My Destiny is Care about You
Author : AiMii YunJaeshipper
Rated : T
Chapter : 4
Genre : School, Romance
Disclaimer : Yunho dan Jaejoong adalah cast milik agency mereka masing-masing dan Tentunya Tuhan yang Maha Esa. Author sedang dilanda kerinduan yang mendalam habis liat senyuman jaemma di fanmeeting pas fans teriak-teriak nama Yunho (author curhat). INGAT FF INI 1000% MILIK AUTHOR !
WARNING ! BOY X BOY ! SHONEN AI ! YAOI ! Author sudah memperingatkan ! DON'T LIKE DON'T READ ! Tidak menerima Bash.
AKTFYUNJAE2013
*Jaejoong POV*
Kubuka mataku perlahan. Aku masih merasa pusing akibat serangan mendadak yang kuterima tadi. Siapapun itu aku tidak akan memaafkannya karena sudah menjebakku. Ini salah Jung Yunho juga karena ruang UKS dan gedung kelas 2 itu jauh sehingga aku pulang lebih telat seperti biasa. Kulihat pandangan di sekitarku.
"Eodiga?" aku bergumam pelan. Kulihat pintu di depanku. Aku berjalan lalu mencoba membuka pintu dengan sisa tenaga. Tetapi pintu tua itu tidak mau terbuka.
"eotokhe?" air mataku hampir menetes mendapati aku hanya sendirian di ruangan ini. Kurasakan ketakutan yang amat mendalam. Aku tidak mau merasakan kesepian seperti ini. Aku membenci ini. Aku berlutut dan kudapati ada secarik kertas di bawah selip pintu. Kuambil dan kucoba membacanya dalam cahaya lampu yang remang-remang.
"JAUHI JUNG YUNHO ATAU PENDERITAANMU AKAN TERUS BERLANJUT"
Kubelalakkan mataku. SIAL. Aku tak tau harus bagaimana sekarang.
"Mwo? Apa maksudnya?" aku mengernyitkan dahiku. Kali ini air mataku sukses mengalir. Aku merasa sangat ketakutan saat ini. Tapi hanya ada satu nama dalam pikirannya saat ini.
"Jung Yunho.. Tolong aku." Entahlah mengapa hanya terpikir nama itu dibenakku. Seharusnya melihat kertas tadi aku harus tahu bahwa Yunho merupakan ancaman untukku. Tapi, hanya ada dia di benakku. Orang yang memaksaku, 4 hari ini kurawat dan aku rasa aku telah mencintainya. Senyumannya, cara ia memandangku, aku menyukai segalanya. Kali ini aku hanya bisa berdo'a semoga tidak terjadi apa-apa padaku.
AKTFYUNJAE2013
*Yunho POV*
"Mwo? Kim Jaejoong belum meninggalkan sekolah?" aku saat ini tengah menggebrak meja penjaga keamanan sekolah. Bagaimanapun juga ini tidak lucu. Aku kembali ke sekolah karena ingin melihat malaikatku itu apakah sudah pulang apa belum. Tapi, Lee-ahjussi , penjaga keamanan sekolah ini, mengatakan bahwa sedari tadi siang ia belum melihat Jaejoong pulang. Sial, ini sudah jam 9 malam.
"n,ne Yunho-ssi. Daritadi siang saya di pos security dan masih belum melihat Jaejoong-ssi pergi meninggalkan gerbang sekolah." Jelas Lee-ahjussi sembari menatap Yunho sedikit ketakutan. Tentu saja, Yunho adalah salah satu dari anak donatur terbesar di sekolah ini. Baik guru maupun para petugas di DongBang HighSchool tak ada yang dapat membantah perintah Yunho.
"Apakah kau sudah memeriksa seluruh kamera CCTV Lee-ahjussi?"
" ? belum Yunho-ssi."
"Cepat tunjukkan padaku semua rekaman kamera CCTV di sekitar ruang UKS dan kelas 2 pada rentang waktu jam 4-5 sore. Ppali!" Kataku sedikit membentak.
Dengan gugup, Lee-ahjussi segera memeriksa seluruh kamera CCTV. Beberapa saat kemudian aku menemukan ada yang janggal.
"STOP pada kamera 4!" perintahku. "Bukankah itu Cho Kyuhyun? Jam berapa ia pulang dari sekolah tadi?"
"Sekitar jam 5 sore, Yunho-ssi"
Sekarang aku benar-benar merasa Lee-ahjussi berguna. Ingatannya memang bagus karena dapat mengingat siswa di DongBang High School. "Lanjutkan." Aku memberi perintah pada Lee-ahjussi lalu melihat ke arah mana Kyuhyun. Dan mendapati Kyuhyun menyekap Jaejoong ke satu arah yang tak dapat ditangkap seluruh kamera CCTV di sekolah ini.
"Mereka pergi ke arah mana?"
"Satu-satunya tempat yang tak bisa dijangkau kamera CCTV adalah gudang tua bekas gudang olahraga."
"Antarkan aku kesana sekarang!"
AKTFYUNJAE2013
*Author Pov*
Jaejoong merasakan kakinya yang mulai gemetaran karena cuaca mulai terasa dingin. Bibir yang biasanya semerah cherry kali ini mulai memucat. Dilihat dari suasana di luar sana Jaejoong memperkirakan ini adalah tengah malam. Digesek-gesekkan tangannya berharap mendapat sedikit kehangatan.
SRAK.. SRAK.. SRAK..
Jaejoong mendengar langkah kaki mendekat menuju ke tempatnya.
SRAK.. SRAK.. SRAK..
Dan semakin lama semakin terdengar jelas. GOD! Siapapun itu Jaejoong berdo'a dalam hatinya agar bukan hantu gumiho yang datang. Ia lebih baik melihat Boneka gajahnya bertransformasi menjadi gajah sungguhan daripada melihat hantu.
SRAK.. SRAK.. SRAK.. BRAK
Tepat disaat Jaejoong menutup matanya dan berdoa agar yang menyelamatkannya adalah Boneka gajahnya yang bertransformasi. Pintu di depannya terbuka dan memperlihatkan sosok Yunho, Yoochun-sunbae dan Lee-ahjussi.
"Jung Yunho..." Ucap Jaejoong lirih.
"Joongie!" Dengan tertatih Yunho menghampiri Jaejoong. Ingat, Kaki Yunho masih dalam proses penyembuhan.
"omo! Badanmu dingin sekali, sudah berapa lama kau disini?" Yunho berusaha berlutut dan memegang telapak tangan kanan Jaejoong. Raut khawatir terlihat dari wajah tampannya.
"Aku akan membawanya Yun. Segera kita bawa ke rumah sakit." Yoochun segara membopong Jaejoong ala bridal style.
"Cih, kalau saja kakiku tidak sakit, akulah yang harus melakukan itu Chun." Yunho hanya berdecih kesal sambil melihat sekeliling gedung tersebut. Dilihatnya kertas yang sudah teremas oleh Jaejoong di salah satu sudut ruangan.
"JAUHI JUNG YUNHO ATAU PENDERITAANMU AKAN TERUS BERLANJUT"
"DAMN! Apa maksudnya ini?" diremasnya kuat kertas tersebut. "Saat ini aku harus mulai dengan Cho Kyuhyun. Seingatku dia menyukai Changmin. Hmmm" Sambil tertatih-tatih mengikuti Yoochun dan Lee-ahjussi dari belakang, Yunho menekan tombol call no.4 di handphonennya.
"HYUUUNG! Tumben sekali, Ada apa menelponku?" Suara berisik Shim Changmin langsung terdengar di ujung telepon.
"Ish, aku mau minta tolong padamu" Yunho sedikit menjauhkan hpnya dari telinganya.
"Ara. Ara. Ada apa?"
"Tadi sore Kyuhyun menyekap Jaejoong di gedung tua di belakang sekolah."
"Mwo? Cho Kyuhyun siswa kelasku? Tak salah hyung?"
"um, rekamannya ada di kamera pengawas."
"Sialan Cho Kyuhyun! Beraninya ia menyekap ummaku ! Ara hyung! Aku akan menginvetigasinya!"
"Umma? Ah, terserah kau sajalah, sankyu Changmin."
"ne, hyung."
PIP
Yunho menekan tombol merah di handphonenya. Siapapun itu, baik Cho Kyuhyun ataupun siapapun yang menyuruh Kyuhyun menyekap Jaejoong, tak akan ia maafkan.
.
.
Changmin masih melihat layar handphonenya. Panggilan dari hyungnya tadi sangat mengganggu pikirannya. Cho Kyuhyun menyekap Kim Jaejoong, ummanya? Baiklah, Changmin sudah mengklaim Kim Jaejoong sebagai ummanya karena Yunho sudah dianggap sebagai appa oleh Changmin. Karena itu, sama seperti Yunho, ia tak kan memaafkan orang yang berbuat ini pada ummanya.
Seingat dia Kyuhyun adalah orang yang pendiam. Tak mungkin sekali ia melakukan itu. Pasti ada seseorang yang menyuruhnya. Changmin membulatkan tekad untuk membuntuti Kyuhyun besok.
AKTFYUNJAE2013
Yunho saat ini berdua dengan Jaejoong di salah satu kamar rumah sakit. Yoochun masih membeli makanan di kantin, sedangkan Lee ahjussi tadi hanya mengantarkan hingga gerbang sekolah. Yunho juga sudah Yunho masih menatap khawatir pada tubuh Jaejoong yang kini terbaring di kasur rumah sakit. Di pegangnya telapak tangan Jaejoong. Menggenggamnya erat.
"Bangunlah... aku sangat khawatir padamu." Suara Yunho terdengar lirih.
.
.
"Jae-hyung, kuharap kau baik-baik saja." Kim Junsu sedikit berlari di lorong rumah sakit. Ia sangat khawatir pada hyungnya karena tadi Yunho meneleponnya. Tentu saja karena di ponsel Jaejoong, orang yang paling sering ia telefon adalah Kim Junsu.
BRUK
Tak sengaja Junsu menabrak seseorang di depannya yang sedang membawa banyak roti.
"Ah~ Mianhaeyo." Junsu membungkuk lalu membantu orang tadi memunguti rotinya yang berserakan.
"Ne. Gwenchana."
Junsu mendongakkan kepalanya melihat siapa orang yang ditabraknya. Matanya terbelalak dan bibirnya menjadi bulat sempurna.
"Yoo.. Yoochun-sunbae?"
"ah, kau pasti Kim Junsu ya ? akan kuantar kau ke tempat Jaejoong. Ah, kau bisa membantuku membawa roti-roti ini?" Yoochun segera menabak siapa orang di hadapannya.
"n..ne sunbae." Kim Junsu sedikit gugup menghadapi Yoochun.
"Kau boleh memanggilku Yoochun kalau kau mau." Kata Yoochun sambil tersenyum.
"ne.." Junsu hanya tersenyum gugup.
.
.
Yunho melihat ke arah pintu yang baru terbuka dan menampakkan sosok Junsu dan Yoochun. Yoochun hanya menaruh roti-roti yang tadi ia bawa di meja dan segera duduk di salah satu sofanya. Sedangkan Junsu segera menghampiri Jaejoong yang masih tak sadarkan diri.
"Hyung, siapapun yang melakukan ini padamu aku takkan memaafkannya."
"Cho Kyuhyun. Dia kunci dari semua ini. Ne, Kim Junsu, kau mau kan membantuku mencari siapa yang melakukan ini pada Jaejoong?"
"Tentu saja Sunbae!" kata Junsu mantap.
"Kita lihat saja besok di sekolah, Yunho. Hoobae kesayanganmu, Shim Changmin, pasti sudah bertindak cepat menghadapi kejadian ini." Yoochun berkata santai sambil memakan salah satu rotinya.
AKTFYUNJAE2013
-DongBang High School keesokan harinya-
-kelas 1-B-
"ne Cho Kyuhyun." Changmin berdiri di samping bangku Kyuhyun sambil melipatkan tangannya.
"ada apa changmin ah?" Kyuhyun mendongakkan kepalanya dan bertatapan dengan Changmin.
Changmin segera menarik bangku di depan Kyuhyun dan duduk berhadapan dengannya. "Kemarin, ummaku, ah, maksudku Kim Jaejoon disekap di gudang belakang. Apa kau tau sesuatu?" Tanya Changmin dengan tatapan menyelidik.
"M-mwo? Apa yang sedang kau bicarakan?" Kyuhyun hanya menundukkan kepalanya menghadapi pertanyaan Changmin.
"Apa ini semua ada hubungannya dengan keluarga Go?"
"Ti-tidak."
"Sudah kuduga kau yang melakukannya. Penolakanmu itu menjelaskan semuanya. Hem.. Apa Go Ahra yang menyuruhmu?" Changmin langsung to-the-point pada pertanyaannya.
"Kumohon Changmin-ah, jangan laporkan ini pada Yunho-sunbae. Beasiswaku pasti akan dihentikan oleh 'Tuan Putri'." Kyuhyun menarik lengan baju Changmin. Memohon padanya.
"Mwo? 'Tuan Putri'?" Changmin terkikik geli mendapati Kyuhyun memanggil Go Ahra dengan Tuan Putri. "Kau itu bisa bersekolah disini karena orang tua Go Ahra! Bukan dia! Itu juga karena prestasi matematikamu paling baik, Kyu! Bisa-bisanya kau takut pada nenek lampir macam dia!"
Kyuhyun hanya menatap Changmin bingung. Untunglah Changmin tidak terlalu keras berteriak padanya hingga tidak menarik perhatian di kelas.
"Sudahlah. Percaya padaku. Apapun yang Go Ahra lakukan padamu, mereka tidak akan mencabut beasiswamu. Kalau dia berani macam-macam bilangkan saja padaku. Akan kubantu kau balas dendam. Beraninya dia menjadikan orang lain sebagai bonekanya. Cih." Kata Changmin lalu meninggalkan Kyuhyun yang tertunduk. Menyesali perbuatannya.
.
.
"Hyung, aku sudah tau siapa dalang di balik penyekapan umma"
"Cepat beritau padaku! Memang siapa?"
"Go Ahra. Dia merupakan majikan dari Cho Kyuhyun. Bila kyuhyun tak menuruti perintahnya ia mengancam akan mengambil beasiswa Kyuhyun."
"MWO? GO AHRA? Sialan. Aku pasti akan membalasnya. Thanks Changmin."
"Apapun untukmu Hyung."
Changmin menutup handphone flip miliknya setelah membalas pesan terakhir ke Yunho. Ujung bibirnya tertarik seraya bergumam, 'lihatlah Go Ahra, kau akan mendapat balasannya.'
.
.
Yunho masih terus menatap layar handphone miliknya.
"Jadi? Apa yang akan kau lakukan pada Go Ahra, Jung Yunho-ssi."
"Kita lihat saja Yoochun. Aku pasti akan membalasnya. Dia yang menyebabkan Jaejoong masih terbaring di rumah sakit." Tangan Yoochun mengepal erat, menahan emosinya.
"Aku akan selalu mendukungmu, Yunho. Aku tau nenek stalker seperti dia harus diberi pelajaran."
Pikiran Yunho masih terus melayang. Membayangkan rencana yang akan ia lakukan. Apapun yang Go Ahra lakukan, ini sudah keterlaluan dan Yunho pasti akan membalas perbuatannya yang satu ini.
Segera dihubungi nomor Go Ahra yang tersimpan di handphonennya. Jangan salahkan Yunho, Go Ahra sendiri yang tiba-tiba mengambil handphone Yunho dan menyimpan nomornya dengan nama "Cute Go Ahra" dan langsung diubah menjadi "Stalker" oleh Yunho. Ternyata sekarang nomor itu berguna juga.
"ne, Ahra-ssi aku ingin bertemu denganmu. Besok jam 3 siang di Cassiopeia cafe. Ne. Ne. Gomawo."
Pip. Yunho menutup percakapannya dengan seringai menakutkan di wajahnya. Yoochun yang melihatya hanya menggelengkan kepalanya. Ia tau, siapapun takkan bisa melawan Jung Yunho. Siapapun yang melawannya pasti akan habis olehnya. Kali ini giliran Go Ahra.
AKTFYUNJAE2013
Awalnya mau post Chap 4 pas ultah Yunppa. Tapi banyak masalah yang datang (_ _)
Saengil Chukkae Jung Yunho ^0^)/
Banyak typo di ff ini ya ? Mianhaeyo yorobun~
Di review ya ? Gomawo :*
