MY DOG IS MY BOYFRIEND

Cast : Donghae , Yesung, Kyuhyun, etc

Disclaimer : mereka milik diri mereka sendiri dan orang tua mereka ( khusus yesung milik saya )

Genre : Fantasy, romance

Warning : Yaoi, BL, khayalan author

Summary : Aku mempunyai seekor anjing dan anjing itu adalah namjachingu ku

Dont like GO AWAY I warning you

*Happy birthday Yesung baby*

Enjoy ~

*Cerita sebelumnya*

Pemakaman Yesung diadakan di Korea, tepatnya daerah Cheonan. Kampung halamannya. Banyak orang yang menghadiri pemakamannya. Kebanyakan adalah rekan kerja Yunho. Teman-teman sekolah Yesung tidak tahu, karena memang Yesung yang memintanya di surat yang ditulisnya.

Setelah pemakaman Yesung, Yunjae pun pulang ke rumah mereka. Meski Jaejoong bersikeras untuk tinggal di rumah pemakaman itu lebih lama. Namun karena desakkan Yunho yang tidak kuat kalau melihat istrinya terus-terusan menangis melihat abu Yesung, membuat Jaejoong menuruti kemauan suaminya itu.

Sesampainya di rumah pun Jaejoong tetap menangis dan mengunci dirinya di dalam kamar Yesung yang penuh dengan kenangan mereka berdua. Berbulan-bulan Jaejoong tidak bisa melupakan kesedihannya itu. Ya, bahkan sampai sekarang..

Chapter 6

"Aku pulang~ lho kemana dia?" Donghae bertanya-tanya, kemana Yesung? Dilangkahkannya mengitari rumah kecilnya itu, namun tidak ditemukannya Yesung. "Ya sudahlah, nanti dia juga pulang kan?" Donghae mengedikkan bahunya acuh tak acuh. Dia pun masuk ke dalam kamarnya untuk beristirahat sejenak.

Sementara itu Yesung yang masih ada di depan rumahnya –dulu- hanya bersender di tembok depan rumahnya dan menahan tangisnya. Dia sangat merindukan orang tuanya itu. Ingin sekali dirinya memeluk mereka dan mengusap air mata ummanya itu. Tidak tahan berlama-lama disana karena akan membuat dia semakin tidak bisa melupakan kenangannya dulu, Yesung memutuskan untuk kembali ke rumah Donghae. Saat di jalan Kibum pun menemuinya.

"Hyung, gwaenchana?"

"Ne, nan gwaenchana. Aku hanya tidak bisa melihat eomma ku sedih dan terus menangis Bummie, eottokhae?" Yesung berkata lirih

"Apa sebaiknya aku juga menghilangkan ingatan tentang mu ke mereka seperti Donghae?" tanya Kibum ragu. Ya, Kibum membuat ingatan Donghae tentang Yesung hilang, jadi tidak heran kalau Donghae tidak mengenali Yesung. Ini permintaan Yesung sendiri.

"Anni, tidak usah Bummie-ah. Aku ingin mereka bahagia dengan kenangan kami" Yesung tersenyum palsu berusaha tidak membuat Kibum cemas.

"Tapi kenyataan nya eomma mu terus bersedih hyung, aku –"

"Sudahlah Bummie, aku tidak mau. Pergilah" Yesung berjalan meninggalkan Kibum yang menatap sedih punggung Yesung.

'Hyung, mianhae.."

0

0

"Kau darimana saja?! Kenapa baru sekarang kau pulang?!" Donghae berteriak marah pada Yesung –Bada- yang pulang ke rumah Donghae. Saat ini sudah pukul tujuh malam, jadi Yesung berubah menjadi Bada.

"Ngukk" (mian bahasa anjing saya tidak tahu #plak)

"Hah~ sudahlah tidak ada gunanya aku bertanya pada mu sekarang. Kau sudah makan?" tanya Donghae

Bada menggeleng tanda belum. "Ini, makanlah" Donghae memberi tulang sisa kemarin kepada Bada. "Mian, aku Cuma punya ini untuk makan malam mu" sesal Donghae.

'Gwaenchana hae, tapi aku sedang tidak nafsu makan'

"Kau tidak mau? Apa tidak enak? Kau harus makan, nanti kau sakit" kata Donghae khawatir

'Apa kau mengkhawatirkan ku Hae? Aku senang kau memperhatikanku'

"Kau benar-benar tidak suka ya?" ucap Donghae sedih.

'Anni Hae, aku hanya tidak nafsu makan. Baiklah, aku tidak mau kau sedih. Aku akan makan tulang ini'

"Akhirnya kau mau makan juga Bada, aku senang sekali" Donghae tersenyum manis dan mengusap lembut bulu Bada. "Kau memang anjing yang pintar"

DEG

'Jadi kau menanggap ku hanya sebagai anjingmu saja? Seharusnya aku sudah tahu itu dari dulu. Kau memang bodoh Kim Yesung'

"Aku mau tidur dulu. Jaljayo" Donghae masuk ke dalam kamarnya setelah menaruh selimut di dekat Bada.

'Nado jaljayo, Hae'

0

0

Di Incheon airport terlhat seorang namja paruh baya yang baru saja turun dari pesawat. Namja itu terlihat menghubungi seseorang.

"Ne, aku sudah sampai di Seoul"

"..."

"Aku sedang perjalanan kesana. Kau tenang saja. Sudah dulu ya. Annyeong" Namja itu pun menutup telpon nya dan menaiki taksi ke suatu tempat.

0

0

Hari ini Yesung bekerja di restaurant milik Siwon. Donghae tidak bisa ikut karena harus mengikuti ujian akhir nya sampai sore karena sebentar lagi dia akan lulus.

"Selamat datang" sapa Yesung pada pelanggan restaurant itu. "Anda ingin pesan apa?" ucap Yesung ramah. "Aku ingin chocolate cake roll dan capucinno" kata si pelanggan. "Baik, satu chocolate cake roll dan satu cappucinno. Total 2000 won" setelah membayar si pelanggan mencari tempat duduk dan memakan pesanannya.

"Yeobo!" kata seorang namja yang cukup tampan ke istrinya –si pelanggan- tadi. Dia pun tersenyum dan menghampiri sang suami.

"Kapan kau datang? Kenapa tidak langsung kesana saja?" tanya sang istri yang bernama Tan Heechul ke suaminya itu.

"Anni, aku ingin makan siang dulu. Sekalian melihat istriku yang cantik ini" kata sang suami Tan Hangeng seraya mencium pipi Heechul, membuat sang istri tersenyum malu.

"Ini di tempat umum yeobo, oh ya kau mau pesan apa? Biar aku yang pesankan" tawar Heechul

"Anni, aku saja yang pesan. Kau tunggu disini ne? Hangeng berdiri dari duduknya dan berjalan menuju meja kasir. Yesung yang melihat Hangeng langsung membelalakan matanya. Wajahnya pucat dan keringat dingin mengalir di wajahnya.

Yesung POV

Eottokhae? Han uilsanim kesini. Dia pasti akan langsung mengenaliku! Kibum-ah, tolong aku.. Dia semakin dekat, aku harus bagaimana? Aku tidak mau dia mengenaliku, aku harus memutar otak ku! Ah ada Siwon! Aku harus bicara padanya.

"Bos!" panggilku setengah berbisik padanya. Saat aku bekerja aku memanggilnya Bos, meski dia keberatan.

"Ada apa hyung?" tanyanya heran.

"A-aku ingin ke toilet, tolong gantikan aku" pintaku dengan Bada eyes yang berkapasitas tinggi (?). Dia pasti tidak bisa menolaknya.

"Baiklah" Ya kan? Dia pasti tidak akan menolak Bada eyes ku. Segera aku berlari menuju toilet. Fiuh, untung aku tidak jadi bertemu dengannya. Tidak kusangka dia akan kesini.

Yesung POV end

Siwon pun melayani pesanan Hangeng, Yesung mengintip dari balik pintu dapur yang ada dibelakang meja kasir. Setelah memastikan pasangan Hanchul itu pergi dari restaurant, Yesung pun bernafas lega.

"Hyung, kau sedang apa?" Siwon tiba-tiba berdiri di depan Yesung membuat Yesung kaget setengah mati.

"Kau mengagetkanku! Ah, bos hehe, aku tidak sedang apa-apa. Ba-baiklah aku kembali bekerja" Yesung pun kembali ke tempatnya (?) dan mulai melayani pesanan lagi, menyisakan Siwon yang memandangnya heran.

0

0

"Kyu, bagaimana ujianmu tadi? Bisa kan?" tanya Donghae ke Kyuhyun. Mereka sedang dalam perjalanan ke rumah Donghae menaiki mobil Kyuhyun.

"Tentu saja hyung. Soal begitu terlalu mudah bagiku. Haha" kata Kyuhyun sambil tertawa sombong

"Kau ini sombong sekali Kyu, ah sudah sampai. Gomawo sudah mengantarku Kyu. Annyeong" Donghae hendak membuka pintu mobilnya namun tangan nya ditarik oleh Kyuhyun.

"Wae?"

"Ada yang ingin aku bicarakan Hyung" kata Kyuhyun serius

"Katakan saja. Ada apa?"

"Saranghae hyung"

"M-mwo?"

"Jeongmal saranghae Lee Donghae. Aku mencintaimu dengan tulus" ucap Kyuhyun tegas, tidak ada sorot kebohongan dimatanya.

"Kau pasti hanya mengasihani ku saja Kyu" Donghae membuang pandangannya dari Kyuhyun, namun dengan cepat Kyuhyun menangkupkan kedua tangannya ke pipi Donghae. Membuat keduanya saling bertatapan.

"Lihat aku hyung, aku benar-benar tulus mencintaimu. Bukan karena kasihan atau yang lain"

Donghae bingung harus menjawab apa. Di satu sisi dia senang ada orang yang tulus mencintainya, namun entah kenapa tiba-tiba dia teringat dengan Yesung.

"Kau tidak harus menjawabnya sekarang hyung. Aku akan memberimu waktu satu minggu. Setelah itu kau bebas boleh menerimaku atau tidak. Tapi aku akan meyakinkan perasaanku padamu dan juga membuatmu merasakan hal yang sama denganku hyung" Kyuhyun melepas tangannya dari pipi Donghae. "Masuklah" katanya sambil tersenyum. Bukan senyum evil, tapi senyum yang benar-benar manis.

"Ne" Donghae membuka pinu mobil dan langsung masuk ke dalam rumahnya.

"Aku harap kau memilihku hyung" gumam Kyuhyun dan melajukan mobil nya.

0

0

Donghae menggeliat pelan saat merasakan panasnya sinar matahari yang masuk ke dalam kamarnya. Dikerjap-kerjapkan mata cantiknya sebelum membiasakan dengan cahanya yang menyilaukan matanya. Segera dilangkahkan kakinya menuju kamar mandi untuk membasuh tubuhnya. Setelah itu dia pun berganti pakaian dengan seragam sekolahnya.

Donghae pun membuka pintu kamarnya dan langsung disambut oleh bau harum masakan Yesung. "Selamat pagi Hae" sapa Yesung sambil tersenyum manis ke belakang, sementara tangannya sedang memotong wortel untuk omlet nya. Menyadari Donghae yang tidak bersemangat dan malah melamun, buru-buru diletakkannya pisau dan wortel itu dan menghampiri Donghae.

"Wae? Kau sakit?" tanya Yesung dan memegang dahi Donghae. "Tidak panas" kata Yesung seraya menjauhkan tangannya. "Tidak mau cerita heum?"

"Cepat masak, aku sudah lapar" kata Donghae lesu, mengalihkan pertanyaan rupanya.

"Arraseo, kalau kau tidak mau cerita ya sudah" Yesung bangkit dari duduknya dan kembali memasak.

Sementara itu, Donghae hanya memandang sendu sosok Yesung yang memunggunginya.

0

0

Di kelas pun Donghae tidak bisa konsentrasi. Beruntung saat ini siswa kelas tiga tidak sedang ujian akhir. Karena mereka sedang mengikuti pelajaran tambahan. Pikirannya terus tertuju pada kejadian kemarin malam. Apa yang harus dilakukannya? Seharusnya dia tidak perlu galau seperti ini. Toh dia juga sedang single bukan? Tapi kenapa dia terus memikirkan Yesung? Apa mungkin dia menyukainya? Dengan cepat dia menggelengkan kepalanya. Anni! Tidak mungkin dia menyukai anjing nya sendiri.

"Lee Donghae-ssi, ada masalah?" tanya Baek seosaengnim

"A-anneyo seosaengnim. Silahkan lanjutkan" kata Donghae gugup

"Jangan melamun di kelas!"

"Nde, seosaengnim" ujar Donghae lesu

0

0

'Kenapa jam segini Donghae belum pulang juga?' Bada bergerak-gerak gelisah. Ekornya dikibas-kibaskan nya bukan karena senang tapi cemas. Ini sudah jam setengah 8, tapi Donghae belum pulang juga. 'Aku harus mencarinya!' Bada pun berlari keluar melalui lubang anjing di bawah pintu depan.

Bada mengendus jejak Donghae di jalan, tapi tidak ditemukan juga sosok Donghae. 'Apa dia masih ada di sekolah?' Bada pun memutar arah berlarinya dan menuju sekolah Donghae meski jaraknya sangat jauh.

Sesampainya di sekolah, Bada masuk ke dalam gedung sekolah. Ditajamkannya indera pendengaran nya guna mencari suara Donghae. Juga indera penciumannya. Saat melewati sebuah kelas Bada menghentikan larinya. Dia langsung menggonggong melihat Donghae dengan kondisi lebam disana sini. Wajahnya pun penuh dengan darah. Bada berusaha membangunkan Donghae tapi sepertinya Donghae pingsan.

Yesung/Bada POV

Bagaimana ini? Bagaimana bisa Donghae dipukuli seperti ini? Aku harus membawanya ke rumah sakit! Tapi aku sedang dalam sosok Bada, aku tidak mungkin membawanya. Tunggu dulu, pil itu! Ya pil yang diberikan Kibum tempo hari. Pil warna kuning itu aku harus memakannya. Untung aku masukkan dalam tabung kecil di kalung ku ini. Aku pun membuka tabung itu meski dengan kesusahan. Segera ku makan pil itu. Donghae, bertahanlah. Aku akan segera membawamu ke rumah sakit.

Yesung/Bada POV end

Setelah memakan pil itu, tiba-tiba tubuh Bada menjadi panas. 'Panas sekali, Kibum awas kau. Arrgghh!' Bada melolong kesakitan tubuhnya pun ambruk seketika. Lama-lama tubuhnya berubah menjadi manusia kembali. Dia pun berusaha untuk berdiri dan mengangkat tubuh Donghae meski dengan susah payah karena badannya masih lemas. Digendongnya Donghae ala brydal style dan berlari keluar menuju rumah sakit. Untung jarak rumah sakit dengan sekolah tidak terlalu jauh.

"Dokter! Tolong dia! Ppali!" Yesung berteriak frustrasi. Dengan sigap, suster dan dokter membaringkan Donghae di tempat tidur dan didorongnya menuju ruang UGD. "Mianhamnida, silahkan Anda tunggu di luar" Yesung menurut dan duduk di depan ruang UGD. Tubuhnya lemas, wajahnya terkena darah Donghae. "Aku mohon, bertahanlah Hae" gumam Yesung lirih.

BRUKK

Tubuh Yesung terjatuh dari kursi nya. Orang-orang yang melihatnya langsung memanggil dokter untuk membawanya untuk diperiksa. Ya, setelah meminum pil kuning itu, Yesung akan pingsan selama seminggu. Itu yang dikatakan Kibum padanya.

"Tan uilsanim, ada pasien yang pingsan" kata suster pada dokter disana.

"Baiklah, dimana dia?" tanya Tan uilsanim yang tak lain adalah Tan Hangeng.

"Lewat sini" Mereka pun bergegas menuju ruang Yesung dirawat. Hangeng yang melihat sosok Yesung langsung terkejut dan ketakutan "Ye-yesung?"

TBC ^^

Mian baru update sekarang. Cuma sekedar pemberitahuan aja. Karena besok senin adalah hari pertama saya masuk kuliah, maka mungkin saya akan lama updatenya. Karena pagi sampai sore saya harus kerja dilanjut sore kuliah sampai malem *curcol*. Mungkin seminggu sekali atau dua minggu sekali saya update.

Balasan review :

laila.

Iya, mereka baru ketemu sekali. Bagus? Terima kasih.. Gomawo udah review ^^

ayuni

haha kaget ya? Saya juga kaget #plak

terima kasih sudah bilang bagus ^^

Saya juga nangis liat Yesung menderita *dibakar*

Iya tuh kibum kan yg buat pil nya. Jadi agak ekstrim gitu~

Yesung seme tapi tetep manis :*

Gomawo udah review ^^

Iya mereka jatuh cinta pada pandangan pertama. Kasian kenapa?

Gomawo udah review ^^

andikadwiprasetyo8

Ini udah lanjut :) Seme nya yesung uke nya donghae. Gomawo udah review ^^

magie april

Jangan sedih, ini sudah takdir yesung #plakk

Gomawo udah review ^^

chocolatess

*Ikutan ngangguk-ngangguk*

Kibum yang buat Hae gak kenal ama Yesung.

Gomawo udah review ^^

Cloud'yeppa

Iya itu Donghae. Gak mungkin kan Siwon malu-malu gitu -_-

Kibum yang buat Hae gak inget ama Yesung.

Gomawo udah review ne ^^

Jung Soo Kyung

Ini udah lanjut. Gomawo udah review ne ^^

dew'yellow

biar kerasa feel nya kalau panjang (?)

Iya mereka udah pernah ketemu. Wani piro? #plakk

Perasaan setiap chap ada yehae momentnya deh

Gomawo udah review ne ^^

Rilianda Abelira

Nanti akan dijelaskan pelan2. Gak janji ya #plakk

Gomawo udah review ne ^^

Lullu48129

Terima kasih dapet feel nya xD

Iya, saya juga merasa kehilangan T.T

Gomawo udah review ne ^^

Lee Haevi

Ini udah lanjut. Gomawo udah review ne ^^

cloud3024

*nyodorin tissue*

Udah jelas kan hae gak ngenalin Yesung? Kibum yg ngebuat hae gak ngenalin Yesung.

Gomawo udah review ne ^^

Jisaid

Haha iya saya nyadar saya gak bisa bikin yg panjang2 (?)

Gomawo udah review ne ^^

Sekali lagi jeongmal gomawo buat yg udah review :)

Review lagi ne?