Author : Kim Hyenni

Title : PHP

Cast :

Lee Hyukjae aka Eunhyuk (y)

Lee Donghae aka Donghae (n)

Main Cast : Cari tau aja sendiri #author capek nulis

Summary : "Kata orang ciuman dikening itu tanda sayang. Mungkin Donghae masih sayang padamu hyuk"/ "Hyukkie kapan kau sadar dan peka dengan perasaanku. Mianhae"

Chapter 3

Auhtor Pov

"Donghae-ah" ucap Hyukkie dengan suara yang bergetar menahan tangis. Iya terkejut melihat apa yang ada dihadapannya. Donghae yang berdiri tak jauh darinya memegang sebuah kue stroberry yang terdapat lilin yang menyala diatasnya. Dan sebuah meja makan yang sudah disulap menjadi sebuah meja makan yang banyak berbagai makanan diatasnya.

Eunhyuk hanya terdiam diambang pintu dapur menahan tangisnya. Donghae pun mendekatinya masih sambil membawa kue stroberry itu. "Sengiel Chukahamnida Lee Hyukjae" ucap Donghae tersenyum. Eunhyuk hanya diam memikirkan kata-kata Donghae. Ternyata hari ini adalah ulang tahun Eunhyuk yang ke 18 belas. Bagaimana bisa dia melupakan ulang tahunnya hari ini. Padahal keluarganya dan kibum sudah memeberi ucapan. Apa karna Eunhyuk terlalu memikirkan soal ujian tadi. Eunhyuk pun menatap Donghae dan kue ulangtahunnya secara bergantian. Sedih datang melanda hati eunhyuk karna orang tuanya tidak disini merayakan ulangtahunnya. Tapi begitu melihat donghae semua kesedihannya hilang, setidaknya masih ada donghae yang mau merayakannya.

"Kenapa diam saja ayo cepat tiup lilinnya" ucap donghae yang membuat eunhyuk tersadar. Dengan segera eunhyuk meniup lilin yang ada diatas kue itu.

"tapi sebelum itu make a wish dulu hyukkie" lanjut Donghae sebelum eunhyuk meniup lilin itu. eunhyuk mengangguk dan memejamkan matananya membuat sebuah permintaa. "Ya tuhan, semoga aku dan donghae bisa seperti dulu lagi dan bersama selamanya dalam kebahagiaan" ucap eunhyuk dalam hati dan kemudian meniup lilin.

Setelah itu mereka menuju meja makan dan makan bersama. Mereka berbicara dan bersenda gurau seperti layaknya pasangan kekasih yang sedang merayakan anniversary mereka. Tapi sayangnya itu hanya ada dalam khayalan, karna nyatanya mereka hanyalah teman biasa sekarang.

Akhirnya merekapun selesai dengan acara makan-makan (?). hari sudah menunjukkan pukul 10malam. Waktunya untuk Donghae pamit kealam nya(?)maksud author kerumahnya.

*didepan pintu apartemen Eunhyuk

"Hyukkie. Aku pulang dulu ne." ucap donghae menatap eunhyuk. Eunhyuk membalas tatapan donghae

"Ne. Gomawo untuk hari ini. ini adalah ulangtahun special yang pernah aku alami selama 18tahun. Dan aku harap ini akan berlangsung sampai 50tahun kedepan" ucap eunhyuk tersenyum

"Ceonmaneyo. Hyukkie" ucap donghae yang langsung memeluk eunhyuk. Eunhyuk hanya diam terlalu terkejut dengan sikap donghae.

Deg Deg Deg

Eunhyuk dapat mendengar suara jantungnya berdetak saat donghae yang dengan tiba-tiba memeluknya. Eunhyuk diam menunggu kata-kata yang akan diucapkan donghae. Apakah Donghae akan mengucapkan kata saranghae dan mengajaknya balikan ?. Bolehkah eunhyuk berharap seperti itu dihari ulangtahunnya.

"Jaljayo" ucap Donghae akhirnya. Membuat eunhyuk kecewa dan menahan air mata yang siap tumpah kapan saja. Mungkin aku terlalu berharap dia akan mengucapkan saranghae, batin eunhyuk. Donghae melepas pelukannya dan kembali menatap eunhyuk. Eunhyuk hanya menunduk tak berani menatap donghae. Tiba-tiba sesuatu menyentuh keningnya, membuat eunhyuk mendongak melihat sesuatu itu. Ternyata Donghae mencium keningnya saat itu. Huft, hela eunhyuk dalam hati dia merasa dipermainkan oleh donghae, lagi. Tapi dia diam saja mendapat perlakuan seperti ini dari Donghae. Dia selalu percaya perlakuan Donghae padanya karna donghae masih mencintainya. Tapi rasa ragu perlahan muncul saat eunhyuk memikirkan itu.

"Aku pulang dulu ne. Sampai bertemu dua hari lagi" ucap Donghae setelah melepaskan ciumannya dan pergi dari apartemen eunhyuk. Dua hari lagi ? Omo dua hari lagi kan perpisahan untuk kelas tiga. Tapi apa maksud kata-katanya itu. Aku harus menelpon Kibum saat ini untuk membeli baju untuk acara perpisahan. Eunhyuk menutup pintu apartemennya dan menuju kamarnya. Saat sampai dikamarnya eunhyuk menyambar ponselnya dan mendial nomor kibum.

"yeoboseo" ucap kibum diseberang

"kibummie. Hari ini sangat menyenangkan. Donghae merayakan ulangtahun ku dan membuat kejutan untukku. Ahhh aku sangat bahagia bummie." Ucap eunhyuk panjang dikali lebar.

"ya eunhyukiie. Jangan membuat telinga ku sakit mendengar ocehanmu itu"

"mianhae"

"apakah kalian balikan ?" ucapan kibum membuat eunhyuk terkejut

"eh ? ani. Padahal aku mengharapkan itu terjadi" ucap eunhyuk sedih

"aishh. Kau mau menunggunya bilang saranghae. Ayolah hyukkie kau mencintainya bukan dan aku yakin dia juga mencintaimu"

"lalu apa yang harus aku lakukan. Bukankah aku memang harus menunggu"

"jika kau menunggu dia mengucapkan kata itu hubungan kalian tidak akan ada kemajuan"

"jadi, maksudmu aku yang memulai dan mengucapkan saranghae"

"yupss"

"tapi aku malu"

"hilangkanlah malumu demi dia. Kau mencintainya kan. Katakan saja. Sebentar lagi kita akan berpisah dan kau tidak akan bertemu dengannya lagi."

Ucapan kibum memang ada benarnya sebentar lagi mereka akan berpisah. Eunhyuk hanya diam memikirkan kata kata kibum. Dan akhirnya dia memutuskan akan menyatakan perasaannya lebih dulu kepada donghae

"eunhyukkie" panggil kibum karna tidak ada respon

"ehm baiklah bummie aku akan mencoba saranmu. Ngomong-ngomong besok kita ke myongdong ne. Membeli baju untuk perpisahan besok lusa"

"oke dehh"

"sepp. Aku tidur dulu ye bummie. Sampai jumpa besokk"

"ne. nado"

…..

Hari ini adalah hari perpisahan untuk anak kelas tiga karna mereka sudah melalui pahit manisnya disekolah dan akan meninggalkan sekolah ini sebentar lagi. Rasa bahagia memenuhi hati siswa maupun siswi di sekolah ini karna mereka akan meninggalkan sekolah ini dan melanjutkan keuniversitas atau langsung bekerja. Tapi ada juga rasa sedih yang melanda karna mereka tidak bisa lagi berkumpul dengan teman-teman yang sudah tiga tahun menjalani masa-masa sulit menjadi seorang murid di SM Senior High School ini. Mulai dari belajar bersama, bertemu guru-guru killer, sampai dihukum bersama karna membolos pelajaran dan lagi-lagi bersama, sungguh kelas yang kompak. Dan salah satu murid kelas itu adalah eunhyuk. Lihatlah dia memakan dress panjang berwarna krem, sangat cantik. Bahkan donghae sampai terpesona melihat eunhyuk. Dia tidak pernah menyangka eunhyuk akan berpakaian seperti ini. Pasalnya eunhyuk itu yeoja tomboy yang hanya memakai kaos santai saat jalan-jalan dengannya dulu.

"eunhyukkie, kau sangat cantik memakai itu" ucap donghae yang menghampiri eunhyuk yang sedang mengobrol dengan teman-temannya. Sontak teman-teman eunhyuk menjauh dari eunhyuk karna mereka mau memberi privasi untuk dua orang itu.

"gomawo hae" ucap eunhyuk tersenyum. semburat merah muncul dipipi eunhyuk yang harus membuatnya menundukkan kepalanya.

"ternyata kau menuruti permintaan ku" ucap donghae. Membuat eunhyuk mendongak untuk menatap wajah donghae.

"Nee" ucap eunhyuk. Sebenarnya dia mengajak kibum belanja kemarin hanya mau membeli dress ini. Karna eunhyuk masih ingat permintaan donghae untuk memakai dress saat acara perpisahan sekolah, donghae memintanya saat mereka berpacaran dulu. Dan eunhyuk masih ingat itu. Dia kira donghae tidak mengingatnya ternyata malah sebaliknya. Berarti donghae masih mencintainya bukan.

Acarapun dimulai dari kata sambutan kepala sekolah, perwakilan dari murid-murid kelas tiga yang diwakili oleh Kim Kibum dan namjachingunya siwon. Sampai hiburan yang mereka terima.

…..

Acara perpisahan pun telah selesai dan berjalan dengan sukses dan meriah. Eunhyuk yang sudah ditinggal Kibum yang pergi dengan siwon pun mulai mencari keberadaan seseorang yang sangat dicintainya, donghae. Hari ini dia bertekat mau mengucapkan saranghae dan mengajak donghae balikan lagi. Pandangannya terus mencari-cari keberadaan donghae. Dia tersenyum saat melihat donghae sedang ngobrol dengan teman-temannya dilapangan sekolah. Eunhyuk pun berjalan menuju ke tempat donghae berada. Tapi tiba-tiba langkahnya terhenti mendengar pembicaraan donghae dengan temannya.

"kapan kau akan pergi ke jepang hae" ucap teman donghae

"besok aku sudah berangkat"

Ucapan donghae membuat eunhyuk mematung ditempatnya. Niatnya yang semula ingin mengajak balikan donghae langsung diurungkan olehnya. Saat mendengar donghae akan pergi kejepang besok. Dengan gerakan cepat dia memutar tubuhnya dan berjalan menjauhi donghae dan teman-temannya. Air mata yang sedari tadi ditahan eunhyuk menetes mengaliri pipi tirusnya. Padahal aku ingin mengatakannya Hae tapi kau malah pergi saat aku ingin mengucapkannya dan parahnya kau tidak memberi tahu apa-apa tentang kepergianmu dan perasaannmu padaku. Mungkin kau memang sudah tak mencintaiku lagi. Hikss. Akulah yang bodoh yang mempunyai pikiran bahwa kau masih mencintaiku. Ucap eunhyuk sambil menekan dadanya yang terasa sesak karna menahan rasa sakit karna kepergian donghae.

….

Hari ini adalah hari kepergian Donghae dan sekarang dia sudah berada dibandara menunggu pesawat yang sebentar lagi akan membawanya kejepang.

Eunhyukki mianhae, aku tidak bilang kalau aku mau pergi kejepang. Tapi tunggulah aku saat kelulusan nanti. Ucap donghae dalam hati.

Sementara itu eunhyuk hanya berdiam diri diapartemennya. Meringkuk dibawah selimut tebalnya tanpa melakukan apapun. Hari ini donghae pergi, sekarang aku yakin donghae memang tidak mencintaiku lagi dan perlakuannya kemarin hanya untuk memberi semangat untuk aku bisa melaksanakan ujian dengan baik. Ternyata dia hanya memberiku harapan kosong. Dasar donghae babbo, donghae jahat, donghae kejam. Dan segala macam umpatan dilontrakan eunhyuk. Bahkan saat mengucapkannya eunhyuk tidak menangis. Karna air matanya telah habis menangisi donghae semalaman. Tiba-tiba saja ponselnya bergetar ada panggilan masuk. Eunhyuk segera mengambil ponselnya dan mengangkat telpon yang ternyata dari eommanya.

"yeoboseo eomma" ucap eunhyuk

"eunhyuk-ah kau sudah selesai ujian kan"

"sudah eomma. Waegurae"

"cepat bereskan barangmu dan ke Busan sekarang. Eomma sedang dirumah halmoni sekarang"

"mwo ! bukankah eomma dan appa sedang di cina. Kenapa tidak kesini dan malah kerumah halmoni. Eomma tega sekali padaku"

"heheheh mian. Eomma mau buat kejutan untukmu. Cepatlah kesini. Eomma tunggu"

"arraseo"

Huh mungkin liburan kerumah halmoni sambil menunggu pembagian kelulusan bisa membuatku melupakan donghae.

Dan benar ? selama eunhyuk di busan dia bisa melupakan donghae walaupun sedikit-sedikit masih mengingatnya sih. Bagaimanapun eunhyuk melupakan donghae tapi hatinya masih tetap untuk donghae. sudah hampir 2 bulan eunhyuk di busan. Dan hari ini dia akan pulang lagi ke seoul karna besok dia harus mengambil kelulusan.

…..

Hari ini hari pembagian kelulusan. Hari dimana mereka ditentukan berhasil atau gagal selama tiga tahun belajar disekolah itu.

"kibummie aku sangat deg-degan hari ini. Kira-kira aku lulus tidak ya" ucap eunhyuk menggenggam tangan kibum untuk menyalurkan rasa gugupnya.

"aku juga. Tapi kita harus yakin kita pasti lulus. Kita kan sudah bekerja keras selama ini" ucap kibum menguatkan eunhyuk dari rasa gugupnya. Eunhyuk tersenyum mendengar perkataan kibum. Tapi senyuman eunhyuk pudar saat matanya tanpa sengaja melihat seseorang yang sudah berusaha iya lupakan. Perasaan yang telah eunhyuk kubur dalam-dalam kembali menyeruak kepermukaan. Jantungnya berdetak dua kali lebih cepat dari biasanya. Kibum yang melihat gelagat aneh dari eunhyuk itupun mengikuti arah pandang eunhyuk. Dan donghae ada disana.

"bukankah itu donghae. kenapa dia ada disini seharusnyakan dia dijepang" ucap kibum menyadarkan eunhyuk

"ah entahlah. Mungkin dia penasaran dengan hasil kelulusannya" ucap eunhyuk berusaha tidak perduli

"mungkin ? ayo kita kekelas sebentar lagi pembagian kelulusan" ucap kibum yang disetujui eunhyuk

…..

"Lulus" ucap semua murid yang ada dikelas XII IPA 2. Mereka bersorak gembira ada juga yang menangis bahagia hanya karna kata yang ada didalam amplop putih itu yang menyatakan mereka lulus dari sekolah itu. Eunhyuk sangat bahagia mendapat amplop kelulusan itu. Namun seseorang menarik tangannya dan membawanya berjalan menuju atap sekolah. Eunhyuk terkejut dengan apa yang dilakukan orang itu. Dan dengan cepat melihat siapa pelaku penarikan atas dirinya. Seketika itu juga jantungnya kembali berdetak dua kali lebih cepat. Donghae yang ternyata di pelaku penarikan atas dirinya.

Sekarang mereka sudah sampai diatap sekolah yang sepi. Donghae membawa eunhyuk duduk dibangku yang ada disana. Eunhyuk masih shock dengan kejadian yang barusan terjadi. Dia hanya menundukkan kepalanya. Terlalu gugup dan tidak sanggup melihat orang yang sekarang ada disampingnya. Setelah dua bulan lamanya mereka tidak bertemu, tidak ada hubungan komunikasi apapun. Tapi tiba-tiba saja mereka ada disini berdua menikmati semilir angin yang berhembus. Airmata eunhyuk sudah mengumpul dipelupuk matanya.

Setelah lama terdiam donghae membuka suaranya

"eunhyukkie" ucap donghae. eunhyuk masih saja terdiam dan menunduk. Donghae mengangkat dagu eunhyuk agar eunhyuk menoleh padanya. Eunhyuk menoleh dan menatap mata donghae. Mata yang masih menatapnya dengan dengan tatapan sendu itu. Dia sangat tau itu adalah cirri khas donghae saat menatapnya. Jadi benar donghae yang membawanya kesini. Perlahan donghae mendekatkan wajahnya ke wajah eunhyuk dan sesuatu yang lembut menyentuh bibir eunhyuk. Ternyata donghae menciumnya, lagi. Apa maksud semua ini, apa maksud donghae melakukan ini lagi padanya. Donghae mulai mlumat bibir eunhyuk yang membuat eunhyuk tersadar. Kali ini tidak boleh lagi seperti ini . cukup sudah dulu donghae memperlakukannya seperti ini. sekarang dia tidak mau lagi dipermainkan oleh donghae. Dengan cepat eunhyuk menarik dirinya dari donghae.

Plakk

Tamparan eunhyuk suskses mengenai pipi donghae. Air mata yang sedari tadi ditahnnya mengalir membasahi pipi eunhyuk. Donghae terkejut dengan reaksi eunhyuk dia hanya diam saja menerima perlakuan eunhyuk. Dia tau bahwa dirinya telah membuat luka dan sakit hati untuk eunhyuk rasakan. Tapi sekaranglah semua akan diperjelas olehnya. Dia hanya menatap eunhyuk yang mantapanya penuh dengan kilatan amarah

"kenapa kau melakukan ini padaku hae. Kau sungguh kejam membiarkan aku berfikir bahwa kau masih mencintaiku. Asal kau tau aku sangat tersiksa dengan perlakuanmu. Sebenarnya apa yang kau mau dariku. Setelah lama kita tak bertemu kau melakukannya lagi. Kau sebenarnya memberi harapan kosong atau benar benar mencintaiku hae. Jawab hae jangan permainkan aku seperti ini" ucap eunhyuk berteriak sambil menangis. Dia menutup wajahnya dengan kedua tangannya tidak sanggup lagi rasanya dengan semua ini.

Donghae yang melihat eunhyuk sangat frustasi menarik eunhyuk kedalam pelukannya. Eunhyuk pun memberontak dalam pelukan donghae. tapi tenaga donghae lebih kuat dari tenaga eunhyuk. Eunhyuk akhirnya terdiam didalam pelukan donghae dan menangis dipelukan donghae.

"mianhae. Aku memang salah melakukan ini padamu. Seharusnya kau sadar kenapa aku melakukannya hyukkie. Seharusnya kau peka saat aku memelukmu saat ini bisakah kau merasakannya. Bisakah kau merasakan detak jantungku" ucap donghae. Eunhyuk hanya diam dan benar jantung dongahe berdetak tak kalah cepat dari jantungnya. Donghae melepaskan pelukannya dan menatap eunhyuk.

"Hyukkie Saranghae. Maukah kau menjadi yeojachinguku lagi ?" ucap dongahae. Eunhyuk terkejut dengan yang dikatakan donghae. Dia menatap donghae dalam diam berusaha mencari kebohongan di mata donghae. Tapi dia tidak menemukan kebohongan itu.

"nado hae. Aku mau menjadi yeojchingumu lagi" ucap eunhyuk. Ternyata kepercayaan bahwa donghae masih mencintainya adalah benar. Penantiannya tidak sia-sia dia sangat bahagia sekali. Mereka saling menatap dan perlahan kedua bibir itu pun bertemu dan saling melumat menyalurkan rasa cinta yang mereka rasakan.

"Saranghe" ucap donghae lagi

"kalau kau masih mencintaiku kenapa kau memutuskanku kemarin"

"aku memutuskanmu demi melindungimu. Melindungimu agar orang-orang tidak menganggapmu berubah dan agar nilai ujianmu bagus. Dan kau telah melakukan nya dengan baik. Aku bangga padamu"

"ini semua juga berkat kerja keras kita berdua hae. Gomawo. Saranghe"

"Nado"

"Lalu kenapa kau pergi kejepang dua bulan yang lalu. Kau tau saat hari itu aku ingin mengatakan hal ini. Tapi karna aku tidak sengaja mendengar kau akan pergi kejepang. Aku mengurngkan niatku" ucap eunhyuk saat ciuman mereka terlepas.

"miahae. Aku tidak member tahumu waktu itu. aku sengaja karna jika aku mengatakannya aku takut tidak bisa meninggalkanmu. Lagipula aku hanya liburan kesana dan aku sekarang sudah kembali" ucap donghae tersenyum. eunhyuk hanya tersenyum mendengar penjelasan donghae. dan mereka kembali berciuman dihari bahagia mereka. Mendapat amplop kelulusan dan cinta mereka

ENDING

Dan akhirnya ef ef ini selesai juga. Mian baru bisa publish sekarang soalnya author punya kesibukan yang tidak bisa ditunda tunda lagi. Maaf jika ada kata kata yang salah. Untuk yang review mianhae gak bisa balas satu satu. Hehehehe Gomawo udah mau review dan baca ef ef author. saranghae untuk kalian semua.

Author Yeppo 1004

Ini Balesan ripiu nya heheh

Name SNQ jewels gomawo chingu. Kalau cerita author bagus berarti harus baca setiap ff author and jagan lupa ripiu #maksa hehheheh

HYUKKIEWIFE udah kejawab kana pa yang donghae lakuin.. hehehe iya sakit banget. ini ceritanya dari kehiudpan author tapi ada ynag diubah sedikit#curhat balik hhaa

Anonymouss ini udah balikan hae ama hyuknya.

renaeunhaehyuk ini chapter selanjutnya. gomawo ripiunya #hug ripiuer

anchofishy bener banget #selamat anda mendapatkan chapter 3 dari ff ini heheheh. gomawo ripiunya #hug ripiuer

Ellizabeth Kim udah kejawab disini chingu. Makasih udah baca ff author gomawo ripiunya #hug ripiuer

nurul. udah kejawab di chapter ini. gomawo ripiunya #hug ripiuer