mommy jangan marah ne" baekhyun duduk disampin kyuhyun dan meminta maaf pada kyuhyun. kyuhyun tidak menanggapinya dan masih saja diam. "mommy..." rengeknya lagi.
"haahh baiklah, mommy memang tidak bisa marah padamu" kata kyuhyun pasrah. "jangan diulangi lagi ne.." baekhyun mengangguk setuju.
"MOMMY..." teriak suho yang baru saja masuk kedalam rumah. "mommy...kami tidak... eh? baekki kok sudah pulang" suho sedikit kaget saat melihat baekhyun sudah ada dirumah.
"ne suho~ah, darimana saja hmm? yang dicari sudah pulang, kamunya baru pulang?" tanya kyuhyun balik.
"ehehehe kami juga mencarinya mommy, tapi tidak ketemu gak taunya sudah dirumah" jelas suho. minho yang baru saja datang nampak terengah-engah,
"memangnya kalian mencari dimana?" minho dan suho malah cengar-cengir gaje.
"sudahlah baby, yang penting mereka kan sudah pulang" kata siwon menengahi perdebatan antar ibu dan anak.
"diam kau wonnie, urusan kita belum selesai" siwon lagi-lagi membangunkan macan tidur, sedari tadi kyuhyun terus menatap tajam siwon, sementara itu ke 3 anaknya sudah ngacir kekamar masing.
"baiklah, kajja kita selesaikan dikamar"
"MWO? YAK JANGAN MACAM-MACAM KAU CHOI SIWON, DASAR MESUMM" siwon semakin membuat kyuhyun marah. sementara itu ketiga anaknya yang mendengar teriakan kyuhyun hanya menutup telinga sekaligus kaget disaat bersamaan. siwon hanya cengar-cengir tidak jelas.
.
.
.
.
.
TBC
kyaaaaaaaaaaaa apa ini, ffnya semakin hancur dan tidak karuan. mianhae ne kalau mengecewakan ffnya.
