Disclaimer: Masashi Kishimoto
Rating: T
Warning: OOC, AU, CrackFic, gaje dan hal absurd lainnya.
Pairing: NaruSasuNaru
Note: Hanya sebuah drabble simple dari author stres
All About Us
By: CrowCakes
~Enjoy~
.
Fanfiction in action
.
.
Genre
.
General
Naruto berlari keluar rumah sambil menggigit roti tawar dimulutnya. Jam tangannya menunjukkan pukul 8 pagi. Telat, pikir Naruto dalam hati.
Tiba-tiba di tikungan jalan dia bertabrakan dengan Sasuke. Cowok raven itu menatap Naruto dengan kaget.
"Na...Naruto..." Panggilnya dengan wajah memerah. Yang dipanggil hanya menatap Sasuke bingung.
"Ya, ada apa?"
"Kau lupa pake celana..." Tunjuk Sasuke ke arah bawah Naruto.
"SIAL!"
.
.
Romance
Naruto memegang setangkai bunga mawar dengan was-was, didepannya Sasuke berdiri dengan tampang penuh penantian.
"Naaah... Durinya sudah kucabut, Teme.." Kata Naruto sambil menyerahkan bunga mawar tadi.
Sasuke mendengus, "Kenapa tidak beli mawar yang sudah jadi ditoko bunga, sih?"
"Hemat, Teme... Hemat..."
.
.
Parody
Sasuke bingung menatap kekasihnya yang sejak tadi menyanyi dengan nada melengking tinggi sambil sesekali kejang-kejang tidak jelas.
"Dobe, kau sedang apa?"
"Sedang latihan break dance, besok ada audisi anggota baru 'Super Senior'."
.
.
Drama
Naruto melempar vas bunga dengan marah, membanting meja dan kursi makan, kemudian berteriak keras.
"TEME, KAU SELINGKUH! KAU MENGKHIANATIKU! TEGANYA DIRIMU!"
Sasuke memutar bola mata malas, "Dobe, aku hanya memungut kucing liar." Jawabnya sambil mengelus tubuh makhluk berbulu lembut itu.
"TAPI SUDAH ADA AKU YANG JADI KUCINGMU! BAHKAN AKU LEBIH HEBAT! AKU ADALAH RUBAH EKOR SEMBILAN, TEME!"
.
.
Adventure
Naruto menatap hutan disekelilingnya, dibelakangnya Sasuke sudah tersengal-sengal.
"Berapa jauh lagi?" Tanya Sasuke sambil menyeka keringatnya.
"Kata Kakashi-sensei, rumahnya disekitar sini." Jawab Naruto bingung sambil melirik petanya.
"Sudah dipastikan..." Lanjut Sasuke, "Kita tersesat..."
Naruto menatap Sasuke kaget, "Teme, kita tersesat!"
"Aku sudah bilang daritadi."
.
.
Mistery
"Teme Gawat! Kue buatanmu hilang!" Jerit Naruto panik.
Sasuke hanya menghela napas berat, "Disekitar bibirmu belepotan remah kue."
Naruto kaget, "Ahk! Kenapa bisa ada disekitar bibirku!"
.
.
Horor
Naruto terbelalak ngeri, Tubuh Sasuke tergantung diatas pohon dengan kaki yang terjulur ke bawah. Mata hitam Sasuke menatap Naruto dengan tajam.
"GWAAAAAAAA...!" Teriak Naruto ketakutan.
"Berisik Dobe! Aku Nyangkut Di Atas Pohon! Bantu Aku Turun!"
"Oh..."
.
.
Angst
Sasuke menggigit bibirnya menahan tangis, di depannya berdiri sebuah kuburan dengan tanah yang masih baru.
"Naruto..." Panggil Sasuke sambil menyentuh kuburan tadi, "Kau membunuh kucingku..." Lanjutnya sambil menoleh ke sosok dibelakangnya dengan marah.
Naruto menggaruk kepala pirangnya, "Maaf, tidak sengaja terlempar kunai." Jawab Naruto enteng.
.
.
Supernatural
Naruto melirik pojok ruangan dengan tajam, sebuah bayangan samar-samar terlintas dari sana. Dibelakang cowok pirang itu, berdiri Sasuke dengan wajah ketakutan.
"Aku tadi melihatnya disana!" Tunjuk Sasuke dengan wajah takut ke salah satu pojok ruangan. Naruto mengangguk paham.
"Tenang saja, Teme..." Jawabnya pelan, kemudian -PLAK!- Naruto memukul bayangan tadi, "MATI KAU KECOA!"
.
.
Fantasy
Naruto terkesiap kaget, disepanjang penglihatannya terhampar benda-benda menakjubkan. Ada roda besar yang berputar, baling-baling yang terlihat mewah, sampai rumah-rumah seperti istana kerajaan.
"Teme, apakah kita didalam cerita dongeng?" Tanya Naruto senang.
"Dobe, kita hanya berada di taman bermain." Jawab Sasuke malas.
.
.
Sci-fic
Naruto berlari membawa tabung-tabung kimia kecil dengan beberapa cairan mengepul didalamnya. Sasuke yang berada diruang tamu hanya melirik Naruto bingung.
"Kau sedang apa sih?"
"Mencoba memasak dengan alat-alat kimia, soalnya aku lupa menaruh wajan dan panciku semalam."
.
.
Suspense
Naruto menatap orang tersebut yang sibuk mencincang bagian tubuh korbannya hingga terbelah menjadi lima. Naruto gemetaran, matanya terbelalak ngeri.
"Teme! Ganti filmnya! Ini terlalu menakutkan!" Teriak Naruto sambil mengambil remote tivi.
"Hn, Dobe..."
.
.
Crime
"Teme! Aku mencuri sesuatu!" Jerit Naruto panik. Sasuke yang masih meminum teh hangatnya berbalik dengan kaget.
"Kau... Apa?" Tanya Sasuke tidak yakin.
Naruto mendekat perlahan, "Aku mencuri sesuatu..." Ucapnya pelan dan penuh rahasia.
"Mencuri apa?" Kata Sasuke lagi.
Naruto mengerling genit, "Mencuri hatimu..."
.
.
Western
Hari ini Naruto bergaya seperti koboi, besoknya dia berdandan seperti raja-raja Inggris, lain kali Sasuke tidak akan meminjamkannya film-film jadul miliknya pada Naruto lagi.
.
.
Family
Fugaku dan Minato sedang bercumbu diatas sofa.
Sasuke dan Naruto bermesraan di lantai.
Didepan mereka, Kushina dan Mikoto sibuk menjepret momen 'yaoi' mereka.
.
.
Hurt/Comfort
Naruto terduduk lemah di bangkunya. Wajahnya sedih dan matanya nanar. Hidupnya sudah hancur berantakan.
"Naruto..." Panggil Sasuke pelan sambil memeluk cowok pirang itu dari belakang, "Sabarlah... Besok masih ada perbaikan nilai ujian, kok." Lanjut Sasuke lagi yang ditanggapi dengan tangisan histeris Naruto.
.
.
Friendship
Naruto berpegangan tangan dengan Sai, kemudian tertawa ketika Sai mengucapkan leluconnya.
Sasuke yang melihat hanya menggeram kesal, "Naruto! Apa hubunganmu dengan Sai!" Teriaknya marah.
Naruto mencium pipi Sai, "Hanya teman kok..." Jawabnya enteng.
"TEMAN TIDAK CIUM-CIUMAN SEPERTI ITU!" Balas Sasuke.
Sai melirik Sasuke sambil menyeringai senang, "Kami teman tapi mesra..."
.
.
Fluff
Sasuke menyerahkan sekotak cokelat kepada Naruto. Cowok pirang itu bingung.
"Teme, hari valentine masih jauh..." Katanya sambil menggaruk belakang kepalanya.
Sasuke hanya pura-pura cemberut, "Tapi bagiku, setiap hari adalah hari valentine kita..."
Dan cemberut Sasuke hilang ketika Naruto mulai mencium bibirnya sambil mengucapkan 'I Love You'
.
.
.
CrossOver Is Over
Naruto/Kuroshitsuji
Naruto memakai jas hitam dan dasi kupu-kupu mewah, rambutnya sudah disisir rapi, kantong jasnya tersemat bunga mawar segar dan ditangan kanannya memegang teko teh mahal buatan Cina.
Sasuke bingung, "Dobe, kau sedang apa?"
"Tentu saja, melayani Nona muda ini." Ucap Naruto pelan sambil mencium punggung tangan Sakura.
Sasuke yang berada di dapur hanya berteriak marah, "Layani seperti biasa saja! Ini kedai Ichiraku! Bukan restoran mahal!"
.
.
Naruto/One Piece
Naruto ingin menjadi bajak laut, dia sudah menyiapkan topi dan baju yang sesuai untuk itu.
"Dobe, bukankah kau tidak bisa berenang?"
Satu kenyataan yang disebutkan Sasuke membuat harapannya luluh lantah.
.
.
Naruto/K-On
"Teme, Mainkan gitarnya! Shikamaru, Keyboard! Choji, Bass! Dan Rock lee, Drum!"
"Dobe, di Konoha tidak punya alat musik, hanya ada kecapi... Mau?"
"Sial!" Kesal Naruto yang membanting kecapi tardisional tadi.
.
.
Naruto/Inuyasha
"Tessaiga!" Teriak Naruto sambil melempar kunainya.
"Dobe, kunai mu tetap tidak akan berubah menjadi pedang besar."
"Arghhh! Teme, kau mengganggu imajinasiku saja! Teme-Osuwari!"
"Percuma..." Sahut Sasuke malas.
.
.
Naruto/Death Note
Naruto menemukan sebuah buku misterius yang bertuliskan 'Death Note', matanya terbelalak kaget dengan cepat dia mengambil buku tadi dengan berdebar-debar.
"Ja—jangan-jangan... Ini..." Naruto meneguk liurnya susah payah.
"Kyaaaaa... Naruto! Jangan lihat buku harianku!" Teriak Hinata dari jauh. Naruto langsung lemas ketika khayalannya dijatuhkan oleh kenyataan.
.
.
Naruto/Detektif Conan
"Kaulah Pelakunya!" Tunjuk Naruto dengan mata berkilat tajam dan penuh gaya kepada salah satu pelaku pencurian itu.
Sasuke mendesah, "Yang bersalah bukan kucingku, melainkan kau, Dobe."
Naruto protes, "Tapi dia yang makan kue buatanmu, Teme! Bukan aku!" Tunjuknya pada kucing yang hanya mengeong itu.
.
.
Naruto/ Attack on Titan
Titan sedang mengamuk di Konoha, Sasuke panik sedangkan Naruto terlihat santai.
"Dobe, kenapa kau diam saja?!" Teriaknya.
Naruto menghela napas, "Kalau cuma itu sih, cukup Gamabunta saja." Tunjuknya lagi pada Gamabunta yang sudah menang dari satu detik yang lalu.
.
.
Naruto/ Kuroko No Basuke
Naruto terlihat serius menggiring bola basketnya, disebelahnya Sasuke juga tidak kalah tajamnya berusaha menahan gerak Naruto.
"Teme, menyingkir kau!"
"Tidak akan, Dobe!"
.
"Kalian berdua yang menyingkir! Ini video game ku!" Teriak Konohamaru yang merenggut cemberut karena Naruto dan Sasuke sibuk bermain game di kamarnya.
.
.
Naruto/Twilight
"Ahh... Aku ingin sekali punya cowok seperti di film itu." Kata Sasuke sambil menunjuk sebuah film 'Twilight'.
Besoknya Naruto sudah membawa Suigetsu dan Kisame, "Nah Sasuke, silahkan dipilih, yang berwarna biru ini adalah vampire, dan bergigi tajam itu adalah serigala."
Sasuke terdiam, "Tidak jadi deh, aku tetap memilihmu saja, Dobe."
Naruto tersenyum, "Bagus!"
.
.
Naruto/Bleach
"Teme Gawat! A...Aku melihat Shinigami diluar sana!" Tunjuk Naruto pada jendela kamarnya.
"Bagaimana rupanya?" Sahut Sasuke waspada.
"Berbaju hitam, memakai topeng tengkorak, dan membawa pedang!"
"Dobe..."
"Ya?"
"Sudah dipastikan itu pencuri..."
"APA!"
Sasuke menjitak kepala Naruto, "Mana Ada Shinigami Di Dunia 'Kita'..."
"Oh iya..."
"Lalu apa yang dicurinya?" Tanya Sasuke sambil memijat keningnya—pusing.
Naruto terdiam, "Celana dalam mu yang berwarna biru."
.
.
Naruto/Harry Potter
Naruto mengambil gagang sapu kemudian menaikinya dengan cepat.
"Kau sedang apa?"
"Latihan terbang, Teme."
.
.
Naruto/Yu-Gi-Oh
Sorot mata Naruto berkilat tajam, "Majulah King, Queen, dan Jack!" Teriaknya sambil menghentakkan beberapa kartu dari tangannya ke meja.
Sasuke mendesah pelan, "Dobe, main poker bukan seperti itu."
"Oh..."
.
.
Naruto/Vocaloid
Naruto bergaya centil sambil memegang daun bawang dan bernyanyi dengan nada melengking tinggi yang membuat sakit telinga.
"Dobe!" Seru Sasuke kesal.
"Ada apa sih, Teme? Aku'kan mau bernyanyi..."
"Bisakah kau bernyanyi tanpa membawa daun bawangku? Aku mau buat makan malam!"
"Maaf..."
.
.
Author ngisi waktu luang sambil nulis ini, Maaf kalau terlalu pendek (_ _) *bungkuk badan*
RnR ^^
